logo-website
Selasa, 10 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Ketua Umum DPP GRANAT Apresiasi Keberhasilan Polri Ungkap dan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Polri dalam mengungkap dan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar pada Rabu 29 Oktober 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan panjang para personel di lapangan.Henry menegaskan, pengungkapan kasus narkoba tidaklah mudah karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, baik dari sisi operasi maupun taktik penyelidikan.“Untuk diketahui oleh publik, pengungkapan kasus narkoba itu mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Kalau hari ini kita melihat pemusnahan dalam jumlah besar, itu bukan hasil temuan biasa, melainkan buah dari kerja panjang pengintaian, penyamaran, bahkan kadang anggota harus menyamar seperti gelandangan dengan segala keterbatasan,” ujar Henry, Sabtu (1/11).Ia menambahkan, di balik keberhasilan tersebut terdapat tantangan besar yang dihadapi aparat, mengingat sindikat narkoba beroperasi dengan modus yang terus berubah dan sistem yang sangat rapi.“Yang dihadapi Polri ini adalah sindikat yang sistematis, konsepsional, dan selalu mengubah modus. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri. Bahkan, saya mengusulkan agar para anggota yang berprestasi di lapangan diberikan penghargaan, misalnya berupa kesempatan pendidikan atau pelatihan khusus,” imbuhnya.Lebih lanjut, Henry menegaskan komitmen GRANAT untuk terus mendukung langkah Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.“GRANAT sejak awal berdirinya 26 tahun lalu selalu bermitra dengan Polri dan BNN. Kami akan terus memberikan dukungan penuh dan semangat kepada seluruh jajaran yang berjuang di garis depan,” tegasnya.Ia menutup pernyataannya dengan pesan agar seluruh pihak tetap konsisten dalam pengabdian terhadap bangsa melalui pemberantasan narkoba.“DPP GRANAT memberikan dukungan tinggi dan dorongan semangat bagi Polri untuk terus memberantas masuk dan peredaran gelap narkoba sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa tanpa batas,” pungkas Henry Yosodiningrat. PNO-12 04 Nov 2025, 07:55 WIT
Tim Pembina Samsat Papua Raya Gandeng Gubernur Fakhiri Genjot PAD Lewat PKB Papuanewsonline.com, Jayapura — Dalam upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan mendorong kepatuhan wajib pajak kendaraan, Tim Pembina Samsat Papua Raya yang terdiri dari PT Jasa Raharja Cabang Papua, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua, menggelar pertemuan strategis dengan Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, pada Senin (3/11/2025). Pertemuan yang berlangsung di Jayapura ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi kendaraan bermotor. Kepala PT Jasa Raharja Cabang Papua, Hermanus Haurissa, menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu kunci untuk memperkuat kemandirian fiskal pemerintah daerah. “Kami menyampaikan kepada Bapak Gubernur sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB. Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bukan hanya soal pendapatan, tapi juga tentang tanggung jawab bersama membangun Papua,” ujar Hermanus. Menurutnya, keberadaan Tim Pembina Samsat Papua Raya memiliki peran vital dalam mengintegrasikan pelayanan antara kepolisian, Jasa Raharja, dan Bapenda. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat menghadirkan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran pajak di tingkat akar rumput. Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol Tri Yulianto, menuturkan bahwa pihaknya bersama Tim Pembina Samsat mengedepankan pendekatan humanis dalam mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan. “Kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendekatan persuasif. Kami ingin masyarakat memahami bahwa memiliki kendaraan adalah hak, namun membayar pajak adalah kewajiban,” jelasnya. Tri juga menambahkan bahwa seluruh dana pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas publik lain yang manfaatnya dapat langsung dirasakan. “Kami terus mengingatkan bahwa membayar pajak adalah bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan Papua. Setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali kepada masyarakat,” tegas Tri. Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Ia menegaskan dukungannya terhadap seluruh langkah strategis yang diusulkan Tim Pembina Samsat Papua Raya untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak. “Pemerintah daerah tentu mendukung penuh langkah-langkah sinergis seperti ini. Peningkatan PAD dari sektor PKB akan membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujar Fakhiri dalam pertemuan tersebut. Menurut Gubernur, kerja sama lintas lembaga menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun tata kelola pajak daerah yang transparan dan berkeadilan. Ia berharap kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan dapat terus tumbuh melalui sosialisasi dan pelayanan yang lebih baik. Selain penguatan koordinasi, Tim Pembina Samsat Papua Raya juga tengah menyiapkan langkah-langkah lanjutan, seperti digitalisasi layanan Samsat dan program jemput bola untuk menjangkau wajib pajak di daerah terpencil. Inovasi ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembayaran pajak dan mempercepat proses administrasi kendaraan bermotor di Papua. “Kami ingin mempermudah, bukan mempersulit. Lewat inovasi dan kolaborasi, masyarakat bisa membayar pajak dengan lebih mudah dan cepat,” kata Hermanus. Penulis: Jid Editor: GF 03 Nov 2025, 22:52 WIT
Tiga Nama Terbaik Hasil Seleksi JPT Pratama Pemkab Mimika Resmi Diumumkan Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama secara resmi mengumumkan hasil seleksi terbuka bagi sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah. Pengumuman ini disampaikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mimika pada Senin (3/11/2025), dan dituangkan dalam Surat Panitia Seleksi Nomor: 005/PANSEL-SELTER/MMK/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Pansel, Silwanus Adrian Soemoele. Penetapan ini juga merujuk pada Surat Rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24412/R-AK.02.03/SD/F/2025 tertanggal 29 Oktober 2025 tentang hasil dan validasi seleksi terbuka JPT Pratama di Kabupaten Mimika. Dalam proses yang berlangsung transparan dan profesional, setiap peserta melewati serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, hingga wawancara akhir. Dari hasil tersebut, panitia menetapkan tiga nama terbaik untuk setiap posisi jabatan yang dibuka. Untuk jabatan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, tiga nama yang masuk daftar terbaik adalah Alberthin Timang, Daniel Orun, dan Yohanis Michael Yanwarin. Kemudian, pada jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, terpilih tiga besar yaitu Hendrikus Hayon, Petronella Adelce Uamang, dan Yan Selamat Purba. Sementara itu, untuk posisi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), tiga nama yang berhasil menempati urutan terbaik adalah Fransiska Paulina Peni Lein, Marselino Mameyao, dan Sriyanti Ramping. “Seluruh proses seleksi telah dilakukan dengan prinsip profesionalisme, transparansi, dan objektivitas. Kami memastikan semua tahapan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Ketua Pansel, Silwanus Adrian Soemoele, dalam keterangannya. Dengan diumumkannya hasil tiga besar tersebut, tahap berikutnya kini berada di tangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Kabupaten Mimika, yang akan menentukan satu nama untuk mengisi masing-masing posisi berdasarkan rekomendasi hasil seleksi dan kebutuhan organisasi perangkat daerah. Keputusan akhir ini diharapkan segera diumumkan dalam waktu dekat agar proses pengisian jabatan dapat berjalan sesuai jadwal dan roda pemerintahan terus bergerak efektif. “Hasil seleksi ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mendukung visi-misi Pemkab Mimika,” tambah Silwanus. Langkah Pemkab Mimika dalam melaksanakan seleksi terbuka ini mendapat apresiasi karena menunjukkan komitmen terhadap penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi daerah. Seleksi ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap prinsip “The Right Man on The Right Place”, yakni menempatkan pejabat sesuai kompetensi, integritas, dan pengalaman kerja. Selain untuk mengisi jabatan strategis, seleksi ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi aparatur pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik, transparansi, dan peningkatan kinerja. BKPSDM Mimika menegaskan bahwa daftar lengkap peserta yang lolos seleksi tiga besar dapat dipantau melalui akun resmi media sosial Pemkab Mimika dan BKPSDM Mimika, agar masyarakat dapat turut mengikuti perkembangan proses seleksi secara terbuka. “Kami membuka ruang publikasi seluas-luasnya agar masyarakat dapat melihat proses ini berjalan jujur dan terbuka. Ini bagian dari reformasi birokrasi yang sedang kami jalankan,” tutup Ketua Pansel. Penulis: Jid Editor: GF   03 Nov 2025, 22:49 WIT
Wagub Papua Tegaskan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat untuk Mewujudkan Papua Produktif Papuanewsonline.com, Jayapura — Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jayapura, Senin (03/11/2025). Dalam sambutannya, Wagub Aryoko menuturkan bahwa koperasi merupakan salah satu instrumen penting untuk mewujudkan misi Papua Produktif, yakni mendorong produktivitas masyarakat melalui inovasi kewirausahaan serta pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. “Koperasi adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan ekonomi rakyat. Melalui koperasi, masyarakat di desa dan kelurahan dapat berdaya, mengelola potensi lokal, serta mengembangkan usaha yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Wagub Aryoko Rumaropen. Wagub menjelaskan bahwa semangat berkoperasi selaras dengan upaya pemerintah dalam menciptakan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. Melalui sistem koperasi yang sehat dan terkelola dengan baik, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku utama dalam kegiatan ekonomi lokal. Ia juga menilai bahwa Koperasi Merah Putih telah menjadi model nyata pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat yang patut ditiru oleh daerah lain. Dengan pendekatan yang menekankan gotong royong, transparansi, dan inovasi, koperasi mampu menjadi wadah produktif yang memperkuat fondasi ekonomi rakyat. “Inilah bentuk nyata dari upaya menjadikan masyarakat Papua lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing. Koperasi harus menjadi bagian dari solusi ekonomi, bukan hanya simbol kebersamaan,” ungkapnya dengan penuh semangat. Selain meningkatkan kesejahteraan, Aryoko juga menyoroti bahwa kegiatan pelatihan ini turut mendukung misi Papua Cerdas, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, peningkatan kompetensi pendamping koperasi merupakan langkah penting dalam memastikan para pengelola koperasi memiliki kemampuan manajerial, keuangan, dan digitalisasi yang baik. Dengan demikian, koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu menghadapi tantangan ekonomi modern. “Pendamping koperasi harus menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru bagi masyarakat. Mereka bukan hanya pembimbing teknis, tetapi juga inspirator dan motivator bagi para pelaku usaha lokal,” tambah Wagub Aryoko. Dalam kesempatan yang sama, Wagub juga mendorong agar koperasi-koperasi di Papua mulai bertransformasi ke arah digitalisasi layanan guna mempermudah akses permodalan dan pemasaran produk anggota. Ia menilai, di era perkembangan teknologi saat ini, koperasi perlu mengadopsi sistem yang lebih transparan, efisien, dan berbasis data agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Pemerintah Provinsi Papua, kata Aryoko, akan terus memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem koperasi di seluruh wilayah Papua. Menutup sambutannya, Wagub Aryoko mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat yang tangguh, modern, dan berdaya saing. “Mari kita jadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa mewujudkan Papua yang maju, mandiri, dan harmonis,” tegasnya. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para pendamping koperasi dari berbagai kabupaten dan kota di Papua. Selain sesi pelatihan teknis, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan berbagi pengalaman tentang praktik terbaik pengelolaan koperasi di tingkat lokal. Penulis: Jid Editor: GF 03 Nov 2025, 22:39 WIT
Gubernur Papua Tekankan Bank Papua Perkuat Peran Strategis dalam Mendorong UMKM dan Perekonomian Papuanewsonline.com, Jayapura — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan silaturahmi jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Bank Papua ke Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, di Kantor Gubernur Papua, Senin (03/11/2025). Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari agenda rutin pelaporan kinerja dan kondisi terkini Bank Papua kepada Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) dan Pemegang Saham Mayoritas, sekaligus sebagai upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan milik daerah itu. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mathius Fakhiri memberikan sejumlah arahan strategis, khususnya terkait peran penting Bank Papua dalam memperkuat perekonomian masyarakat Papua melalui dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Tadi arahan beliau lebih kepada keberpihakan kita sebagai Bank Daerah terhadap para pelaku UMKM. Bank Papua diharapkan hadir lebih kuat di tengah masyarakat, menjadi mitra pembangunan ekonomi rakyat, dan tidak hanya fokus pada sektor korporasi,” ujar Direktur Operasional Bank Papua, Isak S. Wopari, usai pertemuan. Dalam laporannya, pihak manajemen Bank Papua menyampaikan kesiapannya untuk terus memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan, pemberian akses permodalan, serta pendampingan manajerial kepada pelaku usaha kecil di berbagai wilayah Papua. Wopari menjelaskan, hingga saat ini Bank Papua telah membina lebih dari seribu pelaku UMKM yang tersebar di Kota Jayapura, Abepura, Sentani, hingga daerah-daerah lain tempat cabang Bank Papua beroperasi. “UMKM binaan Bank Papua ini tidak hanya menjadi nasabah, tetapi juga kami dampingi dalam hal manajemen usaha, akses pembiayaan, dan promosi produk. Hasilnya bisa dilihat di sentra usaha seperti kawasan depan GOR Waringin, Imbi, dan Mama-Mama Papua,” jelasnya. Selain itu, Bank Papua juga aktif mendukung berbagai kegiatan pameran dan pelatihan kewirausahaan lokal guna memperluas jangkauan pasar produk-produk UMKM Papua ke tingkat nasional. Menyikapi perubahan wilayah administrasi yang kini terbagi menjadi enam provinsi di Tanah Papua, Wopari menegaskan bahwa Bank Papua tetap beroperasi di bawah kendali Gubernur Papua selaku pemegang saham utama. “Meski kini terdapat enam provinsi baru, secara struktur dan keputusan strategis, Bank Papua masih berada di bawah kendali Pemerintah Provinsi Papua. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh daerah agar pelayanan dan dukungan pembiayaan tetap berjalan optimal,” tegasnya. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan peran Bank Papua sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya berfungsi komersial, tetapi juga sosial — yakni mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Papua. Gubernur Mathius Fakhiri dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas antara pemerintah daerah dan Bank Papua dalam menjawab tantangan ekonomi daerah. Menurutnya, dengan potensi sumber daya alam dan manusia yang besar, Papua memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi daerah dengan struktur ekonomi yang mandiri dan inklusif. “Bank Papua memiliki tanggung jawab moral dan ekonomi untuk menjadi motor penggerak kemajuan daerah. Dukungan terhadap UMKM bukan hanya soal kredit, tapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan lokal,” ujarnya. Pertemuan ini ditutup dengan penegasan komitmen kedua belah pihak untuk terus memperkuat sinergi, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan, digitalisasi layanan perbankan, serta memperkuat inklusi keuangan di wilayah-wilayah terpencil. Penulis: Jid Editor: GF 03 Nov 2025, 22:36 WIT
BI Papua dan Pemprov Papua Bersinergi Gelar GNPIP: Upaya Konkret Kendalikan Inflasi Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua akan melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) pada 13 November 2025 di Kantor Gubernur Papua, Jayapura. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global dan nasional. Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Faturachman, menyampaikan bahwa pelaksanaan GNPIP merupakan bagian dari komitmen bersama seluruh pemangku kebijakan di Papua dalam menekan laju inflasi pangan yang kerap dipengaruhi faktor cuaca, transportasi, serta keterbatasan distribusi antar wilayah. “GNPIP akan menjadi kegiatan terpadu dengan berbagai program yang menyentuh langsung sektor riil, terutama pertanian dan akses pangan masyarakat. Dengan tema ‘Jaga Pangan, Jaga Papua’, kami ingin mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Faturachman, Senin (3/11/2025). Dalam pelaksanaannya, GNPIP Papua akan menghadirkan berbagai kegiatan utama, di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas pasokan pangan antara Papua dan Papua Pegunungan, Penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian (Sarpras) bagi kelompok tani lokal, Business Matching pembiayaan sektor pertanian, yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan untuk membuka akses modal dan Talkshow dan pameran UMKM pangan, sebagai sarana edukasi dan promosi produk unggulan lokal. Faturachman menegaskan bahwa salah satu agenda penting GNPIP adalah penandatanganan kerja sama business-to-business (B2B) antara pelaku usaha dari Papua dan Papua Pegunungan. “Kerja sama ini diharapkan dapat menjamin kelancaran pasokan bahan pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi antarwilayah,” tambahnya. Sementara itu, Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BI Papua yang terus mendorong sinergi kebijakan pengendalian inflasi di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, tingkat inflasi Papua masih berada dalam batas aman dan sesuai dengan sasaran nasional. “Melalui pelaksanaan GNPIP dan kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah, pemerintah berupaya meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM,” kata Gubernur Fakhiri. Ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar wilayah. “Kita ingin generasi muda Papua melihat sektor pertanian bukan hanya sebagai kegiatan tradisional, tetapi juga peluang ekonomi yang menjanjikan di masa depan,” tegasnya. Melalui GNPIP, BI Papua dan Pemprov Papua berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan adaptif, dengan memperkuat rantai pasok pangan lokal. Kolaborasi lintas sektor ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang akhir tahun. Kegiatan ini diprediksi akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, pelaku UMKM, lembaga keuangan, serta masyarakat umum. Penulis: Jid Editor: GF   03 Nov 2025, 22:32 WIT
Danlanud Yohanis Kapiyau Pimpin Serah Terima Jabatan Kadispers, Tekankan Loyalitas dan Profesionalis Papuanewsonline.com, Timika — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Cartenz Mako Lanud Yohanis Kapiyau, Timika, pada Senin (3/11/2025), ketika Komandan Lanud (Danlanud) Yohanis Kapiyau, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Personel (Kadispers). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Udara. Upacara diikuti oleh seluruh perwira, bintara, tamtama, dan pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Lanud Yohanis Kapiyau. Bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Kapten Lek Daniel, sementara Letda Adm Fachri ditunjuk sebagai Perwira Upacara. Dalam sertijab kali ini, jabatan Kepala Dinas Personel (Kadispers) resmi diserahterimakan dari Kapten Adm Azwarman, S.Sos. kepada Kapten Adm Idrus Sinring, S.Sos., yang sebelumnya telah melaksanakan berbagai tugas di lingkungan TNI AU. Dalam amanatnya, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Kapten Adm Azwarman atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme selama menjalankan tugas sebagai Kadispers Lanud Yohanis Kapiyau. “Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Semoga pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat penugasan yang baru,” ujar Danlanud YKU. Danlanud juga menyambut hangat kehadiran Kapten Adm Idrus Sinring, yang kini mengemban amanah sebagai Kadispers baru. Ia menekankan pentingnya adaptasi cepat dan koordinasi yang baik antar staf guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok Lanud. “Saya berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri, meningkatkan sinergi, serta berkontribusi optimal dalam pembinaan personel dan penguatan kinerja organisasi,” tambahnya. Serah terima jabatan ini disebut sebagai bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI AU. Regenerasi kepemimpinan, kata Danlanud, merupakan langkah penting agar setiap prajurit memiliki kesempatan untuk berkembang dan memberikan kontribusi maksimal sesuai bidangnya. Selain itu, momentum ini juga menjadi refleksi bagi seluruh anggota Lanud Yohanis Kapiyau untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan semangat profesionalisme dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan udara di wilayah Papua Tengah yang memiliki tantangan geografis cukup tinggi. Usai kegiatan pokok upacara, acara dilanjutkan dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan, penyematan tanda jabatan, serta foto bersama seluruh pejabat dan personel Lanud YKU. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah sederhana namun penuh keakraban, mencerminkan kekompakan dan solidaritas tinggi di antara prajurit TNI Angkatan Udara di Timika. Penulis: Jid Editor: GF   03 Nov 2025, 22:27 WIT
Razia Gabungan di Pelabuhan Pomako, Petugas Gagalkan Upaya Penyelundupan Ratusan Liter Sopi Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana di Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur, mendadak ramai pada Senin (3/11/2025) pagi ketika petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol-PP, dan instansi terkait melakukan razia mendadak terhadap penumpang dan barang bawaan kapal KM Tatamailau yang baru bersandar dari Kabupaten Tual, Kepulauan Maluku Tenggara. Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Fits G. Nanlohy, itu berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras lokal jenis sopi sebanyak 157,5 liter. Minuman beralkohol tradisional tersebut ditemukan dalam beberapa jeriken besar yang disembunyikan di antara barang bawaan penumpang. “Razia ini merupakan langkah pencegahan. Kami ingin memastikan tidak ada barang berbahaya maupun miras oplosan yang beredar di wilayah Mimika, apalagi menjelang perayaan hari besar keagamaan,” ujar Iptu Fits kepada wartawan usai kegiatan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah jeriken berisi sopi dengan kadar alkohol tinggi yang diperkirakan berasal dari wilayah Maluku. Barang bukti tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Polsek Kawasan KP3 Laut Pomako untuk proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Menurut Kapolsek Fits, modus penyelundupan seperti ini bukan hal baru. Banyak pelaku memanfaatkan momen kedatangan kapal dari luar daerah untuk membawa minuman keras tradisional yang dilarang beredar di Mimika. “Biasanya miras jenis sopi ini dibawa dari daerah asal dengan cara disembunyikan di barang bawaan penumpang atau di antara muatan kapal. Tapi kita sudah siaga di setiap kedatangan kapal untuk mencegah hal-hal seperti ini,” jelasnya. Razia ini bukan hanya bertujuan menegakkan hukum, tetapi juga bagian dari langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pesisir Mimika, khususnya menjelang akhir tahun dan hari-hari besar keagamaan. Kapolsek Fits menegaskan bahwa peredaran minuman keras sering menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminal dan gangguan sosial, terutama di kawasan pelabuhan dan pesisir. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan. “Kami akan terus lakukan operasi rutin, terutama setiap kapal dari luar daerah tiba. Tujuannya bukan hanya menindak, tapi juga mencegah agar masyarakat Mimika bisa hidup dalam lingkungan yang aman dan tertib,” tegasnya. Selain Polri dan TNI, razia kali ini juga melibatkan personel Satpol PP Kabupaten Mimika serta unsur Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pomako. Kolaborasi lintas instansi ini disebut menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi gabungan tersebut. Pihak pemerintah daerah pun mendukung langkah aparat keamanan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama memerangi peredaran minuman keras ilegal yang dinilai sering memicu keributan, kecelakaan, dan tindak kekerasan di tengah masyarakat. Dengan diamankannya ratusan liter sopi itu, aparat berharap efek jera dapat tercipta di kalangan pelaku penyelundupan. Razia serupa dijadwalkan akan digelar secara berkala pada setiap kedatangan kapal dari luar Papua Tengah. Penulis: Jid Editor: GF   03 Nov 2025, 22:24 WIT
Pengumuman Pejabat 12 OPD Mimika Tertunda, Pj Sekda Pastikan Tunggu Kepulangan Bupati Papuanewsonline.com, Timika – Harapan masyarakat Mimika untuk segera mengetahui nama-nama pejabat yang akan mengisi 12 posisi strategis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih harus bersabar. Pengumuman resmi yang semula dijadwalkan pada Senin (3/11/2025) terpaksa ditunda karena Bupati Mimika, Johannes Rettob, masih berada di luar daerah. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, mengonfirmasi bahwa pengumuman akan dilakukan setelah Bupati kembali ke Timika dalam waktu dekat. “Memang rencana awal tanggal 3 hari ini beliau umumkan. Tapi karena Bapak Bupati tidak berada di tempat, maka kita tunggu kepulangan beliau. Setelah kembali, barulah pengumuman dilakukan secara resmi,” ujar Abraham saat diwawancarai awak media di Timika, Senin (3/11/2025). Penundaan ini sempat menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat dan pegawai ASN, namun Pj Sekda menegaskan bahwa tidak ada kendala administratif yang menghambat proses tersebut. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi, rotasi, dan mutasi pejabat telah berjalan sesuai aturan dan mendapat rekomendasi resmi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Seluruh proses sudah kita jalankan dengan mengikuti ketentuan. Rekomendasi dari KASN pun sudah diterima. Jadi, tinggal dibacakan saja oleh Pak Bupati,” jelas Abraham. Ia juga memastikan bahwa transparansi dan profesionalitas tetap menjadi prinsip utama dalam proses pengisian jabatan ini, mengingat posisi yang akan diisi merupakan jabatan penting dan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika. Lebih lanjut, Abraham menyebutkan bahwa pelantikan pejabat baru akan segera dilakukan tidak lama setelah pengumuman resmi dilakukan. Ia memperkirakan pelantikan akan digelar dalam kurun waktu satu minggu, mengingat sebagian jabatan yang kosong perlu segera diisi agar pelayanan publik tidak terganggu. “Kalau sudah diumumkan, pelantikan tidak lama lagi. Mungkin satu minggu setelah itu langsung dilakukan, karena jabatan-jabatan tersebut otomatis kosong setelah pejabat lama digeser,” ujarnya. Pj Sekda juga mengimbau seluruh ASN agar tetap tenang dan menunggu proses berjalan sebagaimana mestinya. Ia menegaskan bahwa Bupati tidak akan melantik pejabat di luar rekomendasi KASN, sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan sesuai regulasi nasional. “Tidak mungkin Pak Bupati lantik pejabat di luar dari rekomendasi Komisi ASN. Semua dilakukan sesuai aturan. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegas Abraham. Selain menyinggung soal penundaan pengumuman pejabat, Abraham juga menekankan bahwa rotasi jabatan bukan semata urusan administratif, melainkan upaya penyegaran struktur organisasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Ia berharap pejabat baru nantinya mampu memberikan inovasi serta memperkuat sinergi antar-OPD dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah. “Rotasi dan mutasi adalah hal biasa dalam birokrasi. Tujuannya untuk memperkuat organisasi dan memberi ruang bagi pejabat yang punya kinerja baik agar bisa berkontribusi lebih besar,” tambahnya. Dengan begitu, proses seleksi dan pelantikan pejabat ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Mimika. Penulis: Bim Editor: GF  03 Nov 2025, 22:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT