logo-website
Jumat, 06 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Ops Lilin Salawaku Lakukan Pengawasan di Lokasi Wisata Kota Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Mengingat pentingnya keamanan masyarakat saat mengisi waktu libur Natal dan Tahun Baru, personel Subsatgas Preventif Pengamanan Tempat Keramaian Operasi Lilin Salawaku 2025 melaksanakan patroli pengamanan di lokasi wisata Santai Beach dan Pantai Namalatu, Minggu (28/12/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, mengatakan, patroli pengawasan dan pengamanan tempat-tempat keramaian rutin dilaksanakan mengingat tingginya intensitas kunjungan masyarakat, khususnya saat mengisi waktu libur.Selain melakukan pengamanan, personel juga mengingatkan setiap pengunjung agar terus meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan keselamatan diri saat bertamasya dengan teman, kerabat atau keluarga.Masyarakat, kata Kombes Rositah, juga diminta untuk dapat menghubungi aparat kepolisian melalui layanan call center 110 apabila terjadi peristiwa yang berpotensi menggangu kamtibmas."Selain menerima laporan dan masukan dari warga, petugas juga mensosialisasikan call center 110 sebagai layanan pengaduan masyarakat kepada pihak Kepolisian. Masyarakat juga diajak untuk dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ungkapnya.Kombes Rositah mengungkapkan, pengamanan tempat-tempat keramaian merupakan bentuk kehadiran Polisi yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap warga negara."Selama pengamanan dilakukan, tampak masyarakat menjalankan aktivitasnya dalam keadaan aman kondusif," ungkapnya. PNO-12 29 Des 2025, 14:02 WIT
Amankan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja, Polda Maluku Sampaikan Pesan Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Sub Satgas Preventif Operasi Lilin Salawaku Polda Maluku melaksanakan pengamanan ibadah Minggu di sejumlah Gereja di Kota Ambon, Minggu (28/12/2025).Selain mengamankan jalannya ibadah agar berlangsung aman dan lancar serta mengatur arus lalulintas, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat."Sejumlah gereja yang diamankan yaitu gereja Imanuel di Galala - Hative Kecil (Gatik) dan gereja Galilea di Halong," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Saat menyapa dan berdialog dengan warga maupun tokoh agama, personel menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.Masyarakat diminta untuk dapat menghubungi aparat kepolisian melalui layanan call center 110 apabila terjadi peristiwa yang berpotensi menggangu kamtibmas."Selain menerima laporan dan masukan dari warga, petugas juga mensosialisasikan call center 110 sebagai layanan pengaduan masyarakat kepada pihak Kepolisian," ungkapnya.Kombes Rositah mengungkapkan, pengamanan tempat-tempat ibadah merupakan bentuk kehadiran Polisi yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap warga negara."Selama pengamanan dilakukan, tampak masyarakat menjalankan aktivitasnya dalam keadaan aman kondusif," ungkapnya.Pengamanan yang dilakukan personel Polda Maluku mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat, khususnya para jemaat gereja Imanuel dan Galilea. PNO-12 29 Des 2025, 13:53 WIT
Vonis Tiga Tahun Penjara untuk Toni Tamsil dalam Perkara Obstruction of Justice Korupsi Timah Papuanewsonline.com, Pangkalpinang – Pengadilan Negeri Pangkalpinang menjatuhkan vonis pidana penjara selama tiga tahun kepada Toni Tamsil alias Akhi dalam perkara perintangan penyidikan (obstruction of justice) kasus korupsi timah dengan nilai kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp300 triliun. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang pada Senin (29/12/2025).Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 3,6 tahun. Putusan ini sekaligus mengakhiri rangkaian persidangan yang menyita perhatian publik karena keterkaitannya dengan perkara korupsi timah berskala besar.Ketua Majelis Hakim Sulistiyanto Rokhmad Budiarto menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perintangan proses hukum dalam penanganan perkara korupsi tersebut. Selain pidana badan, terdakwa juga dibebankan kewajiban membayar biaya perkara sebesar Rp5.000.Pembacaan putusan tersebut mengubah suasana ruang sidang yang semula tenang menjadi emosional. Keluarga terdakwa, termasuk istri dan anaknya, terlihat tidak mampu menahan tangis saat mendengar vonis yang dijatuhkan majelis hakim.Perkara yang menjerat Toni Tamsil merupakan bagian dari rangkaian kasus besar korupsi timah yang melibatkan banyak pihak dan disebut sebagai salah satu kasus korupsi terbesar yang pernah ditangani aparat penegak hukum di Indonesia. Dalam perkara ini, Toni didakwa menghambat proses penyidikan yang tengah berjalan.Kasus obstruction of justice dinilai sebagai kejahatan serius karena secara langsung mengganggu upaya penegakan hukum dan berpotensi menghambat pengungkapan fakta-fakta penting dalam perkara korupsi. Oleh karena itu, proses hukum terhadap terdakwa menjadi perhatian luas masyarakat.Putusan pengadilan ini diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa setiap upaya menghalangi proses penegakan hukum akan tetap diproses sesuai ketentuan perundang-undangan, meskipun tidak secara langsung terlibat dalam tindak pidana korupsi utama.Pemerintah bersama aparat penegak hukum terus menegaskan komitmen dalam pemberantasan korupsi, termasuk menindak tegas pihak-pihak yang berupaya merintangi penyidikan, penuntutan, maupun proses peradilan demi memulihkan kerugian negara.  Penulis: HendrikEditor: GF 29 Des 2025, 10:32 WIT
Dominasi Generasi Muda Warnai KKB Papua, Pola Serangan Kian Agresif dan Sulit Diprediksi Papuanewsonline.com, Papua – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz mengungkapkan bahwa komposisi keanggotaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua saat ini didominasi oleh generasi muda. Pergeseran demografi tersebut dinilai berdampak langsung pada perubahan pola aksi KKB yang semakin agresif, cepat, dan sulit diprediksi sepanjang tahun 2025.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa keterlibatan anggota usia muda membuat intensitas serangan meningkat dan dilakukan tanpa memperhitungkan waktu maupun situasi sosial. Serangan kerap terjadi secara tiba-tiba, termasuk pada momentum hari besar keagamaan yang seharusnya berlangsung aman dan damai.Selain aparat TNI dan Polri, sasaran kekerasan juga meluas ke warga sipil. Kelompok ini tercatat menyerang profesi yang memiliki peran penting dalam pelayanan publik, seperti tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, sehingga menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.Satgas Damai Cartenz menilai bahwa motif utama dari rangkaian aksi kekerasan tersebut berkaitan dengan upaya menunjukkan eksistensi dan menarik perhatian, baik di tingkat lokal maupun internasional. Pola ini memperlihatkan adanya strategi teror yang bertujuan menciptakan ketidakstabilan keamanan di wilayah Papua.Data penanganan sepanjang 2025 menunjukkan aparat keamanan terus melakukan langkah penegakan hukum secara terukur. Satgas mencatat sebanyak 15 anggota KKB tewas dalam kontak senjata, sementara 20 lainnya berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam berbagai kasus kekerasan.Selain penangkapan pelaku, aparat juga menyita sejumlah barang bukti berupa 29 pucuk senjata api, ribuan butir amunisi, serta berbagai perlengkapan pendukung aksi bersenjata. Upaya ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata tersebut.Di ranah digital, Satgas Damai Cartenz mengidentifikasi lebih dari 44.000 tautan yang terafiliasi dengan propaganda dan dukungan terhadap KKB. Langkah pemantauan dan penindakan terhadap konten provokatif terus dilakukan guna menekan penyebaran narasi kekerasan dan separatisme.Melalui operasi terpadu bersama TNI dan instansi terkait, Satgas Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Pendekatan penegakan hukum, pengamanan wilayah, serta pengendalian informasi menjadi bagian dari strategi berkelanjutan untuk meredam eskalasi kekerasan.  Penulis: HendrikEditor: GF 29 Des 2025, 10:30 WIT
Bupati Roni Omba Rayakan Natal dan Sambut Tahun Baru Bersama Warga Kampung Ogenetan Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, menghadiri syukuran Natal sekaligus penyambutan Tahun Baru 2026 bersama masyarakat Kampung Ogenetan, Distrik Iniyandit, Kabupaten Boven Digoel, pada Minggu (28/12/2025). Kehadiran kepala daerah tersebut disambut hangat oleh warga yang memadati lokasi kegiatan dalam suasana penuh kekeluargaan dan sukacita.Kegiatan syukuran berlangsung khidmat dengan diawali ibadah Natal bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Perayaan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Roni Omba menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kampung Ogenetan atas undangan dan sambutan yang diberikan. Ia berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, serta mempererat hubungan persaudaraan antarwarga.Selain ibadah, acara juga diisi dengan pertunjukan budaya lokal dan hiburan rakyat yang menampilkan kekayaan tradisi masyarakat setempat. Suasana penuh kegembiraan terlihat saat warga bersama tamu undangan menikmati setiap rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh panitia kampung.Pemerintah daerah bersama masyarakat juga menggelar pembagian hadiah sebagai bentuk kebersamaan dan sukacita Natal. Kegiatan tersebut menambah semarak perayaan serta menjadi simbol perhatian terhadap kebahagiaan masyarakat di tingkat kampung.Masyarakat Kampung Ogenetan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran langsung Bupati dalam perayaan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah dinilai sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah distrik.Dalam suasana kebersamaan itu, Bupati Roni Omba juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan antarwarga sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan makan malam bersama seluruh masyarakat yang hadir. Momentum ini menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Boven Digoel ke arah yang lebih baik. Penulis: HendrikEditor: GF 29 Des 2025, 10:28 WIT
Polairud Polda Maluku Perketat Patroli Kawasan Wisata Perairan Jelang Tahun Baru 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat saat mengisi liburan di tempat-tempat wisata jelang Tahun Baru 2026, Satgas Bantuan Operasi (Banops) Subsatgas Polairud Polda Maluku meningkatkan patroli pengawasan di kawasan wisata perairan, Minggu (28/12/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, mengungkapkan langkah tersebut diambil sebagai upaya preventif dalam menjamin keamanan dan keselamatan para wisatawan, baik masyarakat lokal maupun mancanegara. Tempat-tempat wisata jelang tahun baru 2026 diprediksi akan mengalami peningkatan yang signifikan selama libur akhir tahun."Personel Satgas Banops Polairud diterjunkan guna mencegah potensi gangguan keamanan serta meminimalisir risiko kecelakaan laut," katanya.Selain melaksanakan pengawasan, personel Polairud juga menyapa pengunjung tempat wisata sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. "Masyarakat diimbau agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi alam, serta mematuhi ketentuan keselamatan yang berlaku selama beraktivitas di kawasan wisata," ungkapnya.Para pengunjung juga diingatkan tentangnya pentingnya memperhatikan keselamatan selama berada di lokasi wisata. "Pengunjung diminta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berada di perairan, tidak berenang melebihi batas aman, serta senantiasa mengawasi anak-anak," jelasnya. Tak hanya itu, masyarakat juga diajak untuk tetap menjaga barang bawaan pribadi maupun kebersihan lingkungan wisata. Ini penting untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman. PNO-12 28 Des 2025, 20:59 WIT
Wamendagri Dorong Pemda Papua Tuntaskan APBD dan RAP Otsus 2026 Tepat Waktu Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta seluruh pemerintah daerah di wilayah Papua untuk mempercepat penyelesaian Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD) serta Rencana Anggaran dan Program Dana Otonomi Khusus (RAP Otsus) Tahun Anggaran 2026. Permintaan tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat (26/12/2025), dengan batas akhir penyelesaian ditetapkan pada 31 Desember 2025.Menurut Ribka, percepatan ini menjadi faktor penting agar pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di Papua dapat berjalan sejak awal tahun. Keterlambatan penetapan APBD dan RAP Otsus dinilai berpotensi menghambat realisasi program prioritas yang telah direncanakan oleh masing-masing daerah.Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri per 24 Desember 2025, capaian penyusunan dokumen anggaran di setiap provinsi Papua menunjukkan progres yang berbeda-beda. Provinsi Papua Barat Daya tercatat sebagai daerah dengan kemajuan paling signifikan, karena Raperda APBD telah disepakati pada 20 November dan dievaluasi Kemendagri pada 17 Desember, sementara RAP Otsus masih dalam tahap penyempurnaan.Provinsi Papua Pegunungan juga telah menyepakati Raperda APBD pada 28 November dan menyerahkannya kepada Kemendagri untuk dievaluasi. Namun, penyusunan RAP Otsus di wilayah ini masih menghadapi kendala karena sebagian kabupaten belum menuntaskan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS).Sementara itu, Provinsi Papua Selatan telah menyepakati Raperda APBD pada 9 Desember dan kini berada dalam proses evaluasi. RAP Otsus di provinsi tersebut masih memerlukan perbaikan sebelum dapat ditetapkan secara final.Di Provinsi Papua, Raperda APBD disepakati pada 11 Desember dan masih dalam tahap evaluasi oleh pemerintah pusat. Penyusunan RAP Otsus masih berlangsung di tingkat pemerintah daerah, dengan Kota Jayapura dilaporkan telah memfinalkan dokumen rencana anggarannya.Untuk Provinsi Papua Tengah, Raperda APBD telah disepakati pada 23 Desember dan dijadwalkan akan diserahkan ke Kemendagri pada 29 Desember 2025. Namun, penyusunan RAP Otsus belum dimulai karena beberapa kabupaten belum menyelesaikan KUA–PPAS sebagai prasyarat utama.Kondisi paling tertinggal tercatat di Provinsi Papua Barat, di mana Raperda APBD belum disepakati dan baru direncanakan pada awal Januari 2026. RAP Otsus juga belum disusun, sehingga Kemendagri menyiapkan langkah administratif berupa surat teguran serta mendorong penerbitan Peraturan Gubernur tentang pengeluaran mendahului Perda APBD untuk menjamin belanja wajib tetap berjalan.Ribka Haluk menekankan pentingnya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah pusat dan daerah agar seluruh proses evaluasi dan penyempurnaan dokumen anggaran dapat dipercepat. Pemerintah pusat berharap seluruh pemerintah daerah di Papua dapat memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat sejak awal tahun anggaran 2026.  Penulis: JidEditor: GF 28 Des 2025, 17:44 WIT
Operasi Damai Cartenz 2025 Catat Puluhan KKB Ditangkap dan Senjata Disita Papuanewsonline.com, Mimika – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz merilis laporan hasil penanganan gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sepanjang tahun 2025. Dalam laporan tersebut, tercatat sebanyak 45 anggota KKB berhasil ditangkap, dengan 15 di antaranya tewas akibat melakukan perlawanan terhadap aparat keamanan.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf Sutejo menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari operasi gabungan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh TNI dan Polri di sejumlah wilayah rawan. Penindakan dilakukan berdasarkan pemetaan jaringan dan pergerakan kelompok bersenjata yang kerap melakukan aksi teror terhadap masyarakat.Dari total 45 anggota KKB yang diamankan, sebanyak 20 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sementara itu, sisanya masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan dalam jaringan dan aksi kriminal lainnya.Selain penangkapan, aparat juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti yang diduga kuat digunakan untuk mendukung aksi kekerasan. Barang bukti tersebut meliputi 29 pucuk senjata api, 4.194 butir amunisi, dua bahan peledak, 93 senjata tajam, serta 57 lembar dokumen yang berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata.Dalam aspek nonfisik, Satgas Damai Cartenz juga menaruh perhatian besar pada perang informasi yang dilakukan oleh kelompok terafiliasi KKB. Sepanjang 2025, aparat mengidentifikasi sedikitnya 44.171 tautan berita hoaks dan konten provokatif yang beredar di ruang digital dan dinilai berpotensi memicu keresahan masyarakat.Upaya penindakan turut diperkuat dengan penguasaan wilayah. Satgas bersama TNI berhasil menduduki 14 lokasi yang diduga menjadi markas atau basis pergerakan KKB, sebagai bagian dari strategi menekan ruang gerak kelompok tersebut dan memutus jalur logistiknya.Yusuf menegaskan bahwa tantangan utama ke depan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berupa provokasi dan disinformasi di media sosial yang kerap menyudutkan aparat keamanan. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan Polri terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan komitmen untuk terus melaksanakan penegakan hukum secara terukur, profesional, dan berkelanjutan demi menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Papua sepanjang tahun-tahun mendatang.  Penulis: JidEditor: GF 28 Des 2025, 17:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT