Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Ketua Umum DPP GRANAT Apresiasi Keberhasilan Polri Ungkap dan Musnahkan Barang Bukti Narkoba
Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Polri dalam mengungkap dan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar pada Rabu 29 Oktober 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan panjang para personel di lapangan.Henry menegaskan, pengungkapan kasus narkoba tidaklah mudah karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, baik dari sisi operasi maupun taktik penyelidikan.“Untuk diketahui oleh publik, pengungkapan kasus narkoba itu mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Kalau hari ini kita melihat pemusnahan dalam jumlah besar, itu bukan hasil temuan biasa, melainkan buah dari kerja panjang pengintaian, penyamaran, bahkan kadang anggota harus menyamar seperti gelandangan dengan segala keterbatasan,” ujar Henry, Sabtu (1/11).Ia menambahkan, di balik keberhasilan tersebut terdapat tantangan besar yang dihadapi aparat, mengingat sindikat narkoba beroperasi dengan modus yang terus berubah dan sistem yang sangat rapi.“Yang dihadapi Polri ini adalah sindikat yang sistematis, konsepsional, dan selalu mengubah modus. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri. Bahkan, saya mengusulkan agar para anggota yang berprestasi di lapangan diberikan penghargaan, misalnya berupa kesempatan pendidikan atau pelatihan khusus,” imbuhnya.Lebih lanjut, Henry menegaskan komitmen GRANAT untuk terus mendukung langkah Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.“GRANAT sejak awal berdirinya 26 tahun lalu selalu bermitra dengan Polri dan BNN. Kami akan terus memberikan dukungan penuh dan semangat kepada seluruh jajaran yang berjuang di garis depan,” tegasnya.Ia menutup pernyataannya dengan pesan agar seluruh pihak tetap konsisten dalam pengabdian terhadap bangsa melalui pemberantasan narkoba.“DPP GRANAT memberikan dukungan tinggi dan dorongan semangat bagi Polri untuk terus memberantas masuk dan peredaran gelap narkoba sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa tanpa batas,” pungkas Henry Yosodiningrat. PNO-12
04 Nov 2025, 07:55 WIT
Tim Pembina Samsat Papua Raya Gandeng Gubernur Fakhiri Genjot PAD Lewat PKB
Papuanewsonline.com, Jayapura — Dalam
upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan mendorong kepatuhan wajib
pajak kendaraan, Tim Pembina Samsat Papua Raya yang terdiri dari PT Jasa
Raharja Cabang Papua, Direktorat Lalu Lintas Polda Papua, dan Badan Pendapatan
Daerah (Bapenda) Provinsi Papua, menggelar pertemuan strategis dengan Gubernur
Papua, Mathius Fakhiri, pada Senin (3/11/2025). Pertemuan yang berlangsung di
Jayapura ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas
instansi dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, khususnya di bidang
administrasi kendaraan bermotor. Kepala PT Jasa Raharja Cabang
Papua, Hermanus Haurissa, menegaskan bahwa optimalisasi pendapatan daerah dari
sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu kunci untuk
memperkuat kemandirian fiskal pemerintah daerah. “Kami menyampaikan kepada Bapak
Gubernur sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat
dalam membayar PKB. Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bukan hanya soal
pendapatan, tapi juga tentang tanggung jawab bersama membangun Papua,” ujar
Hermanus. Menurutnya, keberadaan Tim
Pembina Samsat Papua Raya memiliki peran vital dalam mengintegrasikan pelayanan
antara kepolisian, Jasa Raharja, dan Bapenda. Langkah kolaboratif ini
diharapkan dapat menghadirkan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran
pajak di tingkat akar rumput. Sementara itu, Direktur Lalu
Lintas Polda Papua, Kombes Pol Tri Yulianto, menuturkan bahwa pihaknya bersama
Tim Pembina Samsat mengedepankan pendekatan humanis dalam mengajak masyarakat
untuk taat membayar pajak kendaraan. “Kami tidak hanya melakukan
penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendekatan persuasif. Kami ingin
masyarakat memahami bahwa memiliki kendaraan adalah hak, namun membayar pajak
adalah kewajiban,” jelasnya. Tri juga menambahkan bahwa
seluruh dana pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat akan kembali
dalam bentuk pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan, jembatan, dan
fasilitas publik lain yang manfaatnya dapat langsung dirasakan. “Kami terus mengingatkan bahwa
membayar pajak adalah bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan Papua.
Setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali kepada masyarakat,” tegas Tri. Gubernur Papua, Mathius Fakhiri,
menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Ia menegaskan dukungannya terhadap
seluruh langkah strategis yang diusulkan Tim Pembina Samsat Papua Raya untuk
meningkatkan kesadaran wajib pajak. “Pemerintah daerah tentu
mendukung penuh langkah-langkah sinergis seperti ini. Peningkatan PAD dari
sektor PKB akan membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Papua,” ujar Fakhiri dalam pertemuan tersebut. Menurut Gubernur, kerja sama
lintas lembaga menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun tata
kelola pajak daerah yang transparan dan berkeadilan. Ia berharap kesadaran
masyarakat untuk membayar pajak kendaraan dapat terus tumbuh melalui sosialisasi
dan pelayanan yang lebih baik. Selain penguatan koordinasi, Tim
Pembina Samsat Papua Raya juga tengah menyiapkan langkah-langkah lanjutan,
seperti digitalisasi layanan Samsat dan program jemput bola untuk menjangkau
wajib pajak di daerah terpencil.
Inovasi ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan
pembayaran pajak dan mempercepat proses administrasi kendaraan bermotor di
Papua. “Kami ingin mempermudah, bukan
mempersulit. Lewat inovasi dan kolaborasi, masyarakat bisa membayar pajak
dengan lebih mudah dan cepat,” kata Hermanus. Penulis: Jid
Editor: GF
03 Nov 2025, 22:52 WIT
Tiga Nama Terbaik Hasil Seleksi JPT Pratama Pemkab Mimika Resmi Diumumkan
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan
Tinggi (JPT) Pratama secara resmi mengumumkan hasil seleksi terbuka bagi
sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah. Pengumuman ini
disampaikan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
(BKPSDM) Mimika pada Senin (3/11/2025), dan dituangkan dalam Surat Panitia
Seleksi Nomor: 005/PANSEL-SELTER/MMK/2025 yang ditandatangani oleh Ketua
Pansel, Silwanus Adrian Soemoele. Penetapan ini juga merujuk pada Surat
Rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24412/R-AK.02.03/SD/F/2025
tertanggal 29 Oktober 2025 tentang hasil dan validasi seleksi terbuka JPT
Pratama di Kabupaten Mimika. Dalam proses yang berlangsung
transparan dan profesional, setiap peserta melewati serangkaian tahapan seleksi
ketat, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, hingga wawancara akhir.
Dari hasil tersebut, panitia menetapkan tiga nama terbaik untuk setiap posisi
jabatan yang dibuka. Untuk jabatan Kepala Dinas
Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, tiga nama yang masuk daftar
terbaik adalah Alberthin Timang, Daniel Orun, dan Yohanis Michael Yanwarin. Kemudian, pada jabatan Kepala
Dinas Komunikasi dan Informatika, terpilih tiga besar yaitu Hendrikus Hayon, Petronella
Adelce Uamang, dan Yan Selamat Purba. Sementara itu, untuk posisi Kepala
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), tiga nama
yang berhasil menempati urutan terbaik adalah Fransiska Paulina Peni Lein, Marselino
Mameyao, dan Sriyanti Ramping. “Seluruh proses seleksi telah
dilakukan dengan prinsip profesionalisme, transparansi, dan objektivitas. Kami
memastikan semua tahapan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang
berlaku,” ujar Ketua Pansel, Silwanus Adrian Soemoele, dalam keterangannya. Dengan diumumkannya hasil tiga
besar tersebut, tahap berikutnya kini berada di tangan Pejabat Pembina
Kepegawaian (PPK) Kabupaten Mimika, yang akan menentukan satu nama untuk
mengisi masing-masing posisi berdasarkan rekomendasi hasil seleksi dan
kebutuhan organisasi perangkat daerah. Keputusan akhir ini diharapkan
segera diumumkan dalam waktu dekat agar proses pengisian jabatan dapat berjalan
sesuai jadwal dan roda pemerintahan terus bergerak efektif. “Hasil seleksi ini bukan akhir,
melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Siapa pun yang terpilih
nantinya diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mendukung visi-misi
Pemkab Mimika,” tambah Silwanus. Langkah Pemkab Mimika dalam
melaksanakan seleksi terbuka ini mendapat apresiasi karena menunjukkan komitmen
terhadap penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi daerah.
Seleksi ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap prinsip “The Right Man
on The Right Place”, yakni menempatkan pejabat sesuai kompetensi, integritas,
dan pengalaman kerja. Selain untuk mengisi jabatan
strategis, seleksi ini juga menjadi bagian dari upaya regenerasi aparatur
pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik, transparansi, dan
peningkatan kinerja. BKPSDM Mimika menegaskan bahwa
daftar lengkap peserta yang lolos seleksi tiga besar dapat dipantau melalui akun
resmi media sosial Pemkab Mimika dan BKPSDM Mimika, agar masyarakat dapat turut
mengikuti perkembangan proses seleksi secara terbuka. “Kami membuka ruang publikasi
seluas-luasnya agar masyarakat dapat melihat proses ini berjalan jujur dan
terbuka. Ini bagian dari reformasi birokrasi yang sedang kami jalankan,” tutup
Ketua Pansel. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:49 WIT
Wagub Papua Tegaskan Koperasi Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat untuk Mewujudkan Papua Produktif
Papuanewsonline.com, Jayapura — Wakil
Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah
Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput. Hal itu
disampaikan saat membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendampingan
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jayapura, Senin (03/11/2025). Dalam sambutannya, Wagub Aryoko
menuturkan bahwa koperasi merupakan salah satu instrumen penting untuk
mewujudkan misi Papua Produktif, yakni mendorong produktivitas masyarakat
melalui inovasi kewirausahaan serta pemanfaatan sumber daya alam secara
berkelanjutan. “Koperasi adalah wujud nyata dari
semangat kebersamaan ekonomi rakyat. Melalui koperasi, masyarakat di desa dan
kelurahan dapat berdaya, mengelola potensi lokal, serta mengembangkan usaha
yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Wagub Aryoko
Rumaropen. Wagub menjelaskan bahwa semangat
berkoperasi selaras dengan upaya pemerintah dalam menciptakan ekonomi
masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. Melalui sistem koperasi yang sehat
dan terkelola dengan baik, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga
pelaku utama dalam kegiatan ekonomi lokal. Ia juga menilai bahwa Koperasi
Merah Putih telah menjadi model nyata pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat
yang patut ditiru oleh daerah lain. Dengan pendekatan yang menekankan gotong
royong, transparansi, dan inovasi, koperasi mampu menjadi wadah produktif yang
memperkuat fondasi ekonomi rakyat. “Inilah bentuk nyata dari upaya
menjadikan masyarakat Papua lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Koperasi harus menjadi bagian dari solusi ekonomi, bukan hanya simbol
kebersamaan,” ungkapnya dengan penuh semangat. Selain meningkatkan
kesejahteraan, Aryoko juga menyoroti bahwa kegiatan pelatihan ini turut
mendukung misi Papua Cerdas, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dan
memperluas akses pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, peningkatan
kompetensi pendamping koperasi merupakan langkah penting dalam memastikan para
pengelola koperasi memiliki kemampuan manajerial, keuangan, dan digitalisasi
yang baik. Dengan demikian, koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan
mampu menghadapi tantangan ekonomi modern. “Pendamping koperasi harus
menjadi agen perubahan yang membawa semangat baru bagi masyarakat. Mereka bukan
hanya pembimbing teknis, tetapi juga inspirator dan motivator bagi para pelaku
usaha lokal,” tambah Wagub Aryoko. Dalam kesempatan yang sama, Wagub
juga mendorong agar koperasi-koperasi di Papua mulai bertransformasi ke arah
digitalisasi layanan guna mempermudah akses permodalan dan pemasaran produk
anggota.
Ia menilai, di era perkembangan teknologi saat ini, koperasi perlu mengadopsi
sistem yang lebih transparan, efisien, dan berbasis data agar tetap relevan
dengan kebutuhan masyarakat modern. Pemerintah Provinsi Papua, kata
Aryoko, akan terus memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan
kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem koperasi di seluruh
wilayah Papua. Menutup sambutannya, Wagub Aryoko
mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk menjadikan koperasi
sebagai tulang punggung ekonomi rakyat yang tangguh, modern, dan berdaya saing. “Mari kita jadikan koperasi
sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, kita bisa mewujudkan Papua yang maju, mandiri, dan
harmonis,” tegasnya. Kegiatan pelatihan ini diikuti
oleh para pendamping koperasi dari berbagai kabupaten dan kota di Papua. Selain
sesi pelatihan teknis, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan berbagi
pengalaman tentang praktik terbaik pengelolaan koperasi di tingkat lokal. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:39 WIT
Gubernur Papua Tekankan Bank Papua Perkuat Peran Strategis dalam Mendorong UMKM dan Perekonomian
Papuanewsonline.com, Jayapura — Suasana
hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan silaturahmi jajaran Direksi dan
Dewan Komisaris Bank Papua ke Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, di Kantor
Gubernur Papua, Senin (03/11/2025).
Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari agenda rutin pelaporan kinerja
dan kondisi terkini Bank Papua kepada Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali
(PSP) dan Pemegang Saham Mayoritas, sekaligus sebagai upaya mempererat sinergi
antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan milik daerah itu. Dalam kesempatan tersebut,
Gubernur Mathius Fakhiri memberikan sejumlah arahan strategis, khususnya
terkait peran penting Bank Papua dalam memperkuat perekonomian masyarakat Papua
melalui dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Tadi arahan beliau lebih kepada
keberpihakan kita sebagai Bank Daerah terhadap para pelaku UMKM. Bank Papua
diharapkan hadir lebih kuat di tengah masyarakat, menjadi mitra pembangunan
ekonomi rakyat, dan tidak hanya fokus pada sektor korporasi,” ujar Direktur
Operasional Bank Papua, Isak S. Wopari, usai pertemuan. Dalam laporannya, pihak manajemen
Bank Papua menyampaikan kesiapannya untuk terus memberdayakan UMKM sebagai
tulang punggung ekonomi daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan,
pemberian akses permodalan, serta pendampingan manajerial kepada pelaku usaha
kecil di berbagai wilayah Papua. Wopari menjelaskan, hingga saat
ini Bank Papua telah membina lebih dari seribu pelaku UMKM yang tersebar di
Kota Jayapura, Abepura, Sentani, hingga daerah-daerah lain tempat cabang Bank
Papua beroperasi. “UMKM binaan Bank Papua ini tidak
hanya menjadi nasabah, tetapi juga kami dampingi dalam hal manajemen usaha,
akses pembiayaan, dan promosi produk. Hasilnya bisa dilihat di sentra usaha
seperti kawasan depan GOR Waringin, Imbi, dan Mama-Mama Papua,” jelasnya. Selain itu, Bank Papua juga aktif
mendukung berbagai kegiatan pameran dan pelatihan kewirausahaan lokal guna
memperluas jangkauan pasar produk-produk UMKM Papua ke tingkat nasional. Menyikapi perubahan wilayah
administrasi yang kini terbagi menjadi enam provinsi di Tanah Papua, Wopari
menegaskan bahwa Bank Papua tetap beroperasi di bawah kendali Gubernur Papua
selaku pemegang saham utama. “Meski kini terdapat enam
provinsi baru, secara struktur dan keputusan strategis, Bank Papua masih berada
di bawah kendali Pemerintah Provinsi Papua. Kami akan terus memperkuat
koordinasi dengan seluruh daerah agar pelayanan dan dukungan pembiayaan tetap
berjalan optimal,” tegasnya. Langkah ini diharapkan dapat
menjaga keberlanjutan peran Bank Papua sebagai lembaga keuangan daerah yang
tidak hanya berfungsi komersial, tetapi juga sosial — yakni mendukung
pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Papua. Gubernur Mathius Fakhiri dalam
arahannya menekankan pentingnya soliditas antara pemerintah daerah dan Bank
Papua dalam menjawab tantangan ekonomi daerah. Menurutnya, dengan potensi
sumber daya alam dan manusia yang besar, Papua memiliki peluang besar untuk
tumbuh menjadi daerah dengan struktur ekonomi yang mandiri dan inklusif. “Bank Papua memiliki tanggung
jawab moral dan ekonomi untuk menjadi motor penggerak kemajuan daerah. Dukungan
terhadap UMKM bukan hanya soal kredit, tapi juga membangun kepercayaan
masyarakat terhadap lembaga keuangan lokal,” ujarnya. Pertemuan ini ditutup dengan
penegasan komitmen kedua belah pihak untuk terus memperkuat sinergi, khususnya
dalam memperluas akses pembiayaan, digitalisasi layanan perbankan, serta
memperkuat inklusi keuangan di wilayah-wilayah terpencil. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:36 WIT
BI Papua dan Pemprov Papua Bersinergi Gelar GNPIP: Upaya Konkret Kendalikan Inflasi
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah
Provinsi Papua bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua akan melaksanakan Gerakan
Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) pada 13 November 2025 di Kantor
Gubernur Papua, Jayapura. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga
kestabilan harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memperkuat
ketahanan pangan masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global dan nasional. Kepala Perwakilan BI Provinsi
Papua, Faturachman, menyampaikan bahwa pelaksanaan GNPIP merupakan bagian dari
komitmen bersama seluruh pemangku kebijakan di Papua dalam menekan laju inflasi
pangan yang kerap dipengaruhi faktor cuaca, transportasi, serta keterbatasan
distribusi antar wilayah. “GNPIP akan menjadi kegiatan
terpadu dengan berbagai program yang menyentuh langsung sektor riil, terutama
pertanian dan akses pangan masyarakat. Dengan tema ‘Jaga Pangan, Jaga Papua’,
kami ingin mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan
masyarakat,” ujar Faturachman, Senin (3/11/2025). Dalam pelaksanaannya, GNPIP Papua
akan menghadirkan berbagai kegiatan utama, di antaranya Gerakan Pangan Murah
(GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga
terjangkau, Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai langkah strategis memperkuat
konektivitas pasokan pangan antara Papua dan Papua Pegunungan, Penyerahan
bantuan sarana dan prasarana pertanian (Sarpras) bagi kelompok tani lokal, Business
Matching pembiayaan sektor pertanian, yang mempertemukan pelaku usaha dengan
lembaga keuangan untuk membuka akses modal dan Talkshow dan pameran UMKM pangan,
sebagai sarana edukasi dan promosi produk unggulan lokal. Faturachman menegaskan bahwa
salah satu agenda penting GNPIP adalah penandatanganan kerja sama business-to-business
(B2B) antara pelaku usaha dari Papua dan Papua Pegunungan. “Kerja sama ini diharapkan dapat
menjamin kelancaran pasokan bahan pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi
antarwilayah,” tambahnya. Sementara itu, Gubernur Papua,
Mathius Fakhiri, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BI Papua yang terus
mendorong sinergi kebijakan pengendalian inflasi di tingkat daerah. Ia
menegaskan bahwa hingga saat ini, tingkat inflasi Papua masih berada dalam
batas aman dan sesuai dengan sasaran nasional. “Melalui pelaksanaan GNPIP dan
kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah, pemerintah berupaya meringankan beban
masyarakat, menjaga daya beli, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan
pelaku UMKM,” kata Gubernur Fakhiri. Ia juga menambahkan bahwa sektor
pertanian memiliki potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya
dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi ketergantungan pasokan
dari luar wilayah. “Kita ingin generasi muda Papua
melihat sektor pertanian bukan hanya sebagai kegiatan tradisional, tetapi juga
peluang ekonomi yang menjanjikan di masa depan,” tegasnya. Melalui GNPIP, BI Papua dan
Pemprov Papua berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan
adaptif, dengan memperkuat rantai pasok pangan lokal. Kolaborasi lintas sektor
ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam menjaga kestabilan harga bahan
pokok menjelang akhir tahun. Kegiatan ini diprediksi akan
melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, pelaku UMKM,
lembaga keuangan, serta masyarakat umum. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:32 WIT
Danlanud Yohanis Kapiyau Pimpin Serah Terima Jabatan Kadispers, Tekankan Loyalitas dan Profesionalis
Papuanewsonline.com, Timika — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Cartenz Mako Lanud Yohanis Kapiyau,
Timika, pada Senin (3/11/2025), ketika Komandan Lanud (Danlanud) Yohanis
Kapiyau, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, memimpin Upacara Serah Terima
Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Personel (Kadispers). Kegiatan ini merupakan
bagian dari proses rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan
Udara. Upacara diikuti oleh seluruh
perwira, bintara, tamtama, dan pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Lanud
Yohanis Kapiyau. Bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Kapten Lek Daniel,
sementara Letda Adm Fachri ditunjuk sebagai Perwira Upacara. Dalam sertijab kali ini, jabatan Kepala
Dinas Personel (Kadispers) resmi diserahterimakan dari Kapten Adm Azwarman,
S.Sos. kepada Kapten Adm Idrus Sinring, S.Sos., yang sebelumnya telah
melaksanakan berbagai tugas di lingkungan TNI AU. Dalam amanatnya, Kolonel Pnb Asri
Efendi Rangkuti menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Kapten Adm
Azwarman atas dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme selama menjalankan tugas
sebagai Kadispers Lanud Yohanis Kapiyau. “Saya ucapkan terima kasih atas
pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Semoga pengalaman
yang diperoleh menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat
penugasan yang baru,” ujar Danlanud YKU. Danlanud juga menyambut hangat
kehadiran Kapten Adm Idrus Sinring, yang kini mengemban amanah sebagai
Kadispers baru. Ia menekankan pentingnya adaptasi cepat dan koordinasi yang
baik antar staf guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok Lanud. “Saya berharap pejabat baru dapat
segera menyesuaikan diri, meningkatkan sinergi, serta berkontribusi optimal
dalam pembinaan personel dan penguatan kinerja organisasi,” tambahnya. Serah terima jabatan ini disebut
sebagai bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran organisasi di
lingkungan TNI AU. Regenerasi kepemimpinan, kata Danlanud, merupakan langkah
penting agar setiap prajurit memiliki kesempatan untuk berkembang dan
memberikan kontribusi maksimal sesuai bidangnya. Selain itu, momentum ini juga
menjadi refleksi bagi seluruh anggota Lanud Yohanis Kapiyau untuk terus
meningkatkan disiplin, loyalitas, dan semangat profesionalisme dalam
melaksanakan tugas-tugas pertahanan udara di wilayah Papua Tengah yang memiliki
tantangan geografis cukup tinggi. Usai kegiatan pokok upacara,
acara dilanjutkan dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan,
penyematan tanda jabatan, serta foto bersama seluruh pejabat dan personel Lanud
YKU. Acara kemudian ditutup dengan ramah
tamah sederhana namun penuh keakraban, mencerminkan kekompakan dan solidaritas
tinggi di antara prajurit TNI Angkatan Udara di Timika. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:27 WIT
Razia Gabungan di Pelabuhan Pomako, Petugas Gagalkan Upaya Penyelundupan Ratusan Liter Sopi
Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana
di Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur, mendadak ramai pada Senin
(3/11/2025) pagi ketika petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol-PP, dan
instansi terkait melakukan razia mendadak terhadap penumpang dan barang bawaan
kapal KM Tatamailau yang baru bersandar dari Kabupaten Tual, Kepulauan Maluku
Tenggara. Operasi yang dipimpin langsung
oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Fits G. Nanlohy, itu berhasil menggagalkan
upaya penyelundupan minuman keras lokal jenis sopi sebanyak 157,5 liter.
Minuman beralkohol tradisional tersebut ditemukan dalam beberapa jeriken besar
yang disembunyikan di antara barang bawaan penumpang. “Razia ini merupakan langkah
pencegahan. Kami ingin memastikan tidak ada barang berbahaya maupun miras
oplosan yang beredar di wilayah Mimika, apalagi menjelang perayaan hari besar
keagamaan,” ujar Iptu Fits kepada wartawan usai kegiatan. Dari hasil pemeriksaan, petugas
menemukan sejumlah jeriken berisi sopi dengan kadar alkohol tinggi yang
diperkirakan berasal dari wilayah Maluku. Barang bukti tersebut kemudian
diamankan dan dibawa ke Polsek Kawasan KP3 Laut Pomako untuk proses hukum dan
penyelidikan lebih lanjut. Menurut Kapolsek Fits, modus
penyelundupan seperti ini bukan hal baru. Banyak pelaku memanfaatkan momen
kedatangan kapal dari luar daerah untuk membawa minuman keras tradisional yang
dilarang beredar di Mimika. “Biasanya miras jenis sopi ini
dibawa dari daerah asal dengan cara disembunyikan di barang bawaan penumpang
atau di antara muatan kapal. Tapi kita sudah siaga di setiap kedatangan kapal
untuk mencegah hal-hal seperti ini,” jelasnya. Razia ini bukan hanya bertujuan
menegakkan hukum, tetapi juga bagian dari langkah preventif untuk menjaga
keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pesisir Mimika,
khususnya menjelang akhir tahun dan hari-hari besar keagamaan. Kapolsek Fits menegaskan bahwa
peredaran minuman keras sering menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminal
dan gangguan sosial, terutama di kawasan pelabuhan dan pesisir. Karena itu,
pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan. “Kami akan terus lakukan operasi
rutin, terutama setiap kapal dari luar daerah tiba. Tujuannya bukan hanya
menindak, tapi juga mencegah agar masyarakat Mimika bisa hidup dalam lingkungan
yang aman dan tertib,” tegasnya. Selain Polri dan TNI, razia kali
ini juga melibatkan personel Satpol PP Kabupaten Mimika serta unsur Kantor
Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pomako. Kolaborasi lintas instansi
ini disebut menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasi gabungan
tersebut. Pihak pemerintah daerah pun
mendukung langkah aparat keamanan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama
memerangi peredaran minuman keras ilegal yang dinilai sering memicu keributan,
kecelakaan, dan tindak kekerasan di tengah masyarakat. Dengan diamankannya ratusan liter
sopi itu, aparat berharap efek jera dapat tercipta di kalangan pelaku
penyelundupan. Razia serupa dijadwalkan akan digelar secara berkala pada setiap
kedatangan kapal dari luar Papua Tengah. Penulis: Jid Editor: GF
03 Nov 2025, 22:24 WIT
Pengumuman Pejabat 12 OPD Mimika Tertunda, Pj Sekda Pastikan Tunggu Kepulangan Bupati
Papuanewsonline.com, Timika – Harapan
masyarakat Mimika untuk segera mengetahui nama-nama pejabat yang akan mengisi 12
posisi strategis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih harus bersabar.
Pengumuman resmi yang semula dijadwalkan pada Senin (3/11/2025) terpaksa ditunda
karena Bupati Mimika, Johannes Rettob, masih berada di luar daerah. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj
Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, mengonfirmasi bahwa pengumuman akan
dilakukan setelah Bupati kembali ke Timika dalam waktu dekat. “Memang rencana awal tanggal 3
hari ini beliau umumkan. Tapi karena Bapak Bupati tidak berada di tempat, maka
kita tunggu kepulangan beliau. Setelah kembali, barulah pengumuman dilakukan
secara resmi,” ujar Abraham saat diwawancarai awak media di Timika, Senin
(3/11/2025). Penundaan ini sempat menimbulkan
berbagai spekulasi di kalangan masyarakat dan pegawai ASN, namun Pj Sekda
menegaskan bahwa tidak ada kendala administratif yang menghambat proses
tersebut. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi, rotasi, dan mutasi pejabat telah
berjalan sesuai aturan dan mendapat rekomendasi resmi dari Komisi Aparatur
Sipil Negara (KASN). “Seluruh proses sudah kita
jalankan dengan mengikuti ketentuan. Rekomendasi dari KASN pun sudah diterima.
Jadi, tinggal dibacakan saja oleh Pak Bupati,” jelas Abraham. Ia juga memastikan bahwa transparansi
dan profesionalitas tetap menjadi prinsip utama dalam proses pengisian jabatan
ini, mengingat posisi yang akan diisi merupakan jabatan penting dan strategis
di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika. Lebih lanjut, Abraham menyebutkan
bahwa pelantikan pejabat baru akan segera dilakukan tidak lama setelah
pengumuman resmi dilakukan. Ia memperkirakan pelantikan akan digelar dalam
kurun waktu satu minggu, mengingat sebagian jabatan yang kosong perlu segera
diisi agar pelayanan publik tidak terganggu. “Kalau sudah diumumkan,
pelantikan tidak lama lagi. Mungkin satu minggu setelah itu langsung dilakukan,
karena jabatan-jabatan tersebut otomatis kosong setelah pejabat lama digeser,”
ujarnya. Pj Sekda juga mengimbau seluruh
ASN agar tetap tenang dan menunggu proses berjalan sebagaimana mestinya. Ia
menegaskan bahwa Bupati tidak akan melantik pejabat di luar rekomendasi KASN,
sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan
sesuai regulasi nasional. “Tidak mungkin Pak Bupati lantik
pejabat di luar dari rekomendasi Komisi ASN. Semua dilakukan sesuai aturan.
Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” tegas Abraham. Selain menyinggung soal penundaan
pengumuman pejabat, Abraham juga menekankan bahwa rotasi jabatan bukan semata
urusan administratif, melainkan upaya penyegaran struktur organisasi untuk
meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Ia berharap pejabat baru nantinya
mampu memberikan inovasi serta memperkuat sinergi antar-OPD dalam mendukung
program prioritas pemerintah daerah. “Rotasi dan mutasi adalah hal
biasa dalam birokrasi. Tujuannya untuk memperkuat organisasi dan memberi ruang
bagi pejabat yang punya kinerja baik agar bisa berkontribusi lebih besar,”
tambahnya. Dengan begitu, proses seleksi dan
pelantikan pejabat ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat tata kelola
pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Mimika. Penulis: Bim Editor: GF
03 Nov 2025, 22:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru