logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Pimpin Upacara Kapolda Maluku Peringati Hari Kebangkitan Nasional Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Daerah Maluku menggelar upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional yaang ke-115 tahun 2023, Senin (22/5/2023). Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, bertindak selaku inspektur upacara yang dilaksanakan di lapangan Polda Maluku, Letkol Pol Chr. Tahapary, Kota Ambon. Upacara turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun, Irwasda Maluku Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, dan seluruh pejabat utama Polda Maluku. Plt Menteri Kominfo RI Mahfud MD dalam amanatnya yang dibacakan Kapolda Maluku menyampaikan bara persatuan Indonesia sebagai negara mulai menyala. Hal ini ditandai dengan meleburnya berbagai gerakan perjuangan yang bersifat kedaerahan menjadi satu barisan yang utuh dengan didirikannya Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908. "Dengan mewujudkan Indonesia sebagai negara yang satu yang berdaulat adil dan makmur, dengan didirikan oleh DR.Soetomo bersama para mahasiswa School TOT Opleading Van  Lndishe Arsten (STOVIA) Budi Utomo berdiri untuk mendorong bangsa Indonesia mengejar  ketinggalannya di masa itu," katanya. Budi Utomo juga melandaskan dirinya untuk mengejar 3 tujuan yang menjadi cita-cita kebangkitan nasional yaitu, yaitu memerdekakan cita-cita kemanusiaan; memajukan nusa dan bangsa; dan mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia. "Saat ini kemerdekaan telah kita raih, barisan perjuangan kita harus tetap rapat, erat, dan terus maju bergerak mengobarkan api. Maka dengan upacara  saat ini dengan mengusung tema "Semangat Untuk Bangkit" demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya. Pada tanggal 5 Mei 2023, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan status publik health emergency of internasional concern atau darurat kesehatan global untuk covid 19 secara resmi dicabut, "kita bersyukur setelah melalui krisis pandemi selama tiga tahun terakhir, momentum untuk memaknai hari kebangkitan nasional ke 115 ini sebagai membangun semangat kebangsaan untuk bangkit pasca pandemi," katanya. Semangat untuk bangkit dan mempercepat pemulihan global pasca pandemi dengan tema "Asean Matters Epicentrum Of Growth". "Dengan tema tersebut Indonesia ingin menjadikan Asia Tenggara sebagai kawasan yang penting dan relevan bagi seluruh dunia dalam merespon tantangan regional, sekaligus memperkuat posisi Asean sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dunia," katanya. Pada kesempatan yang sama, Kapolda Maluku menambahkan, bara api semangat kebangkitan yang dijaga saat ini harus menjadi lentera penerang harapan. Hal ini juga sekaligus sebagai penunjuk jalan bagi perjuangan generasi penerus bangsa kelak. "Dengan memaknai dan memperingati  hari kebangkitan nasional yang ke 115,  kita semua harus berjuang, belajar, bertumbuh, dan terus melangkah maju dengan Semangat Untuk Bangkit," pintanya. (PNO-12) 22 Mei 2023, 14:34 WIT
Kapolda Maluku Tindak Tegas Perizinan dan Pengamanan Di Gunung Botak Papuanewsonline.com, Maluku - Menyikapi adanya unjuk rasa kembali dari salah satu ormas di Pulau Buru, Polda Maluku menyampaikan inti dari persoalan di Gunung Botak selain karena adanya temuan emas, juga akibat berubah-ubahnya perijinan pengelolaannya sejak awal ditemukan. Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, mengatakan, pengelolaan pertambangan illegal di Pulau Buru, mengakibatkan kerusakan lingkungan dan alam di sana. Pengelolaan yang tidak baik, akan sangat membahayakan kelangsungan kehidupan manusia maupun lingkungan. "Presiden Jokowi sejak tahun 2019 telah memerintahkan untuk menutup dan meninjau kembali perijinan serta pengelolaan untuk penambangan tersebut," tegas Kapolda Maluku Lotharia Latif, Minggu (21/5/2023). Sampai saat ini ijin baru tentang penambangan di Gunung Botak belum turun dari Pemerintah pusat. Harusnya, semua pihak terkait memperjuangkan hal ini, agar Pemerintah pusat bisa segera menurunkan atau mengeluarkan ijin. Sehingga jelas pengelolaannya, dan kontribusinya untuk rakyat maupun jelas juga pengelolaan lingkungannya. Kapolda mengaku persoalan ijin belum ada kepastian hingga kini. Sementara fakta di lapangan sudah banyak yang bermain baik untuk kepentingan kelompok maupun pribadi masing-masing. "Fakta di lapangan bahwa muncul persoalan dan penambangan-penambangan liar yang sporadis," katanya. Beberapa tahun lalu, Pemerintah Provinsi, Polda dan TNI melakukan pengamanan secara terpadu. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan anggaran pemerintah tidak cukup hanya untuk mengamankan Gunung Botak. Olehnya itu, dukungan anggaran dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru. Dengan dukungan anggaran tersebut, pengamanan penambangan illegal kemudian dilanjutkan oleh Pemkab Buru, Polres maupun Kodim. Namun dukungan anggaran tersebut juga tidak bertahan lama untuk mengurusi pengamanan Gunung Botak yang wilayahnya cukup luas. "Sampai saat ini Polda dan Polres telah melakukan Gakkum (penegakan hukum) di sana sebanyak 13 kasus dengan 30 orang tersangka," ungkapnya. Kapolda mengaku penegakan hukum saja tidak bisa menyelesaikan persoalan di sana yang semakin kompleks dan rumit. Banyak orang punya kepentingan. Bahkan masyarakat adat sudah saling mengklaim satu sama lain antara raja-raja di sana. "Beberapa oknum aparat keamanan, oknum ormas-ormas dan oknum sipil pun banyak bermain di sana. Kita sudah memonitor hal tersebut dan untuk Polri, kita tindak tegas internal yang terbukti bermain-main di sana," tegasnya. Banyak pemain atau orang yang melakukan usaha illegal pertambangan di Gunung Botak. Mereka saling menjelekkan, bahkan melaporkan satu sama lain apabila kepentingannya terusik atau terganggu. "Kalau kelompoknya tidak sempat tertangkap dan diproses hukum mereka diam saja, giliran tertangkap pasti mereka teriak-teriak dan menyebut kelompok yang lain juga belum tertangkap dengan menggunakan berbagai cara lewat media atau unjuk rasa ke Polres atau Polda," jelasnya. Di sisi lain, Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atau kelompok yang masih terus peduli dengan hati yang tulus dan bersih tanpa ada kepentingan apapun dalam menjaga Gunung Botak. Kepentingan kelompok tersebut hanya semata-mata untuk melindungi dampak yang lebih luas yaitu kerusakan lingkungan. "Mari kita sama-sama turun saja ke lapangan, kalau perlu ikut bergabung dalam kegiatan operasi yang kita lakukan di medan-medan yang sulit tersebut," ajaknya. Untuk melindungi Gunung Botak dari kerusakan lingkungan, Kapolda mengaku semua pihak terkait harus terlibat dalam melakukan operasi terpadu. Dan hal ini tentu membutuhkan dukungan anggaran. "Selama ini Polda dan Polres konsisten melakukan operasi dengan dukungan anggaran Harkamtibmas dan konflik sosial secara mandiri, tapi anggaran tersebut juga sangat terbatas dan bukan hanya untuk penanganan di Gunung Botak," katanya. Irjen Latif juga mengaku hingga saat ini pihaknya terus dan tetap konsisten melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI). "Saya dari awal sudah menyampaikan tidak ada kompromi dan proses hukum siapapun yang terbukti melakukan illegal mining di Gunung Botak," tegasnya. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami kondisi yang saat ini terjadi di Gunung Botak. Dengan demikian, tidak serta merta selalu menyalahkan Polri dalam penegakan hukum. "Dengan paham situasi dan kondisi di sana tentu sangat tidak bijak kalau sedikit-sedikit yang disalahkan Polri karena tidak menegakkan hukum di sana. Padahal persoalan di sana sangat kompleks, yang diawali perijinan yang tidak jelas, masalah klaim tanah adat dari beberapa raja yang saling gugat, dan banyaknya pemodal luar dan pemain yang melibatkan beberapa pihak di masyarakat," ungkapnya. Terkait dengan sekelumit persoalan di Gunung Botak, Kapolda mengaku Mabes Polri pun sudah mengetahuinya, termasuk akar permasalahan dan langkah-langkah proses hukum yang dilakukan oleh Polda Maluku selama ini. "Karena tiap saat Saya melaporkan setiap perkembangan dan tindakan kepolisian yang dilakukan di Gunung Botak kepada pimpinan dan Mabes Polri," pungkasnya. (PNO-12) 21 Mei 2023, 20:14 WIT
Anggota Satgas Si Ipar Menjadi Pengajar Bagi Anak Putus Sekolah Di Intan Jaya Papuanewsonline.com, Jayapura - Personel Ops Rasaka Cartenz Bripda Eko Prasetiyo Manggara Putra tak sekedar anggota Polri yang mengabdi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Bripda Eko juga menjadi pengajar bagi anak-anak yang putus sekolah di daerah tersebut sejak awal tahun 2023. Bripda Eko pun mengadakan kegiatan tatap muka dengan anak-anak didik yang putus sekolah dan tidak sekolah di Mako Polsek Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (20/05/2023).Kegiatan ini bertujuan memberikan materi pembelajaran kepada anak-anak yang menjadi target program tersebut.Sebelum memulai pembelajaran, Bripda Eko Prasetiyo mengajak seluruh anak didik untuk berdoa bersama sebagai langkah awal sebelum memulai kegiatan. Setelah itu, semua anak-anak tergerak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama, sebagai ungkapan rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air.Setelah menyanyikan lagu kebangsaan, anak-anak juga diajak untuk membaca Pancasila secara bersama-sama, sebagai upaya memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara Indonesia.Selanjutnya, Bripda Eko Prasetiyo memberikan materi pembelajaran tentang menulis dan membaca huruf abjad kepada adik-adik yang hadir. Dalam kegiatan ini, anak-anak sangat memahami materi yang diberikan dan aktif dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh Bripda Eko Prasetiyo.“Hari ini, kami belajar bersama adik-adik mengenai menulis dan membaca huruf abjad. Saya sangat senang melihat antusiasme dan keaktifan adik-adik dalam mengikuti pembelajaran ini,” ujar Bripda Eko Prasetiyo.sebanyak 8 anak dengan usia maksimal 12 tahun hadir dalam kegiatan pembelajaran tersebut. Dalam proses belajar-mengajar, anak-anak menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan oleh Bripda Eko Prasetiyo, serta aktif berpartisipasi.Melalui kegiatan ini, terciptanya kedekatan antara Bripda Eko Prasetiyo sebagai anggota Satgas Program Si-Ipar Rasaka Cartenz dengan anak-anak didik. Hal ini diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.Program Si-Ipar ini akan dilaksanakan setiap harinya, dengan tujuan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anak-anak putus sekolah dan bukan sekolah agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan.Program Si Ipar merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah pengetahuan. Khusus untuk Provinsi Papua yang kini terdiri dari Kota Jayapura dan delapan kabupaten lainnya dengan tingkat IPM berkategori sedang. (PNO-12) 21 Mei 2023, 15:23 WIT
Temukan Indikasi Korupsi KPK Turun Langsung Monitoring Di Pemda Sorsel Papuanewsonline.com, Sorong - Tata kelola pemerintah daerah yang buruk menunjukkan lemahnya pengendalian korupsi dalam proses penyelenggaraan dan perencanaan APBD, indikasi dan potensi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, serta lemahnya peran aparat pengawas internal pemda. Hal ini disampaikan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dian Patria dalam Kegiatan Monitoring Khusus Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (19/5). Persoalan buruknya tata kelola pemerintahan Sorong Selatan (Sorsel), sebut Dian, disebabkan lemahnya manajemen ASN di Kabupaten ini. Ditambah hasil penilaian publik yang menunjukkan rentannya praktik Tindak Pidana Korupsi (TPK) dalam layanan publik dan pemerintahan. "Para pengelola daerah ini baik para pejabat maupun ASN punya persoalan integritas. Layanan publik masih berada pada posisi yang rentan dan pejabat belum patuh melaporkan harta kekayaannya. Sebagian mantan ASN, mantan pejabat atau ASN yang sudah mutasi masih menguasai kendaraan dinas," kata Dian. Akibatnya, pembangunan di Sorsel berjalan lambat. Jalanan dan infrastruktur publik dalam kondisi tidak layak, ditambah adanya bangunan pemerintah yang mangkrak. Secara sosial, indeks kemiskinan dan jumlah anak putus sekolah juga tinggi di Sorsel. "Kalau pemda Sorsel tidak segera berbenah, mungkin kegiatan pencegahan saja tidak cukup. Informasi yang masuk ke KPK juga sudah sangat banyak. Kami akan serahkan kepada teman-teman kami di penindakan atau teman-teman APH lainnya persoalan indikasi TPK di daerah ini," tegas Dian. Penguasaan Barang Milik Daerah (BMD) Pendampingan KPK dalam penertiban penguasaan Barang Milik daerah (BMD) menguak adanya sejumlah persoalan. Pejabat atau ASN setempat yang sudah dimutasi masih ada yang menguasai BMD tersebut. Dari data yang dimiliki KPK, setidaknya 19 kendaraan dinas yang dikuasai oleh pihak yang tidak semestinya. Nilai kendaraan tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp 4 Miliar. Pemda Sorsel sudah melakukan sejumlah upaya untuk mengembalikan kendaraan dinas dari para mantan pejabat, ASN, dan keluarganya. Pemda sudah menyurati secara resmi kepada pihak tersebut dan sudah meminta dilakukan pengembalian secara sukarela, namun belum juga dikembalikan. Demikian juga aset tidak bergerak berupa rumah dinas yang masih dikuasai pensiunan. Lebih lanjut, Dian juga menyampaikan bahwa jika aset tidak segera dikembalikan, maka pemda harus melaporkan kepada APH terkait perihal penggelapan aset. Sementara untuk ASN yang akan mutasi, termasuk ke Provinsi Papua Barat Daya agar tidak diberikan rekomendasi/persetujuan mutasi oleh Pemda Sorsel. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Papua Barat Daya agar tidak menerima ASN yang belum mengembalikan BMD. Dan hal ini disepakati oleh PJ. Gubernur PBD, pengembalian BMD menjadi bagian dari pakta integritas yang akan diteken oleh para calon pejabat di PBD,” jelas Dian. Pelaporan Harta Kekayaan Pejabat Dari sisi kepatuhan pelaporan Harta Kekayaan Pejabat, berdasarkan data KPK hanya 30% eksekutif yang telah melaporkan LHKPN-nya dan hanya 1 dari 20 wajib lapor legislatif Sorsel yang sudah melapor. Dalam pertemuan tersebut pun, Wakil Bupati Alfons Sesa berjanji akan memastikan semua wajib lapor menyampaikan LHKPN paling lambat akhir bulan Mei 2023. Bagi KPK, penyampaian LHKPN merupakan komitmen dari pejabat untuk bersikap transparan dan antikorupsi. LHKPN merupakan bentuk niat baik dari pejabat untuk menegakkan integritas. "Saat ini KPK mengembangkan instrumen deteksi korupsi dari LHKPN. Jangan sampai harta yang dilaporkan tidak benar. Gaya hidup tidak mencerminkan harta yang dilaporkan," pesan Dian. Lebih lanjut Dian menyampaikan bahwa dengan adanya harta yang tidak dilaporkan, semakin menunjukkan adanya indikasi untuk menyembunyikan kekayaan yang dimiliki. Jika demikian, maka besar kemungkinan ada kekayaan yang diperoleh tidak dengan cara-cara wajar atau bahkan ada indikasi pencucian uang. Hal ini bisa menjadi pintu masuk dilakukannya penelusuran TPK dan TPPU. Satgas Koordinasi Pencegahan Korupsi KPK bersama-sama dengan Inspektorat Khusus Kementerian Dalam Negeri melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Sorong Selatan. Monitoring ini dilakukan secara khusus karena dari hasil pemantauan KPK, Sorsel memiliki tata kelola pemerintahan yang buruk karena menempati peringkat kedua terbawah dari seluruh Pemda se-Indonesia (peringkat 541 dari 542 Pemda di Tahun 2022) dengan nilai 10 dari skala 100. (PNO-12) 20 Mei 2023, 19:00 WIT
Bahas Pengembangan Wisata, Pj Bupati Mappi Temui Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI Papuanewsonline.com, MAPPI - Dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si menemui Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen di Jakarta, Jumat (19/5/2023). Pj Bupati mengatakan, pertemuan ini dalam rangka membahas pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi. Sebab Mappi memiliki potensi wisata alam yang sangat indah, sehingga perlu kolaborasi dan dukungan serta saran dan masukan dari pemerintah pusat dalam pengembangan sektor wisata. “Tadi kita sudah melakukan pertemuan dengan bapak Direktur Pemasaran dan Pariwisata. Banyak sekali langkah -langkah  yang disampaikan pak Direktur guna pengembangan wisata di daerah. Setelah ini kita akan tindaklanjuti,”tegasnya. Setelah mendengar masukan dari Kemenparekraf, Pj Bupati akan mendorong semua OPD untuk terlibat aktif dalam pengembangan pariwisata. Termasuk para kepala distrik hingga kepala kampung wajib mempromosikan wisata yang ada. “Peran serta semua pihak, kolaborasi yang baik dari tingkat kampung sampai kabupaten sangat diperlukan.  Ke depannya ini akan menjadi atensi kami di Kabupaten Mappi,”tegasnya. Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen menyebutkan, pemerataan pembangunan tidak harus melalui pembangunan infrastruktur namun hal itu juga bisa dilakukan melalui pengembangan sektor pariwisata melalui kreatifitas masyarakat dengan mempromosikan wisata yang ada di kampung/desa dan kecamatan hingga di kabupaten. Dikatakan Dwi Marhen bahwa Pemda juga harus berperan dalam pengembangan sektor pariwisata sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan kampanye, Bangga Berwisata di Indonesia. Dwi menyebutkan, Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat Indonesia untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2 – 1,4 miliar pada tahun 2023 melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi, dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara pemerintah, BUMN, asosiasi dan swasta, serta menyasar kelompok masyarakat usia muda & dewasa. “Untuk itu di Kabupaten Mappi perlu disiapkan beberapa agenda agar kita bisa melakukan kunjungan kesana. Karena pariwisata ini adalah bisnis kebahagiaan,”tegasnya. Dwi menuturkan, peran serta pemerintahan dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pariwisata di daerah. Selain itu optimaliasi penggunaan media sosial (Medsos) guna mempromosikan wisata yang ada di daerah tersebut. Dwi menekankan agar dinas terkait khususnya dinas pariwisata wajib memiliki akun media sosial seperti YouTube, Instagram dan Twitter. Ini sebagai salah satu wadah untuk melakukan promosi. Dengan membuat konten video kreatif agar bisa diakses oleh masyarakat umum serta mengetahui potensi wisata diwilayah tersebut,”pungkasnya. 20 Mei 2023, 18:36 WIT
Peduli Korban Kebakaran, Kapolda Maluku Kunjungi Pengungsian Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengunjungi para pengungsi korban kebakaran yang sementara mengungsi di Pasar Gotong Royong, Kota Ambon, Jumat (19/5/2023).Selain menyapa para pengungsi, korban kebakaran di kawasan Belakang Kota, Kapolda yang didampingi Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena, dan sejumlah pejabat utama Polda Maluku, juga menyerahkan bantuan beras sebanyak 1 ton.Turut hadir dalam kunjungan tersebut yaitu Kapolresta Ambon, Dandim 1504 Ambon dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon.Kapolda saat menyapa para korban menyampaikan rasa empatinya atas musibah yang dialami warga di kawasan Pasar Gambus.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pejabat Wali Kota Ambon bersama Kapolresta Ambon dan Dandim 1504 Pulau Ambon yang sudah cepat mengambil langkah-langkah penanganan pasca kebakaran."Saat ini kami melihat secara langsung keadaan pengungsian di sini dan dikesempatan ini juga saya menyerahkan bantuan beras sebanyak satu ton, semoga dapat bermanfaat untuk semua yang ada di sini," katanya. Irjen Latif juga berharap adanya edukasi dari pemerintah kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran. Meski kejadian kebakaran saat ini berbeda dan harus menjadi perhatian bersama."Kami akan tetap melakukan proses penyelidikan terhadap kejadian ini sebab cukup banyak kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini, apalagi sampai ada korban. Olehnya itu harus dipertanggung jawabkan apa yang sudah terjadi," tegas Kapolda.Pemkot Ambon juga diharapkan dapat memperhatikan kesehatan para pengungsi, di lokasi pengungsian. "Saat ini kondisi cuaca kita cukup ekstrim juga, olehnya itu tadi saya sudah sampaikan ke pak Wali agar kesehatan para pengungsi ini dapat diperhatikan dengan baik, begitu juga bagi anak-anak yang masih sekolah agar juga diperhatikan dengan baik untuk masa depan mereka," pintanya.Ia mengungkapkan, kehadiran pihaknya bersama Pemerintah Kota Ambon, dan TNI bersama seluruh komponen lainnya sebagai wujud kepedulian negara."Ini bentuk kepedulian kita kepada saudara kita yang saat ini sedang terkena musibah dan inilah bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (PNO-12)   20 Mei 2023, 08:57 WIT
Dirjen Bina Keuda Sampaikan Arahan Mendagri Soal 10 Srategi Tangani Inflasi Papuanewsonline.com, Tabanan - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengenai 10 strategi menangani inflasi di daerah. Hal itu disampaikan Fatoni pada acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Bali Nusa Tenggara (Balinusra) di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Bali, Rabu (17/5/2023). Strategi pertama, kata Fatoni, yakni menjadikan persoalan inflasi sebagai isu prioritas dan membangun sinergi antara semua stakeholder terkait seperti saat penanganan pandemi Covid-19. "Kedua, perlunya melakukan komunikasi yang baik kepada masyarakat agar paham dan tidak panik, tetap tenang," kata Fatoni. Ketiga, lanjut Fatoni, perlu mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kemudian Keempat, mengaktifkan Satgas Pangan. Kelima, dalam penyaluran BBM subsidi diharapkan tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu. Sebab, masyarakat tidak mampu saat ini masih menjadi prioritas pemerintah pusat. "Keenam, melaksanakan gerakan hemat energi. Ketujuh, melaksanakan gerakan tanam pangan cepat panen," ujar Fatoni. Selain itu, ke depan diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah dalam penyaluran komoditas pangan hingga ke pelosok desa. "Kedelapan, melaksanakan kerja sama antardaerah yang meliputi seluruh komoditas pangan strategis," jelas Fatoni. Strategi kesembilan, perlunya mengintensifkan jaring pengaman sosial, seperti dengan memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bantuan Sosial (Bansos), anggaran desa, realokasi Dana Alokasi Umum (DAU), dan Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah pusat. "Terakhir, kesepuluh, melakukan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) provinsi masing-masing, mengumumkan angka perkembangan inflasi hingga kabupaten dan kota," lanjut Fatoni. Selain itu, lebih lanjut Fatoni menjelaskan, upaya pengendalian inflasi harus dilakukan bersama-sama baik oleh pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat dan swasta. Dia menegaskan, Kemendagri rutin melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi seminggu sekali yang dipimpin langsung oleh Mendagri. "Kita harus fokus mengendalikan inflasi agar ekonomi bisa tetap tumbuh dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai," ungkap Fatoni. Dalam kesempatan itu, Fatoni juga mengingatkan poin penting arahan Mendagri pada rapat  8 Mei lalu. Pertama, pemerintah pusat dan daerah bekerja sama dalam menekan harga yang bisa dikendalikan oleh pemerintah, seperti harga tiket transportasi, air, dan listrik. “Yang kedua, Bapak Mendagri menyampaikan bahwa setiap daerah agar berkoordinasi dengan lintas sektoral dan juga internal untuk memonitor harga dan stok bahan pokok. Terakhir, pemerintah pusat perlu terus berkoordinasi dalam rangka menjaga angka inflasi, khususnya di sektor transportasi,” pungkas Fatoni. Sebagai tambahan informasi, rapat ini mengusung tema "Sinergi Inovasi Ketahanan Pangan melalui Penguatan Kelembagaan dan Digitalisasi: Mepada Payu Antuk Bhuwana Bali Sentosa (Bersinergi Mewujudkan Bali yang Makmur)". Selain Fatoni, kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Deputi Gubernur Senior BI, Deputi II bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Badan Pangan Nasional, Wali Kota Malang, Ketua DPRD Provinsi Bali, Anggota Komisi XI DPR RI, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, Bupati Tabanan, Forkopimda Tabanan, serta Asisten Sekda Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Redaksi) 19 Mei 2023, 22:21 WIT
Polda Maluku dan Personel Prajurit Korem 151/Binaya Melaksanakan Sholat Jumat Bersama Papuanewsonline.com, Maluku – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH, M.Hum, bersama rombongan PJU Polda Maluku melaksanakan Sholat Jumat bersama personel Prajurit Korem 151/Binaiya bertempat di Masjid Salahuddin, Korem 151/Binaiya, Jumat (19/5/2023).Kegiatan Sholat Jumat bersama ini selain untuk meningkatkan iman dan takwa bagi prajurit TNI-Polri, juga dipandang perlu untuk membangun sinergitas dan memupuk Soliditas antar sesama prajurit TNI-Polri sebagai garda terdepan bangsa dalam mempertahankan keutuhan NKRI.Menurut Kapolda Maluku “Sholat Jumat bersama ini merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan sinergitas dan soliditas dikalangan TNI-POLRI dalam menjaga dan memelihara situasi dan kondisi keamanan terutama di wilayah Hukum Polda Maluku dan sekitarnya".Sholat Jumat bersama ini juga disaksikan oleh Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, SE, MM dan rombongan Pejabat Utama Kodam XVI/Patimura.Ini bukan kali pertama bagi Kapolda Maluku dalam melakukan sholat Jumat bersama TNI-POLRI, namun Kapolda selalu menyempatkan diri untuk sholat Jumat keliling di satuan-satuan TNI, dimana sebelumnya Kapolda juga melakukan sholat di Masjid Lantamal IX TNI-AL Halong-Ambon.Selesai Sholat Jumat bersama, Kapolda dan Pangdam melaksanakan ramah tamah bersama PJU Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku sambil membahas perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah Maluku. (PNO-12) 19 Mei 2023, 21:58 WIT
Tingkatkan Kompetensi SDM, Pj Bupati Mappi Teken MoU Bersama Kementrian Ketenagakerjaan RI Papuanewsonline.com, JAKARTA -  Pemerintahan Kabupaten Mappi bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menandatangani nota kesepakatan  antara dirjen Binalavotas dengan pemerintahan daerah dan mitra industri. Kegiatan penandatangan MoU tersebut dirangkaikan dalam acara penandatangan naskah perjanjian hibah daerah dalam rangka serah terima lahan dan nota kesepakatan antara dirjen Binalavotas dengan pemerintah daerah dan mitra industri yang dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauzyah, Rabu (17/5/2023). Menaker Ida dalam sambutannya mengatakan Melalui kesepakatan ini nantinya akan diselenggarakan peningkatan kompetensi dan daya saing bagi masyarakat Kabupaten Mappi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong dan Kabupaten Enrekang di BPVP Kepulauan Pangkajene. Menaker Ida menegaskan, melalui penandatangan nota kesepakatan ini agar dapat menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing di daerah.  “Sebagaimana kita telah merasakan bersama, kehadiran BPVP adalah sebagai perwakilan Pemerintah Pusat dalam melaksanakan fungsi pembinaan pelayanan pelatihan berkualitas yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah serta melakukan fungsi pembinaan dan koordinasi kepada seluruh BLK UPTD Kabupaten/Kota dan pemangku kepentingan pelatihan lainnya di tingkat Provinsi,” ungkapnya. Menaker Ida yang turut menyaksikan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Mappi dan Pemerintah Kabupaten Enrekang tentang Program Sinergi Bidang Pelatihan Vokasi di kedua Kabupaten tersebut. Mengapresiasi langkah Pemerintah daerah kedua kabupaten tersebut. “Setelah menyelesaikan pelatihan akan diberikan pendampingan peningkatan literasi maupun bantuan peralatan dan permodalan, agar para lulusan pelatihan dapat segera mendirikan usaha mandiri dan diharapkan turut menciptakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Melalui program ini akan dilatih sebanyak 860 orang yang akan dibagi menjadi masing-masing sebanyak 380 orang di Kabupaten Mappi, dan 480 orang di Kabupaten Enrekang," jelas Menaker Ida. Dalam kesempatan tersebut Menaker, Ida Fauziyah, juga mengapresiasi atas pemberian lahan untuk kepentingan peningkatan SDM dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Morowali Utara. Acara tersebut turut juga dilakukannya melakukan nota kesepahaman bersama dengan mitra industri yang memiliki kepedulian atas peningkatan SDM. Sementara itu Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.,STP, M,Si menyebutkan, penandatangan nota kesempatan antara Dirjen Binalavotas Kementerian Ketenagaankerjaan RI bersama Pemerintah Kabupaten Mappi tentang program sinergi bidang pelatihan Vokasi  untuk mendorong SDM anak -anak asli Mappi agar terciptanya SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Kata Pj Bupati Mappi, bahkan saat ini sebanyak 42 orang anak -anak Mappi sudah siap untuk mengikuti pelatihan. Pelaksanaan pelatihan dibagi yakni diantaranya, 10 orang akan dikirim ke Sorong untuk mengikuti pelatihan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) sorong dengan sepuluh paket pelatihan. Sementara sisanya sebanyak 32 orang akan mengikuti pelatihan di Mappi dengan pembagian 16 orang mengikuti pelatihan Mebel dan 16 orang mengikuti pelatihan menjahit. Pj Bupati menerangkan, penandantangan MoU ini guna memberikan kesempatan kepada anak -anak Mappi untuk melakukan vokasi, pelatihan Mebel serta memberikan pelatihan menjahit kepada masyarakat Mappi.  Diharapkan melalui program ini mereka bisa mendapatkan keterampailan dan Pemerintah daerah terus mempersiapkan SDM melalui pelatihan agar mereka bisa membuka lapangan kerja. Pelatihan kepada SDM Mappi akan dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat Pemda akan ada 43 orang yang akan mengikuti pelatihan. “Untuk kita di Kabupaten Mappi setelah penandatangan kesepakatan ini 42 peserta yang sudah kita siapkan akan mulai melakukan pelatihan,"terangnya. Pj Bupati Mappi hadiri dalam kegiatan tersebut didampingi, Anna Maria Theresia, Plt. Kepala dinas perindustrian dan tenaga kerja kabupaten Mappi, Stefanus Mangin, ST, Kepala Bidang Perindustrian, Yakobus Kondomo, Kepala Bidang Kerenagakerjaan. (Redaksi) 19 Mei 2023, 19:20 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT