logo-website
Kamis, 23 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
55 Lulusan SMKS Yapis TIK Mimika Dilepas, Siap Berperan Menuju Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Timika – Sebanyak 55 siswa-siswi kelas XII SMKS YAPIS Teknologi Informasi dan Komunikasi Mimika resmi mengikuti acara penamatan dan pelepasan Angkatan XIV Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (04/05/26). Berlangsung khidmat di Hotel Horison Diana, kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda yang Bertaqwa, Adaptif, Unggul, dan Berbudaya Saing Menuju Indonesia Emas 2045”, serta dihadiri oleh orang tua siswa, dewan pengajar, pengurus yayasan, perwakilan pemerintah daerah, instansi terkait, dan mitra kerja sekolah yaitu Telkomsel (04/05/26)Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal perjalanan baru yang penuh harapan dan tantangan bagi para lulusan.Ketua Yayasan Islam Mimika, Muhammad Saad Lausiri, dalam sambutannya mengingatkan para siswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjadikan belajar sebagai kebiasaan seumur hidup. Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak penting menuju kehidupan yang lebih luas. Ia memberikan apresiasi kepada sekolah yang telah berperan mencetak generasi berkarakter dan kompeten, serta mengucapkan terima kasih kepada para pendidik atas dedikasi dan orang tua atas dukungan yang diberikan.Kepada para lulusan, disampaikan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Sebagai lulusan SMK yang memiliki keahlian khusus, mereka memiliki keunggulan untuk langsung berkarya di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka diharapkan terus mengasah kemampuan, bersikap jujur dan disiplin, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan ditemui di masa depan.Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan dan teknologi. Para lulusan diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak kemajuan daerah.Harapannya, ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk meraih cita-cita sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Mimika, bangsa, dan negara ke depannya.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 04 Mei 2026, 17:33 WIT
Bupati Mimika Larang Pembentukan Kelompok Di Lingkungan Kerja, Ajak Bersatu Bangun Daerah Papuanewsonline.com, Timika – Bupati Mimika, Johannes Rettob, dengan tegas memerintahkan seluruh pimpinan dan pegawai Organisasi Perangkat Daerah untuk menghentikan praktik pembentukan kelompok-kelompok atau blok-blok di lingkungan kerja. Pernyataan ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (4/5/2026).Ia menyoroti bahwa fenomena tersebut kerap muncul akibat sentimen ketika terjadi pergantian pimpinan di suatu instansi. Masih ditemukan sikap sebagian pegawai yang hanya berpihak pada pemimpin lama dan enggan bekerja sama dengan pemimpin yang baru menjabat. “Kita semua sama, tidak ada perbedaan. Kalau kita kompak, tugas pelayanan kepada masyarakat pasti akan berjalan lebih baik,” tegasnya.Selain mengutamakan kebersamaan, Bupati juga mengingatkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta peraturan yang berlaku. Ia mendorong setiap pegawai untuk melakukan evaluasi diri demi meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik yang diberikan kepada warga.Lebih lanjut, ia berharap seluruh aparatur memiliki integritas, dedikasi, disiplin, dan kemampuan berpikir yang inovatif. Dengan sikap dan kemampuan tersebut, diharapkan setiap pegawai dapat memberikan kontribusi nyata dan berperan aktif dalam mewujudkan kemajuan pembangunan di Kabupaten Mimika.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 17:29 WIT
Bupati Mimika Ingatkan Asn Untuk Bekerja Dengan Berani Dan Profesional Papuanewsonline.com, Timika – Memasuki triwulan kedua tahun 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kedisiplinan dan mengevaluasi kinerja secara menyeluruh. Hal ini disampaikannya usai memimpin apel pegawai di Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (4/5/2026). Ia menekankan bahwa pelaksanaan program kerja harus segera dipercepat agar target pembangunan dapat tercapai secara maksimal.Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kerja sama yang baik antarinstansi. Ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah untuk memperkuat koordinasi dan menyusun laporan realisasi kegiatan serta keuangan secara transparan dan berkala. “Setiap proses kerja harus memiliki pertanggungjawaban yang jelas. Segera identifikasi kendala yang ada dan selesaikan dengan langkah yang tepat dan cepat,” tegasnya.Selain persoalan teknis, Bupati juga menyoroti sikap kerja sejumlah pegawai. Ia menyebut masih banyak laporan yang masuk menyatakan bahwa ada ASN yang enggan bergerak karena diliputi rasa khawatir yang tidak beralasan. “Bapak dan ibu tidak perlu ragu atau takut. Fokuslah melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai aturan yang berlaku,” pesannya.“Dengan bekerja secara profesional dan berani mengambil langkah yang benar, maka pelayanan kepada masyarakat akan berjalan lancar tanpa hambatan yang tidak perlu. Semoga semangat kerja ini terus terjaga demi kemajuan Kabupaten Mimika yang kita cintai bersama,” harap Bupati menutup arahannya.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 17:15 WIT
Pelaku Ruda Paksa Terhadap Anak Di Bawah Umur Ditangkap Polres Boven Digoel Papuanewsonline.com, Timika – Seorang pria berinisial NDT yang berusia 29 tahun berhasil diamankan oleh tim Satuan Reserse Kriminal Polres Boven Digoel. Penangkapan ini dilakukan terkait kasus tindak pidana rudapaksa yang dilakukan terhadap anak di bawah umur, yang menimbulkan concern dan kemarahan di tengah masyarakat setempat.Tindakan hukum ini diambil setelah pihak kepolisian menerima dua laporan resmi yang disampaikan oleh keluarga korban. Laporan pertama masuk pada tanggal 16 Februari 2026, sedangkan laporan kedua disampaikan pada tanggal 8 April 2026. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pelaku diduga telah melakukan tindakan kejahatan tersebut terhadap lebih dari satu anak yang masih berusia di bawah umur.Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses penyelidikan terus dilakukan secara mendalam untuk mengumpulkan seluruh bukti yang diperlukan guna memperkuat kasus ini. Tersangka kini telah ditahan dan akan diproses melalui jalur hukum yang berlaku, dengan ancaman sanksi yang berat mengingat korban yang terlibat adalah kelompok rentan yang seharusnya mendapatkan perlindungan penuh.Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk lebih waspada dan melindungi anak-anak dari berbagai bentuk tindakan kekerasan maupun eksploitasi. Pihak berwenang mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat demi menjaga keamanan serta masa depan generasi penerus.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 17:08 WIT
Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal Papuanewsonline.com, DIY - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat. Hal itu disampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (3/5/2026). "Dan ke depan kita harapkan Polda DIY betul-betul bisa memberikan pelayanan yang optimal terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta yang kita kenal sebagai kota budaya, kota pariwisata, kota pendidikan," kata Sigit di Mapolda DIY, Minggu (3/5/2026). Pembangunan ini sendiri bertajuk 'Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono'. Sigit mengapresiasi Pemprov DIY terkait seluruh dukungan terkait pembangunan Mapolda Yogyakarta. "Jadi ini adalah bentuk dukungan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan yang tentunya kita memahami bahwa ini adalah titipan amanah terkait dengan pembangunan ini sebagaimana tema dari pembangunan Mapolda yaitu Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono," ujar Sigit. Sebagaimana artinya, Sigit meminta agar jajarannya bisa menjaga, memperbaiki dan menciptakan keindahan serta keharmonisan bermasyarakat yang tentunya ini sejalan dengan Tri Brata dan Catur Prasetya. "Dan juga kami juga mendapatkan amanah agar ke depan gedung Polda DIY ini dibangun dengan konsep smart city, tadi kita mendapatkan amanah dari Bapak Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono titipan dari masyarakat Yogya agar gedung ini tidak hanya berdiri sebagai gedung yang hanya fisiknya saja tapi juga bisa melaksanakan fungsinya untuk bisa tampil sebagai pelayanan kepolisian yang memiliki kemampuan data driven police hub, social listening and sentiment intelligence system, cyber security defense center serta decision intelligence and knowledge system," papar Sigit.Karenanya, Sigit menekankan, jajaran Polda DIY harus mendukung konsep dari Daerah Istimewa Yogyakarta. "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari seluruh para pemangku jabatan, pemangku kepentingan dan juga harapan besar dari masyarakat Yogya terhadap kinerja Polri untuk betul-betul bisa profesional, dekat dan dicintai masyarakat," tutup Sigit. PNO-12 04 Mei 2026, 10:36 WIT
Persipura Gagal Promosi Langsung Meski Menang, Mutiara Hitam Kini Fokus Hadapi Playoff Papuanewsonline.com, Jayapura – Persipura Jayapura menutup perjalanan di kompetisi musim ini dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Persiku Kudus dalam laga terakhir yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Minggu (3/5/26). Meskipun meraih kemenangan, hasil pertandingan lain membuat tim berjuluk Mutiara Hitam ini hanya mampu finis di posisi kedua klasemen dan harus melanjutkan perjuangan melalui babak playoff untuk mendapatkan tiket promosi ke Liga 1.Sepanjang pertandingan, tim asuhan Rahmad Darmawan tampil mendominasi jalannya permainan sejak menit awal. Serangan yang dibangun dengan cepat dari sisi sayap dan permainan umpan pendek di lini tengah kerap menyulitkan pertahanan lawan. Meskipun sempat menciptakan sejumlah peluang, penyelesaian akhir yang kurang tepat membuat kedudukan tetap imbang hingga menjelang babak pertama berakhir.Kebuntuan tersebut akhirnya terpecah pada menit ke-43, ketika William Lugo berhasil memaksimalkan peluang yang tercipta dan membawa Persipura unggul 1-0. Dua menit kemudian, tepatnya di menit ke-45, tim tuan rumah kembali menambah keunggulan melalui eksekusi penalti yang dilakukan dengan tenang oleh Kelly Sroyer. Memasuki babak kedua, Persip masih berusaha menambah gol, sementara serangan lawan berhasil dipatahkan berkat kekompakan lini belakang.Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persipura untuk tampil maksimal di babak selanjutnya. Meskipun gagal mendapatkan promosi secara langsung karena kemenangan yang diraih PSS Sleman di pertandingan lain, harapan untuk kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tetap terbuka lebar melalui jalur yang akan ditempuh.  Penulis: Jid Editor: GF 03 Mei 2026, 20:27 WIT
Persoalan Di Pastoran Katederal Timika Selesai Secara Damai, Gereja Terima Permintaan Maaf TNI Papuanewsonline.com, Timika – Persoalan yang sempat muncul terkait kehadiran sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat di lingkungan Pastoran Paroki Katedral Tiga Raja Timika akhirnya diselesaikan dengan jalan damai. Hal ini disampaikan langsung oleh Pastor Paroki, RD Amandus Rahadat Pr, yang menyatakan bahwa pihak gereja telah menerima permintaan maaf secara resmi dari pihak TNI. (03/05/26)Menurut penjelasannya, kejadian itu berawal dari upaya pemeriksaan keamanan yang dilakukan menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke wilayah Papua Tengah, termasuk Mimika. Tindakan tersebut sempat menimbulkan reaksi yang beragam tidak hanya dari umat setempat, tetapi juga dari berbagai kalangan umat Katolik di seluruh Indonesia, sehingga menimbulkan suasana yang tidak nyaman.Penyelesaian dilakukan melalui pertemuan bersama yang digelar di lokasi netral, yaitu lingkungan keuskupan. Dalam kesempatan itu, pihak yang terlibat telah mengakui kesalahan yang terjadi dan menyampaikan permintaan maafnya dengan tulus. Atas hal itu, pihak gereja pun telah memberikan maaf sepenuhnya.Dalam khotbah Misa Minggu, Pastor Amandus menyampaikan harapan agar setelah pengumuman ini, seluruh pihak memahami bahwa persoalan telah selesai sepenuhnya. "Kami sudah memaafkan. Semoga Tuhan memberkati kita semua, lingkungan ini, dan semoga kedamaian senantiasa terjaga di tengah kita," ujarnya.  Penulis: Jid Editor: GF 03 Mei 2026, 20:02 WIT
Ikan Sapu-Sapu Tembus Di Danau Sentani, Berada Sejak Dua Dekade Lalu Papuanewsonline.com, Jayapura – Penemuan ikan sapu-sapu atau pleco yang viral di media sosial membuka fakta bahwa spesies asal Sungai Amazon ini ternyata sudah hidup di Danau Sentani sejak lama, bukan baru saja muncul. Temuan ikan berukuran besar yang diperkirakan berusia 3–5 tahun ini bahkan diduga sedang dalam masa berkembang biak, mengingat bentuk perutnya yang tampak membesar. (03/05/26)Ikan ini mampu menghasilkan ribuan telur dengan siklus perkembangbiakan yang cepat, yaitu hanya membutuhkan waktu 1–2 tahun untuk dapat bereproduksi kembali. Berdasarkan penelitian yang dilakukan BRIN pada tahun 2020, sekitar 70 persen nelayan di wilayah Asei-Ifale menyebut ikan ini sudah mulai banyak terlihat sejak awal tahun 2000-an. Diduga ikan ini masuk ke perairan tersebut karena dilepaskan secara sengaja oleh pemilik akuarium, mengingat fungsinya yang umumnya hanya sebagai pembersih kaca akuarium. Keberadaannya juga menyoroti lemahnya pengawasan lalu lintas ikan, padahal peraturan yang ada melarang peredaran bebasnya dan mengancam pelaku dengan hukuman penjara hingga tiga tahun serta denda maksimal Rp3 miliar.Sebagai spesies invasif, ikan ini memiliki daya adaptasi yang tinggi dan berpotensi merusak keseimbangan alam. Ia dapat merusak dasar perairan serta bersaing memperebutkan sumber makanan dengan ikan asli daerah. Selain itu, ikan ini tidak aman untuk dikonsumsi karena berisiko mengandung logam berat berbahaya bagi tubuh manusia.Masyarakat diimbau untuk tidak melepaskan ikan peliharaan ke perairan umum dan segera menangkapnya jika ditemukan. Pemerintah daerah diharapkan mengambil langkah nyata seperti penangkapan massal, penyuluhan kepada warga, serta mengembangkan budidaya ikan lokal. Ikan yang berhasil ditangkap pun dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan pembuatan pupuk cair atau campuran pakan ternak agar tetap memberikan manfaat.  Penulis: Jid Editor: GF 03 Mei 2026, 19:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT