Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Yonika Tonapa Kembali Nahkodai SD Inpres Nawaripi
Papuanewsonline.com, Timika —
Polemik pergantian kepala sekolah yang sempat memicu kegaduhan di lingkungan SD
Inpres Nawaripi akhirnya menemui titik terang. Wakil Bupati Mimika, Emanuel
Kemong, memastikan bahwa Yonika Tonapa kembali menjabat sebagai Kepala Sekolah
di SD Inpres Nawaripi, mengakhiri ketidakpastian yang sebelumnya mengganggu
proses pendidikan. Kepastian ini diumumkan langsung
oleh Wakil Bupati Mimika pada Selasa, 6 Agustus 2025, usai melakukan rapat
koordinasi dengan pihak sekolah. Dalam keterangannya, Emanuel menyebut bahwa
nota dinas penunjukan kepala sekolah pengganti yang sebelumnya beredar, telah
dinyatakan tidak sah. "Saya sudah sampaikan, nota
dinas atas nama Ibu Youm itu dikembalikan. Ibu Yonika Tonapa kembali menjabat
sebagai kepala sekolah sementara sambil menunggu SK dari Bupati,"ujar Kemong.
"Semua sudah kembali normal, dan saya pastikan Bupati akan menetapkan
kepala sekolah definitif dengan SK resmi," tambahnya. Sebelumnya, SD Inpres Nawaripi
sempat mengalami gangguan dalam aktivitas belajar akibat aksi penggembokan
kantor sekolah. Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan guru, siswa,
serta orang tua murid. Emanuel Kemong turut mengapresiasi peran masyarakat,
khususnya Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, yang bersikap bijak dan
turut mendukung penyelesaian persoalan secara damai. "Terima kasih atas kesabaran
dan kerjasama yang telah diberikan. Kami sangat menghargainya," ucapnya. Wabup Kemong juga menegaskan
bahwa penunjukan kepala sekolah definitif nanti akan dilaksanakan sesuai
regulasi, termasuk aspek kepangkatan dan sertifikasi. Prosesnya akan transparan
dan akuntabel demi menjaga mutu pendidikan di Mimika. "Keputusan ini diambil untuk
kepentingan terbaik bagi anak-anak didik kita," tegasnya. Dengan kembalinya Yonika Tonapa
ke jabatan semula, diharapkan suasana di SD Inpres Nawaripi kembali kondusif
dan fokus utama pendidikan anak-anak bisa berjalan maksimal tanpa intervensi
kepentingan. (jidan)
06 Agu 2025, 23:57 WIT
ASN Mimika Jalani Tes Kesehatan Menyeluruh
Papuanewsonline.com, Mimika —
Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan produktivitas pegawai negeri, Dinas
Kesehatan Kabupaten Mimika melaksanakan program pemeriksaan kesehatan
menyeluruh bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab
Mimika. Kegiatan ini dimulai pada Rabu (6/08/2025) dan akan berlangsung selama
empat (4) hari. Program ini tak sekadar melakukan
pemeriksaan rutin, tetapi menyasar aspek penting seperti tes HIV, sifilis, tes
urine narkoba bekerja sama dengan BNNK Mimika, serta skrining penyakit tidak
menular dan infeksi lainnya. Dinas Kesehatan menggandeng sedikitnya 50 petugas
kesehatan dari berbagai puskesmas di Mimika untuk melayani ratusan ASN yang
tersebar di puluhan OPD. Kepala Seksi Penyakit Tidak
Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Mimika, Feika Rande Ratu, menjelaskan bahwa
pemeriksaan ini bersifat komprehensif. ASN yang mengikuti akan menjalani
pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah, screening Tuberkulosis
(TB), malaria, serta tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba. “Ini bukan hanya soal
administrasi kesehatan, tetapi soal investasi jangka panjang dalam menjaga
kinerja dan keselamatan kerja para ASN. Kami harap semua ASN memanfaatkan momen
ini dengan baik,” ujar Feika. Pada hari pertama, terdapat empat
OPD yang menjadi sasaran utama: Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
ASN dari OPD lain dijadwalkan mengikuti pemeriksaan pada hari-hari berikutnya. Dokter Anita Sanjaya, salah satu
dokter yang bertugas dalam kegiatan ini, mengungkapkan bahwa hasil sementara
menunjukkan cukup banyak ASN memiliki kadar kolesterol dan asam urat yang
tinggi. “Temuan ini sangat penting
sebagai alarm untuk memulai perubahan gaya hidup. Banyak ASN yang selama ini
merasa sehat, ternyata memiliki kondisi yang bisa berisiko jika tidak
ditangani,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya
deteksi dini sebagai bentuk perlindungan diri terhadap potensi penyakit serius.
Dokter Anita berharap ke depan, kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara
rutin dan menjangkau seluruh pegawai hingga ke distrik-distrik. (Abim)
06 Agu 2025, 23:51 WIT
Kado HUT RI: 101 Pasangan di Mimika Resmi Menikah, Dapat Bonus Menginap
Papuanewsonline.com, Timika –
Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia,
Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan kado istimewa kepada 101 pasangan yang
mengikuti kegiatan nikah massal dan isbat nikah terpadu di Graha Eme Neme
Yauware, Selasa (6/8/2025). Momen sakral ini bukan hanya menjadi peristiwa
emosional bagi pasangan yang terlibat, tetapi juga menjadi bentuk nyata
pelayanan publik yang humanis dan inklusif dari pemerintah daerah. Acara yang dihelat dengan nuansa
kebangsaan dan kebersamaan ini melibatkan sinergi antara Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika, Pengadilan Agama, Kantor Urusan Agama
(KUA), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI),
serta sejumlah distrik. Tujuan utamanya adalah memberikan kepastian hukum atas
pernikahan yang sebelumnya hanya diakui secara agama atau adat. Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet
Sutejo, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat begitu tinggi. Awalnya hanya
ditargetkan 80 pasangan, namun jumlah peserta melonjak hingga 101 pasangan. "Ini mencerminkan bahwa
masyarakat mulai memahami pentingnya legalitas pernikahan secara negara, bukan
hanya secara agama. Nikah massal ini adalah bentuk hadirnya pemerintah dalam
kehidupan pribadi warga, memberi kepastian hukum, dan membuka akses ke berbagai
layanan sosial dan administrasi," ujar Slamet. Ia menambahkan, legalitas dokumen
pernikahan juga menjadi pintu bagi masyarakat untuk mendapatkan akses ke
berbagai fasilitas, seperti BPJS, akta kelahiran anak, hingga kepemilikan aset
yang sah. Yang menarik, dalam kegiatan
tersebut turut serta pasangan-pasangan dari berbagai rentang usia, bahkan ada
pasangan lanjut usia yang telah hidup bersama puluhan tahun namun baru secara
hukum diakui pernikahannya. Salah satunya adalah pasangan berusia 60 tahun yang
mengikuti isbat nikah dengan wajah bahagia. "Ini bentuk penghargaan kita
terhadap kesakralan pernikahan. Ada pasangan lansia yang tetap antusias karena
ingin pernikahan mereka diakui negara. Itu luar biasa menyentuh," kata
Slamet. Sebagai bentuk apresiasi dan
simbol kebahagiaan, Pemkab Mimika juga memberikan hadiah spesial berupa voucher
menginap di hotel-hotel lokal bagi pasangan yang ikut serta. Hal ini menambah
kesan romantis dan memberikan ruang bagi pasangan untuk merayakan momen spesial
mereka dengan lebih istimewa. "Kami ingin mereka tidak
hanya mendapatkan akta nikah, tetapi juga kenangan manis dan rasa dihargai oleh
negara," tambah Slamet. Kegiatan nikah massal ini tidak
akan berhenti di Timika saja. Slamet menyampaikan bahwa ke depan, program
serupa akan difokuskan di wilayah-wilayah yang aksesnya lebih sulit, seperti
Kapiraya dan Potowayburu, khususnya untuk menyasar masyarakat Orang Asli Papua
(OAP) yang belum terlayani secara optimal. "Langkah ini sejalan dengan
semangat pemerataan pelayanan. Kita ingin semua warga, tanpa terkecuali,
memiliki akses yang sama terhadap administrasi kependudukan," tuturnya. Nikah massal ini menjadi
penegasan bahwa pelayanan publik bukan hanya soal dokumen, tetapi juga tentang
mengangkat martabat dan keadilan bagi setiap warga negara. (jidan)
06 Agu 2025, 23:39 WIT
Mendekati Hari Kemerdekaan Ke-80, Polda Maluku Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan
Papuanewsonline.com, Ambon - Peringatan Hari Kemerdekaan tahun 2025 genap memasuki usia ke-80 tahun. Ini menjadi pengingat penting akan perjuangan panjang Para Pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Indonesia merupakan bangsa yang besar. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa Para Pahlawan, tidak melupakan sejarah dan terus optimis berupaya untuk mengisi kemerdekaan.Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. Menurutnya, kemerdekaan membuka peluang bagi Indonesia untuk membangun negeri dengan kekuatan sendiri. Semangat ini mendorong inovasi, kerja keras, dan kontribusi nyata demi kemajuan serta kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Membangun bangsa Indonesia harus dilakukan secara bersama-sama seluruh elemen masyarakat. Peningkatan pembangunan dalam aspek baik ekonomi, sosial dan budaya memerlukan kreativitas, karya dan juga inovasi. Untuk meningkatkan pembangunan di segala bidang, dibutuhkan adanya rasa persatuan dan kesatuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara."Kami yakin seluruh masyarakat Indonesia memiliki semangat yang sama dalam memaknai kemerdekaan yang ke 80 tahun 2025, bagaimana bersama sama berupaya memajukan bangsa dan negara," ungkapnya, Rabu (6/8/2025). Kombes Rositah mengajak seluruh elemen masyarakat khsusunya di Maluku agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan sebagaimana falsafah hidup orang basudara yang telah diwariskan para leluhur, seperti potong di kuku rasa di daging, sagu salempeng dipata dua, ain ni ain, kalwedo, dan masih banyak lagi."Maka mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, khususnya di Maluku, tanah Para Raja-raja," ajaknya.Persatuan dan kesatuan penting dijaga dan terus digaungkan, sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan, termasuk mensukseskan sejumlah program kemasyarakatan, salah satunya mewujudkan program Asta Cita Presiden RI. Polri, lanjut Kabid Humas, berkomitmen untuk terus mengawal program Asta Cita serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai tujuan mencapai Indonesia emas pada tahun 2045."Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan dengan mewarnai kegiatan-kegiatan dalam memeriahkan hari kemerdekaan dengan rasa syukur, mari mengibarkan bendera merah putih mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2025 sebagai simbol perjuangan, keberanian dan kesucian yang telah menjadi identitas dan semangat bangsa Indonesia," ajaknya. PNO-12
06 Agu 2025, 21:08 WIT
Satgas Pangan Polri Temukan Pelanggaran Standar Mutu Pada Produksi Beras PT Padi Indonesia Maju
Papuanewsonline.com, Serang - Satgas Pangan Polri menggelar rekonstruksi lapangan terkait produksi beras yang diduga tidak sesuai standar mutu di PT Padi Indonesia Maju, Kawasan Industri Terpadu Wilmar, Serang, Banten. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai ketentuan dan memenuhi standar kualitas pangan nasional.Dalam kesempatan tersebut, Dirtipideksus Bareskrim Polri BJP Helfi Assegaf, sekaligus Kasatgas Pangan Polri, menjelaskan bahwa proses produksi di PT Padi Indonesia Maju melibatkan mesin otomatis dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 300 ton beras per hari. Mesin-mesin tersebut meliputi pengering gabah, pemecah kulit gabah, pemulus beras, pemisah warna, pemisah beras utuh dan pecah, serta mesin pengemas dengan timbangan otomatis.“Proses produksi memakan waktu sekitar 20 jam dari bahan baku hingga pengemasan, dengan pengawasan ketat melalui ruang kendali dan laboratorium yang terintegrasi. Setiap dua jam seharusnya dilakukan uji sampling oleh Quality Control (QC) untuk memastikan kualitas produk,” ujar Helfi.Namun, pengawasan tersebut belum berjalan optimal. Satgas menemukan bahwa uji sampling QC hanya dilakukan satu hingga dua kali, jauh dari frekuensi ideal yang diatur dalam SOP. Akibatnya, produk akhir masih mengandung sisa menir, walaupun jumlahnya kecil, yang seharusnya dapat diminimalisir.“Meski produksi menggunakan sistem otomatis, hasil 100 persen sempurna sulit dijamin. Temuan sisa menir ini menjadi catatan penting dan PR bagi manajemen untuk segera melakukan perbaikan agar produk akhir benar-benar bersih dan sesuai dengan label beras premium yang dipromosikan,” tegas Helfi.Selain itu, Satgas juga menyoroti soal berat kemasan beras yang secara sengaja ditambah 200 gram per karung 25 kg untuk menghindari penolakan oleh sistem otomatis di mesin pengemas. Hal ini menandakan perlunya pengawasan lebih ketat agar konsumen mendapatkan produk dengan bobot yang tepat.Lebih jauh, Helfi menyatakan bahwa dari 22 orang petugas QC, hanya satu yang telah tersertifikasi. Kondisi ini menjadi tanggung jawab manajemen untuk segera melakukan pelatihan dan sertifikasi demi menjaga mutu produksi.“Tiga orang terkait kasus ini saat ini tidak berada di lokasi dan tengah menjalani proses hukum. Namun operasional dan distribusi perusahaan tetap berjalan normal,” pungkas Helfi.Rekonstruksi lapangan ini juga menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan terhadap seluruh produsen beras di Indonesia guna menjaga kualitas dan keamanan pangan nasional. PNO-11
06 Agu 2025, 18:13 WIT
Personel Polres Bursel Bersama Polsek Namrole Bagikan Bendera Merah Putih Di Pasar Kaiwait
Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Polres Buru Selatan bersama Polsek Namrole menemui masyarakat, sekaligus membagikan Bendera Merah Putih secara gratis di pasar Kaiwait, Desa Labuang, Kecamatan Namrole, Selasa (5/8/2024).Kegiatan yang bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 ini dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Bursel AKP Taufik. Turut hadir Kapolsek Namrole AKP Donald Ilely, dan KBO Sat Intelkam Ipda Cristy Tomasoa."Selain masyarakat di pasar Kaiwait, bendera merah putih juga dibagikan kepada para tukang ojek," kata Kasat Intelkam Polres Bursel AKP Taufik.Kurang lebih 100 lembar bendera merah putih berukuran kecil dibagikan secara gratis kepada masyarakat untuk dikibarkan di depan rumah masing-masing."Pengibaran bendera merah putih bukan sekadar tradisi tahunan namun simbol semangat dan jati diri bangsa," ungkapnya.Selain membagikan bendera, Polres Bursel juga menyerukan pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diajak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-80. PNO-11
06 Agu 2025, 18:03 WIT
Komjen Dedi Prasetyo Pimpin Penanaman Jagung di Lahan Pondok Pesantren
Papuanewsonline.com, Jawa Timur - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo diwakili Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memimpin penanaman jagung di lahan pondok pesantren. Penanaman ini langsung dipimpin oleh Irwasum dari Jombang dan terhubung virtual ke sejumlah pondok pesantren lainnya.Penanaman jagung yang dipimpin langsung Irwasum Polri adalah lahan milik Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Luas lahannya yang ditanami jagung mencapai 10 hektare.“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kegiatan tanam serentak jagung dengan berkolaborasi, bersinergi dengan seluruh pondok pesantren. Baik khususnya di Jawa Timur ada kurang lebih 264 pondok pesantren dengan luas tanah 500 hektare,” jelas Irwasum Polri, Rabu (6/8/25). Menurut Irwasum, untuk jumlah secara keseluruhan yang melakukan penanaman jagung serentak ini memiliki target di kuartal tiga di 200.000 hektare. Penanamannya pun bersinergi dengan seluruh pondok pesantren yang ada di Indonesia.Dijelaskan Irwasum Polri, sebelumnya sinergitas penanaman jagung ini juga dilakukan bersama Kementerian Perhutanan. Lahan perhutanan sosial yang telah ditanami jagung seluas 330.000 hektare dari target 700.000.“Kuartal 3 ini sudah ditanam jagung di lahan seluas 440.000 hektare dari target 1 juta hektar oleh Polri bersinergi dengan seluruh komponen bangsa,” ungkap Komjen Pol. Dedi.Jenderal Bintang 3 yang ditunjuk sebagai Wakapolri itu menyampaikan, jika target 1 juta lahan ditanami jagung berhasil dilakukan, maka produksi tahun ini mencapai 4 juta ton. Angka tersebut meningkat dari sebelumnya.“Sesuai dengan program Bapak Presiden, bapak Kapolri berkomitmen bersama-sama menjalankan program ini,” ujar Irwasum Polri. PNO-12
06 Agu 2025, 17:52 WIT
Bangkitkan Semangat Nasionalisme, Polres Maluku Tengah Bagikan Bendera Merah Putih
Papuanewsonline.com, Ambon - Untuk membagkitkan semangat nasionalisme dan kecintaan kepada NKRI, Kepolisian Resort Maluku Tengah, melakukan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat secara gratis, Selasa (5/8/2025).Pembagian bendera merah putih kepada masyarakat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 Tahun berlangsung di tiga lokasi, seperti di Terminal Binaya Masohi, Pangkalan Taxi Bambu Kuning, dan Pemukiman masyarakat Kelurahan Namasina.Pembagian bendera merah putih sejumlah 80 lembar tersebut dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Maluku Tengah, IPTU J. L. Sopacuperu."Bendera yang dibagikan kepada masyarakat secara gratis berjumlah 80 lembar. Terdiri dari ukuran 40 cm x 60 cm 30 helai, dan ukuran 20 cm x 5 cm sebanyak 50 helai," kata Kasat Intelkam Polres Maluku Tengah, IPTU J. L. Sopacuperu.Pembagian bendera Merah Putih dilakukan untuk menyemarakan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sekaligus menggugah semangat cinta tanah air dan masionalisme masyarakat."Pembagian bendera ini juga bertujuan untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025," pungkasnya. PNO-11
06 Agu 2025, 17:44 WIT
Sambangi Polda Maluku, Puslitbang Polri Teliti Penanggulangan Kejahatan Narkotika
Papuanewsonline.com, Ambon - Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri mengunjungi Markas Polda Maluku di kota Ambon, Rabu pagi (6/8/2025).Tim dari Mabes Polri ini datang untuk meneliti penanggulangan kejahatan narkoba di wilayah Maluku. Tujuannya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya peredaran gelap narkotika dan obat-obat berbahaya.Kedatangan tim Puslitbang Polri dipimpin Kombes Pol Tonny Kurniawan S.IK, Peneliti Ilmu Kepolisian Madya Tingkat III.Dalam pertemuan tatap muka bersama di Rupatama, Markas Polda Maluku, hadir Direktur Narkoba, Kombes Pol. Heri Budianto, S.IK., M.H bersama para perwira dari Dit Resnarkoba, Dit Binmas, Dit Polairud, Dit Intelkam dan Bid Propam Polda Maluku.Ketua tim Kombes Tonny Kurniawan dalam paparannya berharap dukungan dari Polda Maluku untuk memberikan informasi atau data terkait yang dibutuhkan pihaknya."Kami sangat berharap dukungan dari rekan-rekan pada Penelitian kami di Polda Maluku. Kita tau bersama saat ini permasalahan narkoba sudah sangat tinggi sehingga hal ini harus menjadi perhatian kita bersama," katanya.Direktur Narkoba Polda Maluku Kombes Heri Budianto memberikan apresiasi atas penelitian yang dilakukan. Polda Maluku siap mendukung dan memberikan data sesuai yang diingankan.Di sisi lain, Kombes Heri juga berharap penelitian terkait persoalan narkoba di wilayah Maluku dapat berjalan lancar dan sukses tanpa ada hambatan."Saya berharap rekan-rekan semua juga bisa membantu tim peneliti," pintanya. PNO-12
06 Agu 2025, 16:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru