logo-website
Selasa, 31 Mar 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Bapenda Mimika Serahkan STTS dan Stiker PBB-P2 2026 Ke Bank Papua, Nilai Capai Rp89,4 Milyar Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika telah melaksanakan acara penyerahan Surat Tanda Terima Setoran (STTS) serta stiker bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) Tahun 2026 kepada Bank Papua Kantor Cabang Mimika pada hari Jumat (20/2/26).Acara penandatanganan dan penyerahan berlangsung di Lantai 3 Kantor Bapenda Mimika, yang dipimpin oleh Kepala Bapenda Mimika Dr. Drs. Dwi Cholifah, M.Si dan diterima langsung oleh Kepala Bank Papua KC Timika/Mimika Florintina Endah Purwantiningsih.Total nilai STTS PBB-P2 Tahun 2026 mencapai Rp89.411.564.467 dengan jumlah sebanyak 44.234 lembar, mengalami kenaikan dibanding target tahun 2025 yang sebesar Rp85 miliar. Secara rinci, sektor pedesaan mencakup 7.284 lembar dengan nilai Rp1.683.365.826, sedangkan sektor perkotaan sebanyak 36.956 lembar dengan nilai Rp87.728.198.621. "Peningkatan ini sebagian besar berasal dari identifikasi data objek pajak baru yang berhasil kita lakukan melalui pemutakhiran informasi tahunan," jelas Dwi Cholifah.Kerjasama dengan Bank Papua sebagai pemegang kas umum daerah telah berjalan selama bertahun-tahun dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pembayaran pajak. Wajib pajak dapat melakukan pembayaran melalui loket pelayanan Bank Papua di Kantor Bapenda, kantor cabang langsung, maupun melalui sistem online antarbank serta mobile banking berbasis Android. "Wajib pajak yang membayar secara daring bisa membawa bukti transaksi ke Bank Papua untuk mendapatkan cap dan stiker tanda lunas," ujar Florintina Endah Purwantiningsih.Pada minggu depan, Bapenda akan menyerahkan STTS dan stiker kepada pemerintah distrik, kepala kampung, dan petugas pemungut untuk disebarkan dan disosialisasikan ke seluruh masyarakat. "Semoga dengan kemudahan akses pembayaran yang tersedia, seluruh wajib pajak dapat memenuhi kewajiban tepat waktu dan ikut berkontribusi pada pembangunan daerah," harap Dwi Cholifah.  Penulis: JidEditor: GF 21 Feb 2026, 00:11 WIT
BI Papua Siapkan Rp1,16 Triliun untuk Penukaran Uang Baru Ramadhan 2026 Papuanewsonline.com, Jayapura – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,16 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026. Penyediaan uang layak edar ini mengalami kenaikan sebesar 51 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua, Warsono menjelaskan bahwa peningkatan alokasi ini sejalan dengan prediksi aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga yang akan semakin menguat menjelang dan selama hari raya. "Kita mengharapkan bahwa dengan penyediaan uang tunai yang memadai, kelancaran transaksi masyarakat dapat terjamin dengan baik," ujarnya. Layanan kas dalam rangka Serambi 2026 berlangsung mulai tanggal 19 Februari hingga 13 Maret 2026. Penarikan uang oleh pihak perbankan dapat dilakukan di kantor BI Papua serta di tujuh kas titipan yang tersebar di berbagai kota besar di Papua, antara lain Sorong, Nabire, Timika, Serui, Biak, Wamena, dan Merauke. Selain itu, BI bekerja sama dengan perbankan juga menyediakan layanan penukaran langsung kepada masyarakat melalui kendaraan kas keliling dan loket penukaran yang tersedia di kantor-kantor bank.Untuk penukaran uang khusus bagi masyarakat, BI Papua menyediakan alokasi sebesar Rp23,8 miliar dengan batasan maksimal Rp5,3 juta per orang. Layanan ini tersedia di 20 titik lokasi di Jayapura, termasuk seluruh jaringan kas titipan BI. Warsono juga menambahkan bahwa pemesanan penukaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi BI, di mana masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi sesuai kebutuhan. Selain itu, BI mendorong penggunaan transaksi digital seperti mobile banking, internet banking, QRIS, serta transfer melalui BI-Fast dan BI-RTGS untuk kemudahan dan keamanan transaksi.  Penulis: Jid Editor: GF 20 Feb 2026, 14:31 WIT
Pasar Lama Kota Timika Makin Semrawut, Warga Akui Tak Nyaman Belanja Mimika, Papuanewsonline.com - Kondisi Pasar Lama Mimika semakin memprihatinkan. Penjual terpaksa berjualan di jalan raya, menghadapi panas dan hujan, hanya karena tidak ada tempat yang aman dan nyaman untuk berjualan.Hal tersebut, membuat pembeli semakin tidak nyaman saat berbelanja lantaran khawatir tersenggol laju kendaraan bermotor yang dibuat dua arah.Sementara arus lalu lintas dua arah, semakin menambah padatnya kendaraan di jam tertentu yakni pagi dan sore."Saya sudah lama berjualan di sini, tapi tidak ada perubahan. Kami tidak ada tempat lain untuk berjualan, jadi kami terpaksa berjualan di jalan raya," kata Ode, salah satu penjual di Pasar Lama Mimika, Kamis ( 19 / 2 ).Pemerintah Kabupaten Mimika telah diingatkan untuk mengatasi masalah ini, namun belum ada tindakan yang signifikan. Masyarakat berharap agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi Pasar Lama Mimika."Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi pasar kami. Kami tidak ingin terus-menerus berjualan di jalan raya, kami ingin memiliki tempat yang aman dan nyaman untuk berjualan," tambah Ode.Kondisi ini juga mempengaruhi pendapatan penjual, karena banyak pembeli yang tidak mau berhenti karena khawatir dengan keselamatan mereka. "Pendapatan kami menurun drastis, karena pembeli tidak mau berhenti di sini," kata Ode.Pemerintah Kabupaten Mimika harus segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi Pasar Lama Mimika. Masyarakat berharap agar pemerintah dapat mendengar aspirasi mereka dan mengambil tindakan yang tepat.Penulis.      : Risman SerangEditor.          : Nerius Rahabav 19 Feb 2026, 22:19 WIT
Dukung Percepatan Target Nasional, Wakapolda Maluku Ikuti Rapat Anev Ketahanan Pangan Polri Papuanewsonline.com, Ambon - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mengakselerasi dukungan terhadap program strategis nasional swasembada pangan, khususnya komoditas jagung. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Ketahanan Pangan Polri yang digelar secara virtual pada Kamis (19/2/2026).Kegiatan Anev secara resmi dibuka oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., dan dipimpin langsung oleh Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H. Rapat ini diikuti oleh seluruh jajaran Polda se-Indonesia sebagai forum evaluasi capaian Program Polri Mendukung Ketahanan Pangan Tahun 2025 sekaligus pemantapan strategi percepatan target nasional tahun 2026.Rapat Anev turut dihadiri oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K, M.H, Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, selaku ketua pelaksana Satgas Ketahanan Pangan Polda Maluku serta para personel pendukung Program Ketahanan Pangan jajaran Polda Maluku. Selain itu, seluruh Polda se-Indonesia mengikuti kegiatan tersebut secara serentak melalui sarana video conference sebagai bentuk komitmen kolektif Polri dalam mendukung kebijakan pangan nasional.Menurut Karo SDM, Berdasarkan paparan Mabes Polri, sepanjang tahun 2025 Polri berhasil menggerakkan penanaman jagung di lahan seluas 661.122 hektare dari total potensi 1.378.608 hektare, serta berkontribusi terhadap peningkatan produksi jagung nasional sebesar 6,74 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2026, Polri menargetkan perluasan lahan tanam hingga 1 juta hektare dengan proyeksi tambahan produksi mencapai 4 juta ton jagung.Dalam arahannya saat membuka kegiatan, As SDM Kapolri menekankan pentingnya konsistensi dan percepatan kerja seluruh jajaran dalam mendukung agenda strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan. Ia meminta agar hasil evaluasi dijadikan dasar penguatan langkah operasional di lapangan.Sementara itu, Karobinkar SSDM Polri selaku pimpinan Anev menyoroti progres penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 yang masih memerlukan percepatan. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh Karo SDM dan Kapolres jajaran agar target nasional dapat tercapai sesuai dengan perencanaan.Ditambahkan pula oleh Karo SDM, bahwa dalam rapat tersebut juga membahas kesiapan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026 bersama Presiden Republik Indonesia, serta rencana Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang akan dipimpin Kapolri bersama Menteri Pertanian RI sebagai wujud penguatan sinergi lintas sektor.Sementara itu, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajaran di wilayah siap menindaklanjuti seluruh arahan pimpinan Mabes Polri untuk mendukung percepatan capaian target nasional.“Ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas strategis Polri dalam mendukung stabilitas nasional. Polda Maluku bersama seluruh jajaran siap mengoptimalkan peran personel penggerak ketahanan pangan, memperkuat pendampingan kelompok tani binaan, serta memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegas Wakapolda.Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor di daerah agar pemanfaatan lahan produktif dan peningkatan produksi jagung benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.Mabes Polri menegaskan bahwa peran Polri dalam ketahanan pangan tidak hanya terbatas pada aspek pengamanan, tetapi juga sebagai penggerak, fasilitator, dan pengawal ekosistem pertanian nasional. Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri mendorong pemanfaatan lahan produktif, pendampingan kelompok tani binaan, serta fasilitasi akses pembiayaan permodalan melalui KUR Himbara.Sinergi dengan Bulog dan pemerintah daerah terus diperkuat untuk memastikan penyerapan hasil panen petani serta menjaga stabilitas harga jagung sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Peran Satgas Pangan Polri juga dioptimalkan guna melindungi petani dari praktik perdagangan yang merugikan dan jebakan tengkulak.Melalui Rapat Anev Ketahanan Pangan ini, Polri menegaskan komitmennya sebagai institusi negara yang adaptif dan solutif dalam menjawab tantangan strategis bangsa. Dukungan Polri terhadap swasembada jagung diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkokoh kemandirian ekonomi Indonesia.Rapat berlangsung aman dan lancar. Seluruh hasil evaluasi serta arahan pimpinan akan menjadi pedoman bagi jajaran Polda Maluku dan Polda se-Indonesia dalam mengakselerasi capaian target ketahanan pangan nasional tahun 2026. PNO-12 19 Feb 2026, 20:25 WIT
Siapkan 5 Hektare Lahan Produktif di Kepulauan Tanimbar, Polsek Selaru Dukung Ketahanan Pangan Papuanewsonline.com, Tanimbar – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui jajaran di daerah, Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya produktif yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Selaru, yang pada Rabu (18/2/2026) melaksanakan kegiatan persiapan dan perawatan lahan pertanian seluas total 5 hektare di Desa Adaut, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIT tersebut dipusatkan di lokasi Talakaman Ni Timpe, dengan luas lahan yang disiapkan untuk penanaman mencapai 3,5 hektare serta perawatan tanaman pada lahan seluas 1,5 hektare. Lahan produktif ini merupakan milik warga setempat, Bapak Hofni Nanariain, yang mendukung penuh keterlibatan Polri dalam pengelolaan pertanian.Kegiatan dipimpin oleh PS Kanit Intel Polsek Selaru AIPTU Abd Bling dan melibatkan sejumlah personel Polsek Selaru. Persiapan lahan dilakukan dengan membersihkan rumput liar, semak, dan sampah, sekaligus memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh optimal serta terlindungi dari hama.Kapolsek Selaru melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.“Polri hadir tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai penggerak dan pendamping masyarakat. Persiapan dan perawatan lahan ini kami lakukan untuk memastikan keberlanjutan produksi pangan dan memberi manfaat langsung bagi warga,” ujar Kapolsek Selaru.Sementara itu, Kapolres Kepulauan Tanimbar menegaskan bahwa keterlibatan aktif jajaran Polsek merupakan bentuk nyata kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui sektor pangan.“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Apa yang dilakukan Polsek Selaru ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri agar anggota di lapangan menjadi motor penggerak kegiatan produktif masyarakat,” tegas Kapolres Kepulauan Tanimbar.Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan kondisi lahan kini siap digunakan untuk tahap penanaman selanjutnya, dengan pertumbuhan tanaman yang dinilai lebih baik dan terawat. PNO-12 19 Feb 2026, 15:40 WIT
Polsek Tanimbar Utara Lakukan Perawatan dan Pemeliharaan 6 Hektare Jagung Papuanewsonline.com, Tanimbar Utara – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Kepulauan Tanimbar terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, Polsek Tanimbar Utara melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan tanaman jagung di lahan seluas 6 hektar yang berlokasi di Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Minggu (15/2/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara IPTU Everardus Fasse, serta melibatkan personel Polsek Tanimbar Utara bersama Kelompok Tani KBK sebagai mitra binaan Polri.Pemeliharaan lahan dilakukan melalui pembersihan gulma, pengendalian hama, serta monitoring kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhan jagung tetap optimal dan berpotensi menghasilkan panen maksimal.“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut memastikan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Perawatan ini penting agar tanaman jagung tetap sehat dan produktif,” ujar IPTU Everardus Fasse, Kapolsek Tanimbar Utara.Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek bersama kelompok tani melakukan identifikasi kondisi lahan, membersihkan rumput liar secara manual, serta melakukan evaluasi pascakegiatan. Dari hasil monitoring, ditemukan kondisi tanaman jagung yang kurang sehat sehingga memerlukan penanganan lanjutan berupa pemberian pestisida untuk mengendalikan hama, khususnya ulat tanah.Ketua Kelompok Tani KBK, Allo Jaflauan, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Polri.“Kami merasa terbantu dengan keterlibatan Polsek Tanimbar Utara. Pendampingan seperti ini memberi semangat bagi petani untuk terus mengelola lahan secara maksimal,” ujarnya.Kapolres Kepulauan Tanimbar melalui Wakapolres Kompol Welhelmus Minanlarat, SH, secara terpisah menegaskan bahwa keterlibatan jajaran Polsek dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari implementasi kebijakan Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.“Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional. Polri akan terus mendorong sinergi dengan petani dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap terjaga,” tegas Kapolres.Apa yang dilakukan Polsek Tanimbar Utara menunjukkan transformasi peran Polri sebagai institusi negara yang adaptif terhadap tantangan zaman. Ketahanan pangan kini menjadi isu strategis nasional yang tidak dapat dilepaskan dari stabilitas keamanan dan kesejahteraan rakyat.Keterlibatan langsung Polri dalam pemeliharaan lahan jagung seluas 6 hektar di wilayah Kepulauan Tanimbar membuktikan bahwa agenda ketahanan pangan tidak berhenti pada penanaman semata, tetapi juga pada proses perawatan dan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini memperkuat kepercayaan publik bahwa Polri hadir sebagai mitra rakyat, menjaga negeri bukan hanya dengan senjata dan seragam, tetapi juga dengan kerja nyata di ladang pangan. PNO-12 16 Feb 2026, 20:10 WIT
Gandeng TNI dan Pemda, Polres Malra Sinergi Tanam Jagung Pipil 3,30 Hektar Papuanewsonline.com, Malra – Kepolisian Republik Indonesia melalui jajaran Polres Maluku Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Kuartal I Tahun 2026, Polres Maluku Tenggara bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil seluas 3,30 hektar di sejumlah wilayah, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Pemerintah ASTA CITA menuju swasembada pangan nasional.Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (14/2/2026) oleh Polsek Kei Besar, Polsek Kei Kecil Timur, dan Polsek Kei Kecil Barat, dengan melibatkan unsur TNI, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, kelompok tani, serta masyarakat setempat.Kapolres Maluku Tenggara menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan implementasi nyata tugas Polri sebagai penggerak stabilitas nasional, termasuk pada aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Polri tidak hanya hadir menjaga kamtibmas, tetapi juga berperan aktif mendorong produktivitas pangan masyarakat sebagai wujud dukungan terhadap program prioritas Presiden RI,” tegas Kapolres Maluku Tenggara.Di Ohoi Ohoilim, Kecamatan Kei Besar, Polsek Kei Besar melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan seluas 0,80 hektar milik warga, dengan rencana pemupukan tahap pertama dijadwalkan pada 22 Februari 2026.Sementara itu, Polsek Kei Kecil Timur menggarap lahan binaan seluas 1,50 hektar di Desa Wain, Kecamatan Kei Kecil Timur. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Kei Kecil Timur bersama camat, kelompok tani, dan masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan harapan dukungan berkelanjutan dari instansi terkait, khususnya dalam penyediaan pupuk.Di wilayah Kei Kecil Barat, penanaman jagung pipil dilakukan di Desa Somlain pada lahan seluas 1 hektar, melibatkan personel Polsek, penyuluh pertanian, serta warga setempat. Kegiatan berlangsung aman dan lancar.Kapolsek Kei Kecil Timur menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan hanya simbolis, tetapi merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan.“Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan optimal. Polri siap mendampingi petani mulai dari penanaman hingga panen demi mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan global.Langkah Polres Maluku Tenggara menanam jagung pipil secara serentak menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan strategis bangsa. Ketahanan pangan bukan lagi semata urusan sektor pertanian, tetapi telah menjadi isu keamanan nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen negara.Kehadiran Polri sebagai penggerak, pendamping, dan penjamin stabilitas di sektor pangan mempertegas bahwa agenda ASTA CITA tidak hanya dijalankan di tingkat pusat, tetapi benar-benar diimplementasikan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Program ini sekaligus memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta membangun fondasi kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.Dengan total penanaman 3,30 hektar pada Kuartal I 2026, Polres Maluku Tenggara membuktikan bahwa Polri adalah mitra strategis rakyat dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan masa depan pangan Indonesia tetap terjaga. PNO-12 16 Feb 2026, 14:38 WIT
Kunjungi Tapteng, Kapolri dan Ketua Komisi IV Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Bencana Papuanewsonline.com, Tapteng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi meninjau lokasi Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori untuk korban bencana di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu (15/2) untuk melihat situasi dan kondisi terkini masyarakat yang sempat terkena bencana banjir dan longsor serta mengetahui apa yang masih dibutuhkan oleh para korban. "Hari ini kami bersama-sama dengan Ibu Ketua Komisi IV bisa berinteraksi untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi dan kondisi masyarakat khususnya yang mengungsi sementara di huntara," jelasnya.Dalam kunjungan tersebut, Sigit mengatakan pihaknya juga akan menyalurkan total 16 truk bantuan kemanusiaan untuk Huntara Asrama Haji Pinangsori dan tempat lainnya di Tapanuli Tengah yang masih membutuhkan. Ia menjelaskan proses penyaluran bantuan akan dibantu oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu sesuai dengan kebutuhannya di masing-masing lokasi. Selain itu, kata dia, ada juga bantuan kemanusiaan yang turut diberikan oleh Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR. "Ada kurang lebih 16 truk yang akan kami salurkan baik di huntara ini maupun di kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah Tapteng," jelasnya."Nanti Pak Bupati yang akan membagi terkait kebutuhan yang diperlukan seperti pakaian, bahan makanan, obat, snack dan juga ada bantuan dari Ibu Ketua Komisi IV," imbuhnya. Selain itu, kata dia, terdapat juga bantuan berupa seragam sekolah, buku pelajaran serta tas untuk para siswa yang terdampak bencana. "Mudah mudahan ini juga bisa membantu meringankan sekaligus juga mempercepat rangkaian proses pemulihan pasca bencana kemarin," tuturnya. Di sisi lain, Sigit mengatakan dirinya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat membantu proses penanganan bencana dan masalah yang dialami masyarakat pasca kejadian tersebut. "Kita sama-sama berdoa agar bencana ini segera bisa tertanggulangi," pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 14:25 WIT
Bersihkan Lahan 1 Hektare, Polsek Nirunmas Bersama Pemdes Waturu Siap Tanam Jagung Hibrida Papuanewsonline.com, Waturu – Kepolisian Sektor (Polsek) Nirunmas bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Waturu melaksanakan kegiatan pembersihan lahan seluas 1 hektare untuk persiapan penanaman jagung hibrida di lahan Tutdalim, Desa Waturu, Kecamatan Nirunmas, Sabtu (14/2/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 09.10 WIT tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Pemerintah Republik Indonesia. Lahan milik Pemdes Waturu itu dipersiapkan sebagai area tanam jagung hibrida guna meningkatkan produksi pangan di wilayah Kepulauan Tanimbar.Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Nirunmas IPDA V. Luturmas, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Nirunmas, antara lain Bhabinkamtibmas Desa Waturu BRIPKA A. Tatuhey, AIPDA S.H. Kelmaskosu, AIPDA Y. Tuarissa, BRIPKA H. Lambiombir, BRIPKA D. Poceratu, BRIPKA R. Sutasrim, BRIPTU R. Kewilaa, dan BRIPDA J. Lelmalaya, serta jajaran Pemerintah Desa Waturu.Kapolsek Nirunmas IPDA V. Luturmas, S.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen institusi dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian.“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada masyarakat serta pemerintah desa dalam memanfaatkan lahan produktif. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, sehingga Polri siap bersinergi demi memastikan program ini berjalan optimal,” ujar IPDA V. Luturmas di sela kegiatan.Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.“Dengan pengelolaan lahan yang baik dan terencana, kami berharap hasil panen jagung hibrida nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” tambahnya.Kegiatan pembersihan lahan berafkhir pada pukul 11.30 WIT dalam keadaan aman dan kondusif.Upaya ini menjadi bagian dari peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan kolaborasi lintas sektor.Langkah Polsek Nirunmas yang terlibat langsung dalam persiapan lahan pertanian menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan bukan sekadar isu ketersediaan bahan pokok, tetapi juga berkaitan erat dengan ketahanan ekonomi rakyat.Dengan memaksimalkan lahan desa untuk penanaman jagung hibrida, potensi peningkatan pendapatan masyarakat terbuka lebih luas. Produksi pertanian yang stabil akan menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat daya beli warga.Sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah desa menjadi contoh konkret kolaborasi negara dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi dari tingkat paling dasar. Jika pola ini direplikasi secara konsisten di berbagai wilayah, ketahanan pangan nasional akan berbanding lurus dengan penguatan ekonomi kerakyatan.Inisiatif seperti di Desa Waturu menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kesejahteraan ekonomi merupakan dua sisi mata uang yang saling melengkapi dalam pembangunan nasional. PNO-12 15 Feb 2026, 15:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT