logo-website
Kamis, 05 Mar 2026,  WIT

Perjudian Rolex Kembali Marak di Mimika, Dua Sosok yang Diduga Bos Judi Jadi Sorotan Warga

Aktivitas perjudian yang berlangsung terang-terangan di kawasan pasar Gorong-gorong Mimika memicu keresahan masyarakat setempat, sementara warga menyebut dua sosok yang dikenal sebagai Bos Ali dan Bos Mote diduga berada di balik praktik tersebut.

Papuanewsonline.com - 05 Mar 2026, 14:40 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Lokasi yang diduga sebagai praktik perjudian jenis Rolex terlihat berlangsung di kawasan pusat pasar Gorong-gorong, Kabupaten Mimika.

Papuanewsonline.com, Mimika – Aktivitas perjudian jenis Rolex di kawasan pusat pasar Gorong-gorong, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali menjadi sorotan masyarakat. Praktik perjudian tersebut dilaporkan berlangsung secara terbuka pada Rabu (4/2/2026) sore, sehingga menimbulkan keresahan bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi pasar.


Berdasarkan pantauan wartawan Papuanewsonline.com di lapangan, aktivitas perjudian tersebut berjalan dengan lancar tanpa terlihat adanya gangguan. Sejumlah orang tampak berkumpul di lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian, sementara beberapa pihak menyebut adanya sosok yang diduga mengendalikan kegiatan tersebut.

Dua nama yang sering disebut warga yakni Bos Ali dan Bos Mote. Keduanya dicurigai sebagai pihak yang berada di balik aktivitas perjudian Rolex yang berlangsung di kawasan tersebut.

Salah seorang warga kompleks Gorong-gorong bernama Anton mengungkapkan bahwa praktik perjudian tersebut sudah cukup lama meresahkan masyarakat setempat. Menurutnya, aktivitas tersebut berlangsung seolah tanpa hambatan.


"Entahlah ada apa di balik perjudian tersebut, tapi yang jelas ini sangat mengganggu warga sekitar," kata Anton.

Ia juga menyebut bahwa dampak dari aktivitas perjudian itu tidak hanya menimbulkan keramaian di lingkungan pasar, tetapi juga memicu berbagai gangguan sosial di sekitar permukiman warga.

"Banyak orang mabuk di lokasi tersebut dan sangat mengganggu warga sekitar," tambah Anton.

Selain menimbulkan gangguan ketertiban, masyarakat juga menilai praktik perjudian tersebut berpotensi memberikan dampak buruk bagi generasi muda yang berada di sekitar lingkungan pasar.

Sejumlah warga pun mempertanyakan peran aparat penegak hukum di Kabupaten Mimika dalam menertibkan praktik perjudian yang berlangsung di ruang publik tersebut. Hingga saat ini, masyarakat belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait aktivitas judi Rolex yang kembali marak di kawasan pasar Gorong-gorong.

Papuanewsonline.com masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian terkait laporan masyarakat tersebut dan akan terus memantau perkembangan kasus ini.

 

Penulis: Hendrik

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE