logo-website
Senin, 13 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Kriminal Homepage
Polres Pegubin Lakukan Penyelidikan Terkait Kasus Penganiayaan Oleh OTK Di Kampung Kawe Papuanewsonline.com, Pegubin – Polres Pegunungan Bintang saat ini tengah mendalami dugaan kasus penganiayaan yang terjadi di Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36, pada hari Minggu (27/8/2023). Dalam peristiwa ini, dua orang dilaporkan tewas dan tiga orang mengalami luka berat akibat aksi yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).Dalam keterangan yang diberikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom dirinya menjelaskaan kronologi kejadian tersebut."Dari Informasi yang diperoleh dari istri salah satu korban mengatakan, sekitar pukul 13.30 WIT, ditemukan dua korban laki-laki yang telah meninggal dunia, dan tiga korban lainnya mengalami luka serius di lokasi kios milik Bapak Takur di Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36," jelasnya.Kabid Humas menambahkan, pada pukul 15.00 WIT, pihaknya mengevakuasi korban dari Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36 ke Kabupaten Boven Digoel dengan menggunakan helikopter.“Terkait motif dalam kasus ini, diduga terkait penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim kepolisian," tambahnya.Kabid Humas juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini. "Kami sedang melakukan investigasi yang mendalam untuk mengungkap fakta-fakta sesungguhnya terkait peristiwa ini,” ujarnya. Kepolisian berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kabid Humas juga mengajak untuk bersama-sama menahan diri dari berita hoaks dan berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian tersebut. (PNO-12) 27 Agu 2023, 21:27 WIT
Perselisihan Antar Warga Di SP 1 Lagari Nabire Berujung Pertikaian Papuanewsonline.com, Nabire - Insiden perselisihan akibat kesalahpahaman antara warga terjadi di SP 1 Lagari Irigasi, Distrik Makimi, Nabire, Papua Tengah pada Sabtu, 26 Agustus 2023. Saat ini, kasus ini tengah ditangani oleh pihak berwenang dari Polres Nabire.Pertikaian di SP 1 Lagari Irigasi ini telah dikonfirmasi oleh Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, S.I.K., S.H. "Kejadian tersebut benar terjadi sekitar pukul 16.30 WIT pada hari Sabtu kemarin," jelas Kapolres.Kejadian berawal ketika sembilan pemuda yang beralamat di Kelurahan Karang Mulia memutuskan untuk pergi ke Kampung Lagari, Distrik Makimi, menggunakan sebuah mobil untuk mencari ikan di sekitar irigasi Kampung Lagari. "Ketika sembilan pemuda tiba di lokasi, sekelompok pemuda setempat yang identitasnya belum terungkap datang, mereka menghadang dan menegur sembilan pemuda yang sedang mencari ikan di sekitar irigasi dengan kata-kata 'KALIAN BIKIN APA'," papar Kapolres.Situasi berlanjut dengan timbulnya konflik antara kedua kelompok pemuda tersebut, yang mengakibatkan dua pemuda mengalami luka-luka pada bagian kaki. Polres Nabire telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk satu unit mobil dan tumpukan ikan yang ditemukan di atas mobil.Korban dari kejadian ini adalah FB (23), warga Karang Mulia, Nabire, dan MY (18), juga warga Karang Mulia, Nabire.Kapolres Nabire, AKBP Ketut, mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita palsu atau hoaks."Ke sembilan pemuda yang terlibat dalam insiden ini kini sudah berkumpul kembali dan diserahkan kepada keluarga masing-masing," tambah Kapolres Nabire, AKBP Ketut. (PNO-12) 27 Agu 2023, 21:01 WIT
Viral Video Aksi Kekerasan KKB Terhadap Warga Sipil, Kabidhum: Kami Masih Melakukan Penyelidikan Papuanewsonline.com, Jayapura – Masyarakat di Papua dikejutkan oleh tersebarnya sebuah video yang menunjukkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap warga sipil. Video ini telah menjadi viral dan memicu keprihatinan serta reaksi keras dari berbagai pihak.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, dalam tanggapannya mengonfirmasi adanya penyebaran video kekerasan yang dilakukan oleh KKB terhadap warga, Sabtu (26/8).Menurut Kombes Pol Ignatius Benny, video tersebut menunjukkan tindakan tidak manusiawi yang sangat disayangkan, terutama dalam kasus kekerasan terhadap seorang Wanita.Dalam video berdurasi singkat, yaitu 25 detik dan 53 detik, terlihat anggota kelompok tersebut melakukan tindakan kekerasan dengan cara menendang korban yang diperintahkan untuk duduk dalam posisi berkelompok. Kekerasan yang diperlihatkan dalam video tersebut mendapat kecaman tajam sebagai pelanggaran hak asasi manusia dan norma kemanusiaan."Sungguh tindakan yang tidak manusiawi yang diperlihatkan oleh KKB terhadap warga. Kami merasa prihatin atas kejadian ini dan sedang berupaya keras untuk mengungkap lokasi serta identitas para pelaku," kata Kombes Pol Ignatius Benny.Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Papua menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan secara mendalam dengan menganalisis jejak digital dari video tersebut. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi pelaku serta mengumpulkan bukti yang cukup untuk memproses hukum terhadap mereka.Kombes Pol Ignatius Benny juga menekankan komitmen Polda Papua dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. "Kami tetap berkomitmen bahwa siapa saja yang melakukan tindakan melawan hukum akan kami proses sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku," tegasnya.Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. "Kami meminta kepada warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh orang-orang yang ingin menciptakan ketidakstabilan. Mari kita bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi dan kesejahteraan di Papua," tambahnya.Kejadian ini mengingatkan semua pihak akan eskalasi situasi di Papua yang membutuhkan penanganan serius. Semua tindakan yang merugikan masyarakat dan stabilitas harus diberantas secara tegas dan adil. (PNO-12) 26 Agu 2023, 20:34 WIT
Polisi Selidiki TKP Kasus Kebakaran Dan Penembakan Yang Terjadi Di Puncak Papuanewspnline.com, Puncak – Kepolisian Resor Puncak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap seorang warga bernama Lukman Ahmad (32) dan kebakaran dua unit rumah yang terjadi pada Rabu (23/8/2023) sekitar pukul 19.15 wit.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyebutkan olah TKP menjadi salah satu cara dari Aparat untuk mengungkap pelaku dan mencari barang bukti.“Olah TKP ini dilakukan pada Jumat (25/8/2023) sekitar pukul 11.15 wit. Tujuannya untuk mencari dan mengumpulkan keterangan, petunjuk, barang bukti, identitas tersangka, saksi/korban untuk kepentingan penyelidikan selanjutnya,” kata Kabid Humas saat diwawancarai langsung oleh awak media, Jumat (25/8/2023) sore.Kabid Humas mengatakan dua rumah yang terbakar tersebut merupakan milik Kepala Distrik Ilaga dan satu rumah milik ASN di Kabupaten Puncak.“Saya meluruskan berita sebelumnya yang mengatakan rumah wakil Bupati yang terbakar dan kejadiannya itu hari Rabu, bukan jumat pagi,” ungkap Kombes Benny.Kombes Benny mengatakan terkait penyebab kebakaran tersebut kini masih diselidiki oleh Sat Reskrim Polres Yahukimo."Tidak ada korban luka ataupun korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut. Selama olah TKP situasi aman terkendali, Personel telah mengamankan sejumlah barang bukti yang selanjutnya dibawa ke Mapolres Puncak guna kepentingan penyelidikan,” ujar Kombes Benny. (PNO-12) 25 Agu 2023, 18:37 WIT
Polisi Lakukan Olah TKP Terkait Kasus Kebakaran Kantor Dinas Di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo melaksanakan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus terbakarnya Gedung Serbaguna yang menaungi Kantor Dinas BPMK, PTSP dan Dispenda Kabupaten Yahukimo, Jumat (25/03).Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfiimasi membenarkan kebakaran tersebut.Kabid Humas mengatakan bahwa Satuan Reskrim Polres Yahukimo saat ini tengah berupaya mencari tau penyebab kebakaran tersebut dengan melakukan Olah TKP.“Tidak hanya melakukan Olah TKP, kami juga mengumpulkan bukti-bukti yang kami dapatkan,” ucap Kabid Humas saat dihubungi melalui Whatsapp.“Kami sempat mengalami kendala akibat kurangnya saksi yang berada di lokasi kejadian, namun dari beberapa keterangan yang kami peroleh dan sampel yang telah kita ambil dari TKP, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut,” imbuhnya.Kabid Humas menegaskan kepada semua pihak terutama pihak yang diduga melakukan aksi tidak terpuji untuk dapat dihentikan karena perbuatan tersebut melawan hukum dan pasti ditindak tegas oleh Aparat Keamanan.Sebelumnya, pada Kamis (24/08) sekitar pukul 00.48 wit bahwa telah terjadi kebakaran hebat gedung serbaguna yang dipakai tiga dinas di Kabupaten Yahukimo, Papua, Rabu (23/8/2023). Kebakaran tepatnya terjadi di Jalan Kurima Dekai, Kabupaten Yahukimo. (PNO-12) 25 Agu 2023, 15:07 WIT
Sepeda Motor Curian Berhasil Dikembalikan Tim Resmob Polda Papua Kepada Pemiliknya Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di Mapolda Papua, Tim Resmob Opsnal Dit Reskrimum Polda Papua berhasil mengembalikan sepeda motor yang diduga hasil curian kepada pemiliknya, Kamis (24/8/2023) sore.Sepeda motor tersebut adalah Yamaha X Ride berwarna hitam dengan nomor rangka MH3SE88B0MJ126703 dan nomor mesin Q03481835. Motor ini milik Nurbani (42 tahun), seorang warga Kabupaten Jayapura. Penyerahan dilakukan langsung oleh Katim Resmob Brigadir Polisi Try Boy Tampubolon, S.H.Dir Reskrimum Polda Papua Kombes Pol Arif Bastari, S.IK. MH melalui Kasubdit III Dit Reskrimum Polda Papua, AKP. J. Limbong, S.H., saat dihubungi, membenarkan pengembalian sepeda motor ini kepada pemiliknya. Dia menjelaskan bahwa motor korban ditemukan oleh tim Resmob pada Sabtu, 22 Oktober 2022, di sekitar Paldam Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura. Informasi awal mengindikasikan bahwa motor ini telah terparkir di salah satu rumah di wilayah Paldam Distrik Jayapura Utara."Mendapatkan informasi tersebut, tim langsung mendatangi lokasi dan membawa sepeda motor temuan itu ke Kantor Dit Reskrimum Polda Papua untuk dilakukan pemeriksaan fisik. Setelah pemeriksaan, dikonfirmasi bahwa motor tersebut merupakan hasil curian dan telah dilaporkan hilang di Polsek Sentani Kota Polres Jayapura pada tanggal 26 September 2022," ungkap Kasubdit III.Kasubdit III juga menambahkan bahwa tim Resmob menghubungi pemilik motor dan meminta korban untuk datang ke Kantor Dit Reskrimum Polda Papua dengan membawa surat-surat kepemilikan kendaraan tersebut.Akhirnya, motor tersebut berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Nurbani, pemilik motor, mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas kerja keras mereka. "Terima kasih kepada pihak kepolisian, sekarang motor saya telah kembali menjadi milik saya," tuturnya. (PNO-12) 24 Agu 2023, 19:56 WIT
Pelaku Pencurian Motor Di Kawasan Bandara Sentani Berhasil Diamankan Papuanewsonline.com, Jayapura – Anggota Polsek Kawasan Bandara Sentani menyerahkan tersangka kasus pencurian sepeda motor ke Satuan Reskrim Polres Jayapura pada Kamis (24/08/2023).Kapolsek KP3 Udara Ipda Wajedi, SH. M.Si yang diwakili Kanit Reskrim Ipda Sukarno menjelaskan bahwa tersangka, yang bernama YH (23), terlibat dalam pencurian satu unit sepeda motor jenis Honda Beat berwarna biru putih dengan nomor polisi PA 2790 JB milik Sarti Silak. Sepeda motor tersebut hilang setelah diparkir di halaman rumah saudara Agung Ondi, dekat Jalan Masuk Bandara Sentani."Tersangka YH terlibat dalam pencurian satu unit sepeda motor jenis Honda Beat berwarna biru putih dengan nomor polisi PA 2790 JB milik Sarti Silak. Sepeda motor tersebut hilang setelah diparkir di halaman rumah saudara Agung Ondi, dekat Jalan Masuk Bandara Sentani," tuturnya.Lebih lanjut, Ipda Sukarno menyampaikan bahwa pelaku berhasil diamankan oleh anggota Polsek Sentani Timur pada hari Rabu, tanggal 23 Agustus 2023, sekitar pukul 08.45 WIT. Penangkapan dilakukan di dekat Kantor PT. Buma Kumawa, Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, saat tersangka sedang tertidur dalam pengaruh minuman keras."Dalam interogasi awal, diketahui bahwa sepeda motor tersebut adalah milik karyawan Trigana Air atas nama Sarti Silak. Kendaraan tersebut hilang setelah diparkir di halaman rumah Agung Ondi, dekat Jalan Masuk Bandara Sentani, dan telah dibuatkan laporan polisi," tambahnya.Tersangka YH bersama dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor hasil curian, telah diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Jayapura untuk proses hukum lebih lanjut. (PNO-12) 24 Agu 2023, 19:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT