Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Lewat Car Free Day di Timika, Kampus STIE JB Promosi Program Pendidikan
Papuanewsonline. com, Timika - Para mahasiswa Kampus STIE JB melaksanakan Promosi pendidikan tinggi pada kampus mereka melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di Timika, Sabtu (14/6/2025).Kegiatan Promosi ini merupakan cara efektif untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat dan calon mahasiswa." Dengan hadir di CFD, kampus STIE JB dapat langsung berinteraksi dengan masyarakat, memberikan informasi mengenai program studi, fasilitas, dan proses penerimaan mahasiswa baru," ujar Irwan selaku koordinator Kampus STIE JB kepada wartawan saat Car Free Day di Timika, Sabtu (14/6/2025), pagi.Kata Irwan, pihaknya selain melakukan sosialisasi bagi mahasiswa baru di sekolah-sekolah SMA/SMK di Mimika, juga melakukan promosi dan sosialisasi lewat Car Free Day." Car Free Day adalah tempat yang ramai dikunjungi masyarakat di Kabupaten Mimika, sehingga, kami mencoba memanfaatkan momentum ini bersama mahasiswa melaksanakan sosialisasi," Ucapnya.Irwan menjelaskan semoga kehadiran kampus STIE JB di tempat Car Free Day dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di Kabupaten Mimkka." Kami bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan calon mahasiswa serta orang tua, dimana tadi kami menjawab pertanyaan dari orang tua para calon mahasiswa, sekaligus memberikan informasi tentang Kampus STIE JB," Tegasnya.Irwan menjelaskan STIE JB membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025/2026." Ada bwberapa program studi unggulan di bidang Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan manajemen keuangan," Terangnya.Berikut Jalur pendaftaran di STIE JB di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, yakni :
JALUR PENDAFTARAN
✓ JALUR BEBAS TES
Bagi Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) yang memenuhi kriteria peringkat/ranking 1 - 10 di setiap kelas, tanpa perlu mengikuti ujian seleksi.
✓ JALUR UNDANGAN
Bagi Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) yang diundang secara khusus oleh Institusi berdasarkan rekomendasi sekolah atau kerjasama dengan Institusi pendidikan lainnya, hanya mengikuti ujian seleksi wawancara.
✓ JALUR PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK
Bagi Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) yang memiliki prestasi Juara maupun menjadi peserta pada lomba akademik, Seni, Olahraga, atau bidang lainnya di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional, maupun Internasional.
✓ JALUR RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau)
Bagi Calon Mahasiswa lulusan perguruan tinggi jenjang Diploma I/Diploma II/Diploma III atau pernah menempuh pendidikan tinggi dengan status mengundurkan diri atau Drop Out (DO) dari perguruan tinggi lain.
(Hanya untuk PRODI EKONOMI PEMBANGUNAN)✓ JALUR REGULER
Jalur seleksi umum yang dapat diikuti oleh semua Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) melalui ujian seleksi tertulis dan wawancara. ( Jidan )
14 Jun 2025, 15:52 WIT
Fun Run Berlian 2025 Ratusan Peserta Ramaikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Mimika
Papuanewsonline. com, Timika, – PT Freeport Indonesia sukses menggelar "Fun Run Berlian 2025" pada Sabtu (14/6) pagi di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (14/6/2025).Kegiatan ini sebagai rangkaian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025.Pantauan Media ini, Sekitar 500 peserta antusias mengikuti kegiatan lari sehat yang mengambil tema "Beraksi, Lindungi Lingkungan".Adapun rute olahraga ini, para peserta joging sepanjang kurang lebih 5 kilometer dimulai dari Jalan Budi Utomo, melewati Jalan Hasanuddin, dan Jalan Yos Sudarso, kemudian Jalan Belibis, dan kembali finis di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika. Kegiatan ini dimulai pukul 06.00 WIT hingga 08.00 WIT berlangsung lancar dan meriah.Para peserta tampak bersemangat mengikuti fun run ini, Suasana keakraban dan sportivitas terpancar sepanjang rute yang dilalui peserta.Diketahui, Selain sebagai ajang olahraga, fun run ini, juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan yang sehat dalam menjalani kehidupan.Dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi dalam kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Mimika. Alim sebagai salah satu peserta yang turut hadir dalam kegiatan ini, mengungkapkan apresiasi terhadap penyelenggaraan Fun Run Berlian Tahun 2025, yang digagas PT Freeport Indonesia."Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, Semoga tahun depan PT Freeport Indonesia bisa kembali menyelenggarakan kegiatan serupa," ujar Alim.Alim mengatakan, Fun Run Berlian Tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan hidup di Kabupaten Mimika. (Jidan )
14 Jun 2025, 09:01 WIT
Waspada! Hanya Tiga Bulan 5.000 Kasus Malaria Teridentifikasi di Timika
Papuanewsonline.com, Timika,– Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mencatat adanya lonjakan signifikan kasus malaria dalam tiga bulan terakhir di Tahun 2025.Berdasarkan data hingga Maret 2025, setidaknya 5.000 kasus malaria teridentifikasi dan tersebar di berbagai wilayah dengan tingkat intensitas yang berbeda.Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (P2) dinas kesehatan kabupaten Mimika, Obet Tekege membenarkan peningkatan kasus malaria tersebut.“Peningkatan kasus naik sangat signifikan sesuai data 3 bulan tahun 2025, yang kami temukan itu sekitar 5.000 kasus,” ujar Obet di Timika, Jumat (13/6/2025).Obet menjelaskan bahwa wilayah dengan jumlah kasus tertinggi adalah, Pasar Sentral, Wania, dan Timika Jaya (Karang Senang). Ketiga kawasan ini dinilai aktif dalam melakukan deteksi dini melalui kunjungan rumah ke rumah oleh tenaga kesehatan dan kader masyarakat.“Pertama itu di Pasar Sentral. Kedua di Wania. Ketiga itu di Puskesmas Timika Jaya, Karang Senang. Karena petugas kesehatan aktif dari rumah ke rumah,” jelasnya.Menurut Obet, peningkatan jumlah kasus dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang tidak sehat, serta kebiasaan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah pada malam hari, tepat pada waktu nyamuk malaria aktif menggigit.“Tempat-tempat nyamuk itu semakin banyak, Masyarakat Mimika itu banyak berada di luar rumah jam 6 sore sampai pagi,” ungkapnya.Ditambahkan Selain itu, rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam mengonsumsi obat malaria hingga tuntas." banyak juga pasien yang menghentikan pengobatan sebelum waktunya, sehingga potensi penularan dan kekambuhan penyakit kembali terjadi," sorot Obet.“ Mereka yang positif malaria itu, mereka tidak minum obat sampai tuntas. Obat biru dan coklat harus diminum sampai habis,, karena bila tidak selesai dikonsumsi obat, maka potensi kembali positif malaria tinggi,”ungkap Obet.Sebagai langkah penanganan, ditambahkan Obet bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menjalin kerja sama lintas sektor dengan kelurahan-kelurahan serta mitra lembaga seperti YPM-LK, CID, dan PT Petrus, untuk berkolaborasi dalam upaya pencegahan." Ada beberapa kegiatan yang rutin kita lakukan, yaitu Penyemprotan dinding (Indoor Residual Spraying/IRS),Pembagian kelambu (batel), memberikan eukasi kesehatan kepada masyarakat, pembersihan saluran dan selokan sebagai habitat nyamuk," tandas Obet.Obet menjelaskan, Dinas Kesehatan menjalin kerja sama dengan kelurahan-kelurahan, dan masyarakat untuk membersihkan lingkungan." Untuk pencegahan selain kami dari dinas, ada Mitra-mitra juga berperan aktif seperti IRS, batel, edukasi di lapangan,” ucap Obet.Sebagai bentuk pencegahan, masyarakat diminta untuk turut berperan aktif dengan cara:Menjaga kebersihan lingkungan,Membersihkan saluran air dan genangan,Menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari tanpa pelindung diri,Segera mengakses layanan kesehatan dan mengikuti pengobatan hingga selesai.“Kesehatan itu adalah urusan pribadi dan usaha bersama, jadi kalau kita bersihkan lingkungan kita, maka sudah pasti kita jaga diri dan tubuh kita pasti sehat,” kata Obet.(Fadli)
14 Jun 2025, 08:05 WIT
Teguran dan Edukasi Bagi Pelanggar Warnai Hari Pertama Pelaksanaan Operasi Simpatik Salawaku 2025
Papuanewsonline.com, Ambon - Hari pertama pelaksanaan Operasi Simpatik Salawaku Tahun 2025, personel Polda Maluku melakukan pengaturan arus lalulintas hingga menegur pengendara bermotor yang melanggar aturan lalulintas.Pengaturan arus lalulintas yang dilaksanakan di ruas jalan Kapten Piere Tendean, Galala, Kota Ambon, Jumat (13/6/2025), ini dipimpin oleh AKP. Y. Pini, Kanit Audit dan Inspeksi Kamseltibcar, dan Iptu Muhammad Jen Namkatu, Kanit 1 Silaka Direktorat Lalulintas Polda Maluku.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.I.K., M.H, mengungkapkan, pengaturan arus lalulintas dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan kendaraan di kota Ambon."Selain mengatur arus lalulintas, petugas lalulintas yang melaksanakan operasi simpatik salawaku juga menegur pengendara bermotor yang kedapatan melanggar aturan lalulintas," kata Kombes Areis.Teguran diberikan petugas lalulintas baik kepada pengendara roda dua, maupun pengemudi roda empat yang kedapatan berboncengan tiga orang, tidak memiliki kaca spion, maupun tidak menggunakan helm. "Untuk pengemudi mobil ditegur karena tidak menggunakan sabuk pengaman. Petugas juga memberikan edukasi tentang pentingnya menaati peraturan lalulintas dan bahayanya jika melanggar," ungkapnya.Sebagaimana pesan Kapolda Maluku, kata Kombes Areis, personel yang melaksanakan Operasi Simpatik Salawaku, ditekankan untuk selalu mengedepankan pendekatan persuasif. "Personel juga diharapkan dapat memberikan edukasi tentang lalulintas kepada pengguna jalan dan menghindari semua tindakan yang berlebihan atau kontra produktif," ungkapnya. PNO-12
13 Jun 2025, 18:14 WIT
Gelar Operasi Simpatik Salawaku 2025, Kapolda Maluku: Hindari Semua Tindakan Yang Berlebihan
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku resmi melaksanakan Operasi Lalulintas dengan sandi Simpatik Salawaku Tahun 2025, Jumat (13/6/2025).Operasi Simpatik yang bertujuan meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas ini resmi dilaksanakan melalui apel gelar pasukan yang dipimpin Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol Ronald Reflie Rumondor S.I.K.Apel gelar pasukan Operasi Simpatik Salawaku 2025 diikuti personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon yang bertempat di halaman parkir Mapolda Maluku, Tantui, Kota Ambon.Hadir dalam kegiatan itu para Pejabat Utama Polda Maluku, maupun Kapolresta dan Wakapolresta Ambon beserta jajarannya.Karo Ops, dalam sambutannya membacakan amanat Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si.Kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Simpatik, Kapolda menekankan beberapa hal. Diantaranya personel yang dikerahkan agar dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik sesuai prosedur tetap yang sudah berlaku."Dalam pelaksanaan operasi Simpatik di lapangan personel agar mengedepankan pendekatan persuasif, berikan edukasi tentang lalulintas, serta hindari semua tindakan yang berlebihan atau kontra produktif," pintanya.Setiap personel yang ditugaskan agar selalu menunjukan sikap santun, sigap dan simpatik kepada masyarakat, "sehingga kehadiran kita selaku anggota Polri di tengah-tengah masyarakat dapat di rasakan manfaatnya," harapnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengingatkan untuk agar dalam pelaksanaan operasi, tetap menjaga sinergitas dan soliditas dengan seluruh mitra strategis."Tetap jaga sinergitas dan soliditas kita bersama mitra strategis yang ikut bersama-sama kita dalam pelaksanaan operasi Simpatik ini sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan lancar hingga selesai nanti," pungkasnya.Untuk diketahui, personel yang dikerahkan dalam Operasi Simpatik Salawaku di wilayah hukum Polda Maluku berjumlah 269 orang. Terdiri dari Polda Maluku 35 personel; Polresta Ambon 27 personel; Polres Seram Bagian Barat 22; Polres Seram Bagian Timur 22; Polres Kepulauan Aru 22; Polres Kepulauan Tanimbar 22; Polres Tual 11; Polres Buru 11; Polres Buru Selatan 30; Polres Maluku Tenggara 20; Polres Maluku Tengah 22; Polres Maluku Barat Daya 22.Operasi Kepolisian Terpusat ini akan dilaksanakan selama 10 hari ke depan atau sejak tanggal 13 - 22 Juni 2025. PNO-12
13 Jun 2025, 17:48 WIT
Petani di Timika Senang, Ketersediaan Pupuk Subsidi Melimpah
Papuanewsonline, Timika, – Ketersediaan pupuk bersubsidi jenis NPK dan Urea di Mimika pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.Hal ini dirasahkan langsung oleh petani dalam melaksanakan aktifitas pertanian di lapangan.Jasmiati, salah satu petani sayur sawi yang menggarap lahan seluas 1 Hektare di Jalur 8 Sp4 mengatakan bahwa ditahun 2025, para petani senang karena jatah pupuk subsidi jenis NPK dan Urea meningkat dari tahun-tahun sebelumnya." Kami sampaikan terimaksih kepada pemerintah melalui kepanjangan tangan dinas pertanian, karena pupuk melimpah ini mempermudah kami dalam bercocok tanam," ujar Jasmiati di Timika, Jumat (13/6/2025)." Saya tahun-tahun sebelumnya per masah tanam hanya dapat 50 kilo gram, berbedah dengan tahun ini, kami dapat 250 Kg per masa tanam (3-4 Bulan), sehingga Alhamdulillah kami dapat 750 kilo gram dalam setahun sangat-sangat cukup," Ucapnya.Para pengecer juga merasahkan hal yang sama, Rendy, selaku salah satu pengecer yang ada di Jalur 6 Sp4 membenarkan bahwa jatah pupuk subsidi untuk setiap petani tahun 2025 meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. "Iya benar tahun ini jatah pupuk subsidi untuk petani meningkat, dalam satu tahun mereka dapat jatah rata-rata 750 Kg per orang, tapi juga bisa disesuaikan dengan luas lahan yang digarap," tegasnya.Rendy menjelaskan bahwa pada Tahun 2025 Mimika mendapatkan kouta pupuk subsidi Urea 637 Ton dan NPK 1.450 Ton yang akan didistribusikan ke lima Distrik antara lain Iwaka 768,29 Ton, Mimika Baru 312,89 Ton, Mimika Timur 312,89 Ton ,WANIA 603,66 Ton dan Kuala Kencana 89,28 Ton." Berbedah jauh dari di Tahun 2024 kemarin, karena kita di Timika hanya mendapat kouta pupuk subsidi berjenis Urea 476 Ton dan NPK 406 Ton yang tersebar di lima Distrik," Sorotnya.Terpisah Kepala Seksi sarana dan prasarana pertanian (KSPP) Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultural (Distanbun) Kabupaten Mimika Marta Sena menjelaskan bahwa apa yang dirasakan petani dalam kepuasan untuk memperoleh jata pupuk subsidi adalah kebahagian bagi pemerintah." Ini upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani," Tuturnya.Marta Sena menjelaskan, yang berhak mendapatkan jatah pupuk subsidi adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani atau petani yang memiliki Kartu Tani (Karta) yang memiliki lahan garapan tidak lebih dari 2 Hektare. " Untuk jatah kouta setiap petani disesuaikan dengan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai data acuan Distanbun dalam pendistribusian jumlah pupuk disetiap Distrik," Jelasnya.Lanjut Dia, Kelompok tani di kabupaten Mimika didata melalui penyuluh dan dimasukan ke dalam RDKK." Kalau Petani yang memilik lahan lebih dari 2 Hektare, maka mereka tidak berhak dapat bantuan subsidi," Tegasnya.Terpisah Alice Wanma selaku Kepala Distanbun Kabupaten mengatakan, peningkatan kouta pupuk subsidi tahun 2025 meningkat signifikan, karena beberapa faktor antara lain, karena adanya gudang penyimpanan yang memadai, serta penghasil bahan baku untuk pengelolaan pupuk tumbuh secara stabil. "Benar sekali, kouta pupuk subsidi tahun ini di timika meningkat dari sebelumnya, karena gudang penyimpanan kita sudah memadai dan negara penghasil pupuk seperti rusia mulai stabil dalam memproduksi dan distribusi" Jelasnya.Kata Alice, Peningkatan ini juga sejalan dengan intruksi Menteri Pertanian yang mengharuskan peningkatan distribusi pupuk subsidi ke daerah-daerah sebagai wujud nyata dari cita-cita presiden untuk meningkatkan produktivitas petani agar Indonesia menjadi negara swasembada pangan. " Ketersediaan pupuk subsidi yang melimpah ditahun 2025, yang kami berharap dapat meningkatkan produktifitas petani sayur dan buah di Mimika agar kebutuhan konsumsi sayur bagi masyarakat Mimika dapat tercukupi," Harapnya." Selain untuk mencukupi kebutuhan konsumsi sayur, Kami juga berharap agar dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Mimika selama tahun 2025 ini," Pungkasnya.(Resky)
13 Jun 2025, 17:58 WIT
Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Bintra Gelar Anjangsana Kunjungi Pangda Sri Suwarni
Papuanewsonline.com, Jakarta – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Bina Tradisi (Bintra) Bhayangkara menyelenggarakan kegiatan anjangsana sebagai wujud kepedulian dan penghormatan terhadap para purnawirawan Polri. Salah satu agenda kegiatan ini adalah kunjungan ke kediaman Panglima Daerah (Pangda) Sri Suwarni yang tengah sakit.Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Juni 2025, pukul 16.00 – 17.00 WIB di Komplek Polri Pondok Karya Blok J No. 6, Jakarta Selatan. Tim kunjungan terdiri dari sejumlah pejabat Polri lintas satuan kerja, antara lain:- Brigjen Pol Tory Kristianto, S.I.K. (Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri)- Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. (Peneliti Ilmu Kepolisian Madya TK. I STIK Lemdiklat Polri)- Ipda Bagus Kusuma Putra, S.H. (Pama Korbinmas Baharkam Polri)- Bripda Aftar Azkia (Banum Ditbinpotmas)- Personel Pusdokkes Polri- Personel Provos Mabes Polri- Personel Divisi Humas Mabes PolriKegiatan diawali dengan rapat koordinasi di lokasi sebelum keberangkatan. Setibanya di kediaman, tim melaksanakan pengecekan kesehatan terhadap Pangda Sri Suwarni yang tengah menjalani masa pemulihan.Selain memberikan dukungan moril, tim juga menyerahkan parcel buah dan tali asih sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi beliau selama berdinas di kepolisian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan."Anjangsana ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada para senior dan purnawirawan yang telah berjasa besar bagi institusi Polri. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan inilah yang terus kami jaga di tubuh Bhayangkara," ungkap Brigjen Pol Tory Kristianto, S.I.K. (Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri).Sebagai penutup, seluruh personel yang hadir melakukan sesi foto bersama, mempererat rasa solidaritas dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Bhayangkara ke-79. PNO-12
13 Jun 2025, 17:36 WIT
Kapolda Lampung Pimpin Monitoring Operasi Tuhuk Krakatau 2025 di Ajang WSL Krui Pro 2025
Papuanewsonline.com, Pesisir Barat – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika laksanakan monitoring pelaksanaan Operasi Tuhuk Krakatau 2025 dalam rangka pengamanan event internasional World Surfing League (WSL) Krui Pro 2025 di Pantai Nyimbor, Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat. Kamis(12/6/25)Turut hadir dalam rombongan Brigjen Tni Rikas Hidayatullah Danrem 043/Gatam Lampung, Dansat Brimob Polda Lampung, dan Kasi Ops Korem 043/Gatam.Rombongan melakukan pemantauan di pusat kendali operasi Command Center untuk melihat kesiapan pengamanan, koordinasi antar satuan, serta kelancaran komunikasi dilapangan.Selanjutnya turun langsung ke lokasi pertandingan Kapolda Lampung beserta rombongan meninjau langsung pelaksanaan lomba kategori QS 6000 Mens, QS 6000 Womens dan Wild Card sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan atlet, official, maupun penonton.Dalam keterangannya Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan, "Operasi Tuhuk Krakatau 2025 ini kami kolaborasi dengan Brigjen TNI Rikas selaku Danrem Lampung untuk memastikan keamanan dan kelancaran WSL Krui Pro 2025 sebagai event bertaraf internasional, hari ini kami turun langsung melihat pelaksanaan operasi ini mulai dari posko hingga pengamanan di lapangan”."Event ini tidak hanya menjadi kebanggaan Lampung, tetapi juga momentum untuk memajukan pariwisata, kami apresiasi antusiasme masyarakat dan atlet mancanegara serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama kegiatan berlangsung," tambah Kapolda.Monitoring ini menunjukkan keseriusan Polda Lampung dalam menjamin suksesnya WSL Krui Pro 2025, sekaligus memperkuat sinergi TNI-Polri untuk mendukung pembangunan pariwisata Lampung. PNO-12
13 Jun 2025, 17:27 WIT
Polda Maluku Tangkap Empat Pelaku Narkoba
Papuanewsonline.com, Ambon - Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku kembali berhasil menangkap empat terduga pelaku narkoba di Kota Ambon. Mereka berinisial J.L.L (21), warga Gudang Arang, L.A.P (20), warga Benteng, S.A.T (45), warga Uritetu, dan S.L (26), warga Wainitu.Keempat pelaku narkoba yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini diamankan di lokasi dan waktu berbeda di kota Ambon sejak tanggal 9 - 11 Juni 2025.Tersangka J.L.L dan A.P diringkus di depan kantor Perhubungan Darat Air Salobar, Jalan Dr.Malaiholo pada tanggal 9 Juni sekira pukul 21.00 WIT. Mereka ditangkap dengan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 10,67 gram. Keduanya telah disangkakan menggunakan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.Untuk Tersangka S.A.T, diamankan bersama barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,16 gram. Ia diciduk di sekitar Kampus UKIM Ambon, Talake, pada 10 Juni sekitar pukul 00.10 WIT. Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a, UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.Di tempat lainnya pada 11 Juni sekitar pukul 14.00 WIT, tim pemberantasan narkoba dari Polda Maluku kembali meringkus S.L. Ia diamankan bersama baran bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,93 gram. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.I.K., M.H mengungkapkan, keempat tersangka kini telah diamankan di rumah tahanan Polda Maluku."Mereka saat ini sudah diamankan di rutan Polda Maluku. Sementara berkas perkara mereka sementara dirampungkan untuk dilimpahkan ke JPU," jelasnya.Penangkapan terhadap keempat tersangka dilakukan setelah tim opsnal Ditresnarkoba merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku. Selain itu, tim juga mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi jual beli narkoba di sekitar kampus UKIM Ambon."Sampai saat ini tim penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap adanya tersangka lainnya," pungkasnya. PNO-12
13 Jun 2025, 15:55 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru