logo-website
Selasa, 31 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Semangat Prajurit Lanud YKU Timika Jaga Apron Tetap Bersih dan Aman Papuanewsonline.com, Mimika – Keselamatan penerbangan bukan hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi pesawat atau keterampilan pilot semata, tetapi juga oleh detail kecil yang kerap dianggap sepele, salah satunya kebersihan di area apron. Menyadari hal itu, prajurit Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika menunjukkan dedikasi tinggi dengan menggelar kegiatan Kurve Kebersihan Obyek Benda Asing (KOBA) di Apron Baseops, Papua Tengah, pada Rabu (27/8/2025). Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud YKU Mayor Pnb Chaerul Dinata, kegiatan ini melibatkan seluruh personel yang turun langsung bergotong-royong membersihkan setiap sudut apron dari benda asing (Foreign Object) seperti kerikil, logam kecil, plastik, hingga material lainnya. Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, menegaskan bahwa bahaya Foreign Object Damage (FOD) kerap disepelekan, padahal dampaknya bisa sangat fatal. “Benda asing sekecil apapun yang masuk ke dalam mesin pesawat dapat menyebabkan kerusakan serius dan membahayakan keselamatan penerbangan. Karena itu, melalui kurve KOBA ini kita tanamkan kesadaran bersama bahwa apron harus selalu bersih, aman, dan siap digunakan dalam setiap operasi TNI AU,” tegas Kolonel Asri. Bagi prajurit Lanud YKU, kegiatan ini bukan hanya rutinitas kebersihan semata, tetapi juga sarana memperkuat disiplin, jiwa korsa, serta kepedulian lingkungan pangkalan. Semangat kebersamaan terlihat jelas saat seluruh personel bekerja bahu-membahu. Tidak ada perbedaan pangkat atau jabatan; semua larut dalam satu tujuan: memastikan apron bebas dari benda berbahaya yang bisa mengganggu kesiapan operasional penerbangan TNI AU. “Ini juga menjadi bagian dari latihan kedisiplinan dan tanggung jawab kolektif. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, setiap prajurit akan merasa lebih memiliki pangkalan ini,” tambah Mayor Chaerul. Sebagai salah satu pangkalan strategis TNI AU di Papua, Lanud Yohanis Kapiyau Timika memiliki peran vital dalam mendukung berbagai misi, mulai dari operasi militer, patroli udara, hingga bantuan kemanusiaan. Dengan apron yang terawat dan bebas dari benda asing, diharapkan setiap operasi penerbangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Kegiatan KOBA ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan penerbangan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pilot dan teknisi, tetapi seluruh prajurit yang berada di lingkungan pangkalan. “Dengan menjaga apron tetap bersih, kita sedang menjaga nyawa, menjaga aset negara, dan menjaga kelancaran setiap misi yang diemban TNI Angkatan Udara di wilayah timur Indonesia,” pungkas Kolonel Asri.   Penulis: Corri Editor: GF 28 Agu 2025, 12:47 WIT
Bupati Mimika Ultimatum Kadistrik, Evaluasi Besar-Besaran Menanti Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika tengah bersiap melakukan langkah tegas dalam mendorong percepatan pembangunan manusia. Bupati Mimika, Johannes Rettob, memastikan akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap seluruh Kepala Distrik (Kadistrik), setelah instruksi pengumpulan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tak kunjung dilaksanakan. Hal tersebut disampaikan Rettob saat diwawancarai awak media usai menghadiri sebuah acara di Hotel Swiss Bellin Timika, Rabu (27/8/2025). Dengan raut wajah serius, ia menyampaikan kekecewaannya atas lambannya respons Kadistrik terhadap perintah yang sudah disampaikan sejak satu bulan lalu. “Saya sudah kasih waktu satu bulan bagi para Kepala Distrik untuk memberikan laporan. Namun sampai saat ini, tidak ada informasi maupun laporan itu. Ini sangat mengecewakan,” tegas Rettob. Menurut Rettob, data IPM sangat penting sebagai fondasi dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Data tersebut mencakup berbagai indikator, mulai dari angka kemiskinan, jumlah warga miskin ekstrem, anak putus sekolah, hingga angka harapan hidup masyarakat. “Sekarang saya mau lihat IPM di tingkat distrik. Dari situ bisa terlihat kampung mana yang masih tertinggal, sehingga pemerintah bisa fokus melakukan intervensi,” jelasnya. Ia menekankan, tanpa adanya data valid, kebijakan pemerintah daerah akan sulit berjalan efektif. Oleh karena itu, laporan dari distrik menjadi sangat krusial. Rettob tidak menampik bahwa dirinya akan mengambil langkah tegas terhadap Kadistrik yang mengabaikan instruksi. Menurutnya, tidak ada alasan bagi aparat pemerintahan distrik untuk lalai dalam menyampaikan data yang dibutuhkan. “Kalau memang tidak mampu bekerja sesuai arahan, tentu ada sanksi. Saya tidak main-main dalam urusan ini, karena menyangkut kesejahteraan masyarakat Mimika,” ujarnya. Evaluasi besar-besaran yang akan dilakukan dipastikan tidak hanya menyoal administrasi, tetapi juga kinerja nyata di lapangan. Dengan demikian, aparat pemerintahan distrik diharapkan benar-benar memahami tugas dan tanggung jawab mereka. Rettob menegaskan, langkah ini bukan untuk menjatuhkan siapa pun, melainkan untuk memastikan bahwa pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah Mimika. “Kita harus tahu kondisi riil di lapangan. Kalau tidak ada data, bagaimana kita bisa tentukan kebijakan? Saya mau supaya masyarakat di distrik-distrik merasakan perhatian pemerintah, terutama mereka yang masih hidup dalam kesulitan,” pungkasnya. Dengan sikap tegas Bupati ini, publik kini menanti sejauh mana langkah evaluasi akan dilakukan dan apakah benar mampu mengubah wajah pembangunan manusia di Mimika ke arah yang lebih baik.   Penulis: Jidan Editor: GF 28 Agu 2025, 12:33 WIT
DPMPTSP Mimika Genjot E-Kinerja, ASN Didorong Lebih Profesional dan Akuntabel Papuanewsonline.com, Mimika – Dalam upaya memperkuat kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mimika menggelar sosialisasi dan pelatihan E-Kinerja kepegawaian selama dua hari, yang dimulai pada Selasa (26/8/2025) di Aula BPKAD Mimika. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Setda Mimika, Yakobus Karet, yang menekankan pentingnya penerapan sistem E-Kinerja bagi setiap ASN. “E-Kinerja adalah instrumen yang sangat vital untuk memastikan kedisiplinan, produktivitas, dan akuntabilitas ASN. Terutama di DPMPTSP, yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan perizinan dan investasi, karena keberhasilan pembangunan daerah sangat terlihat dari sektor ini,” ujar Yakobus dalam sambutannya. Yakobus menjelaskan bahwa melalui penerapan E-Kinerja, setiap ASN akan terdorong untuk menyusun rencana kerja yang jelas, terukur, dan berbasis target, sehingga pelaksanaan tugas bisa lebih terarah. “Dengan sistem ini, setiap ASN tidak hanya dituntut profesional dalam melayani masyarakat, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan pekerjaannya. Disiplin bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegasnya. Ia berharap, pelatihan ini mampu menanamkan kesadaran bahwa pelayanan publik tidak bisa lagi dijalankan dengan cara-cara lama. “Kita harus bergerak cepat dan tepat, agar masyarakat merasakan langsung dampak positif dari pelayanan yang diberikan,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Arpanto Patandianan, dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membekali ASN dengan pemahaman dan keterampilan teknis dalam menggunakan aplikasi E-Kinerja BKN. Melalui pelatihan ini, para peserta dipandu untuk dapat menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara mandiri. Arpanto menekankan, sistem ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga tentang mendorong perubahan pola kerja ASN ke arah yang lebih modern dan transparan. “Dengan adanya E-Kinerja, setiap ASN bisa lebih bertanggung jawab atas tugasnya. Tidak ada lagi alasan pekerjaan tidak selesai, karena semua target terukur dengan jelas,” ungkapnya. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Mimika, khususnya di sektor perizinan dan investasi. Dengan penerapan E-Kinerja, DPMPTSP diharapkan bisa menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan terpercaya, sesuai dengan harapan masyarakat serta standar tata kelola pemerintahan modern. Yakobus pun menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya konsistensi dalam penerapan E-Kinerja. “ASN adalah wajah pemerintah. Jika ASN bekerja dengan baik, maka kepercayaan publik kepada pemerintah akan semakin meningkat,” pungkasnya.   Penulis: Jidan Editor: GF 28 Agu 2025, 03:56 WIT
Ratusan Personil Polda Maluku Jajar Hormat Sambut Kapolda Irjen Dadang Hartanto Papuanewsonline.com, Ambon - Ratusan personil gabungan Polda Maluku melakukan jajar hormat sambut kedatangan Kapolda Maluku yang baru Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.Formasi pagar hidup menyambut kedatangan Kapolda dilaksanakan mulai dari depan gerbang utama hingga di pintu utama Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa, 26 Agustus 2025.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto tiba di Mapolda Maluku didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku. Ia disambut langsung oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni S.I.K., M.H bersama Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol S.IK di depan gerbang utama. Setelah memasuki halaman Markas Polda Maluku sambil berjalan kaki, Kapolda dan Wakapolda Maluku kemudian disambut para pejabat utama Polda Maluku serta Bhayangkari dan Kapolres/Kapolresta Jajaran di depan pintu utama Mapolda Maluku. Tiba di depan pintu utama Mapolda Maluku, Kapolda dan Ketua Bhayangkari menerima pengalungan bunga dan buket bunga dari Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si bersama Istri."Hari ini Bapak Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto tiba di Mapolda Maluku. Beliau disambut oleh seluruh PJU dan Bhayangkari serta personel Polda Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Setelah penyambutan Kapolda Maluku yang baru, Polda Maluku selanjutnya akan melaksanakan kegiatan penyerahan Pataka Polda Maluku Salawaku Emarina dari Pejabat Kapolda yang lama kepada Pejabat Kapolda Maluku yang baru. PNO-12 27 Agu 2025, 12:51 WIT
Hadiri Sertijab Ibu Asuh Polwan, Kapolda Maluku: Jaga Profesionalitas Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ibu Asuh Polwan dari Pejabat Lama Ny. Helen Eddy Tambunan kepada Pejabat Baru Ny. Fitri Dadang Hartanto.Kegiatan yang dilaksanakan di Kediaman Dinas Kapolda Maluku, Aspol Tantui, Kota Ambon, ini dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si dan bersama Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si.Kegiatan Sertijab Ibu Asuh Polwan turut dihadiri Kabid Propam Polda Maluku dan Pakor Polwan Polda Maluku, Kompol Helda Siwabessy.Sertijab Ibu asuh Polwan diawali dengan pemasangan kain salempang Ibu Asuh Polwan Polda Maluku kepada Ny. Fitri Dadang Hartanto. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian buket bunga dari Pakor Polwan Polda Maluku. Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam sambutannya meminta seluruh personel Polwan Polda Maluku agar selalu profesional dalam melaksanakan tugas Kepolisian. Polwan juga diingatkan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap atau sebagai pemanis di dalam kesatuan melainkan menjadi pemeran utama dalam pelaksanaan tugas pemolisian di tengah-tengah masyarakat."Polwan Polda Maluku diharapkan bisa hadir sebagai teladan bagi masyarakat," pintanya Kehadiran Polwan di dalam organisasi Polri, kata Irjen Dadang, merupakan suatu strategi organisasi yang tidak bisa tergantikan. "Polwan memiliki kekhasan berdasarkan gender dalam tugas Pemolisian yang harus diemban dalam penyelesaian atau penanganan kasus KDRT, atau kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak," ungkapnya.Sementara itu, Ibu Asuh Polwan Polda Maluku Ny. Fitri Dadang Hartanto dalam sambutannya meminta Polwan dapat meningkatkan hubungan kemitraan dengan semua pihak untuk membina keharmonisan baik dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari dalam berkeluarga.Polwan Polda Maluku juga diminta untuk dapat terus mengembangkan kemampuan di bidang masing-masing dan selalu mengadakan pertemuan atau tatap muka secara resmi maupun informal untuk memperlancar komunikasi yang baik di antara sesama Polwan di Polda Maluku.Personel Polwan Polda Maluku juga diingatkan dapat berperan aktif dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan Kamtibmas yang terjadi dan persoalan yang berkaitan dengan Polwan itu sendiri. "Kami juga mengingatkan bahwa Polwan Polda Maluku harus tetap memperkuat soliditas dan kerjasama agar setiap tugas yang diemban dapat terlaksana dengan baik," pintanya. PNO-12 27 Agu 2025, 12:13 WIT
Polda Maluku Klarifikasi Pemberitaan Terkait Insiden Hunut Durian Patah Papuanewsonline.com, Ambon – Menanggapi pemberitaan media Online Referensi Maluku, yang dipublikasikan pada hari Minggu (24/8/2025) dengan judul "Insiden Hunut Durian Patah ‘By Design’, Ada Dirbinmas Polda Maluku di TKP, Empati dan Hati Pahit Bupati Maluku Tengah Sudah Mati". Disebut ada Direktur Binmas Polda Maluku di TKP sebelum insiden pembakatan Rumah"Informasi yang diperoleh menyebutkan beberapa menit sebelum insiden pembakaran rumah-rumah warga Hunut Durian Patah yang tak bersalah dan tidak tahu apa-apa, telah ada Direktur Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polda Maluku dan sejumlah anak buahnya di TKP. Untuk apa mereka disitu, jika untuk tugas negara mengapa mereka tak bisa menghalau mobilisasi massa yang turun dari Hitu ke Hunut.""Ini dua pertanyaan yang layak diapungkan untuk mempertanyakan pejabat dan personil Binmas Polda Maluku di TKP sebelum kejadian terjadi.Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Kabid Humas nya, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K. menyampaikan keberatannya.Menurut Kombes Rositah, pemberitaan tersebut dinilai tidak obyektif, tidak berimbang, dan hanya berdasarkan asumsi, sehingga terkesan menyudutkan institusi Polri dan membangun opini bahwa kepolisian tidak netral dalam penanganan konflik sosial yang terjadi antara warga Negeri Hitu dan Hunut Durian Patah.Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian, termasuk Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas), di lokasi kejadian bertujuan untuk meredam situasi dan mencegah jatuhnya korban lebih banyak.Fakta Klarifikasi Polda MalukuBerikut ini sejumlah poin klarifikasi yang disampaikan oleh Polda Maluku:Kehadiran Dirbinmas Pada Selasa, (19/8/2025)Sekitar pukul 13.30 Wit, Dir Binmas Polda Maluku sedang membuka Diklat Satpam di Aula STT Kate-Kate dan Upacara pembukaan selesai tepat pukul 13.50 Wit, dilanjutkan dengan coffee break.Pada saat sedang melaksanakan coffee break dipenghujung acara pembukaan tersebut, Dirbinmas menerima informasi dari warga yang berbondong-bondong menuju kate-kate dari arah Desa Hunut, terkait adanya penyerangan dan pembakaran di Hunut Durian Patah.Menyikapi laporan tersebut, Dirbinmas bersama ajudan dan pengemudinya segera menuju lokasi. Saat itu, kondisi di lapangan sudah dalam keadaan genting, dengan munculnya asap hitam dan sudah terjadi kericuhan. Dirbinmas bersama dengan personel PRC Polresta Pulau Ambon dan P.P. Lease yang juga telah tiba di lokasi kemudian berusaha untuk membubarkan masa yang sedang mengamuk dan merangsek maju untuk melakukan pembakaran dan pengrusakan rumah-rumah warga.Tindakan ini juga terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial."Jadi beliau (Dirbinmas) bukan tiba dilokasi (TKP) beberapa menit sebelum terjadi pembakaran dan pengrusakan rumah warga", kata Kombes Rositah.Selanjutnya ditambahkan pula oleh Kabid Humas, Polda Maluku, Polda Maluku sangat menyayangkan sikap media Referensi Maluku yang tidak melakukan konfirmasi terhadap pihak kepolisian sebelum memuat berita tersebut.Menurutnya, langkah ini telah mencederai prinsip jurnalisme berimbang dan berpotensi memperkeruh situasi keamanan pasca konflik.Mengingat sejarah konflik Maluku tahun 1999, Polda Maluku mengajak seluruh insan pers, termasuk Referensi Maluku, untuk mengedepankan prinsip "peace journalism" atau jurnalisme damai dalam peliputan isu-isu konflik, guna membantu proses pemulihan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.“Sebagai institusi negara, Polri wajib hadir dalam setiap situasi genting demi melindungi masyarakat. Kehadiran Dirbinmas di lokasi justru merupakan bagian dari tanggung jawab tersebut,” tutup Kombes Pol Rositah Umasugi. PNO-12 27 Agu 2025, 12:00 WIT
Pedang Pora Penuh Haru Iringi Pelepasan Irjen Eddy Sumitro Tambunan dari Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Suasana haru bercampur khidmat menyelimuti halaman Markas Kepolisian Daerah Maluku (Mapolda Maluku), Selasa (26/8/2025). Tradisi Pedang Pora mengiringi langkah mantan Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, beserta istri saat secara resmi dilepas dari jabatannya. Acara penuh makna itu dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku yang baru, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama sang istri. Sejumlah pejabat utama Polda Maluku juga hadir memberikan penghormatan, termasuk Wakapolda Brigjen Pol Imam Tobroni, S.I.K., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, S.I.K., serta para Kapolres jajaran dan pengurus Bhayangkari Daerah Maluku. Prosesi dimulai dengan barisan pasukan Pedang Pora yang membentuk gerbang kehormatan, di mana Irjen Eddy bersama istri berjalan melewatinya dengan wajah teduh dan penuh rasa bangga. Dentingan pedang yang terangkat tinggi menjadi simbol penghormatan serta doa restu dari seluruh keluarga besar Polda Maluku. Tidak hanya itu, barisan personel dari berbagai satuan kerja turut memberikan penghormatan terakhir, menciptakan suasana sakral dan penuh wibawa. Momen puncak terjadi saat Kapolda Irjen Dadang Hartanto melepas langsung mantan Kapolda di gerbang utama Mapolda, diiringi tepuk tangan panjang dan wajah-wajah yang tak mampu menyembunyikan rasa haru. Acara pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata penghormatan setinggi-tingginya kepada Irjen Eddy yang selama lebih dari satu tahun memimpin Polda Maluku dengan dedikasi dan komitmen. Di masa kepemimpinannya, Irjen Eddy dikenal tegas, humanis, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di Maluku yang memiliki dinamika sosial cukup kompleks. Ia juga sukses membangun sinergi erat dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sipil. “Upacara Pedang Pora ini menjadi bentuk penghargaan dan rasa hormat kami atas kepemimpinan Bapak Irjen Eddy Sumitro Tambunan yang telah bekerja keras menjaga situasi tetap aman dan kondusif di Maluku,” ujar salah satu pejabat utama Polda yang hadir. Tradisi Pedang Pora yang dijalani dengan penuh kehormatan juga menjadi simbol perpisahan yang sarat makna: sebuah penghantaran dengan doa restu agar pengabdian dan perjalanan karier berikutnya penuh keberkahan. Bagi keluarga besar Polda Maluku, kepergian Irjen Eddy meninggalkan kesan mendalam. Banyak anggota yang meneteskan air mata, menandakan eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin selama masa kepemimpinannya. Kini tongkat estafet kepemimpinan resmi beralih ke Irjen Dadang Hartanto. Namun, jejak dan warisan kepemimpinan Irjen Eddy akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah Polda Maluku. “Tradisi ini bukan hanya tentang melepas, tetapi juga tentang mengingat dan meneladani kepemimpinan beliau yang penuh dedikasi. Kami yakin semangat pengabdian Pak Eddy akan menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Maluku ke depan,” pungkas salah satu anggota Bhayangkari dengan mata berkaca-kaca.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 23:37 WIT
Kapolda Kalteng Panen Sayur Bersama Bhayangkari, Dorong Program Ketahanan Pangan Nasional Papuanewsonline.com, Palangka Raya – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan mewarnai halaman Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (26/8/2025). Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. bersama Ketua Bhayangkari Kalteng, Ny. Maya Iwan Kurniawan, turun langsung ke lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk melakukan panen sayuran segar hasil budidaya bersama jajaran. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, S.I.K., para pejabat utama Polda, serta pengurus Bhayangkari Daerah Kalteng. Panen kali ini berhasil memetik berbagai jenis sayuran, di antaranya sawi, pakcoy, dan kangkung, yang sebelumnya ditanam sejak bulan Mei lalu. Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa kegiatan panen sayuran ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang telah menjadi prioritas Presiden RI. “Selain memanen sayuran, Kapolda dan jajaran juga menanam kembali bibit tanaman seperti cabai, tomat, serta sayuran lainnya sebagai bentuk kesinambungan dari program ini,” terang Erlan. Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam program pangan ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui langkah-langkah nyata yang terukur. Kombes Erlan juga menekankan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari sinergi antar satuan kerja di lingkungan Polda Kalteng. Program P2L tidak hanya mengajarkan pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong, kedisiplinan, dan kemandirian dalam menjaga ketersediaan pangan. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri bisa hadir di tengah masyarakat dengan berbagai program yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. Melalui kerja sama dan sinergi, kami yakin ketahanan pangan dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” tutupnya. Kapolda Kalteng berharap kegiatan panen sayuran ini dapat menjadi contoh positif yang bisa ditiru oleh masyarakat luas, khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman produktif. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, langkah ini juga mampu menekan ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah. “Program ketahanan pangan tidak boleh berhenti hanya di tataran konsep. Harus ada aksi nyata, dan Polri siap menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kapolda.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 23:35 WIT
Polri Tegaskan Komitmen: Lindungi Wartawan, Jaga Kebebasan Pers Papuanewsonline.com, Jakarta – Mabes Polri menegaskan komitmennya terhadap kebebasan pers dan perlindungan bagi para wartawan. Seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda hingga Polsek, diminta untuk menjamin keselamatan serta menghormati kerja jurnalistik sebagai bagian dari pilar demokrasi. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (26/8/2025). Pernyataan ini sekaligus merespons sejumlah laporan terkait tindakan kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum aparat kepolisian dalam beberapa hari terakhir. “Kami meminta kepada seluruh jajaran kepolisian agar melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif, profesional, serta menjalin kerja sama dalam setiap aktivitas peliputan,” tegas Brigjen Trunoyudo. Karopenmas menegaskan bahwa keberadaan media merupakan mitra strategis Polri, tidak hanya sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai kanal literasi publik. Menurutnya, kerja jurnalistik memiliki peran vital dalam menyebarkan informasi tentang program-program Polri, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), pelayanan masyarakat, hingga program strategis nasional. “Media memiliki peran besar dalam memberikan informasi tentang kinerja Polri secara profesional, sehingga masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan,” ujarnya. Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara Polri dan pers sangat penting agar tercipta keterbukaan informasi yang sehat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Lebih jauh, Brigjen Trunoyudo menekankan bahwa perlindungan terhadap wartawan bukan hanya kewajiban etis, tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam menjaga prinsip negara demokratis. “Tugas wartawan adalah memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar dan akurat. Maka dari itu, jajaran kepolisian tidak boleh menghalangi, apalagi melakukan kekerasan kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa wartawan adalah bagian dari ekosistem demokrasi yang sama-sama berjuang untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, Polri berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan insan pers, baik dalam penyampaian informasi publik maupun dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Di akhir keterangannya, Brigjen Trunoyudo mengajak seluruh personel Polri untuk terus memperbaiki diri, menjaga integritas, dan membangun sinergi positif dengan media. Menurutnya, hanya dengan cara itu kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus ditingkatkan. “Kami berharap seluruh jajaran mampu menempatkan wartawan sebagai mitra, bukan lawan. Perlindungan terhadap profesi jurnalis adalah bentuk penghormatan Polri pada kebebasan pers sekaligus menjaga martabat institusi kepolisian di mata rakyat,” pungkasnya.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 23:13 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT