Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Peringati Hari Pahlawan ke-80, Kapolda Maluku Pimpin Upacara Tabur Bunga di Laut
Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam suasana penuh khidmat dan nasionalisme, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung Upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025.Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Koderal IX Tawiri, Kota Ambon, ini menjadi momentum refleksi dan penghormatan mendalam kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.Sebagai Inspektur Upacara, Kapolda Maluku menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda Maluku, untuk terus meneladani semangat pengorbanan para pahlawan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.“Pengorbanan para pahlawan adalah pondasi bangsa ini. Hari ini kita tidak hanya mengenang, tetapi juga meneguhkan janji untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga sinergitas, dan memastikan situasi kamtibmas di Maluku tetap kondusif. Semangat heroik mereka harus menjadi inspirasi bagi kita semua, terutama dalam pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Dadang Hartanto dalam amanatnya.Upacara tabur bunga di laut ini menjadi simbol penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang berjuang di medan laut, mempertahankan kedaulatan bangsa di masa perjuangan.Prosesi pelarungan dan tabur bunga dilakukan langsung oleh Kapolda Maluku, didampingi jajaran pejabat TNI-Polri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku.Momentum tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan antarinstansi dalam mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan kembali nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat Maluku.Kehadiran para pejabat tinggi dari berbagai unsur menegaskan soliditas dan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah di Provinsi Maluku. Tampak dalam rombongan Upacara tersebut kehadiran DanKoderal IX Ambon, Kasdam XV/Pattimura, Kepala Zona Bakamla Timur, Danguspurla Koarmada III, Danlanud Patimura Ambon, Perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku (Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Maluku), Wakil Wali Kota Ambon, Para Pejabat Utama Polda Maluku, termasuk Karo Rena dan Dir Intelkam, Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Pejabat TNI dari Kodam dan Koderal.Kehadiran mereka meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga semangat persatuan, serta membangun Maluku yang aman, sejahtera, dan maju.Peringatan Hari Pahlawan tahun ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda Maluku, agar tidak melupakan jasa para pahlawan dan terus meneladani nilai-nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.Upacara tabur bunga di laut menjadi simbol penghormatan abadi sekaligus seruan moral untuk menumbuhkan kembali semangat heroisme, gotong royong, dan cinta tanah air di tengah arus perubahan zaman.Upacara Tabur Bunga yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto ini menjadi penegasan nyata bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya milik masa lalu, tetapi juga menjadi ruh pengabdian aparatur negara masa kini.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku menunjukkan wajah Polri yang humanis, berkarakter, dan berjiwa nasionalis senantiasa hadir untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan harmoni sosial di tengah masyarakat kepulauan.Keterlibatan unsur Forkopimda Maluku juga memperlihatkan komitmen bersama seluruh elemen strategis daerah dalam menjaga sinergitas dan persatuan.Dari Laut Ambon, pesan moral itu disampaikan dengan lantang: pengabdian, keberanian, dan persatuan adalah warisan abadi para pahlawan untuk negeri. PNO-12
12 Nov 2025, 09:04 WIT
Kemenimipas dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Ungkap Permasalahan Pengelolaan Aset Negara
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Di tengah sorotan publik atas lemahnya pengawasan aset negara, dua institusi
penegak hukum di Papua akhirnya mengambil langkah tegas. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bersama Kejaksaan Tinggi
(Kejati) Papua resmi membentuk Tim Pelaksana Inventarisasi Barang Milik Negara
(BMN) di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Jayapura. Penandatanganan Keputusan Bersama
dilakukan langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Papua, Herman Mulawarman, dan Kajati
Papua, Hendrizal Husin, di Ruang VIP Bandara Sentani, Selasa (11/11/2025). Langkah
ini menandai dimulainya operasi senyap menertibkan aset-aset negara yang selama
ini rawan terlupakan, tercecer, bahkan berpotensi disalahgunakan. Rumah Penyimpanan Benda Sitaan
Negara sejatinya menjadi garda terakhir penyelamatan aset negara hasil
penegakan hukum. Namun di banyak daerah, Rupbasan
justru berubah menjadi “kuburan” benda sitaan — rusak, tak terurus, dan tanpa
nilai guna. Kondisi tersebut disadari betul
oleh Ditjenpas Papua dan Kejati Papua. Melalui kerja sama ini, keduanya berupaya membongkar dan menata ulang sistem
pengelolaan aset agar lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik
penyimpangan. “Inventarisasi ini bukan hanya
urusan administratif. Ini soal tanggung jawab moral dan hukum agar setiap aset
negara tercatat, terkelola, dan tidak menjadi ajang penyimpangan,” tegas Herman
Mulawarman di hadapan jajarannya. Sementara itu, Kajati Papua
Hendrizal Husin menyebut kolaborasi ini sebagai peringatan keras bagi siapa pun
yang bermain-main dengan aset publik. “Pengawasan ini menjadi pesan
bahwa aset negara bukan milik pribadi atau kelompok. Ini tanggung jawab bersama
untuk dijaga,” ujarnya tajam. Melalui keputusan bersama
tersebut, dibentuk Tim Pelaksana Inventarisasi BMN Rupbasan Jayapura yang
beranggotakan unsur gabungan dari Ditjenpas dan Kejati Papua. Tim ini diberi mandat untuk melakukan penelitian lapangan — mulai dari tanah,
bangunan, hingga seluruh benda sitaan yang selama ini mengendap di Rupbasan. Langkah ini bukan sekadar
pendataan, tetapi juga upaya deteksi dini terhadap potensi penyimpangan dan
penyalahgunaan aset negara yang kerap terjadi secara diam-diam. Setiap temuan akan dituangkan dalam Berita Acara Hasil Inventarisasi (BAHI)
sebagai dasar pelaporan resmi kepada pimpinan kedua institusi. Kolaborasi antara Kemenimipas dan
Kejati Papua ini bukan hanya urusan administratif, melainkan juga sinyal
politik hukum yang kuat: negara tidak akan membiarkan aset publik menjadi
korban kelalaian birokrasi. Langkah ini menepis anggapan
bahwa koordinasi antar-lembaga hukum di daerah berjalan lamban dan tidak
sinkron. Sebaliknya, Papua justru tampil sebagai pilot project nasional dalam
gerakan tertib aset dan transparansi pengelolaan BMN di sektor hukum. Langkah berani ini menjadi
penanda bahwa era pembiaran aset negara telah berakhir. Tim gabungan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan audit fisik dan
administratif di lingkungan Rupbasan Jayapura — mulai dari barang rampasan
hingga sarana penyimpanan yang selama ini luput dari perhatian publik. Jika program ini berhasil, skema
serupa akan direplikasi di seluruh Papua dan Indonesia Timur, membawa pesan
jelas: Negara hadir, dan pengelolaan aset publik tidak lagi bisa ditutupi. Penulis: PNO-12 Editor: GF
11 Nov 2025, 20:59 WIT
Pemprov Papua Gandeng Lintas OPD Tekan Stunting Lewat Program “Genting”
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Pemerintah Provinsi Papua menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat
penanganan stunting melalui program “Genting” (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah
Stunting). Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan bersama oleh
pimpinan OPD di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (10/11/2025). Wakil Gubernur Papua, Aryoko
Rumaropen, menyatakan bahwa program Genting merupakan wujud nyata kolaborasi
seluruh perangkat daerah dalam memperbaiki gizi dan kesehatan anak di Papua.
Upaya ini juga menjadi bagian dari capaian 100 hari kerja Gubernur dan Wakil
Gubernur Papua. “Program Genting bukan hanya
kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama yang melibatkan seluruh OPD sebagai
orang tua asuh bagi anak-anak Papua,” ujar Aryoko. Ia menjelaskan bahwa penanganan
stunting akan diintegrasikan ke dalam berbagai program daerah, mulai dari
sektor kesehatan, pendidikan, pangan, hingga pemberdayaan masyarakat. Program
ini juga telah masuk dalam RPJMD transisi dan akan disesuaikan dengan arah
pembangunan Papua menuju 2030. Menurut Aryoko, keberhasilan
penanganan stunting sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak. Karena
itu, ia berharap gerakan orang tua asuh dapat menjadi langkah awal membangun
kepedulian kolektif terhadap tumbuh kembang anak di Papua. “Dalam satu tahun pertama, kita
akan lakukan evaluasi menyeluruh untuk melihat sejauh mana dampaknya di
lapangan,” kata Aryoko. Program Genting menjadi salah
satu prioritas utama Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam agenda 100 hari
kerja. Penulis: Jidan Editor: GF
11 Nov 2025, 20:53 WIT
Semangat Pahlawan Jadi Inspirasi ASN Papua untuk Bangun Daerah dengan Kerja Nyata
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Pemerintah Provinsi Papua menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman
Kantor Gubernur Papua, Senin (10/11/2025). Upacara ini diikuti oleh seluruh aparatur
sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua sebagai momentum untuk
merefleksikan nilai-nilai kepahlawanan. Wakil Gubernur Papua, Aryoko
Rumaropen, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengingatkan
bahwa semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kerja nyata melalui
peningkatan kinerja dan pelayanan publik. “Sebagai aparatur sipil negara,
mari kita tingkatkan semangat kerja, kedisiplinan, dan produktivitas di setiap
unit pemerintahan. Semangat juang para pahlawan harus hidup dalam pengabdian
kita membangun Papua,” ujar Aryoko. Menurutnya, perjuangan para
pahlawan tidak hanya berwujud pengorbanan fisik, tetapi juga ketulusan dan
keberanian dalam memperjuangkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
Nilai-nilai luhur tersebut, katanya, harus menjadi fondasi moral dalam
pelaksanaan tugas pemerintahan sehari-hari. “Para pahlawan mengajarkan kita
tentang kerja ikhlas, sabar, dan berani mengambil tanggung jawab. Itulah
karakter yang dibutuhkan untuk membangun Papua yang maju dan sejahtera,”
tambahnya. Pemerintah Provinsi Papua
berharap momentum Hari Pahlawan menjadi dorongan bagi seluruh ASN dan
masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam memajukan daerah serta memberikan pelayanan
terbaik kepada masyarakat. Penulis: Jidan Editor: GF
11 Nov 2025, 20:51 WIT
Wagub Papua Serahkan Surat Penunjukan Plt Pimpinan SKPD dan Pagu Anggaran 2026
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, atas nama Gubernur Papua, menyerahkan surat
penunjukan kepada tiga pejabat pelaksana tugas (Plt) pimpinan Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Jumat
(7/11/2025). Pejabat yang menerima penunjukan
tersebut masing-masing adalah Yaconias Maintindom, Dr. Karsudi, dan Subhan,
masing-masing sebagai Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Plt.
Kepala Dinas ESDM, PM dan PTSP, serta Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah
Provinsi Papua. Dalam arahannya, Wakil Gubernur
berpesan agar para pejabat yang baru ditunjuk segera melakukan koordinasi
internal, menjaga kekompakan organisasi, dan menghindari terbentuknya
kelompok-kelompok di dalam lingkungan kerja. “Kepada pimpinan yang baru,
diharapkan dapat mengayomi seluruh bawahan. Jangan ada kelompok-kelompok di
dalam,” tegas Aryoko. Pada kesempatan yang sama, Wakil
Gubernur juga menyerahkan Pagu Anggaran Tahun 2026 secara simbolis kepada SKPD
di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Ia menekankan pentingnya
penyusunan Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) Tahun 2026 dengan memperhatikan prioritas
program dan kegiatan strategis yang benar-benar mendukung pembangunan Papua
secara nyata dan berkelanjutan. Khusus bagi SKPD yang masih
memiliki utang kegiatan, Aryoko mengingatkan agar alokasi anggaran tahun
berjalan diprioritaskan untuk penyelesaian kewajiban tersebut, serta menegaskan
bahwa tidak diperkenankan adanya penambahan utang baru pada Tahun Anggaran 2025. “Kita harus menjaga siklus APBD
dengan baik. Karena itu, jangan ada utang baru di tahun ini. Fokuskan pada
penyelesaian kewajiban dan program prioritas yang sudah berjalan,” tandasnya. Penulis: Jidan
Editor: GF
11 Nov 2025, 20:48 WIT
Pemprov Papua Optimis Realisasi Anggaran Capai 78%, Program Pembangunan Ditarget Rampung Tepat Waktu
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Pemerintah Provinsi Papua mencatat realisasi anggaran daerah mencapai 78 persen
hingga awal November 2025. Capaian tersebut menunjukkan kinerja positif
pemerintah daerah, sekaligus menjadi indikator optimisme bahwa seluruh program
pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu menjelang akhir tahun anggaran. Wakil Gubernur Papua, Aryoko
Rumaropen, menyampaikan bahwa selain serapan anggaran yang tinggi, progres
fisik pembangunan juga telah melampaui 85 persen. “Antara progres keuangan dan
pembangunan berjalan seimbang. Harapan kita, dalam waktu satu setengah bulan ke
depan, target bisa mendekati 100 persen,” ujar Aryoko di Jayapura, Jumat
(7/11/2025). Menurut Aryoko, pemerintah kini
fokus memastikan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengoptimalkan
sisa waktu pelaksanaan kegiatan. Pengendalian anggaran dilakukan secara
langsung di internal masing-masing satuan kerja agar pelaksanaan program lebih
terukur dan sesuai rencana. “Kita sudah masuk bulan ke-11
tahun anggaran 2025. Karena itu, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan maksimal
agar hasilnya benar-benar terlihat di lapangan,” katanya. Wakil Gubernur menegaskan bahwa
keseimbangan antara progres keuangan dan pembangunan akan terus dijaga sebagai
bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat tata kelola
pemerintahan serta meningkatkan kualitas layanan publik di daerah. Penulis: Jidan Editor: GF
11 Nov 2025, 20:45 WIT
Dinas PKPP Mimika Sosialisasikan Kebijakan Perumahan untuk Tingkatkan Pemahaman Masyarakat
Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PKPP) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi kebijakan dan peraturan perumahan serta kawasan permukiman yang diikuti para kepala OPD, kepala distrik, lurah, dan pengembang perumahan.Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Mimika, Lucas Evert Hindom, di Hotel Cartenz Timika, Selasa (11/11/2025).Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran berbagai pihak mengenai peraturan perundang-undangan yang mengatur bidang perumahan dan kawasan permukiman. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penyampaian informasi tentang kebijakan dan program Direktorat Jenderal Perumahan Pedesaan, serta Peraturan Menteri PKP Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus.Dalam sambutannya, Lucas Evert Hindom menegaskan bahwa perumahan dan kawasan permukiman yang layak merupakan kebutuhan dasar manusia sekaligus hak konstitusional setiap warga negara.“Di Kabupaten Mimika, pembangunan perumahan dan penataan kawasan permukiman menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Melalui penyediaan hunian yang layak dan lingkungan yang tertata, kita berupaya mewujudkan kesejahteraan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Mimika secara menyeluruh,” ujarnya.Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami standar pembangunan rumah, hak dan kewajiban kepemilikan hunian, serta cara mengakses program pemerintah di bidang perumahan, sekaligus berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan permukiman yang tertib, sehat, dan layak huni.Evert Hindom juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lapangan.Penulis: JidanEditor: GF
11 Nov 2025, 20:40 WIT
Dr. Leo Tumuka: Kunci Sukses Beasiswa YPMAK Ada pada Dukungan Penuh Orang Tua
Papuanewsonline.com, Timika – Ketua Pengurus Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Dr. Leonardus Tumuka, menegaskan bahwa dukungan dan peran aktif orang tua menjadi faktor utama keberhasilan program beasiswa bagi anak-anak asli Papua dari suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lainnya.“Pendidikan pertama dan utama itu dari keluarga. Ketika orang tua tidak memberikan dukungan, motivasi, dan semangat belajar kepada anak-anak, tentu mereka bisa mengalami kesulitan merampungkan studi. YPMAK sangat membutuhkan dukungan orang tua,” ujar Dr. Tumuka, Senin (11/11/2025).Dr. Tumuka mengungkapkan, masih banyak peserta program beasiswa YPMAK yang belum mampu menyelesaikan studi tepat waktu, bahkan sebagian harus berhenti di tengah jalan. Ia berharap para orang tua tidak memprovokasi anak-anak untuk pulang karena persoalan kecil, tetapi justru memberi semangat agar mereka menuntaskan pendidikan hingga lulus.YPMAK bersama PT Freeport Indonesia terus memperbaiki formula pemberian beasiswa. Ke depan, calon penerima beasiswa lulusan SLTA akan diarahkan mengambil jurusan yang memiliki peluang besar di dunia kerja, termasuk pendidikan vokasi dan sekolah kedinasan.“Selama kepengurusan kami periode 2024–2029, komitmen itu sudah jelas,” kata Dr. Tumuka. “Beasiswa akan lebih diarahkan pada prestasi dan kualitas.”Selain itu, Dr. Tumuka juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk membenahi kualitas pendidikan dasar dan menengah di Mimika dan wilayah Papua Tengah.Program beasiswa PTFI melalui YPMAK telah berhasil melahirkan empat dokter asli Amungme–Kamoro, yaitu dr. Beanal, dr. Sephia Chrisilla Jangkup, drg. Fransiska Poana, dan dr. Aprilda Yulifa Thalia Thomas Karupukaro.Penulis: JidanEditor: GF
11 Nov 2025, 20:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru