Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Irwasum Polri Audiensi Bersama Kompolnas RI, Bahas Kerjasama Pengawasan Internal Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo melaksanakan audiensi dengan Kompolnas RI pada hari senin, 2 Desember 2024. Dalam pertemuan ini dibahas penguatan kerjasama dan penguatan personel Polri.Kedatangan Komjen Pol Dedi Prasetyo diterima pengurus Kompolnas RI periode 2024-2028 yakni ketua Harian Kompolnas RI Arief Wicaksono Sudiutomo dan empat Komisioner Kompolnas yakni Ida Oetari Poernamasasi, Gufron, Yusuf, dan Kaset Kompolnas Kombes Pol Hermansyah. Di kesempatan ini, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Kompolnas telah menjadi mitra Polri sejak lama. Irwasum Polri berharap Kompolnas terus memberi masukan ke dalam internal Polri “Kompolnas selalu menjadi mitra utama Polri dan bersinergi dalam berbagai bidang, terkait tugas pokok Polri. Kompolnas menjadi garda terdepan dalam memberikan penjelasan kepada Masyarakat. Polri sangat terbantu dengan kritik dan masukan yang diberikan Kompolnas,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo. Komjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan bahwa Polri mendukung tugas pokok dan fungsi Kompolnas dengan menyiapkan aplikasi e-candidat, Satu SDM dan Command Centre SDM Polri, menggunakan teknologi AI sehingga dapat menampilkan rekam jejak personel secara akurat. “Semua yang kita siapkan ini akan memudahkan Kompolnas melakukan pengawasan terhadap Polri dan juga mengusulkan calon Kapolri di masa depan. Karena kami mencatat rekam jejak setiap anggota Polri mulai dari penerimaan hingga pengakhiran tugas. Semua tercatat rapi di Satu SDM secara digital,” tambah Komjen Pol Dedi Prasetyo. Lebih lanjut, Komjen Pol Dedi mengatakan Itwasum Polri membuat Command Centre untuk menerima laporan dan mengelola pengaduan Masyarakat serta membuka hotline untuk percepatan penanganan aduan dari masyarakat. Kompolnas menyambut baik program-program yang dijalankan Polri. Ketua Harian Kompolnas mengatakan kewenangan yang dimiliki Polri saat ini harus dijaga dengan baik, karena setiap ada permasalahan terkait penyalahgunaan kewenangan oleh Polri akan melemahkan kewenangan Polri.“Kompolnas berkepentingan untuk memastikan profesionalisme Polri. Sudah menjadi tugas kami melakukan pengawasan fungsional terhadap kinerja Polri dan tetap menjaga marwah institusi Polri di mata masyarakat,”ujar Arief. Arief juga mengharapkan Polri agar selalu memperkuat dan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para personel Polri agar Institusi Polri semakin Presisi.Dalam pertemuan ini Komjen Pol Dedi Prasetyo juga mengundang salah satu Komisioner Kompolnas sebagai narasumber pada Rakor Anev Itwasum Polri T.A. 2025. Komjen Pol Dedi Prasetyo juga menyampaikan bahwa penerimaan anggota Polri Tahun 2025 akan Kick Off pada bulan Januari 2025. Irwasum Polri berharap Kompolnas bisa ikut mengawasi dan memberikan masukan terkait rekrutmen Polri agar Polri dapat menghasilkan calon-calon anggota Polri yang baik kedepannya;Ikut mendampingi Irwasum Polri dalam audiensi ini, Wairwasum Polri Irjen Pol. Yan Sultra, Karorenmin Itwasum Polri Brigjen Pol. M. Mustaqim, Irwil I Itwasum Polri Brigjen Pol. Agus Saripul Hidayat, Irwil II Itwasum Polri Brigjen Pol. Djoko Hari Utomo, Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol. Herukoco, Irwil IV Itwasum Polri Brigjen Pol. Rinto Djatmono, Irwil V Itwasum Polri Brigjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Karobinkar SSDM Polri, Brigjen Langgeng Purnomo, Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol Erthel Stephan, Karowatpers SSDM Polri Brigjen Pol. Budhi Herdi Susyanto, Karopsikologi SSDM Polri Brigjen Pol. Kristiyono, Karojianstra SSDM Polri Brigjen Pol. Agoes Soejadi Soepraptono, dan Kabag Renmin SSDM Polri Kombes Pol. Fajar Budiyanto. PNO-12
03 Des 2024, 19:20 WIT
Personil Gabungan TNI-Polri Berhasil Tembak Mati KKB Jelek Waker
Papuanewsonline.com, Puncak – Pasukan gabungan TNI-Polri berhasil menembak mati anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Jelek Waker dalam kontak tembak di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, pada Senin, pukul 09.50 WIT. Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, saat dikofirmasi menyampaikan bahwa kontak tembak bermula saat KKB melakukan gangguan tembakan terhadap pasukan gabungan TNI-Polri. “Pasukan kami merespon gangguan tersebut dengan tindakan tegas. Akibatnya, satu anggota KKB atas nama Jelek Waker berhasil dilumpuhkan di tempat,” ujar Brigjen Pol. Faizal.Dalam keterangannya, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, juga membenarkan insiden ini. “Jenazah Jelek Waker telah dievakuasi oleh pasukan gabungan TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz ke RSUD Puncak untuk penanganan lebih lanjut. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga melalui PJ Bupati Puncak,” jelas Kombes Pol. Bayu.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, menambahkan, saat ini pasukan gabungan TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz-2-24 sedang dalam status siaga satu untuk mengantisipasi potensi aksi balasan dari KKB. "Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Puncak tetap tenang dan menyerahkan pengendalian keamanan kepada aparat yang bertugas," Tutupnya. PNO-12
03 Des 2024, 08:19 WIT
Lagi, Lakukan Patroli di Wamena Polisi Amankan Senjata Tajam
Papuanewsonline.com, Wamena - Patroli gabungan terus digelar Polres Jayawijaya bersama anggota OMPC II-2024 Opswil Papua Pegunungan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Senin (2/12).Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.I.K mengatakan bahwa, pihaknya akan terus melakukan patroli baik siang hari maupun malam hari untuk meminimalisir tindak kejahatan di kota Wamena."Kali ini kami melaksanakan razia kendaraan dan berhasil mendapatkan senjata tajam yang dibawa oleh masyarakat," kata Kapolres.Selain itu, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya rutin melakukan patroli untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, karena menurutnya senjata tajam yang dibawa oleh masyarakat dapat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan."Hal ini dilakukan sebagai upaya Polri khususnya Polres Jayawijaya dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas pasca pilkada 2024, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujarya.Dari hasil patroli tersebut Polres Jayawijaya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 38 bilah parang panjang, 2 bilah Kapak, 2 pucuk Senapan angin, 14 bilah pisau dan langsung diamankan ke Polres Jayawijaya. PNO-12
03 Des 2024, 08:10 WIT
Polres Jayapura Tangani Kasus Kebakaran Pasar Baru Sentani
Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Polres Jayapura saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tentang peristiwa Kebakaran yang terjadi di Pasar Phara Sentani (Pasar Baru) Sentani, yakni Gedung Blok B dan C serta Bangunan Lapak Pedagang Bagian Belakang, Kab. Jayapura.Peristiwa ini terjadi pada Senin (02/12/2024) dini hari, dan dari peristiwa Kebakaran tersebut, Pemerintah Kab. Jayapura dan pedagang yang berjualan di Pasar Prahara Sentani mengalami kerugian materil.Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay S.I.K., menjelaskan kronologi yang telah diambil dari keterangan para saksi, Hj. IMA (58) menerangkan bahwa awal mula dirinya mengetahui kejadian kebakaran tersebut ini dari anaknya yang juga mempunyai lapak di Pasar Phara Sentani, dan menurut informasi, awal mula api berasal dari lapak bagian belakang Blok C yang kemudian merambat ke Blok B, adapun api cepat merambat dikarenakan lapak-lapak tersebut terbuat dari kayu."Lia (40) menjelaskan bahwa sekitar pukul 02.30 Wit, saat itu dirinya sedang berada dirumah, namun tiba-tiba Ia mendapatkan telpon dari keponakannya yang memberitahukan bahwa pasar Phara Sentani terbakar,” jelas Kapolres.Lebih lanjut Muh. Erdin (25) yang merupakan pedagang di lokasi kebakaran tersebut menjelaskan bahwa pada saat itu dirinya sedang tidur di lapak Pasar Phara Sentani, namun saat itu tiba-tiba ibunya membangunkannya dan memberitahukan ruko kebakaran sehingga Ia pun langsung bangun, serta melihat kebakaran yang mana kebakaran tersebut berawal dari ruko yang merupakan gudang jarang terbuka, kemudian api tersebut menyebar melalui tenda-tenda yang tergantung dan kemudian merembes ke lapak miliknya saat itu.“Milka Rante (51) yang juga merupakan pedagang di lokasi kejadian menerangkan bahwa saat itu dirinya bangun sekitar jam 02.30 Wit untuk mempersiapkan jualan kue kering, dan saat itu Ia mendengar bunyi Klutuk-Klutuk, kemudian Ia membuka pintu dan melihat bahwa api sudah menyala dari salah satu ruko jalan masuk blok B dan Blok C, setelah itu dirinya keluar dan berteriak api-api, dan bergegas untuk menyelamatkan diri” tambah Kapolres.Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, agar untuk tetap menjauh dari lokasi TKP saat ini dikarenakan masih ada sisa–sisa bara api, dan mengungkapkan bahwa untuk saat ini belum ada BB yang diamankan dari TKP tersebut, dan saat ini masih didatakan jumlah lapak jualan yang terbakar, serta terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab terjadinya kebakaran. PNO-12
03 Des 2024, 08:03 WIT
Kapolres Buru dan dandim 1506 Bubarkan Masa Dengan Humanis
Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru Akbp Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M. dan Dandim 1506 Namlea Letkol Inf.Mohamad Tamami S.sos mengambil langkah tegas namun tetap humanis dalam membubarkan massa saat berlangsungnya rapat rekapitulasi suara di PPK Kecamatan Waelata. Pendekatan humanis ini menunjukkan komitmen aparat keamanan untuk menjaga ketertiban tanpa menimbulkan konflik atau kekerasan.Tindakan tersebut biasanya dilakukan untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan tertib, terutama di tengah situasi yang berpotensi memanas. Pendekatan humanis juga mencerminkan kepedulian aparat terhadap hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam batas-batas yang tidak mengganggu kepentingan umum.Konsentrasi massa di PPK Kecamatan Waelata yang berawal dari desakan pendukung salah satu pasangan calon (paslon) untuk membuka kotak suara TPS 17 mencerminkan dinamika yang sering terjadi dalam proses rekapitulasi suara. Situasi ini kemungkinan dipicu oleh ketidakpuasan atau kecurigaan terhadap hasil penghitungan suara di TPS tersebut.Desakan seperti ini biasanya muncul karena adanya dugaan ketidaksesuaian data, kekeliruan administrasi, atau upaya untuk memastikan transparansi proses pemilu. Namun, upaya semacam ini sering kali menimbulkan tensi yang dapat berkembang menjadi kerumunan massa.Tindakan Kapolres Buru Akbp Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M. dan Dandim 1506 Namlea Letkol Inf.Mohamad Tamami S.sos yang membubarkan massa secara humanis menunjukkan pendekatan profesional dalam menangani situasi ini, mengutamakan penyelesaian damai tanpa kekerasan. Membuka kotak suara hanya dapat dilakukan berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, seperti melalui keputusan resmi KPU atau Panwaslu, untuk memastikan keabsahan proses pemilu tetap terjaga. PNO-12
02 Des 2024, 19:03 WIT
Pilkada Aman dan Lancar, Kapolda Maluku: Ucapkan Terima Kasih Atas Partisipasi Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon - Pesta demokrasi, pemilihan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) secara serentak tahun 2024 telah berlangsung aman, damai dan lancar di provinsi Maluku.Terkait kondusifitas keamanan hingga saat ini, Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasianya kepada semua pihak terkait, khususnya masyarakat. "Pilkada serentak di Maluku telah berlangsung aman dan lancar. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan partisipasinya, sehingga sampai saat ini situasi tetap aman terkendali," kata Kapolda Irjen Eddy Tambunan, Minggu (1/12/2024).Kapolda mengatakan, pemilihan calon gubernur-wakil gubernur Maluku, calon bupati-wakil bupati dan calon walikota-wakil walikota di 11 kabupaten/kota yang berjalan aman dan lancar, menandakan tingkat kedewasaan masyarakat."Masyarakat Maluku semakin dewasa dan cerdas dalam berdemokrasi, ini terlihat dari sejak awal sampai berakhirnya pemilihan kepala daerah tidak terjadi hal-hal yang menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.Pilkada, lanjut Kapolda telah berakhir. KPU saat ini sedang menjalankan tugasnya. Siapapun kandidat kepala daerah yang ditetapkan terpilih, harus diterima secara legawa."Siapapun calon kepala daerah yang ditetapkan kita harus terima karena itulah pilihan masyarakat. Apabila ada yang tidak terima dengan keputusan KPU, gunakan prosedur hukum yang sudah ditentukan, jangan malah memprovokasi masyarakat yang pada akhirnya harus berurusan dengan hukum," ajaknya.Kepada seluruh elemen masyarakat, Kapolda mengaku Pilkada telah usai. Mari menjalankan rutinitas seperti sedia kala. Jangan karena perbedaan pilihan pada Pilkada kemarin, kemudian merusak persaudaraan dan kedamaian di bumi Maluku."Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua komponen masyarakat sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban di Maluku aman dan terkendali sampai saat ini," pungkasnya. PNO-12
02 Des 2024, 08:04 WIT
Wacana Pengalihan Polri Ke Kemendagri atau TNI Dinilai Ahistoris
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wacana untuk mengembalikan Polri di bawah kendali Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau bahkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali mengemuka di ruang publik. Gagasan ini menuai kontroversi dan dinilai bertentangan dengan prinsip reformasi institusi keamanan yang telah berlangsung sejak era reformasi.Pitra Nasution, S.H., M.H. seorang praktisi hukum, menegaskan bahwa ide tersebut tidak hanya ahistoris, tetapi juga bertentangan dengan realitas peningkatan kinerja dan kepercayaan publik terhadap Polri. Menurutnya, keberadaan Polri sebagai institusi independen di bawah Presiden justru menjadi kunci keberhasilan reformasi yang selama ini diupayakan.“Hasil berbagai survei menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Ini membuktikan bahwa reformasi Polri telah membawa hasil positif. Polri harus tetap berada di bawah kendali Presiden untuk menjaga independensi dan profesionalismenya, tanpa intervensi politik yang bisa melemahkan fungsi utama penegakan hukum,” ujar Pitra Nasution, Minggu (1/12).Pitra menambahkan, mengembalikan Polri di bawah Kemendagri atau TNI dikhawatirkan dapat membuka kembali ruang intervensi politik yang mencederai prinsip netralitas institusi. Menurutnya, Polri sebagai institusi sipil bersenjata dirancang untuk melayani kepentingan masyarakat sipil, bukan sebagai perpanjangan dari struktur kekuasaan tertentu.“Kita sudah belajar dari sejarah bahwa dualisme fungsi keamanan sipil dan militer sering menciptakan kekacauan struktural. Menghidupkan kembali model tersebut sama saja membawa Indonesia mundur ke masa lalu yang penuh dengan ketidakpastian hukum dan instabilitas institusi,” tegasnya.Lebih jauh, Pitra juga menyoroti potensi terganggunya supremasi hukum jika Polri dipindahkan ke bawah Kemendagri atau TNI. Ia mengingatkan bahwa reformasi institusi keamanan, termasuk Polri, adalah hasil perjuangan panjang yang tak boleh disia-siakan.“Peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri adalah indikator keberhasilan reformasi yang harus kita jaga bersama. Menggoyahkan struktur yang sudah mapan hanya akan merusak kepercayaan yang telah dibangun dengan susah payah,” kata Pitra.Sebagai masyarakat yang peduli pada demokrasi dan supremasi hukum, Pitra mengajak publik untuk bersikap kritis terhadap wacana ini. Menurutnya, mempertahankan Polri sebagai institusi independen di bawah kendali Presiden adalah langkah terbaik untuk memastikan profesionalisme, netralitas, dan keberlanjutan reformasi institusi.“Usulan untuk mengubah struktur Polri ini tidak hanya tidak relevan, tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi yang selama ini kita perjuangkan bersama,” pungkasnya. PNO-12
02 Des 2024, 07:44 WIT
Kapolres Buru dan Dandim 1506 Namlea Tinjau Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan Kayeli
Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., bersama Dandim 1506/Namlea Letkol Infanteri Mohamad Tamami, S.Sos., melakukan peninjauan langsung proses perhitungan suara di tingkat Kecamatan Kayeli. Kehadiran kedua pimpinan tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan ketertiban selama proses perhitungan berlangsung. Langkah ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap panitia PPK dan masyarakat dalam menjaga suasana yang kondusif selama tahapan pemilu.Kelancaran proses perhitungan suara di tingkat Kecamatan Kayeli berlangsung dengan kondusif dan lancar, berkat tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang damai. Partisipasi aktif serta komitmen masyarakat dalam menciptakan suasana aman dan tertib menjadi dasar utama kesuksesan pelaksanaan tahapan ini.Kapolres Buru dan Dandim 1506/Namlea menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Kayeli atas partisipasi dan kerjasama yang telah ditunjukkan dalam menjaga kondusifitas serta kelancaran proses perhitungan suara di tingkat PPK Kecamatan Kayeli. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib selama tahapan pemilu berlangsung. PNO-12
01 Des 2024, 17:51 WIT
Ketua KINGMI Minta Masyarakat Percayakan Sepenuhnya Proses Pilkada Kepada KPU
Papuanewsonline.com, Jayapura – Ketua KINGMI Klasis Weya Enarotali Pdt. Yunus Yogi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga keamanan selama proses penghitungan suara."Mari kita jaga keamanan agar proses penghitungan bisa berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan," ujarnya. Di situasi saat ini, kata Pdt Yunus banyak pihak yang saling mengklaim kemenangan, sehingga bisa menimbulkan gesekan antar pendukung. Dia berharap masyarakat tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada pihak penyelenggara. "Biar KPU yang bekerja, apapun hasilnya, dia yang terpilih adalah orang yang akan membawa perubahan," ujarnya. Disamping itu, dirinya meminta masyarakat untuk mendukung aparat kepolisian menjaga keamanan hingga hasil pleno penetapan calon. "Semua bisa berjalan biak, kalau kita bersama aparat bergandengan tangan menjaga keamanan tetap kondusif," tegasnya. PNO-12
01 Des 2024, 12:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru