logo-website
Minggu, 28 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Wakapolda Maluku Hadiri Anev Ketahanan Pangan Secara Virtual Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol. Samudi, S.IK., M.H menghadiri rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) tentang Program Ketahanan Pangan yang digelar Mabes Polri, Senin (28/4/2025).Anev yang dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M ini diikuti Wakapolda secara virtual dari ruang vicon lantai 2 Mapolda Maluku.Turut hadir mendampingi Wakapolda dalam rapat anev tersebut yakni Karo SDM, Wadir Binmas, Wadansat Brimob, Kasubdit 1 Ditreskrimsus, dan Kasubbagmutjab Bagbinkar Biro SDM Polda Maluku.Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh jajaran Polres dan Polresta di seluruh Maluku, terdiri dari Kabag SDM, Kasatbinmas, Koordinator Ketahanan Pangan Polres, serta para Kapolsek dari masing-masing wilayah.Wakapolda mengatakan, Anev yang dilaksanakan Mabes Polri ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program ketahanan pangan yang telah dijalankan oleh jajaran Polri di seluruh daerah, termasuk di wilayah Polda Maluku."Termasuk identifikasi tantangan di lapangan serta merumuskan langkah strategis untuk optimalisasi program ke depan," ungkapnya.Polda Maluku, kata Brigjen Samudi, siap menjalankan semua arahan Kapolri yang disampaikan melalui asisten bidang SDM."Melalui rapat ini, diharapkan seluruh satuan wilayah dapat meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional," harapnya. PNO-12 28 Apr 2025, 18:13 WIT
Peringati HUT Yonif Ke-60, Satgas Yonif 641/Bru Bagikan Sembako Kepada Warga Distrik Kurima Papuanewsonline.com, Yahukimo - Dari rakyat untuk rakyat, dalam rangka memperingati HUT Yonif 641/Bru ke-60 Tahun. Satgas Yonif 641/Bru melalui Pos Kurima melaksanakan karya Bhakti dengan membagikan sembako secara gratis yang disambut baik oleh masyarakat Kampung Eroma Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, (26/04/2025).Seperti yang di sampaikan Danpos Kurima Lettu Inf Arsini bahwasanya dalam rangka memperingati HUT Yonif 641/Beruang ke 60 Tahun ini merupakan hal yang bersejarah sebagai momentum kita saling berbagi kebaikan antar sesama sebagai wujud nyata bahwa Satgas Yonif 641/Bru hadir ditengah-tangah masyarakat untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi sebagai bentuk Kemanunggalan TNI Rakyat."Mereka merasa senang dan bahagia serta berterima kasih dan bersyukur dengan bantuan yang telah diberikan oleh Personil Pos Kurima dimana mereka sangat sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari hari" Ucap Danpos.Adapun saat pembagian sembako salah satu warga yaitu Bapak Markus Wetipo (43 th), beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Danpos beserta seluruh Anggota Pos Kurima yang sudah mau berbagi kebaikan kepada mereka."Terima kasih Bapak-bapak TNI Yonif 641/Bru yang sudah mau peduli kepada kami dengan memberikan sembako secara gratis dan kami ucapkan selamat ulang tahun kepada Yonif 641/Bru ke 60 tahun semoga semakin sukses dan Jaya selalu dimedan tugas dan selalu dicintai masyarakat, semoga dalam menjalankan tugas Bapak-bapak selalu diberkati Tuhan" Ucapnya. PNO-12 27 Apr 2025, 18:35 WIT
Personel Berjalan Kaki Sisir Daratan Dalam Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni - Misi Kemanusiaan melalui Operasi SAR Polda Papua Barat 2025 yang tergabung dalam Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 Mabes Polri terus mengintensifkan pencarian terhadap Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, S.Trk, yang dilaporkan hilang beberapa bulan lalu. Upaya pencarian memasuki hari keempat, dimulai sejak pagi sekali dilakukan melalui dua jalur: penyisiran menggunakan long boat menyusuri Kali Rawara di tiga Zona Pencarian yaitu Zona Merah, Zona Kuning dan Zona Hijau oleh masing-masing tim di tiap Zona, serta penyisiran darat menembus hutan lebat dan rawa-rawa dengan berjalan kaki oleh personel gabungan.Fokus pencarian yang berada di wilayah yang dikategorikan sebagai Zona Merah, adalah area rawan perlintasan KKB yang diyakini sebagai titik hilangnya korban. Zona Merah Pencarian dengan luas total area pencarian mencapai sekitar 132 kilometer persegi ini terbentang sepanjang 22 kilometer mengikuti aliran Kali Rawara, dengan lebar area pencarian +-300 Meter dari bibir kali di sisi kiri dan kanan menyesuaian dengan kontur dan hambatan medan yang dilalui.Kegiatan penyisiran darat ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., bersama 120 personel gabungan yang terdiri dari 60 Personel SAR Brimob, 50 Personel Pengamanan Brimob, dan 10 Personel Polres Teluk Bintuni. Seluruh Tim bergerak dengan berjalan kaki menyusuri setiap sektor secara menyeluruh.Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan bahwa pencarian dilakukan dengan kehati-hatian dan meneliti setiap bagian area yang dilintasi. “Selain penyisiran menggunakan perahu, personel juga melakukan pencarian darat dengan berjalan kaki, menyisir semak belukar, hutan belantara, tumpukan kayu, hingga area-area tersembunyi di sepanjang tepian kali,” ujarnya.Operasi pencarian ini akan terus dilanjutkan hingga diperoleh titik terang keberadaan Iptu Tomi. Polda Papua Barat menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proses ini secara tuntas dan memberikan kejelasan bagi keluarga serta institusi.Kombes Benny menambahkan "Kami mengharapkan kesabaran dari semua pihak terhadap hasil proses pencarian ini, proses pencarian telah diupayakan maksimal namun hambatan alam baik hujan lebat dan angin, kuatnya arus sungai pasca hujan dan medan hutan lebat dan rawa-rawa, kami juga mempertimbangan keselamatan Personel di lapangan." PNO-12 27 Apr 2025, 18:24 WIT
Menhut Apresiasi Jambore Karhutla 2025, Momentum Antisipasi Kebakaran Hutan Papuanewsonline.com, Jakarta - Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni turut menghadiri Jambore Karhutla 2025 di Kabupaten Siak, Riau. Menhut mengapresiasi Jambore Karhutla 2025 ini sebagai momentum awal untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)."Pertama, atas nama Kementerian Kehutanan, saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Riau dan Kapolda Riau serta seluruh Forkopimda," ujar Menhut, Sabtu (26/4/2025).Ia mengatakan kebakaran hutan dan lahan masih menjadi ancaman di Provinsi Riau. Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan adanya kolaborasi untuk menangani terjadinya karhutla ini."Jambore Karhutla hari ini adalah sebagai penanda bahwa kebakaran hutan dan lahan masih bersama kita dan oleh karena itu kita perlu bergandengan tangan, bahu-membahu, menjaga solidaritas untuk mencegah terjadinya karhutla di Provinsi Riau," jelasnya.Apalagi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bulan Juni hingga Agustus 2025 akan terjadi kemarau yang panjang.Akan tetapi, merujuk data, Menhut mengatakan tren karhutla di Indonesia mengalami penurunan. Setidaknya ada tiga faktor yang memengaruhi penurunan karhutla ini."Faktor pertama kolaborasi dan koordinasi yang baik di antara seluruh stakeholder, pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, BMKG, kehutanan tentunya, serta seluruh stakeholder tergerak secara terpimpin dan bersama-sama antisipasi kebakaran hutan ini," paparnya.Faktor kedua, penegakan hukum yang efektif juga dinilai memengaruhi menurunnya angka karhutla di Indonesia."Kedua, penegakan hukum yang efektif oleh APH di mana apabila terjadi kebakaran hutan di HGU atau HPI maupun di bidang kehutanan maka akan ditegakkan hukum secara tetap," tuturnya.Kemudian, faktor ketiga adanya partisipasi masyarakat juga dinilai memengaruhi angka karhutla tersebut. "Tanpa partisipasi aktif dari masyarakat terutama generasi muda, adik-adik Pramuka, dan lain sebagainya, tentu ancaman karhutla ini akan selalu bersama," katanya."Dengan Jambore Karhutla hari ini, kita berharap tiga hal tadi menjadi hal yang paling penting kita garis bawahi," ujar Menhut.Seperti diketahui, Jambore Karhutla 2025 secara resmi telah dibuka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jambore Karhutla yang digagas Polda Riau berkolaborasi dengan Pemprov Riau ini menjadi titik awal dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan kabut asap.Jambore Karhutla diselenggarakan selama 3 hari pada 25-27 April 2025. Kegiatan ini akan diisi dengan talk show, simulasi pemadaman kebakaran hutan dan kegiatan lainnya.Total ada 530 peserta pramuka dari tingkat SMA hingga mahasiswa yang terlibat di Jambore Karhutla ini. Diharapkan anak-anak muda ini menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan hidup. PNO-12 26 Apr 2025, 19:29 WIT
Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz Jalin Keakraban Dengan Anak-anak di Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Puncak Jaya — Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz, yakni Baraka Iqbal Nuriman dan Baratu Ali Mustofa Sapumajat, melaksanakan kegiatan sosial dengan berinteraksi langsung bersama anak-anak di wilayah Puncak Jaya, Papua.Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat (25/4) tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat lokal, khususnya generasi muda. Dengan penuh kehangatan dan keramahan, kedua personel Satgas berbaur bersama anak-anak, membangun rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, tampak anak-anak antusias dan gembira menyambut kehadiran personel Satgas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Satgas Tindak Ops Damai Cartenz untuk menghadirkan suasana damai dan memperkuat sinergi antara aparat dengan warga di wilayah tugas.“Kami terus dorong pendekatan humanis dalam setiap kegiatan operasional di lapangan. Anak-anak adalah masa depan Papua, dan menjadi penting bagi kami untuk hadir membangun kedekatan serta memberikan rasa aman bagi mereka,” ujar Kaops Damai Cartenz 2025 Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayahnya. “Kami berharap masyarakat terus mendukung upaya damai yang dilakukan personel di lapangan. Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara warga dan aparat akan mempercepat terciptanya kedamaian di tanah Papua,” ujarnya.Melalui pendekatan humanis ini, Satgas Tindak Ops Damai Cartenz berharap dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat serta menciptakan stabilitas keamanan yang kondusif di Puncak Jaya. PNO-12 26 Apr 2025, 19:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT