logo-website
Rabu, 01 Apr 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Dit Krimsus Polda: Dugaan Kasus Penistaan Agama Wagub Maluku Tidak Bisa Terapkan UU ITE Papuanewsonline.com, Ambon - Tim penyidik Subdit 5/Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Krimsus) Polda Maluku tidak bisa menerapkan Undang-Undang ITE dalam laporan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan terlapor Abdullah Vanath, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku.Penerapan UU ITE tidak dapat diproses terhadap laporan pengaduan yang diterima Siber Ditkrimsus Polda Maluku dari Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia tanggal 29 Juli 2025, setelah tim penyidik melakukan berbagai penelitian.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK mengungkapkan, sejumlah penelitian dilakukan penyidik Subdit 5/Siber berdasarkan beberapa hal. Seperti aturan-aturan terkait UU ITE maupun SKB 3 Intansi, diantaranya Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo), Polri dan Kejaksaan.Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE berbunyi "Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi pernyataan kebencian atau permusuhan terhadap individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan". Berdasarkan penelitian Pasal dimaksud diperoleh hasil, bahwa Delik Utama dalam Pasal 28 ayat (2) UU ITE adalah Perbuatan Menyebarkan Informasi yang menimbulkan rasa kebencian terhadap individu atau kelompok berdasarkan SARA.Terkait dengan unsur mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi pernyataan kebencian atau permusuhan terhadap individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan agama, sebagaimana dengan lampiran print out barang bukti yang diberikan pelapor, adalah bukan dari akun pribadi atau official milik terlapor Abdullah Vanath. Lampiran print out barang bukti itu dari hasil penelitian disiarkan oleh Bagian Humas Protokoler Maluku Barat Daya (MBD). Dan materi yang disampaikan oleh terlapor, diucapkan langsung dihadapan audiens yang merupakan area publik."Dengan demikian terhadap laporan ini tidak bisa diterapkan Pasal 28 ayat (2) UU No 1 Tahun 2024 tentang ITE," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, Senin (4/8/2025).Menindaklanjuti laporan tersebut, Dit Krimsus Polda Maluku telah membuat Pelimpahan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Krimum) Polda Maluku untuk ditindaklanjuti dengan menggunakan aturan Pidana dalam KUHP terkait dugaan Penistaan Agama."Hari ini, (Senin,4/8/2025) Laporan pengaduan tersebut telah dilimpahkan dari tim penyidik Ditreskrimsus ke Ditreskrimum Polda Maluku. Seperti apa nanti hasil penelitian dari tim penyidik Dit Krimum akan kita sampaikan ke publik," pungkasnya. PNO-12 05 Agu 2025, 14:22 WIT
Wakapolda Maluku Apresiasi Pelaksanaan Apel Pasukan Latihan SAR Laut Tahun 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, memberikan apresiasi atas pelaksanaan apel gelar pasukan latihan SAR Laut Tahun 2025.Apresiasi disampaikan Wakapolda saat menghadiri kegiatan tersebut secara langsung di dermaga Irian, Lantamal IX Ambon, Senin (4/8/2025).Apel gelar pasukan latihan SAR dipimpin Pangkoarmada III, Laksda TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan instansi vertikal dan daerah."Kami memberikan apresiasi atas kegiatan apel gelar pasukan dalam rangka pelatihan SAR Tahun 2025," kata Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni di sela-sela kegiatan.Menurutnya, pelatihan SAR penting dilakukan, mengingat geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan yang memiliki risiko tinggi dalam setiap pelayaran."Pelatihan SAR penting dilakukan sebagai upaya bersama dalam merespon situasi darurat atau bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi di perairan Maluku yang umumnya menggunakan transportasi laut," ungkapnya.Pelatihan SAR bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel, kesiapan sarana prasarana, serta efektivitas sistem komando dan koordinasi dalam pelaksanaan operasi penyelamatan di laut.Sebelumnya, Pangkoarmada III dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, Basarnas, Bakamla, dan instansi pemerintah daerah, serta unsur maritim lainnya untuk menciptakan kecepatan dan ketepatan dalam penanganan korban kecelakaan laut. Latihan yang dilaksanakan diharapkan menjadi wadah pembelajaran taktis dan teknis bagi para peserta dalam menghadapi medan tugas yang nyata.Wilayah laut Maluku yang luas, dengan kompleksitas geografis dan tingginya aktivitas pelayaran, memerlukan sistem tanggap darurat yang terpadu dan handal. Melalui latihan ini, diharapkan setiap unsur dapat memahami perannya masing-masing dalam struktur komando dan mampu bertindak secara cepat dan terkoordinasi dalam setiap misi SAR. PNO-12 05 Agu 2025, 14:14 WIT
Kemenko Polkam Harap PSU di Papua Berjalan Sukses Papuanewsonline.com, Jayapura – Tim pemantau yang dibentuk oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan harapan besar agar pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua dapat berjalan lancar dan tuntas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Jayapura oleh Mayor Jenderal Heri Wiranto, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, usai menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan PSU yang dilaksanakan atas arahan Menko Polkam Budi Gunawan pada Senin (4/8/2025). “Kami, tim pemantau dari Kemenko Polkam, berharap agar seluruh kesiapan yang tadi disampaikan oleh penyelenggara pemilu, termasuk pemerintah daerah, dapat terlaksana dengan baik mulai tanggal 6 Agustus dan terus berlanjut hingga pelaksanaan PSU selesai,” ujar Heri Wiranto yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemantau PSU. Kemenko Polkam juga menyoroti pentingnya kesiapan teknis dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), khususnya terkait dengan logistik dan koordinasi anggaran. Heri mengungkapkan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah daerah sudah disiapkan sejak sebulan yang lalu, sementara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah mulai menjalankan fungsi pengawasan di lapangan. Dalam aspek keamanan, Heri memastikan bahwa aparat TNI-Polri telah siap mengamankan seluruh jalannya PSU. Polda Papua dalam rapat koordinasi menyampaikan bahwa titik-titik rawan telah dipetakan, dan langkah-langkah mitigasi telah disiapkan untuk mencegah potensi gangguan. “Kerawanan yang ada sudah dibahas dan diantisipasi dengan baik. Kami berharap seluruh pihak yang terlibat dalam PSU ini dapat menjalankan proses sesuai aturan dan tidak ada hal-hal yang dapat merugikan jalannya pemungutan suara,” tegas Heri. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan PSU di Papua merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kualitas demokrasi. “Kami bertekad bahwa PSU yang dilaksanakan di Provinsi Papua ini harus tuntas dan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. Rakor Kesiapan PSU Papua dihadiri oleh pejabat dari berbagai lembaga terkait, antara lain PJ Gubernur Papua, Wakapolda Papua, Kabinda Papua, serta Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Papua. (GF) 05 Agu 2025, 13:07 WIT
Laksanakan Operasi Antik, Karo Ops Polda Maluku: Jalankan Tugas Sesuai Prosedur Hukum Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku resmi melaksanakan Operasi Antik atau Anti Narkotika Salawaku 2025 di provinsi Maluku.Pelaksanaan operasi Antik resmi dimulai melalui Apel Kesiapan Personel yang dipimpin Karo Ops, Kombes Pol. Ronald Refli Rumondor S.I.K di gedung sport center, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (4/8/2025).Dalam arahannya, Karo Ops menekankan kepada para personel agar dapat melaksanakan tugas dengan baik sesuai prosedur hukum. "Laksanakan tugas dengan baik, ikuti saja semua aturan yang sudah ada. Hindari semua bentuk pelanggaran saat menjalankan tugas," pintanya.Seluruh personel yang terlibat dalam operasi pemberantasan narkoba diingatkan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun karena akan menggangu kelancaran operasional, dan merusak nama baik institusi."Setiap sub satgas dapat segera membuat rencana kegiatan pelaksanaan tugas agar pimpinan kita bisa tau hari ini dan selanjutnya apa sasaran dan apa kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing sub satgas," pintanya.Setiap personel yang dilibatkan juga diminta melaksanakan operasi secara terbuka dan transparan agar bisa diketahui oleh masyarakat."Publikasikan semua kegiatan yang dilakukan agar masyarakat bisa tau kalau saat ini Polda Maluku dan Polres jajaran sedang gencar melaksanakan operasi Antik di seluruh wilayah Maluku," ujarnya.Operasi Antik, lanjut Karo Ops, dilakukan bukan untuk mendapatkan hasil yang banyak, namun bertujuan untuk memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Maluku. "Operasi ini juga dilakukan agar orang yang ingin berbuat kejahatan itu bisa berfikir kembali dan mungkin bisa sadar akan bahaya narkoba kepada masyarakat khususnya kepada generasi muda kita," tegasnya.Kombes Refli juga meminta personel dapat memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat terkait bahaya narkoba khususnya bagi para siswa siswi di setiap sekolah atau warga binaan di rumah tahan pemasyarakatan di kota Ambon."Rekan-rekan dari sub satgas preemtif agar bisa menyambangi sekolah atau Lapas yang ada di wilayah kita untuk memberikan sosialisasi dan himbauan tentang bahayanya Narkoba sehingga dengan adanya edukasi positif ini nantinya orang juga mulai berfikir dan mungkin akan sadar," pintanya.Untuk diketahui, Operasi Antik Salawaku selain melibatkan personel gabungan Polda Maluku, juga mengerahkan anjing pelacak dari K9 Direktorat Samapta Polda Maluku. PNO-12 05 Agu 2025, 13:20 WIT
Hadiri Puncak Haul Buntet Pesantren, Kapolri: Peran Strategis Pesantren Bentuk Karakter Bangsa Papuanewsonline.com, Cirebon - Pondok Buntet Pesantren kembali meneguhkan dirinya sebagai salah satu pilar ketahanan moral dan pendidikan nasional melalui peringatan Puncak Haul Al-Marhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon 1447 H / 2025 M, yang digelar Sabtu malam (2/8).Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi lintas generasi ini dihadiri oleh ribuan santri, alumni, tokoh ulama, serta pejabat negara, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran pucuk pimpinan kepolisian negara tersebut menjadi simbol penghormatan institusi negara terhadap warisan keilmuan, spiritualitas, dan peran sosial pesantren.Pondok Buntet Pesantren, yang berdiri sejak abad ke-18 oleh tokoh ulama Keraton Kanoman Cirebon, Kyai Muqoyim, dikenal sebagai pesantren yang mengintegrasikan pendidikan salaf dan modern. Lebih dari 65 pondok dan lembaga pendidikan formal berada di bawah naungan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet, menjadikannya salah satu lembaga pendidikan Islam paling komprehensif di Indonesia.Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, dan Ketua MPR RI H. A. Muzani turut hadir memberikan sambutan dalam acara yang sarat nilai spiritual dan nasionalisme ini. Dalam pengajiannya, KH. Marzuqi Mustamar menyampaikan pentingnya menjaga warisan keilmuan pesantren dan terus membumikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi.Lebih dari sekadar lembaga pendidikan, Pondok Buntet Pesantren hadir sebagai institusi penjaga nilai, pembentuk karakter bangsa, dan penyeimbang dalam kehidupan masyarakat. Kurikulum yang mengajarkan tafsir, hadits, fiqih, tasawuf, serta pendidikan umum dari TK hingga perguruan tinggi, menjadi bukti komitmen pesantren dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya alim, tetapi juga unggul dan kritis dalam menjawab tantangan zaman.Dalam sambutannya, Ketua YLPI Buntet Pesantren KH. Adib Rofiuddin Izza menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian dan dukungan nyata dari berbagai pihak, terutama Kapolri. “Terima kasih Pak Kapolri seluruh bantuannya, terima kasih, beliau berbaik hati,” ungkapnya disambut haru para hadirin. Ia juga menegaskan bahwa pesantren tidak mengharap apa pun selain keutuhan bangsa dan negara. “Kami di sini hanya menitipkan bangsa dan negara saja, tidak lebih dari itu,” ucapnya, menggetarkan suasana malam haul yang penuh kehangatan.Kehadiran Kapolri dalam puncak haul ini juga menjadi pengingat bahwa kolaborasi ulama dan umara (pemimpin) adalah kunci dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial. Pesantren menjadi mitra strategis negara dalam membina umat dan menangkal berbagai bentuk radikalisme serta disintegrasi moral.Dengan mengusung semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, haul Pondok Buntet Pesantren 2025 bukan hanya menjadi refleksi masa lalu, tetapi juga proyeksi masa depan, tentang bagaimana pesantren tetap relevan, adaptif, dan menjadi pusat pencerahan di tengah perubahan zaman. PNO-12 05 Agu 2025, 10:28 WIT
Logistik PSU Papua Didistribusikan, Wamendagri Harap Berjalan Damai Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, secara resmi melepas distribusi logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di eks Terminal Entrop, Kota Jayapura. PSU ini merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi bagian dari proses demokrasi di Papua. Dalam sambutannya, Wamendagri Ribka Haluk menekankan pentingnya pelaksanaan PSU yang penuh integritas dan tanggung jawab. "Pelaksanaan PSU di Papua memiliki arti strategis sebagai barometer demokrasi di wilayah timur Indonesia," ujarnya. Ribka Haluk mengapresiasi kolaborasi antara KPU, Bawaslu, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mempersiapkan PSU. "Dengan semangat gotong royong dan koordinasi lintas sektor, kita dapat menjadikan PSU ini bukan sekadar pengulangan, tetapi pembuktian bahwa Papua mampu menjadi teladan dalam menjaga martabat demokrasi," tegasnya. Wamendagri Ribka Haluk juga berpesan kepada KPU dan Bawaslu untuk menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, dan keberanian moral, serta memastikan netralitas ASN. "Mari kita jaga proses ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ada ruang bagi kesalahan, pelanggaran, manipulasi, maupun intimidasi selama pelaksanaan PSU," kata Wamendagri. Ia mengajak masyarakat Papua untuk berpartisipasi aktif dalam PSU dengan menggunakan hak pilih dengan bijak. "Mari kita datang ke TPS, gunakan hak pilih dengan bijak, dan tunjukkan bahwa masyarakat Provinsi Papua adalah masyarakat yang cerdas, cinta damai, dan menjunjung tinggi kedaulatan rakyat," ucapnya. Wamendagri Ribka Haluk menyadari bahwa pelaksanaan PSU membutuhkan biaya dan waktu yang besar. "Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk PSU seharusnya bisa digunakan untuk membangun jalan, menyediakan air bersih, memperbaiki sekolah, dan meningkatkan layanan kesehatan. Ini soal tanggung jawab moral kita kepada masyarakat," tegasnya. (jidan)   05 Agu 2025, 01:43 WIT
ASN Papua Diminta Sukseskan PSU, Kobarkan Nasionalisme, dan Percepat Realisasi Anggaran Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berperan aktif dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan segera dilaksanakan. Hal ini disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, saat memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (4/8/25). Dalam amanatnya, Pj. Sekda menekankan bahwa partisipasi ASN dalam PSU adalah wujud tanggung jawab konstitusional sebagai warga Papua untuk memilih pemimpin yang akan memimpin provinsi ini selama lima tahun ke depan. "Partisipasi ASN adalah wujud tanggung jawab konstitusional sebagai warga Papua untuk memilih Pemimpin kita 5 Tahun ke depan," tegas Suzana Wanggai. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pj. Sekda juga mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengibarkan bendera merah putih dan umbul-umbul sebagai simbol semangat nasionalisme. "Walau terdapat keterbatasan anggaran, semangat nasionalisme harus tetap dinyatakan secara simbolik dan nyata," ungkapnya. Selain itu, Pj. Sekda mengingatkan pentingnya percepatan realisasi anggaran yang masih rendah, baru mencapai 43%. Dia meminta agar belanja dipercepat dan program disesuaikan dengan dinamika yang ada. "Jangan memaksakan kegiatan yang tidak memungkinkan. Fokus pada efisiensi dan efektivitas," jelasnya. Pj. Sekda juga menyoroti pengelolaan media sosial yang bijak. Dia menekankan bahwa ASN perlu mengelola akun media sosial secara profesional untuk mendukung citra positif pemerintah. Pj. Sekda meminta Dinas Komunikasi dan Informatika untuk terus melakukan pendampingan kepada seluruh SKPD terkait pengelolaan media sosial mereka. "Sebagai instansi teknis, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta untuk terus melakukan pendampingan terhadap pengelola media sosial di seluruh SKPD," ujarnya. Di akhir amanatnya, Pj. Sekda mengajak ASN untuk menjaga kekompakan dan kolaborasi antar OPD, mengingat kerja kolaboratif adalah kunci kemajuan Papua. "Kerja kolaboratif adalah kunci kemajuan Papua," tutup Suzana Wanggai. Pj. Sekda juga menyampaikan rasa empati atas insiden kecelakaan yang dialami seorang ASN saat menuju apel dan menekankan pentingnya keselamatan berkendara. Sebagai bentuk perhatian, pagar halaman kantor sementara tidak ditutup. "Disiplin penting, tapi keselamatan jauh lebih utama," pungkasnya. (jidan)   05 Agu 2025, 01:38 WIT
Pj Gubernur Papua Tekankan Pentingnya Efisiensi Anggaran Papuanewsonline.com, Jayapura – Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efisiensi anggaran melalui apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, yang digelar pada 4 Agustus 2025. Dalam arahannya, Pj Gubernur meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memotong anggaran yang tidak esensial dan memfokuskan dana pada program-program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. “Kita harus melakukan efisiensi anggaran yang ketat. Banyak anggaran yang sebenarnya tidak begitu penting dan bisa dikurangi,” tegas Pj Gubernur dalam sambutannya. Fatoni mengungkapkan bahwa kondisi keterbatasan anggaran Pemerintah Provinsi Papua membuat efisiensi menjadi langkah yang sangat diperlukan. Dengan memangkas anggaran yang tidak prioritas, dana tersebut dapat dialihkan untuk membiayai program-program pembangunan yang lebih mendesak, seperti peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan. “Kita harus lebih fokus pada program-program yang berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Dalam kesempatan ini, Pj Gubernur juga menekankan pentingnya perencanaan anggaran yang lebih detail dan terukur. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan tidak akan ada pembengkakan anggaran dan pengalokasian dana akan lebih tepat sasaran. “Perencanaan anggaran harus lebih detail dan terukur sehingga tidak terjadi pembengkakan anggaran,” ujarnya. Pj Gubernur Fatoni juga menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. Semua langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan akan digunakan secara efektif dan efisien demi kesejahteraan masyarakat Papua. Fatoni berharap seluruh ASN di Pemerintah Provinsi Papua dapat mendukung upaya efisiensi dan refocusing anggaran ini, agar pelayanan publik bisa meningkat, serta kesejahteraan masyarakat Papua dapat tercapai. “Saya berharap seluruh ASN dapat mendukung penuh upaya efisiensi anggaran ini demi kemajuan Papua,” pungkasnya. Dengan langkah efisiensi yang ketat, Pemerintah Provinsi Papua berharap dapat mengoptimalkan anggaran untuk pembangunan yang lebih berdampak nyata bagi masyarakat. (jidan)   05 Agu 2025, 01:31 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT