Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih
Papuanewsonline.com, Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Merah Putih ditepis Istana. Presiden Prabowo Subianto dipastikan belum mengambil keputusan untuk merombak jajaran kabinet.Penegasan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026."Sampai hari ini belum ada rencana reshuffle," tegas Prasetyo, mematahkan spekulasi yang menguat dalam beberapa hari terakhir.Spekulasi itu mencuat seiring masih kosongnya dua kursi wakil menteri. Prasetyo membenarkan, posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas) dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) hingga kini belum terisi.Namun, ia memastikan kekosongan tersebut tidak berkaitan dengan rencana reshuffle. Bahkan, belum ada nama yang disiapkan untuk mengisi kedua posisi itu."Kekosongan jabatan bukan serta merta menjadi indikator akan adanya reshuffle," ujarnya.Prasetyo menjelaskan, evaluasi kinerja menteri dan wakil menteri memang terus berjalan secara berkala atas instruksi Presiden Prabowo. Namun, evaluasi tidak selalu berujung pada perombakan.Saat ini, Presiden masih fokus mendorong percepatan program kerja prioritas dan meminta seluruh anggota Kabinet Merah Putih bekerja maksimal di bidang masing-masing.Editor: OF
10 Agu 2026, 18:45 WIT
Kasus Kematian Karumga Eks Jampidsus Naik Ke Penyidikan - Polisi Bidik Pasal Pembunuhan Berencana
Papuanewsonline.com, Jakarta - Perkara kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, resmi naik ke tahap penyidikan. Polda Metro Jaya membidik pasal pembunuhan hingga pembunuhan berencana.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengkonfirmasi peningkatan status perkara tersebut pada Senin (10/8/2026)."Pasal yang dipersangkakan sebagaimana laporan polisi yang kami terima itu adalah pasal pembunuhan ataupun pembunuhan berencana," ujar Iman dalam konferensi pers.Kenaikan status dilakukan setelah polisi menerima dan menganalisis dua laporan polisi. Namun, Iman menegaskan, hingga detik ini belum ada penetapan tersangka.Polisi masih berkutat pada pertanyaan paling mendasar: apa penyebab kematian Sutrimo."Kami berkonsentrasi menentukan atau menemukan apakah yang bersangkutan tersebut meninggal dunia penyebabnya karena apa," katanya. Penyidik, kata dia, bekerja berdasarkan fakta hukum dan tidak akan terburu-buru menarik kesimpulan.Ekshumasi Rabu di BanyumasUntuk menjawab misteri penyebab kematian, Polda Metro Jaya akan melakukan ekshumasi atau penggalian kembali makam Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah."InsyaAllah hari Rabu, lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas," ujar Iman. Hasil forensik ekshumasi akan menjadi kunci dalam penyidikan.Langkah ini krusial setelah sebelumnya muncul kejanggalan kondisi korban saat ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Juli 2026 dan kemudian meninggal dunia. Polisi juga telah melakukan olah TKP dan menyita rekaman CCTV dari Klinik Mordent dan RS Muhammadiyah Taman Puring. Dua Laporan Polisi dan Pengambilalihan PerkaraKasus ini mencuat setelah keluarga melaporkan dugaan kematian tidak wajar. Laporan keluarga dibuat di Polresta Banyumas pada Sabtu (8/8/2026).Sehari sebelumnya, Kongres Pemuda Indonesia (KPI) lebih dulu melayangkan laporan ke Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/351/VIII/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 7 Agustus 2026.Polda Metro Jaya kemudian mengambil alih penanganan perkara dari Bareskrim Polri dan Polres Banyumas untuk penyelidikan dan penyidikan terpusat.Penyidik juga masih mendalami sosok staf eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang disebut mengantar jasad korban. Kejaksaan Agung sendiri telah mengklarifikasi bahwa sosok bernama Febrio Adiono yang namanya mencuat bukan jaksa, melainkan staf biasa.Polisi memastikan penyelidikan berjalan transparan dan meminta publik tidak berspekulasi liar sebelum hasil ekshumasi dan pemeriksaan dokter yang menangani korban keluar.Editor: OF
10 Agu 2026, 18:38 WIT
Di Usia ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Luncurkan ETF Emas dan Tegaskan Integritas Jadi Prioritas
Papuanewsonline.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadikan penguatan integritas sebagai fondasi utama transformasi Pasar Modal Indonesia agar semakin efisien, transparan, terpercaya, dan inovatif. Langkah ini ditegaskan dalam peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia, Senin (10/8/2026), yang juga dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto serta Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan reformasi yang dijalankan telah memperkuat kepercayaan masyarakat. Jumlah investor kini menembus 30,27 juta, tumbuh 48,67 persen secara tahunan, dengan mayoritas 78 persen berusia di bawah 40 tahun. “Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti adanya kepercayaan dan harapan masyarakat terhadap pasar modal kita,” ujarnya.Dalam perayaan itu, OJK sekaligus meluncurkan produk baru Exchange Traded Fund (ETF) Emas sebagai alternatif investasi yang praktis, likuid, dan sesuai prinsip syariah. ETF Emas menjadi langkah awal dari delapan rencana aksi pendalaman pasar secara terintegrasi. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berharap produk ini tidak hanya memperkaya pilihan investasi, tetapi juga memperkuat likuiditas dan peran pasar modal bagi perekonomian nasional.Hingga 7 Agustus 2026, penghimpunan dana melalui pasar modal tercatat Rp123,21 triliun dari 135 aksi korporasi, dengan jumlah emiten melampaui 962 perusahaan. Nilai aset reksa dana mencapai Rp667 triliun dan total dana kelolaan menembus Rp1.026 triliun. Indonesia juga dipertahankan dalam klasifikasi pasar negara berkembang dalam penilaian MSCI, sebagai pengakuan atas perbaikan yang terus dilakukan.Ke depan, OJK terus memperkuat integritas melalui peningkatan transparansi kepemilikan, efektivitas sanksi, serta pendalaman pasar dan keuangan berkelanjutan.Penulis: JidEditor: OF
10 Agu 2026, 18:18 WIT
PSI Mimika Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih, Dorong Semangat Nasionalisme di Tengah Tekanan Ekonomi
Papuanewsonline.com, Mimika – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kabupaten Mimika membagikan 3.000 bendera Merah Putih secara gratis di dua titik strategis, yaitu di perempatan Timika Mall dan perempatan Bank Papua, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh perwakilan pengurus dari tingkat DPD, DPC, hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRt), dan disambut hangat oleh warga yang melintas.Ketua DPD PSI Mimika, Suraya Madubun, menyampaikan bahwa pembagian bendera ini telah menjadi agenda rutin tahunan PSI Mimika menjelang perayaan HUT RI.“Momen ini kita jadikan sarana untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan persatuan di tengah masyarakat, ujarnya. Harapannya, melalui pembagian bendera ini, warga Mimika dapat ikut meramaikan peringatan HUT RI dengan penuh semangat dan kebersamaan meskipun perekonomian sedang sulit.Di sisi lain, Suraya juga menyoroti ketimpangan yang dirasakan masyarakat, di mana pemerintah mengimbau pemasangan bendera di setiap rumah, maupun kendaraan namun masih banyak warga yang belum menjalankan himbauan itu karena sulitnya kondisi perekonomian. Hal ini didukung data Badan Pusat Statistik yang mencatat pertumbuhan ekonomi Mimika turun sebesar 11,33 persen. Dampaknya tidak hanya dirasakan di sektor pertambangan, tetapi merembet ke sektor konstruksi, perdagangan, hingga daya beli masyarakat pun ikut menurun.“Jika pendapatan turun, konsumsi masyarakat pun ikut turun. Usaha kecil seperti warung makan, ojek dan jasa-jasa lainnya pasti ikut terdampak,” jelas Suraya.Harapannya dengan pembagian bendera ini dapat ikut membantu masyarakat memeriahkan HUT RI yang ke-81 “Merdeka Bersama PSI”Penulis: JidEditor: OF
10 Agu 2026, 18:14 WIT
Hanya Satu Nama! Prabowo Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Definitif
Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada DPR RI.Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang dibawa langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi ke Gedung DPR RI, Senayan, Senin (10/8/2026)."Namanya tunggal satu nama yaitu atas nama ibu Destry," kata Prasetyo Hadi saat ditemui awak media.Pengusulan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Gubernur BI definitif setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri. Surat pengunduran diri Perry Warjiyo diketahui telah diterima Presiden pada Minggu (26/7/2026). Sejak saat itu, jabatan Gubernur BI untuk sementara diemban oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs). Penunjukan tersebut dilakukan secara otomatis berdasarkan ketentuan Undang-Undang BI agar pelaksanaan tugas bank sentral tetap berjalan. Langkah Presiden ini sekaligus menguatkan sinyal yang sempat disampaikannya sebelumnya. Dalam acara Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi di Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026), Prabowo sempat memberikan sinyal mengusulkan Destry sebagai Gubernur BI definitif. Dari dalam negeri, langkah ini dinilai membawa kepastian kepemimpinan serta stabilitas bagi sistem, dengan Destry yang saat ini menjabat sebagai Pjs Gubernur BI diajukan sebagai calon tunggal definitif. Selanjutnya, DPR akan menugaskan Komisi XI untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Destry Damayanti. Hasil dari proses tersebut akan menjadi dasar penetapan Gubernur BI definitif.Profil Destry DamayantiDestry bukan sosok baru di Bank Indonesia. Perempuan kelahiran Jakarta 1963 ini sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI periode 2019–2024 dan kembali dipercaya untuk periode 2024–2029.Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat.Sesuai Pasal 50 ayat (2) Undang-Undang Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior secara otomatis menjalankan tugas sebagai pejabat sementara hingga penetapan pejabat definitif dilakukan.Editor: OF
10 Agu 2026, 18:11 WIT
Sekolah Nasional Terintegrasi, Wujud Negara Hadirkan Pendidikan Berkualitas hingga Pelosok Negeri
Papuanewsonline.com, Bogor - Komitmen negara dalam menghadirkan pendidikan berkualitas hingga ke pelosok negeri diwujudkan melalui peluncuran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menghadiri langsung peluncuran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 Bogor sekaligus membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran Baru, Senin (10/8).Peluncuran SNT 7 Bogor ini menjadi momen bersejarah karena dilakukan secara serentak bersama 16 Sekolah Nasional Terintegrasi lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Peluncuran serentak tersebut menandai dimulainya operasional SNT angkatan pertama di seluruh Indonesia.Dalam sambutannya, KSP menegaskan bahwa kehadiran SNT memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar pembangunan fisik sekolah."SNT bukan sekadar pembangunan sekolah, tetapi merupakan intervensi strategis negara untuk menghadirkan pendidikan berkualitas dan memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita," ujar Dudung.Program SNT dirancang sebagai model sekolah unggulan yang terintegrasi, yang diharapkan mampu memangkas kesenjangan kualitas pendidikan antar wilayah dan memberikan akses yang setara bagi seluruh anak bangsa, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil.Lebih lanjut, KSP memastikan akan terus mengawal keberlangsungan program prioritas Presiden ini.Kantor Staf Presiden (KSP) akan terus mengawal pelaksanaan Program SNT bersama kementerian terkait, pemerintah daerah, pihak sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan berbagai hambatan di lapangan dapat segera diurai dan program berjalan optimal.Pemerintah menegaskan, pembangunan SNT merupakan bagian dari visi besar pembangunan sumber daya manusia.Karena pendidikan adalah investasi untuk masa depan bangsa.Editor: OF
10 Agu 2026, 18:07 WIT
Karnaval Budaya Meriahkan HUT RI ke-81 di Boven Digoel, Wakil Bupati Tekankan Semangat Persatuan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menggelar Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (10/8/2026).Meski cuaca kurang mendukung, kegiatan tetap berlangsung meriah. Pemerintah daerah bersama berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kelompok etnis, komunitas, serta masyarakat dari berbagai kalangan terlihat antusias mengambil bagian dalam karnaval tersebut.Wakil Bupati Boven Digoel, Drs. Marlinus, mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap mengikuti rangkaian kegiatan meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.“Walaupun cuaca kurang mendukung, tetapi semangat yang luar biasa dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat tidak luntur untuk melaksanakan karnaval ini,” ujar Marlinus saat ditemui di sela-sela kegiatan.Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa semangat memperingati kemerdekaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan bagian dari kebersamaan seluruh masyarakat Boven Digoel.Marlinus menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD, kelompok etnis, komunitas dan masyarakat yang telah mengambil bagian dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.“Saya sangat mengapresiasi para OPD, etnis, komunitas serta seluruh lapisan masyarakat yang terlibat dan mengambil bagian dalam perayaan ini,” katanya.Ia juga mengajak seluruh suku, etnis, ras dan agama yang berada di Kabupaten Boven Digoel untuk terus membangun kebersamaan serta meningkatkan semangat dalam setiap momentum perayaan kemerdekaan.Marlinus berharap semangat kebangsaan dan persatuan yang telah terbangun di tengah masyarakat dapat terus dipelihara dan menjadi kekuatan dalam menjaga kerukunan di Boven Digoel.“Kita berharap ke depan semua suku, etnis, ras dan agama yang ada di Boven Digoel sama-sama memiliki antusias dan semangat untuk bersama-sama dengan pemerintah serta seluruh unsur masyarakat dalam memeriahkan HUT RI,” tuturnya.Ia menegaskan, kebersamaan dan persatuan merupakan modal penting bagi masyarakat untuk menjaga kedamaian serta mendukung pembangunan daerah.“Semangat kebangsaan dan semangat persatuan yang ada ini akan terus kita bina. Ke depan, kita berharap semuanya dapat berlangsung dengan baik, sehingga kita boleh hidup rukun dan damai di atas tanah ini, dan umumnya di Indonesia,” pungkasnya.Karnaval Budaya tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat Boven Digoel untuk menunjukkan keberagaman budaya sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan persatuan di tengah kemajemukan masyarakat.Editor: OF
10 Agu 2026, 17:33 WIT
Seskab Teddy Terima Haji Isam, Bahas Hilirisasi dan Investasi Strategis
Papuanewsonline.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad yang dikenal dengan sapaan Haji Isam di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Minggu siang, 9 Agustus 2026.Pertemuan tersebut membahas perkembangan investasi di sejumlah sektor strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.Dalam pertemuan itu, keduanya mendiskusikan peluang dan tantangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi industri, agribisnis, energi, hingga logistik. Haji Isam dikenal sebagai pelaku usaha yang memiliki rekam jejak dan pengalaman panjang di berbagai sektor tersebut.Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat, kondusif, dan berkeadilan.Menurutnya, pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan dunia usaha nasional untuk mempercepat agenda hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat."Pemerintah terus mendorong iklim investasi yang sehat dan kondusif serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dan membuka lebih banyak lapangan kerja," ujar Seskab Teddy.Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Kedua pihak sepakat bahwa sinergi antara pemerintah dan pengusaha nasional menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global.Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan program hilirisasi tidak hanya berhenti pada sektor mineral, tetapi juga diperluas ke sektor agribisnis dan energi guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional.Editor: OF
10 Agu 2026, 16:13 WIT
HP Korban Masih Aktif, Pelaku Pemerkosaan Kali Wania Ganti Foto FB Pakai Wajahnya
Papuanewsonline.com, Mimika - Kasus pemerkosaan di Kali Wania, Mimika pada 24 Mei 2026 hingga kini belum menemukan titik terang. Mirisnya, telepon genggam milik korban yang dirampas pelaku masih aktif digunakan.Bahkan foto profil Facebook korban diganti dengan foto para terduga pelaku.Hal tersebut disampaikan Advokat korban, Hendra Jamlaay, S.H dalam rilis tertulisnya kepada media, Senin 10 Agustus 2026.3 Korban, Pelaku Tutup Wajah Pakai CatDalam peristiwa bejat tersebut terdapat 3 korban, terdiri dari 2 anak di bawah umur dan 1 orang ibu.Menurut Hendra, pihaknya terus berkoordinasi dengan Penyidik Unit PPA Polres Mimika untuk menanyakan perkembangan kasus. Namun proses penyidikan disebut mengalami kendala."Kami selalu Advokat menanyakan kepada Penyidik PPA Polres Mimika, jawabannya agak kesulitan karena Para Terduga Pelaku semua mukanya pakai cat jadi agak sulit," ujar Hendra.Bukti Sudah Diserahkan, Tunggu Alat PelacakAdvokat korban mengaku sudah menyerahkan seluruh bukti yang dimiliki kepada pihak kepolisian. Salah satu bukti penting adalah keberadaan HP korban yang masih aktif. Selain itu, akun Facebook korban juga diduga diambil alih pelaku."HP korban yang diambil Para Terduga pelaku masih aktif dipakai. Foto profil korban di Facebook diganti dengan foto Para Pelaku," jelasnya.Hendra menyebut, penyidik menyampaikan saat ini masih menunggu hasil dari alat pelacak untuk mengungkap keberadaan para pelaku.Desak Polisi Segera TangkapPihak korban berharap kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dengan bukti-bukti yang sudah ada."Semua bukti kami sudah sampaikan itu, diharapkan membantu kepolisian segera menangkap pelaku," tegas Hendra.Kasus ini telah berjalan hampir 3 bulan dan menjadi perhatian publik Mimika karena melibatkan anak di bawah umur.Penulis: HendrikEditor: OF
10 Agu 2026, 13:13 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru