logo-website
Kamis, 05 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
JUMLAH INVESTOR PASAR MODAL PAPUA NAIK 24,7% TAHUNAN, CAPAI 128 RIBU ORANG Papuanewsonline.com, Jayapura – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tren pertumbuhan yang positif pada jumlah investor pasar modal di wilayah Papua. Per Desember 2025, tercatat sebanyak 128.249 orang telah terdaftar sebagai investor, meningkat sebanyak 25.403 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 102.846 orang. Kepala Wilayah Papua BEI Perwakilan Papua, Kresna Payokwa, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut setara dengan kenaikan sekitar 24,7% secara tahunan (year-on-year). "Capaian yang diraih ini menjadi bukti bahwa literasi dan inklusi pasar modal di Papua terus menunjukkan perkembangan yang baik," ujarnya. Menurut Kresna, peningkatan tersebut menggambarkan bahwa masyarakat mulai menyadari bahwa investasi tidak hanya menjadi hak prerogatif penduduk kota besar, melainkan juga terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah. "Peningkatan jumlah investor tidak terlepas dari upaya edukasi yang kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait," tambahnya. Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program literasi pasar modal yang digencarkan, seperti kegiatan sosialisasi menyeluruh, penyelenggaraan sekolah pasar modal, serta pembukaan Galeri Investasi di berbagai lokasi termasuk kampus, sekolah, dan instansi pemerintah daerah. Selain itu, pemanfaatan kanal digital juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong minat masyarakat untuk memulai berinvestasi. Kemudahan akses informasi, termasuk proses pembukaan rekening efek secara daring, membuat masyarakat semakin percaya diri untuk mengenal dan memanfaatkan berbagai instrumen pasar modal yang ada. Memasuki tahun 2026, BEI Papua menyampaikan rasa optimisme bahwa prospek pertumbuhan investor pasar modal di wilayah ini akan tetap terjaga. Dengan mengacu pada laju pertumbuhan tahun sebelumnya, jumlah investor diproyeksikan akan terus bertambah dalam kisaran 20 hingga 25%. "Proyeksi ini didukung oleh penguatan program edukasi dan literasi pasar modal yang akan dilakukan secara lebih masif, perluasan jaringan Galeri Investasi, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap pasar modal nasional," jelas Kresna. Sebagai informasi tambahan, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menetapkan target penambahan 2 juta investor pasar modal untuk tahun 2026. Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa target tersebut membutuhkan dukungan seluruh pelaku pasar. "Mudah-mudahan target ini dapat tercapai. Tentunya hal ini sangat memerlukan peran aktif dari para pelaku pasar, baik sekuritas, bank kustodian, maupun agen penjual lainnya untuk menarik lebih banyak masyarakat Indonesia untuk menjadi investor pasar modal," katanya. Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 00:53 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Aksi Sosial Kemanusiaan di Polres Buru Berjalan Lancar Papuanewsonline.com, Buru – Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta upaya memperkuat peran sosial dan kemanusiaan, Polda Maluku dan Polres Buru melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan seperti penyaluran bantuan, bakti kesehatan dan pagelaran UMKM Bhayangkari.Kegiatan yang berlangsung di Markas Polres Buru pada Selasa (20/1/2026), ini ditinjau langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kabupaten Buru, yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program sosial Polri dan Bhayangkari berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Aksi sosial kemanusiaan ini diawali dengan penyaluran paket bantuan kepada sebanyak 500 orang masyarakat. Diantaranya warakawuri, para janda, anak-anak yatim, dan masyarakat kurang mampu. Para penerima bantuan merupakan perwakilan dari 10 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polres Buru, mencakup 5 Polsek dan 82 desa.Penyaluran bantuan sosial secara simbolis diberikan Kapolda Maluku bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku yang juga selaku Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku. Pemberian bantuan didampingi Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang. Usai pembagian bantuan sosial, Kapolda Maluku beserta rombongan melaksanakan kembali meninjau Pagelaran UMKM Bhayangkari Cabang Buru. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga Polri dan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat peran Bhayangkari dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal.Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga meninjau pelaksanaan Bakti Kesehatan. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan golongan darah, serta khitanan massal, yang seluruhnya dilaksanakan secara gratis bagi masyarakat.Pemeriksaan kesehatan umum diikuti 250 orang. Pemeriksaan golongan darah diikuti 30 orang, dan untuk khitanan massal diikuti 16 orang anak-anak.Saat meninjau bakti kesehatan, Kapolda Maluku tampak berinteraksi dengan tenaga medis dan masyarakat penerima layanan.Kapolda menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan dalam membantu masyarakat.“Kegiatan bantuan sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” harap Kapolda Maluku.Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Buru sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 20:51 WIT
Berikan Arahan Kepada Anggota Polri, Kapolda Maluku: Pegang Teguh Semboyan Rastra Sewakottama Papuanewsonline.com, Namlea – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menekankan pentingnya pelayanan cepat dan responsif dari anggota Polri sebagai bentuk kehadiran negara dalam melayani masyarakat.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memberikan pengarahan kepada personel Polres Buru dan Kompi III Yon A Satuan Brimob Polda Maluku di Aula Polres Buru, Namlea, Selasa (20/1/2026).Dalam pengarahan tersebut hadir Irwasda Maluku, Karo SDM, Dir Reskrimsus, Dir Resnarkoba, Dansat Brimob, Kabid Keu, Kabiddokes, dan Korspripim Polda Maluku, serta Kapolres Buru.Kapolda Maluku dalam arahannya menegaskan kembali jati diri Polri sebagai insan Bhayangkara yang berpegang kepada semboyan Rastra Sewakottama, yakni Polri sebagai abdi utama nusa dan bangsa.Tugas pokok Polri, kata Kapolda adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kapolda menegaskan kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh masyarakat ketika Polri mampu memberikan pelayanan yang cepat dan responsif.“Bagaimana negara hadir? Ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kepolisian, negara harus hadir. Bentuk nyatanya adalah kecepatan respons, termasuk optimalisasi pelayanan melalui call center 110,” tegas Kapolda.Kepada seluruh jajaran Kepolisian, Kapolda Maluku menginstruksikan agar terus meningkatkan patroli, khususnya patroli roda dua, guna mempercepat respons pelayanan kepada masyarakat.“Intinya, polisi harus bisa hadir secepat-cepatnya dalam memberikan pelayanan. Kehadiran negara dibangun melalui hubungan yang baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” lanjutnya.Lebih lanjut Kapolda mengingatkan sejumlah potensi gangguan kamtibmas yang perlu mendapat perhatian serius di wilayah Maluku. Di antaranya konflik sosial, tindak pidana asusila, dan kejahatan yang merugikan kekayaan negara, khususnya terkait aktivitas pertambangan ilegal seperti di wilayah Gunung Botak. Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menekankan pentingnya pemetaan prioritas keamanan, termasuk antisipasi bencana, agar Polri dapat melakukan langkah-langkah pencegahan secara dini.Selain itu, Kapolda juga turut menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah, TNI, maupun elemen masyarakat.“Membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan stakeholder merupakan kunci utama dalam menyukseskan tugas pemeliharaan kamtibmas,” ujarnya.Seluruh personel diingatkan agar selalu membuka ruang dialog dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga citra positif Polri, termasuk dalam pemanfaatan media.“Polisi harus tampil positif di tengah masyarakat dan di media. Kita harus bangga terhadap institusi kita dan jangan pernah mengkhianati organisasi. Ketika masyarakat meminta bantuan, polisi wajib hadir,” tegasnya. PNO-12 22 Jan 2026, 20:28 WIT
PT Freeport Indonesia Resmi Membuka Rangkaian BK3N 2026 di Tiga Wilayah Operasi Strategis Papuanewsonline.com, Mimika — PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di tiga area kerja utama, yakni Tembagapura dan Kuala Kencana di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, serta fasilitas Smelter PTFI di Gresik, Provinsi Jawa Timur, Senin (12/1/2026).BK3N 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang berlangsung selama satu bulan penuh dengan melibatkan seluruh karyawan dan mitra kerja PTFI.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan BK3N tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi sebagai bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap perlindungan sumber daya manusia.Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran pribadi terkait keselamatan, sebagaimana disampaikannya bahwa keselamatan dimulai dari rumah dan dari diri masing-masing individu, bukan semata-mata di tempat kerja.Untuk mendukung semangat tersebut, PTFI menyiapkan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, kompetitif, dan partisipatif. Kegiatan tersebut meliputi kampanye keselamatan di area kerja serta lingkungan komunitas seperti sekolah dan kampus, guna memperluas pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.Selain itu, sejumlah kompetisi keselamatan turut digelar, antara lain pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED), tantangan manajemen risiko fatal, lomba pelaporan keselamatan, inovasi keselamatan, pembuatan video keselamatan, serta kuis edukatif. PTFI juga menyelenggarakan kompetisi virtual run dengan jarak 50 kilometer di Gresik serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PTFI berupaya mendorong peningkatan kompetensi, kesadaran, serta kepedulian seluruh insan perusahaan terhadap penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan berkelanjutan.Puncak peringatan BK3N 2026 direncanakan berlangsung di Tembagapura pada 7 Februari 2026 dengan agenda seperti gerakan bersih kota, safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal yang melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar.Sementara itu, penutupan seluruh rangkaian BK3N 2026 akan dilaksanakan di Kuala Kencana pada 14 Februari 2026. Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, turut mengingatkan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan, dan peringatan BK3N diharapkan menjadi awal dari komitmen keselamatan yang terus dijaga sepanjang tahun. Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:32 WIT
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tinjau Kesiapan Personel di Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Mimika — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan asistensi dan pengecekan kesiapan personel di Pos Komando Taktis (Poskotis) 431/SSP/3/3 Yonif 4 Rajawali Kostrad, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu sore (21/1/2026).Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional personel sekaligus memberikan dukungan moril kepada anggota TNI–Polri yang bertugas di wilayah pegunungan dengan kondisi geografis dan dinamika keamanan yang menantang. Asistensi lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas pelaksanaan tugas pengamanan.Asistensi dipimpin langsung oleh Kasatgas Banops Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.H., bersama sejumlah pejabat utama satgas. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin untuk memastikan seluruh elemen pengamanan di wilayah Papua berjalan sesuai dengan rencana operasi.Selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisi personel dan sarana pendukung di pos, rombongan juga menggelar pertemuan koordinasi dan silaturahmi dengan personel TNI yang bertugas di lokasi tersebut. Pertemuan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan soliditas lintas satuan.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama TNI–Polri di wilayah Distrik Serambakon. Patroli gabungan ini menjadi simbol nyata sinergi aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat setempat.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa asistensi lapangan merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang bertugas di garis depan, sekaligus upaya menjaga soliditas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas pengamanan.Menurutnya, kehadiran pimpinan di lapangan diharapkan mampu meningkatkan semangat juang, loyalitas, serta komitmen personel dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Papua, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan dan tantangan medan yang tinggi.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya sinergi yang kuat antar satgas serta koordinasi yang baik dengan kepolisian kewilayahan guna mendukung keberhasilan setiap operasi pengamanan.Melalui kegiatan asistensi, koordinasi, dan patroli bersama ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang dan wilayah Papua secara umum dengan mengedepankan profesionalisme, kerja sama, dan pendekatan humanis.Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:20 WIT
Kapolda Maluku Gelar Sholat Dzuhur Berjamaah di Masjid Ar-Ri’aayah Polres Buru Papuanewsonline.com, Buru – Untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan keteladanan di lingkungan Polri, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan Salat Dzuhur Berjamaah di Masjid Ar-Ri’aayah, Markas Polres Buru, Selasa (20/01/2026).Kegiatan ibadah tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh jajaran Polda Maluku dan Polres Buru. Salat Dzuhur berjamaah merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kabupaten Buru. Hal ini merupakan komitmen pimpinan Polri dalam memberikan keteladanan kepada anggota, sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.Usai ibadah shalat 4 rakaat tersebut, Kapolda menegaskan kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter personel Polri yang berintegritas, disiplin, dan humanis.“Ibadah kepada Tuhan merupakan fondasi utama dalam membangun keimanan dan ketenangan batin. Dengan keimanan yang kuat, setiap personel Polri diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Kapolda.Seluruh personel Polres Buru diajak untuk menjadikan momentum ibadah berjamaah sebagai sarana mempererat kebersamaan dan soliditas internal di lingkungan Polri.“Kebersamaan dalam ibadah akan memperkuat ukhuwah dan soliditas antar anggota. Dengan kebersamaan yang kuat, pelaksanaan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat akan semakin optimal,” tambahnya. PNO-12 22 Jan 2026, 20:18 WIT
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir untuk Sejumlah Distrik di Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Nabire mengeluarkan peringatan prakiraan cuaca terkait potensi banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Mimika. Peringatan ini berlaku selama 24 jam, terhitung mulai Jumat (23/1/2026) pukul 07.00 WIT hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 07.00 WIT.Dalam rilis resminya, BMKG memprakirakan wilayah Mimika akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Curah hujan tersebut diprediksi terjadi secara merata dan berkesinambungan, dimulai sejak pagi hari, berlanjut hingga malam, bahkan berpotensi berlangsung sampai dini hari.Kondisi cuaca ini dinilai berisiko meningkatkan potensi terjadinya genangan air dan banjir, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan sedang hingga sangat rentan terhadap dampak cuaca ekstrem. Intensitas hujan yang berlangsung dalam durasi panjang menjadi faktor utama meningkatnya ancaman tersebut.BMKG mencatat sedikitnya belasan distrik di Kabupaten Mimika berpotensi terdampak. Wilayah tersebut meliputi Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Iwaka, Wania, Amar, Alama, Jita, Agimuga, Kwami Narama, Mimika Tengah, Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, serta Mimika Timur Jauh.Selain banjir, kondisi cuaca ekstrem ini juga berpotensi memicu dampak ikutan seperti tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat, termasuk transportasi darat dan perairan. Distrik-distrik yang memiliki kontur tanah labil dan berada di sekitar aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan.BMKG mengimbau masyarakat agar tetap siaga dan waspada terhadap perkembangan cuaca, khususnya warga yang bermukim di kawasan rawan banjir dan bantaran sungai. Pemantauan informasi cuaca secara berkala dari sumber resmi menjadi langkah penting dalam mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.Pemerintah daerah, aparat distrik, dan kelurahan juga diharapkan segera mengambil langkah antisipatif, termasuk menyiapkan sarana evakuasi dan koordinasi lintas sektor. Upaya kesiapsiagaan dini dinilai krusial untuk meminimalkan potensi kerugian akibat bencana hidrometeorologi.BMKG menegaskan bahwa peringatan dini ini merupakan bentuk langkah preventif agar seluruh pihak dapat lebih siap menghadapi dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Kabupaten Mimika.Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:12 WIT
Tiba di Bursel, Kapolda Maluku Tinjau Lahan Pembangunan Mapolres, Bakti Kesehatan dan Sosial Papuanewsonline.com, Bursel - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Vitri Dadang Hartanto melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Rabu (21/1/2026).Kedatangan Kapolda Maluku yang turut didampingi Irwasda, Kombes Pol I Made Sunarta, S.E., M.H, Karo SDM, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, Dansat Brimob, Kombes Pol Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si, Dir Krimsus, Kombes Pol Piter Yanotamma, S.I.K., S.H., M.H, Dir Narkoba, Kombes Pol Indra Gunawan, S.I.K., M.H, Kabidkeu, Kombes Pol Bangun Widi Septo, S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Kombes Pol M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp.F, ini dilakukan dalam serangkaian kegiatan.Orang nomor 1 Polda Maluku ini bersama rombongan tiba di Namrole, Ibukota Kabupaten Bursel sekitar pukul 09.00 WIT. Ia langsung menuju Markas Polres Bursel.Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Bupati Buru Selatan, La Hamidi, S.H, Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi Paringotan Lorena, S.I.K.,M.H, dan Forkopimda lainnya bersama tokoh adat, tokoh agama, beserta tokoh masyarakat.Di sambut hangat, Kapolda Maluku disematkan kain lestari oleh Bupati Bursel yang dilanjutkan dengan tarian tradisional oleh sanggar binaan Polres Bursel.Sempat beristirahat melalui acara coffee break, Kapolda Maluku bersama rombongan dan Forkopimda Buru Selatan menuju lokasi lahan pembangunan Polres Buru Selatan di Desa Kamlanglale.BHAKTI KESEHATAN DAN BHAKTI SOSIALTak sampai di situ, Kapolda beserta rombongan yang didampingi Bupati, Kapolres dan Forkopimda Bursel juga meninjau pelaksanaan kegiatan Bhakti Kesehatan di Desa Wali.Tiba di Balai Desa Wali, rombongan Kapolda disambut dengan tarian Wandan Culture oleh anak-anak Desa Wali. Masyarakat setempat juga memberikan bucket bunga kepada Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny Vitri Dadang Hartanto.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan diantaranya khitanan massal, pengobatan umum dan pemeriksaan golongan darah secara gratis. Khinatan Massal diikuti 10 anak, Pengobatan umum 27 orang dan Pemeriksaan golongan darah 65 orang.Setelah melakukan pemantauan, Kapolda bersama rombongan kembali bergerak menuju lokasi pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial di Dusun Wamsaha, Desa Leku, Kecamatan Namrole.Setibanya di lokasi kegiatan, Kapolda disambut dengan penyematan kain lestari oleh tokoh adat Desa Wamsaha."Sambutan yang diberikan oleh masyarakat dusun Wamsaha saya rasakan sangat hangat dan penuh kekeluargaan," kata Kapolda dalam sambutannya.Kapolda berharap kunjungan kerjanya bersama rombongan semakin mempererat hubungan silaturahmi, membangun kebersamaan sebagai satu keluarga besar, serta membawa dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Buru Selatan.Profesor Dadang berharap Kabupaten Bursel terus berkembang menuju daerah yang lebih maju dengan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera."Saya juga berharap apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, hendaknya dapat diselesaikan dengan duduk bersama dan dibicarakan secara baik-baik dengan kepala dingin," katanya mengingatkan. Khusus kepada generasi muda, Kapolda mengingatkan agar dapat mengendalikan diri. Hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain."Saya tekankan khususnya kepada generasi muda agar mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras yang sering menjadi pemicu terjadinya konflik," pintanya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat Dusun Wamsaha. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 18:57 WIT
Kapolda Maluku Lakukan Kunjungan Kerja ke Mako Polres Buru Selatan Papuanewsonline.com, Bursel - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menekankan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yaitu jaminan keamanan dan keadilan. Masyarakat, kata Kapolda, berharap kehadiran aparat kepolisian sebagai pelindung dan pengayom, dapat memberikan rasa aman, beserta keadilan dalam penegakan hukum. Penekanan tersebut disampaikan Kapolda kepada personel Polres Buru Selatan (Bursel) dan Kompi 3 Yon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku dalam kunjungannya di Mako Polres Bursel, Rabu (21/1/2026).Didampingi Irwasda, Kombes Pol I Made Sunarta, S.E., M.H, Karo SDM, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, Dansat Brimob, Kombes Pol Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si, Dir Krimsus, Kombes Pol Piter Yanotamma, S.I.K., S.H., M.H, Dir Narkoba, Kombes Pol Indra Gunawan, S.I.K., M.H, Kabidkeu, Kombes Pol Bangun Widi Septo, S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Kombes Pol M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp. F, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, juga menekankan beberapa hal penting untuk diperhatikan seluruh personel Polri."Polisi ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas rasa aman dan adil, sehingga situasi kamtibmas menjadi kondusif," kata Kapolda.Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, menurut Kapolda memiliki parameter diantaranya, tidak ada fear of crime, kejadian cepat diselesaikan, kegiatan lancar tanpa batas, komplaint/keluhan direspon cepat serta kegiatan kesejahteraan.Polri, lanjut Kapolda, adalah alat keamanan dalam negeri. Ia berharap seluruh anggota dapat menyatukan kerangka berpikir seperti itu, bagaimana Polri dituntut untuk menyelesaikan akar-akar permasalahan sebelum tumbuh mejadi gangguan nyata. "Sebelum kita terjung ke hal yang lebih jauh, hal yang paling mendasari bagi peran seorang anggota Polri di tengah-tengah masyarakat adalah hal apa yang diinginkan masyarakat, maka dari itu rekan rekan harus bisa untuk melakukan mapping maupun identifikasi hal-hal tersebut sejak dini," ungkap Kapolda mengingatkan.Lebih lanjut, mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini mengingatkan beberapa kasus yang perlu menjadi perhatian dan atensi bersama. Di antaranya Perkelahian antar pemuda, dan Penganiayaan yang berpotensi menjadi konflik berkepanjangan. Dua hal ini sering terjadi dipicu oleh komsumsi minuman keras. "Maka dari itu kita harus mampu menyelesaikan dengan cara minimalisir melalui proses ritual Adat/Sasi, Peraturan Daerah serta lokalisir tempat komsumsi," ujarnya.Persoalan lainnya yang patut menjadi atensi bersama yaitu kasus Pencurian pada malam hari, Narkoba, dan Kejahatan yang terjadi di dunia sosial media, berupa provokasi. "Anggota Polri harus membuka mata akan hal tersebut khususnya Intelijen, Reserse maupun Bhabinkamtibmas," tegasnya.Masalah lainnya yang perlu terus diwaspada, lanjut Profesor Dadang, yaitu Tindak pidana korupsi. Anggota Polri diminta untuk melakukan pencegahan dan pengawalan, mapping sejak dini. "Beberapa jalan umum saya lihat tidak terawat terutama dalam perkotaan, rangkul Forkopimda agar masyarakat dapat merasakan dampak nyata kehadiran negara," pintanya.Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga menyoroti Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul. Ia mengaku, apabila SDM mampu maka keterbatasan sarana prasarana bukan menjadi halangan. "Spesifikasi SDM yang berkualitas dapat dilihat dari motivasi, profesional serta moralitas anggota itu sendiri," jelasnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengajak anggota dapat merangkul masyarakat melalui aktifitas positif pada jejaring sosial media terutama para Bhabinkamtibmas. Sebagai garda terdepan, Bhabinkamtibmas melekat dengan masyarakat. Kerja sama juga dengan influencer lokal yang ada sehingga kegiatan-kegiatan positif dapat disiarkan melalui media sosial."Turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat maupun buka ruang komunikasi antar aparat dan masyarakat melalui sosial media, sediakan nomor telepon khusus untuk sarana pengaduan atau informasi dari masyarakat," harapnya.Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan atensi khusus terkait perilaku anggota. Masyarakat sering menyoroti kekerasan, arogansi, asusila maupun sikap hedonis anggota. "Rekan-rekan perlu ketahui bahwa dampak dari perilaku negatif bukan hanya untuk 1 orang namun berdampak besar bagi kita semua terutama institusi ini," tegasnya mengingatkan. PNO-12 22 Jan 2026, 18:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT