Apresiasi Negara untuk Prajurit Berprestasi, Menhan Beri Motivasi Penerima KPLB di Timika
Penghargaan kenaikan pangkat luar biasa diberikan kepada ratusan prajurit TNI atas keberhasilan operasi strategis di Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat yang dilaksanakan secara terukur dengan menjunjung nilai kemanusiaan
Papuanewsonline.com - 03 Jan 2026, 16:29 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Timika - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan motivasi kepada 115 prajurit Tentara Nasional Indonesia penerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Timika, Papua Tengah, Jumat (2/1/2025).
Pemberian KPLB tersebut merupakan bentuk penghargaan negara
atas keberhasilan para prajurit dalam melaksanakan operasi strategis di wilayah
Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat, yang dinilai berjalan efektif
dan memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan.
Prajurit yang menerima penghargaan tersebut berasal dari Komando Operasi TNI Habema yang menjalankan operasi di sejumlah wilayah rawan, di antaranya Kabupaten Lanny Jaya, Intan Jaya, dan Teluk Bintuni.

Dalam pelaksanaan tugasnya, operasi yang dilakukan para
prajurit dilaksanakan secara terukur dengan tetap menjunjung tinggi prinsip
kemanusiaan, sehingga masyarakat setempat dapat kembali menjalankan aktivitas
sehari-hari dengan aman dan lebih tenang.
Kenaikan Pangkat Luar Biasa dipandang sebagai amanah moral
bagi setiap prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan,
serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas negara di wilayah penugasan.
Selain memberikan motivasi kepada para prajurit, Menteri
Pertahanan juga meresmikan Fasilitas Marshalling Area Jenderal Ahmad Yani di
Timika sebagai bagian dari upaya penguatan sarana dan prasarana pendukung tugas
TNI di Papua.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kesiapan operasional serta mobilitas pasukan dalam menghadapi tantangan geografis dan dinamika keamanan di wilayah Papua.

Dalam rangka penguatan struktur dan efektivitas tugas,
pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pengembangan organisasi TNI di
Papua sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Menutup rangkaian kegiatan, disampaikan pula bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan atas penyempurnaan Komando Operasi Papua yang akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2026. (GF)