Papuanewsonline.com
Surat Kesaksian: Tanah Timika Milik Suku Aika, Ganti Rugi "Bangun Dulu Urusan Belakang"
Dua Tahun Joel, Ketua Pemuda Kei: Pembangunan Kampung Hanya Wacana, Buka Data Otsus Rp228 Miliar
AMI Desak KPK Periksa Dana SILPA APBD Mimika 2025 Rp 1,1 Triliun
Mafud MD Berikan Selamat Kepada Polri dan Apresiasi Kinerja Kejagung
Sebelum Undur Diri, Febrie Adriansyah Sebut Ada 47 Orang Terlibat Mega Korupsi BGN
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Brankas Isi Emas 2,5 Kg dan Uang Rp21,2 Miliar
Proyek Ruang Guru SMPN Jila Minim Pengawasan, Kepala Tukang Rangkap Jadi Konsultan
Janji Busuk Pemda Mimika: Ganti Rugi Suku Aika Cuma Omong Kosong, Tanah Tetap Digarap
Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diumumkan Jadi Tersangka
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda
BERITA TAG Kriminal
Homepage
Pasca Kerusuhan di Dogiyai, Aparat Gubungan Gelar Patroli dan Buka Palang Jalan
Papuanewsonline.com, JAYAPURA
– Pasca kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, aparat gabungan menggelar patroli di
seputaran kota dan membuka palang jalan menuju Distrik Kamu Selatan dan juga
jalan Kampung Mawa. Patroli tersebut dipimpin
langsung oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal,
didampingi Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D. Tatiratu, dan anggota gabungan. Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D.
Tatiratu saat dihubungi Selasa sore mengatakan, pihaknya sengaja melakukan
patroli dan membuka palang untuk menstabilkan lagi aktivitas masyarakat, yang
beberapa waktu lalu terhenti akibat kerusuhan tanggal 12 November lalu. “Jadi hari ini kita buka supaya
masyarakat bisa berbaur lagi, dengan masyarakat asli yang ada di sini baik dari
Distrik Kamu Selatan maupun Kampung Mawa,” kata Kompol Samuel. Menurut Kompol Samuel, situasi
Kamtibmas Kembali berjalan normal. Namun masih ada palang yang sengaja
diletakan di jalan, masyarakat juga masih merasa ketegangan dan juga merasa
bahwa masih ada pembatasan-pembatasan diareal tertentu dan kegiatan masyarakat
pun untuk aktivitas perekonomian tentunya akan terhambat. “Jadi hari ini saya selaku
Kapolres Dogiyai dan beberapa rekan perwira serta anggota kita membuka palang
hari ini, agar aktivitas mulai normal,” ungkapnya. Dikitakan bahwa saat melakukan
patrol jalan kaki anggota mengecek pos-pos pengaman dari Personil TNI dan
Polri, dan mengecek TKP Perkantoran yang dibakar oleh Masa. “Kami juga meninjau jualan
mama-mama di Pasar Kampung Ikebo, ini menjadi buti bahwa situasi kamtibmas di
Kabupaten Dogiyai mulai membaik,” pungkasnya. (Ridwan)
15 Nov 2022, 18:21 WIT
Kapolres Jayawijaya berhasil lakukan Mediasi 2 Massa Aksi Yang Berperang di Distrik Wamena
Papuanewsonline.com,
Jayawijaya – Polres Jayawijaya akhirnya
berhasil memediasi dua kelompok massa yang
berperang pada hari sabtu hingga minggu kemarin, Diketahui
proses mediasi ini bertempat di jalan Trans Kimbim, Desa Autakma, Distrik
Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Senin (14/11).Proses Mediasi yang difasilitasi Polri ini
pertama dilaksanakan di Kampung Woken,
Rumah Duka Korban Kasus Penganiayaan pada Sabtu (12/11) kemarin.Dalam proses mediasi, Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu menyampaikan kepada Yanus Kalolik selaku Perwakilan massa korban kasus
penganiayaan agar menahan diri dan percayakan kasus hukum itu agar ditangani
Polisi dalam penegakan hukum.“ Kami sudah sampaikan kepada keluarga korban bahwa saat ini Pihak Kepolisian telah berhasil
mengamankan pelaku penganiayaan pada Sabtu (12/11), sehingga kami mengharapkan
agar tidak ada lanjutan aksi perang yang dapat memakan korban lebih banyak,’’ jelas
Kapolres.Kapolres berharap, dengan adanya mediasi
tersebut, permasalahan yang terjadi dapat
diselesaikan dengan hati yang dingin tanpa pertikaian dengan melaksanakan
dialog yang mempertemukan kedua belah pihak untuk menyelesaikan perselisihan
yang terjadi.“ Kami bertekad mempertemukan kedua Tokoh Massa besok di
Mapolres Jayawijaya untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi,’’ tandas
Kapolres.Selain memberikan arahan kepada warga, Kapolres
juga mendatangi Massa Pihak yang Rumahnhya dibakar pada pertikaian Sabtu
(12/11) dan menyampaikan agar massa dapat menahan diri, sehingga proses mediasi atau dialog terjawab agar persoalan tersebut
segera diselesaikan." Kami juga suda berkoordinasi dengan saudara Kelippas Kossay dan masyarakat yang lain agar dapat menahan diri
dan tidak melanjutkan aksi perang, karena pihak keluarga korban kasus
penganiayaan sudah sepakat untuk diadakannya dialog antar kedua bela pihak
untuk menemukan titik terang," imbuh Kapolres Jayawijaya
Sebagai informasi, pasca dilakukannya mediasi
kedua belah pihak saat ini menarik massa dari Jalan Trans Kimbim pada pukul
14.48 WIT, sehingga situasi Kabupaten Jayawijaya aman dan kondusif.(Febri)
15 Nov 2022, 13:25 WIT
Dua Kelompok Bertikai di Jayawijaya, Pelaku Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian
Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Polres Jayawijaya saat ini tengah menangani kasus pertikaian antara 2 Kelompok yang terjadi di Jalan Trans Kimbim, Desa Autakma, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (13/11).malam.Kejadian tersebut merupakan peristiwa lanjutan dari adanya kasus penganiayaan hingga terjadi pertikaian antara kedua belah pihak Sabtu (12/11) kemarin.Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu, S.H., S.I.K., M.H bersama personelnya pada peristiwa tersebut turun langsung guna menyikapi perkembangan situasi yang ada.Kapolres mengatakan bahwa sekitar pukul 07.14 WIT pihaknya yang saat itu berada di TKP hendak memberikan himbauan kepada kedua belah pihak atas pertikaian yang terjadi. Kemudian, pihaknya bersama Kepala Kampung Kosimeage bapak Mino Elopere bergeser dengan maksud mengamankan pelaku penganiayaan yakni AK (25).“Setelah Pelaku berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian, dengan waktu yang sama juga kembali terjadi pertikaian antara dua pihak sekitar pukul 08.52 WIT,” ucapnya.Dengan kembali terjadinya pertikaian tersebut, Kapolres langsung turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi diantara kedua belah pihak dengan memanggil perwakilan massa untuk diberikan himbauan.Kapolres menyampaikan, setelah dilakukan himbauan oleh dirinya dan beberapa Tokoh Masyarakat Jayawijaya, sekitar pukul 16.00 WIT kemudian pertikaian kembali terjadi.“Himbauan kami tidak diindahkan oleh kedua belah pihak yang berseteru sehingga kembali terjadi pertikaian yang ketiga kalinya,” ungkapnya.Ia menambahkan, pertikaian tersebut dapat diredam sekitar pukul 18.40 yang kemudian masyarakat dikawal oleh pihak Kepolisian untuk kembali ke kediaman masing-masing.“Pelaku penganiayaan telah kami amankan di Polres Jayawijaya untuk dilakukan pemeriksaan oleh Satuan Reskrim. Namun, akibat pertikaian hari ini juga kembali ditemukan korban luka yakni an Bocor Kogoya (23) yang terkena panah pada bagian paha kanan, Yoko Kogoya yang terkena pada bagian betis kaki kanan dan Jabri Kogoya yang mengalami luka sabet sajam pada bagian dahi dan bahu kiri,” ungkap AKBP Hesman. Diakhir penyampaiannya, Kapolres mengatakan bahwa para korban telah dibawa ke RSUD Wamena untuk dilakukan tindakan medis dan situasi hingga saat ini berjalan kondusif namun masih dilakukan pengamanan di sekitaran TKP oleh aparat Kepolisian.(Febri)
13 Nov 2022, 22:48 WIT
Massa Bakar Enam Kantor Pemerintah di Dogiyai, Kabid Humas: Situasi Suda Kondusif
Papuanewsonline.com, Jayapura– Situasi Kamtibmas di Kabupaten
Dogiyai saat ini relatif kondusif, pasca pembakaran susulan oleh sekelompok
Massa. Hal itu, disampaikan oleh Kabid
Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad
Musthofa Kamal saat dihubungi, Minggu (13/11) pagi. " Situasi di Sore hari
kemarin sempat kondusif, namun di Malam hari massa kembali melakukan pembakaran
di beberapa titik termasuk perkantoran pemerintah dan rumah warga," kata
Kamal. Hingga pukul 01.00 WIT dini hari
personil gabungan TNI-Polri masih melakukan pengamanan di titik - titik yang
telah ditentukan. " Dini hari tadi massa
masih melakukan pelemparan batu dan anak
panah dimana petugas berjaga, sehingga anggota membalas dengan tembakan peringatan untuk menghalau
massa agar tidak mendekat ke arah petugas," ujarnya. Namun pagi ini, Minggu (13/11)
kata Kamal, situasi dapat dikendalikan oleh aparat keamanan yang ada di
Kabupaten Dogiyai, sembari melalukan patroli jalan kaki dan memantau kerusakan
akibat aksi anarkis yang dilakukan oleh massa. " Dari pantauan aparat
gabungan yang melakukan patroli terdapat 6 bangunan pemerintahan di Jalan Trans
Nabire-Enarotali arah Kampung Ekimanida yang dibakar," ujarnya. Keenam bangunan yang dibakar
massa yakni, Kantor
BPKAD, Kantor Dinas Pendidikan, Kantor Keuangan, Kantor Inspektorat,
Kantor lingkungan hidup dan Kantor Dukcapil. Menurut Kamal, kerugian materiil
dan korban jiwa dari kejadian ini belum bisa dipastikan, karena dari informasi
yang diterima pihaknya, masih terdapat seorang warga yang belum diketahui
keberadaannya dan seorang Ibu bersama 2 anaknya juga belum di tahu
keberadaannya. " Kami masih menunggu
situasi benar benar kondusif untuk segera dilakukan pendataan kerugian materil
dan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, serta olah TKP oleh Satreskrim
Polres Dogiyai," tandasnya. Dikatakan, Aparat Gabungan akan
membentuk tim investigasi untuk mengungkap pelaku penyebab tindakan anarkis
oleh massa. Aksi anarkis yang dilakukan oleh
sekelompok massa di Kabupatan Dogiyai dipicu kasus kecelakaan lalu lintas yang
menyebabkan seorang anak berusia 5 tahun an. Noldi Goo meninggal dunia pada
Sabtu (12/11). Akibatnya, sekelompok massa
melakukan aksi anarkis dan menyerang
supir, warga dan membakar beberapa rumah warga dan 2 Unit Truck serta
kantor pemerintahan di Kabupaten Dogiyai. " Dari kejadian penyerangan
itu, 1 orang mengalami luka bacok dan 2 anggota Polisi yang saat itu bertugas
menghalau massa ikut menjadi korban," ucapnya. Saat ini supir truck telah di
amankan di Polres Dogiyai. Sedangkan para korban masih berada di Polres
Dogiyai, belum bisa dievakuasi ke RSUD Nabire karena akses jalan diputus dan
dipalang oleh masyarakat. Kabid Humas menambahkan, dalam
penanganan kasus ini, Kapolda Papua telah memerintahkan beberapa Pejabat Utama untuk ke Kabupaten
Dogiyai yang dipimpin Dir Reskrimum Polda Papua berserta anggotanya. " Pejabat Utama di kirim ke
Kabupaten Dogiyai untuk membantu proses penegakan hukum. Selain itu 2 SST dari
Polres Nabire tadi pagi telah berangkat ke Dogiyai untuk penebalan,"
tambahnya. Untuk itu pihaknya mengimbau
kepada masyarakat untuk menyerahkan masus kecelakaan lalu lintas ini diserahkan
ke Penyidik Polri.
" Kita mengimbau agar proses
hukum terkait laka lantas untuk diserahkan ke penyidik Polri dan tidak ada
kekerasan lagi baik terhadap orang maupun barang, karena hal ini tentu akan
mengganggu pembangunan di Dogiyai dari segala aspek,” Harapnya.(Arifin)
13 Nov 2022, 17:35 WIT
Kembalikan Rasa Aman, 2 SST Polri Tibah di Kabupaten Dogiyai
Papuanewsonline.com, Dogiyai – 2 SST Personel Polri telah bergeser
dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Dogiyai guna memberikan rasa aman dan
situasi yang kondusif kepada masyarakat, Minggu (13/11). Personel Brimob tersebut menuju
Kabupaten Dogiyai menggunakan 2 trek dan telah tiba sekitar pukul 11.00 WIT
kemudian langsung mengisi titik-titik pengamanan. Kabid Humas Polda Papua Kombes
Pol Drs. Ahmad Musthofa
Kamal, S.H saat ditemui di media Center pagi tadi, membenarkan informasi
tersebut. Kabid Humas mengatakan bahwa 2
SST Polri dikirimkan untuk membantu melaksanakan pengamanan pasca kejadian
pembakaran kemarin. Ia menjelaskan, TKP pembakaran
kemarin diketahui berada di 4 titik yang berbeda yakni di jalan Ikebo Bawah
yang menghanguskan 3 bangunan atau sekitar 17 petak, kemudian di Jembatan yang
menghanguskan 2 bangunan atau sekitar 50 petak berderet L, TKP ketiga berada di
Jl. Trans Nabire - Enarotali yang menghabiskan 6 Bangunan Kantor Dinas, TKP
terakhir berada di Jl. Trans Nabire – Enarotali tepatnya didekat jembatan
hingga menghanguskan 2 bangunan yang terdiri dari 13 petak. “Dapat dipastikan bahwa saat ini
situasi di Kabupaten Dogiyai berangsur-angsur aman setelah dilakukan pengamanan
yang ketat oleh aparat Kepolisian yang dibantu personel TNI setempat,” ucapnya. Kombes Pol Kamal juga
menyampaikan, dari kemarin hingga hari ini Aparat masih terus melakukan
pemantauan serta pengamanan di seluruh TKP. Tidak hanya itu, terlihat juga
anggota bersama beberapa masyarakat saling membantu mengamankan barang-barang
berharga yang tersisa dari peristiwa kemarin. “Hingga saat ini masih banyak
masyarakat kurang lebih sekitar 400an yang secara bergiliran menunggu Truk
untuk sementara mengamankan diri di Kabupaten Nabire,” ungkapnya. Untuk diketahui bahwa para korban
luka dari anggota Kepolisian maupun masyarakat akibat peristiwa kemarin, telah
diberangkatkan menuju Kabupaten Nabire menggunakan pesawat sekitar pukul 08.30
WIT pagi tadi untuk segera dilakukan penanganan medis di Rumah Sakit Nabire,
namun ada satu korban atas nama Ikbal merupakan penjaga kios diduga hilang dan
saat ini masih dalam pencarian oleh Pihak Kepolisian. “Beberapa Pejabat Utama Polda
Papua juga telah tiba di Kabupaten Dogiyai guna mendalami kasus yang terjadi
hingga mengakibatkan pembakaran di 4 TKP yang berbeda tersebut,” pungkas Kabid
Humas. Untuk itu, Kombes Pol Kamal
mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan situasi yang aman
di Kabupaten Dogiyai dengan tidak terprovokasi oleh ajakan-ajakan pihak yang
tidak bertanggung jawab.
“Informasi lebih lanjut terkait
situasi di Kabupaten Dogiyai akan kami informasikan segera namun hingga saat
ini masih dipastikan aman dan kondusif,” tutupnya.(Noris)
13 Nov 2022, 17:24 WIT
KKB Tembak 1 Orang Anggota TNI di Kabupaten Puncak
Papuanewsonline.com, Puncak – Bertempat di Kampung Yenggemok,
Distrik Gome, Kabupaten Puncak telah terjadi penembakan terhadap Aparat
TNI-Polri yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata Pimpinan Numbuk
Telenggen, Minggu (13/11). Penembakan yang terjadi sekitar
pukul 11.37 WIT tersebut dilakukan saat Aparat TNI-Polri sedang melaksanakan
Patroli dan cipta kondisi di sekitaran Distrik Gome, Kabupaten Puncak dan
terdengar arah tembakan dari Bukit Tepuk. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz
2022 Kombes Pol Drs. Ahmad
Musthofa Kamal, S.H membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan
gangguan tersebut kemudian direspon aparat dengan memberikan tembakan balasan
sehingga terjadi kontak tembak antara Aparat TNI-Polri dengan Kelompok KKB
tersebut. “Akibat penyerangan yang
dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Pimpinan Numbuk Telenggen, seorang
anggota TNI terkena tembakan dibagian paha kanan sehingga dengan cepat personel
mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga,” jelasnya. Kombes Pol Kamal melanjutkan,
setelah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Ilaga, Korban kemudian
dilarikan menuju Bandara Ilaga untuk bergeser ke Kabupaten Mimika guna
mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. “Untuk korban dalam keadaan sadar
dan telah dievakuasi menggunakan Helikopter Kadal milik TNI AU untuk
dilanjutkan penanganan medis di Rumah Sakit Timika,” ujar Kasatgas Humas.
Diakhir penyampaiannya, ia
mengatakan bahwa pelaku penembakan masih dalam penyelidikan dan pengejaran,
dugaan aksi ini dilakukan oleh KKB Pimpinan Numbuk Telenggen.(Noris)
13 Nov 2022, 17:14 WIT
Lagi KKB Berulah!! Bakar Bangunan Pos Polisi di Tanjakan Lapar Kabupaten Puncak
Papuanewsonline.com, Puncak – Telah terjadi pembakaran terhadap Pos
Polisi yang sementara sedang dalam tahap pembangunan, di Tanjakan Lapar,
Kabupaten Puncak, Minggu (13/11). Pembakaran tersebut diduga
dilakukan oleh Kelompok KKB Kepala Air Pimpinan Jecky Waker sekitar pukul 21.05
atas keterangan salah satu informan. Kabid Humas Polda Papua Kombes
Pol Drs. Ahmad Musthofa
Kamal, S.H saat dimintai keterangan, membenarkan kejadian tersebut. Kabid humas menjelaskan bahwa
pada pukul 20.55 WIT terdengar suara letusan senjata api jenis Revolver
sebanyak 2 kali dari arah Pos Polisi yang sementara dibangun tersebut. Lanjutnya, kemudian sekitar pukul
21.05 WIT Kapolsek Ilaga mendapat informasi dari seorang informan melalui
telefon bahwa Pos Polisi tersebut sedang di bakar oleh kelompok KKB kemudian
dengan cepat Kapolsek bersam anggotanya menuju TKP untuk mengecek kebenaran
informasi tersebut. “Saat Kapolsek bersama anggotanya
tiba, tidak ditemui adanya pembakaran seperti yang diinfokan sehingga setelah
mengecek keadaan sekitar, Personel balik ke Polsek,” ucapya. Kombes Pol Kamal menjelaskan,
keesokan paginya sekitar pukul 08.30 Wakapolres Puncak bersama personel menuju
TKP untuk kembali mengecek informasi yang diberikan. “Setibanya di TKP, Wakapolres
bersama personel kemudian melihat adanya indikasi dilakukan pembakaran terhadap
Pos Polisi yang sedang dibangun tersebut, karena ditemukan pohon ranting
berserakan dalam keadaan terbakar berada di dalam Pos,” ungkap Kabid Humas. Ia mengatakan, Pospol tersebut
tidak ikut terbakar dikarenakan api yang tidak membesar sehingga kondisi
bangunan masih dalam keadaan utuh. Tidak hanya itu, KKB meninggalkan jejak kaki, serta sebila parang dan kertas bertuliskan '' Dari Nokia: Mau Nokia Naik Keatas". “Diduga Pok KKB yang melakukan
pembakaran tidak terima dengan ada nya pospol yang di bangun di kompleks
Pancuran Tanjakan lapar yang menjadi akses perlintasan Pok KKB tersebut,” jelas
Kabid Humas.
Kabid Humas menyampaikan bahwa
aparat Kepolisian akan segera melakukan pengembangan kasus serta patroli
disekitar TKP agar mengantisipasi adanya aksi serangan dan menutup pergerakan
KKB agar tidak masuk ke dalam Kota Illaga.(Febri)
13 Nov 2022, 16:58 WIT
Polda Papua Pastikan Situasi Dogiyai Kondusif
Papuanewsonline.com, Jayapura – Polda Papua memastikan situasi mencekam Pasca kejadian kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Dogiyai yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, kembali kondusif.Hal itu, disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi Sabtu (12/11/2022)."Situasi Kamtibmas di Dogiyai kembali kondusif, anggota gabungan telah membubarkan massa," kata Kombes Kamal.Lebih lanjut dikatakan, saat ini personel gabungan Polres Dogiyai, TNI, Brimob Yon C dan Satgas Damai Cartenz masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi kejadian.Kabid Humas menjelaskan, kecelakaan itu terjadi pada Sabtu, (12/11) sekitar pukul 14.30 Wit di Kampung Ikebo Distrik Kamu, Kabaputen Dogiyai. Dari kecelakaan itu seorang anak berusia 5 tahun atas nama, Noldi Goo meninggal dunia di tempat.Lanjut Kabid Humas, Kejadian itu dilihat warga sehingga langsung melakukan penyerangan terhadap supir dan membakar 1 unit rumah 4 pintu di arah Kampung Mauwa dan 2 unit kendaraan truck."Dampak dari kejadian tersebut, sekelompok masa merangsek maju ke Polres dan berusaha untuk mengambil Sopir namun berhasil diarahkan dan dikendalikan," ujarnya.Kabid Humas menyebutkan, masa bergabung dari arah kampung Mauwa dan Kamuu Selatan memaksa masuk untuk membakar Pasar Ikebo namun berhasil dihalau dengan tembakan gas air mata dan aparat gabungan berjaga dalam kota. Dikatakan, saat ini supir truck berinisial KM dan 1 orang korban pembacokan oleh massa berhasil dievakuasi ke Mapolres Dogiyai."Dari informasi terakhir yang kami diterima, terdapat 1 orang korban lagi yang terkena bacok namun anggota masih berusaha untuk mengevakuasi korban," ucap Kabid Humas.Kabid Humas mengimbau kepada warga masyarakat di Kabupaten Dogiyai untuk tidak terprovokasi dengan pihak-pihak yang ingin mengacaukan situasi Kamtibmas di Dogiyai dan menyerahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian."Kami harap masyarakat tidak terprovokasi, serahkan kasus kecelakaan ini kepada pihak Kepolisian dan diselesaikan dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tandasnya.(Stefi)
12 Nov 2022, 17:32 WIT
Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kebakaran 4 Petak Kamar Kost di Jl. Pasar Youtefa, Kota Jayap
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resok Kota Jayapura saat
ini tengah mendalami kasus kebakaran yang terjadi tadi malam, Jumat (11/11)
sekitar pukul 21.15 WIT, di Jl. Pasar Youtefa Gang Al-Hidayah dua RT.007/RW.006
Kel. Wai Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Kebakaran yang menghanguskan 4
Petak Kamar Kos tersebut diketahui milik saudara Falim Lanuri (34) yang juga
merupakan seorang anggota Polri. Kabid Humas Polda Papua Kombes
Pol Drs. Ahmad Musthofa
Kamal, S.H saat ditemui di Media Center, Sabtu (12/11) membenarkan
kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan bahwa
menurut keterangan beberapa saksi yang berada dilokasi kejadian, diketahui
bahwa api diduga berasal dari salah satu kamar kos di lantai 2, namun untuk
penyebab awal masih didalami oleh Pihak Kepolisian. “Personel Polsek Abepura yang
mendapatkan informasi mengenai peristiwa kebakaran tersebut kemudian segera
mendatangi TKP guna melakukan pengamanan,” terangnya. Kombes Pol Kamal menambahkan, api
berhasil dipadamkan oleh masyarakat dan pihak pemadam kebakaran sekitar pukul
22.25 WIT namun sudah menghanguskan 4 Petak Kamar Kos yang berada di lantai 2. “Saat ini Kepolisian telah
memasang garis polisi pada lokasi kejadian sedangkan untuk korban jiwa tidak ada, namun kerugian
diperkirakan mencapai Rp.300.000.000,” ujar Kamal. Ia melanjutkan, untuk mengetahui
penyebab awal peristiwa kebakaran tersebut, Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota
masih terus mengumpulkan keterangan-keterangan para saksi dan akan dilakukan
olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti.(Arifin)
12 Nov 2022, 10:11 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru