Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Kapolda Papua Tunjuk Tiga PJU Polda Papua Sebagai LO di Provinsi DOB
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian
Daerah Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, Si.I.K menujuk
tiga Pejabat Utama Polda Papua yang bertugas sebagai Perwira Penghubung atau
Liaison Officer (LO) di 3 Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni Papua Tengah, Papua
Pegunungan dan Papua Selatan, Sabtu (26/11/2022).Hal ini berdasarkan Surat
Perintah Kapolda Papua Nomor : Sprin/1059 S.D 1061/XI/KEP./2022 Tanggal 24 November 2022.“Penunjukan tersebut bertujuan
agar para PJU bisa berkoordinasi dengan 3 penjabat Gubernur untuk mempersiapkan
mulai segi keamanan dan mengakomodir semua Kapolres di wilayah masing-masing,
sesuai daerah Otonomi baru yang sudah dibentuk,” ucap Kapolda Papua.Lanjutnya, para Kapolres akan
tetap berada di wilayah masing-masing, sedangkan tugas-tugas di tingkat
provinsi baru akan diperankan oleh LO.“Nanti LO akan berkoordinasi
dengan Pj Gubernur di masing-masing wilayah baru sambil menyiapkan bagaimana
persiapan pembangunan infrastruktur menuju pembentukan tiga Polda baru,”
bebernya.Adapun untuk tiga PJU Polda
Papua yang ditunjuk sebagai LO yakni Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol Erick Kadir Sully, S.I.K (Papua Selatan), Dir
Pamobvit Polda Papua Kombes Pol Nicholas
A. Lilipaly, S.I.K, M.H., M.Si (Papua Pegunungan) dan Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Gustav R. Urbinas, S.H, S.I.K., M.Pd (Papua
Tengah).
“Para PJU tersebut akan
didampingi masing-masing 3 personel untuk membantu pelaksanaan tugas
penghubung/LO,” tutup Kapolda Papua.(Redaksi)
26 Nov 2022, 17:05 WIT
Pengacaranya Diperiksa KPK, Kediaman Tersangka Lukas Enembe Terlihat Sepi
Papuanewsonline.com, Jayapura- Kediaman tersangka suap
dan gratifikasi Lukas Enembe terlihat sepi pasca Lembaga antirasuah KPK melakukan pemeriksaan terhadap dua
pengacara Lukas
Enembe di Gedung Merah Putih, Rabu (24/11).Kediaman tersangka Lukas Enembe di Koya, Kota Jayapura terlihat
sepi, tidak seperti biasanya di jaga masyarakat. Pada lorong masuk dari jalan
utama menuju perbatasan Indonesia dan PNG, terlihat lenggang bahkan tidak ada
penjaga ataupun masyarakat, bahkan di gerbang pintu masuk kediaman Gubernur
Papua ini, terlihat sepi, hanya di jaga oleh dua orang Masyarakat, sedangkan
pada halaman rumah tak terlihat aktifitas Masyarakat seperti biasanya.Simon sala satu Warga yang
bermukim disekitar kediaman Lukas mengatakan, dari hari Senin (21/11) kediaman
orang nomor 1 Provinsi Papua ini sepi.“ Kelihatan tidak ada orang dari
hari Senin, Masyarakat juga tidak ada,” ujar Simon, Jumat (25/11/2022).Sementara
itu diketahui, Pengacara Lukas diperiksa penyidik KPK, Pemeriksaan tersebut
untuk memantapkan berkas perkara dari tersangka Lukas Enembe dalam
dugaan Tindak Pidana Korupsi suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau
proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.Plt juru
bicara KPK, Ali Fikri membenarkan
pemeriksaan tersebut."
Benar hari ini Pemeriksaan sesuai jadwal panggilan dari penyidik untuk beberapa
pihak guna pengambilan keterangan di Gedung Merah Putih Komisi
Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi,Jakarta Selatan,"
ucap Ali melalui pesan singkat via WahatsApp, Rabu (24/11/2022).Kepala
pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebutkan
para pihak yang diperiksa yakni, . Dr. S. Roy Rening SH., M.H(Pengacara Lukas Enembe), Drs. Aloysius Renwarin (Pengacara Lukas Enembe) , Fredrik Bane (PT
Tabi Bangun Papua), Komang ( Karyawan PT Tabi Bangun Papua), Yani Ardiningrum (Mantan PT Tabi Bangun
Papua), Andres Horman (Mantan Manager Teknik PT
Tabi Bangun Papua), Dommy (Swasta), Yonater Karomba (Swasta), Mustafa (Direktur PT Papua Maju Perkasa), Andres Horman (Mantan
Manager Teknik PT Tabi Bangun Papua).Ali
kembali menegaskan, bila para saksi Mangkir dalam panggilan kedua penyidik
KPK, maka Saksi Akan Dijemput PaksaIa
mengatakan, Lembaga Antirasua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan
upaya penjemputan paksa terhadap Para saksi yang mangkir dalam panggilan
penyidik untuk diperiksa terkait skandal dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe."
Soal mangkirnya para saksi, maka sesuai ketentuan hukum dilakukan jemput
paksa terhadap saksi," tegas Ali.(Redaksi)
25 Nov 2022, 19:50 WIT
Skandal Dugaan Korupsi Lukas Enembe, Kini Giliran Pengacara Diperiksa KPK
Papuanewsonline.com, Jakarta- Lembaga antirasuah KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua pengacara Lukas Enembe di Gedung Merah Putih.Pemeriksaan tersebut untuk memantapkan berkas perkara dari tersangka Lukas Enembe dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.Plt juru bicara KPK, Ali Fikri membenarkan pemeriksaan tersebut." Benar hari ini Pemeriksaan sesuai jadwal panggilan dari penyidik untuk beberapa pihak guna pengambilan keterangan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi,Jakarta Selatan," ucap Ali melalui pesan singkat via WahatsApp, Rabu (24/11/2022).Kepala pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebutkan para pihak yang diperiksa yakni, . Dr. S. Roy Rening SH., M.H(Pengacara Lukas Enembe), Drs. Aloysius Renwarin (Pengacara Lukas Enembe) , Fredrik Bane (PT Tabi Bangun Papua), Komang ( Karyawan PT Tabi Bangun Papua), Yani Ardiningrum (Mantan PT Tabi Bangun Papua), Andres Horman (Mantan Manager Teknik PT Tabi Bangun Papua), Dommy (Swasta), Yonater Karomba (Swasta), Mustafa (Direktur PT Papua Maju Perkasa), Andres Horman (Mantan Manager Teknik PT Tabi Bangun Papua).Ali kembali menegaskan, bila para saksi Mangkir dalam panggilan kedua penyidik KPK, maka Saksi Akan Dijemput PaksaIa mengatakan, Lembaga Antirasua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan upaya penjemputan paksa terhadap Para saksi yang mangkir dalam panggilan penyidik untuk diperiksa terkait skandal dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe." Soal mangkirnya para saksi, maka sesuai ketentuan hukum dilakukan jemput paksa terhadap saksi," tegas Ali.(Redaksi)
24 Nov 2022, 12:05 WIT
Kejari Jayapura Jebloskan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Memberamo Raya ke Bui
Papuanewsonline.com, Jayapura- Kejaksaan Negeri Jayapura Siap membawa dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pembangunan ruas jalan Trimus-Kasonaweja, pada dinas pekerjaan umum dan penata ruang ruang, Kabupaten Memberamo Raya ke Pengadilan Tipikor Jayapura untuk diadili.Hal ini dipertegas Kejaksaan Negeri Jayapura setelah pada Selasa ( 22/11/2022), berkas dari kedua tersangka JJH dan YSM dinyatakan lengkap atau P21.Kedua tersangka kini mendekam di LAPAS KLAS IA Abepura.Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Lukas Alexander Sinuraya SH.MH melalui keterangan tertulisnya mengatakan, setelah dilaksanakan proses penelitian berkas perkara atas kedua tersangka oleh Jaksa peneliti, maka berkas perkara dinyatakan lengkap memenuhi syrat formil dan matril, sehingga dinyatakan lengkap atau P21." Selanjutnya penyerahan barang bukti dan tersangka dari penyidik ke penuntut umum, guna dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Jayapura untuk disidangkan," ungkap Kejari Alex, Rabu (23/11/2022).Ia memyebutkan bahwa proses penyerahan tersangka dan barang bukti dilaksanakan di Lapas Abepura." Penyerahan tersangka JJH DAN YSM didampingi ole Kuasa hukum, sedangkan penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Jayapura yakni Achmad Kobarubun.SH dan Muhamad Arifin SH," ujarnya.Alex menyebutkan tahap dua tersangka dan barang bukti dimulai Pukul 12.00 WIT hingga selesai pada Pukul 15.00 WIT.Dikatakanya, atas perbuatan kedua tersangka dalam kasus ini, Negara memgalami kerugian sebesar Rp 3,4 Milyar." Kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 31 TAHUN 1999 sebagaimana telah diubah dan ditamba dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) KE 1 KUHP, dengan ancaman penjara, paling singkat 4 tahun dan maksimal penjara seumur hidup," tegas Kejari Alex.Ditambahkan Kejari, Kedua tersangka JJH dan YSM dilakukan penahanan tahap penuntutan oleh JPU di Lapas Abepura untuk 20 hari kedepan, sejak tanggal 22 November 2022 sampa 11 Desember 2022 untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadikan Tipikor Jayapura.(Redaksi)
23 Nov 2022, 21:17 WIT
Polisi Bergerak Cepat Tangani Kecelakaan Maut di Jalan Trans Nabire & Timika
Papuanewsonline.com, Jayapura
– Polisi bergerak cepat melalui Satuan Lalulintas Polres Timika tengah
menangani kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Trans Nabire
Kabupaten Mimika, Selasa (21/11) sekitar pukul 11.15 Wit.Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal,
melalui keterangan tertulis yang diterima media Papuanewsonline.com, Selasa (22/11)
malam.Kabid Humas menjelaskan, kejadian itu berawal ketika mobil
Mitsubishi truk (pengemudi lidik) membawa masyarakat sekitar 25 orang dari PT
PAL 1, tujuan arah ke Timika SP2 depan perumahan Pemda.Lanjut, sesampainya di tikungan dekat kali pindah-pindah ban
mobil depan sebelah kiri meletus mengakibatkan mobil tersebut terbalik ke arah
kiri jalan."Dari kecelakaan itu 5 orang
meninggal dunia, 19 orang luka ringan dan 1 orang luka berat. Saat ini
para korban sudah berada di RSMM Mimika," ucap Kabid Humas. Kabid Humas menambahkan, saat ini barang bukti 1 unit truck
sudah diamankan ke Polres Mimika, sedangkan untuk pengemudi dalam penyelidikan
oleh Satlantas Polres Mimika."Kasus kecelakaan ini telah ditangani oleh Satlantas
Polres Mimika," ucap Kombes Kamal.Kombes Kamal mengimbau kepada masyarakat untuk tidak
terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk membuat
situasi tidak kondusif."Serahkan dan percayakan kasus kecelakaan ini pada
Kepolisian, karena akan ditangani secara profesional dan proporsional untuk
penegakan hukum," ungkapnya.
Kommbes Kamal mengajak Masyarakat agar bersama sama menjaga
kamtibmas tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas
seperti biasa guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan.(Redaksi)
23 Nov 2022, 00:10 WIT
Dalang Kerusuhan di Dogiyai Diringkus Polda Papua, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Papuanewsonline.com,
Dogiyai – Aparat Gabungan berhasil mengamankan SG terduga otak kerusuhan di
Kabupaten Dogiyai.tak disangka SG merupakan ketua KNPB Wilayah Kabupaten
Dogiyai.SG terduga otak perusu ini diringkus polisi, karena diduga
keras memiliki peran penting dalam serangkaian
kerusuhan yang terjadi pada tanggal 12 November 2022 di Kabupaten Dogiyai.SG tak berkutik saat diamankan petugas, dimana SG sedang mengisi bensin di SPBU Moanemani,
Selasa (22/11) sekitar pukul 10.25 Wit.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat ditemui di ruang
kerjanya, Selasa sore membenarkan penangkapan itu." Benar tadi pagi kami mengamankan ketua KNPB Wilayah
Dogiyai yakni SG untuk dimintai keterangan terkait kasus Laka Lantas berujung
kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (12/11) lalu," kata Kombes Kamal.Dirinya menjelaskan penangkapan itu dilakukan setelah
mendapat laporan dari warga bahwa SG sedang berada di POM bensin, kemudian
anggota melakukan penangkapan." Setelah mendapat laporan, anggota dipimpin Wakapolres
Dogiyai dan tim Satgas Damai Cartenz bergerak ke TKP dan berhasil mengamankan
SG kemudian dibawa ke Mapolres Dogiyai," ujarnya.Untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai tetap
kondusif, SG kemudian dibawa ke
Kabupaten Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu kata Kamal, Personil Polda Papua dan Polres
Dogiyai akan melaksanakan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat
kekerasan di Dogiyai, sehingga masyarakat
diharapkan agar tetap menjaga Dogiyai tetap kondusif." Saat ini SG sudah dibawa ke Nabire untuk dimintai
keterangan lebih lanjut, dengan di kawal oleh aparat gabungan Polres Dogiyai
dan Satgas Damai Cartenz," pungkasnya.(Redaksi)
23 Nov 2022, 00:06 WIT
Si Jago Merah Kembali Mengamuk di Timika, Satu Rumah dan Bengkel Ludes Terbakar
Papuanewsonline.com-Timika-
Kebakaran hebat Kembali terjadi di Timika Selasa (22/11) Siang tepat di depan
SPBU Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika. Kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah,
satu buah bengkel dan satu toko sayur serta satu buat tempat jual gorengan. Saksi mata ibu Yuliana di tempat kejadian
menceritrakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11:56 Wit. “ Posisi apinya cepat membesar sekali sehingga sulit dipadamkan,
walaupun sudah dibantu tetangga ,” Ucapnya. Yuliana yang juga pemilik tempat gorengan itu menyebutkan,
kemungkinan besar sumbernya dari kamar depan. "Saat kejadian saya lagi
duduk sama anak saya, dan tukang mebeler, tiba-tiba diberitahu oleh tukang kalau ada titik api
semakin membesar , sehingga secara spontan saya lari ke jalan, dan berteriak minta tolong ke warga agar menghubungi pemadam
kebakaran,’’ ujar Yuliana. Ditempat yang sama Lucas pemilik bengkel mengatakan
akibat dari kebakaran tersebut, Ia mengalami kerugian sangat besar. " Banyak yang terbakar,ada
motor sebanyak 5 unit serta alat Bengkel
lainnya," Ungkapnya. Disinggung terkait penyebab kebakaran, Lucas menyebutkan, Kebakaran
tersebut kemungkinan besar dari rumah mebleer . “ Ini kemungkinan kebakaran terjadi akibat sang pemilik rumah
yang sedang memasak,” Ujarnya. Terpisah Personil Polres Mimika
yang berada di tempat kejadian membenarkan peristiwa tersebut. “ Kita belum memastikan penyebab
kebakaran ini, kita butuh identifikasi,kemungkinan sudah dingin nanti kita akan
lakukan olah TKP biar kita mengetahui penyebab kebakaran tersebut, selain itu Kita
akan mencari saksi yang melihat pertama asal usul titik api sehingga menjadi
pemicu kebakaran ini,” ujar AKP Harikatan. AKP Harikatan mengatakan dari peristiwa itu, tidak
ada korban jiwa, namun kerugian mencapai
ratusan juta rupiah.(Fauzia)
22 Nov 2022, 15:10 WIT
Satgas Preventif Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis Agar Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman di Oksibil
Papuanewsonline.com, JAYAPURA
– Dalam menciptakan kamtibmas yang konsuif diseputaran wilayah Pegunungan
Bintang, Satgas Preventif Damai Cartenz menggelar Patroli Dialogis. Kegiatan
ini dipimpin oleh Brigadir Wahyu WA bersama anggotany, Minggu (20/11/22). Pada Patroli Dialogis tersebut,
Satgas Preventif patroli berjalan kaki menyusuri kampung Ngutok dan sekitarnya. Selain itu, petugas Kepolisian
juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat sekitar. "Tujuan kegiatan kami untuk
melihat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat yang sedang beraktivitas,"
ujar Brigpol Wahyu. Selain itu, dalam pesan kamtibmas
yang disampaikan Dirinya meminta masyarakat agar tidak ikut-ikutan atau
terprovokasi kelompok yang ingin menganggu situasi Kamtibmas di Distrik
Oksibil. "Mari kita dukung program
pemerintah untuk memajukan pembangunan di Papua khususnya di Kabupaten
Pegunungan Bintang," jelas Brigpol Wahyu. Di lokasi yang lain, Kabid Humas
Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Ahmad
Mustofa Kamal mengatakan kegiatan Patroli Dialogis yang digelar ini diharapkan
dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat Oksibil dari Gangguan dan mereka
bisa beraktivitas seperti biasa dengan nyaman.
"Kita harap kegiatan ini
banyak memberikan dampak positif khususnya bagi masyarakat, dan melalui Patroli
Dialogis ini kita harap bisa mendekatkan diri antara warga dan aparat
Keamanan," pungkas Kabid Humas. (Redaksi)
21 Nov 2022, 15:58 WIT
Tiga Rumah Warga di SP5 Timika Ludes Dilalap Si Jago Merah
Papuanewsonline.com, Timika- Tiga rumah warga di Kampung Limau
Asri, SP 5, Distrik Iwaka Kabupaten Mimika
pada Kamis (17/11) malam ludes dilalap si jago merah.Kebakaran
hebat yang menghanguskan kediaman tiga warga ini, terjadi sekira pukul 22.05
WIT, belum jelas
penyebab kebakaran tersebut, namun diduga akibat arus pendek listrik dari salah
satu rumah yang ikut ludes terbakar yakni rumah milik Ismail.Sesuai
informasi yang diperoleh Papuanewsonline.com dari tempat kejadian, yakni pemilik rumah yang ludes terbakar atas nama
Ismail, Ibu Aisa dan Maman.Kebakaran
tidak dapat dikendaliakan oleh warga sekitar, sehingga butuh bantuan cepat
kendaraan pemadam kebakaran milik BPBD
Kabupaten Mimika, ibarat pepatah kuno " nasi terlanjur jadi bubur" kendaraan tiba di lokasi kejadian hanya
memadamkan titik-titik api, sedangkan tiga rumah terlanjur dilalap si jago
merah dan hanya meninggalkan puing-puing
bangunan.
Peristiwa
ini diidentifikasi tidak menelan korban jiwa
namun kerugian akibat kejadian ini
ditaksir ratusan juta rupiah.(Arifin)
17 Nov 2022, 22:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru