Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Pedang Pora Penuh Haru Iringi Pelepasan Irjen Eddy Sumitro Tambunan dari Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon –
Suasana haru bercampur khidmat menyelimuti halaman Markas Kepolisian Daerah
Maluku (Mapolda Maluku), Selasa (26/8/2025). Tradisi Pedang Pora mengiringi
langkah mantan Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si,
beserta istri saat secara resmi dilepas dari jabatannya. Acara penuh makna itu dipimpin
langsung oleh Kapolda Maluku yang baru, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto,
S.H., S.I.K., M.Si, bersama sang istri. Sejumlah pejabat utama Polda Maluku
juga hadir memberikan penghormatan, termasuk Wakapolda Brigjen Pol Imam
Tobroni, S.I.K., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol,
S.I.K., serta para Kapolres jajaran dan pengurus Bhayangkari Daerah Maluku. Prosesi dimulai dengan barisan
pasukan Pedang Pora yang membentuk gerbang kehormatan, di mana Irjen Eddy
bersama istri berjalan melewatinya dengan wajah teduh dan penuh rasa bangga.
Dentingan pedang yang terangkat tinggi menjadi simbol penghormatan serta doa
restu dari seluruh keluarga besar Polda Maluku. Tidak hanya itu, barisan personel
dari berbagai satuan kerja turut memberikan penghormatan terakhir, menciptakan
suasana sakral dan penuh wibawa. Momen puncak terjadi saat Kapolda Irjen Dadang
Hartanto melepas langsung mantan Kapolda di gerbang utama Mapolda, diiringi
tepuk tangan panjang dan wajah-wajah yang tak mampu menyembunyikan rasa haru. Acara pelepasan ini bukan sekadar
seremoni, melainkan wujud nyata penghormatan setinggi-tingginya kepada Irjen
Eddy yang selama lebih dari satu tahun memimpin Polda Maluku dengan dedikasi
dan komitmen. Di masa kepemimpinannya, Irjen
Eddy dikenal tegas, humanis, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di Maluku
yang memiliki dinamika sosial cukup kompleks. Ia juga sukses membangun sinergi
erat dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sipil. “Upacara Pedang Pora ini menjadi
bentuk penghargaan dan rasa hormat kami atas kepemimpinan Bapak Irjen Eddy
Sumitro Tambunan yang telah bekerja keras menjaga situasi tetap aman dan
kondusif di Maluku,” ujar salah satu pejabat utama Polda yang hadir. Tradisi Pedang Pora yang dijalani
dengan penuh kehormatan juga menjadi simbol perpisahan yang sarat makna: sebuah
penghantaran dengan doa restu agar pengabdian dan perjalanan karier berikutnya
penuh keberkahan. Bagi keluarga besar Polda Maluku,
kepergian Irjen Eddy meninggalkan kesan mendalam. Banyak anggota yang
meneteskan air mata, menandakan eratnya hubungan kekeluargaan yang terjalin
selama masa kepemimpinannya. Kini tongkat estafet kepemimpinan
resmi beralih ke Irjen Dadang Hartanto. Namun, jejak dan warisan kepemimpinan
Irjen Eddy akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah Polda
Maluku. “Tradisi ini bukan hanya tentang
melepas, tetapi juga tentang mengingat dan meneladani kepemimpinan beliau yang
penuh dedikasi. Kami yakin semangat pengabdian Pak Eddy akan menjadi inspirasi
bagi seluruh personel Polda Maluku ke depan,” pungkas salah satu anggota
Bhayangkari dengan mata berkaca-kaca. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 23:37 WIT
Kapolda Kalteng Panen Sayur Bersama Bhayangkari, Dorong Program Ketahanan Pangan Nasional
Papuanewsonline.com, Palangka
Raya – Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan mewarnai halaman Mapolda
Kalimantan Tengah, Selasa (26/8/2025). Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan
Kurniawan, S.I.K., M.Si. bersama Ketua Bhayangkari Kalteng, Ny. Maya Iwan
Kurniawan, turun langsung ke lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk
melakukan panen sayuran segar hasil budidaya bersama jajaran. Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, S.I.K., para pejabat
utama Polda, serta pengurus Bhayangkari Daerah Kalteng. Panen kali ini berhasil
memetik berbagai jenis sayuran, di antaranya sawi, pakcoy, dan kangkung, yang
sebelumnya ditanam sejak bulan Mei lalu. Kapolda Kalteng melalui
Kabidhumas, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa kegiatan panen sayuran
ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan
pangan nasional yang telah menjadi prioritas Presiden RI. “Selain memanen sayuran, Kapolda
dan jajaran juga menanam kembali bibit tanaman seperti cabai, tomat, serta
sayuran lainnya sebagai bentuk kesinambungan dari program ini,” terang Erlan. Menurutnya, keterlibatan
kepolisian dalam program pangan ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya
berfokus pada tugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam
mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui langkah-langkah nyata yang
terukur. Kombes Erlan juga menekankan
bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari sinergi antar satuan kerja di
lingkungan Polda Kalteng. Program P2L tidak hanya mengajarkan pentingnya
pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat
gotong royong, kedisiplinan, dan kemandirian dalam menjaga ketersediaan pangan. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata
bahwa Polri bisa hadir di tengah masyarakat dengan berbagai program yang
langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. Melalui kerja sama dan sinergi, kami
yakin ketahanan pangan dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” tutupnya. Kapolda Kalteng berharap kegiatan
panen sayuran ini dapat menjadi contoh positif yang bisa ditiru oleh masyarakat
luas, khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman
produktif. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, langkah ini juga mampu menekan
ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah. “Program ketahanan pangan tidak
boleh berhenti hanya di tataran konsep. Harus ada aksi nyata, dan Polri siap
menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan
masyarakat,” ungkap Kapolda. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 23:35 WIT
Polri Tegaskan Komitmen: Lindungi Wartawan, Jaga Kebebasan Pers
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Mabes Polri menegaskan komitmennya terhadap kebebasan pers dan perlindungan
bagi para wartawan. Seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Polda hingga Polsek,
diminta untuk menjamin keselamatan serta menghormati kerja jurnalistik sebagai
bagian dari pilar demokrasi. Imbauan ini disampaikan langsung
oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen
Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa
(26/8/2025). Pernyataan ini sekaligus merespons sejumlah laporan terkait
tindakan kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum aparat kepolisian dalam
beberapa hari terakhir. “Kami meminta kepada seluruh
jajaran kepolisian agar melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang
objektif, profesional, serta menjalin kerja sama dalam setiap aktivitas
peliputan,” tegas Brigjen Trunoyudo. Karopenmas menegaskan bahwa
keberadaan media merupakan mitra strategis Polri, tidak hanya sebagai sarana
penyampaian informasi, tetapi juga sebagai kanal literasi publik. Menurutnya,
kerja jurnalistik memiliki peran vital dalam menyebarkan informasi tentang
program-program Polri, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat
(harkamtibmas), pelayanan masyarakat, hingga program strategis nasional. “Media memiliki peran besar dalam
memberikan informasi tentang kinerja Polri secara profesional, sehingga
masyarakat dapat mengetahui langkah-langkah kepolisian dalam menjaga keamanan
dan memberikan pelayanan,” ujarnya. Ia menambahkan, hubungan yang
harmonis antara Polri dan pers sangat penting agar tercipta keterbukaan
informasi yang sehat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi
kepolisian. Lebih jauh, Brigjen Trunoyudo
menekankan bahwa perlindungan terhadap wartawan bukan hanya kewajiban etis,
tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam menjaga prinsip negara demokratis. “Tugas wartawan adalah memastikan
masyarakat mendapat informasi yang benar dan akurat. Maka dari itu, jajaran
kepolisian tidak boleh menghalangi, apalagi melakukan kekerasan kepada wartawan
yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa wartawan
adalah bagian dari ekosistem demokrasi yang sama-sama berjuang untuk
kepentingan masyarakat luas. Karena itu, Polri berkomitmen memperkuat
kolaborasi dengan insan pers, baik dalam penyampaian informasi publik maupun
dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Di akhir keterangannya, Brigjen
Trunoyudo mengajak seluruh personel Polri untuk terus memperbaiki diri, menjaga
integritas, dan membangun sinergi positif dengan media. Menurutnya, hanya
dengan cara itu kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus ditingkatkan. “Kami berharap seluruh jajaran
mampu menempatkan wartawan sebagai mitra, bukan lawan. Perlindungan terhadap
profesi jurnalis adalah bentuk penghormatan Polri pada kebebasan pers sekaligus
menjaga martabat institusi kepolisian di mata rakyat,” pungkasnya. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 23:13 WIT
Kapolda Maluku Teken Serah Terima Jabatan, Tegaskan Profesionalisme dan Kepercayaan Publik
Papuanewsonline.com, Ambon –
Momentum pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Daerah Maluku kembali
ditandai dengan prosesi penting. Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang
Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan,
M.Si. secara resmi menandatangani memori Serah Terima Jabatan di ruang rapat
utama lantai 5 Mapolda Maluku, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini disaksikan oleh
jajaran pimpinan utama, mulai dari Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni,
S.I.K., M.H., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, S.I.K.,
para Kapolres jajaran, hingga seluruh perwira Polda Maluku. Suasana penuh
khidmat dan kebersamaan tampak mewarnai acara tersebut. Dalam arahannya, Kapolda Maluku
yang baru, Irjen Dadang Hartanto, menegaskan komitmen untuk menghadirkan Polri
yang profesional dan humanis. Ia meminta seluruh jajaran, baik di tingkat Polda
maupun Polres, agar mampu memaksimalkan kinerja sesuai bidang masing-masing. “Kepercayaan masyarakat adalah
modal utama kita. Di era demokrasi saat ini, Polri harus menjadi institusi yang
dipercaya publik. Mari kita lakukan perbaikan di semua lini, hindari segala
bentuk pelanggaran, dan hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Irjen
Dadang. Ia bahkan mengingatkan contoh
dari beberapa negara lain, di mana institusi kepolisian pernah dibubarkan
pemerintah karena dinilai tidak memberi manfaat. “Kita jangan sampai mengalami
hal seperti itu. Kehadiran Polri harus menjadi penopang dan pelindung
masyarakat, bukan sebaliknya,” ujarnya. Kapolda Dadang menekankan
pentingnya sikap profesional dalam melaksanakan tugas. Ia menyoroti perlunya
anggota Polri hadir sebagai solusi, bukan menjadi masalah di tengah masyarakat. “Ada rekan-rekan kita yang justru
membuat masyarakat kesulitan. Hal ini tidak boleh terjadi lagi. Kehadiran
anggota Polri harus menjadi sumber ketenangan, bukan keresahan, khususnya di
wilayah Maluku,” katanya tegas. Selain itu, ia menekankan bahwa
kekuatan utama Polri terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Untuk itu,
setiap pemimpin di jajaran Polda Maluku diminta untuk menjadi teladan bagi
anggotanya. “Jadilah pemimpin yang menopang,
bukan membebani. Mari kita semua berbuat baik, sebab kebaikan yang kita tanam
hari ini akan kembali pada kita atau anak cucu kita di masa depan,” pesan
Kapolda Dadang penuh makna. Tidak hanya fokus pada internal
kepolisian, Irjen Dadang juga meminta seluruh jajaran untuk mendukung
program-program pemerintah. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi dengan pihak
terkait harus terus dilakukan agar kehadiran Polri benar-benar membawa manfaat
bagi masyarakat luas. “Kita tidak bisa bekerja sendiri.
Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, segala kebijakan dan program yang
dijalankan akan memberi dampak positif, baik bagi keamanan maupun pembangunan
di Maluku,” pungkasnya. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 23:03 WIT
Irjen Dadang Hartanto Resmi Pimpin Polda Maluku, Terima Pataka “Salawaku Emarina”
Papuanewsonline.com, Ambon –
Kepolisian Daerah Maluku resmi berganti pucuk pimpinan. Irjen Pol. Prof. Dr.
Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., kini sah menjabat sebagai Kapolda Maluku
setelah menerima Pataka Polda Maluku “Salawaku Emarina” dari pejabat lama,
Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., pada upacara serah terima di Lapangan
Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Ambon, Selasa (26/8/2025). Tradisi penyerahan Pataka ini
bukan sekadar simbol formalitas, tetapi juga representasi tanggung jawab dan
amanah besar dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di bumi Maluku. Dalam sambutannya, Irjen Eddy
Tambunan yang telah memimpin Polda Maluku selama 1 tahun 1 bulan menyampaikan
rasa bangga sekaligus haru. Ia berterima kasih kepada seluruh jajaran yang
telah mendukung selama masa kepemimpinannya. “Kini tiba saatnya saya
menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada adinda saya, Irjen Pol Dadang
Hartanto. Saya yakin beliau mampu membawa Polda Maluku lebih baik ke depan,
terutama dalam pelayanan publik dan menjaga stabilitas kamtibmas,” ucap Irjen
Eddy. Ia juga menitipkan pesan penuh
makna kepada seluruh personel:
“Jangan sakiti masyarakat, berbuat baiklah kepada masyarakat, dan bantulah
masyarakat.” Tak lupa, Irjen Eddy memohon maaf
bila ada kesalahan dalam ucapan maupun tindakan selama bertugas. “Saya bangga
pernah menjadi bagian dari perjuangan besar menjaga kamtibmas di Maluku,”
tambahnya. Setelah menerima Pataka, Irjen
Dadang Hartanto menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan
dengan semangat baru. “Penyerahan Pataka ini menandai
kesinambungan kepemimpinan di Polda Maluku. Salawaku Emarina bukan sekadar
simbol, melainkan komitmen kami untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan
profesionalisme,” tegasnya. Ia menjelaskan, “Salawaku” dalam
bahasa Maluku berarti perisai yang melambangkan perlindungan, sementara
“Emarina” berarti aman dan tenteram. Dengan demikian, Polda Maluku diharapkan
menjadi perisai bagi masyarakat dalam menegakkan hukum dan menjaga ketentraman. Kapolda baru ini juga mengajak
seluruh jajaran Polda Maluku, mulai dari pejabat utama hingga personel di
lapangan, untuk bekerja cepat, tepat, profesional, dan tetap humanis. “Ukuran keberhasilan Polri adalah
saat masyarakat merasa aman, bebas dari rasa takut, dan dapat beraktivitas
dengan nyaman. Untuk itu mari kita berikan pelayanan terbaik dengan keikhlasan,
serta bersama-sama menjaga Maluku agar tetap damai,” pesannya. Irjen Dadang menekankan
pentingnya kebersamaan. Menurutnya, seberat apapun tantangan akan bisa dihadapi
bila dilakukan secara kolektif dan bersungguh-sungguh. Dengan tongkat komando kini
berada di tangan Irjen Dadang Hartanto, masyarakat Maluku menaruh harapan besar
pada kepemimpinan barunya. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan
seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin solid demi menciptakan Maluku yang
aman, damai, dan sejahtera. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 22:49 WIT
Bahas APBD-P di Bali, Mantan Legislator Kritik Kinerja DPRD Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika- mantan legislator DPRK Mimika Yohanes Wantik menyatakan Masyarakat Mimika jadi bingung dengan kinerja DPRK Kabupaten Mimika yang melakukan pembahasan APBD-P tahun 2025 di Bali." Urgensinya apa? Kenapa dibahas di Bali? Bayangkan APBD Perubahan 6,8 Triliun dibahas hanya delapan hari di Bali dan kemudian balik lakukan pengesahan di Timika," ucap Yohanis Wantik melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (26/8/2025).Yohanis Wantik mengatakan fungsi pengawasan DPRK Kabupaten Mimika sangat lemah, karena penyerapan APBD induk tahun 2025 terlalu minim, namun pimpinan dan anggota DPRK Mimika terlalu cepat mengesahkan APBD-P tahun 2025 senilai 6,8 Triliun." APBD-P senilai Rp.6,8 Triliun hanya dibahas delapan hari, kemudian mereka balik dan mengesahkan, ini aneh tapi nyata, banyak gedung di Mimika untuk bahas APBD-P, tapi harus keluarkan anggaran miliaran rupiah, untuk ticet, bayar hotel dan akomodasi untuk bahas APBD-P di Bali, ini pemborosan anggaran yang keterlaluan," Jelasnya.Kata Dia, Ketua DPRK Kabupaten Mimika sebagai anak pribumi seharusnya peka terhadap persoalan ini, sehingga kedepan jangan terulang." Kami akan dukung kinerja Ketua DPRK sebagai anak asli daerah ini, tapi kami berharap, jangan jadi penghianat bagi kami masyarakat," Harap Yohanis Wantik.Yohanis Wantik juga menyentil keterangan staf ahli ketua DPRK di Group WhtsApp tentang efesiensi anggaran.Ia menyatakan keterangan dari staf ahli dianggap keliru dan tidak paham substansi tentang efesiensi anggaran." Terkait keterangan Staf Ahli ketua DPRK Mimika yang tersebar di Group WhatsApp, kami anggap keliru, karena terkait efesiensi anggaran, sudah ada rujukan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Mendagri, Menkeu dan jajaran pemerintah lainya," Ucapnya.Terkait pembahasan APBD-P diluar daerah, Yohanes Wantik melanjutkan bahwa tidak ada urgensi untuk pembahasan APBD-P di Bali, seperti dilakukan DPRK dan Pemdah Mimika." Ini Pemborosan anggaran negara, sehingga kami berharap kedepan tidak perlu ada pembahasan APBD dan APBD-P diluar daerah, harus di Timika sehingga ada juga fungsi kontrol dari masyarakat, karena APBD dan APBD-P merupakan hak dan hajat hidup masyarakt, bukan milik Pemerintah Daerah dan DPRK," sorot Yohanis Wantik.Kata Dia, hal ini harus dikritisi sehingga ada perbaikan kedepan, dan DPRK maupun Pemerintah Daerah harus jujur dan terbuka kepada publik." Kalau tidak mau dikritik, tidak usah jadi pejabat, karena pejabat yang dewasa adalah menerima kritikan, bukan pejabat baperan sana sini," Pungkasnya.Untuk diketahui publik Mimika bahwa, Hingga berita ini dipublikasikan Ketua DPRK Kabupaten Mimika Primus Natikapereyau belum dikonfirmasi.(Cori)
26 Agu 2025, 22:42 WIT
Polri Raih Penghargaan Menteri PKP atas Dukungan Program 3 Juta Rumah Subsidi
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Polri kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada
momentum Hari Perumahan Nasional (Hapernas) ke-75 tahun 2025, Polri menerima
penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar
Sirait, atas dukungan dan sinergi nyata dalam menyukseskan program strategis
pemerintah 3 Juta Rumah Subsidi. Penghargaan tersebut diserahkan
langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait kepada Wakil Kepala Kepolisian
Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo, yang hadir mewakili
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara yang digelar di Ruang Menteri
PKP, Wisma Mandiri, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Dalam kesempatan itu, Komjen Dedi
menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung kebijakan Presiden,
khususnya dalam upaya menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat
berpenghasilan rendah (MBR). “Saat ini telah terbangun sekitar
13.000 unit rumah subsidi, dengan target mencapai 16.000 unit. Sesuai petunjuk
Bapak Kapolri, Polri akan terus hadir mendukung kebijakan dan program strategis
Bapak Presiden,” ujar Komjen Dedi. Selain memberikan dukungan dari
sisi pengawasan bersama kejaksaan, Polri juga turut membangun perumahan subsidi
bagi anggota Polri. Salah satu yang menonjol adalah Ayyasa Residence di
Karawang Timur, Jawa Barat, serta sejumlah proyek perumahan di berbagai
provinsi lainnya. Diketahui sebelumnya, pada 4
Maret 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan groundbreaking
serentak pembangunan perumahan subsidi bagi anggota Polri dan ASN Polri, yang
dipusatkan di Karawang. Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri PKP Maruarar
Sirait dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dalam sambutannya kala itu,
Jenderal Sigit menyampaikan komitmen Polri mendukung penuh program pemerintah. “Alhamdulillah hari ini kita
semuanya berkumpul untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi program dan
kebijakan Bapak Presiden terkait pembangunan 3 juta rumah,” tutur Kapolri. Sementara itu, Menteri PKP
Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas peran serta
yang diberikan. Menurutnya, dukungan Polri tidak hanya mempermudah jalannya
program, tetapi juga mempercepat terwujudnya harapan jutaan rakyat untuk memiliki
hunian layak. “Pertama-tama, saya ucapkan
terima kasih kepada Bapak Kapolri atas dukungan penuh yang diberikan. Kehadiran
Polri menjadi tenaga tambahan yang luar biasa dalam membantu pekerjaan kami.
Pemerintah memberikan karpet merah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),
dan Polri hadir untuk memastikan program ini berjalan,” ujar Menteri Ara. Penghargaan ini menjadi bukti
nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan Polri tidak hanya terbatas pada
sektor keamanan, tetapi juga menyentuh ranah kesejahteraan masyarakat. Ke
depan, Polri memastikan akan terus bersinergi dalam mengawal pembangunan nasional,
termasuk mewujudkan cita-cita besar menghadirkan 3 juta rumah subsidi bagi
rakyat Indonesia. Penulis: GF Editor: GF
26 Agu 2025, 15:25 WIT
Sikapi Isu OPM, Kapolres Mimika Minta Warga Percayakan Keamanan ke TNI-Polri
Papuanewsonline.com, Mimika –
Menyusul beredarnya informasi mengenai dugaan aktivitas Organisasi Papua
Merdeka (OPM) di wilayah Mimika, aparat keamanan di bawah koordinasi Polres
Mimika bersama TNI meningkatkan kewaspadaan. Berbagai langkah antisipasi
dilakukan, mulai dari patroli gabungan, penempatan personel di titik-titik
rawan, hingga memperkuat koordinasi lintas instansi demi memastikan situasi
keamanan tetap kondusif. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha
Hildiario Budiman, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik, sebab
TNI-Polri telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi
potensi gangguan keamanan. “Kami tetap melaksanakan patroli
gabungan dan menempatkan anggota di lokasi yang dianggap rawan. Anggota di
lapangan juga diberdayakan untuk memantau secara langsung perkembangan situasi,”
jelas Kapolres saat diwawancarai awak media di Mile 32, Senin (25/8/2025). Menurut Kapolres, beredarnya isu
mengenai pergerakan OPM berpotensi menimbulkan keresahan, terutama melalui media
sosial yang sering kali mempercepat penyebaran informasi tanpa verifikasi. Oleh
karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek kebenaran informasi
sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya. “Kepada warga Mimika, kami imbau
kalau ada informasi semacam itu tolong di-crosscheck dulu kepada pihak
berwenang, jangan langsung percaya apalagi ikut menyebarkan,” tegasnya. Meski isu beredar luas, Kapolres
Billyandha menekankan bahwa hingga saat ini kondisi di Kabupaten Mimika masih
dalam keadaan aman dan terkendali. Aparat TNI-Polri disebutnya siap menjaga
stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat. “Untuk masyarakat Mimika
percayakan kepada kami. Kami sudah berkoordinasi dengan TNI dan sampai saat ini
situasi tetap kondusif,” tandasnya. Kapolres juga mengajak seluruh
elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda untuk bersama-sama
menjaga ketertiban. Dengan dukungan masyarakat, upaya aparat dalam menciptakan
lingkungan yang aman dan damai akan lebih efektif. “Keamanan bukan hanya tugas
aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Kami harap semua pihak dapat bekerja
sama menjaga Mimika tetap aman dan damai,” pungkasnya. Penulis: Jidan Editor: GF
26 Agu 2025, 13:37 WIT
Pesawat Smart Cakrawala Gagal Mendarat di Timika, Seluruh Kru Selamat
Papuanewsonline.com, Mimika –
Suasana di Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, mendadak heboh pada
Senin sore (25/8/2025) setelah sebuah pesawat PAC 750 XTSOL/PK-SNU milik PT
Smart Cakrawala Aviation mengalami insiden gagal mendarat. Pesawat dengan nomor
registrasi PK-SNU itu terperosok keluar jalur landasan pacu runway 12 usai
melakukan penerbangan dari Bandara Derapos, Kabupaten Puncak. Meski pesawat keluar dari jalur
landasan, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sang pilot, Kapten Yosep,
bersama kru dilaporkan dalam kondisi selamat dan segera dievakuasi ke lokasi
aman. Berdasarkan keterangan awal,
pesawat berupaya mendarat sekitar pukul 17.00 WIT. Namun, pada fase akhir
pendaratan pesawat mengalami gangguan mesin (engine failure) yang mengakibatkan
hilangnya kendali. Akibatnya, pesawat tidak mampu mempertahankan jalur
pendaratan dan akhirnya terperosok hingga keluar ujung landasan pacu. Petugas bandara yang sigap
langsung melakukan penanganan cepat. Tim ground handling bersama aparat
keamanan bandara mengevakuasi pesawat ke lokasi aman untuk mencegah gangguan
operasional penerbangan lainnya. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha
Hildiario Budiman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak
kepolisian bersama otoritas bandara telah melakukan olah tempat kejadian
perkara (TKP) guna memastikan penyebab insiden. “Pesawat sudah dievakuasi dari
lokasi kejadian ke tempat yang aman. Kondisi pilot maupun kru dalam keadaan
selamat. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang
tidak benar,” ujar AKBP Billyandha. Lebih lanjut, Kapolres
menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Komite Nasional
Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengusut penyebab pasti kecelakaan ini. Hingga kini, investigasi tengah
dilakukan guna mengetahui apakah insiden disebabkan murni oleh faktor teknis,
cuaca, atau human error. PT Smart Cakrawala Aviation juga disebut akan
memberikan keterangan resmi pasca hasil penyelidikan awal dari tim KNKT. Pihak kepolisian memastikan
insiden ini tidak mengganggu penerbangan lain di Bandara Mozes Kilangin.
Seluruh aktivitas penerbangan tetap berjalan normal usai pesawat dievakuasi. Penulis: Jidan Editor: GF
26 Agu 2025, 13:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru