Papuanewsonline.com
BERITA TAG Politik
Homepage
Polda Papua Beri Layanan Medis Bagi Petugas Pemilu Di Lokasi TPS
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua aktif membantu menjaga kesehatan para personel yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu 2024. Dalam rangka mengantisipasi dampak kelelahan dan pekerjaan yang berlangsung lama, Polda Papua membentuk tim pelayanan kesehatan keliling (Tim Patroli Kesehatan) yang berpatroli dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke TPS.Tim ini, yang terdiri dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Papua serta unit kesehatan Polres di berbagai daerah (Sie Dokkes jajaran), memberikan layanan dan bantuan kesehatan kepada petugas penyelenggara pemilu di lokasi-lokasi tersebut.Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Operasi Mantap Brata Cartenz 2023-2024 yang sedang berlangsung."Kami menyadari begitu beratnya tugas yang diemban personel kita dilapangan, petugas penyelenggara di TPS. Jadi kita mensupport agar kesehatan mereka tetap prima sehingga bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal," ujarnya.Tim pelayanan kesehatan memberikan layanan seperti pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan (vitamin), dan penanganan luka ringan. Mereka juga melakukan perawatan bagi personel pengamanan dan petugas lainnya yang mengalami sakit. Pelayanan ini telah dimulai sejak Rabu (14/2) dan terus berlanjut.Bukan hanya tim Polda Papua, tetapi juga tim kesehatan dari Polres jajaran terlibat dalam kegiatan ini. Mereka melakukan patroli, menyambangi berbagai TPS di kota Palembang dan kabupaten/kota di wilayah Polda Sumsel untuk memberikan layanan kesehatan kepada petugas di lapangan.Kabid Dokkes menjelaskan bahwa pihak Biddokkes Polda Papua menurunkan beberapa tim yang siap melayani wilayah kota dan kabupaten. Ambulans dan tim kesehatan di setiap Polres juga disiapkan untuk memberikan pelayanan yang sama."Pelayanan ini sebagai bentuk komitmen Polda Papua, khususnya Dokkes, mendukung pelaksanaan pemilu 2024 dengan memastikan petugas yang terlibat pengamanan dan penyelenggara pemilu dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugasnya," kata Kabid Dokkes.Upaya ini diharapkan dapat menjaga kondisi fisik para petugas agar mereka dapat menjalankan tugasnya secara optimal dan memastikan pelaksanaan pemilu berjalan aman, tertib, dan lancar. (PNO-12)
17 Feb 2024, 19:41 WIT
Kapolda Papua: Di Hari Kedua Setelah Pencoblosan Masih Ada 514 TPS di Papua Belum Mencoblos
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K mengaku hingga Hari kedua pasca pelaksanaan pencoblosan masih terdapat 514 TPS di Tanah Papua yang belum melakukan proses pemilihan suara.Hal ini diungkapkan Kapolda Papua saat ditemui awak media setelah melakukan ibadah sholat Jumat di Lobby Utama Polda Papua lama, Kota Jayapura, Jumat, (16/02/2024).“Hingga Tanggal 14 malam itu masih ada 1.297 TPS yang belum mencoblos dan kemaren sudah 783 TPS yang melaksanakan PSS, sehingga per hari ini tersisa 514 TPS yang belum mencoblos,” ungkap Kapolda Papua.Dengan demikian maka hingga kini sudah 95,5 persen TPS di Wilayah hukum Polda Papua yang sudah melakukan pencoblosan. “Di wilayah hukum Polda Papua terdapat 15.213 TPS yang tersebar di 29 Kabupaten/kota. Dan hingga hari ini sudah 14.701 TPS yang sudah mencoblos, yang belum mencoblos tersisa 514 arau 4,5 Persen,” jelas Kapolda.Menurutnya, penyebab utama belum mencoblosnya TPS tersebut karena beberapa faktor, seperti tidak adanya transportasi, cuaca buruk hingga faktor politik sistem noken.“Untuk di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah itu karena faktor politik sistem noken. Masih tarik ulur suara masyarakat mau diberikan kepada siapa, sedangkan yang di Paniai itu karena logistik pemilu yang dibakar, sedangkan yang di mamberamo raya itu kan masalah transportasi,” tuturnya.Data dari Polda Papua untuk Provinsi Papua hingga kini masih terdapat 31 TPS yang belum mencoblos, yakni di Kabupaten Mamberamo Raya sebanyak 19 TPS dan di Kabupaten Waropen sebanyak 12 TPS.“Untuk Provinsi Papua Tengah, 392 TPS yang belum mencoblos, yakni Kabupaten Paniai sebanyak 92 TPS, Intan Jaya 295 TPS dan Kabupaten Nabire sebanyak 5 TPS,” ujar Irjen Fakhiri.Sedangkan untuk Provinsi Papua Pegunungan sebanyak 91 TPS yang tersebar di Kabupaten Jayawijaya 4 TPS dan 87 TPS di Kabupaten Tolikara.“Alhamdullilah untuk Papua Selatan semua TPS sudah melakukan pencoblosan, memang sempat ada masalah di Boven Digoel, namun sudah diselesaikan dan semua TPS saat ini sudah melalukan proses perhitungan,” kata Fakhiri.“Saya berharap hari ini semua TPS yang belum melakukan pencoblosan di Tanah Papua bisa melaksanakan pencoblosan, sehingga proses perhitungan bisa segera dilakukan. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Tanah Papua yang sudah ikut menjaga keamanan sehingga proses pemungutan suara bisa berjalan dengan aman dan damai,” pungkas Irjen Pol. Fakhiri. (PNO-12)
17 Feb 2024, 19:35 WIT
Jaga Keamanan Selama Pemilu, Pdt. DR. Yan P. Wabrauw Apresiasi Kinerja Aparat TNI-Polri
Papuanewsonline.com, Jayapura – Tokoh Agama Papua Pdt. DR. Yan P. Wabrauw mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, pelaksanaan Pemilu 2024 di Provinsi Papua berjalan aman, tertib dan lancer, Jumat (16/02/2024).Pdt. DR. Yan P. Wabrauw mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menjaga keamanan dan kelancaran selama proses Pemilu 2024, khususnya kepada penyelenggara KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan.“Kita sudah menyelesaikan pemilu di tanah Papua dengan suasana yang aman dan damai puji tuhan untuk semua yang sudah kita lakukan dan diingatkan untuk sekalipun ada perbedaan di sana-sini diantara kita tetapi setelah Pemilu mari kita kembali menjadi satu kita menjaga kesatuan-kesatuan,” ucap Pdt. Wabrauw.Lebih lanjut, ia mengatakan sebagai anak-anak bangsa dan terpenting adalah apapun hasil Pemilu itu dimana semua memilih Presiden dan Wakil Presiden siapapun yang terpilih dia adalah wakil kita semua.“Mari kita menjaga persaudaraan dan kita kembali lagi mengerjakan tanggung jawab kita sebagai warga negara kita menjaga pembangunan khususnya menjaga dan mendukung pembangunan yang sedang terjadi di Papua,” ungkapnya.Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Papua dimanapun berada, agar bersama-sama saling menjaga dan mempertahankan situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Papua."Semua pihak agar menghormati hasil pesta demokrasi, dan bersama-sama bahu-membahu untuk membangun Provinsi Papua yang "Maju Terus", mandiri, sejahtera, dan religius," serunya. (PNO-12)
17 Feb 2024, 19:08 WIT
Kawal Logistitk Pemilu Di Pedalaman SBB, Polisi Jalan Kaki 20 Km Dan Berenang Sebrangi Sungai
Papuanewsonline.com, Seram Bagian Barat - Pengamanan logistik Pemilu di daerah terpencil oleh aparat TNI dan Polri membutuhkan pengawalan ekstra keras.Seperti halnya yang dialami aparat TNI dan Polri di Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (12/2/2024).Mereka mengawal distribusi puluhan kotak suara dan perlengkapan TPS lainnya di 4 desa. Yaitu desa Sumieth Pasinaro, Abio Ahiolo, Watui dan Huku Kecil.Pendistribusian logistik Pemilu di desa-desa pedalaman tersebut membutuhkan perjuangan yang tidak main-main. Mereka harus bekerja keras karena akses jalan kendaraan belum tersedia.Berangkat dari kantor kecamatan Elpaputih sekira pukul 11.00 WIT, distribusi puluhan logistik menggunakan mobil pickup harus berhenti di sungai Nui. Aparat keamanan dan penyelenggara kemudian berjalan kaki masuk hutan, serta menapak perbukitan sambil pikul logistik sejauh kurang lebih 20 Km.Tak hanya itu, dibantu warga, mereka juga harus berenang menyeberangi sungai. Tidak hanya keselamatan diri yang dijaga, namun aparat keamanan juga wajib memastikan logistik pemilu aman atau tidak rusak.Logistik pemilu yang digeser dari kantor kecamatan diantaranya untuk desa Sumieth Pasinaro yakni 1 TPS, 5 Kotak Suara, 1 antong plastik berisi logistik lainnya; Desa Abio Ahiolo, 3 TPS, 15 kotak suara, dan 3 kantong plastik berisi logistik lainnya; Desa Watui ,1 TPS, 5 kotak suara, 1 kantong plastik berisi logistik lainnya; Dan Desa Huku Kecil, 1 TPS, 5 kotak suara, 2 1 kantong plastik berisi logistik lainnya."Logistik-logistik Pemilu yang dikawal ke wilayah pegunungan tersebut telah sampai pada pukul 15.50 WIT kemarin dengan aman dan selamat," kata Kapolres SBB, AKBP. Dannie Andreas Dharmawan, Selasa (13/2/2024). (PNO-12)
13 Feb 2024, 19:03 WIT
Polisi Kepulauan Aru Tempuh Jalan Ekstrim Demi Awasi Pergeseran Logistik Pemilu
Papuanewsonline.com, Aru - Pengawalan dan pengamanan distribusi logistik Pemilu 2024 di sejumlah desa terluar khususnya di kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, tidak semudah membalikan telapak tangan.Hal ini diakibatkan karena faktor geografis kepulauan, apalagi ditambah jarak yang ditempuh dan kondisi perubahan cuaca yang sewaktu-waktu berubah ekstrim.Tak hanya itu, akses jalan yang belum memadai juga menjadi penghambat pendistribusian logistik pemilu seperti kotak suara dan perlengkapan TPS lainnya.Bripka Asbudhy Jaya, anggota Polres Kepuluan Aru, menceritakan kisahnya mengawal distribusi logistik Pemilu di Kecamatan Aru Selatan, salah daerah Terluar di Maluku.Setelah menempuh perjalanan laut saat cuaca tak bersahabat, Bripka Asbudhy, selaku personel Pengamanan TPS harus kembali mengantar logistik ke Desa Ngaiguli, Desa Fatural dan Desa Ngaibor.Bersama dua rekannya, Aipda Melky Tabaleku dan Bripka Devis J. Solsolay, mereka memulai perjalanan lebih awal menuju tiga desa tersebut sejak hari Minggu (11/2/2024) pagi."Karena paling jauh jadi kita berangkatnya hari Minggu pagi. Sementara untuk Desa-desa lainnya sudah diantar hari Sabtu, langsung,” kata Ashbudy, Senin (12/2/2024).Dengan mengendarai mobil pickup L300, ternyata masih kurang memuluskan perjalanan karena dihadapkan dengan medan yang ditempuh cukup ekstrem. Hal ini diperparah dengan guyuran hujan tanpa jedah selama 2 hari hingga menyebabkan ruas licin dan berlumpur.Terkadang mobil yang ditumpangi anggota Polisi dan juga dua anggota PPK ini harus tertanam di dalam tanah berlumpur."Berulang kali kami harus turun dan mendorong mobil agar bisa kembali melanjutkan perjalanan," kata dia mengisahkan.Kendati demikian, Bripka Asbudhy mengaku tidak menyurutkan semangat tim pengawal maupun PPK untuk ikut mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan hingga ke pelosok desa."Total waktu yang dibutuhkan untuk sampai desa terakhir yakni hampir 5 jam, ke Desa Ngaiguli 1 jam perjalanan, dilanjtukan Desa Fatural selama 1 jam 20 menit dan Desa Ngaibor kurang lebih 2,5 jam," jelasnya.Meski telah sampai di desa tujuan, namun kesiapsiagaan harus terus terjaga untuk mengawal agar logistik pemilu tetap aman saat hari pencoblosan tanggal 14 Februari 2024 hingga kembali lagi dengan aman. (PNO-12)
13 Feb 2024, 18:35 WIT
Kawal Distribusi Logistik Pemilu, Polres Buru Masuk Hutan Hingga Terjang Dua Sungai
Papuanewsonline.com, Buru - Perjuangan personel Polres Pulau Buru, dibantu anggota Kodim 1506 Namlea, untuk mengawal dan mengamankan logistik Pemilu ke daerah pedalaman di kabupaten Buru, patut diacungi jempol.Bhabinkamtibmas Desa Waetele Briptu Slamet Mujianto, Bhabinkamtibmas Desa Waegeren Briptu Agung Darwanto, dan Babinsa Desa Nafrua Serda Sunarto, mengawal anggota PPK Kecamatan Lolongguba serta PPS Desa Nafrua.Tim yang berangkat membawa logistik Pemilu untuk TPS 1 Desa Nafrua ini tidak kenal menyerah, meski medan yang dilalui sangat menantang dan berbahaya.Menggunakan mobil double cabin dan sepeda motor, sesekali mereka harus bahu membahu untuk memperbaiki ruas jalan loging yang rusak menggunakan alat seadanya. Juga menarik kendaraan dari lumpur, serta masuk keluar sungai yang berbahaya.Pengawalan Kotak Suara TPS 1 Desa Nafrua, Kecamatan Lolongguba sudah dimulai sejak Minggu (11/2/2024) pukul 08.00 WIT. Kurang lebih 19 jam waktu yang harus mereka tempuh hingga akhirnya tiba di desa Nafrua pada Senin (12/2/2024) pukul 03.00 WIT.Jarak dari kantor PPK Kecamatan Lolongguba ke desa Nafrua Kabupaten Buru, kurang lebih 60 Km, dengan melewati 6 desa dan 5 anak dusun lainnya.Untuk sampai di desa pedalaman hutan tersebut atau perbatasan Kabupaten Buru dan Buru Selatan ini, personel TNI dan Polri itu harus siap menerabas arus sungai Wamkedan dan Waeapo."Pengawalan yang dilakukan juga melewati daerah pegunungan. Namun karena kegigihan mereka saat ini logistik Pemilu telah sampai dengan aman dan selamat di Desa Nafrua," kata Kapolres Pulau Buru AKBP. Nur Rahman. (PNO-12)
13 Feb 2024, 18:08 WIT
Polres SBT Kawal Distribusi Logistik Pemilu Dengan Longboat
Papuanewsonline.com, Seram Bagian Timur - Aparat Polres Seram Bagian Timur (SBT) melakukan pengawalan dan pengamanan logistik Pemilu seperti kotak suara, surat suara dan perlengkapan TPS lainnya, Senin (12/2/2024).Pendistribusian logistik pemilu sejak pagi hari menggunakan transportasi laut dari Kantor Kecamatan Seram Timur menuju TPS desa Akat Fadedo, Mugusinis, Ainena, Urung, Manggis Guli-guli, Kwamor Besar, dan Kwamor Kecil.Pengawalan logistik dibackup personel Polsek Geser yang dikoordinir Komandan Tim IPTU Mo Solissa, dan Pamatwil Ipda Ramli Umasugi. Diatribusi itu juga diawasi oleh PPK dan Panwas Seram Timur."Logistik Pemilu yang digeser rinciannya masing-masing 19 kotak suara untuk pemilihan DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten serta Presiden - Wakil Presiden," kata Kapolres SBT AKBP Agus Joko Nugroho.Hingga saat ini distribusi logistik Pemilu ke 7 desa di kecamatan Seram Timur tersebut berjalan aman dan lancar. (PNO-12)
13 Feb 2024, 17:52 WIT
Persiapan Polri Amankan Pemilu 2024 Jelang Pencoblosan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri telah siap mengamankan pelaksanaan jelang hari pencoblosan Pemilu 2024. Pengamanan dalam Operasi Mantap Brata 2023-2024 telah digelar agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar, aman dan damai.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, Polri telah membagi pengamanan wilayah ke seluruh wilayah Indonesia. Setiap pengamanan wilayah di seluruh Indonesia sudah ada pejabat dari kombes hingga jenderal bintang dua."Setiap tim dibagi habis untuk memonitor pelaksanaan pemilu di masing-masing provinsi. Jadi kalau memang nanti ada yang sifatnya incidentil atau mungkin ada hal-hal yang lainnya apakah Pak Kapolri mau turun atau tidak, nanti melihat perkembangan berikutnya. Nanti kita komunikasikan sekarang dan kita sampaikan kepada teman-teman," kata Sandi di Baharkam Polri, Jakarta, Senin (12/2/2024).Saat ini, kata Sandi, personel yang ditugaskan mengamankan Pemilu 2024 sudah ditempatkan. Para personel akan mengamankan setiap tahapan Pemilu hingga akhir agar berjalan aman, damai dan kondusif."Tapi sekali lagi, polisi tidak bisa sendiri mohon bantuannya, mohon dukungannya, dan mohon doanya agar semuanya aman," katanya.Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polda jajaran sudah melaksanakan apel gelar pasukan kesiapan personel dalam rangka pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS)."Perlu diketahui terkait dengan hakikat ancaman di seluruh wilayah, ada Kasatgas Operasi daerah baik itu tingkat Polda maupun tingkat Polres yang sudah memetakan tingkat kerawanan, baik kerawanan kamtibmas maupun juga kerawanan geografis atau bencana alam," katanya.Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan, jumlah personel dalam rangka pengamanan TPS yang disiapkan berjumlah 195.819. Nantinya, ratusan ribu personel ini akan bergeser pada H-1 pencoblosan. Nantinya personel akan berkoordinasi dengan para petugas TPS."Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban sehingga mendapatkan pemilu yang aman, damai, dan tentunya bermartabat. Sehingga tidak terlepas semua juga dari doa kita bersama, doa seluruh stakeholder, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, termasuk dari semua calon-calon pemimpin nasional maupun legislatif yang nantinya akan mengikuti kontestasi," katanya.Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyampaikan terkait dengan pengamanan logistik di TPS untuk pemilu turut diamankan dan pengawalan."Ini sudah sampai ke wilayah-wilayah dan juga masih berlangsung beberapa daerah yang jangkauan-jangkauannya agak sulit secara geografis ya. Ini sudah dilakukan pengawalan dan pengamanan logistik sampai dengan ke tempat-tempat TPS dan tentunya tadi dari KPU. Kami sudah koordinasikan dan seluruhnya siap dan dalam keadaan layak untuk logistik ini digunakan pada saat pemilu nanti pada tanggal 14 Februari 2024," ujarnya.Dalam kesempatan ini, Trunoyudo mengimbau pada masa tenang ini masyarakat lebih terkonsentrasi untuk melihat calon-calon pemimpin nasional yang akan dipilihnya dengan tenang dan baik."Tentunya kami juga mengimbau seluruhnya tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Sehingga pemilu seperti yang sudah disampaikan aman, damai dan tentunya bermartabat ya," ucapnya. (PNO-12)
13 Feb 2024, 17:39 WIT
Polri Minta Masyarakat Tak Sebar Informasi Hoax, Tegaskan Netral di Pemilu 2024
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam memilah informasi di media sosial. Masyarakat diminta jangan terlibat dan menyebarkan informasi hoax yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polri selalu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, edukasi dan informatif termasuk tentang maraknya berita bohong atau hoax yang lagi marak di media sosial."Pada umumnya, informasi palsu atau berita palsu di internet disebarkan ulang dengan cara copy dan paste. Setelah dicopas, konten di edit sedemikian rupa dan disisipi dengan gagasan kepentingan tujuan hoax yang tentunya tanpa menyertakan link sumber," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (11/2/2024).Dalam kesempatan ini, ia pun membantah beberapa informasi yang menyatakan Polri tidak netral dalam pemilu 2024."Polri akan netral dan itu adalah harga mati bagi Polri. Karena Polri terikat oleh peraturan perundang Undangan dan perkap," ujarnya.Saat ini, kata Trunoyudo, Polri fokus pada tanggungjawab pengamanan pemilu 2024 bersama seluruh stakeholder untuk mewujudkan pemilu 2024 yang aman, sejuk, damai dan bermartabat."Polri terus berkomitmen menciptakan pemilu 2024 berjalan aman, damai, sejuk dan bermartabat guna hingga tuntas serta terpilihnya pemimpin nasional yang baru," katanya. PNO-11
12 Feb 2024, 20:30 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru