logo-website
Sabtu, 14 Feb 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Gangguan Kabel Laut, Internet Papua & Maluku Terganggu hingga 14 September Papuanewsonline.com, Mimika – Masyarakat di Papua dan Maluku tengah menghadapi penurunan kualitas internet yang diperkirakan berlangsung hingga 14 September 2025. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan adanya pemeliharaan mendesak pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi–Maluku–Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong–Fakfak, menyusul gangguan fiber optic (FO Cut) yang terjadi sejak 9 September 2025. Gangguan terdeteksi sekitar 3,3 kilometer dari Tersili (Ambon) pada kedalaman laut mencapai 1.100 meter. Kondisi ini menyebabkan terganggunya akses internet di berbagai wilayah, termasuk Timika, Kaimana, Merauke, Fakfak, Dobo, Tual, Pulau Banda, hingga beberapa titik di Pulau Seram. Telkom menjelaskan proses pemulihan dilakukan melalui dua tahapan penting. Tahap Pertama (9–10 September): Fokus pada pengangkatan kabel laut menggunakan kapal khusus perbaikan. Tahap Kedua (12–14 September): Penyambungan permanen kabel yang putus. Meskipun target penyelesaian hingga 14 September, Telkom menegaskan pihaknya berupaya mempercepat proses agar dapat rampung lebih awal pada 13 September 2025. Selama masa perbaikan, Telkom melakukan berbagai langkah mitigasi agar masyarakat tetap dapat terhubung dengan layanan internet, antara lain, pengalihan trafik melalui jaringan satelit dan radio terrestrial, pengaturan Quality of Service (QoS) untuk menjaga kestabilan koneksi dan penyediaan Posko Internet Merah Putih di beberapa lokasi, khususnya di Papua Selatan, untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terlayani. Executive Vice President (EVP) Telkom Regional V, Amin Soebgayo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Ia menegaskan bahwa Telkom berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas layanan digital di Indonesia timur. “Gangguan ini memang di luar prediksi, namun seluruh tim teknis kami bekerja maksimal di lapangan. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar pemulihan segera selesai, sehingga layanan internet bisa kembali normal,” ujar Amin. Gangguan ini kembali mengingatkan pentingnya konektivitas digital sebagai infrastruktur vital di era modern. Internet tidak hanya menunjang komunikasi pribadi, tetapi juga menjadi tulang punggung aktivitas pendidikan, kesehatan, perdagangan, hingga pelayanan publik. Di Papua dan Maluku, jaringan internet menjadi penghubung utama masyarakat di wilayah terpencil dengan pusat aktivitas ekonomi nasional. Karena itu, pemulihan cepat yang dilakukan Telkom diharapkan dapat mengurangi dampak sosial maupun ekonomi akibat gangguan ini.   Penulis: Jid Editor: GF 11 Sep 2025, 20:12 WIT
Wakapolda Maluku Tinjau Gerakan Pangan Murah di Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Maluku. Pada Rabu (10/9/2025) pagi, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, meninjau langsung kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di kawasan Pantai Losari, Kota Ambon.Program tersebut merupakan hasil kerjasama antara Polda Maluku melalui Direktorat Binmas, Perum Bulog Kanwil Maluku, dan PT. Rajawali Nusindo Indonesia Cabang Ambon. Salah satu kegiatan yang menjadi prioritas Polri ini mendapatkan perhatian luas dari masyarakat yang antusias dalam program tersebut. Gerakan pangan murah menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Seperti gula pasir sebanyak 240 kg dijual seharga Rp17.500/kg, beras 9 ton kemasan 5 kg seharga Rp60.000/karung, bawang merah 50 kilogram seharga Rp36.000/kg, bawang putih 50 kilogram Rp26.000/kg, telur ayam 30 rak seharga Rp50.000/rak, serta minyak goreng 240 liter dengan harga Rp15.000/liter.Antusiasme masyarakat sangat tinggi menyambut gerakan pangan murah. Ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang rela mengantri membeli kebutuhan pokok. Sejumlah barang seperti telur ayam, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih habis terjual hanya dalam waktu singkat. Sementara itu, komoditas beras dan gula masih tersedia dan terus dijual hingga kegiatan berakhir.Sejumlah pejabat utama Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan ini, yaitu Direktur Reserse Narkoba, Kabidkum, Kabid TIK, Kabidkeu, serta perwakilan dari Bulog dan Rajawali Nusindo. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan penuh terhadap sinergi antara kepolisian, BUMN, dan pelaku usaha dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah."Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerjasama dalam kegiatan gerakan pangan murah," kata Wakapolda di sela-sela kegiatan.Wakapolda berharap gerakan pangan murah dapat bermanfaat dalam membantu masyarakat.Polda Maluku berharap ke depan program pangan murah dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Maluku. PNO-12 10 Sep 2025, 16:10 WIT
Masuki 77 Tahun Pengabdian, Polwan Polda Maluku Hadir Membawa Harapan Bagi Warga Desa Hunuth Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Polisi Wanita Republik Indonesia, Polwan Polda Maluku menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat terdampak konflik di Desa Hunuth, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Rabu (10/9).Bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT Polwan RI ke-77, yang secara nasional mengangkat tema: “Polri Untuk Masyarakat." Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kompol Helda Misse Siwabessy, S.H., M.H, selaku Pakor Polwan Polda Maluku kepada Posko Bantuan Desa Hunuth, yang diterima oleh petugas posko, ibu Ivon Siahaya dan ibu Ven Hursepuny. Posko ini masih menampung 8 KK pengungsi korban bentrok antarwarga Hitu–Hunuth yang terjadi beberapa waktu lalu.“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polwan dalam memperingati Hari Jadi kami yang ke-77. Kami hadir untuk berbagi dan mendukung warga yang masih menghadapi kesulitan pascabentrok,” ujar Kompol Helda Misse Siwabessy, S.H., M.H, Pakor Polwan Polda Maluku.Menurut informasi dan data yang ada pada Posko Bantuan Ds. HUNUT, BAHWA Hingga hari ini, tercatat masih terdapat 8 Kepala Keluarga (KK) yang belum dapat kembali ke rumah mereka karena tempat tinggal mereka hangus terbakar saat insiden bentrok dan masih dalam proses perbaikan. Mereka sementara ditampung di Posko Hunuth yang dikelola secara mandiri oleh warga dan relawan.Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kompol Helda, didampingi Kompol Levina Paunno, S.Sos, AKP Irma Masloman, S.H, serta belasan personel Polwan lainnya dari Polda Maluku dan Polresta Ambon. Aksi sosial ini merupakan instruksi langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, yang terus mendorong jajarannya, termasuk Polwan, untuk aktif dalam kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan.Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang terdiri dari:200 kg beras300 butir telur ayam30 karton air mineral20 kg gula pasir20 pak daun teh20 karton mi instan200 sachet susu200 sachet kopi20 bungkus biskuit“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tapi juga menjadi simbol kehadiran Polwan sebagai bagian dari masyarakat. Di usia ke-77 ini, kami ingin terus hadir, melayani, dan menjadi solusi,” tambah Kompol Helda.Peringatan HUT Polwan RI ke-77 tahun ini menjadi momentum bagi para srikandi kepolisian untuk memperkuat peran sosial mereka di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, Polwan juga tampil sebagai pengayom dan sahabat kemanusiaan yang tanggap terhadap persoalan-persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.Kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia sampai ke Polres jajaran sebagai bagian dari komitmen Polwan untuk terus berkontribusi dalam kehidupan berbangsa, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. PNO-12#MalukuTarusBikingBae#BasudaraTarusBikingBae 10 Sep 2025, 16:00 WIT
Timika, “Singapura-nya Papua”, Mahasiswa Timika Didorong Manfaatkan Peluang Bisnis Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana penuh semangat dan antusiasme mahasiswa terasa saat Ikatan Mahasiswa Ekonomi Kreatif (IMEK) STIE Jambatan Bulan Timika menggelar diskusi kewirausahaan dalam rangka memperingati HUT IMEK ke-6 di kampus STIE Jambatan, Sabtu (6/9/2025). Acara ini tidak sekadar menjadi perayaan ulang tahun, melainkan momentum penting untuk membangkitkan semangat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Diskusi menghadirkan empat narasumber berpengaruh di Mimika, yakni Ardi, S.T. anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Alfian Akbar Balyanan Ketua Komisi I DPRK Mimika, Asri Akkas Wakil Ketua DPRK Mimika, serta Raimon Batto Bendahara Umum HIPMI Kabupaten Mimika. Dipandu langsung oleh Ketua IMEK, Alya Wulandari Hasan, forum diskusi berjalan interaktif, memantik banyak pertanyaan dari mahasiswa tentang bagaimana membangun usaha sejak dini, cara mengelola bisnis dengan profesional, hingga pentingnya mental pantang menyerah dalam dunia usaha. Dalam pemaparannya, Ardi, S.T. menekankan pentingnya mahasiswa memiliki rencana bisnis yang matang, bukan sekadar berdagang tanpa strategi. “Mahasiswa harus menyingkirkan gengsi dan memulai usaha sejak muda. Dengan usaha yang terencana, kita tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga menyiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya. Ia juga mencontohkan pentingnya rencana bisnis berbasis riset pasar, penggunaan analisis SWOT, serta pemanfaatan platform digital seperti TikTok dan Facebook untuk memperluas pasar. Sementara itu, Alfian Akbar Balyanan menyoroti pentingnya legalitas usaha. Dengan badan hukum yang jelas, mahasiswa bisa mengakses bantuan, program pemerintah, bahkan dana hibah. “Kalau sudah ada legalitas, kita bisa masuk ke ranah kebijakan dan mengakses dana besar, termasuk APBD Mimika. Tapi ingat, tetap diperlukan business plan agar dana itu bisa dikelola dengan baik,” jelas Alfian. Ia mendorong mahasiswa agar mulai membentuk koperasi atau UMKM sebagai langkah awal menata usaha bersama. Narasumber lainnya, Asri Akkas, menegaskan posisi strategis Timika yang ibarat “Singapura-nya Papua”, karena menjadi pusat transit dan distribusi ke berbagai wilayah. “Mahasiswa jangan menunggu sampai lulus baru mau usaha. Timika punya potensi besar. Dari sekarang sudah harus mulai. Bahkan bisa menjadi vendor bagi perusahaan besar seperti Freeport,” pesannya. Ia menambahkan bahwa mahasiswa harus melihat peluang dari posisi strategis Timika, yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai sektor usaha, mulai dari logistik, kuliner, hingga jasa kreatif. Sementara itu, Raimon Batto dari HIPMI menekankan bahwa dunia usaha tidak selalu mulus. Menurutnya, mentalitas pantang menyerah harus ditanamkan sejak awal. “Kalau satu usaha gagal, jangan berhenti. Bangkit, evaluasi, lalu coba lagi dengan usaha lain. Itulah kunci agar tidak mudah menyerah,” ujarnya memberi motivasi. HUT IMEK ke-6 ini menjadi ruang berharga bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan, inspirasi, sekaligus dorongan moral dari para pemimpin daerah dan pelaku bisnis. Para narasumber sepakat bahwa mahasiswa ekonomi, khususnya di Timika, harus membangun mentalitas wirausaha yang kuat, menyusun perencanaan bisnis jelas, serta berani mengambil peluang agar dapat mandiri secara ekonomi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua dan Indonesia.   Penulis: Bim Editor: GF 07 Sep 2025, 20:38 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Kebun Ketahanan Pangan Polres Tual Papuanewsonline.com, Tual – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi terhadap upaya mandiri personel Polres Tual dalam menyediakan lahan ketahanan pangan.Apresiasi diberikan Kapolda Maluku saat meninjau kebun ketahanan pangan yang berada di kawasan Markas Polres Tual, Kamis (4/9/2025).Saat melakukan peninjauan, Kapolda didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Kapolres Tual, Kapolres Maluku Tenggara, Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Maluku, serta jajaran pejabat utama Polres Tual."Kami menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Tual yang telah mengelola kebun ketahanan pangan," kata Kapolda. Kapolda menilai program ketahanan pangan merupakan langkah positif dan strategis, tidak hanya dalam mendukung ketersediaan pangan mandiri bagi anggota Polri dan keluarganya, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.Kapolda menekankan, pengembangan lahan ketahanan pangan dapat menjadi contoh nyata semangat kemandirian, kebersamaan, serta pemanfaatan lahan secara produktif. Ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar setiap institusi turut berperan dalam menjaga stabilitas pangan di tengah dinamika sosial-ekonomi masyarakat.“Saya sangat mengapresiasi langkah Polres Tual dalam mengelola kebun ketahanan pangan ini. Semoga dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi jajaran lainnya. Program seperti ini bukan hanya bermanfaat untuk internal kepolisian, tetapi juga bisa membantu masyarakat sekitar,” ungkapnya.Kepada personel Polres Tual, Kapolda mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan setiap program yang dijalankan, termasuk kebun ketahanan pangan agar manfaatnya semakin luas dirasakan. PNO-12 05 Sep 2025, 18:07 WIT
Buruh KSPSI Gandeng Polri Gelar Bakti Sosial Papuanewsonline.com, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) bersama Kepolisian Republik Indonesia menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat kecil yang membutuhkan. Aksi kepedulian sosial ini berlangsung pada Kamis sore di perempatan depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, dan mendapatkan sambutan antusias dari warga sekitar. Sejak siang hari, ratusan penerima bantuan tampak berkumpul di lokasi. Mereka yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online, pedagang kaki lima, kuli bangunan, hingga pekerja serabutan tampak sumringah ketika menerima paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, dan bahan pangan lainnya. Raut bahagia terpancar jelas di wajah mereka. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan, dan semoga negeri kita tetap damai,” tutur salah seorang pengemudi ojol yang ikut menerima bantuan. Kegiatan bakti sosial ini tidak sekadar aksi berbagi, melainkan juga bentuk nyata kepedulian buruh terhadap masyarakat luas, sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan aparat kepolisian. Wakil Presiden KSPSI, Ahmad Supriadi, menegaskan bahwa buruh tidak hanya memperjuangkan kepentingan pekerja di ruang industri, tetapi juga hadir memberi manfaat bagi masyarakat. “Kami dari KSPSI bersama Polri hadir di tengah masyarakat dengan tujuan sederhana namun bermakna: meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini menjadi jembatan sinergitas antara buruh dan aparat kepolisian. Dengan saling mendukung, kita bisa menjaga persatuan dan membangun kedamaian Indonesia,” ujar Ahmad. Polri sendiri menyambut baik langkah KSPSI. Kegiatan sosial semacam ini, menurut aparat kepolisian, merupakan contoh positif yang bisa mempererat hubungan antara pekerja, masyarakat, dan penegak hukum. Selain memberikan manfaat langsung berupa sembako, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan dua elemen bangsa yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional. Buruh sebagai kekuatan produktif bangsa, dan Polri sebagai pengayom masyarakat, bersatu dalam kepedulian terhadap sesama. Momentum bakti sosial ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. KSPSI dan Polri berharap aksi ini bisa menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lain untuk turut menebar kepedulian. “Solidaritas sosial adalah pondasi penting dalam membangun bangsa yang damai dan sejahtera. Kebaikan kecil yang dilakukan bersama-sama akan membawa dampak besar bagi kehidupan kita semua,” ujar Ahmad Supriadi menutup keterangannya. (GF)  05 Sep 2025, 04:22 WIT
Koramil Tembagapura Gelar Pangan Murah, Warga Antusias Borong Beras SPHP Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana ramai terlihat di Halaman Gedung Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Kamis (28/8/25) pagi. Ratusan warga berbondong-bondong hadir mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Koramil 1710-04/Tembagapura bekerja sama dengan Perum Bulog. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil Tembagapura, Kapten Inf Helly Sukmajaya, ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama beras. Dalam kegiatan tersebut, Koramil bersama Bulog menyalurkan beras medium SPHP kemasan 5 kg dengan total 1 ton. Setiap warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua karung beras agar distribusi lebih merata. Harga beras dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Bulog, sehingga tetap terjangkau untuk seluruh lapisan masyarakat. Kapten Inf Helly Sukmajaya mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah cepat untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan beras di pasaran. “Gerakan pangan murah ini adalah wujud perhatian kami terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok, terutama beras, tetap tersedia dengan harga yang wajar di tengah situasi harga yang cenderung naik,” jelasnya. Tak butuh waktu lama, seluruh stok beras yang disediakan langsung habis diserbu warga. Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Banyak warga mengaku terbantu karena harga beras di pasaran saat ini melonjak, sementara pendapatan rumah tangga tetap terbatas. “Kalau beli di pasar harganya sudah naik. Dengan adanya beras murah ini, kami bisa lebih ringan memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar salah seorang warga yang ikut mengantri. Selain membantu masyarakat, gerakan pangan murah ini juga bertujuan menekan laju inflasi daerah akibat lonjakan harga pangan. Dengan harga yang stabil, pemerintah berharap roda ekonomi masyarakat tetap berjalan baik tanpa terbebani kebutuhan dasar yang semakin mahal. Kapten Inf Helly menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus diupayakan dilakukan secara berkala, baik melalui kerja sama dengan Bulog maupun instansi terkait lainnya. “Kami ingin masyarakat merasa hadirnya negara, dalam hal ini TNI bersama pemerintah, benar-benar nyata membantu kebutuhan mereka,” tegasnya. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan di daerah, tidak hanya melalui sektor keamanan, tetapi juga dengan turun langsung memberikan solusi bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.   Penulis: Jidan Editor: GF 29 Agu 2025, 00:49 WIT
Dorong Kolaborasi, DPRK Minta YPMAK dan Pemkab Perkuat Ekonomi Rakyat Mimika Papuanewsonline.com, Mimika – Upaya memperkuat fondasi ekonomi masyarakat Mimika kembali menjadi sorotan wakil rakyat. Pada Kamis (28/8/25), Komisi II DPRK Mimika melakukan kunjungan kerja ke kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Pertemuan ini menjadi ajang diskusi penting mengenai arah pembangunan ekonomi, khususnya terkait program pemberdayaan UMKM dan keberadaan Pasar Mama-Mama Papua yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal. Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal, menyampaikan bahwa hingga saat ini program-program ekonomi baik dari Pemkab Mimika maupun YPMAK masih berjalan sendiri-sendiri, tanpa kolaborasi yang kuat. Padahal, menurutnya, sinergi antara kedua pihak dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. “Kalau YPMAK punya program UMKM dan Pemkab memiliki toko ketahanan pangan, itu seharusnya bisa digabungkan. Kolaborasi akan membuat hasilnya lebih besar, manfaatnya lebih terasa bagi masyarakat,” ujar Dolfin. Selain itu, Dolfin juga menekankan pentingnya keberadaan Pasar Mama-Mama Papua, sebuah fasilitas yang dibangun Pemkab Mimika untuk mendukung pedagang asli Papua. Namun, hingga kini pasar tersebut belum difungsikan secara optimal. “Kami akan mengundang Pemkab melalui dinas terkait bersama YPMAK untuk duduk bersama. Tujuannya membicarakan langkah konkret agar sektor ekonomi bisa berjalan lebih baik,” tambahnya. Dolfin menegaskan, pihaknya siap memfasilitasi pertemuan antara Pemkab dan YPMAK, termasuk mendorong adanya MoU (Memorandum of Understanding) sebagai payung hukum kerja sama program ekonomi ke depan. Sementara itu, Kepala Divisi Deputy Program dan Pjs YPMAK, Billy Korwa, menyambut baik kunjungan Komisi II DPRK Mimika. Menurutnya, momentum ini dapat mempererat koordinasi antara YPMAK, Pemkab Mimika, DPRK, bahkan PT Freeport Indonesia yang selama ini turut berperan dalam mendukung program-program YPMAK. Billy menjelaskan bahwa YPMAK memiliki berbagai program pengembangan ekonomi yang menyasar berbagai wilayah di Mimika. Program tersebut tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan bisnis melalui kemitraan dengan perbankan dan lembaga keuangan lokal. “YPMAK selalu berusaha agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi. Kami yakin dengan adanya kerja sama yang lebih erat, maka hasilnya akan lebih optimal,” ujarnya. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRK Mimika serius mengawal arah pembangunan ekonomi rakyat. Kolaborasi yang lebih erat antara YPMAK dan Pemkab diharapkan bisa menjadi jalan keluar dari berbagai tantangan, termasuk pemberdayaan UMKM, pemanfaatan pasar tradisional, serta penguatan ketahanan ekonomi masyarakat Mimika di masa depan. Penulis: Jidan Editor: GF 29 Agu 2025, 00:45 WIT
Satgas Pangan Polda Maluku Gelar Rakor Stabilisasi Harga Beras, Tegaskan Komitmen Lawan Spekulan Papuanewsonline.com, Ambon – Satgas Pangan Polda Maluku terus bergerak cepat merespons persoalan melonjaknya harga beras di sejumlah wilayah. Bertempat di Aula Ditreskrimsus Polda Maluku, Batu Meja, Ambon, Satgas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama distributor, pelaku usaha, Bulog Divre Maluku–Maluku Utara, serta instansi terkait. Rakor ini dipimpin langsung oleh Kasubdit I/Indagsi Ditreskrimsus Polda Maluku dengan menghadirkan Kepala Dinas Perindag Provinsi Maluku, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, serta perwakilan Bulog sebagai narasumber. Hadir pula para pelaku usaha dan distributor beras yang menjadi bagian penting dari rantai pasok pangan di Maluku. Dalam forum tersebut, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa salah satu persoalan utama adalah kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Berdasarkan keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tertanggal 22 Agustus 2025, HET yang semula Rp13.500 per kilogram kini naik menjadi Rp15.500. Kenaikan ini menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat, terutama pada ritel modern lokal maupun pasar tradisional, di mana harga jual yang dipatok pedagang kerap melampaui HET. “Dari hasil pantauan, ditemukan fakta bahwa harga beras di ritel modern lokal melampaui HET, sementara di ritel modern terpusat masih sesuai ketentuan,” jelas Kombes Rositah. Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Maluku menegaskan bahwa meski HET mengalami penyesuaian, pasokan beras di Maluku aman, baik jenis premium maupun medium. Pemerintah daerah bersama Bulog telah menggelar pasar murah serta melakukan monitoring rutin di pasar tradisional maupun ritel modern. Satgas Pangan Polda Maluku juga telah meminta para distributor dan pelaku usaha untuk membuat surat pernyataan agar tidak menjual beras melebihi HET. “Ini adalah komitmen bersama untuk melindungi masyarakat. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan berlebih dengan menjual beras di atas HET,” tegas Kombes Rositah. Selain menjaga harga, Satgas Pangan juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi agar tidak terjadi penimbunan yang berpotensi memicu kelangkaan. Polda Maluku mengingatkan akan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan dengan menjual beras jauh di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah. “Ini bukan hanya soal angka, tapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Negara hadir untuk memastikan tidak ada rakyat yang kesulitan membeli beras dengan harga wajar,” ujar Rositah menambahkan. Rakor ini menghasilkan kesepahaman antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan distributor untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas pangan. Satgas Pangan Polda Maluku memastikan akan terus melakukan operasi pasar, sidak harga, serta pemantauan stok sebagai langkah jangka panjang. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan harga beras di Maluku dapat kembali stabil, masyarakat tidak terbebani, dan distribusi tetap berjalan lancar.  Penulis: GF Editor: GF 29 Agu 2025, 00:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT