Masyarakat Mimika Peringati 24 Tahun Otsus dengan Aksi, Tuntut Perlindungan Komoditi Lokal
Sejumlah mahasiswa, pelajar, dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Mimika untuk memperingati 24 tahun berjalannya Otonomi Khusus (Otsus) di Papua
Papuanewsonline.com - 22 Nov 2025, 13:56 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika - Sejumlah mahasiswa, pelajar, dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Mimika untuk memperingati 24 tahun berjalannya Otonomi Khusus (Otsus) di Papua. Mereka menilai Otsus gagal mensejahterakan masyarakat Papua secara menyeluruh. Aksi ini menyoroti ketidakadilan dalam pemanfaatan sumber daya dan komoditi lokal. (21/11/25)
Sejak pagi, massa yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa
dan masyarakat Papua telah memadati kantor DPRK Mimika.
Kritikan dan tuntutan mereka sampaikan melalui orasi,
pduk, dan aksi long march sambil membawa hasil bumi lokal di atas kepala.
Spanduk bertuliskan
"Selamatkan Komoditi Lokal" menjadi simbol utama
dalam aksi tersebut.
Salah satu tuntutan utama mereka adalah agar komoditas
lokal, seperti pinang, hanya boleh dijual oleh masyarakat Papua asli.
Mereka menyoroti keberadaan pedagang pendatang yang
berjualan pinang dengan lapak besar di Pasar Lama, yang dinilai dapat mengancam
mata pencaharian masyarakat asli Papua.
Ketua DPRK Mimika Natikapereyauw, beserta anggota DPRK
Mimika lainnya, hadir di tengah-tengah aksi tersebut.
Para anggota dewan berjanji untuk memperjuangkan aspirasi
masyarakat dan mencari solusi terbaik untuk melindungi hak-hak masyarakat asli
Papua terkait pemanfaatan komoditi lokal.
Penulis: Jid
Editor: GF