Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Semangat Prajurit Lanud YKU Timika Jaga Apron Tetap Bersih dan Aman
Papuanewsonline.com, Mimika –
Keselamatan penerbangan bukan hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi
pesawat atau keterampilan pilot semata, tetapi juga oleh detail kecil yang
kerap dianggap sepele, salah satunya kebersihan di area apron. Menyadari hal
itu, prajurit Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika menunjukkan dedikasi tinggi
dengan menggelar kegiatan Kurve Kebersihan Obyek Benda Asing (KOBA) di Apron
Baseops, Papua Tengah, pada Rabu (27/8/2025). Dipimpin langsung oleh Kepala
Dinas Operasi (Kadisops) Lanud YKU Mayor Pnb Chaerul Dinata, kegiatan ini
melibatkan seluruh personel yang turun langsung bergotong-royong membersihkan
setiap sudut apron dari benda asing (Foreign Object) seperti kerikil, logam
kecil, plastik, hingga material lainnya. Komandan Lanud Yohanis Kapiyau
Timika, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, menegaskan bahwa bahaya Foreign
Object Damage (FOD) kerap disepelekan, padahal dampaknya bisa sangat fatal. “Benda asing sekecil apapun yang
masuk ke dalam mesin pesawat dapat menyebabkan kerusakan serius dan
membahayakan keselamatan penerbangan. Karena itu, melalui kurve KOBA ini kita
tanamkan kesadaran bersama bahwa apron harus selalu bersih, aman, dan siap digunakan
dalam setiap operasi TNI AU,” tegas Kolonel Asri. Bagi prajurit Lanud YKU, kegiatan
ini bukan hanya rutinitas kebersihan semata, tetapi juga sarana memperkuat disiplin,
jiwa korsa, serta kepedulian lingkungan pangkalan. Semangat kebersamaan terlihat
jelas saat seluruh personel bekerja bahu-membahu. Tidak ada perbedaan pangkat
atau jabatan; semua larut dalam satu tujuan: memastikan apron bebas dari benda
berbahaya yang bisa mengganggu kesiapan operasional penerbangan TNI AU. “Ini juga menjadi bagian dari
latihan kedisiplinan dan tanggung jawab kolektif. Dengan lingkungan yang bersih
dan tertata, setiap prajurit akan merasa lebih memiliki pangkalan ini,” tambah
Mayor Chaerul. Sebagai salah satu pangkalan
strategis TNI AU di Papua, Lanud Yohanis Kapiyau Timika memiliki peran vital
dalam mendukung berbagai misi, mulai dari operasi militer, patroli udara,
hingga bantuan kemanusiaan. Dengan apron yang terawat dan
bebas dari benda asing, diharapkan setiap operasi penerbangan dapat berjalan
lancar tanpa hambatan. Kegiatan KOBA ini sekaligus menjadi pengingat bahwa
keselamatan penerbangan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pilot dan
teknisi, tetapi seluruh prajurit yang berada di lingkungan pangkalan. “Dengan menjaga apron tetap
bersih, kita sedang menjaga nyawa, menjaga aset negara, dan menjaga kelancaran
setiap misi yang diemban TNI Angkatan Udara di wilayah timur Indonesia,”
pungkas Kolonel Asri. Penulis: Corri Editor: GF
28 Agu 2025, 12:47 WIT
Bupati Mimika Ultimatum Kadistrik, Evaluasi Besar-Besaran Menanti
Papuanewsonline.com, Mimika –
Pemerintah Kabupaten Mimika tengah bersiap melakukan langkah tegas dalam
mendorong percepatan pembangunan manusia. Bupati Mimika, Johannes Rettob,
memastikan akan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap seluruh Kepala
Distrik (Kadistrik), setelah instruksi pengumpulan data Indeks Pembangunan
Manusia (IPM) tak kunjung dilaksanakan. Hal tersebut disampaikan Rettob
saat diwawancarai awak media usai menghadiri sebuah acara di Hotel Swiss Bellin
Timika, Rabu (27/8/2025). Dengan raut wajah serius, ia menyampaikan
kekecewaannya atas lambannya respons Kadistrik terhadap perintah yang sudah
disampaikan sejak satu bulan lalu. “Saya sudah kasih waktu satu
bulan bagi para Kepala Distrik untuk memberikan laporan. Namun sampai saat ini,
tidak ada informasi maupun laporan itu. Ini sangat mengecewakan,” tegas Rettob. Menurut Rettob, data IPM sangat
penting sebagai fondasi dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat
sasaran. Data tersebut mencakup berbagai indikator, mulai dari angka
kemiskinan, jumlah warga miskin ekstrem, anak putus sekolah, hingga angka
harapan hidup masyarakat. “Sekarang saya mau lihat IPM di
tingkat distrik. Dari situ bisa terlihat kampung mana yang masih tertinggal,
sehingga pemerintah bisa fokus melakukan intervensi,” jelasnya. Ia menekankan, tanpa adanya data
valid, kebijakan pemerintah daerah akan sulit berjalan efektif. Oleh karena
itu, laporan dari distrik menjadi sangat krusial. Rettob tidak menampik bahwa
dirinya akan mengambil langkah tegas terhadap Kadistrik yang mengabaikan
instruksi. Menurutnya, tidak ada alasan bagi aparat pemerintahan distrik untuk
lalai dalam menyampaikan data yang dibutuhkan. “Kalau memang tidak mampu bekerja
sesuai arahan, tentu ada sanksi. Saya tidak main-main dalam urusan ini, karena
menyangkut kesejahteraan masyarakat Mimika,” ujarnya. Evaluasi besar-besaran yang akan
dilakukan dipastikan tidak hanya menyoal administrasi, tetapi juga kinerja
nyata di lapangan. Dengan demikian, aparat pemerintahan distrik diharapkan
benar-benar memahami tugas dan tanggung jawab mereka. Rettob menegaskan, langkah ini
bukan untuk menjatuhkan siapa pun, melainkan untuk memastikan bahwa pembangunan
benar-benar dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah Mimika. “Kita harus tahu kondisi riil di
lapangan. Kalau tidak ada data, bagaimana kita bisa tentukan kebijakan? Saya
mau supaya masyarakat di distrik-distrik merasakan perhatian pemerintah,
terutama mereka yang masih hidup dalam kesulitan,” pungkasnya. Dengan sikap tegas Bupati ini,
publik kini menanti sejauh mana langkah evaluasi akan dilakukan dan apakah
benar mampu mengubah wajah pembangunan manusia di Mimika ke arah yang lebih
baik. Penulis: Jidan Editor: GF
28 Agu 2025, 12:33 WIT
DPMPTSP Mimika Genjot E-Kinerja, ASN Didorong Lebih Profesional dan Akuntabel
Papuanewsonline.com, Mimika –
Dalam upaya memperkuat kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan meningkatkan
kualitas pelayanan publik, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu (DPMPTSP) Mimika menggelar sosialisasi dan pelatihan E-Kinerja
kepegawaian selama dua hari, yang dimulai pada Selasa (26/8/2025) di Aula BPKAD
Mimika. Kegiatan ini dihadiri oleh
sejumlah pejabat penting, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan
Pemerintahan Setda Mimika, Yakobus Karet, yang menekankan pentingnya penerapan
sistem E-Kinerja bagi setiap ASN. “E-Kinerja adalah instrumen yang
sangat vital untuk memastikan kedisiplinan, produktivitas, dan akuntabilitas
ASN. Terutama di DPMPTSP, yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan perizinan
dan investasi, karena keberhasilan pembangunan daerah sangat terlihat dari
sektor ini,” ujar Yakobus dalam sambutannya. Yakobus menjelaskan bahwa melalui
penerapan E-Kinerja, setiap ASN akan terdorong untuk menyusun rencana kerja
yang jelas, terukur, dan berbasis target, sehingga pelaksanaan tugas bisa lebih
terarah. “Dengan sistem ini, setiap ASN
tidak hanya dituntut profesional dalam melayani masyarakat, tetapi juga
berintegritas dalam menjalankan pekerjaannya. Disiplin bukan lagi pilihan,
melainkan keharusan,” tegasnya. Ia berharap, pelatihan ini mampu
menanamkan kesadaran bahwa pelayanan publik tidak bisa lagi dijalankan dengan
cara-cara lama. “Kita harus bergerak cepat dan tepat, agar masyarakat merasakan
langsung dampak positif dari pelayanan yang diberikan,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Panitia
kegiatan, Arpanto Patandianan, dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan utama
kegiatan ini adalah membekali ASN dengan pemahaman dan keterampilan teknis
dalam menggunakan aplikasi E-Kinerja BKN. Melalui pelatihan ini, para
peserta dipandu untuk dapat menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara
mandiri. Arpanto menekankan, sistem ini bukan hanya soal administrasi, tetapi
juga tentang mendorong perubahan pola kerja ASN ke arah yang lebih modern dan
transparan. “Dengan adanya E-Kinerja, setiap
ASN bisa lebih bertanggung jawab atas tugasnya. Tidak ada lagi alasan pekerjaan
tidak selesai, karena semua target terukur dengan jelas,” ungkapnya. Kegiatan sosialisasi ini
diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pelayanan
publik di Mimika, khususnya di sektor perizinan dan investasi. Dengan penerapan
E-Kinerja, DPMPTSP diharapkan bisa menghadirkan pelayanan yang lebih cepat,
transparan, dan terpercaya, sesuai dengan harapan masyarakat serta standar tata
kelola pemerintahan modern. Yakobus pun menutup sambutannya
dengan menekankan pentingnya konsistensi dalam penerapan E-Kinerja. “ASN adalah
wajah pemerintah. Jika ASN bekerja dengan baik, maka kepercayaan publik kepada
pemerintah akan semakin meningkat,” pungkasnya. Penulis: Jidan Editor: GF
28 Agu 2025, 03:56 WIT
Ratusan Personil Polda Maluku Jajar Hormat Sambut Kapolda Irjen Dadang Hartanto
Papuanewsonline.com, Ambon - Ratusan personil gabungan Polda Maluku melakukan jajar hormat sambut kedatangan Kapolda Maluku yang baru Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.Formasi pagar hidup menyambut kedatangan Kapolda dilaksanakan mulai dari depan gerbang utama hingga di pintu utama Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa, 26 Agustus 2025.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto tiba di Mapolda Maluku didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku. Ia disambut langsung oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni S.I.K., M.H bersama Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol S.IK di depan gerbang utama. Setelah memasuki halaman Markas Polda Maluku sambil berjalan kaki, Kapolda dan Wakapolda Maluku kemudian disambut para pejabat utama Polda Maluku serta Bhayangkari dan Kapolres/Kapolresta Jajaran di depan pintu utama Mapolda Maluku. Tiba di depan pintu utama Mapolda Maluku, Kapolda dan Ketua Bhayangkari menerima pengalungan bunga dan buket bunga dari Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si bersama Istri."Hari ini Bapak Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto tiba di Mapolda Maluku. Beliau disambut oleh seluruh PJU dan Bhayangkari serta personel Polda Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Setelah penyambutan Kapolda Maluku yang baru, Polda Maluku selanjutnya akan melaksanakan kegiatan penyerahan Pataka Polda Maluku Salawaku Emarina dari Pejabat Kapolda yang lama kepada Pejabat Kapolda Maluku yang baru. PNO-12
27 Agu 2025, 12:51 WIT
Hadiri Sertijab Ibu Asuh Polwan, Kapolda Maluku: Jaga Profesionalitas
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ibu Asuh Polwan dari Pejabat Lama Ny. Helen Eddy Tambunan kepada Pejabat Baru Ny. Fitri Dadang Hartanto.Kegiatan yang dilaksanakan di Kediaman Dinas Kapolda Maluku, Aspol Tantui, Kota Ambon, ini dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si dan bersama Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si.Kegiatan Sertijab Ibu Asuh Polwan turut dihadiri Kabid Propam Polda Maluku dan Pakor Polwan Polda Maluku, Kompol Helda Siwabessy.Sertijab Ibu asuh Polwan diawali dengan pemasangan kain salempang Ibu Asuh Polwan Polda Maluku kepada Ny. Fitri Dadang Hartanto. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian buket bunga dari Pakor Polwan Polda Maluku. Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam sambutannya meminta seluruh personel Polwan Polda Maluku agar selalu profesional dalam melaksanakan tugas Kepolisian. Polwan juga diingatkan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap atau sebagai pemanis di dalam kesatuan melainkan menjadi pemeran utama dalam pelaksanaan tugas pemolisian di tengah-tengah masyarakat."Polwan Polda Maluku diharapkan bisa hadir sebagai teladan bagi masyarakat," pintanya Kehadiran Polwan di dalam organisasi Polri, kata Irjen Dadang, merupakan suatu strategi organisasi yang tidak bisa tergantikan. "Polwan memiliki kekhasan berdasarkan gender dalam tugas Pemolisian yang harus diemban dalam penyelesaian atau penanganan kasus KDRT, atau kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak," ungkapnya.Sementara itu, Ibu Asuh Polwan Polda Maluku Ny. Fitri Dadang Hartanto dalam sambutannya meminta Polwan dapat meningkatkan hubungan kemitraan dengan semua pihak untuk membina keharmonisan baik dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari dalam berkeluarga.Polwan Polda Maluku juga diminta untuk dapat terus mengembangkan kemampuan di bidang masing-masing dan selalu mengadakan pertemuan atau tatap muka secara resmi maupun informal untuk memperlancar komunikasi yang baik di antara sesama Polwan di Polda Maluku.Personel Polwan Polda Maluku juga diingatkan dapat berperan aktif dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan Kamtibmas yang terjadi dan persoalan yang berkaitan dengan Polwan itu sendiri. "Kami juga mengingatkan bahwa Polwan Polda Maluku harus tetap memperkuat soliditas dan kerjasama agar setiap tugas yang diemban dapat terlaksana dengan baik," pintanya. PNO-12
27 Agu 2025, 12:13 WIT
Polda Maluku Klarifikasi Pemberitaan Terkait Insiden Hunut Durian Patah
Papuanewsonline.com, Ambon – Menanggapi pemberitaan media Online Referensi Maluku, yang dipublikasikan pada hari Minggu (24/8/2025) dengan judul "Insiden Hunut Durian Patah ‘By Design’, Ada Dirbinmas Polda Maluku di TKP, Empati dan Hati Pahit Bupati Maluku Tengah Sudah Mati". Disebut ada Direktur Binmas Polda Maluku di TKP sebelum insiden pembakatan Rumah"Informasi yang diperoleh menyebutkan beberapa menit sebelum insiden pembakaran rumah-rumah warga Hunut Durian Patah yang tak bersalah dan tidak tahu apa-apa, telah ada Direktur Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polda Maluku dan sejumlah anak buahnya di TKP. Untuk apa mereka disitu, jika untuk tugas negara mengapa mereka tak bisa menghalau mobilisasi massa yang turun dari Hitu ke Hunut.""Ini dua pertanyaan yang layak diapungkan untuk mempertanyakan pejabat dan personil Binmas Polda Maluku di TKP sebelum kejadian terjadi.Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Kabid Humas nya, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K. menyampaikan keberatannya.Menurut Kombes Rositah, pemberitaan tersebut dinilai tidak obyektif, tidak berimbang, dan hanya berdasarkan asumsi, sehingga terkesan menyudutkan institusi Polri dan membangun opini bahwa kepolisian tidak netral dalam penanganan konflik sosial yang terjadi antara warga Negeri Hitu dan Hunut Durian Patah.Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian, termasuk Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas), di lokasi kejadian bertujuan untuk meredam situasi dan mencegah jatuhnya korban lebih banyak.Fakta Klarifikasi Polda MalukuBerikut ini sejumlah poin klarifikasi yang disampaikan oleh Polda Maluku:Kehadiran Dirbinmas Pada Selasa, (19/8/2025)Sekitar pukul 13.30 Wit, Dir Binmas Polda Maluku sedang membuka Diklat Satpam di Aula STT Kate-Kate dan Upacara pembukaan selesai tepat pukul 13.50 Wit, dilanjutkan dengan coffee break.Pada saat sedang melaksanakan coffee break dipenghujung acara pembukaan tersebut, Dirbinmas menerima informasi dari warga yang berbondong-bondong menuju kate-kate dari arah Desa Hunut, terkait adanya penyerangan dan pembakaran di Hunut Durian Patah.Menyikapi laporan tersebut, Dirbinmas bersama ajudan dan pengemudinya segera menuju lokasi. Saat itu, kondisi di lapangan sudah dalam keadaan genting, dengan munculnya asap hitam dan sudah terjadi kericuhan. Dirbinmas bersama dengan personel PRC Polresta Pulau Ambon dan P.P. Lease yang juga telah tiba di lokasi kemudian berusaha untuk membubarkan masa yang sedang mengamuk dan merangsek maju untuk melakukan pembakaran dan pengrusakan rumah-rumah warga.Tindakan ini juga terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial."Jadi beliau (Dirbinmas) bukan tiba dilokasi (TKP) beberapa menit sebelum terjadi pembakaran dan pengrusakan rumah warga", kata Kombes Rositah.Selanjutnya ditambahkan pula oleh Kabid Humas, Polda Maluku, Polda Maluku sangat menyayangkan sikap media Referensi Maluku yang tidak melakukan konfirmasi terhadap pihak kepolisian sebelum memuat berita tersebut.Menurutnya, langkah ini telah mencederai prinsip jurnalisme berimbang dan berpotensi memperkeruh situasi keamanan pasca konflik.Mengingat sejarah konflik Maluku tahun 1999, Polda Maluku mengajak seluruh insan pers, termasuk Referensi Maluku, untuk mengedepankan prinsip "peace journalism" atau jurnalisme damai dalam peliputan isu-isu konflik, guna membantu proses pemulihan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.“Sebagai institusi negara, Polri wajib hadir dalam setiap situasi genting demi melindungi masyarakat. Kehadiran Dirbinmas di lokasi justru merupakan bagian dari tanggung jawab tersebut,” tutup Kombes Pol Rositah Umasugi. PNO-12
27 Agu 2025, 12:00 WIT
Pedang Pora Penuh Haru Iringi Pelepasan Irjen Eddy Sumitro Tambunan dari Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon –
Suasana haru bercampur khidmat menyelimuti halaman Markas Kepolisian Daerah
Maluku (Mapolda Maluku), Selasa (26/8/2025). Tradisi Pedang Pora mengiringi
langkah mantan Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si,
beserta istri saat secara resmi dilepas dari jabatannya. Acara penuh makna itu dipimpin
langsung oleh Kapolda Maluku yang baru, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto,
S.H., S.I.K., M.Si, bersama sang istri. Sejumlah pejabat utama Polda Maluku
juga hadir memberikan penghormatan, termasuk Wakapolda Brigjen Pol Imam
Tobroni, S.I.K., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol,
S.I.K., serta para Kapolres jajaran dan pengurus Bhayangkari Daerah Maluku. Prosesi dimulai dengan barisan
pasukan Pedang Pora yang membentuk gerbang kehormatan, di mana Irjen Eddy
bersama istri berjalan melewatinya dengan wajah teduh dan penuh rasa bangga.
Dentingan pedang yang terangkat tinggi menjadi simbol penghormatan serta doa
restu dari seluruh keluarga besar Polda Maluku. Tidak hanya itu, barisan personel
dari berbagai satuan kerja turut memberikan penghormatan terakhir, menciptakan
suasana sakral dan penuh wibawa. Momen puncak terjadi saat Kapolda Irjen Dadang
Hartanto melepas langsung mantan Kapolda di gerbang utama Mapolda, diiringi
tepuk tangan panjang dan wajah-wajah yang tak mampu menyembunyikan rasa haru. Acara pelepasan ini bukan sekadar
seremoni, melainkan wujud nyata penghormatan setinggi-tingginya kepada Irjen
Eddy yang selama lebih dari satu tahun memimpin Polda Maluku dengan dedikasi
dan komitmen. Di masa kepemimpinannya, Irjen
Eddy dikenal tegas, humanis, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di Maluku
yang memiliki dinamika sosial cukup kompleks. Ia juga sukses membangun sinergi
erat dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sipil. “Upacara Pedang Pora ini menjadi
bentuk penghargaan dan rasa hormat kami atas kepemimpinan Bapak Irjen Eddy
Sumitro Tambunan yang telah bekerja keras menjaga situasi tetap aman dan
kondusif di Maluku,” ujar salah satu pejabat utama Polda yang hadir. Tradisi Pedang Pora yang dijalani
dengan penuh kehormatan juga menjadi simbol perpisahan yang sarat makna: sebuah
penghantaran dengan doa restu agar pengabdian dan perjalanan karier berikutnya
penuh keberkahan. Bagi keluarga besar Polda Maluku,
kepergian Irjen Eddy meninggalkan kesan mendalam. Banyak anggota yang
meneteskan air mata, menandakan eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin
selama masa kepemimpinannya. Kini tongkat estafet kepemimpinan
resmi beralih ke Irjen Dadang Hartanto. Namun, jejak dan warisan kepemimpinan
Irjen Eddy akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah Polda
Maluku. “Tradisi ini bukan hanya tentang
melepas, tetapi juga tentang mengingat dan meneladani kepemimpinan beliau yang
penuh dedikasi. Kami yakin semangat pengabdian Pak Eddy akan menjadi inspirasi
bagi seluruh personel Polda Maluku ke depan,” pungkas salah satu anggota
Bhayangkari dengan mata berkaca-kaca. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 23:37 WIT
Kapolda Kalteng Panen Sayur Bersama Bhayangkari, Dorong Program Ketahanan Pangan Nasional
Papuanewsonline.com, Palangka
Raya – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan mewarnai halaman Mapolda
Kalimantan Tengah, Selasa (26/8/2025). Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan
Kurniawan, S.I.K., M.Si. bersama Ketua Bhayangkari Kalteng, Ny. Maya Iwan
Kurniawan, turun langsung ke lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk
melakukan panen sayuran segar hasil budidaya bersama jajaran. Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, S.I.K., para pejabat
utama Polda, serta pengurus Bhayangkari Daerah Kalteng. Panen kali ini berhasil
memetik berbagai jenis sayuran, di antaranya sawi, pakcoy, dan kangkung, yang
sebelumnya ditanam sejak bulan Mei lalu. Kapolda Kalteng melalui
Kabidhumas, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa kegiatan panen sayuran
ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan
pangan nasional yang telah menjadi prioritas Presiden RI. “Selain memanen sayuran, Kapolda
dan jajaran juga menanam kembali bibit tanaman seperti cabai, tomat, serta
sayuran lainnya sebagai bentuk kesinambungan dari program ini,” terang Erlan. Menurutnya, keterlibatan
kepolisian dalam program pangan ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya
berfokus pada tugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam
mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui langkah-langkah nyata yang
terukur. Kombes Erlan juga menekankan
bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari sinergi antar satuan kerja di
lingkungan Polda Kalteng. Program P2L tidak hanya mengajarkan pentingnya
pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat
gotong royong, kedisiplinan, dan kemandirian dalam menjaga ketersediaan pangan. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata
bahwa Polri bisa hadir di tengah masyarakat dengan berbagai program yang
langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. Melalui kerja sama dan sinergi, kami
yakin ketahanan pangan dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” tutupnya. Kapolda Kalteng berharap kegiatan
panen sayuran ini dapat menjadi contoh positif yang bisa ditiru oleh masyarakat
luas, khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman
produktif. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, langkah ini juga mampu menekan
ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah. “Program ketahanan pangan tidak
boleh berhenti hanya di tataran konsep. Harus ada aksi nyata, dan Polri siap
menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan
masyarakat,” ungkap Kapolda. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 23:35 WIT
Polri Tegaskan Komitmen: Lindungi Wartawan, Jaga Kebebasan Pers
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Mabes Polri menegaskan komitmennya terhadap kebebasan pers dan perlindungan
bagi para wartawan. Seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda hingga Polsek,
diminta untuk menjamin keselamatan serta menghormati kerja jurnalistik sebagai
bagian dari pilar demokrasi. Imbauan ini disampaikan langsung
oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen
Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa
(26/8/2025). Pernyataan ini sekaligus merespons sejumlah laporan terkait
tindakan kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum aparat kepolisian dalam
beberapa hari terakhir. “Kami meminta kepada seluruh
jajaran kepolisian agar melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang
objektif, profesional, serta menjalin kerja sama dalam setiap aktivitas
peliputan,” tegas Brigjen Trunoyudo. Karopenmas menegaskan bahwa
keberadaan media merupakan mitra strategis Polri, tidak hanya sebagai sarana
penyampaian informasi, tetapi juga sebagai kanal literasi publik. Menurutnya,
kerja jurnalistik memiliki peran vital dalam menyebarkan informasi tentang
program-program Polri, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat
(harkamtibmas), pelayanan masyarakat, hingga program strategis nasional. “Media memiliki peran besar dalam
memberikan informasi tentang kinerja Polri secara profesional, sehingga
masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah kepolisian dalam menjaga keamanan
dan memberikan pelayanan,” ujarnya. Ia menambahkan, hubungan yang
harmonis antara Polri dan pers sangat penting agar tercipta keterbukaan
informasi yang sehat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi
kepolisian. Lebih jauh, Brigjen Trunoyudo
menekankan bahwa perlindungan terhadap wartawan bukan hanya kewajiban etis,
tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam menjaga prinsip negara demokratis. “Tugas wartawan adalah memastikan
masyarakat mendapat informasi yang benar dan akurat. Maka dari itu, jajaran
kepolisian tidak boleh menghalangi, apalagi melakukan kekerasan kepada wartawan
yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa wartawan
adalah bagian dari ekosistem demokrasi yang sama-sama berjuang untuk
kepentingan masyarakat luas. Karena itu, Polri berkomitmen memperkuat
kolaborasi dengan insan pers, baik dalam penyampaian informasi publik maupun
dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Di akhir keterangannya, Brigjen
Trunoyudo mengajak seluruh personel Polri untuk terus memperbaiki diri, menjaga
integritas, dan membangun sinergi positif dengan media. Menurutnya, hanya
dengan cara itu kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus ditingkatkan. “Kami berharap seluruh jajaran
mampu menempatkan wartawan sebagai mitra, bukan lawan. Perlindungan terhadap
profesi jurnalis adalah bentuk penghormatan Polri pada kebebasan pers sekaligus
menjaga martabat institusi kepolisian di mata rakyat,” pungkasnya. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 23:13 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru