Papuanewsonline.com
Pulihkan Kembali Aktivitas Sekolah, Taruna Bersihkan SD Negeri 4 Kuala Simpang dari Pascabencana
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Hari ini, Minggu, 25 Januari 2026, merupakan hari kedua pelaksanaan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 yang diikuti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).Salah satu sasaran kegiatan pada hari kedua ini adalah pembersihan di SD Negeri 4 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak banjir pada November 2025 lalu. Para Taruna bersama-sama melakukan pembersihan lumpur di ruang-ruang kelas agar sekolah dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.Taruna Akpol, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus, menjelaskan bahwa kondisi lumpur di dalam ruangan sekolah masih cukup tebal sehingga membutuhkan penanganan serius.“hari ini kami melaksanakan kegiatan di suatu sekolah dasar di Tamiang dan yang kami lakukan adalah membersihkan lumpur yang cukup tinggi di ruang-ruang sekolahan. Kami sekop, kami sapu, dan kami pel supaya ruangan-ruangan ini bisa cepat digunakan kembali oleh anak-anak di SD di Tamiang,” ujar Sultan.Sementara itu, Taruna Akademi Angkatan Laut, Salsadila Rossa Firllyanti, menyampaikan bahwa proses pembersihan telah berlangsung selama dua hari dan menunjukkan progres yang signifikan.“Untuk proses pengerjaan sendiri sudah kami lakukan selama dua hari. Progres yang sudah kami lakukan sudah membersihkan beberapa kelas dan sudah bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, untuk beberapa bangunan sudah mulai rapuh, sehingga masih diperlukan pembersihan yang lebih mendalam,” jelasnya.Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, para Taruna berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang, khususnya dalam pemulihan pascabencana.“Kegiatan Latsitardanus ke-46 ini kami harapkan dapat membawa dampak baik untuk masyarakat Aceh Tamiang, membangun kembali fasilitas umum, serta membantu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” kata Salsadila.Senada dengan itu, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus berharap pemulihan pascabencana dapat segera tuntas sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.“Harapan saya, semua kerusakan akibat bencana dapat cepat dipulihkan, sehingga anak-anak bisa segera kembali bersekolah, toko-toko bisa kembali buka, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal secepat mungkin,” tutupnya. PNO-12
26 Jan 2026, 18:44 WIT
RUPS Divestasi Saham 10 Persen Dipersoalkan, Masyarakat Mimika Menuntut Haknya
Papuanewsonline.com, Mimika — Desakan kepada Pemerintah
Kabupaten Mimika untuk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) divestasi
saham 10 persen di Mimika terus menguat. Masyarakat menilai lokasi pelaksanaan
RUPS menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan pengelolaan saham
yang menyangkut masa depan daerah dan kesejahteraan rakyat Mimika.Kabupaten Mimika sebagai pemegang saham mayoritas atas
divestasi saham 10 persen dinilai memiliki hak dan posisi strategis dalam
pengambilan keputusan. Oleh karena itu, masyarakat menilai pelaksanaan RUPS di
luar Mimika, khususnya di Jayapura, berpotensi mengurangi porsi manfaat yang
seharusnya diterima daerah pemilik saham terbesar.Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari daerah pemilihan
Mimika, Yohanes Kemong, menyampaikan bahwa masyarakat Mimika tidak menginginkan
keputusan strategis tersebut justru merugikan daerah asal saham. Ia menegaskan
bahwa jika RUPS dilakukan di Jayapura, maka Mimika berpotensi hanya memperoleh
bagian kecil dari total kepemilikan saham yang ada.“Kami tidak ingin keputusan yang diambil akan merugikan
kami. Jika RUPS dilaksanakan di Jayapura, maka kami akan mendapatkan nilai yang
sangat kecil, hanya 1% dari total 10%,” kata Yohanes dalam pernyataan yang
diterima Papua news online, com, Senin (26/1/2026).Lebih lanjut, Yohanes menekankan pentingnya kepala daerah
memprioritaskan kepentingan jangka panjang masyarakat Papua Tengah, khususnya
rakyat Mimika. Ia meminta agar keputusan terkait RUPS tidak dilandasi
kepentingan kelompok tertentu, melainkan berpijak pada keadilan bagi daerah
pemegang saham mayoritas.“Kami ingin Bupati Mimika melaksanakan RUPS di Kabupaten
Mimika, sebagai wilayah pemegang saham mayoritas,” tambahnya.Desakan tersebut muncul dari kekhawatiran bahwa pelaksanaan
RUPS di Jayapura hanya akan menguntungkan pihak-pihak tertentu, sementara
manfaat ekonomi dari divestasi saham tidak dirasakan secara luas oleh
masyarakat Mimika.“Kami tidak ingin uang hasil divestasi saham 10% ini hanya
dinikmati oleh segelintir orang, kami ingin hasilnya dirasakan oleh seluruh
masyarakat Mimika,” tegas Yohanes.Masyarakat Mimika juga mengingatkan agar Bupati Mimika tidak
mengambil keputusan yang dinilai keliru karena dampaknya akan langsung
menyentuh masa depan rakyat. Mereka menyatakan komitmen untuk terus mengawal
setiap kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan saham divestasi tersebut.“Kami akan terus mengawal langkah-langkah Bupati Mimika
dalam kepengurusan saham 10%,” tambah Yohanes.Hingga berita ini diturunkan, Bupati Mimika Yohanes Rettob
belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut. Namun, masyarakat
berharap aspirasi ini dapat menjadi pertimbangan serius dalam menentukan lokasi
dan mekanisme pelaksanaan RUPS divestasi saham 10 persen. Penulis: HendEditor: GF
26 Jan 2026, 13:06 WIT
Kapolda Aceh Mengecek Langsung Perkembangan Sumur Bor Bantuan Polri Untuk Aceh Tamiang
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, melakukan pengecekan langsung sumur bor bantuan Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sumur bor bantuan Polri masih berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pascabencana.Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan program kemanusiaan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang disalurkan ke berbagai wilayah di Aceh.“Hari ini Sabtu 24 Januari 2026 kami mengecek sumur-sumur yang telah diberikan oleh Bapak Kapolri,” ujar Kapolda Aceh.Kapolda menjelaskan, total bantuan sumur bor yang diberikan Kapolri mencapai 267 titik, lengkap mulai dari proses pembuatan hingga fasilitas pendukung seperti mesin dan toren air.“Total bantuan sumur bor Bapak Kapolri yaitu sebanyak 267 titik, meliputi pembuatan sampai dengan mesin dan toren,” jelasnya.Lebih lanjut, Kapolda Aceh menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh bantuan benar-benar dapat dimanfaatkan. Jika ditemukan kendala, perbaikan akan segera dilakukan. Kapolda ingin meyakinkan bahwa apabila masih ada bantuan sumur yang belum berfungsi maksimal maka akan perbaiki.Salah satu lokasi pengecekan dilakukan di RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Berdasarkan hasil peninjauan, sumur bor bantuan Polri di rumah sakit tersebut masih berfungsi dengan baik dan terus dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan.“Alhamdulillah di RSUD Kabupaten Aceh Tamiang, hari ini sumur bor bantuan Polri masih bermanfaat. Semoga bermanfaat bagi Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang,” ucap Kapolda.Sementara itu, Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, Dr Andika Putra SA, menyampaikan bahwa sumur bor bantuan Polri sangat membantu operasional rumah sakit sejak awal pascabencana hingga saat ini.“Hari ini kami kedatangan kunjungan dari Bapak Kapolda beserta Ibu untuk melihat bantuan sumur bor dari Bapak Kapolri. Alhamdulillah, sumur sudah beroperasi dan kami gunakan untuk kebutuhan operasional rumah sakit sejak awal-awal pasca bencana sampai sekarang ini terus kami gunakan,” ungkapnya.Ia berharap bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang.“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan ini terus bisa memberikan manfaat untuk kegiatan pelayanan di rumah sakit,” katanya.Dr Andika juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajarannya atas perhatiannya kepada RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang,” pungkasnya. PNO-12
25 Jan 2026, 14:58 WIT
Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Darurat di Kampung Setie
Papuanewsonline.com, Bener Meriah - Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/01/2026).Jembatan yang dibangun tersebut merupakan akses vital antar dusun yang sangat dibutuhkan warga, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian seperti durian, langsat, dan pinang. Sebelumnya, jembatan ini rusak parah akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sempat terhambat.Kegiatan pembangunan jembatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. Selain membangun jembatan darurat, Polres Bener Meriah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, selimut, serta pakaian kepada warga yang terdampak bencana.Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pemulihan pascabencana.“Selain membangun jembatan, kami juga membawa bantuan berupa sembako, selimut, dan pakaian. Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat. Jembatan ini diharapkan mampu kembali memulihkan roda perekonomian warga Kampung Setie,” ujar Kapolres.Sementara itu, Reje Kampung Setie, Husaini, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras selama beberapa hari membersihkan jalan dan membangun jembatan di kampung mereka.“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh. Personel Polri sudah berhari-hari bekerja di kampung kami, membersihkan jalan, membangun jembatan, serta beberapa kali menyalurkan bantuan sembako. Ini sangat membantu masyarakat kami,” ungkap Husaini.Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut, akses transportasi warga kembali terbuka dan diharapkan aktivitas pertanian serta perekonomian masyarakat Kampung Setie dapat pulih secara bertahap. PNO-12
24 Jan 2026, 15:31 WIT
Dukung Ekonomi Lokal, Kapolda Maluku Kunjungi Penyulingan Minyak Kayu Putih di Namlea
Papuanewsonline.com, Namlea – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mendorong penguatan UMKM dan perekonomian masyarakat lokal.Dorongan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan peninjauan tempat penyulingan minyak kayu putih (ketel) milik Ongko Tuya di Kota Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (22/1/2026).Bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan sejumlah PJU Polda Maluku, Kapolda mengaku kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaku usaha tradisional dan UMKM yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. Ia mengaku ketel minyak kayu putih di Namlea telah menjadi identitas dan komoditas unggulan daerah.Penyulingan minyak kayu putih, lanjut Kapolda, memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Buru. Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung iklim usaha yang aman, tertib, dan berkelanjutan.“Kegiatan penyulingan minyak kayu putih ini merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang sangat bernilai. Polri hadir untuk memastikan aktivitas usaha masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, serta terlindungi dari berbagai potensi gangguan,” ungkapnya.Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketekunan para pelaku usaha minyak kayu putih. Mereka tetap konsisten mengelola usaha secara mandiri dan turun-temurun, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar.“Kami mengapresiasi kerja keras para pelaku usaha yang telah menjaga dan mengembangkan potensi lokal ini. Diharapkan usaha penyulingan minyak kayu putih dapat terus berkembang, memberikan nilai tambah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru,” harapnya.Selain itu, Kapolda Maluku juga menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah daerah terkait penguatan UMKM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan agar roda perekonomian dapat berjalan dengan baik. PNO-12
24 Jan 2026, 12:59 WIT
Kapolda Maluku Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Dusun Wamsaha
Papuanewsonline.com, Bursel – Untuk mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial Polri kepada masyarakat, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyalurkan paket bantuan sosial kepada masyarakat dusun Wamsaha, Desa Leku, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Rabu (21/1/2026).Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan PJU Polda Maluku penyerahan bantuan sosial merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan.Kapolda Maluku saat berdialog mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat.“Sambutan yang saya terima dari masyarakat Dusun Wamsaha sungguh hangat dan penuh kekeluargaan. Hal ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Kapolda.Ia berharap kunjungan kerja dan bakti sosial yang dilaksanakan dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat kebersamaan sebagai satu keluarga besar.“Saya berharap kunjungan saya bersama rombongan dapat membawa dampak positif, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Buru Selatan menuju daerah yang lebih maju, aman, damai, dan sejahtera,” lanjutnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menyelesaikan setiap permasalahan secara musyawarah dan dialog.“Apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, hendaknya diselesaikan dengan duduk bersama dan dibicarakan secara baik-baik, dengan kepala dingin. Saya mengajak khususnya generasi muda untuk mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras yang sering menjadi pemicu terjadinya konflik,” tegas Kapolda.Menutup penyampaiannya, Kapolda Maluku mendoakan agar Dusun Wamsaha terus berkembang dan maju seiring dengan harapan masyarakatnya.“Semoga Dusun Wamsaha senantiasa jaya, berkembang, dan maju, sejalan dengan makna dan harapan yang terkandung dalam namanya,” tutup Kapolda.Untuk diketahui, bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat berupa 30 paket sembako. PNO-12
24 Jan 2026, 12:01 WIT
Pemkab Kampung Kadun Jaya Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Olahan Hasil Bumi
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kampung Kadun Jaya,
Distrik Wania, menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan yang melibatkan
anggota Tim Penggerak PKK (TP-PKK) sebagai upaya meningkatkan peran perempuan
dalam pembangunan kampung. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026)
ini difokuskan pada pengolahan hasil bumi lokal guna mendorong ketahanan
ekonomi keluarga.Pelatihan tersebut dirancang sebagai langkah konkret untuk
membekali perempuan kampung dengan keterampilan praktis yang dapat langsung
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat peran perempuan dalam
rumah tangga, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha berbasis
potensi lokal yang tersedia di Kampung Kadun Jaya.Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menyampaikan bahwa
pelatihan ini menjadi sarana penting dalam mendorong kemandirian dan
produktivitas ibu-ibu PKK. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kemampuan
mengolah hasil bumi kampung agar memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi yang
lebih luas.Melalui pembelajaran praktik langsung, para peserta
diperkenalkan pada berbagai teknik pengolahan bahan pangan lokal yang dapat
dikembangkan menjadi produk rumah tangga bernilai jual. Dengan demikian, hasil
bumi tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpeluang
menjadi sumber pendapatan tambahan.Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, Distrik Wania juga
memfasilitasi pendaftaran peserta untuk bergabung sebagai pelaku UMKM Mimika di
bawah binaan Dinas Koperasi Kabupaten Mimika. Langkah ini diharapkan dapat
membuka akses legalitas usaha, pendampingan, serta peluang pengembangan usaha
yang berkelanjutan.Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata Program
Membangun dari Kampung ke Kota, yang menempatkan penguatan keluarga dan
pemberdayaan perempuan sebagai fondasi utama pembangunan wilayah. Perempuan
melalui wadah PKK diposisikan sebagai penggerak utama ekonomi kampung.Pemerintah kampung berharap pelatihan ini dapat melahirkan
unit-unit usaha baru berbasis kampung yang dikelola oleh perempuan, mampu
menopang perekonomian keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat
secara keseluruhan.Dengan optimalisasi peran perempuan dan pemanfaatan sumber
daya lokal, Kampung Kadun Jaya diharapkan dapat tumbuh sebagai kampung yang
mandiri, produktif, dan berdaya saing di wilayah Distrik Wania.Penulis: JidEditor: GF
23 Jan 2026, 02:14 WIT
JUMLAH INVESTOR PASAR MODAL PAPUA NAIK 24,7% TAHUNAN, CAPAI 128 RIBU ORANG
Papuanewsonline.com, Jayapura – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tren pertumbuhan yang positif pada jumlah investor pasar modal di wilayah Papua. Per Desember 2025, tercatat sebanyak 128.249 orang telah terdaftar sebagai investor, meningkat sebanyak 25.403 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 102.846 orang. Kepala Wilayah Papua BEI Perwakilan Papua, Kresna Payokwa, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut setara dengan kenaikan sekitar 24,7% secara tahunan (year-on-year). "Capaian yang diraih ini menjadi bukti bahwa literasi dan inklusi pasar modal di Papua terus menunjukkan perkembangan yang baik," ujarnya. Menurut Kresna, peningkatan tersebut menggambarkan bahwa masyarakat mulai menyadari bahwa investasi tidak hanya menjadi hak prerogatif penduduk kota besar, melainkan juga terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah. "Peningkatan jumlah investor tidak terlepas dari upaya edukasi yang kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait," tambahnya. Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program literasi pasar modal yang digencarkan, seperti kegiatan sosialisasi menyeluruh, penyelenggaraan sekolah pasar modal, serta pembukaan Galeri Investasi di berbagai lokasi termasuk kampus, sekolah, dan instansi pemerintah daerah. Selain itu, pemanfaatan kanal digital juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong minat masyarakat untuk memulai berinvestasi. Kemudahan akses informasi, termasuk proses pembukaan rekening efek secara daring, membuat masyarakat semakin percaya diri untuk mengenal dan memanfaatkan berbagai instrumen pasar modal yang ada. Memasuki tahun 2026, BEI Papua menyampaikan rasa optimisme bahwa prospek pertumbuhan investor pasar modal di wilayah ini akan tetap terjaga. Dengan mengacu pada laju pertumbuhan tahun sebelumnya, jumlah investor diproyeksikan akan terus bertambah dalam kisaran 20 hingga 25%. "Proyeksi ini didukung oleh penguatan program edukasi dan literasi pasar modal yang akan dilakukan secara lebih masif, perluasan jaringan Galeri Investasi, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap pasar modal nasional," jelas Kresna. Sebagai informasi tambahan, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menetapkan target penambahan 2 juta investor pasar modal untuk tahun 2026. Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa target tersebut membutuhkan dukungan seluruh pelaku pasar. "Mudah-mudahan target ini dapat tercapai. Tentunya hal ini sangat memerlukan peran aktif dari para pelaku pasar, baik sekuritas, bank kustodian, maupun agen penjual lainnya untuk menarik lebih banyak masyarakat Indonesia untuk menjadi investor pasar modal," katanya. Penulis: JidEditor: GF
23 Jan 2026, 00:53 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Aksi Sosial Kemanusiaan di Polres Buru Berjalan Lancar
Papuanewsonline.com, Buru – Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta upaya memperkuat peran sosial dan kemanusiaan, Polda Maluku dan Polres Buru melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan seperti penyaluran bantuan, bakti kesehatan dan pagelaran UMKM Bhayangkari.Kegiatan yang berlangsung di Markas Polres Buru pada Selasa (20/1/2026), ini ditinjau langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kabupaten Buru, yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program sosial Polri dan Bhayangkari berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Aksi sosial kemanusiaan ini diawali dengan penyaluran paket bantuan kepada sebanyak 500 orang masyarakat. Diantaranya warakawuri, para janda, anak-anak yatim, dan masyarakat kurang mampu. Para penerima bantuan merupakan perwakilan dari 10 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polres Buru, mencakup 5 Polsek dan 82 desa.Penyaluran bantuan sosial secara simbolis diberikan Kapolda Maluku bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku yang juga selaku Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku. Pemberian bantuan didampingi Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang. Usai pembagian bantuan sosial, Kapolda Maluku beserta rombongan melaksanakan kembali meninjau Pagelaran UMKM Bhayangkari Cabang Buru. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga Polri dan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat peran Bhayangkari dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal.Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga meninjau pelaksanaan Bakti Kesehatan. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan golongan darah, serta khitanan massal, yang seluruhnya dilaksanakan secara gratis bagi masyarakat.Pemeriksaan kesehatan umum diikuti 250 orang. Pemeriksaan golongan darah diikuti 30 orang, dan untuk khitanan massal diikuti 16 orang anak-anak.Saat meninjau bakti kesehatan, Kapolda Maluku tampak berinteraksi dengan tenaga medis dan masyarakat penerima layanan.Kapolda menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan dalam membantu masyarakat.“Kegiatan bantuan sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” harap Kapolda Maluku.Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Buru sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. PNO-12
22 Jan 2026, 20:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru