logo-website
Rabu, 29 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pedang Pora Penuh Haru Iringi Pelepasan Irjen Eddy Sumitro Tambunan dari Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Suasana haru bercampur khidmat menyelimuti halaman Markas Kepolisian Daerah Maluku (Mapolda Maluku), Selasa (26/8/2025). Tradisi Pedang Pora mengiringi langkah mantan Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, beserta istri saat secara resmi dilepas dari jabatannya. Acara penuh makna itu dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku yang baru, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama sang istri. Sejumlah pejabat utama Polda Maluku juga hadir memberikan penghormatan, termasuk Wakapolda Brigjen Pol Imam Tobroni, S.I.K., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, S.I.K., serta para Kapolres jajaran dan pengurus Bhayangkari Daerah Maluku. Prosesi dimulai dengan barisan pasukan Pedang Pora yang membentuk gerbang kehormatan, di mana Irjen Eddy bersama istri berjalan melewatinya dengan wajah teduh dan penuh rasa bangga. Dentingan pedang yang terangkat tinggi menjadi simbol penghormatan serta doa restu dari seluruh keluarga besar Polda Maluku. Tidak hanya itu, barisan personel dari berbagai satuan kerja turut memberikan penghormatan terakhir, menciptakan suasana sakral dan penuh wibawa. Momen puncak terjadi saat Kapolda Irjen Dadang Hartanto melepas langsung mantan Kapolda di gerbang utama Mapolda, diiringi tepuk tangan panjang dan wajah-wajah yang tak mampu menyembunyikan rasa haru. Acara pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata penghormatan setinggi-tingginya kepada Irjen Eddy yang selama lebih dari satu tahun memimpin Polda Maluku dengan dedikasi dan komitmen. Di masa kepemimpinannya, Irjen Eddy dikenal tegas, humanis, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di Maluku yang memiliki dinamika sosial cukup kompleks. Ia juga sukses membangun sinergi erat dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sipil. “Upacara Pedang Pora ini menjadi bentuk penghargaan dan rasa hormat kami atas kepemimpinan Bapak Irjen Eddy Sumitro Tambunan yang telah bekerja keras menjaga situasi tetap aman dan kondusif di Maluku,” ujar salah satu pejabat utama Polda yang hadir. Tradisi Pedang Pora yang dijalani dengan penuh kehormatan juga menjadi simbol perpisahan yang sarat makna: sebuah penghantaran dengan doa restu agar pengabdian dan perjalanan karier berikutnya penuh keberkahan. Bagi keluarga besar Polda Maluku, kepergian Irjen Eddy meninggalkan kesan mendalam. Banyak anggota yang meneteskan air mata, menandakan eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin selama masa kepemimpinannya. Kini tongkat estafet kepemimpinan resmi beralih ke Irjen Dadang Hartanto. Namun, jejak dan warisan kepemimpinan Irjen Eddy akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah Polda Maluku. “Tradisi ini bukan hanya tentang melepas, tetapi juga tentang mengingat dan meneladani kepemimpinan beliau yang penuh dedikasi. Kami yakin semangat pengabdian Pak Eddy akan menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Maluku ke depan,” pungkas salah satu anggota Bhayangkari dengan mata berkaca-kaca.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 23:37 WIT
Kapolda Kalteng Panen Sayur Bersama Bhayangkari, Dorong Program Ketahanan Pangan Nasional Papuanewsonline.com, Palangka Raya – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan mewarnai halaman Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (26/8/2025). Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. bersama Ketua Bhayangkari Kalteng, Ny. Maya Iwan Kurniawan, turun langsung ke lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk melakukan panen sayuran segar hasil budidaya bersama jajaran. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, S.I.K., para pejabat utama Polda, serta pengurus Bhayangkari Daerah Kalteng. Panen kali ini berhasil memetik berbagai jenis sayuran, di antaranya sawi, pakcoy, dan kangkung, yang sebelumnya ditanam sejak bulan Mei lalu. Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa kegiatan panen sayuran ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang telah menjadi prioritas Presiden RI. “Selain memanen sayuran, Kapolda dan jajaran juga menanam kembali bibit tanaman seperti cabai, tomat, serta sayuran lainnya sebagai bentuk kesinambungan dari program ini,” terang Erlan. Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam program pangan ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui langkah-langkah nyata yang terukur. Kombes Erlan juga menekankan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari sinergi antar satuan kerja di lingkungan Polda Kalteng. Program P2L tidak hanya mengajarkan pentingnya pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong, kedisiplinan, dan kemandirian dalam menjaga ketersediaan pangan. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri bisa hadir di tengah masyarakat dengan berbagai program yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. Melalui kerja sama dan sinergi, kami yakin ketahanan pangan dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” tutupnya. Kapolda Kalteng berharap kegiatan panen sayuran ini dapat menjadi contoh positif yang bisa ditiru oleh masyarakat luas, khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman produktif. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, langkah ini juga mampu menekan ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah. “Program ketahanan pangan tidak boleh berhenti hanya di tataran konsep. Harus ada aksi nyata, dan Polri siap menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kapolda.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 23:35 WIT
Polri Tegaskan Komitmen: Lindungi Wartawan, Jaga Kebebasan Pers Papuanewsonline.com, Jakarta – Mabes Polri menegaskan komitmennya terhadap kebebasan pers dan perlindungan bagi para wartawan. Seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda hingga Polsek, diminta untuk menjamin keselamatan serta menghormati kerja jurnalistik sebagai bagian dari pilar demokrasi. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (26/8/2025). Pernyataan ini sekaligus merespons sejumlah laporan terkait tindakan kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum aparat kepolisian dalam beberapa hari terakhir. “Kami meminta kepada seluruh jajaran kepolisian agar melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif, profesional, serta menjalin kerja sama dalam setiap aktivitas peliputan,” tegas Brigjen Trunoyudo. Karopenmas menegaskan bahwa keberadaan media merupakan mitra strategis Polri, tidak hanya sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai kanal literasi publik. Menurutnya, kerja jurnalistik memiliki peran vital dalam menyebarkan informasi tentang program-program Polri, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), pelayanan masyarakat, hingga program strategis nasional. “Media memiliki peran besar dalam memberikan informasi tentang kinerja Polri secara profesional, sehingga masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan,” ujarnya. Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara Polri dan pers sangat penting agar tercipta keterbukaan informasi yang sehat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Lebih jauh, Brigjen Trunoyudo menekankan bahwa perlindungan terhadap wartawan bukan hanya kewajiban etis, tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam menjaga prinsip negara demokratis. “Tugas wartawan adalah memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar dan akurat. Maka dari itu, jajaran kepolisian tidak boleh menghalangi, apalagi melakukan kekerasan kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa wartawan adalah bagian dari ekosistem demokrasi yang sama-sama berjuang untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, Polri berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan insan pers, baik dalam penyampaian informasi publik maupun dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Di akhir keterangannya, Brigjen Trunoyudo mengajak seluruh personel Polri untuk terus memperbaiki diri, menjaga integritas, dan membangun sinergi positif dengan media. Menurutnya, hanya dengan cara itu kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus ditingkatkan. “Kami berharap seluruh jajaran mampu menempatkan wartawan sebagai mitra, bukan lawan. Perlindungan terhadap profesi jurnalis adalah bentuk penghormatan Polri pada kebebasan pers sekaligus menjaga martabat institusi kepolisian di mata rakyat,” pungkasnya.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 23:13 WIT
Kapolda Maluku Teken Serah Terima Jabatan, Tegaskan Profesionalisme dan Kepercayaan Publik Papuanewsonline.com, Ambon – Momentum pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Daerah Maluku kembali ditandai dengan prosesi penting. Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. secara resmi menandatangani memori Serah Terima Jabatan di ruang rapat utama lantai 5 Mapolda Maluku, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini disaksikan oleh jajaran pimpinan utama, mulai dari Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, S.I.K., para Kapolres jajaran, hingga seluruh perwira Polda Maluku. Suasana penuh khidmat dan kebersamaan tampak mewarnai acara tersebut. Dalam arahannya, Kapolda Maluku yang baru, Irjen Dadang Hartanto, menegaskan komitmen untuk menghadirkan Polri yang profesional dan humanis. Ia meminta seluruh jajaran, baik di tingkat Polda maupun Polres, agar mampu memaksimalkan kinerja sesuai bidang masing-masing. “Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kita. Di era demokrasi saat ini, Polri harus menjadi institusi yang dipercaya publik. Mari kita lakukan perbaikan di semua lini, hindari segala bentuk pelanggaran, dan hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Irjen Dadang. Ia bahkan mengingatkan contoh dari beberapa negara lain, di mana institusi kepolisian pernah dibubarkan pemerintah karena dinilai tidak memberi manfaat. “Kita jangan sampai mengalami hal seperti itu. Kehadiran Polri harus menjadi penopang dan pelindung masyarakat, bukan sebaliknya,” ujarnya. Kapolda Dadang menekankan pentingnya sikap profesional dalam melaksanakan tugas. Ia menyoroti perlunya anggota Polri hadir sebagai solusi, bukan menjadi masalah di tengah masyarakat. “Ada rekan-rekan kita yang justru membuat masyarakat kesulitan. Hal ini tidak boleh terjadi lagi. Kehadiran anggota Polri harus menjadi sumber ketenangan, bukan keresahan, khususnya di wilayah Maluku,” katanya tegas. Selain itu, ia menekankan bahwa kekuatan utama Polri terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Untuk itu, setiap pemimpin di jajaran Polda Maluku diminta untuk menjadi teladan bagi anggotanya. “Jadilah pemimpin yang menopang, bukan membebani. Mari kita semua berbuat baik, sebab kebaikan yang kita tanam hari ini akan kembali pada kita atau anak cucu kita di masa depan,” pesan Kapolda Dadang penuh makna. Tidak hanya fokus pada internal kepolisian, Irjen Dadang juga meminta seluruh jajaran untuk mendukung program-program pemerintah. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait harus terus dilakukan agar kehadiran Polri benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat luas. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, segala kebijakan dan program yang dijalankan akan memberi dampak positif, baik bagi keamanan maupun pembangunan di Maluku,” pungkasnya.   Penulis: GF Editor: GF   26 Agu 2025, 23:03 WIT
Irjen Dadang Hartanto Resmi Pimpin Polda Maluku, Terima Pataka “Salawaku Emarina” Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku resmi berganti pucuk pimpinan. Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., kini sah menjabat sebagai Kapolda Maluku setelah menerima Pataka Polda Maluku “Salawaku Emarina” dari pejabat lama, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., pada upacara serah terima di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Ambon, Selasa (26/8/2025). Tradisi penyerahan Pataka ini bukan sekadar simbol formalitas, tetapi juga representasi tanggung jawab dan amanah besar dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di bumi Maluku. Dalam sambutannya, Irjen Eddy Tambunan yang telah memimpin Polda Maluku selama 1 tahun 1 bulan menyampaikan rasa bangga sekaligus haru. Ia berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mendukung selama masa kepemimpinannya. “Kini tiba saatnya saya menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada adinda saya, Irjen Pol Dadang Hartanto. Saya yakin beliau mampu membawa Polda Maluku lebih baik ke depan, terutama dalam pelayanan publik dan menjaga stabilitas kamtibmas,” ucap Irjen Eddy. Ia juga menitipkan pesan penuh makna kepada seluruh personel: “Jangan sakiti masyarakat, berbuat baiklah kepada masyarakat, dan bantulah masyarakat.” Tak lupa, Irjen Eddy memohon maaf bila ada kesalahan dalam ucapan maupun tindakan selama bertugas. “Saya bangga pernah menjadi bagian dari perjuangan besar menjaga kamtibmas di Maluku,” tambahnya. Setelah menerima Pataka, Irjen Dadang Hartanto menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat baru. “Penyerahan Pataka ini menandai kesinambungan kepemimpinan di Polda Maluku. Salawaku Emarina bukan sekadar simbol, melainkan komitmen kami untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme,” tegasnya. Ia menjelaskan, “Salawaku” dalam bahasa Maluku berarti perisai yang melambangkan perlindungan, sementara “Emarina” berarti aman dan tenteram. Dengan demikian, Polda Maluku diharapkan menjadi perisai bagi masyarakat dalam menegakkan hukum dan menjaga ketentraman. Kapolda baru ini juga mengajak seluruh jajaran Polda Maluku, mulai dari pejabat utama hingga personel di lapangan, untuk bekerja cepat, tepat, profesional, dan tetap humanis. “Ukuran keberhasilan Polri adalah saat masyarakat merasa aman, bebas dari rasa takut, dan dapat beraktivitas dengan nyaman. Untuk itu mari kita berikan pelayanan terbaik dengan keikhlasan, serta bersama-sama menjaga Maluku agar tetap damai,” pesannya. Irjen Dadang menekankan pentingnya kebersamaan. Menurutnya, seberat apapun tantangan akan bisa dihadapi bila dilakukan secara kolektif dan bersungguh-sungguh. Dengan tongkat komando kini berada di tangan Irjen Dadang Hartanto, masyarakat Maluku menaruh harapan besar pada kepemimpinan barunya. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin solid demi menciptakan Maluku yang aman, damai, dan sejahtera.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 22:49 WIT
Bahas APBD-P di Bali, Mantan Legislator Kritik Kinerja DPRD Mimika Papuanewsonline.com, Mimika- mantan legislator DPRK Mimika Yohanes Wantik menyatakan Masyarakat Mimika jadi bingung dengan kinerja DPRK Kabupaten Mimika yang melakukan pembahasan APBD-P tahun 2025 di Bali." Urgensinya apa? Kenapa dibahas di Bali? Bayangkan APBD Perubahan 6,8 Triliun dibahas hanya delapan hari di Bali dan kemudian balik lakukan pengesahan di Timika," ucap Yohanis Wantik melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (26/8/2025).Yohanis Wantik mengatakan fungsi pengawasan DPRK Kabupaten Mimika sangat lemah, karena penyerapan APBD induk tahun 2025 terlalu minim, namun pimpinan dan anggota  DPRK Mimika terlalu cepat mengesahkan APBD-P tahun 2025 senilai 6,8 Triliun." APBD-P senilai Rp.6,8 Triliun hanya dibahas delapan hari, kemudian mereka balik dan mengesahkan, ini aneh tapi nyata, banyak gedung di Mimika untuk bahas APBD-P, tapi harus keluarkan anggaran miliaran rupiah, untuk ticet, bayar hotel dan akomodasi untuk bahas APBD-P di Bali, ini pemborosan anggaran yang keterlaluan," Jelasnya.Kata Dia, Ketua DPRK Kabupaten Mimika sebagai anak pribumi seharusnya peka terhadap persoalan ini, sehingga kedepan jangan terulang." Kami akan dukung kinerja Ketua DPRK sebagai anak asli daerah ini, tapi kami berharap, jangan jadi penghianat bagi kami masyarakat," Harap Yohanis Wantik.Yohanis Wantik juga menyentil keterangan staf ahli ketua DPRK di Group WhtsApp  tentang efesiensi anggaran.Ia menyatakan keterangan dari staf ahli dianggap keliru  dan tidak paham substansi tentang efesiensi anggaran." Terkait keterangan Staf Ahli ketua DPRK Mimika yang tersebar di Group WhatsApp, kami anggap keliru, karena terkait efesiensi anggaran, sudah ada rujukan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Mendagri, Menkeu dan jajaran pemerintah lainya," Ucapnya.Terkait pembahasan APBD-P diluar daerah, Yohanes Wantik melanjutkan bahwa tidak ada urgensi untuk pembahasan APBD-P di Bali, seperti  dilakukan DPRK dan Pemdah Mimika." Ini Pemborosan anggaran negara, sehingga kami berharap kedepan tidak perlu ada pembahasan APBD dan APBD-P diluar daerah, harus di Timika sehingga ada juga fungsi kontrol dari masyarakat, karena APBD dan APBD-P merupakan hak dan hajat hidup masyarakt, bukan milik Pemerintah Daerah dan DPRK," sorot Yohanis Wantik.Kata Dia, hal ini harus dikritisi sehingga ada perbaikan kedepan, dan DPRK maupun Pemerintah Daerah harus jujur dan terbuka kepada publik." Kalau tidak mau dikritik, tidak usah jadi pejabat, karena pejabat yang dewasa adalah menerima kritikan,  bukan pejabat baperan sana sini," Pungkasnya.Untuk diketahui publik Mimika bahwa, Hingga berita ini dipublikasikan Ketua DPRK Kabupaten Mimika Primus Natikapereyau belum dikonfirmasi.(Cori) 26 Agu 2025, 22:42 WIT
Polri Raih Penghargaan Menteri PKP atas Dukungan Program 3 Juta Rumah Subsidi Papuanewsonline.com, Jakarta – Polri kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada momentum Hari Perumahan Nasional (Hapernas) ke-75 tahun 2025, Polri menerima penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atas dukungan dan sinergi nyata dalam menyukseskan program strategis pemerintah 3 Juta Rumah Subsidi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait kepada Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo, yang hadir mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara yang digelar di Ruang Menteri PKP, Wisma Mandiri, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Dalam kesempatan itu, Komjen Dedi menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung kebijakan Presiden, khususnya dalam upaya menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Saat ini telah terbangun sekitar 13.000 unit rumah subsidi, dengan target mencapai 16.000 unit. Sesuai petunjuk Bapak Kapolri, Polri akan terus hadir mendukung kebijakan dan program strategis Bapak Presiden,” ujar Komjen Dedi. Selain memberikan dukungan dari sisi pengawasan bersama kejaksaan, Polri juga turut membangun perumahan subsidi bagi anggota Polri. Salah satu yang menonjol adalah Ayyasa Residence di Karawang Timur, Jawa Barat, serta sejumlah proyek perumahan di berbagai provinsi lainnya. Diketahui sebelumnya, pada 4 Maret 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan groundbreaking serentak pembangunan perumahan subsidi bagi anggota Polri dan ASN Polri, yang dipusatkan di Karawang. Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dalam sambutannya kala itu, Jenderal Sigit menyampaikan komitmen Polri mendukung penuh program pemerintah. “Alhamdulillah hari ini kita semuanya berkumpul untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi program dan kebijakan Bapak Presiden terkait pembangunan 3 juta rumah,” tutur Kapolri. Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas peran serta yang diberikan. Menurutnya, dukungan Polri tidak hanya mempermudah jalannya program, tetapi juga mempercepat terwujudnya harapan jutaan rakyat untuk memiliki hunian layak. “Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas dukungan penuh yang diberikan. Kehadiran Polri menjadi tenaga tambahan yang luar biasa dalam membantu pekerjaan kami. Pemerintah memberikan karpet merah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan Polri hadir untuk memastikan program ini berjalan,” ujar Menteri Ara. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan Polri tidak hanya terbatas pada sektor keamanan, tetapi juga menyentuh ranah kesejahteraan masyarakat. Ke depan, Polri memastikan akan terus bersinergi dalam mengawal pembangunan nasional, termasuk mewujudkan cita-cita besar menghadirkan 3 juta rumah subsidi bagi rakyat Indonesia.   Penulis: GF Editor: GF 26 Agu 2025, 15:25 WIT
Sikapi Isu OPM, Kapolres Mimika Minta Warga Percayakan Keamanan ke TNI-Polri Papuanewsonline.com, Mimika – Menyusul beredarnya informasi mengenai dugaan aktivitas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Mimika, aparat keamanan di bawah koordinasi Polres Mimika bersama TNI meningkatkan kewaspadaan. Berbagai langkah antisipasi dilakukan, mulai dari patroli gabungan, penempatan personel di titik-titik rawan, hingga memperkuat koordinasi lintas instansi demi memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik, sebab TNI-Polri telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. “Kami tetap melaksanakan patroli gabungan dan menempatkan anggota di lokasi yang dianggap rawan. Anggota di lapangan juga diberdayakan untuk memantau secara langsung perkembangan situasi,” jelas Kapolres saat diwawancarai awak media di Mile 32, Senin (25/8/2025). Menurut Kapolres, beredarnya isu mengenai pergerakan OPM berpotensi menimbulkan keresahan, terutama melalui media sosial yang sering kali mempercepat penyebaran informasi tanpa verifikasi. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek kebenaran informasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya. “Kepada warga Mimika, kami imbau kalau ada informasi semacam itu tolong di-crosscheck dulu kepada pihak berwenang, jangan langsung percaya apalagi ikut menyebarkan,” tegasnya. Meski isu beredar luas, Kapolres Billyandha menekankan bahwa hingga saat ini kondisi di Kabupaten Mimika masih dalam keadaan aman dan terkendali. Aparat TNI-Polri disebutnya siap menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat. “Untuk masyarakat Mimika percayakan kepada kami. Kami sudah berkoordinasi dengan TNI dan sampai saat ini situasi tetap kondusif,” tandasnya. Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Dengan dukungan masyarakat, upaya aparat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai akan lebih efektif. “Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Kami harap semua pihak dapat bekerja sama menjaga Mimika tetap aman dan damai,” pungkasnya.   Penulis: Jidan Editor: GF 26 Agu 2025, 13:37 WIT
Pesawat Smart Cakrawala Gagal Mendarat di Timika, Seluruh Kru Selamat Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana di Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, mendadak heboh pada Senin sore (25/8/2025) setelah sebuah pesawat PAC 750 XTSOL/PK-SNU milik PT Smart Cakrawala Aviation mengalami insiden gagal mendarat. Pesawat dengan nomor registrasi PK-SNU itu terperosok keluar jalur landasan pacu runway 12 usai melakukan penerbangan dari Bandara Derapos, Kabupaten Puncak. Meski pesawat keluar dari jalur landasan, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sang pilot, Kapten Yosep, bersama kru dilaporkan dalam kondisi selamat dan segera dievakuasi ke lokasi aman. Berdasarkan keterangan awal, pesawat berupaya mendarat sekitar pukul 17.00 WIT. Namun, pada fase akhir pendaratan pesawat mengalami gangguan mesin (engine failure) yang mengakibatkan hilangnya kendali. Akibatnya, pesawat tidak mampu mempertahankan jalur pendaratan dan akhirnya terperosok hingga keluar ujung landasan pacu. Petugas bandara yang sigap langsung melakukan penanganan cepat. Tim ground handling bersama aparat keamanan bandara mengevakuasi pesawat ke lokasi aman untuk mencegah gangguan operasional penerbangan lainnya. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian bersama otoritas bandara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab insiden. “Pesawat sudah dievakuasi dari lokasi kejadian ke tempat yang aman. Kondisi pilot maupun kru dalam keadaan selamat. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak benar,” ujar AKBP Billyandha. Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengusut penyebab pasti kecelakaan ini. Hingga kini, investigasi tengah dilakukan guna mengetahui apakah insiden disebabkan murni oleh faktor teknis, cuaca, atau human error. PT Smart Cakrawala Aviation juga disebut akan memberikan keterangan resmi pasca hasil penyelidikan awal dari tim KNKT. Pihak kepolisian memastikan insiden ini tidak mengganggu penerbangan lain di Bandara Mozes Kilangin. Seluruh aktivitas penerbangan tetap berjalan normal usai pesawat dievakuasi.   Penulis: Jidan Editor: GF  26 Agu 2025, 13:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT