logo-website
Jumat, 06 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Personel OMPC II 2024 Polda Papua Laksanakan Apel Pengecekan Papuanewsonline.com, Merauke - Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 Wilayah Papua Selatan AKBP I Made Budi Darma, S.E pimpin apel pengecekan personel bertempat di halaman Penginapan Vertenten Jl. Cigombong Kab. Merauke Provinsi Papua Selatan, Jumat (8/11).Apel pengecekan diikuti oleh para Kasatgas, Kasubsatgas dan seluruh personel Polda Papua yang terlibat dalam OMPC II 2024 Wilayah Papua Selatan.Dalam arahannya AKBP I Made Budi mengatakan bahwa, apel pengecekan personil pada malam hari ini merupakan bentuk pengawasan dan pengendalian personel oleh pimpinan saat pelaksanaan Operasi Kepolisian."Apel pengecekan merupakan bentuk pengawasan dan pengendalian oleh pimpinan kepada personil saat pelaksanaan operasi", ujar AKBP I Made Budi.Personil Kepolisian yang bertugas saat pelaksaan operasi kewilayahan menjadi salah satu tugas pokok pimpinan dalam melakukan pengawasan dan pengendalian yang salah satunya yakni, pelaksanaan apel baik pagi maupun malam hari.Selain itu, apel pengecekan ini merupakan kewajiban anggota Polri, selain mendengarkan arahan pimpinan maupun penyampaian informasi ataupun sebagai bahan evaluasi selama pelaksanaan tugas dilapangan.AKBP I Made Budi juga menambahkan kepada seluruh perserta apel agar tetap menjaga kekompakan baik saat berdinas maupun diluar dinas, serta jaga kesehatan dengan meluangkan waktu untuk berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat."Mengingatkan kembali agar pada waktu istirahat gunakanlah sebaik-baiknya agar kondisi tubuh kita tetap terjaga dan dapat melakukan aktifitas maksimal," tutupnya. PNO-12 09 Nov 2024, 17:59 WIT
Oknum Pejabat Aniaya Tenaga Kesehatan di RSUD Lukas Enembe Mamberamo Tengah Papuanewsonline.com, Mamberamo Tengah – Terjadi penganiayaan di RSUD Lukas Enembe Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Selasa (5/11/2024). Hal ini diduga dilakukan oknum pejabat berinisial YY (50) di lingkungan Pemkab Mamberamo Tengah.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.Kabid Humas mengatakan korbannya adalah Dr Yordan Sumomba, salah satu tenaga medis di rumah sakit tersebut. Yordan sudah bekerja di RSUD Lukas Enembe Mamberamo Tengah sejak Mei 2021.“Kejadian terjadi pada Selasa (05/11) sekitar pukul 13:35 WIT, oknum pejabat tersebut masuk ke ruangan apotek rumah sakit sembari berteriak "We kam kasih sa obat paracetamol ka, kalian tidak tahu kah saya ini siapa? Saya ini Asisten 3.,” ucap Kabid Humas, Kamis (07/11/2024).Usai teriakan itu, YY masuk ke ruangan korban (ruang dokter-red) mengambil kursi dan melemparnya. Namun lemparan itu tidak mengenai korban.“Selanjutnya, ia mengambil kayu balok ukuran 5x5 memukul wajah dan punggung korban,” ujarnya.“Kejadian itu sontak membuat pasien yang datang berobat langsung melerainya,” imbuhnya.Lebih lanjut, ia mengatakan selain memukul tenaga kesehatan, oknum ASN ini juga melakukan perusakan terhadap pembatas ruangan yang terbuat dari kayu dan melempar kaca jendela rumah sakit.“Kejadian ini membuat korban mengalami luka di pipi kanan, luka lecet di punggung dan keluar darah dari hidung,” tutur Kombes Benny.Sementara itu, Kapolres Mamberamo Tengah Kompol Rahman, S.Sos., M.Si., mengatakan Dokter tersebut pasca kejadian ke Wamena selanjutnya menuju ke makasar untuk perawatan kesehatan. Polres belum sempat mengambil keterangan dokter sebagai korban.“Saat ini pelaku beserta barang bukti kini telah diamankan di Polres Mamberamo Tengah,” pungkasnya. PNO-12 09 Nov 2024, 17:45 WIT
Menteri ATR/BPN Bersama Kapolri Jalin Kerjasama Berantas Mafia Tanah Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan dukungan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam memberantas kejahatan di bidang pertanahan, salah satunya adalah mafia tanah.Hal itu dikatakan Kapolri usai mendapatkan kunjungan dari Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Mabes Polri, Jumat (8/11/2024). Jenderal Sigit mengapresiasi lawatan Nusron Wahid untuk membahas kerjasama dengan Polri dalam mendukung program-program di Kementerian ATR/BPN. Pasalnya, Menteri Nusron mendapatkan tugas dari Presiden Prabowo Subianto dan akan menjadi penilaian khusus terhadap kinerja kementerian-nya."Tentunya kita akan mendukung, sehingga kepastian hukum khususnya terhadap masyarakat yang selama ini bersengketa terkait dengan hak-hak keperdataan, apakah itu antar korporasi, terus masyarakat dengan pihak-pihak tertentu dan juga tadi bagaimana melakukan langkah-langkah untuk pemberantasan terhadap orang-orang yang selama ini melanggar aturan undang-undang atau biasa disebut dengan mafia tanah," kata Kapolri dalam konferensi pers di Mabes Polri.Untuk itu dari pertemuan ini kata Kapolri, pihaknya akan membentuk satgas bersama untuk mendukung kerja dan program-program Menteri ATR/BPN. "Kami akan support penuh dengan segera akan kita bentuk satgas bersama untuk mendukung program, kebijakan dari bapak ATR," ujarnya.Sementara, Nusron Wahid selain dalam rangka silaturahmi, kunjungan ini membahas isu-isu kejahatan pertanahan. Dirinya mengakui Kementerian ATR/BPN tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu dirinya menggandeng Polri dalam menyelesaikan permasalahan pertanahan yang berkaitan dengan hukum. "Karena jajaran kepolisian ini pasukannya lengkap, punya dimensi hukum, punya dimensi pengamanan. Kami butuh dua-duanya, yaitu butuh hukum dan butuh pengamanannya," tutur Nusron. Dikatakan Nusron, keberadaan pihak kepolisian sangat-sangat diperlukan pada saat melakukan eksekusi pemberantasan mafia tanah. Selain memberikan kepastian hukum kepada masyarakat terkait hak-hak perdata, juga menjadi penilaian positif bagi para investor untuk berinvestasi."Supaya investor yang datang ke sini mau berusaha di sini, beraktivitas ekonomi di sini menjadi nyaman dan tidak terganggu dengan adanya ulah-ulah mafia tanah yang setiap hari dengan berbagai akal mengugat status pertanahannya," kata Nusron.Dirinya menegaskan telah bersepakat dengan Kapolri bahwa tidak ada toleransi dengan para mafia tanah. Untuk itu pada saat diproses secara hukum akan dijerat pasal berlapis. "Kami tadi berdua sudah sepakat untuk mafia tanah kita zero toleransi, akan kita gas terus, kita kenakan pasal berlapis, tidak hanya tindak pidana umum, tapi kita akan kejar sampai TPPU-nya, sampai penggunaan duitnya, tempat menyimpan duitnya supaya dikembalikan kepada negara, kalau itu tanah negara, kalau itu tanahnya rakyat supaya dikembalikan kepada rakyat," tandasnya. PNO-12 09 Nov 2024, 07:18 WIT
Eks Dirut Pertamina Luhur Budi Djatmiko Ditetapkan Tersangka, Berikut Penjelasannya Papuanewsonline.com, Jakarta – Mantan Direktur Umum PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014, Luhur Budi Djatmiko, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi terkait pembelian tanah di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Penetapan tersangka ini dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup.Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kombes Arief Adiharsa, menjelaskan bahwa penetapan Luhur Budi Djatmiko sebagai tersangka dilakukan setelah dilakukan gelar perkara pada Selasa, 5 November 2024. "Penyidik Dittipidkor Bareskrim Polri telah sepakat untuk menetapkan saudara LBD (Luhur Budi Djatmiko) sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pembelian tanah di Kuningan," kata Arief dalam keterangan persnya, Rabu (6/11).Kasus Bermula dari Pembelian Tanah untuk Proyek Gedung PertaminaKasus ini berawal dari proses pembelian empat lot tanah di kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, yang dimulai pada tahun 2013 hingga 2014. Tanah seluas 48.279 meter persegi itu dibeli oleh PT Pertamina dengan harga Rp 35 juta per meter persegi, dengan total transaksi mencapai Rp 1,6 triliun, belum termasuk pajak dan jasa Notaris-PPAT. Tanah ini rencananya akan digunakan untuk pembangunan Gedung Pertamina Energy Tower (PET) yang akan menjadi perkantoran bagi PT Pertamina dan anak perusahaannya.Namun, dalam proses pembelian tanah tersebut, diduga telah terjadi penyimpangan hukum dan peraturan yang berlaku. Arief menjelaskan bahwa penyidik menemukan adanya dugaan perbuatan melawan hukum dalam transaksi tersebut. "Dalam proses pembelian tanah, diduga ada tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," jelas Arief.Hasil pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan bahwa transaksi tanah ini menyebabkan kerugian negara yang cukup besar, yaitu sekitar Rp 348,7 miliar. Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 84 saksi, termasuk notaris dan PPAT yang terlibat dalam transaksi tersebut, serta lima ahli di bidang hukum dan administrasi negara. Selain itu, penyidik juga telah menyita 612 dokumen terkait transaksi ini untuk memperkuat pembuktian kasus."Dari hasil pengukuran dan survei lapangan, serta pemeriksaan terhadap aset terkait, kami menemukan bukti adanya dugaan tindak pidana yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 348,7 miliar," lanjut Arief.Luhur Budi Djatmiko dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Jika terbukti bersalah, dia terancam hukuman penjara yang berat.Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat tinggi di BUMN yang diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam transaksi pembelian aset negara. Penyidik terus mendalami kasus ini, dan penetapan tersangka Luhur Budi Djatmiko menjadi langkah penting dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor BUMN.Dengan penetapan tersangka ini, masyarakat berharap agar proses hukum dapat berjalan transparan dan adil, serta memberikan efek jera bagi pelaku korupsi di lingkungan BUMN. PNO-12 09 Nov 2024, 07:05 WIT
Simulasi Pengamanan Pilkada 2024, Wakapolda Maluku Pastikan Logistik Aman Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di wilayah provinsi Maluku Tahun 2024.Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi S.IK., M.H dalam arahannya mengingatkan personel Satgas Operasi Mantap Praja (OMP) Salawaku Polda Maluku maupun Polres jajaran dapat mengawal dan mengamankan logistik Pilkada."Kawal dan amankan logistik pilkada dengan baik dan pastikan logistik pilkada tetap aman hingga selesai proses pencoblosan dan perhitungan suara hingga dikembalikan ke PPK," pinta Wakapolda saat membuka simulasi pengamanan TPS yang digelar di GSG Presisi Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (7/11/2024).Kepada personel satgas OMP Salawaku baik Polda Maluku maupun Polres jajaran, Wakapolda menegaskan untuk menjalankan tugas dengan baik sesuai tupoksi Kepolisian."Hindari tindakan dan perilaku atau hal-hal yang dapat menggangu proses pengamanan TPS di Polres jajaran," pintanya mengingatkan.Para personel satgas juga diminta untuk menyiapkan semua perlengkapan dan kebutuhan pokok yang akan digunakan saat pelaksanaan BKO di Polres jajaran."Seluruh personel yang akan di BKO ke Polres jajaran agar tetap menjaga netralitas dan jalin komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak termasuk pihak KPPS dan linmas dalam rangka kelancaran pelaksanaan pengamanan TPS di lapangan," pintanya.Apabila terjadi permasalahan saat pencoblosan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas, personel pengamanan TPS juga ditekankan untuk segera melapor kepada pimpinan untuk segera ditindaklanjuti."Apabila terjadi permasalahan saat proses pencoblosan di TPS yang berpotensi mengganggu kamtibmas agar segera dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindak lanjuti dengan cepat," pintanya.Simulasi pengamanan TPS turut dihadiri Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol S.IK, para pejabat utama yang akan dilibatkan dalam perwira pengamat di kabupaten/kota, perwakilan KPU dan Bawaslu provinsi Maluku. PNO-12 07 Nov 2024, 13:54 WIT
Perkuat Hubungan Bilateral, Kasal Terima Kunjungan Panglima AL Kanada Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan Commander of The Royal Canadian Navy atau Panglima Angkatan Laut Kanada, Vice Admiral Angus Topshee bertempat di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur. Rabu (06/11/2024)Pertemuan ini selain sebagai sarana untuk untuk memperdalam hubungan pertahanan bilateral antara Indonesia dan Kanada yang sudah terjalin baik sejak lama, juga membahas prioritas penting Indonesia dan Kanada bagi stabilitas keamanan kawasan dan sekitarnya.Kedatangan Panglima Angkatan Laut Kanada ini disambut hangat oleh Kasal dan pejabat utama Mabesal di halaman Gedung R.E Martadinata Mabesal. Kasal juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan Panglima Angkatan Laut Kanada beserta staf untuk melakukan kunjungan kehormatan ke TNI AL. Dalam kesempatan tersebut Kasal menyampaikan bahwa saat ini kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kanada yang telah dilakukan yaitu salah satunya di bidang pendidikan dan pelatihan, dimana sebanyak ratusan Prajurit TNI sejak tahun 2008 telah melakukan pendidikan dan pelatihan di Kanada.Kasal berterima kasih atas partisipasi Angkatan Laut Kanada pada sejumlah event internasional yang digelar oleh TNI AL salah satunya pada Latihan Super Garuda Shield 2024 yang digelar di wilayah Surabaya beberapa bulan lalu, dan konfirmasi keikutsertaan Kanada pada Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-5, International Fleet Review (IFR) serta International Maritime Security Symposium (IMSS) ke-6 yang akan dilaksanakan di Bali pada Februari 2025 mendatang. Kasal juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan dari Commander of The Royal Canadian Navy, untuk menghadiri acara Western Pacific Naval Symposium (WPNS) Workshop yang akan diadakan di Victoria, British Columbia, Kanada pada tanggal 2 - 5 Juni 2025.Seperti diketahui peningkatan kerjasama bidang pertahanan laut dengan negara sahabat menjadi salah satu prioritas dari Kasal, dan berharap TNI AL dan Angkatan Laut Kanada dapat turut serta sama-sama berpartisipasi pada berbagai kegiatan internasional yang akan digelar oleh kedua negara tersebut selama satu tahun kedepan baik di bidang Bidang Operasi dan Latihan, Seminar/Simposium, dan kegiatan lainnya. Turut hadir mendampingi Kasal menerima kunjungan kehormatan Commander of The Royal Canadian Navy, Wakasal Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, Asops Kasal Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, Aspotmar Kasal Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Hermanto, Askomlek Kasal Laksamana Muda TNI Tri Harsono, Waasintel Kasal Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S. dan Waasrena Kasal Laksamana Pertama TNI Edi Haryanto.Sedangkan kehadiran Vice Admiral Angus Topshee didampingi oleh Canadian defence Attache Colonel Stewart Taylor, RCN Global Engagements Coordinator Ms. Sabrina Nash dan Deputy Canadian Defence Attache Lieutenant Colonel Andre Gloumeau. PNO-12 07 Nov 2024, 13:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT