logo-website
Kamis, 05 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 151 Ribu Benih Lobster di Perairan Bintan Papuanewsonline.com, Riau - Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Polri bersama Kantor Wilayah Khusus Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwilsus DJBC) Kepulauan Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 151.000 benih bening lobster (BBL) di perairan Pulau Numbing, Bintan. Operasi ini merupakan bagian dari langkah tegas dalam memutus jaringan penyelundupan BBL lintas negara yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Vietnam.Berdasarkan informasi akurat dari Tim Analis Satgas BBL Dit Tipidter Bareskrim Polri, terungkap adanya rencana pengiriman BBL menggunakan kapal cepat atau "kapal hantu." Lobster-lobster tersebut sebelumnya dikemas di Jambi pada Senin, 25 November 2024, dan direncanakan untuk diselundupkan ke luar negeri melalui jalur laut.Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan melakukan patroli laut dari wilayah perairan Karimun hingga Bintan, yang sering digunakan sebagai jalur penyelundupan. Sekitar pukul 19.00 WIB, di perairan Pulau Numbing, tim mendapati sebuah kapal cepat yang membawa 28 boks styrofoam berisi BBL. Saat hendak dihentikan, kapal tersebut mencoba melarikan diri hingga terjadi tabrakan dengan kapal patroli.Empat awak kapal berhasil diamankan meski tiga di antaranya mengalami luka serius akibat benturan dan terkena baling-baling kapal. Ketiga tersangka tersebut langsung dievakuasi ke RSU Tanjung Pinang untuk perawatan medis. Sementara itu, barang bukti dan satu tersangka lainnya dibawa ke Kanwilsus DJBC Kepri.Dalam operasi ini, tim mengamankan barang bukti berupa 151.000 ekor benih lobster dengan nilai estimasi kerugian negara mencapai Rp15,1 miliar. Selain itu, turut diamankan satu unit kapal cepat bermesin 200 PK (4 mesin) dan satu unit telepon genggam.Empat tersangka yang diamankan memiliki peran berbeda:- SL: Operator mesin kapal- DK: Koordinator rute dan penunjuk arah- SY: Kapten kapal- JN: Operator mesin kapalBenih lobster yang disita telah dilepaskan kembali ke habitat aslinya di perairan Pulau Kambing, Karimun.Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa jaringan ini mengumpulkan benih lobster dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Lampung, dan Sumatera Barat. Setelah itu, benih-benih tersebut dikirim ke titik pengumpulan di Jambi, Sumatera Selatan, dan Riau. Untuk pengiriman ke luar negeri, pelaku menggunakan metode ship-to-ship transfer dari kapal nelayan ke kapal cepat berkecepatan tinggi.Satgas BBL Dit Tipidter Bareskrim Polri akan terus mengembangkan kasus ini dengan fokus pada identifikasi pemilik kapal, pengatur logistik, dan pemilik barang. Koordinasi dengan instansi terkait juga akan diperkuat untuk memaksimalkan penegakan hukum.Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., menegaskan, “Kami tidak akan berhenti menindak para pelaku penyelundupan yang merugikan negara. Operasi ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga sumber daya kelautan Indonesia. Sesuai arahan Presiden dan Kapolri, kami akan terus meningkatkan pengawasan agar sumber daya ini tidak jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.”Para tersangka dijerat Pasal 88 juncto Pasal 16 ayat (1) dan/atau Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat (1) UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah melalui UU No. 45 Tahun 2009 dan UU No. 6 Tahun 2023. Ancaman hukuman maksimal adalah 8 tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar.Dalam sebulan terakhir, Satgas Ilegal Fishing Bareskrim Polri dan DJBC berhasil menggagalkan enam upaya penyelundupan BBL di Kepulauan Riau, Lampung, dan Jambi. Total barang bukti mencapai 715.000 ekor benih lobster dengan potensi kerugian negara lebih dari Rp72 miliar.“Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberantas jaringan penyelundupan ini. Langkah ini bukan hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, tetapi juga melindungi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia,” tutup Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin. PNO-12 03 Des 2024, 19:48 WIT
Irwasum Polri Audiensi Bersama Kompolnas RI, Bahas Kerjasama Pengawasan Internal Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo melaksanakan audiensi dengan Kompolnas RI pada hari senin, 2 Desember 2024. Dalam pertemuan ini dibahas penguatan kerjasama dan penguatan personel Polri.Kedatangan Komjen Pol Dedi Prasetyo diterima pengurus Kompolnas RI periode 2024-2028 yakni ketua Harian Kompolnas RI Arief Wicaksono Sudiutomo dan empat Komisioner Kompolnas yakni Ida Oetari Poernamasasi, Gufron, Yusuf, dan Kaset Kompolnas Kombes Pol Hermansyah. Di kesempatan ini, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Kompolnas telah menjadi mitra Polri sejak lama. Irwasum Polri berharap Kompolnas terus memberi masukan ke dalam internal Polri “Kompolnas selalu menjadi mitra utama Polri dan bersinergi dalam berbagai bidang, terkait tugas pokok Polri. Kompolnas menjadi garda terdepan dalam memberikan penjelasan kepada Masyarakat. Polri sangat terbantu dengan kritik dan masukan yang diberikan Kompolnas,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo. Komjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan bahwa Polri mendukung tugas pokok dan fungsi Kompolnas dengan menyiapkan aplikasi e-candidat, Satu SDM dan Command Centre SDM Polri, menggunakan teknologi AI sehingga dapat menampilkan rekam jejak personel secara akurat. “Semua yang kita siapkan ini akan memudahkan Kompolnas melakukan pengawasan terhadap Polri dan juga mengusulkan calon Kapolri di masa depan. Karena kami mencatat rekam jejak setiap anggota Polri mulai dari penerimaan hingga pengakhiran tugas. Semua tercatat rapi di Satu SDM secara digital,” tambah Komjen Pol Dedi Prasetyo. Lebih lanjut, Komjen Pol Dedi mengatakan Itwasum Polri membuat Command Centre untuk menerima laporan dan mengelola pengaduan Masyarakat serta membuka hotline untuk percepatan penanganan aduan dari masyarakat. Kompolnas menyambut baik program-program yang dijalankan Polri. Ketua Harian Kompolnas mengatakan kewenangan yang dimiliki Polri saat ini harus dijaga dengan baik, karena setiap ada permasalahan terkait penyalahgunaan kewenangan oleh Polri akan melemahkan kewenangan Polri.“Kompolnas berkepentingan untuk memastikan profesionalisme Polri. Sudah menjadi tugas kami melakukan pengawasan fungsional terhadap kinerja Polri dan tetap menjaga marwah institusi Polri di mata masyarakat,”ujar Arief. Arief juga mengharapkan Polri agar selalu memperkuat dan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para personel Polri agar Institusi Polri semakin Presisi.Dalam pertemuan ini Komjen Pol Dedi Prasetyo juga mengundang salah satu Komisioner Kompolnas sebagai narasumber pada Rakor Anev Itwasum Polri T.A. 2025. Komjen Pol Dedi Prasetyo juga menyampaikan bahwa penerimaan anggota Polri Tahun 2025 akan Kick Off pada bulan Januari 2025. Irwasum Polri berharap Kompolnas bisa ikut mengawasi dan memberikan masukan terkait rekrutmen Polri agar Polri dapat menghasilkan calon-calon anggota Polri yang baik kedepannya;Ikut mendampingi Irwasum Polri dalam audiensi ini, Wairwasum Polri Irjen Pol. Yan Sultra, Karorenmin Itwasum Polri Brigjen Pol. M. Mustaqim, Irwil I Itwasum Polri Brigjen Pol. Agus Saripul Hidayat, Irwil II Itwasum Polri Brigjen Pol. Djoko Hari Utomo, Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol. Herukoco, Irwil IV Itwasum Polri Brigjen Pol. Rinto Djatmono, Irwil V Itwasum Polri Brigjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Karobinkar SSDM Polri, Brigjen Langgeng Purnomo, Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol Erthel Stephan, Karowatpers SSDM Polri Brigjen Pol. Budhi Herdi Susyanto, Karopsikologi SSDM Polri Brigjen Pol. Kristiyono, Karojianstra SSDM Polri Brigjen Pol. Agoes Soejadi Soepraptono, dan Kabag Renmin SSDM Polri Kombes Pol. Fajar Budiyanto. PNO-12 03 Des 2024, 19:20 WIT
Kepedulian Kapolda Papua Berikan Santunan Kepada Bripka Arif Hidayat Papuanewsonline.com, Puncak – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin memberikan santunan dan bingkisan kepada Personel Posek Ilu Polres Puncak Jaya, Bripka Arif Hidayat yang menjadi korban penganiayaan OTK, pada Senin (02/12/2024).Pemberian santunan serta bingkisan ini bertempat di Ruang Mambruk 2 Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura dan turut dihadiri oleh Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H., Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, Kompol. dr. Adhika Nur, Sp.OT., P.S. Koorspripim Polda Papua, Kompol Viky Pandu Widhapermana, S.H., S.I.K., M.H., serta Pengurus Bhayangkari Daerah Papua.Saat menjenguk, Kapolda menyampaikan rasa empati dan bangga akan pengabdian Bripka Arif Hidayat dalam masa pengamanan Pilkada November lalu.“Negara bangga memiliki prajurit seperti dirinya, semoga Tuhan selalu melindungi dan memberikan kesembuhan selalu agar bisa bergabung kembali dan mengabdi seperti sedia kala," kata Kapolda mendoakan.Adapun Kapolda Papua dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Papua memberikan santunan dan bingkisan kepada personel Polsek Ilu Polres Puncak Jaya yang menjadi korban penganiayaan oleh OTK di Rumah Sakit Bhayangkara.Selain itu Kapolda Papua dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Papua ingin memastikan secara langsung kondisi korban, mendengar keluh kesah Personel serta memberikan motivasi. PNO-12 03 Des 2024, 19:01 WIT
Sebanyak 9 Peserta Calon Tamtama Polri Melaksakan Tes Kesemaptaan Jasmani Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebanyak 9 Calon Siswa (Casis) Tamtama Polri Polda Papua mengikuti kegiatan uji kesamaptaan jasmani, Renang dan Antropometrik kepada Peserta SIPSS Polri T.A 2024 polda Papua yang dilaksanakan di Lapangan Rastrasamara SPN Polda Papua, dan kolam renang Terminal 12, pada Senin (02/12).Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menyampaikan bahwa Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat sampai sejauh mana kekuatan serta kesehatan fisik dari setiap Perserta SIPSS Polri."Adapun tes yang akan diujikan yakni, lari 12 menit, pull up, sit up, push up, shuttle run, renang sejauh 25 meter, serta dilanjutkan dengan tahap Antropometrik,” ujarnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa untuk jumlah peserta calon Tamtama polri yang melaksanakan tes kesamaptaan jasmani pada hari ini berjumlah 9 orang meliputi 3 orang wanita dan 6 Pria yang di bagi dalam 1 kelompok."Dari kegiatan ini diharapkan Polri bisa mendapatkan generasi penerus yang baik dengan nilai nilai moral dan juga ketahanan fisik yang baik sehingga kedepan institusi polri akan semakin baik,” tambah Kombes Pol. Ignatius.Kabid Humas menjelaskan bahwa dengan masuknya sumberdaya yang unggul dari anak anak muda Indonesia sebagai pemimpin nantinya, dan juga dalam mengabdikan diri kepada masyarakat serta akan memberikan pelayanan Polri yang baik dan juga prima. PNO-12 03 Des 2024, 18:52 WIT
Polres Jayapura Tangani Kasus Kebakaran Pasar Baru Sentani Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Polres Jayapura saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tentang peristiwa Kebakaran yang terjadi di Pasar Phara Sentani (Pasar Baru) Sentani, yakni Gedung Blok B dan C serta Bangunan Lapak Pedagang Bagian Belakang, Kab. Jayapura.Peristiwa ini terjadi pada Senin (02/12/2024) dini hari, dan dari peristiwa Kebakaran tersebut, Pemerintah Kab. Jayapura dan pedagang yang berjualan di Pasar Prahara Sentani mengalami kerugian materil.Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay S.I.K., menjelaskan kronologi yang telah diambil dari keterangan para saksi, Hj. IMA (58) menerangkan bahwa awal mula dirinya mengetahui kejadian kebakaran tersebut ini dari anaknya yang juga mempunyai lapak di Pasar Phara Sentani, dan menurut informasi, awal mula api berasal dari lapak bagian belakang Blok C yang kemudian merambat ke Blok B, adapun api cepat merambat dikarenakan lapak-lapak tersebut terbuat dari kayu."Lia (40) menjelaskan bahwa sekitar pukul 02.30 Wit, saat itu dirinya sedang berada dirumah, namun tiba-tiba Ia mendapatkan telpon dari keponakannya yang memberitahukan bahwa pasar Phara Sentani terbakar,” jelas Kapolres.Lebih lanjut Muh. Erdin (25) yang merupakan pedagang di lokasi kebakaran tersebut menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya sedang tidur di lapak Pasar Phara Sentani, namun saat itu tiba-tiba ibunya membangunkannya dan memberitahukan ruko kebakaran sehingga Ia pun langsung bangun, serta melihat kebakaran yang mana kebakaran tersebut berawal dari ruko yang merupakan gudang jarang terbuka, kemudian api tersebut menyebar melalui tenda-tenda yang tergantung dan kemudian merembes ke lapak miliknya saat itu.“Milka Rante (51) yang juga merupakan pedagang di lokasi kejadian menerangkan bahwa saat itu dirinya bangun sekitar jam 02.30 Wit untuk mempersiapkan jualan kue kering, dan saat itu Ia mendengar bunyi Klutuk-Klutuk, kemudian Ia membuka pintu dan melihat bahwa api sudah menyala dari salah satu ruko jalan masuk blok B dan Blok C, setelah itu dirinya keluar dan berteriak api-api, dan bergegas untuk menyelamatkan diri” tambah Kapolres.Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, agar untuk tetap menjauh dari lokasi TKP saat ini dikarenakan masih ada sisa–sisa bara api, dan mengungkapkan bahwa untuk saat ini belum ada BB yang diamankan dari TKP tersebut, dan saat ini masih didatakan jumlah lapak jualan yang terbakar, serta terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab terjadinya kebakaran. PNO-12 03 Des 2024, 08:03 WIT
Kapolres Buru dan dandim 1506 Bubarkan Masa Dengan Humanis Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru Akbp Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M. dan Dandim 1506 Namlea Letkol Inf.Mohamad Tamami S.sos mengambil langkah tegas namun tetap humanis dalam membubarkan massa saat berlangsungnya rapat rekapitulasi suara di PPK Kecamatan Waelata. Pendekatan humanis ini menunjukkan komitmen aparat keamanan untuk menjaga ketertiban tanpa menimbulkan konflik atau kekerasan.Tindakan tersebut biasanya dilakukan untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan tertib, terutama di tengah situasi yang berpotensi memanas. Pendekatan humanis juga mencerminkan kepedulian aparat terhadap hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam batas-batas yang tidak mengganggu kepentingan umum.Konsentrasi massa di PPK Kecamatan Waelata yang berawal dari desakan pendukung salah satu pasangan calon (paslon) untuk membuka kotak suara TPS 17 mencerminkan dinamika yang sering terjadi dalam proses rekapitulasi suara. Situasi ini kemungkinan dipicu oleh ketidakpuasan atau kecurigaan terhadap hasil penghitungan suara di TPS tersebut.Desakan seperti ini biasanya muncul karena adanya dugaan ketidaksesuaian data, kekeliruan administrasi, atau upaya untuk memastikan transparansi proses pemilu. Namun, upaya semacam ini sering kali menimbulkan tensi yang dapat berkembang menjadi kerumunan massa.Tindakan Kapolres Buru Akbp Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M. dan Dandim 1506 Namlea Letkol Inf.Mohamad Tamami S.sos yang membubarkan massa secara humanis menunjukkan pendekatan profesional dalam menangani situasi ini, mengutamakan penyelesaian damai tanpa kekerasan. Membuka kotak suara hanya dapat dilakukan berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, seperti melalui keputusan resmi KPU atau Panwaslu, untuk memastikan keabsahan proses pemilu tetap terjaga. PNO-12 02 Des 2024, 19:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT