logo-website
Sabtu, 28 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
SLOG Polri Kirimkan Bantuan Kemanusian Untuk Masyarakat Aceh Papuanewsonline.com, Jakarta – Polri kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Aceh yang masih terdampak bencana. Paket bantuan dalam jumlah besar tersebut diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 190, pukul 16.35 – 19.00 WIB, tujuan Kuala Namu (KNO).Bantuan berasal dari Satuan Logistik (SLOG) Polri dan saat ini seluruh barang telah berada di RA Rawa Bokor – PT Adhia Avia Prima untuk proses booking dan loading sebelum diterbangkan.Adapun rincian barang bantuan kemanusiaan yang dikirimkan antara lain:1. Pakaian sekolah 500 pcs (5 karung)2. Tas sekolah 500 pcs (2 karung)3. Obat-obatan 800 pcs (4 koli)4. Minyak angin 300 pcs (3 koli)5. Minyak telon 300 pcs (4 koli)6. Kasur lipat 100 pcs7. Selimut 2.000 pcs (11 karung)8. Perahu karet 2 set9. Tenda pleton 10 set10. Velbed 250 pcs (62 dos + 2 eceran)11. MTP FT 30 dos12. Pemanas 65 dos13. Ponco 500 pcs (16 dos + 20 eceran)14. Makanan cepat saji 281 dos15. Lampu penerangan 20 pcs16. Aneka makanan bayi 3.000 pcs (96 dus)Karo Penmas Divhumas Polri menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan arahan langsung dari Kapolri agar kebutuhan mendesak masyarakat Aceh dapat segera dipenuhi.“Bapak Kapolri memerintahkan agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin. SLOG Polri bergerak cepat memastikan seluruh logistik bisa terangkut hari ini menuju Aceh untuk membantu masyarakat yang masih terdampak bencana,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko Beliau juga menegaskan bahwa Polri akan terus memonitor proses pengiriman hingga bantuan benar-benar tiba di lokasi.“Polri memastikan setiap bantuan yang dikirimkan tepat guna dan tepat sasaran. Prinsipnya, semua kebutuhan masyarakat harus terpenuhi tanpa hambatan,” tambahnya.Dengan proses ini, Polri berharap dukungan logistik dapat segera memperkuat penanganan bencana dan membantu meringankan beban masyarakat Aceh. PNO-12 02 Des 2025, 19:43 WIT
Bangun Jembatan Darurat di Tapteng, Polda Sumut Pulihkan Akses Warga dan Jalinsum Papuanewsonline.com, Tapanuli Tengah -Polda Sumatera Utara bergerak cepat memulihkan akses transportasi vital yang terputus akibat bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejak pagi, sejumlah satuan dari Polda Sumut yakni Karo Log, Direktorat Polairud, Direktorat Siber, serta personel Brimob dan Polairud bersama jajaran Polres Tapteng bergotong royong membangun jembatan darurat penyambung dengan peralatan seadanya.Jembatan yang dikerjakan secara kolaboratif ini merupakan akses penting yang menghubungkan Pandan dengan Kalangan, sekaligus menjadi ruas vital pada Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Tapteng–Sidempuan. Kerusakan akses tersebut sempat menghambat mobilitas warga, distribusi bantuan, hingga arus logistik.Meski bekerja dengan kondisi terbatas dan medan yang cukup berat, tim gabungan terus melakukan upaya percepatan agar jalur darurat dapat segera digunakan masyarakat dan kendaraan darurat yang membawa bantuan.Kabid Humas Polda Sumut menegaskan bahwa langkah cepat semua unsur yang diterjunkan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membantu percepatan penanganan bencana.“Polda Sumut tidak membiarkan masyarakat terisolasi. Hari ini, berbagai satuan kami turun langsung membangun jembatan darurat agar Pandan dan Kalangan kembali terhubung. Ini juga demi memulihkan mobilitas di Jalinsum yang merupakan jalur strategis pergerakan logistik,” ujar Kabid Humas Polda Sumut.Beliau menambahkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada masyarakat.“Dengan peralatan seadanya, personel bekerja keras demi kepentingan warga. Ini adalah bentuk nyata aksi kemanusiaan Polri. Polda Sumut akan terus berada di lapangan sampai akses benar-benar pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan aman,” lanjutnya.Polda Sumut memastikan bahwa setelah jembatan darurat ini selesai, distribusi bantuan dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal secara bertahap. PNO-12 02 Des 2025, 19:31 WIT
Polda Sumut Kerahkan Unit K9 Percepat Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Tapteng–Sibolga Papuanewsonline.com, Medan – Upaya pencarian korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera Utara terus diperkuat. Polda Sumatera Utara mengerahkan unit K9 atau anjing pelacak terlatih untuk membantu proses penyisiran di sejumlah titik terdampak, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga yang merupakan lokasi dengan dampak terparah.Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengerahan K9 ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pencarian di area-area yang sulit ditembus oleh tim SAR konvensional. Unit K9 tersebut didatangkan sebagai perbantuan dari Mabes Polri, lengkap dengan handler profesional dan peralatan pendukung.“Tim K9 ini diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor,” ujar Kapolda Whisnu, Senin (1/12/25).Menurutnya, anjing pelacak memiliki kemampuan deteksi yang sangat tinggi, terutama dalam mengidentifikasi keberadaan manusia di bawah tumpukan lumpur, reruntuhan material, atau area yang tidak dapat diakses kendaraan maupun alat berat. Karena itu, kehadiran unsur K9 menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat proses pencarian.Kapolda Sumut menegaskan bahwa seluruh personel handler dan anjing pelacak yang diterjunkan berada dalam kondisi optimal dan telah dilengkapi perlengkapan khusus untuk operasi di medan bencana. Polda Sumut juga memastikan dukungan logistik, komunikasi, serta koordinasi lintas instansi berjalan maksimal.“Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, dan kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9,” tegasnya.Selain unit K9, Polda Sumut bersama Basarnas, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah terus mengintensifkan pencarian melalui penyisiran darat, pengerahan alat berat, serta pemetaan ulang titik-titik yang berpotensi masih terdapat korban tertimbun. Kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri, namun sinergi antarinstansi disebut tetap solid.Kapolda Whisnu menambahkan bahwa operasi pencarian akan dilaksanakan tanpa henti hingga seluruh warga yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun tidak.Dengan dukungan tambahan kekuatan K9 ini, Polda Sumut berharap proses pencarian dapat berjalan lebih efektif dan memberikan jawaban bagi keluarga yang masih menunggu kabar anggota keluarganya. PNO-12 02 Des 2025, 19:04 WIT
Kapolri Bagikan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Lhokseumawe Papuanewsonline.com, Lhokseumawe – Kapolri kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan penanganan bencana dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diterbangkan menggunakan Pesawat Poludara CN 295/P-4501 dan langsung diarahkan untuk mendukung kebutuhan warga serta petugas yang bekerja di lapangan.Dalam penyalurannya, Astamaops Kapolri, Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, hadir mewakili Kapolri untuk menyerahkan langsung bantuan tersebut di lokasi terdampak. Selain menyerahkan bantuan, Astamaops Kapolri juga melaksanakan giat memberikan support moril kepada seluruh anggota Polri dan petugas gabungan yang terus berjibaku menanggulangi bencana alam di wilayah tersebut.Adapun bantuan dari Kapolri yang disampaikan melalui Astamaops Kapolri meliputi:1. Perahu karet 1 unit2. Mesin Yamaha 1 unit3. Alas perahu 1 unit4. Power station 2 unit5. Solar panel 4 unit6. MPT-FT 20 dus7. Pemanas MTP 10 dus8. Makanan siap saji 27 dus9. Tenda 1 unitDalam kesempatan tersebut, Astamaops Kapolri Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk perhatian langsung dari Kapolri terhadap kondisi masyarakat di Aceh.“Bapak Kapolri memerintahkan kami untuk memastikan bantuan ini tiba tepat waktu dan langsung diterima masyarakat yang membutuhkan. Polri hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi warga yang terdampak bencana, sekaligus memastikan seluruh personel yang bertugas tetap bersemangat menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya, Selasa (2/12).Ia juga menegaskan bahwa Kapolri memberikan instruksi agar proses penanganan bencana dilakukan dengan cepat, humanis, dan terkoordinasi.“Pesan Bapak Kapolri sangat jelas: pastikan masyarakat mendapatkan bantuan, pastikan petugas tetap kuat, dan pastikan Polri selalu berada di garis terdepan untuk membantu negara dalam situasi darurat,” tambahnya.Dengan dukungan logistik dan penguatan personel dari Kapolri ini, diharapkan penanganan bencana di Lhokseumawe dapat berjalan lebih optimal serta mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak. PNO-12 02 Des 2025, 18:50 WIT
Respon Cepat Tangani Bencana Alam, Kapolda Aceh Terobos Banjir dan Lumpur demi Tiba di Tamiang Papuanewsonline.com, Kuala Simpang - Ketika banjir bandang dan luapan sungai menenggelamkan hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya strategis, tetapi juga sangat humanis. Didampingi Pejabat Utama Polda Aceh, beliau menempuh perjalanan darat selama lima hari penuh, melewati jalur yang terputus, terendam air, tertutup lumpur pekat, serta di sejumlah titik harus menyeberang dengan perahu karena jalan raya berubah total menjadi sungai berarus deras.Sebuah perjalanan ekstrem yang secara teknis hampir mustahil ditempuh, tetapi dilaksanakan demi satu tujuan utama: menjamin penanganan bencana berjalan cepat, menyeluruh, dan menyentuh seluruh warga terdampak, sekaligus memastikan kondisi personel, markas komando, serta layanan Kepolisian di tengah bencana.Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan misi kemanusiaan berisiko tinggi. Di sejumlah lokasi, rombongan harus memasuki jalur yang telah berubah menjadi sungai lumpur dengan ancaman longsor dan arus deras yang setiap saat dapat mengancam nyawa.“Saya harus tiba di Tamiang. Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi musibah ini. Dan mengecek langsung kondisi Mako serta memastikan Kesiapan Personil dalam penanganan dilakukan cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegas Irjen Marzuki penuh ketegasan dan empati.Setibanya di lokasi, Kapolda langsung mengeluarkan instruksi darurat kepada seluruh jajaran. Ia memerintahkan percepatan evakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya. Pendataan korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan logistik mendesak juga diperintahkan untuk dipercepat agar bantuan dapat disalurkan tanpa hambatan birokratis maupun kendala lapangan.“Banjir ini bukan hanya menguji ketahanan infrastruktur, tetapi juga mengguncang solidaritas kemanusiaan kita. Setiap warga harus mendapatkan perlindungan. Setiap keluarga harus tersentuh bantuan. Tidak boleh ada satu pun yang terabaikan,” ujarnya, didampingi Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.Dari hasil peninjauan langsung, Kapolda menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Sebanyak 90 persen wilayah Aceh Tamiang terendam, aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total, dan bahkan kantor pemerintahan, Kodim, serta Polres ikut terdampak.Melihat skala bencana yang bersifat ekstrem dan meluas, Kapolda Aceh segera mengajukan bantuan tambahan kepada Mabes Polri, termasuk pengerahan pasukan recovery serta permintaan helikopter angkut untuk mempercepat distribusi logistik terutama makanan dan obat-obatann ke kawasan-kawasan yang terisolir dan tidak dapat ditembus jalur darat.“Seluruh aktivitas ekonomi berhenti. Tidak ada pedagang, tidak ada pelayanan kebutuhan dasar, dan banyak wilayah benar-benar terputus. Kita membutuhkan dukungan pusat agar penanganan bencana ini dapat dilakukan secepat mungkin. Fokus kita satu: menyelamatkan masyarakat,” tegasnya.Kapolda Aceh menegaskan bahwa Polri akan berdiri di garda terdepan, bersinergi penuh dengan pemerintah daerah dan TNI, untuk memastikan Aceh Tamiang segera bangkit dari bencana besar ini. PNO-12 02 Des 2025, 18:34 WIT
Gelar Rakernis Perencanaan 2025: Polda Maluku: Perkuat Strategi Kamtibmas di Era Teknologi Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku melalui Biro Perencanaan (Biro Rena) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun Anggaran 2025 di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Tantui, Ambon, Selasa (2/12). Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas perencanaan Polri demi mendukung kinerja pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tengah dinamika teknologi dan kebutuhan publik yang terus berkembang.Rakernis dibuka langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kepala Biro Perencanaan Polda Maluku, ditandai pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Hadir pula para pejabat utama Polda Maluku, Kapolres jajaran, Kabag Perencanaan Polres, Kasubag Perencanaan dan Administrasi satker Polda, serta para operator perencanaan.Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lintas instansi, yakni Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Maluku, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Provinsi Maluku, serta perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Maluku, yang memberikan perspektif komprehensif terkait tata kelola anggaran, pembangunan wilayah, dan kualitas pelayanan publik.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa fungsi perencanaan merupakan fondasi utama keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian.“Perencanaan Polri harus kuat dalam mendukung pemeliharaan Kamtibmas. Tanpa perencanaan yang baik, tugas kepolisian ke depan tidak akan berjalan maksimal. Masyarakat membutuhkan kehadiran Polri yang prima, apalagi di era kemajuan teknologi saat ini,” ujar Kapolda.Ia juga menekankan perubahan ekspektasi publik terhadap institusi Polri.“Dulu ketika kita tersenyum saja masyarakat sudah senang. Sekarang masyarakat bilang: jangan hanya senyum, tapi mana kerja dan pengabdian Bapak. Ini berarti kita harus menjawab tantangan ini melalui kinerja nyata dan perencanaan yang tepat,” pesannya.Kapolda meminta seluruh jajaran fungsi perencanaan untuk responsif membaca perubahan zaman, mengantisipasi tantangan, dan menyusun strategi yang adaptif agar Polri tetap maksimal dalam menjaga Kamtibmas dan menegakkan hukum.Di sela kegiatan, Polda Maluku menerima Piagam Penghargaan sebagai peringkat kedua lembaga dengan kinerja penyerapan anggaran terbesar di wilayah Maluku. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kakanwil DJPB Provinsi Maluku kepada Kapolda Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto.Sebagai bentuk apresiasi internal, Kapolda turut menyerahkan piagam penghargaan kepada satker Polda dan Polres jajaran yang dinilai berprestasi dalam bidang perencanaan, sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas manajemen anggaran di lingkungan kepolisian.Rakernis Perencanaan dan Anggaran Tahun Anggaran 2025 ini digelar sebagai upaya memperkuat implementasi Pedoman Kerja Polda Maluku serta mendukung keberlanjutan Program Presisi Polri. Biro Rena memastikan kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi, sinkronisasi, dan penguatan kapasitas bagi seluruh pengelola perencanaan dan anggaran di tingkat Polda maupun Polres.Rakernis yang diselenggarakan Polda Maluku ini menunjukkan keseriusan institusi Polri dalam memperkuat tata kelola anggaran dan perencanaan strategis di era digital. Penegasan Kapolda Maluku mencerminkan perubahan paradigma pelayanan publik: dari sekadar kehadiran simbolik menuju kinerja terukur, adaptif, dan berbasis data.Pengakuan dari DJPB terhadap kinerja serapan anggaran Polda Maluku menjadi indikator bahwa tata kelola pemerintahan berbasis akuntabilitas semakin menguat di tubuh Polri. Namun, tantangan ke depan tetap besar, terutama dalam menyelaraskan percepatan layanan publik dengan peningkatan kepercayaan masyarakat.Rakernis diharapkan bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga ruang evaluasi implementatif agar setiap satker mampu merumuskan strategi berbasis kebutuhan riil lapangan serta memperkuat pelayanan publik yang presisi, transparan, dan berorientasi pada masyarakat. PNO-12 02 Des 2025, 18:14 WIT
Peringati HUT ke-75 Polairud, Kapolda Maluku Tekankan Jaga Keamanan Wilayah Kepulauan Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memimpin langsung kegiatan Doa Bersama dan Syukuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Polairud.Kegiatan yang berlangsung di Mako Ditpolairud Polda Maluku, Senin (1/12/2025) ini, Kapolda menekankan pentingnya peran Polairud Polda Maluku dalam menjaga keamanan di wilayah Kepulauan.Doa bersama dan syukuran berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, yang diikuti oleh seluruh jajaran Ditpolairud, para Kasat Polairud Polres jajaran, pilot dan kru Pesawat Beechcraft 1900D Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, serta tokoh agama dan para tamu undangan.Syukuran HUT Polairud dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus momentum evaluasi atas perjalanan panjang fungsi Kepolisian Perairan dan Udara, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah pesisir dan laut Maluku yang memiliki karakteristik unik sebagai provinsi kepulauan terbesar kedua di Indonesia.Dalam arahannya, Kapolda Maluku menegaskan nilai historis kehadiran Polairud dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pembentukan Kepolisian Perairan pada 1 Desember 1950, kata Kapolda, tidak terlepas dari perjalanan bangsa pasca proklamasi.“Setelah Indonesia menyatakan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, perjuangan belum selesai. Belanda datang kembali membonceng NICA untuk berusaha menguasai wilayah kita. Setelah situasi berangsur terkendali pada 1949, lahirlah kebutuhan untuk membangun sistem keamanan yang sesuai karakter negara kepulauan. Dari sinilah Polair dibentuk,” ungkap Kapolda.Irjen Dadang, menambahkan, sejak awal, Polair hadir sebagai unsur polisi berseragam yang memiliki mandat khusus menjaga perairan, termasuk melakukan fungsi penyidikan di wilayah laut. Polair dan kepolisian udara kemudian mengalami perubahan struktur hingga berada di bawah Korpolairud Baharkam Polri seperti saat ini.Kapolda secara tegas menyoroti konteks geografis Maluku yang membuat peran Ditpolairud tidak dapat digantikan oleh satuan lain.“Wilayah Maluku ini 93 persen adalah lautan dan hanya 7 persen daratan. Karena itu Polairud memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.Ia menjelaskan, aktivitas masyarakat Maluku sangat bergantung pada laut. mulai dari perikanan, pelayaran antar-pulau, perdagangan, hingga sektor pariwisata yang berkembang pesat seperti di Banda Neira dan Pantai Ora.“Setiap hari ribuan kapal melintas di wilayah perairan kita. Kekayaan laut Maluku menjadi magnet bagi kapal-kapal dari wilayah lain, baik dari kawasan tengah, barat, hingga dekat Papua. Ini membuat pengawasan Polairud menjadi krusial agar aktivitas berjalan aman, tertib, dan bebas tindak pidana,” jelas Kapolda.Kapolda juga menekankan bahwa beberapa kasus penting pernah ditangani Ditpolairud, termasuk temuan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di kapal asing hingga operasi penyelamatan kecelakaan laut.Ia menekankan tiga fokus utama yang harus menjadi pedoman Ditpolairud dalam meningkatkan kualitas pelayanan di wilayah perairan. Di antaranya pertama, menjamin keselamatan transportasi laut.Kapolda meminta Ditpolairud memperluas kerja sama dengan stakeholder untuk memastikan standar keselamatan.“Walaupun bukan pemberi izin transportasi air, Polair wajib menginformasikan temuan lapangan dan memberikan peringatan agar kecelakaan dapat dicegah. Tanggung jawab moral kita adalah memastikan masyarakat merasa aman naik kapal,” tegasnya.Kedua, Penanganan Cepat Orang Hilang dan Kecelakaan Laut. Kapolda menekankan pentingnya konsep golden time. “Kita harus cepat mengetahui kejadian, cepat menerima laporan, dan cepat bergerak. Beberapa kasus orang hilang, kapal terbakar, hingga awak hilang harus menjadi pelajaran. Koordinasi dengan Basarnas dan pihak lainnya wajib diperkuat,” ujarnya.Ketiga, Mencegah Potensi Konflik Antarwilayah. Ia mengingatkan bahwa perairan juga rentan terhadap konflik antarkelompok. “Memang Polair tidak selalu bersentuhan langsung dengan konflik darat, tetapi ketika eskalasi meningkat, personel Polair harus siap menjadi kekuatan penambah,” tutur Kapolda.Kapolda tidak menutup mata terhadap terbatasnya jumlah kapal yang dimiliki Ditpolairud. Saat ini terdapat 18 kapal serta kapal kecil di sejumlah wilayah yang harus mengcover perairan luas.“Medan laut Maluku tidak mudah, gelombang besar dan kondisi cuaca yang cepat berubah. Namun kita tidak boleh kalah oleh keterbatasan. Kita harus memperkuat kerja sama dengan TNI AL, Bakamla, Basarnas, KKP, dan seluruh institusi maritim lainnya,” katanya.KAPOLDA DORONG PEMBENTUKAN KOMUNITAS KEAMANAN PERAIRANKapolda juga mendorong pembentukan Komunitas Keamanan Perairan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat yang beraktivitas di laut maupun di pelabuhan.“Banyak ekosistem maritim di pelabuhan yang harus kita pahami satu per satu. Komunitas ini akan membantu percepatan informasi dan penguatan keamanan perairan,” ujarnya.Mengakhiri sambutan, Kapolda menegaskan bahwa inti tugas Kepolisian, termasuk Polairud, adalah pelayanan manusiawi dan perlindungan publik.“Polisi itu tugasnya menolong, membantu, dan melindungi masyarakat. Kita hadir untuk memberikan rasa aman. Jika ada yang melanggar hukum barulah kita tindak. Saya berharap moralitas dan semangat pengabdian terus dijaga,” tutur Kapolda sembari menyampaikan “Selamat HUT Polairud ke-75. Teruslah berkarya dan mengabdi kepada bangsa dan negara. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi setiap langkah dan tugas kita,” pungkasnya. PNO-12 02 Des 2025, 17:49 WIT
Terima Audiensi KNPI, Kapolda Maluku Bahas Peran Pemuda dalam membangun Kohesi Sosial Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima audiensi dari Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku.Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Maluku pada Senin (1/12/2025) ini selain sebagai ajang silaturahmi, namun juga menjadi ruang dialog strategis membahas dinamika kepemudaan, pola konflik di Maluku, serta upaya memperkuat kolaborasi antara Polri dan pemuda dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.Dalam pertemuan itu Kapolda didampingi Direktur Intelkam, Direktur Reskrimum, Kabid Propam, dan Kabid Humas Polda Maluku. Sementara dari KNPI Maluku hadir Ketua DPD KNPI Maluku Arman Kalean Lessy beserta jajaran pengurus.Arman Kalean Lessy pada pertemuan itu memberikan apresiasi atas waktu yang diberikan Kapolda Maluku. Ia juga menyampaikan keprihatinan terkait meningkatnya eskalasi konflik yang melibatkan anak muda di beberapa wilayah. Menurutnya, pemuda memerlukan ruang binaan yang tepat dan terarah. Kegiatan-kegiatan pemuda yang bersifat sporadis tanpa melihat akar sosial justru kerap memunculkan friksi baru. Ia juga menyinggung merosotnya otoritas simbol budaya lokal seperti raja-raja adat yang kerap diposisikan hanya sebagai pemadam kebakaran reaktif.KNPI mengusulkan perlunya komisi antisipasi konflik yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, tokoh adat, serta pemuda. Ia juga menyoroti pergeseran pemberitaan media massa yang tidak jarang menonjolkan sudut pandang kelompok tertentu sehingga rentan menciptakan bias informasi. Menurutnya, Bhabinkamtibmas perlu mendapatkan pembekalan berbasis akademik dan budaya agar pendekatannya lebih tepat sasaran.KNPI menegaskan kesiapan bergandengan tangan dengan Polda Maluku dalam kapasitas sebagai Listen Officer, yaitu pelapor dini dinamika sosial di akar rumput yang dapat membantu deteksi dan pencegahan konflik.Menanggapi hal itu, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan terima kasih atas kritik, masukan, dan analisis konstruktif dari KNPI. Ia menegaskan, dari sisi statistik, gangguan Kamtibmas di Maluku sebenarnya menurun, dan Polri terus menekan angka kejadian melalui patroli serta langkah preemtif lainnya. Namun Kapolda menekankan bahwa upaya itu belum menyentuh akar utama permasalahan.Menurut Kapolda, konflik di Maluku sering kali membesar bukan karena skala tindak pidana, tetapi karena identitas kelompok dilekatkan pada pelaku. Tindak kriminal yang dilakukan individu sering dipersepsikan sebagai tindakan kelompok tertentu, sehingga memicu sentimen balas dendam. Identitas kelompok, baik berbasis lokasi, marga, maupun komunitas, menjadi faktor yang memperkuat gesekan horizontal.Dalam konteks penegakan hukum, Polri, jelas Kapolda, bekerja berdasarkan alat bukti, sehingga tidak bisa melakukan penangkapan tanpa dasar yang kuat. Ketidaksabaran publik dan dorongan untuk main hakim sendiri sering memperburuk masalah. Jalan keluarnya adalah membangun kohesivitas sosial berbasis edukasi, khususnya di lingkungan pemuda dan sekolah.Kapolda juga memaparkan tentang program Baileo Emarina atau Rumah Damai yang diinisiasi Polda Maluku. Program ini dirancang untuk mempertemukan kelompok-kelompok masyarakat yang rawan bersinggungan dalam sebuah ruang dialog budaya."Di Baileo Emarina, permasalahan individu tidak boleh dibawa ke ranah identitas kelompok. Sebaliknya, masing-masing pihak duduk berdampingan untuk mencari solusi, membangun kepercayaan, dan menghidupkan kembali nilai orang basudara dan pela gandong nilai fundamental dalam membangun kedamaian Maluku," jelas Kapolda.Penyelesaian konflik, lanjut Kapolda, tidak cukup dilakukan oleh aparat keamanan saja. Diperlukan keterlibatan aktif pemuda, tokoh adat, tokoh agama, dan pendidik untuk membangun kohesivitas sejak dini.Kapolda juga mengingatkan pentingnya melapor kepada pihak Kepolisian maupun RT/RW jika ada kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan gesekan. "Jika konflik berbasis kekerasan dapat ditekan, Maluku akan menjadi salah satu wilayah teraman di Indonesia," harapnya.Pada kesempatan itu, Kapolda memberikan apresiasi atas keberagaman latar belakang para pemuda dalam KNPI. “Keberagaman ini bisa menjadi jembatan untuk membentuk pemuda Maluku yang cinta damai dan menjadi masa depan daerah,” ujarnya. PNO-12 02 Des 2025, 17:38 WIT
Operasi Distribusi Logistik Terus Dilakukan Polri Melalui Jalur Udara dan Laut Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri mengerahkan kekuatan besar dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui operasi udara dan laut secara terintegrasi. Armada yang diterjunkan terdiri dari 3 pesawat angkut logistik, 5 helikopter, dan 9 kapal patroli Polair, seluruhnya telah memasuki rute operasi bantuan kemanusiaan untuk memastikan suplai logistik tiba lebih cepat terutama di daerah terisolir pascabencana. Langkah ini menjadi bukti percepatan pemulihan dan jaminan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat tidak tertunda.Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa percepatan pendistribusian bantuan dilakukan dengan mengutamakan jalur udara.“Saat ini Polri mengerahkan pesawat dan helikopter untuk memastikan bantuan segera tiba di lokasi terdampak. Akses darat di banyak titik masih terputus, sehingga percepatan melalui udara menjadi kunci agar masyarakat dapat segera menerima logistik,” ujarnya.Lebih lanjut disampaikan bahwa operasional penerbangan telah menjangkau wilayah terdampak sejak beberapa hari lalu secara bertahap.“Sejak tiga hari terakhir helikopter telah melakukan airdrop bahan pokok di beberapa titik Tapanuli dan wilayah terisolir lainnya. Fokus kami adalah memastikan suplai tidak berhenti dan kebutuhan dasar masyarakat terjamin,” jelas Trunoyudo.Operasi Helikopter – Fokus Wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar (5 Unit) 1. AW169/P-3303 – PIC AKBP Dian Didik, 4 crew – rute distribusi logistik Aceh 2. Dauphin AS365 N3/P-3103 – PIC AKP Asep Saepudin, 4 crew – rute bantuan ke wilayah Sumbar 3. NBO-105/P-1112 – PIC AKP Doni, 4 crew – mobilisasi bantuan udara Sumut 4. Bell 429/P-3203 – PIC Kompol Ali Hasbi, 4 crew – pengiriman bantuan cepat dan evakuasi 5. Bell 412EP/P-3002 – PIC Kompol Asran Koto, 5 crew – operasi inspeksi dan distribusi terpadu9 Kapal Polair – Sumber Suplai Logistik dari Jalur Laut • KP Wisanggeni–8005 (A2) – 75 m, 29 ABK, 2 RIB → rute Aceh (labuh: CT-1 BPKS Sabang) • KP Antareja–7007 (A3) – 48,69 m, 23 ABK, 1 perahu karet → rute Sumut–Sumbar (Pelabuhan Perikanan Sibolga) • KP Anis Kembang–4001 (B3) – 28,5 m, 17 ABK, 1 perahu karet → rute Sumut (Pelindo Belawan) • KP Lory–3018 (C1) – 22,72 m, 11 ABK + perahu karet → rute Sumut (Dermaga Panton Bagan Asahan) • Dukungan tambahan oleh kapal Polda Kepri dan Polda Riau memperkuat jalur suplai dari sisi pantai.3 Pesawat Udara untuk Akselerasi Bantuan • CN295/P-4501 – PIC Kompol Rahman A (7 crew) → logistik Aceh–Sumbar • Fokker 27 MK50/P-4401 – PIC AKBP Stefanus (7 crew) → logistik Jambi–Sumut • Boeing 737-800NG/P-7301 – PIC AKBP Troy Adam (19 crew) → dukungan giat koordinasi penanganan di SumutMobilisasi besar dengan total 3 pesawat, 5 helikopter, dan 9 kapal ini memastikan jalur suplai logistik tidak berhenti, wilayah terisolir dapat kembali terbuka, dan operasi tanggap darurat berlangsung lebih cepat serta tepat sasaran. Polri memastikan pengiriman bantuan akan terus berlangsung sampai kebutuhan kritis masyarakat terpenuhi. PNO-12 02 Des 2025, 12:36 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT