logo-website
Jumat, 24 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Maluku Siap Laksanakan Sejumlah Program Strategis Polri 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku siap melaksanakan sejumlah program strategis Polri Tahun 2025.Demikian disampaikan Irwasda Maluku, Kombes Pol. Martin Luther Hutagaol S.IK, usai mengikuti rapat kesiapan pelaksanaan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Peletakan Batu Pertama Pemenuhan Perumahan Polri, dan Anev Ketahanan Pangan.Rapat yang diikuti Irwasda secara daring dari ruang vicon lantai 2 Mapolda Maluku ini dipimpin oleh Irwasum Polri, Senin (3/3/2025). Dari Polda Maluku, rapat tersebut turut dihadiri Karo Ops, Karo SDM, Karo Logistik, dan Direktur Lalu Lintas, mendampingi Irwasda Maluku."Sesuai arahan Bapak Kapolda Maluku, Kami Polda Maluku siap melaksanakan berbagai program strategis Polri Tahun 2025," kata Irwasda Maluku.Sebelumnya, Irwasum Polri menekankan pentingnya peran Polri dalam membantu pemerintah mengatasi permasalahan gizi pada anak-anak Indonesia khususnya di wilayah Maluku. Di mana, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang memadai.  Sebagai langkah nyata, Irwasum mengaku Polri saat ini tengah mempersiapkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Fasilitas ini akan menjadi pusat pelayanan yang berfokus pada penyediaan makanan sehat serta edukasi gizi bagi masyarakat. "Keberadaan SPPG diharapkan mampu memberikan solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas gizi pada anak-anak," katanya.Selain program MBG, rapat tersebut juga menyoroti rencana peletakan batu pertama pembangunan perumahan Polri tahun 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan personel Polri dengan menyediakan fasilitas hunian yang layak dan nyaman.  Pembangunan perumahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Polri dalam memperhatikan kesejahteraan anggotanya. Dengan adanya fasilitas perumahan yang lebih baik, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.  Terkait dengan ketahanan pangan yang telah berjalan, pogram tersebut menjadi salah satu upaya Polri dalam mendukung stabilitas pangan di Indonesia, terutama di wilayah jajaran Polda Maluku.  Polri berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan melalui berbagai inisiatif, seperti pengelolaan lahan untuk penanaman jagung, serta pengawasan distribusi pupuk dan lainnya. Evaluasi program ini juga dilakukan dengan tujuan untuk memastikan efektivitasnya dalam menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.  "Dengan adanya berbagai program strategis ini, Polri menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah, baik dalam pemenuhan gizi anak, ketahanan pangan, maupun kesejahteraan personel," katanya. Langkah ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat luas, terutama dalam upaya mencegah stunting dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.  "Polri melalui sinergi dengan berbagai pihak, akan terus berkontribusi dalam membangun bangsa, tidak hanya dari aspek keamanan, tetapi juga dalam kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat," ungkapnya. PNO-12 04 Mar 2025, 19:20 WIT
Kabid Humas: 2 Orang Pendaki lokal Ditemukan Tewas di Taman Nasional Cartenz Papuanewsonline.com, Mimika – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., telah membenarkan adanya Insiden 2 (dua) Pendaki lokal yang meninggal dunia dikarenakan hipotermia di Taman nasional Cartenz pada Jumat lalu.Kejadian tragis ini diduga kuat diakibatkan oleh Acute Mountain Sickness (AMS), sebuah kondisi yang seringkali menghantui para pendaki di ketinggian ekstrem.Kabid Humas Polda Papua menjelaskan tentang kronologi awal, yang dimana pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2024 pukul 07.00 s/d 09.50 Wit, para pendaki terbang dari bandara Timika menuju Yelow Valey dengan mengunakan Helikopter Milik PT. Komala Indonesia jenis AS 350 B3 (PK - KIE).“Tepat pada hari Jumat (28/02), para pendaki melakukan penyeberangan di jembatan tyrollean, dan Informasi dari pendaki Octries Ruslan dan Abdullah yang sudah berhasil turun menyampaikan bahwa, semua sudah di summit/Puncak dan ada 2 (dua) orang Indira dan Saroni terkena gejala AMS di area bawah puncak (teras besar), sedangkan tim tamu dan guide berada sebelum tyrollean,” ujarnya.Kombes Beny juga menyampaikan bahwa pendaki Nurhuda tiba di Basecamp sendirian dengan gejala hypothermia, dan langsung meminta bantuan ke tim di base camp karena radio off, dan Guide Yustinus Sondegau naik ke atas untuk membawa bantuan emergency (sleeping bag, fly sheet, air panas,radio).“Dengan cepat, 1 orang guide internasional, Dawa Gyalje Sherpa naik untuk melakukan pertolongan, dan Pendaki Poxy menginformasikan bahwa Dawa telah menghubungi Basecamp, dan sudah bertemu serta sedang menangani salah satu dari ibu-ibu,” tambahnya.Lebih lanjut Kabid Humas menambahkan, pendaki Dawa mencoba membantu 2 (dua) orang ibu-ibu pendaki di Teras Dua yang sedang mengalami AMS.“Naasnya, pendaki Octries menginformasikan ke pendaki Deshir bahwa, 2 (dua) orang ibu-ibu tersebut yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia, dan pendaki Huda naik kembali ke teras dua untuk mencoba membantu pendaki Egi, dan teman-teman di Summit Ridge," jelasnya.Selanjutnya pendaki Huda berkomunikasi, dan mengabarkan bahwa dirinya sudah di Base Camp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke posisi Egi, Indira dan Saroni, sedangkan barang - barang untuk emergency sudah disimpan di bawah summit ridge.“Untuk ke tiga pendaki yang mengalami AMS saat ini sudah dilakukan pergeseran ke Base Camp Yelow Valey, sedangkan untuk 2 Jenazah, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono masih dilakukan upaya evakuasi ke BaseCamp Yelow Valey,” pungkas Kombes Benny.Dan selanjutnya Langkah yang dilakukan oleh PT. Tropic Cartenz Jaya, selaku sponsor resmi telah berkomunikasi dan bekerjasama dengan Kepolisian serta Basarnas Timika untuk melakukan evakuasi korban meninggal dunia menggunakan helikopter Komala dan Intan Angkasa dari Timika menuju Yellow Valey dan kembali Timika pada tanggal 2 Maret 2025. PNO-12 04 Mar 2025, 04:18 WIT
Kapolri: Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Jadikan Bulan Ini Sebagai Momentum Kebaikan Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1446 Hijriah bagi umat Islam di Indonesia. Bulan Suci Ramadhan adalah momentum yang dinanti-nantikan dan dirindukan umat Muslim.Berbagai lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an akan selalu mengalun merdu di seluruh penjuru negeri.“Ramadhan telah hadir. Ramadhan telah hadir membawa damai penuh ampunan, menjadi momentum beribadah kepada Sang Pencipta,” ungkap Jenderal Sigit, Jumat (28/2/25). Jenderal Sigit menuturkan, Bulan Ramadan membawa kehangatan karena banyaknya insan manusia yang menebarkan kebaikan. Saling berlomba-lomba berbuat kebaikan penuh manfaat, untuk mendapatkan ridho-Nya. Di momentum ini, ungkap Kapolri, momentum bulan Ramadhan ini sekaligus perekat persaudaraan dengan sesama, saling melengkapi, saling menjaga, saling menguatkan. Menjadikan kebersamaan membangun bangsa menuju Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045.“Atas nama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadan 1446 H. Semoga keberkahan dan ampunan senantiasa menyertai kita semua,” ujar Kapolri.Diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan hari pertama Ramadan 1446 H/2025 dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025. Hal itu diputuskan dalam sidang yang dihadiri sejumlah pihak.Keputusan ini berdasarkan hilal di sejumlah daerah yang menjadi lokasi pemantauan. Kemenag menggunakan dua metode yaitu hisab (perhitungan) dan rukyat (melihat langsung hilal). “Dipastikan dalam sidang bahwa 1 Ramadan ditetapkan besok, insya Allah tanggal 1 Maret 2025 ya bertepatan 1 Ramadan 1446 Hijriyah,” ungkap Menteri Agama Nasarudin Umar, Jumat (28/2/25). PNO-12 01 Mar 2025, 21:03 WIT
Kombes Pol. Yusuf: Batik Papua Identitas Budaya Yang Harus Dijaga Papuanewsonline.com, Jayapura – Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol.Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengunjungi Sanggar Ameldi di Dok 4, Kota Jayapura, Kamis (27/2). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses pembuatan batik Papua serta memberikan motivasi kepada pembatik asli Papua, Joni Silas Wona.Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengapresiasi karya batik Papua yang memiliki motif khas dan mencerminkan kekayaan alam serta budaya Papua. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan batik Papua sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.“Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia. Batik Papua memiliki motif yang khas dan unik, yang menggambarkan kekayaan alam dan budaya Papua. Dan ini merupakan kekayaan budaya Indonesia,” ujarnya.Sementara itu, Joni Silas Wona menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Ia berharap motivasi dari Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 dapat membantu meningkatkan nilai jual batik Papua hingga ke pasar nasional maupun internasional.“Harapan saya, semoga dengan kunjungan ini, memberikan motivasi tersendiri agar ke depannya kami dapat menghasilkan batik Papua yang mempunyai nilai jual hingga ke pasar nasional maupun internasional,” tuturnya.Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para pembatik Papua untuk terus berkarya dan mengembangkan batik khas Papua agar semakin dikenal luas. PNO-12 01 Mar 2025, 20:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT