logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kapolda Papua Tunjuk Tiga PJU Polda Papua Sebagai LO di Provinsi DOB Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah  Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, Si.I.K menujuk tiga Pejabat Utama Polda Papua yang bertugas sebagai Perwira Penghubung atau Liaison Officer (LO) di 3 Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan, Sabtu (26/11/2022).Hal ini berdasarkan Surat Perintah Kapolda Papua Nomor : Sprin/1059 S.D 1061/XI/KEP./2022 Tanggal 24 November 2022.“Penunjukan tersebut bertujuan agar para PJU bisa berkoordinasi dengan 3 penjabat Gubernur untuk mempersiapkan mulai segi keamanan dan mengakomodir semua Kapolres di wilayah masing-masing, sesuai daerah Otonomi baru yang sudah dibentuk,” ucap Kapolda Papua.Lanjutnya, para Kapolres akan tetap berada di wilayah masing-masing, sedangkan tugas-tugas di tingkat provinsi baru akan diperankan oleh LO.“Nanti LO akan berkoordinasi dengan Pj Gubernur di masing-masing wilayah baru sambil menyiapkan bagaimana persiapan pembangunan infrastruktur menuju pembentukan tiga Polda baru,” bebernya.Adapun untuk tiga PJU Polda Papua yang ditunjuk sebagai LO yakni Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol Erick Kadir Sully, S.I.K (Papua Selatan), Dir Pamobvit Polda Papua Kombes Pol Nicholas A. Lilipaly, S.I.K, M.H., M.Si (Papua Pegunungan)  dan Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Gustav R. Urbinas, S.H, S.I.K., M.Pd (Papua Tengah). “Para PJU tersebut akan didampingi masing-masing 3 personel untuk membantu pelaksanaan tugas penghubung/LO,” tutup Kapolda Papua.(Redaksi) 26 Nov 2022, 17:05 WIT
Pengacaranya Diperiksa KPK, Kediaman Tersangka Lukas Enembe Terlihat Sepi Papuanewsonline.com, Jayapura- Kediaman tersangka suap dan gratifikasi Lukas Enembe terlihat sepi pasca Lembaga antirasuah KPK  melakukan pemeriksaan terhadap dua  pengacara Lukas Enembe di Gedung Merah Putih, Rabu (24/11).Kediaman tersangka Lukas Enembe di Koya, Kota Jayapura terlihat sepi, tidak seperti biasanya di jaga masyarakat. Pada lorong masuk dari jalan utama menuju perbatasan Indonesia dan PNG, terlihat lenggang bahkan tidak ada penjaga ataupun masyarakat, bahkan di gerbang pintu masuk kediaman Gubernur Papua ini, terlihat sepi, hanya di jaga oleh dua orang Masyarakat, sedangkan pada halaman rumah tak terlihat aktifitas Masyarakat seperti biasanya.Simon sala satu Warga yang bermukim disekitar kediaman Lukas mengatakan, dari hari Senin (21/11) kediaman orang nomor 1 Provinsi Papua ini sepi.“ Kelihatan tidak ada orang dari hari Senin, Masyarakat juga tidak ada,” ujar Simon, Jumat (25/11/2022).Sementara itu diketahui, Pengacara Lukas diperiksa penyidik KPK, Pemeriksaan tersebut untuk memantapkan berkas  perkara dari  tersangka Lukas Enembe dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi suap dan gratifikasi  terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi  Papua.Plt juru bicara KPK, Ali Fikri membenarkan pemeriksaan tersebut." Benar hari ini Pemeriksaan sesuai jadwal panggilan dari penyidik untuk beberapa pihak guna pengambilan keterangan  di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi,Jakarta Selatan," ucap Ali melalui pesan singkat via WahatsApp, Rabu (24/11/2022).Kepala pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebutkan para pihak yang diperiksa yakni, .           Dr. S. Roy Rening SH., M.H(Pengacara Lukas Enembe), Drs. Aloysius Renwarin (Pengacara Lukas Enembe) , Fredrik Bane (PT Tabi Bangun  Papua), Komang ( Karyawan PT Tabi Bangun Papua), Yani Ardiningrum (Mantan PT Tabi Bangun Papua),  Andres Horman (Mantan Manager Teknik PT Tabi Bangun Papua), Dommy (Swasta),           Yonater Karomba (Swasta), Mustafa        (Direktur PT Papua Maju Perkasa), Andres Horman (Mantan Manager Teknik PT Tabi Bangun Papua).Ali kembali menegaskan, bila para saksi Mangkir dalam panggilan kedua penyidik KPK,  maka  Saksi Akan Dijemput PaksaIa mengatakan, Lembaga Antirasua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan upaya penjemputan paksa terhadap Para saksi yang mangkir dalam panggilan penyidik  untuk diperiksa terkait skandal dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe." Soal mangkirnya para saksi, maka sesuai ketentuan hukum  dilakukan jemput paksa terhadap saksi," tegas Ali.(Redaksi)   25 Nov 2022, 19:50 WIT
Skandal Dugaan Korupsi Lukas Enembe, Kini Giliran Pengacara Diperiksa KPK Papuanewsonline.com, Jakarta- Lembaga antirasuah KPK kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua  pengacara Lukas Enembe di Gedung Merah Putih.Pemeriksaan tersebut untuk memantapkan berkas  perkara dari  tersangka Lukas Enembe dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi suap dan gratifikasi  terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi  Papua.Plt juru bicara KPK, Ali Fikri membenarkan pemeriksaan tersebut." Benar hari ini Pemeriksaan sesuai jadwal panggilan dari penyidik untuk beberapa pihak guna pengambilan keterangan  di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi,Jakarta Selatan," ucap Ali melalui pesan singkat via WahatsApp, Rabu (24/11/2022).Kepala pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebutkan para pihak yang diperiksa yakni, . Dr. S. Roy Rening SH., M.H(Pengacara Lukas Enembe), Drs. Aloysius Renwarin (Pengacara Lukas Enembe) , Fredrik Bane (PT Tabi Bangun  Papua), Komang ( Karyawan PT Tabi Bangun Papua), Yani Ardiningrum (Mantan PT Tabi Bangun Papua),  Andres Horman (Mantan Manager Teknik PT Tabi Bangun Papua), Dommy (Swasta), Yonater Karomba (Swasta), Mustafa (Direktur PT Papua Maju Perkasa), Andres Horman (Mantan Manager Teknik PT Tabi Bangun Papua).Ali kembali menegaskan, bila para saksi Mangkir dalam panggilan kedua penyidik KPK,  maka  Saksi Akan Dijemput PaksaIa mengatakan, Lembaga Antirasua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan upaya penjemputan paksa terhadap Para saksi yang mangkir dalam panggilan penyidik  untuk diperiksa terkait skandal dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe." Soal mangkirnya para saksi, maka sesuai ketentuan hukum  dilakukan jemput paksa terhadap saksi," tegas Ali.(Redaksi) 24 Nov 2022, 12:05 WIT
Kejari Jayapura Jebloskan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Memberamo Raya ke Bui Papuanewsonline.com, Jayapura- Kejaksaan Negeri Jayapura Siap membawa dua   tersangka dugaan tindak  pidana korupsi pekerjaan pembangunan ruas jalan Trimus-Kasonaweja, pada dinas  pekerjaan umum dan penata ruang ruang, Kabupaten Memberamo Raya ke Pengadilan Tipikor Jayapura untuk diadili.Hal ini dipertegas Kejaksaan Negeri Jayapura setelah pada Selasa ( 22/11/2022),  berkas dari kedua tersangka JJH dan YSM dinyatakan lengkap atau P21.Kedua tersangka kini mendekam di  LAPAS KLAS IA Abepura.Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Lukas Alexander Sinuraya SH.MH melalui keterangan tertulisnya mengatakan, setelah dilaksanakan proses penelitian berkas perkara atas kedua tersangka oleh Jaksa peneliti, maka berkas perkara  dinyatakan lengkap memenuhi syrat formil dan matril, sehingga  dinyatakan lengkap atau P21." Selanjutnya penyerahan barang bukti dan tersangka dari penyidik ke penuntut umum, guna dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Jayapura untuk disidangkan," ungkap Kejari Alex, Rabu (23/11/2022).Ia memyebutkan bahwa proses penyerahan tersangka dan barang bukti dilaksanakan di Lapas Abepura." Penyerahan  tersangka JJH DAN YSM didampingi ole Kuasa hukum, sedangkan penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Jayapura yakni Achmad Kobarubun.SH dan Muhamad  Arifin SH," ujarnya.Alex menyebutkan tahap dua tersangka dan barang bukti dimulai Pukul 12.00 WIT hingga selesai pada Pukul 15.00 WIT.Dikatakanya, atas perbuatan kedua tersangka  dalam kasus ini, Negara memgalami kerugian sebesar Rp 3,4 Milyar." Kedua tersangka disangkakan dengan Pasal  2 ayat  (1) UU RI Nomor 31 TAHUN 1999 sebagaimana telah diubah dan ditamba dengan  UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang  pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal  55 ayat (1) KE 1 KUHP, dengan ancaman penjara, paling singkat 4 tahun dan maksimal penjara seumur hidup," tegas Kejari Alex.Ditambahkan Kejari, Kedua tersangka  JJH dan YSM dilakukan penahanan tahap  penuntutan oleh JPU di Lapas  Abepura  untuk  20 hari kedepan, sejak tanggal 22 November  2022 sampa 11 Desember 2022 untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadikan Tipikor Jayapura.(Redaksi)  23 Nov 2022, 21:17 WIT
Polisi Bergerak Cepat Tangani Kecelakaan Maut di Jalan Trans Nabire & Timika Papuanewsonline.com, Jayapura – Polisi bergerak cepat melalui Satuan Lalulintas Polres Timika tengah menangani kasus kecelakaan maut  yang terjadi di Jalan Trans Nabire Kabupaten Mimika, Selasa (21/11) sekitar pukul 11.15 Wit.Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, melalui keterangan tertulis yang diterima media Papuanewsonline.com, Selasa (22/11) malam.Kabid Humas  menjelaskan, kejadian itu berawal ketika mobil Mitsubishi truk (pengemudi lidik) membawa masyarakat sekitar 25 orang dari PT PAL 1, tujuan arah ke Timika SP2 depan perumahan Pemda.Lanjut, sesampainya di tikungan dekat kali pindah-pindah ban mobil depan sebelah kiri meletus mengakibatkan mobil tersebut terbalik ke arah kiri jalan."Dari kecelakaan itu 5 orang meninggal dunia, 19 orang luka ringan dan 1 orang luka berat. Saat ini para korban sudah berada di RSMM Mimika," ucap Kabid Humas. Kabid Humas menambahkan, saat ini barang bukti 1 unit truck sudah diamankan ke Polres Mimika, sedangkan untuk pengemudi dalam penyelidikan oleh Satlantas Polres Mimika."Kasus kecelakaan ini telah ditangani oleh Satlantas Polres Mimika," ucap Kombes Kamal.Kombes Kamal mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk membuat situasi tidak kondusif."Serahkan dan percayakan kasus kecelakaan ini pada Kepolisian, karena akan ditangani secara profesional dan proporsional untuk penegakan hukum," ungkapnya. Kommbes Kamal mengajak Masyarakat agar bersama sama menjaga kamtibmas tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan.(Redaksi) 23 Nov 2022, 00:10 WIT
Dalang Kerusuhan di Dogiyai Diringkus Polda Papua, Ternyata Bukan Orang Sembarangan Papuanewsonline.com, Dogiyai – Aparat Gabungan berhasil mengamankan SG terduga otak kerusuhan di Kabupaten Dogiyai.tak disangka SG merupakan ketua KNPB Wilayah Kabupaten Dogiyai.SG terduga otak perusu ini diringkus polisi, karena diduga keras memiliki peran penting dalam  serangkaian kerusuhan yang terjadi pada tanggal 12 November 2022 di Kabupaten Dogiyai.SG tak berkutik saat diamankan petugas, dimana SG  sedang mengisi bensin di SPBU Moanemani, Selasa (22/11) sekitar pukul 10.25 Wit.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa sore membenarkan penangkapan itu." Benar tadi pagi kami mengamankan ketua KNPB Wilayah Dogiyai yakni SG untuk dimintai keterangan terkait kasus Laka Lantas berujung kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (12/11) lalu," kata Kombes Kamal.Dirinya menjelaskan penangkapan itu dilakukan setelah mendapat laporan dari warga bahwa SG sedang berada di POM bensin, kemudian anggota melakukan penangkapan." Setelah mendapat laporan, anggota dipimpin Wakapolres Dogiyai dan tim Satgas Damai Cartenz bergerak ke TKP dan berhasil mengamankan SG kemudian dibawa ke Mapolres Dogiyai," ujarnya.Untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai tetap kondusif,  SG kemudian dibawa ke Kabupaten Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu kata Kamal, Personil Polda Papua dan Polres Dogiyai akan melaksanakan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat kekerasan di Dogiyai, sehingga  masyarakat diharapkan agar tetap menjaga Dogiyai tetap kondusif." Saat ini SG sudah dibawa ke Nabire untuk dimintai keterangan lebih lanjut, dengan di kawal oleh aparat gabungan Polres Dogiyai dan Satgas Damai Cartenz," pungkasnya.(Redaksi)    23 Nov 2022, 00:06 WIT
Si Jago Merah Kembali Mengamuk di Timika, Satu Rumah dan Bengkel Ludes Terbakar Papuanewsonline.com-Timika- Kebakaran hebat Kembali terjadi di Timika Selasa (22/11) Siang tepat di depan SPBU Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika. Kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah, satu buah bengkel dan satu toko sayur serta satu buat tempat jual gorengan. Saksi mata ibu Yuliana di tempat kejadian menceritrakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11:56  Wit. “ Posisi apinya cepat  membesar sekali sehingga sulit dipadamkan, walaupun sudah dibantu tetangga ,” Ucapnya. Yuliana yang juga pemilik tempat gorengan itu menyebutkan, kemungkinan besar sumbernya dari kamar depan. "Saat kejadian saya lagi duduk sama anak saya, dan tukang mebeler, tiba-tiba  diberitahu oleh tukang kalau ada titik api semakin membesar , sehingga secara spontan saya lari ke jalan, dan  berteriak  minta tolong ke warga agar menghubungi pemadam kebakaran,’’ ujar Yuliana. Ditempat yang sama Lucas pemilik bengkel mengatakan akibat dari kebakaran tersebut, Ia mengalami kerugian sangat besar. " Banyak yang terbakar,ada motor sebanyak 5 unit serta alat  Bengkel lainnya," Ungkapnya. Disinggung terkait  penyebab kebakaran, Lucas menyebutkan, Kebakaran tersebut kemungkinan besar dari rumah mebleer . “ Ini kemungkinan  kebakaran terjadi akibat sang pemilik rumah yang sedang memasak,” Ujarnya. Terpisah Personil Polres Mimika yang berada di tempat kejadian membenarkan peristiwa tersebut. “ Kita belum memastikan penyebab kebakaran ini, kita butuh identifikasi,kemungkinan sudah dingin nanti kita akan lakukan olah TKP biar kita mengetahui penyebab kebakaran tersebut, selain itu Kita akan mencari saksi yang melihat pertama asal usul titik api sehingga menjadi pemicu kebakaran ini,” ujar AKP Harikatan. AKP Harikatan mengatakan dari peristiwa itu, tidak ada  korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.(Fauzia)   22 Nov 2022, 15:10 WIT
Satgas Preventif Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis Agar Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman di Oksibil Papuanewsonline.com, JAYAPURA – Dalam menciptakan kamtibmas yang konsuif diseputaran wilayah Pegunungan Bintang, Satgas Preventif Damai Cartenz menggelar Patroli Dialogis. Kegiatan ini dipimpin oleh Brigadir Wahyu WA bersama anggotany, Minggu (20/11/22). Pada Patroli Dialogis tersebut, Satgas Preventif patroli berjalan kaki menyusuri kampung Ngutok dan sekitarnya. Selain itu, petugas Kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat sekitar. "Tujuan kegiatan kami untuk melihat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap  masyarakat yang sedang beraktivitas," ujar Brigpol Wahyu. Selain itu, dalam pesan kamtibmas yang disampaikan Dirinya meminta masyarakat agar tidak ikut-ikutan atau terprovokasi kelompok yang ingin menganggu situasi Kamtibmas di Distrik Oksibil. "Mari kita dukung program pemerintah untuk memajukan pembangunan di Papua khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang," jelas Brigpol Wahyu. Di lokasi yang lain, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan kegiatan Patroli Dialogis yang digelar ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat Oksibil dari Gangguan dan mereka bisa beraktivitas seperti biasa dengan nyaman. "Kita harap kegiatan ini banyak memberikan dampak positif khususnya bagi masyarakat, dan melalui Patroli Dialogis ini kita harap bisa mendekatkan diri antara warga dan aparat Keamanan," pungkas Kabid Humas. (Redaksi) 21 Nov 2022, 15:58 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT