Papuanewsonline.com
Raih Medali Perak di SEA Games 2025, Kapolri Anugerahkan KPLB kepada Bripda Arni Silva Pattipeiluhu
Kapolda Maluku Terima Audiens UT Ambon, Perkuat Peningkatan Kualitas SDM Polri
Dedikasi Panjang Dunia Jurnalistik, Rustam Madubun Terima Anugerah Noken Pers Papua 2026
Kompensasi Tanah Adat Belum Tuntas, Masyarakat Amungme Desak Pemkab Mimika Bertindak
Cegah Gangguan Kamtibmas, Satgas KRYD Polda Maluku Sita 100 Liter Sopi di Pelabuhan Hunimua
Atasi Masalah Pengelolaan Sampah, Polda Maluku Bangun Puluhan Unit Biopori
Aksi Humanis Polres Pidie Jaya Tuai Apresiasi Warga, Debu Pascabanjir Berhasil Dikendalikan
Penataan Birokrasi Berlanjut, Pemkab Mimika Kukuhkan Pejabat Tinggi Pratama
Dinkes Papua Tengah Imbau Waspada Super Flu, Publik Diminta Terapkan PHBS
Pemalangan Sekolah Dinilai Langgar Hukum, Disdik Mimika Minta Seluruh Sekolah Lapor Polisi
Didampingi Kapolda Papua, Wakil Presiden RI Kunjungi Pembangunan dan Pertanian di Papua Selatan
Papuanewsonline.com, Merauke – Wakil Presiden RI, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin, didampingi oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, bersama Forkopimda Provinsi Papua Selatan melakukan kunjungan kerja yang bertujuan untuk meninjau berbagai kegiatan pembangunan dan pembinaan masyarakat di wilayah tersebut pada Selasa (4/6). Kunjungan tersebut melibatkan pertemuan dengan Pj. Gubernur Papua Selatan, para Bupati, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat se-Papua Selatan, serta pencanangan pembangunan sentra sarana dan prasarana pemerintah provinsi Papua Selatan.Wakil Presiden menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, dengan fokus pada berbagai aspek seperti pendidikan, telekomunikasi, ekonomi, pelayanan masyarakat, dan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di Papua Selatan melalui alokasi anggaran yang lebih tepat dan efektif."Setiap permasalahan di masyarakat harus menjadi tanggung jawab pemerintah baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. Kita harus bekerja sama untuk memprioritaskan pembangunan yang diperlukan, termasuk dalam bidang pendidikan dan keagamaan," ujar Wakil Presiden.Selain itu, dalam agenda kunjungan tersebut, Wakil Presiden juga meninjau kawasan perkebunan tebu Sermayam di Kampung Ngutti Bob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke. Ia menyoroti potensi pembangunan pertanian tebu gula di Merauke sebagai salah satu solusi untuk mengurangi impor gula Indonesia yang terus meningkat."Merauke menjadi pusat pertanian tebu gula dengan target produksi 2,6 juta ton dan produksi etanol untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri," jelas Wapres.Kunjungan kerja Wakil Presiden beserta rombongan di wilayah hukum Polda Papua berlangsung mulai tanggal 3 hingga 5 Juni 2024 di Provinsi Papua Selatan. Selanjutnya, rombongan akan melanjutkan ke Provinsi Papua Pegunungan untuk meninjau pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan dan pameran UMKM Dekranasda. (PNO-12)
05 Jun 2024, 20:46 WIT
Satgassus Polri Lakukan Pengawasan Pupuk Subsidi di Dua Kabupaten
Papuanewsonline.com, Jateng - Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pemantauan penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 28-31 Mei 2024. Hotman selaku ketua tim menuturkan, kunjungan ke Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang untuk melihat bagaimana penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid, yaitu gabungan penebusan dengan kartu tani dan aplikasi I-Pubers secara bersamaan. Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang, ujarnya, dipilih karena masyarakatnya sangat guyub dengan berbagai kearifan lokal.“Dengan kearifan itu diasumsikan kerumitan penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid akan lancar di kedua kabupaten ini,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/24).Hotman menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan tim, sampai saat ini serapan pupuk masih rendah, yakni sekitar 20% di kedua kabupaten tersebut. Untuk Kabupaten Gunung Kidul biasanya memang serapan akan tinggi pada Agustus atau September tiap tahunnnya.Sedangkan untuk Kabupaten Magelang, biasanya serapan hanya sekitar 70% tiap tahunnya. Oleh karenanya, Satgassus meminta kepada Kepala Dinas Pertanian untuk mencermati sampai dengan bulan September dan apabila memang tidak terserap, tetap terbuka pupuk bersubsidinya di realokasi ke kabupaten lain dalam lingkup propinsi Jawa Tengah, sehingga penggunaan pupuk bersubsidi menjadi optimum.Temuan kedua bahwa Kabupaten Magelang yang memiliki sekitar 4000 petani terdaftar di E-RDKK belum mendapatkan kartu tani, sehingga para petani ini tidak bisa menebus pupuk bersubsidinya. Untuk itu Satgassus meminta agar Kadis Pertanian Kabupaten Magelang berkoordinasi intens dengan BRI Cab Kabupaten Magelang untuk memastikan petani bisa mendapatkan kartu taninya, sehingga petani tersebut bisa menebus pupuk subsidinya.Ketiga, para petani di kedua kabupaten yang mendapatkan alokasi kecil (di bawah 1 sak/50 kg), enggan menebus pupuknya mengingat dengan kartu tani petani harus datang sendiri ke kios untuk melakukan penebusan. Untuk itu Satgassus meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dalam waktu tertentu, terutama saat musim tanam, memfasilitasi penebusan bersama di kantor/balai desa, sehingga petani bisa menghemat biaya dalam penebusan pupuk subsidi ini. “Alternatif yang lain, Satgassus menyarankan jika sekiranya untuk petani-petani yang alokasinya kecil agar menggunakan penebusan I-Pubers saja sehingga dapat dilakukan penebusan secara berkelompok,” ungkap dia.Tidak hanya itu, Satgassus juga menemukan masih kurang efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas perdagangan pada kedua kabupaten tersebut, terutama untuk pengawasan ketersediaan stok pupuk di kios. Hal ini terjadi karena dinas perdagangan sama sekali belum mampu secara cepat untuk mengakses informasi stok di kios. “Untuk itu Satgassus meminta agar PIHC secara online menyediakan informasi stok di kios dan dinas perdagangan dan dinas pertanian mempunyai akses atas informasi tersebut,” ujar dia.Dalam kesempatan ini, ujarnya, Satgassus memberikan apresiasi kepada PIHC yang dalam waktu tidak terlalu lama akan mengintegrasikan transaksi penebusan dengan kartu tani dan melalui aplikasi I-Pubers. Sehingga, dengan integrasi kedua metode penebusan ini, dapat dihindari kelebihan salur dan membebaskan petugas kios dari kerepotan laporan dan kontrol-kontrol yang masih manual berbasis kertas.Dalam kesempatan ini, petugas kios meminta agar pemeriksaan-pemeriksaan transaksi di kios dapat dilakukan secara digital saja, mengingat segala transaksi telah dilakukan secara elektronik dengan kartu tani atau aplikasi I-Pubers. Satgassus pun menyatakan mendukung hal tersebut mengingat hal itu akan lebih meningkatkan efisiensi dan akan sangat membantu petugas kios dalam pelaporannya.Yudi Purnomo Harahap selaku Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri menambahkan, pemantauan ini penting untuk menekan adanya penyalahgunaan maupun penyelewengan pupuk subsidi. Sebab, jika terjadi kelangkaan dapat menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara.“Pemantauan ini untuk memastikan petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi benar-benar mendapatkannya tepat waktu sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi isu kelangkaan pupuk lagi,” tutur Yudi.Herbert Nababan selku Wakil Ketua Tim menambahkan, kegiatan ini dilakukan bersama Kementerian Pertanian, Bupati Gunung Kidul, Pj Bupati Magelang, serta pihak PT Pupuk Indonesia, Distributor Pupuk, dan Kelompok Petani. Dalam pertemuan tersebut ia pun menekankan kembali agar tidak ada penyelewengan terhadap penggunaan pupuk subsidi dan memastikan distribusi harus lancar sampai ke petani yang berhak. “Selain itu Satgassus juga memonitoring tindak lanjut pemkab dalam melakukan perubahan alokasi pascapenambahan kuota pupuk subsidi dari 4,7 ton menjadi 9,5 juta ton sehingga Pemda diharapkan bekerja sama dengan segenap unsur forkompimda,” ungkapnya.Kerja sama itu, lanjutnya, untuk mensosialisasikan dan menyampaikan informasi langsung kepada para petani di wilayahnya bahwa alokasi pupuk petani bersubsidi telah bertambah. Kemudian, petani sudah bisa melakukan penebusan, sehingga penambahan alokasi pupuk yang diberikan pemerintah memberi dampak kepada petani.“Tim juga melakukan kunjungan ke Kios Pupuk untuk memastikan ketersediaan stok pupuk dan penyaluran dilakukan dengan benar sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (PNO-12)
31 Mei 2024, 17:56 WIT
Terima Kunjungan Kepala OJK, Kapolda: Jaga Sinergitas Demi Keamanan dan Stabilitas Ekonomi
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku yang bertempat di ruang tamu Kapolda Maluku, Kamis (30/5/2024). Kepala OJK yang datang bersilaturahmi dengan Kapolda yaitu pejabat lama yakni Roni Nazra, dan pejabat baru Muhamad Andi Yusuf. Pertemuan ini turut dihadiri Irwasda Maluku dan Kabid Keuangan Polda Maluku.Kepala OJK Maluku yang lama, Roni Nazra, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku atas waktu dan kesempatan untuk silaturahmi. Ia mengungkapkan, kedatangan pihaknya bertujuan untuk Kenal Pamit dengan Kepala OJK yang baru. Pasalnya, pada tanggal 1 Juni 2024 nanti, dirinya dipromosikan ke jabatan yang baru. "Selaku pejabat lama saya mengucapkan terima kasih atas hubungan kerjasama yang baik selama menjabat. Selanjutnya, kami mohon pamit untuk bertugas di tempat yang baru," kata Roni Nazra.Sementara itu, Muhamad Andi Yusuf, Kepala OJK Maluku yang baru, juga turut memperkenalkan diri. Ia pada kesempatan itu juga mengharapkan bimbingan dari Kapolda. "Kami selaku pejabat baru mohon bimbingan dan arahan. Harapannya, sinergitas dan hubungan baik antara OJK dan Polda Maluku akan tetap terjalin dan semakin erat dalam menjalankan tugas ke depannya," kata Andi Yusuf.Kedatangan kedua pejabat OJK tersebut disambut hangat oleh Kapolda Maluku. "Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangannya," kata Kapolda. Kapolda mengaku, koordinasi dan komunikasi antara Polda dan OJK selama ini terjalin cukup baik. Untuk kepala OJK yang lama, Kapolda menyampaikan selamat dan sukses di tempat yang baru. Sementara kepada Kepala OJK yang baru, Kapolda menyampaikan selamat datang di Maluku. Semoga ke depan hubungan kerjasama antara Polda Maluku dan OJK tetap berjalan baik. "Kami Polda Maluku siap mendukung penuh dan bekerja sama dengan semua pihak demi menjaga stabilitas keamanan di negeri Raja-raja ini," pungkasnya.Kapolda juga mengharapkan agar pertemuan ini dapat menjadi awal yang baik dalam bekerjasama ke depan. "Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polda Maluku dan OJK dalam menjaga keamanan dan stabilitas ekonomi di Maluku," harapnya. (PNO-12)
30 Mei 2024, 20:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru