Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Tebar Kebahagian, Satgas Yonif 122/TS Berbagi Kasih Di SD Perbatasan
Papuanewsonline.com, Keerom - Personel satgas pamtas RI-PNG Yonif 122/TS pos waris, kembali mendatangi SD YPPK kenandega waris guna memberikan Kitab Alkitab berserta snack kepada guru dan anak-anak sekolah dasar yang berada di kampung Banda, distrik waris, kabupaten keerom, Papua (31-07-2024). Danpos Waris Letda inf Hasan Basri Sipahutar menuturkan bahwa berbagai macam cara dilakukan satgas guna memberikan sisi positif yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat khususnya kepada anak-anak sekolah dasar sebagai generasi Bangsa kedepannya, dalam kesempatan tersebut kami personil pos waris memberikan Alkitab secara simbolis kepada guru Agama SD YPPK Kenandega Waris ibu Agustina Amo. Disamping itu, kami juga memberikan bingkisan snack kepada anak-anak sekolah, harapanya anak-anak akan semangat dan semakin giat belajar dalam menutut ilmu sehingga mereka dapat meraih cita-citanya dimasa yang akan datang.Seperti penyampaian Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/TS menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat serta memberikan bantuan terhadap masyarakat perbatasan yang membutuhkan bantuan personil Pos.Sementara itu ibu Agustina amo selaku guru sekolah SD YPPK kenandega waris mengucapkan terima kasih banyak kepada anggota TNI satgas yonif/122 TS yang telah memberikan alkitab berserta snack kepada anak-anak sekolah, semoga abang-abang TNI selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan tugas di perbatasan Papua. (PNO-12)
31 Jul 2024, 13:00 WIT
Dansat Brimob Polda Papua Pimpin Upacara Pembukaan Pembinaan & Pelatihan Kemampuan Dasar Brimob
Papuanewsonline.com, Jayapura – Komandan Satuan Brimob Polda Papua Kombes Pol. John H. S Sitanggang, S.I.K., M.Han memimpin Upacara Pembukaan Pembinaan dan Pelatihan Kemampuan Dasar Brimob bagi Bintara & Tamtama Remaja Satbrimob Polda Papua tahun 2024 di Lapangan Sat Brimob Polda Papua, Kotaraja, Senin (29/07/2024).Sebanyak 71 Personil Bintara dan Tamtama Remaja yang akan mengikuti pembinaan dan pelatihan tersebut, yakni 21 Bintara Remaja Lulusan SPN Jayapura, 30 Bintara Remaja Lulusan Pusdik Brimob Watukosek dan 20 Tamtama Remaja Lulusan Pusdik Brimob Watukosek.Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Papua berpesan kepada para Bintara dan Tamtama Remaja agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik.“Saya berharap agar para peserta latihan dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik, karena kegiatan latihan ini dapat mengukur kemampuan teknis dan taktis bagi masing-masing individu maupun dalam ikatan satuan dalam penerapan pelaksanaan tugasnya, serta melatih dan menciptakan saling pengertian dalam pola pikir, pola tindak dan pola sikap,” ucap Dansat Brimob Polda Papua.Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa, Polri khususnya Brimob adalah institusi yang mengedepankan disiplin, hirarki, loyalitas dan terpercaya. “Secara umum, Polri bertransformasi menjadi Polri yang presisi transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan,” tuturnya.Menutup arahannya, ia juga berpesan agar selama latihan jangan takut berbuat kesalahan dan itu hal yang wajar dalam pelatihan namun jangan dalam kesalahan yang sama. “Tanyakan kembali bagaimana yang seharusnya, selanjutnya lakukan perbaikan-perbaikan secara terus menerus sehingga dengan sendirinya akan memperoleh peningkatan kemampuan dan hasil yang lebih baik,” pungkasnya. (PNO-12)
31 Jul 2024, 09:37 WIT
Sambil Bagikan Buku dan Alat Tulis, Satgas TNI Tanamkan Wawasan Kebangsaan Kepada Anak-Anak Bilogai
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Raider 509/Balawara Yudha Kostrad, bagian dari Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, membagikan buku dan alat tulis sambil secara kreatif menyebarluaskan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada anak-anak Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Senin (29/7/2024).Komandan Satgas Yonif 509 Kostrad, Letkol Inf Dian Dessiawan Setyadi, telah menekankan kepada para Prajurit TNI bahwa kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) secara inklusif dengan seluruh pihak di daerah tugas merupakan hal penting yang perlu dilakukan saat melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah. Berdasarkan penekanan tersebut, para Prajurit TNI yang sedang bertugas di Pos J2 di bawah pimpinan Kapten Inf Patria, menyiapkan materi Wasbang dengan tema “Generasi Emas Papua merupakan Tulang Punggung Rakyat Papua Menuju Indonesia Emas 2045”. Materi tersebut disiapkan sebagai antisipasi untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan anak-anak yang dijumpai selama pelaksanaan tugas. Lebih lanjut, para Prajurit TNI juga menyiapkan beberapa buku dan alat tulis untuk dibagikan saat interaksi dengan anak-anak.Saat beberapa anak dari Kampung Bilogai melintas di depan Pos J2, Prajurit Satgas Yonif 509 Kostrad mengajak berkomunikasi dan direspons dengan antusias oleh anak-anak tersebut. Dalam komunikasi tersebut, para Prajurit bercanda tawa dan berinteraksi dengan anak-anak, sambil menyisipkan penyampaian Wasbang yang telah disiapkan tadi. Usai penyampaian materi wasbang, para Prajurit membagikan buku dan alat tulis yang telah disiapkan kepada anak-anak tersebut dan disambut dengan sukacita oleh rombongan anak Bilogai tersebut.Terpisah, Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto usai menerima laporan pelaksanaan kegiatan, mengapresiasi inisiatif Satgas Yonif 509 Kostrad saat melakukan Komsos dan membagikan buku serta alat tulis kepada anak-anak di depan Pos J2."Hal ini merupakan wujud implementasi TNI melakukan Komsos inklusif dengan seluruh stakeholder, dalam rangka mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua," ungkapnya. (PNO-12)
30 Jul 2024, 08:35 WIT
Anak Bintara Asal Kendari Lolos Seleksi Pusat Taruni Akpol 2024
Papuanewsonline.com, Semarang – Seorang pria berkaus mengenakan peci tiba-tiba berteriak histeris sambil mengepalkan tangan di Gedung Serbaguna (GSG) Akademi Kepolisian (Akpol), Minggu (28/7/2024). Dia yang tadinya duduk paling depan sembari merekam dengan ponselnya dihadapkan ke layar besar, kemudian berlari ke bangku tengah dan memeluk beberapa orang di sana. Pria itu adalah Iskhoirum, paman dari Rifda Indriyani Basir, calon Taruni Akpol yang lolos seleksi tingkat pusat. Lolosnya Rifda, diumumkan lewat layar besar itu. Rifda adalah perwakilan dari Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).“Alhamdulillah, atas dukungan teman-teman dan ini murni betul dari awal sampai akhir,” katanya, Minggu (28/7/2024) petang. Dia berharap keponakannya itu nantinya jadi perwira Polwan yang bersemangat membangun citra Polri agar terus lebih baik. “Ini tes tahun ke dua, tahun lalu jatuh (gugur) di kesehatan tingkat daerah, ini alhamdulillah lolos sampai tingkat pusat,” lanjutnya yang saat itu langsung sujud syukur bersama keluarga. Ibunda Rifda bernama Indah Pujiati Ibrahim, seorang pekerja swasta. Mereka tinggal di Kendari, Provinsi Sultra. Dia bercerita anaknya awalnya hendak mendaftar bintara Polri. “Tapi di hari terakhir, pas malam Jumat, dikasih kesempatan mendaftar Taruni Akpol, jadi satu malam itu ubah semua (persyaratan), tapi karena kemauan anak, orangtua mendukung saja, ya alhamdulillah bisa sampai di sini, bisa sampai lolos, bisa sampai terpilih, masya Allah,” kata Indah diwawancara di luar GSG Akpol.Dia menyebut Rifda memang tahun lalu ikut seleksi, tapi tidak lolos. Saat itu umurnya masih 16 tahun. “Harapan saya sebagai ibu, mudah-mudahan Rifda bisa berbakti untuk negara, menolong banyak masyarakat,” lanjutnya yang hadir di Akpol bersama keluarga besarnya. Ayah Rifda, sebut Indah, bernama M. Basir, dia seorang polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) berdinas di Satuan Sabhara Polresta Kendari. Ayahnya tidak bisa menemani, sebab masih berdinas di sana. Pada Minggu (28/7/2024) di Akpol digelar Pengumuman Penetapan Hasil Kelulusan Akhir Seleksi Tingkat Panpus RIM Catar Akpol TA 2024. Total, mereka yang mengikuti seleksi sampai akhir berjumlah 490 catar. Mereka telah menjalani karantina selama 21 hari untuk dilakukan serangkaian proses seleksi tingkat pusat.SSDM Polri menyebut, dari 490 Catar Akpol yang mengikuti seleksi sampai akhir, hanya 325 orang yang akan dipilih, terinci 284 Catar Laki-Laki dan 41 Catar Perempuan. Proses penetapan hasil kelulusan akhir seleksi itu terlihat dilakukan di depan para catar dan orangtua serta perwakilan eksternal termasuk Kompolnas. Beberapa perwakilan catar terlihat dipanggil panitia untuk melihat langsung jumlah nilai mereka di masing-masing tahapan seleksi. (eka setiawan)Keluarga Rifda Indriyani Basir Catar Akpol asal Polda Sultra yang lolos seleksi tingkat pusat. Mereka hadir di GSG Akpol, Kota Semarang, Minggu (28/7/2024). PNO-12
29 Jul 2024, 21:06 WIT
As SDM Kapolri Tegaskan Kuota Khusus dan Rekpro di Seleksi Pusat Taruna Akpol Dihapus
Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo menegaskan kuota khusus dan rekrutmen proaktif (rekpro) dalam seleksi tingkat pusat Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 dihapus. Irjen Dedi menjelaskan penghapusan ini untuk melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol."Tahun ini tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus. Saya sampaikan dan saya tegaskan tidak ada lagi untuk tahun 2024. Semua berlaku egaliter, semua berlaku equal dan semua berlaku sederajat, sama semuanya," tegas Irjen Dedi saat memberi sambutan di Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).Hal ini ditekankan Irjen Dedi berulang kali agar para taruna, orang tua dan jajaran SSDM Polri di tingkat polda memahami."Tidak ada yang 'saya rekpro, saya harus masuk', tidak ada. Tidak ada yang 'saya kuota khusus, saya harus masuk', tidak ada. 'Saya reguler, saya harus masuk' juga tidak ada. Semua berlaku egaliter, semua berlaku sama," Irjen Dedi menekankan.Penghapusan jalur kuota khusus dan rekpro di seleksi tingkat pusat Akpol, jelas Dedi, didasari masukan berbagai pihak, salah satunya Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar."Kita terus melakukan evaluasi terhadap rekrutmen-rekrutmen yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Masukan dari Gubernur Akpol yang tiap saat berinteraksi dengan para taruna, masukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal," ujar Irjen Dedi.Dia mengatakan hanya calon taruna terbaik yang akan masuk Akpol. Hal ini menjadi sebuah keharusan, sambung mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini, karena ditemukan sejumlah kejadian taruna yang akhirnya tak bisa mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dengan baik."Kita tidak mau lagi dilakukan rekrutmen dengan friksi-friksi seperti itu. Nanti ke depannya belum ikut pendidikan di Akpol, baru ikut pendidikan integrasi sudah sakit, sudah cedera dengan proses latihan. Bahkan mohon maaf, ada yang meninggal ketika proses pelatihan. 2024 Ini harus zero accident," pungkas Irjen Dedi. (PNO-12)
29 Jul 2024, 17:03 WIT
SSDM Polri Terima 325 Catar Akpol 2024
Papuanewsonline.com, Semarang - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo mengatakan dari 490 calon taruna Akademi Kepolisian (catar Akpol) yang mengikuti seleksi di tingkat pusat sampai akhir, hanya 325 orang yang akan lulus terpilih. Sebanyak 325 catar yang lulus terpilih terdiri dari 284 calon taruna dan 41 calon taruni."Dari jumlah 490 sampai dengan tes akhir ini, tahun ini kita akan menerima 325 taruna dan taruni. Dari 325, 284 adalah taruna dan 41 adalah taruni," kata Irjen Dedi dalam sambutan saat pembukaan sidang akhir seleksi taruna Akpol tingkat pusat, Auditoriun Cendikia, Akpol, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024).Dedi mengatakan panitia melakukan perankingan dengan menggabungkan catar reguler, rekrutmen proaktif (rekpro) dan kuota. Kemudian panitia akan memilih catar dengan nilai yang paling tinggi dan sesuai kuota masing-masing polda."Yang menentukan kelulusan diri kalian sendiri, bukan orang lain. Kalian berjuang sendiri, kalian bisa mengukur kemampuan sendiri, dan kalian bisa melaporkan pada bapak dan ibu kalian. Ini hasil murni, jerih payah dan kerja keras para calon taruna dan taruni," tegas Irjen Dedi.Sebelumnya diberitakan sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dimulai pukul 15.00 WIB. Sidang dipimpin Irjen Dedi Prasetyo.Pantauan di lokasi, Auditorium Cendikia, Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/7/2024) , Irjen Dedi tampak didampingi Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto dan Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar memasuki auditorium. Ketiganya lalu duduk di muka auditorium."Rekrutmen tahun ini memang agak sedikit beda di banding tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya kita punya waktu 30 hari (proses seleksi) di tingkat pusat. Tahun ini kita hanya punya waktu 21 hari karena kegiatan di Polri padat," kata Irjen Dedi saat mengawali sambutan.Irjen Dedi lalu berterima kasih kepada seluruh panitia rekrutmen taruna Akpol baik di tingkat daerah maupun pusat karena dinilai telah bekerja keras menyelenggarakan proses seleksi yang objektif dan transparan. Ia mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap sistem seleksi."Kita selalu melakukan evaluasi terhadap terkait proses rekrutmen. Evaluasi menjadi acuan kami untuk membuat kebijakan," tutur dia.Sebelumnya diberitakan sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna dan taruni Akpol 2024 digelar hari ini. Untuk diketahui jumlah taruna dan taruni yang menjalani sidang akhir ini sebanyak 490 orang.Mereka telah menjalani karantina selama 21 hari untuk serangkaian tes dan pemeriksaan mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian. Kemudian juga uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan. (PNO-12)
29 Jul 2024, 14:57 WIT
Satgas Yonif 762/VYS melatih Dasar PBB di SMP 1 Mare
Papuanewsonline.com, Maybrat – Pembentukan karakter dan penanaman disiplin sejak dini kepada generasi muda di wilayah penugasan di sektor Papua Barat Daya dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Daya Yonif 762/VYS Pos Suswa dengan melatihkan Peraturan Baris Berbaris (PBB) Kepada siswa SMP 1 Mare, Kampung Suswa, Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 762/VYS Letkol Inf Dwi Haryanto,S.Hub.Int.,M.H.I dalam rilis tertulisnya di Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Minggu (28/07/2024)Dikatakan Dansatgas, "Pelatihan PBB kepada anak-anak SMP tersebut diberikan dipimpin Serda Herold bersama beberapa anggota Pos Suswa dan kegiatan ini selain melatihkan anak-anak materi PBB, juga mendidik mereka untuk belajar disiplin serta kekompakan dalam kelompok, karena dalam materi PBB ini mengandung nilai seni dalam menyamakan irama setiap gerakan,” ujarnya.Lebih lanjut dikatakan, keterlibatan Satgas Yonif 762/VYS melatih materi PBB bertujuan untuk memberikan motivasi sekaligus keterampilan kepada anak-anak. Melalui latihan PBB secara tidak langsung juga mengajarkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada anak sejak dini.“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental dan fisik anak-anak, sehingga kelak jika dewasa memiliki kepribadian dan sikap patriotisme serta cinta terhadap bangsanya,” tutup DansatgasSementara itu, Kepala Sekolah SMP 1 Mare, Ibu Opice Nauw (32) sangat berterima kasih kepada Satgas Yonif 762/VYS khususnya Pos Suswa yang sudah ikut serta mengajar PBB dan menanamkan disiplin siswa SMP 1 Mare.“Terima kasih kepada Bapak TNI khususnya anggota Satgas Yonif 762/VYS yang sudah menggambil bagian dalam mengajar PBB dan menanamkan disiplin bagi anak-anak di SMP 1 Mare ,” pungkasnya. (PNO-12)
28 Jul 2024, 13:10 WIT
Putri Suku Oburauw Semangat Ikuti Seleksi Akpol 2024
Papuanewsonline.com, Semarang - Analogi ‘Busur Panah’ Penyemangat Putri Suku Oburauw Ikut Seleksi Taruni Akpol Barbalin Naomi Kubewa, putri Suku Oburauw, nampak bersemangat mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024, yang digelar Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri. Lin, sapaan akrabnya, mengaku selalu ingat pesan orang tua tentang analogi ‘busur panah’.“Kebetulan saya anak pertama, Satu pesan yang sering diberikan orang tua saya kepada saya yaitu saya itu akan menjadi tolok ukur keluarga, Karena kebetulan saya anak perempuan pertama, yang paling besar, adik saya 4 orang. Papa dan mama saya bilang, ‘Kakak, kamu itu seperti kayak busur panah. Apabila kamu tepat sasaran, maka adik-adikmu yang di belakangnya itu pasti akan ikut’,” ujar Lin kepada SSDM di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (27/7/2024).Perempuan 19 tahun ini juga mengikuti seleksi taruni Akpol Tahun Anggaran 2023. Namun tahun lalu dirinya gagal melaju ke seleksi tingkat pusat karena nilai tes psikologinya kurang.Lin menjelaskan dia adalah putri daerah dari Kaimana, khususnya Suku Oburauw, yang pertama kali mengikuti tes Akpol hingga tingkat pusat. Lin menuturkan rata-rata keluarganya, khususnya yang perempuan, lebih cenderung ingin menjadi PNS.“Untuk Akpol, saya taruni satu-satunya yang sampai ke (seleksi) pusat. Kebetulan di daerah kami belum pernah ada yang ikut calon taruni Akpol, yang asli anak Kaimana saya yang pertama. Kalau keluarga saya kebanyakan mereka cita-citanya PNS,” ucap Lin.Lin menceritakan alasannya ingin menjadi polwan karena melihat kinerja dan wibawa kepolisian di Kaimana yang menurutnya berhasil menciptakan keamanan dan ketertiban, sehingga jarang sekali terjadi konflik. Kaimana yang merupakan kabupaten di Papua Barat, tambah Lin, menjadi kota yang nyaman berkat situasi yang aman.“Polisi-polisi di Kaimana telah menertibkan dan menjaga keamanan. Kebetulan orang-orang di Kaimana juga sangat taat aturan. Jadi kalau tidak pakai helm, lihat polisi, mereka langsung siap-siap pakai helm, takut ditilang gitu, jadi takut aturan. Itu yang buat saya amaze sama kota saya sendiri, karena menurut saya kota paling nyaman se-Papua Barat,” ungkap dia.“Di Kaimana juga jarang terjadi konflik karena memang anggota Polri sendiri dapat mengamankan daerah kami dengan sangat baik. Puji Tuhan. Untuk itu saya juga ingin menjadi perwira polisi yang ke depan dapat memberi kontribusi untuk kemajuan Kaimana,” lanjut Lin.Lin, yang merupakan anggota paskibraka tingkat kabupaten dan provinsi ini, ingin mengikis anggapan Papua tertinggal. Lin pun ingin menjadi contoh anak Papua yang berpikiran modern, tapi tetap mencintai dan melestarikan budaya Papua.“Biarpun kami Papua, tapi pemikiran kami harus internasioinal, tidak boleh stuck di Kabupaten. Dan berpikiran modern, tidak boleh meninggalkan apalagi melupakan dari mana asal kita. Saya bangga jadi anak Papua,” tegas Lin.Saat tahap tes Pemeriksaan Penampilan, Lin menunjukkan bakat menyanyi dengan membawakan lagu ‘Listen’ yang dipopulerkan penyanyi Amerika Serikat, Beyonce. Aksinya sempat mencuri perhatian para pejabat utama Polri dan panitia yang ada di ruang Pemeriksaan Penampilan. Lin juga menunjukkan kemampuannya menarikan tarian adat sambil bernyanyi ‘Sajojo’.“Saya mau berterima kasih kepada Tuhan, karena lewat saya sering pelayanan dan apapun itu di gereja, sering saya selalu menyanyi jadi WL (worship leader/pemimpin pujian), jadi membuat saya terbiasa tampil. Puji Tuhan sekali tadi karena sering pelayanan di gereja itu sangat membantu saya dalam menyampaikan lagu-lagu,” kata Lin.Terakhir, dia mengaku mengagumi sosok Kapolda Papua Barat Irjen Johnny Eddizon Isir. Lin berharap dia dapat mengikuti langkah Irjen Johnny. Untuk diketahui, Irjen Johnny Eddizon Isir merupakan putra asli Maybrat, Papua Barat. Dia merupakan Adhi Makayasa (lulusan terbaik) Akpol Tahun 1996.“Saya sangat terinspirasi, kemarin ditanya siapa tokoh Polri yang sangat menginspirasi mu, saya bilang Bapak Kapolda saya sendiri. Tidak (kenal), tapi saya baca-baca tulisan tentang beliau di internet toh, jaga-jaga kalau ditanya (saat seleksi Akpol),” pungkas Lin. (PNO-12)
28 Jul 2024, 12:53 WIT
66 Calon Taruni Pamer Bakat di Tes Pemeriksaan Penampilan Akpol
Papuanewsonline.com, Semarang - Sebanyak 66 calon taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2024 menjalani tes Pemeriksaan Penampilan (Rikpil) hari ini. Dalam tahap Rikpil, Wakapolri Komjen Agus Andrianto dan para pejabat utama (PJU) Polri yang terkait bertemu tatap muka dengan para peserta untuk melihat kesesuaian penilaian tertulis atau hasil serangkaian tes yang sudah diinput panitia rekrutmen tingkat pusat taruna-taruni Akpol.Pantauan di lokasi Rikpil, Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (26/7/2024), para pejabat utama Polri lainnya yang turut memeriksa penampilan taruni yakni Irwasum Polri Komjen Ahmad Dofiri, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Kalemdiklat Polri Komjen Purwadi, Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi Prasetyo dan Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar.Para taruni diminta memperkenalkan diri menggunakan Bahasa Inggris, memaparkan nilai pada masing-masing tes, hingga ditanya soal prestasi yang pernah diraih. Untuk diketahui tahap seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan. Kemampuan bela diri karate, taekwondo, memainkan alat musik modern dan tradisional, menari tarian adat, hingga bernyanyi ditunjukkan para calon taruni ke PJU Polri yang memeriksa penampilan mereka. Dalam Rikpil, para calon taruni juga dinilai ekspresi atau raut wajahnya, postur tubuhnya, suara dan cara bicaranya, sikap gerak serta cara berjalannya.Salma Aulia, salah satu calon taruni, unjuk kemampuan karate di depan Irjen Dedi. Salma mengatakan dirinya meraih juara pada ajang karate kumite internasional di Luxembourg dan Portugal.Kemudian Regina Anugerahanni Rosari menunjukkan kemampuan tinjunya di depan Komjen Agus, Komjen Syahar hingga Irjen Dedi. Regina adalah atlet tinju yang berasal dari Lampung.Calon taruni lainnya, yakni Regita Keysia, memainkan alat musik petik tradisional suku Dayak yakni Sape. Regita merupakan calon taruni asal pengiriman Polda Kalimantan Timur.Panitia seleksi tingkat pusat Akpol akan menutup proses seleksi dengan menggelar sidang kelulusan tingkat akhir. Sidang tersebut diagendakan pada Senin, 29 Juli 2024. (PNO-12)
27 Jul 2024, 08:12 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru