logo-website
Sabtu, 18 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Komisi I DPR RI Minta Evaluasi Menyeluruh Pola Pengamanan Papua Pasca Insiden Penembakan Pilot Papuanewaonline.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendesak dilakukan evaluasi mendasar terhadap sistem pengamanan di wilayah Papua. Usulan ini disampaikan menyusul peristiwa penembakan hingga tewasnya pilot pesawat PT Associated Mission Aviation serta pembakaran pesawat di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.“Komisi I DPR akan mendorong kajian menyeluruh agar kebijakan pengamanan tidak hanya bersifat menanggapi kejadian setelah terjadi, melainkan lebih dini mencegah dan berkelanjutan,” ujar Dave saat dikonfirmasi di Jakarta.Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas tindakan kekerasan yang menyasar pelaku misi kemanusiaan dan keagamaan.Menurutnya, insiden ini membuktikan ancaman terhadap keselamatan warga sipil di Papua masih nyata dan memerlukan perhatian serius negara. Perlindungan nyawa warga sipil harus menjadi prioritas utama, di mana aparat perlu meningkatkan langkah pengamanan yang terukur sekaligus tetap berpegang pada pendekatan manusiawi dan aturan hukum yang berlaku.Peningkatan keamanan tidak sekadar menambah jumlah personel, melainkan memperkuat kerja sama antarlembaga, pemetaan risiko secara cermat, serta melibatkan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam menjaga ketertiban. “Dengan langkah yang tepat dan konsisten, kami optimis Papua bisa menjadi wilayah yang damai, aman, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.Penulis: JidEditor: OF 04 Jul 2026, 12:08 WIT
Bersama PTFI, Pemkab Mimika Siap Bangun Kembali Sekolah Waa Banti, Lokasi Masih Dibahas Papuanewaonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Divisi Hubungan Pemerintah PT Freeport Indonesia bersiap membangun kembali gedung SD dan SMP satu atap di Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura. Bangunan ini sebelumnya hangus dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata pada tahun 2018 lalu.Sekretaris Dinas Pendidikan Mimika, Petrus Cahyono Balubun, menyampaikan hal itu usai survei bersama pihak PTFI dan Kepala Distrik Tembagapura pada Jumat (3/7/2026). Namun muncul aspirasi dari tokoh masyarakat yang menolak pembangunan di lokasi lama dan mengusulkan pemindahan ke Kampung Opitawak atau Banti 2. Pemerintah Distrik dijadwalkan segera menggelar musyawarah warga untuk menentukan titik yang paling tepat.Selain gedung sekolah, pihaknya juga meninjau rumah dinas guru yang saat ini masih ditempati tenaga kesehatan. PTFI berkomitmen merenovasi dua unit bangunan tersebut agar layak digunakan pengajar. Dinas Pendidikan berencana mengirim lima orang guru, Kepala TK, dan Kepala SD lebih dulu sebelum pembangunan dimulai.Petrus juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polres Mimika khususnya Polsek Tembagapura yang selama ini memfasilitasi kegiatan belajar mengajar anak-anak di wilayah konflik, terutama bagi siswa dari Kampung Kimbeli. Dukungan tersebut menjadi penopang penting agar proses pendidikan tidak terhenti meski dalam kondisi sulit.Penulis: JidEditor: OF 04 Jul 2026, 11:56 WIT
Visum Tegaskan Pilot Nicholas Goselin Meninggal Akibat Luka Tembak, PT AMA: Murni Misi Kemanusiaan Papuanewaonline.com, Mimika – Satgas Operasi Damai Cartenz‑2026 memastikan pilot pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA), Kapten Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat, meninggal dunia akibat luka tembak. Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil pemeriksaan visum di RSUD Bhayangkara Polda Papua pada Jumat (3/7/2026) malam. Kasatgas Humas Kombes Pol Yusuf Sutejo menjelaskan autopsi dalam tidak diperlukan karena penyebab kematian sudah dapat dipastikan lewat pemeriksaan luar dan dukungan radiologi.Karumkit RS Bhayangkara, dr Rommy Sebastian, merinci temuan medis: terdapat luka terbuka di kepala, dahi, serta pipi kiri yang berkarakteristik luka tembak tempel. Jalur peluru masuk dari pipi kiri dan keluar di sekitar telinga kanan, memicu patah tulang rahang, tulang pipi, hingga dasar tengkorak. “Cedera berat inilah yang menyebabkan kematian terjadi secara mendadak,” ungkapnya.Menanggapi narasi yang beredar, Yusuf menegaskan PT AMA murni bergerak di bidang misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan. Hal ini diperkuat keterangan langsung dari manajemen perusahaan serta Uskup Jayapura. Selama 67 tahun beroperasi, organisasi ini rutin melayani akses transportasi bagi gereja dan masyarakat pedalaman Papua, dan baru kali ini mengalami tragedi sedemikian rupa.Satgas menegaskan penyidikan akan terus berjalan secara profesional guna mengungkap identitas seluruh pelaku, latar belakang, serta motif di balik serangan keji ini. Pihak berwenang berkomitmen memberikan kepastian hukum dan menjawab perhatian publik maupun internasional terkait peristiwa tersebut.Penulis: JidEditor: OF 04 Jul 2026, 11:45 WIT
Pecah! Penetapan Wabup Nduga di Jayapura Ricuh, Massa Hampir Bentrok Papuanewsonline.com, Jayapura – Sidang penetapan Wakil Bupati Kabupaten Nduga di Jayapura berakhir kacau. Ruang sidang yang seharusnya formal berubah menjadi arena keributan antar dua kelompok pendukung.Itan Kwijange, warga Nduga, membongkar seluruh kejadian melalui pesan suara WhatsApp kepada Papuanewsonline.com, Jumat 3 Juli 2026.Awal Mula Keributan "Ya ya selamat sore begini Pak. Wakil Bupati ini Maniap Kelnea dengan Paulus Kwijange," kata Itan membuka ceritanya. Menurutnya, keributan dipicu saat sidang membahas keputusan Wakil Bupati.Suasana Sidang Memanas "Keputusan Wakil Bupati itu mereka dua baku lawan di dalam itu tempat rapat kah, Sidang Paripurna Kak," ujarnya. Suasana yang awalnya tegang berubah menjadi saling hadap antar pendukung.Aksi Saling Tarik Kertas Keributan mulai terlihat secara fisik. "Di situ baru mereka baku tarik-tarik kertas itu sampai orang-orang bilang," ungkap Itan. Aksi itu memancing reaksi dari peserta sidang lainnya.Dua Kubu yang Berseteru Itan menyebut dua pihak yang tidak bisa menerima keputusan. "Pihak sebelah ini Paulus Urangkai ini dia tidak terima. Baru Maniap ini lagi," jelasnya. Ia menambahkan Maniap Kelnea saat itu mengenakan baju berwarna biru.Eskalasi ke Aksi Fisik Ketegangan tak berhenti di adu mulut. "Mereka baku tahan menahan," kata Itan. Situasi semakin tidak terkendali saat sidang berlangsung.Puncak Kericuhan, Kursi Diangkat Puncaknya terjadi aksi saling dorong. "Ini hari ini baru Sidang Paripurna Kakak-kak itu menetapkan itu sidang begitu baru mereka baku ribut dalam situ, baku angkat kursi sampai mereka jadikan Maniap Kelnea," bebernya.Faktor Duka Keluarga Di balik keributan ada faktor emosional. "Saya punya kakak meninggal jadi wakilnya sayang, jadi Wakil Bupati Kabupaten," ujarnya lirih. Hal itu menjadi latar belakang kekecewaan salah satu kubu.Ancaman Konflik Lebih Luas Itan paling khawatir dengan dampak lanjutan. "Lusa itu kayaknya hampir perang suku muncul begitu Pak," katanya. Ia menutup dengan imbauan: "Tidak tahu nanti ujung-ujungnya nanti Paulus Urangkai ini dia bikin masalah atau tidak. Ini yang kita tanya, waspada saja begitu Pak."Penulis: HendrikEditor: OF 04 Jul 2026, 11:34 WIT
Deadlock Musyawarah Daerah KNPI Pecah Papuanewsonline.com, Mimika – Kebuntuan Musyawarah Daerah DPD II KNPI Kabupaten Mimika Tahun 2026 resmi diputus. Peserta sepakat melanjutkan proses ke Sidang Pleno IV Pemilihan Ketua. Keputusan itu diambil Jumat malam, 3 Juli 2026 di Cafe Rest Area, Timika.Forum Darurat Digelar Pertemuan diikuti unsur OKP dan KNPI Distrik se-Kabupaten Mimika. Agendanya satu: menyelamatkan Musda yang terancam gagal karena belum tuntas.Pilih Jalur AD/ART Peserta menolak bubarkan forum. Mereka memilih berpegang pada prinsip demokrasi, persatuan, dan kepatuhan penuh terhadap AD/ART serta peraturan KNPI.Kunci di Pleno IV Titik temunya jelas: lanjut ke Sidang Pleno IV. Agenda tunggalnya adalah Pemilihan Ketua DPD II KNPI Mimika periode baru.Tanggal Penentuan Sidang dijadwalkan Minggu, 5 Juli 2026. Waktu dan tempat detail akan disampaikan ke seluruh peserta yang punya hak suara.Panggil Semua Kandidat Seluruh kandidat Ketua DPD II KNPI Mimika diundang. Peserta Musda juga wajib hadir mengikuti sidang secara terbuka, demokratis, dan tertib.Taruhan Nama Baik Tujuannya satu: melahirkan Ketua yang sah secara organisasi. Ketua dengan legitimasi penuh dan diterima seluruh elemen pemuda Mimika.Redam Suhu Politik Peserta mengimbau menahan diri. Semua pihak diminta jaga kondusivitas, kedepankan musyawarah, dan singkirkan perbedaan.Garis Merah KNPI Peserta menegaskan komitmen. Marwah organisasi harus dijaga. Seluruh tahapan Musda wajib tuntas sesuai mekanisme yang berlaku.Penulis: HendrikEditor: OF 04 Jul 2026, 11:16 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT