logo-website
Senin, 13 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Kriminal Homepage
Pasca Kerusuhan di Dogiyai, Aparat Gubungan Gelar Patroli dan Buka Palang Jalan Papuanewsonline.com, JAYAPURA – Pasca kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, aparat gabungan menggelar patroli di seputaran kota dan membuka palang jalan menuju Distrik Kamu Selatan dan juga jalan Kampung Mawa. Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, didampingi Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D. Tatiratu, dan anggota gabungan. Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D. Tatiratu saat dihubungi Selasa sore mengatakan, pihaknya sengaja melakukan patroli dan membuka palang untuk menstabilkan lagi aktivitas masyarakat, yang beberapa waktu lalu terhenti akibat kerusuhan tanggal 12 November lalu. “Jadi hari ini kita buka supaya masyarakat bisa berbaur lagi, dengan masyarakat asli yang ada di sini baik dari Distrik Kamu Selatan maupun Kampung Mawa,” kata Kompol Samuel. Menurut Kompol Samuel, situasi Kamtibmas Kembali berjalan normal. Namun masih ada palang yang sengaja diletakan di jalan, masyarakat juga masih merasa ketegangan dan juga merasa bahwa masih ada pembatasan-pembatasan diareal tertentu dan kegiatan masyarakat pun untuk aktivitas perekonomian tentunya akan terhambat. “Jadi hari ini saya selaku Kapolres Dogiyai dan beberapa rekan perwira serta anggota kita membuka palang hari ini, agar aktivitas mulai normal,” ungkapnya. Dikitakan bahwa saat melakukan patrol jalan kaki anggota mengecek pos-pos pengaman dari Personil TNI dan Polri, dan mengecek TKP Perkantoran yang dibakar oleh Masa. “Kami juga meninjau jualan mama-mama di Pasar Kampung Ikebo, ini menjadi buti bahwa situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai mulai membaik,” pungkasnya. (Ridwan)   15 Nov 2022, 18:21 WIT
Kapolres Jayawijaya berhasil lakukan Mediasi 2 Massa Aksi Yang Berperang di Distrik Wamena Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Polres Jayawijaya akhirnya berhasil  memediasi dua kelompok massa yang berperang pada hari sabtu hingga minggu kemarin, Diketahui proses mediasi ini bertempat di jalan Trans Kimbim, Desa Autakma, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Senin (14/11).Proses Mediasi yang difasilitasi Polri ini pertama dilaksanakan  di Kampung Woken, Rumah Duka Korban Kasus Penganiayaan pada Sabtu (12/11) kemarin.Dalam proses mediasi, Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu menyampaikan kepada  Yanus Kalolik selaku Perwakilan massa korban kasus penganiayaan agar menahan diri dan percayakan kasus hukum itu agar ditangani Polisi dalam penegakan hukum.“ Kami sudah sampaikan kepada keluarga korban  bahwa saat ini Pihak Kepolisian telah berhasil mengamankan pelaku penganiayaan pada Sabtu (12/11), sehingga kami mengharapkan agar tidak ada lanjutan aksi perang yang dapat memakan korban lebih banyak,’’ jelas Kapolres.Kapolres berharap, dengan adanya mediasi tersebut,  permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan dengan hati yang dingin tanpa pertikaian dengan melaksanakan dialog yang mempertemukan kedua belah pihak untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi.“ Kami bertekad  mempertemukan kedua Tokoh Massa besok di Mapolres Jayawijaya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi,’’ tandas Kapolres.Selain memberikan arahan kepada warga, Kapolres juga mendatangi Massa Pihak yang Rumahnhya dibakar pada pertikaian Sabtu (12/11) dan menyampaikan agar massa dapat menahan diri, sehingga proses mediasi  atau dialog terjawab agar persoalan tersebut segera diselesaikan." Kami juga suda berkoordinasi dengan  saudara  Kelippas Kossay dan masyarakat yang lain agar dapat menahan diri dan tidak melanjutkan aksi perang, karena pihak keluarga korban kasus penganiayaan sudah sepakat untuk diadakannya dialog antar kedua bela pihak untuk menemukan titik terang," imbuh Kapolres Jayawijaya Sebagai informasi, pasca dilakukannya mediasi kedua belah pihak saat ini menarik massa dari Jalan Trans Kimbim pada pukul 14.48 WIT, sehingga situasi Kabupaten Jayawijaya aman dan kondusif.(Febri) 15 Nov 2022, 13:25 WIT
Dua Kelompok Bertikai di Jayawijaya, Pelaku Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Polres Jayawijaya saat ini tengah menangani kasus pertikaian antara 2 Kelompok yang terjadi di Jalan Trans Kimbim, Desa Autakma, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (13/11).malam.Kejadian tersebut merupakan peristiwa lanjutan dari adanya kasus penganiayaan hingga terjadi pertikaian antara kedua belah pihak Sabtu (12/11) kemarin.Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu, S.H., S.I.K., M.H bersama personelnya pada peristiwa tersebut turun langsung guna menyikapi perkembangan situasi yang ada.Kapolres mengatakan bahwa sekitar pukul 07.14 WIT pihaknya yang saat itu berada di TKP hendak memberikan himbauan kepada kedua belah pihak atas pertikaian yang terjadi. Kemudian, pihaknya bersama Kepala Kampung Kosimeage bapak Mino Elopere bergeser dengan maksud mengamankan pelaku penganiayaan yakni AK (25).“Setelah Pelaku berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian, dengan waktu yang sama juga kembali terjadi pertikaian antara dua pihak sekitar pukul 08.52 WIT,” ucapnya.Dengan kembali terjadinya pertikaian tersebut, Kapolres langsung turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi diantara kedua belah pihak dengan memanggil perwakilan massa untuk diberikan himbauan.Kapolres menyampaikan, setelah dilakukan himbauan oleh dirinya dan beberapa Tokoh Masyarakat Jayawijaya, sekitar pukul 16.00 WIT kemudian pertikaian kembali terjadi.“Himbauan kami tidak diindahkan oleh kedua belah pihak yang berseteru sehingga kembali terjadi pertikaian yang ketiga kalinya,” ungkapnya.Ia menambahkan, pertikaian tersebut dapat diredam sekitar pukul 18.40 yang kemudian masyarakat dikawal oleh pihak Kepolisian untuk kembali ke kediaman masing-masing.“Pelaku penganiayaan telah kami amankan di Polres Jayawijaya untuk dilakukan pemeriksaan oleh Satuan Reskrim. Namun, akibat pertikaian hari ini juga kembali ditemukan korban luka yakni an Bocor Kogoya (23) yang terkena panah pada bagian paha kanan, Yoko Kogoya yang terkena pada bagian betis kaki kanan dan Jabri Kogoya yang mengalami luka sabet sajam pada bagian dahi dan bahu kiri,” ungkap AKBP Hesman. Diakhir penyampaiannya, Kapolres mengatakan bahwa para korban telah dibawa ke RSUD Wamena untuk dilakukan tindakan medis dan situasi hingga saat ini berjalan kondusif namun masih dilakukan pengamanan di sekitaran TKP oleh aparat Kepolisian.(Febri) 13 Nov 2022, 22:48 WIT
Massa Bakar Enam Kantor Pemerintah di Dogiyai, Kabid Humas: Situasi Suda Kondusif Papuanewsonline.com, Jayapura– Situasi Kamtibmas di Kabupaten Dogiyai saat ini relatif kondusif, pasca pembakaran susulan oleh sekelompok Massa. Hal itu, disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, Minggu (13/11) pagi. " Situasi di Sore hari kemarin sempat kondusif, namun di Malam hari massa kembali melakukan pembakaran di beberapa titik termasuk perkantoran pemerintah dan rumah warga," kata Kamal. Hingga pukul 01.00 WIT dini hari personil gabungan TNI-Polri masih melakukan pengamanan di titik - titik yang telah ditentukan. " Dini hari tadi massa masih  melakukan pelemparan batu dan anak panah dimana petugas berjaga, sehingga anggota membalas  dengan tembakan peringatan untuk menghalau massa agar tidak mendekat ke arah petugas," ujarnya. Namun pagi ini, Minggu (13/11) kata Kamal, situasi dapat dikendalikan oleh aparat keamanan yang ada di Kabupaten Dogiyai, sembari melalukan patroli jalan kaki dan memantau kerusakan akibat aksi anarkis yang dilakukan oleh massa. " Dari pantauan aparat gabungan yang melakukan patroli terdapat 6 bangunan pemerintahan di Jalan Trans Nabire-Enarotali arah Kampung Ekimanida yang dibakar," ujarnya.  Keenam bangunan yang dibakar massa yakni,  Kantor BPKAD, Kantor Dinas Pendidikan, Kantor Keuangan, Kantor Inspektorat, Kantor lingkungan hidup dan Kantor Dukcapil. Menurut Kamal, kerugian materiil dan korban jiwa dari kejadian ini belum bisa dipastikan, karena dari informasi yang diterima pihaknya, masih terdapat seorang warga yang belum diketahui keberadaannya dan seorang Ibu bersama 2 anaknya juga belum di tahu keberadaannya. " Kami masih menunggu situasi benar benar kondusif untuk segera dilakukan pendataan kerugian materil dan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, serta olah TKP oleh Satreskrim Polres Dogiyai," tandasnya. Dikatakan, Aparat Gabungan akan membentuk tim investigasi untuk mengungkap pelaku penyebab tindakan anarkis oleh massa. Aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok massa di Kabupatan Dogiyai dipicu kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak berusia 5 tahun an. Noldi Goo meninggal dunia pada Sabtu (12/11). Akibatnya, sekelompok massa melakukan aksi anarkis dan menyerang  supir, warga dan membakar beberapa rumah warga dan 2 Unit Truck serta kantor pemerintahan di Kabupaten Dogiyai. " Dari kejadian penyerangan itu, 1 orang mengalami luka bacok dan 2 anggota Polisi yang saat itu bertugas menghalau massa ikut menjadi korban," ucapnya. Saat ini supir truck telah di amankan di Polres Dogiyai. Sedangkan para korban masih berada di Polres Dogiyai, belum bisa dievakuasi ke RSUD Nabire karena akses jalan diputus dan dipalang oleh masyarakat. Kabid Humas menambahkan, dalam penanganan kasus ini, Kapolda Papua telah memerintahkan  beberapa Pejabat Utama untuk ke Kabupaten Dogiyai yang dipimpin Dir Reskrimum Polda Papua berserta anggotanya. " Pejabat Utama di kirim ke Kabupaten Dogiyai untuk membantu proses penegakan hukum. Selain itu 2 SST dari Polres Nabire tadi pagi telah berangkat ke Dogiyai untuk penebalan," tambahnya. Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menyerahkan masus kecelakaan lalu lintas ini diserahkan ke Penyidik Polri. " Kita mengimbau agar proses hukum terkait laka lantas untuk diserahkan ke penyidik Polri dan tidak ada kekerasan lagi baik terhadap orang maupun barang, karena hal ini tentu akan mengganggu pembangunan di Dogiyai dari segala aspek,” Harapnya.(Arifin) 13 Nov 2022, 17:35 WIT
Kembalikan Rasa Aman, 2 SST Polri Tibah di Kabupaten Dogiyai Papuanewsonline.com, Dogiyai – 2 SST Personel Polri telah bergeser dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Dogiyai guna memberikan rasa aman dan situasi yang kondusif kepada masyarakat, Minggu (13/11). Personel Brimob tersebut menuju Kabupaten Dogiyai menggunakan 2 trek dan telah tiba sekitar pukul 11.00 WIT kemudian langsung mengisi titik-titik pengamanan. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H saat ditemui di media Center pagi tadi, membenarkan informasi tersebut. Kabid Humas mengatakan bahwa 2 SST Polri dikirimkan untuk membantu melaksanakan pengamanan pasca kejadian pembakaran kemarin. Ia menjelaskan, TKP pembakaran kemarin diketahui berada di 4 titik yang berbeda yakni di jalan Ikebo Bawah yang menghanguskan 3 bangunan atau sekitar 17 petak, kemudian di Jembatan yang menghanguskan 2 bangunan atau sekitar 50 petak berderet L, TKP ketiga berada di Jl. Trans Nabire - Enarotali yang menghabiskan 6 Bangunan Kantor Dinas, TKP terakhir berada di Jl. Trans Nabire – Enarotali tepatnya didekat jembatan hingga menghanguskan 2 bangunan yang terdiri dari 13 petak. “Dapat dipastikan bahwa saat ini situasi di Kabupaten Dogiyai berangsur-angsur aman setelah dilakukan pengamanan yang ketat oleh aparat Kepolisian yang dibantu personel TNI setempat,” ucapnya. Kombes Pol Kamal juga menyampaikan, dari kemarin hingga hari ini Aparat masih terus melakukan pemantauan serta pengamanan di seluruh TKP. Tidak hanya itu, terlihat juga anggota bersama beberapa masyarakat saling membantu mengamankan barang-barang berharga yang tersisa dari peristiwa kemarin. “Hingga saat ini masih banyak masyarakat kurang lebih sekitar 400an yang secara bergiliran menunggu Truk untuk sementara mengamankan diri di Kabupaten Nabire,” ungkapnya. Untuk diketahui bahwa para korban luka dari anggota Kepolisian maupun masyarakat akibat peristiwa kemarin, telah diberangkatkan menuju Kabupaten Nabire menggunakan pesawat sekitar pukul 08.30 WIT pagi tadi untuk segera dilakukan penanganan medis di Rumah Sakit Nabire, namun ada satu korban atas nama Ikbal merupakan penjaga kios diduga hilang dan saat ini masih dalam pencarian oleh Pihak Kepolisian. “Beberapa Pejabat Utama Polda Papua juga telah tiba di Kabupaten Dogiyai guna mendalami kasus yang terjadi hingga mengakibatkan pembakaran di 4 TKP yang berbeda tersebut,” pungkas Kabid Humas. Untuk itu, Kombes Pol Kamal mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan situasi yang aman di Kabupaten Dogiyai dengan tidak terprovokasi oleh ajakan-ajakan pihak yang tidak bertanggung jawab. “Informasi lebih lanjut terkait situasi di Kabupaten Dogiyai akan kami informasikan segera namun hingga saat ini masih dipastikan aman dan kondusif,” tutupnya.(Noris) 13 Nov 2022, 17:24 WIT
KKB Tembak 1 Orang Anggota TNI di Kabupaten Puncak Papuanewsonline.com, Puncak – Bertempat di Kampung Yenggemok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak telah terjadi penembakan terhadap Aparat TNI-Polri yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata Pimpinan Numbuk Telenggen, Minggu (13/11). Penembakan yang terjadi sekitar pukul 11.37 WIT tersebut dilakukan saat Aparat TNI-Polri sedang melaksanakan Patroli dan cipta kondisi di sekitaran Distrik Gome, Kabupaten Puncak dan terdengar arah tembakan dari Bukit Tepuk. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan gangguan tersebut kemudian direspon aparat dengan memberikan tembakan balasan sehingga terjadi kontak tembak antara Aparat TNI-Polri dengan Kelompok KKB tersebut. “Akibat penyerangan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Pimpinan Numbuk Telenggen, seorang anggota TNI terkena tembakan dibagian paha kanan sehingga dengan cepat personel mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga,” jelasnya. Kombes Pol Kamal melanjutkan, setelah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Ilaga, Korban kemudian dilarikan menuju Bandara Ilaga untuk bergeser ke Kabupaten Mimika guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. “Untuk korban dalam keadaan sadar dan telah dievakuasi menggunakan Helikopter Kadal milik TNI AU untuk dilanjutkan penanganan medis di Rumah Sakit Timika,” ujar Kasatgas Humas. Diakhir penyampaiannya, ia mengatakan bahwa pelaku penembakan masih dalam penyelidikan dan pengejaran, dugaan aksi ini dilakukan oleh KKB Pimpinan Numbuk Telenggen.(Noris) 13 Nov 2022, 17:14 WIT
Lagi KKB Berulah!! Bakar Bangunan Pos Polisi di Tanjakan Lapar Kabupaten Puncak Papuanewsonline.com, Puncak – Telah terjadi pembakaran terhadap Pos Polisi yang sementara sedang dalam tahap pembangunan, di Tanjakan Lapar, Kabupaten Puncak, Minggu (13/11). Pembakaran tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok KKB Kepala Air Pimpinan Jecky Waker sekitar pukul 21.05 atas keterangan salah satu informan. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H saat dimintai keterangan, membenarkan kejadian tersebut. Kabid humas menjelaskan bahwa pada pukul 20.55 WIT terdengar suara letusan senjata api jenis Revolver sebanyak 2 kali dari arah Pos Polisi yang sementara dibangun tersebut. Lanjutnya, kemudian sekitar pukul 21.05 WIT Kapolsek Ilaga mendapat informasi dari seorang informan melalui telefon bahwa Pos Polisi tersebut sedang di bakar oleh kelompok KKB kemudian dengan cepat Kapolsek bersam anggotanya menuju TKP untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.  “Saat Kapolsek bersama anggotanya tiba, tidak ditemui adanya pembakaran seperti yang diinfokan sehingga setelah mengecek keadaan sekitar, Personel balik ke Polsek,” ucapya. Kombes Pol Kamal menjelaskan, keesokan paginya sekitar pukul 08.30 Wakapolres Puncak bersama personel menuju TKP untuk kembali mengecek informasi yang diberikan. “Setibanya di TKP, Wakapolres bersama personel kemudian melihat adanya indikasi dilakukan pembakaran terhadap Pos Polisi yang sedang dibangun tersebut, karena ditemukan pohon ranting berserakan dalam keadaan terbakar berada di dalam Pos,” ungkap Kabid Humas. Ia mengatakan, Pospol tersebut tidak ikut terbakar dikarenakan api yang tidak membesar sehingga kondisi bangunan masih dalam keadaan utuh. Tidak hanya itu, KKB meninggalkan jejak kaki, serta sebila parang dan kertas bertuliskan '' Dari Nokia: Mau Nokia Naik Keatas". “Diduga Pok KKB yang melakukan pembakaran tidak terima dengan ada nya pospol yang di bangun di kompleks Pancuran Tanjakan lapar yang menjadi akses perlintasan Pok KKB tersebut,” jelas Kabid Humas. Kabid Humas menyampaikan bahwa aparat Kepolisian akan segera melakukan pengembangan kasus serta patroli disekitar TKP agar mengantisipasi adanya aksi serangan dan menutup pergerakan KKB agar tidak masuk ke dalam Kota Illaga.(Febri) 13 Nov 2022, 16:58 WIT
Polda Papua Pastikan Situasi Dogiyai Kondusif Papuanewsonline.com, Jayapura – Polda Papua memastikan situasi mencekam Pasca kejadian kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Dogiyai yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, kembali kondusif.Hal itu, disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi Sabtu (12/11/2022)."Situasi Kamtibmas di Dogiyai kembali kondusif, anggota gabungan telah membubarkan massa," kata Kombes Kamal.Lebih lanjut dikatakan, saat ini personel gabungan Polres Dogiyai, TNI,  Brimob Yon C dan Satgas Damai Cartenz masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi kejadian.Kabid Humas menjelaskan,  kecelakaan itu terjadi pada Sabtu, (12/11) sekitar pukul 14.30 Wit di Kampung Ikebo Distrik Kamu, Kabaputen Dogiyai. Dari kecelakaan itu seorang anak berusia 5  tahun atas nama, Noldi Goo meninggal dunia di tempat.Lanjut Kabid Humas, Kejadian itu dilihat warga sehingga langsung melakukan penyerangan terhadap supir dan membakar  1 unit rumah 4 pintu di arah Kampung Mauwa dan 2 unit kendaraan truck."Dampak dari kejadian tersebut, sekelompok masa merangsek maju ke Polres dan berusaha untuk mengambil Sopir namun berhasil diarahkan dan dikendalikan," ujarnya.Kabid Humas menyebutkan,  masa bergabung dari arah kampung Mauwa dan Kamuu Selatan memaksa masuk untuk membakar Pasar Ikebo namun  berhasil dihalau dengan tembakan gas air mata dan aparat gabungan berjaga dalam kota. Dikatakan, saat ini supir truck berinisial KM dan 1 orang korban pembacokan oleh massa berhasil dievakuasi ke Mapolres Dogiyai."Dari informasi terakhir yang kami diterima, terdapat 1 orang korban lagi yang terkena bacok namun anggota masih berusaha untuk mengevakuasi korban," ucap Kabid Humas.Kabid Humas mengimbau kepada warga masyarakat di Kabupaten Dogiyai untuk tidak terprovokasi dengan pihak-pihak yang ingin mengacaukan situasi Kamtibmas di Dogiyai dan menyerahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian."Kami harap masyarakat tidak terprovokasi, serahkan kasus kecelakaan ini kepada pihak Kepolisian dan diselesaikan dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tandasnya.(Stefi) 12 Nov 2022, 17:32 WIT
Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kebakaran 4 Petak Kamar Kost di Jl. Pasar Youtefa, Kota Jayap Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resok Kota Jayapura saat ini tengah mendalami kasus kebakaran yang terjadi tadi malam, Jumat (11/11) sekitar pukul 21.15 WIT, di Jl. Pasar Youtefa Gang Al-Hidayah dua RT.007/RW.006 Kel. Wai Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Kebakaran yang menghanguskan 4 Petak Kamar Kos tersebut diketahui milik saudara Falim Lanuri (34) yang juga merupakan seorang anggota Polri. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H saat ditemui di Media Center, Sabtu (12/11) membenarkan kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan bahwa menurut keterangan beberapa saksi yang berada dilokasi kejadian, diketahui bahwa api diduga berasal dari salah satu kamar kos di lantai 2, namun untuk penyebab awal masih didalami oleh Pihak Kepolisian. “Personel Polsek Abepura yang mendapatkan informasi mengenai peristiwa kebakaran tersebut kemudian segera mendatangi TKP guna melakukan pengamanan,” terangnya. Kombes Pol Kamal menambahkan, api berhasil dipadamkan oleh masyarakat dan pihak pemadam kebakaran sekitar pukul 22.25 WIT namun sudah menghanguskan 4 Petak Kamar Kos yang berada di lantai 2. “Saat ini Kepolisian telah memasang garis polisi pada lokasi kejadian sedangkan  untuk korban jiwa tidak ada, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp.300.000.000,” ujar Kamal. Ia melanjutkan, untuk mengetahui penyebab awal peristiwa kebakaran tersebut, Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota masih terus mengumpulkan keterangan-keterangan para saksi dan akan dilakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti.(Arifin)   12 Nov 2022, 10:11 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT