logo-website
Rabu, 04 Mar 2026,  WIT

Dugaan Penembakan Warga Sipil di Tembagapura, Keluarga Minta Proses Penyelidikan Secara Adil

Dugaan penembakan terhadap warga sipil bernama Marinus Manga yang terjadi di wilayah Tembagapura

Papuanewsonline.com - 03 Mar 2026, 23:07 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Jenazah Marinus Manga saat ditemukan pada pada Selasa (3/3/2026).

Papuanewsonline.com, Timika – Dugaan penembakan terhadap warga sipil bernama Marinus Manga yang terjadi di wilayah Tembagapura, tepatnya di kawasan Tenda Kuning, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Informasi yang disampaikan berasal dari penuturan pihak keluarga korban pada hari Selasa (3/3/2026), yang menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan informasi yang mereka peroleh dari lokasi kejadian.


Menurut keluarga, Marinus Manga merupakan warga sipil yang bekerja sebagai pendulang emas di wilayah Tembagapura dan memiliki area khusus yang menjadi tempat aktivitasnya sehari-hari. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIT.

Pada saat kejadian, korban berada di dalam rumah tendanya dalam kondisi kurang sehat dan sedang beristirahat. Keluarga menyampaikan bahwa situasi di sekitar lokasi tiba-tiba didengar suara tembakan yang berasal dari arah luar area tempat korban tinggal.

Karena terdengar bunyi tembakan, korban keluar dari rumah tendanya untuk mengetahui kondisi di sekitarnya. Pada saat itu, menurut pihak keluarga, terjadi dugaan penembakan yang mengenai bagian paha korban.

Akibat luka tembak tersebut, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan mengalami luka serius yang tidak mendapatkan pertolongan medis secara langsung. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian sekitar pukul 24.00 WIT pada hari yang sama. Informasi ini berdasarkan keterangan dari warga sekitar yang kemudian disampaikan kepada keluarga.

Jenazah korban ditemukan oleh pihak keluarga pada Selasa (3/3) sekitar pukul 09.00 WIT, setelah itu keluarga melakukan proses evakuasi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Dalam pernyataan resminya, keluarga menyampaikan permohonan dukungan doa dari masyarakat serta meminta perhatian dari media dan para pemimpin di Tanah Papua agar peristiwa tersebut mendapat pengawalan publik.

Keluarga berharap kasus ini dapat ditangani secara adil dan transparan oleh pihak berwenang, serta dilakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan kejelasan peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Selain itu, keluarga menegaskan bahwa korban merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam aktivitas bersenjata, sebagai upaya meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Hingga saat berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait insiden tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi. Sesuai prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik, redaksi membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak yang terkait untuk memastikan informasi yang disampaikan tetap akurat, proporsional, dan berimbang.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE