Papuanewsonline.com
Diduga Sebar Video Tak Senonoh Seorang Wanita, Pengacara Agli Elkel Dilaporkan Ke Polres Mimika
Aroma "Amis" Dana Hibah KPU Mimika Sangat Menyengat, Temuan BPK 28 Miliar
TNI-Polri Sita Ratusan Butir Amunisi dari Kelompok OPM Pimpinan Daniel Aibon Kogoya
Bupati Roni Omba Buka Penyuluhan Hukum, Tegaskan Komitmen Pencegahan Korupsi di Boven Digoel
BERKAS PERKARA KASUS PENGANIAYAAN SISWA MAGANG DI MIMIKA DIKIRIM KE KEJAKSAAN
44.234 LEMBAR SPPT PBB-P2 MIMIKA SIAP DIDISTRIBUSIKAN, KOLLABORASI JADI KUNCI KEBERHASILAN
TARGET PBB-P2 MIMIKA TAHUN 2026 CAPAI RP85,9 MILIAR, NAIK RP1,9 MILIAR DARI TAHUN 2025
BAPENDA MIMIKA SERAHKAN SPPT PBB-P2 TAHUN 2026, TARGET PENERIMAAN CAPAI RP89,4 MILIAR
Kematian Ibu Rumah Tangga Di Mimika Baru Diduga Gantung Diri, Polisi Sedang Selidiki
LPSK Surati Polda Papua Tengah, Minta Penjelasan Penanganan Dugaan Intimidasi terhadap Jurnalis
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Operasi Damai Cartenz: Patroli Humanis Perkuat Kepercayaan Warga Intan Jaya
Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Personel Operasi Damai Cartenz 2026, DPP Briptu Bagas Al-Bayyinah A.S, melaksanakan kegiatan patroli wilayah yang dibarengi dengan pendekatan humanis di sektor Intan Jaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat di wilayah tersebut.Dalam pelaksanaannya, Briptu Bagas tidak hanya melakukan patroli pengamanan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga sekitar. Melalui dialog dan sapaan, personel Operasi Damai Cartenz berupaya mendengarkan aspirasi masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sebagai bentuk kehadiran Polri yang ramah, terbuka, dan peduli terhadap kondisi sosial warga Intan Jaya.Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli yang disertai pendekatan humanis merupakan kunci dalam menciptakan kedamaian yang berkelanjutan di Papua.“Kedamaian tidak hanya dijaga melalui pengamanan wilayah, tetapi juga melalui kehadiran aparat yang mampu merangkul masyarakat dengan sikap humanis, menghormati kearifan lokal, dan membangun kepercayaan. Operasi Damai Cartenz 2026 hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman dan dilindungi,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Kegiatan patroli humanis ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga dengan inisial A menyampaikan bahwa kehadiran personel Operasi Damai Cartenz memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga Intan Jaya.“Kami merasa lebih tenang karena polisi sering datang menyapa dan berbicara dengan masyarakat. Mereka tidak hanya patroli, tetapi juga peduli dengan kondisi kami. Ini membuat kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Intan Jaya terpantau aman dan kondusif. Patroli humanis yang dilaksanakan oleh personel Operasi Damai Cartenz 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga Papua tetap aman dan damai, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat. PNO-12
24 Jan 2026, 13:16 WIT
Dukung Ekonomi Lokal, Kapolda Maluku Kunjungi Penyulingan Minyak Kayu Putih di Namlea
Papuanewsonline.com, Namlea – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mendorong penguatan UMKM dan perekonomian masyarakat lokal.Dorongan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan peninjauan tempat penyulingan minyak kayu putih (ketel) milik Ongko Tuya di Kota Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (22/1/2026).Bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan sejumlah PJU Polda Maluku, Kapolda mengaku kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaku usaha tradisional dan UMKM yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. Ia mengaku ketel minyak kayu putih di Namlea telah menjadi identitas dan komoditas unggulan daerah.Penyulingan minyak kayu putih, lanjut Kapolda, memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Buru. Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung iklim usaha yang aman, tertib, dan berkelanjutan.“Kegiatan penyulingan minyak kayu putih ini merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang sangat bernilai. Polri hadir untuk memastikan aktivitas usaha masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, serta terlindungi dari berbagai potensi gangguan,” ungkapnya.Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketekunan para pelaku usaha minyak kayu putih. Mereka tetap konsisten mengelola usaha secara mandiri dan turun-temurun, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar.“Kami mengapresiasi kerja keras para pelaku usaha yang telah menjaga dan mengembangkan potensi lokal ini. Diharapkan usaha penyulingan minyak kayu putih dapat terus berkembang, memberikan nilai tambah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru,” harapnya.Selain itu, Kapolda Maluku juga menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah daerah terkait penguatan UMKM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan agar roda perekonomian dapat berjalan dengan baik. PNO-12
24 Jan 2026, 12:59 WIT
Sambangi Kompi III Yon C Pelopor Kapolda Berikan Motivasi dan Semangat Pengabdian kepada Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam rangka memperkuat pembinaan satuan serta memberikan motivasi langsung kepada personel di lapangan, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyambangi Markas Komando (Mako) Kompi III Yon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku, Kamis (22/1/2026).Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto beserta PJU Polda Maluku, kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kapolda dalam memastikan kesiapan operasional, soliditas internal, serta kesejahteraan personel. Korps Brimob Polri sendiri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku.Kedatangan Kapolda bersama rombongan disambut dengan penuh penghormatan. Ketua Bhayangkari Daerah Maluku menerima bucket bunga sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan. Rangkaian penyambutan juga dimeriahkan dengan atraksi Rappeling Tower oleh personel Kompi III Yon C Pelopor yang menunjukkan profesionalisme, ketangguhan fisik, serta kesiapsiagaan personel Brimob Polda Maluku.Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas penyambutan yang luar biasa serta dedikasi dan loyalitas seluruh personel Kompi III Yon C Pelopor Sat Brimob Polda Maluku dalam melaksanakan tugas.“Sambutan yang diberikan hari ini sungguh luar biasa. Saya selaku Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel Kompi III Yon C Pelopor atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Maluku,” ujar Kapolda.Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan kesiapsiagaan personel melalui latihan yang berkesinambungan, serta menjaga kondisi fisik dan mental agar senantiasa siap menghadapi dinamika tantangan tugas ke depan.“Saya berharap seluruh personel terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme melalui latihan yang berkelanjutan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta memperkuat sinergi dengan satuan kewilayahan dan unsur terkait lainnya,” tambahnya.Lebih lanjut, Kapolda Maluku mengingatkan agar setiap tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan kebanggaan sebagai anggota Polri, khususnya Korps Brimob Polda Maluku yang dikenal sebagai pasukan elit dan garda terdepan dalam penanganan gangguan kamtibmas berintensitas tinggi.“Laksanakan setiap tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, keikhlasan, dan kebanggaan. Jadilah personel Brimob yang tangguh, berkarakter, profesional, dan selalu dicintai masyarakat,” tegas Kapolda. PNO-12
24 Jan 2026, 12:14 WIT
Kapolda Maluku Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Dusun Wamsaha
Papuanewsonline.com, Bursel – Untuk mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial Polri kepada masyarakat, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyalurkan paket bantuan sosial kepada masyarakat dusun Wamsaha, Desa Leku, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Rabu (21/1/2026).Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan PJU Polda Maluku penyerahan bantuan sosial merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan.Kapolda Maluku saat berdialog mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat.“Sambutan yang saya terima dari masyarakat Dusun Wamsaha sungguh hangat dan penuh kekeluargaan. Hal ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Kapolda.Ia berharap kunjungan kerja dan bakti sosial yang dilaksanakan dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat kebersamaan sebagai satu keluarga besar.“Saya berharap kunjungan saya bersama rombongan dapat membawa dampak positif, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Buru Selatan menuju daerah yang lebih maju, aman, damai, dan sejahtera,” lanjutnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menyelesaikan setiap permasalahan secara musyawarah dan dialog.“Apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, hendaknya diselesaikan dengan duduk bersama dan dibicarakan secara baik-baik, dengan kepala dingin. Saya mengajak khususnya generasi muda untuk mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras yang sering menjadi pemicu terjadinya konflik,” tegas Kapolda.Menutup penyampaiannya, Kapolda Maluku mendoakan agar Dusun Wamsaha terus berkembang dan maju seiring dengan harapan masyarakatnya.“Semoga Dusun Wamsaha senantiasa jaya, berkembang, dan maju, sejalan dengan makna dan harapan yang terkandung dalam namanya,” tutup Kapolda.Untuk diketahui, bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat berupa 30 paket sembako. PNO-12
24 Jan 2026, 12:01 WIT
Kapolda Tinjau Bakti Kesehatan di Desa Wali, Buru Selatan
Papuanewsonline.com, Bursel – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto beserta rombongan PJU melaksanakan peninjauan pelaksanaan Bakti Kesehatan Kapolda Maluku bagi masyarakat.Bakti kesehatan yang diselenggarakan di balai desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Rabu (21/1/2026) berupa khitanan massal, pengobatan gratis, dan pemeriksaan golongan darah. Khitanan massal diikuti oleh 10 anak, pengobatan umum sebanyak 27 peserta, dan pemeriksaan golongan darah sebanyak 65 peserta.Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan kesehatan secara langsung dan gratis kepada warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan masyarakat serta memberikan bingkisan kepada anak-anak peserta khitanan massal. Ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap generasi muda.Kapolda Maluku menyampaikan kegiatan bakti kesehatan yang diselenggarakan merupakan wujud kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.Kapolda Maluku juga memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan bakti kesehatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” tambahnya. PNO-12
24 Jan 2026, 11:47 WIT
Seleksi SIPSS Panda Polda Maluku 2026, Wakapolda: Junjung Tinggi Prinsip Betah
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar penandatangan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Pengawas dan Peserta seleksi penerimaan siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun anggaran 2026.Kegiatan yang dihelat di ruang rapat utama Markas Polda Maluku, Kamis (22/1/2026), ini dipimpin Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Turut hadir Irwasda Maluku Kombes Pol I Made Sunarta S.E. M.H dan sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku.Kegiatan tersebut turut dihadiri pengawas eksternal dari Dinas Dukcapil Maluku, LDIKTI Maluku, Dispora Maluku, dan perwakilan media dan LSM Mavindo Maluku.Penandatangan pakta integritas dan pengambilan sumpah diikuti oleh 5 angota Polda Maluku dan Polres jajaran. Terdiri dari 2 Polwan dan 3 Polki.Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni dalam sambutannya mengingatkan panitia seleksi agar dapat melaksanakan tugas secara profesional dan sesuai ketentuan. "Panitia dan para peserta bersama orang tua wali kami ingatkan untuk menghindari tindakan KKN dalam seleksi dan tetap menjunjung tinggi prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) dalam pelaksanaan seleksi," pinta Wakapolda tegas.Panitia seleksi maupun pengawas internal dan ekternal, diminta untuk selalu berkoordinasi agar pelaksanaan seleksi SIPSS dapat berjalan baik dan lancar.Wakapolda juga menekan kepada seluruh peserta seleksi agar terus belajar dan berlatih. Lakukan persaingan secara sehat dengan tetap percaya kepada kemampuan diri masing-masing. "Seluruh yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi ini agar tunjukkan kepada publik bahwa seleksi SIPSS Polda Maluku ini berjalan dengan transparan dan jujur," pintanya. PNO-12
23 Jan 2026, 13:50 WIT
Polres Maluku Tenggara Serahkan Dua Tersangka Kasus Pembacokan ke JPU
Papuanewsonline.com, Malra - Penyidik Satuan Reskrim Polres Maluku Tenggara, menyerahkan dua tersangka kasus dugaan pembacokan dengan senjata tajam atau tindak pidana penganiayaan berat kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara, Rabu (21/1/2026).Dua tersangka yang diserahkan bersama barang bukti pada pukul 14.00 WIT ini yaitu berinisial D.J.F alias Jordy dan rekannya M.S alias Melvin. Proses tahap 2 ini dilaksanakan setelah berkas kedua Tersangka telah dinyatakan lengkap (P21) oleh JPU.Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, S.Pt., SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy,S.Pd., SH., MH dalam press release menyampaikan kasus pembacokan tersebut terjadi di samping Hotel Dragon, Ohoibun pada tanggal 19 September 2025. Peristiwa yang terjadi pada waktu dini hari lalu ini diawali ketika kedua terduga pelaku sudah dalam keadaan mabuk. Mereka berboncengan dengan sepada motor vixion hendak membeli miras jenis sageru. Ketika tiba disamping dragon hotel, Jordy dan rekannya Melvin ditegur teman Korban Ferdinandus Talaut berinisal R.G. Adu mulut akhirnya tak dapat dielakan. Jordy yang tidak terima bersama temannya Melvin kemudian memacu sepeda motor mengambil senjata tajam jenis parang di rumahnya. Mereka kemudian kembali mencari R.G. "Karena R.G sudah pergi dari TKP, sehingga Terduga Pelaku Jordy langsung meluapkan emosi kepada Korban Ferdinandus Talaut dengan cara mengayunkan parang ke arah korban sebanyak satu kali, namun sempat ditangkis oleh Korban menggunakan tangan kiri. Telapak tangan kiri korban luka robek yang serius karena tulang jari kelingking putus," kata Kapolres.Korban yang mengalami luka berat oleh warga setempat dilarikan ke Rumah Sakit Karel Satsuitbun Langgur untuk menjalani perawatan medis.Terkait kasus ini, Satreskrim Polres Maluku Tenggara dengan sigap mengamankan sepeda motor yang digunakan Jordy untuk melakukan aksi pembacokan. Dari hasil profiling Tim Opsnal Sateskrim Polres Maluku Tenggara berhasil mengamankan Jordy dan Melvin bersama barang bukti sebilah parang dan pakaian yang digunakannya saat melakukan tindak pidana."Bahwa terhadap Tersangka D.J.F Alias Jordy dan M.S Alias Melvin diancam dengan Tindak Pidana Kepemilikian senjata tajam illegal dan Penganiyaan yang menyebabkan luka berat sebagaimana dimaksud Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 Tentang Mengubah "Ordonnantie Tijdelijke Bijzondere Strafbepalingen" (Stbl. 1948 No.17), dan UU R.I. Dahulu No. 8 Tahun 1948, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun pidana penjara dan Pasal 351 ayat (2) dengan ancaman 5 Tahun," sebutnya.Perkara ini, tambah Kapolres, oleh Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara Berkas Perkara Tersangka telah dinyatakan lengkap atau P-21, "sehingga pada tanggal 20 Januari 2026 telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara beserta barang bukti, untuk proses hukum lebih lanjut," jelasnya.Kapolres menegaskan pihaknya akan menindak tegas berbagai tindakan kekerasan apalagi menggunakan senjata tajam yang dapat memicu konflik atau tawuran."Kami menghimbau semua komponen masyarakat untuk mendukung pihak kepolisian dalam menegakan hukum bersama menjaga kamtibmas. Kami menghimbau semua kelompok pemuda untuk tidak terpengaruh oleh berbagai aksi provokatif dari pihak yang tidak menginginkan kedamaian di Tanah Evav," pungkasnya. PNO-12
23 Jan 2026, 13:25 WIT
KONI Papua Tengah Resmi Menunjuk Yomin Wanimbo sebagai Caretaker Ketua KONI Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika — Komite Olahraga Nasional
Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah secara resmi menunjuk Yomin Wanimbo
sebagai Penjabat Sementara (Caretaker) Ketua KONI Kabupaten Mimika. Penunjukan
tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 23/K.KONI-KM/I/Tahun 2026 tentang
Pengesahan Susunan Personel Caretaker KONI Kabupaten Mimika Tahun 2026.Pembentukan caretaker ini bertujuan untuk melakukan
pembenahan organisasi KONI Mimika sekaligus mempersiapkan pelaksanaan
Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Muskablub). Langkah tersebut diambil
guna memastikan roda organisasi kembali berjalan normal setelah beberapa tahun
mengalami kekosongan kepemimpinan.Surat keputusan tersebut diterbitkan berdasarkan hasil rapat
KONI Papua Tengah yang dilaksanakan pada 20 Januari 2026. Keputusan ini juga
merupakan tindak lanjut atas rekomendasi dan permohonan dari sejumlah cabang
olahraga, serta surat resmi dari Bupati Mimika Antonius Kemong tertanggal 21
Desember 2025.Antonius Kemong yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia
Muskablub menyampaikan bahwa pembentukan caretaker menjadi kebutuhan mendesak
karena KONI Mimika tidak memiliki kepengurusan definitif dalam kurun waktu
cukup lama. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembinaan dan koordinasi
olahraga di daerah.Ia menjelaskan bahwa situasi tersebut mendorong Bupati dan
Wakil Bupati Mimika untuk mengeluarkan rekomendasi agar organisasi KONI segera
dibenahi. Dalam proses tersebut, Yomin Wanimbo yang merupakan pengurus KONI
Provinsi Papua Tengah dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai Ketua
Caretaker.Penunjukan ini juga berkaitan erat dengan persiapan
menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara
Timur dan Nusa Tenggara Barat. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat,
kesiapan organisasi dan pembinaan atlet di Kabupaten Mimika menjadi perhatian
utama.Sebagai bagian dari kepengurusan sementara, Caretaker Bidang
Legal KONI Mimika, Hamsel Serat, menegaskan bahwa pelaksanaan Muskablub tidak
memiliki hambatan dari sisi hukum selama seluruh cabang olahraga telah
memberikan persetujuan dan SK caretaker telah diterbitkan oleh KONI Provinsi.Ia juga menyampaikan bahwa seluruh tahapan Muskablub akan
dijalankan sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku. Terkait pembentukan
panitia, hal tersebut dinilai tidak menjadi kendala karena kewenangan caretaker
telah diatur secara jelas dalam struktur organisasi.Dengan diterbitkannya SK caretaker ini, KONI Mimika
diharapkan segera melakukan konsolidasi internal, menyelenggarakan Muskablub
secara tertib, serta memperkuat pembinaan olahraga daerah demi mendukung
prestasi atlet Mimika pada ajang olahraga tingkat nasional.Penulis: JidEditor: GF
23 Jan 2026, 02:15 WIT
Pemkab Kampung Kadun Jaya Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Olahan Hasil Bumi
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kampung Kadun Jaya,
Distrik Wania, menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan yang melibatkan
anggota Tim Penggerak PKK (TP-PKK) sebagai upaya meningkatkan peran perempuan
dalam pembangunan kampung. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026)
ini difokuskan pada pengolahan hasil bumi lokal guna mendorong ketahanan
ekonomi keluarga.Pelatihan tersebut dirancang sebagai langkah konkret untuk
membekali perempuan kampung dengan keterampilan praktis yang dapat langsung
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat peran perempuan dalam
rumah tangga, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha berbasis
potensi lokal yang tersedia di Kampung Kadun Jaya.Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menyampaikan bahwa
pelatihan ini menjadi sarana penting dalam mendorong kemandirian dan
produktivitas ibu-ibu PKK. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kemampuan
mengolah hasil bumi kampung agar memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi yang
lebih luas.Melalui pembelajaran praktik langsung, para peserta
diperkenalkan pada berbagai teknik pengolahan bahan pangan lokal yang dapat
dikembangkan menjadi produk rumah tangga bernilai jual. Dengan demikian, hasil
bumi tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpeluang
menjadi sumber pendapatan tambahan.Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, Distrik Wania juga
memfasilitasi pendaftaran peserta untuk bergabung sebagai pelaku UMKM Mimika di
bawah binaan Dinas Koperasi Kabupaten Mimika. Langkah ini diharapkan dapat
membuka akses legalitas usaha, pendampingan, serta peluang pengembangan usaha
yang berkelanjutan.Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata Program
Membangun dari Kampung ke Kota, yang menempatkan penguatan keluarga dan
pemberdayaan perempuan sebagai fondasi utama pembangunan wilayah. Perempuan
melalui wadah PKK diposisikan sebagai penggerak utama ekonomi kampung.Pemerintah kampung berharap pelatihan ini dapat melahirkan
unit-unit usaha baru berbasis kampung yang dikelola oleh perempuan, mampu
menopang perekonomian keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat
secara keseluruhan.Dengan optimalisasi peran perempuan dan pemanfaatan sumber
daya lokal, Kampung Kadun Jaya diharapkan dapat tumbuh sebagai kampung yang
mandiri, produktif, dan berdaya saing di wilayah Distrik Wania.Penulis: JidEditor: GF
23 Jan 2026, 02:14 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru