logo-website
Minggu, 29 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Sambut HUT Ke-79 Bhayangkara, Polda Maluku Gelar Dzikir dan Doa Bersama Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang HUT ke-79 Bhayangkara, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan dzikir dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa.Kegiatan yang dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H bersama para Pejabat Utama dan personel Polda Maluku yang beragama Islam ini dihelat di Masjid At-Taqwa, Kota Ambon, Kamis (19/6/2025) pagi.Dzikir dan doa bersama dipimpin Imam Masjid At-Taqwa, Ustadz Rizal Umasugi S.I.P.Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni dalam sambutannya mengajak seluruh personel agar tetap menjaga imannya. Iman yang baik akan berpengaruh kepada pelaksanaan tugas yang baik. Personel akan terhindar dari hal-hal yang tidak baik atau menyimpang dari tugas. "Dengan iman yang baik juga Insya Allah di akhirat nanti kita akan selamat," kata Wakapolda mengingatkan.Sebagai orang yang beragama, Wakapolda juga mengajak seluruh personel agar senantiasa beribadah dan berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga selalu dihindari dari perbuatan dosa. "Siapapun yang bernyawa pasti akan mati, kematian kita tidak tau sebab itu adalah rahasia Yang Maha Kuasa, kewajiban kita adalah selalu berikhtiar dengan rajin menjalankan ibadah seperti Sholat, membaca Al-Quran, puasa sunnah dan amal ibadah lainnya," ungkapnya.Sebagai anggota polisi yang melaksanakan tugas amar ma'ruf nahi munkar, Wakapolda mengingatkan setiap personel untuk menjalankannya dengan sebaik-baiknya. "Ini sudah dijelaskan di dalam Al Qur'an bagaimana kita sesama manusia saling mengajak untuk perbuatan yang baik dan saling mengingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang buruk," harapnya.Wakapolda juga meminta setiap personel untuk selalu bersyukur. "Mari kita selalu berdoa agar kita selalu diberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas kita dan menjalani kehidupan kita di dunia ini hingga kita di panggil kembali oleh yang maha kuasa, semoga kita semua menjadi manusia yang baik dan hamba Allah yang selalu taat dan bersyukur kepada yang maha kuasa," pintanya. PNO-12 19 Jun 2025, 16:30 WIT
Polri Gaungkan Kampanye “Rise and Speak” di USU: Dorong Kolaborasi Tangani Kekerasan dan Eksploitasi Papuanewsonline.com, Medan – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri menggandeng berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan sosialisasi dan kampanye “Rise and Speak” di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (18/6/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Polri, kementerian/lembaga terkait, serta satuan tugas PPKS (Pencegahan dan penanganan kekerasan seksual) yang saat ini menjadi PPKPT: pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggidari perguruan tinggi di Sumatera Utara.Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani kekerasan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan, khususnya di lingkungan pendidikan dan ruang digital.“Hari ini, saya berdiri bukan hanya sebagai perwakilan institusi Polri, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang prihatin, namun tetap optimis akan masa depan Sumatera Utara yang bebas dari kekerasan dan eksploitasi,” ujar Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah.Kampanye Rise and Speak disebut sebagai gerakan nasional yang bertujuan membangkitkan kesadaran, keberanian, dan solidaritas dalam menghadapi maraknya kekerasan seksual, eksploitasi anak, serta perdagangan orang. Polri disebut siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat sistem perlindungan korban yang berbasis data, empati, dan keberlanjutan.“Kita menyaksikan sendiri bagaimana kekerasan seksual tidak lagi mengenal ruang terjadi di kampus, tempat ibadah, hingga ruang privat. Bahkan banyak pelajar dan mahasiswa yang terjerat eksploitasi seksual digital tanpa mereka sadari. Maka pendekatan yang kita lakukan harus kolektif dan berbasis korban,” tambahnya.Acara juga diisi dengan penandatanganan Deklarasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi, serta diskusi panel dari berbagai narasumber, antara lain:- Satgas PPKS USU yang memperkenalkan fungsi dan peranannya dalam menjaga lingkungan kampus yang aman;- Kepala BP3MI Sumatera Utara yang menyoroti peran strategis lembaga dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia;- Ka UPTD PPMI Kota Medan yang menjelaskan peran pemerintah daerah dalam perlindungan pekerja migran;Kasubdit I dan Kasubnit Unit 2 Subdit 3 PPA PPO Bareskrim Polri yang memaparkan peran Polri dalam pencegahan kekerasan berbasis gender dan penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).Sementara itu, Asisten Deputi 5/II Pasosaf Kemenko Polhukam Marsma TNI Parimeng, S.Pd., MIR.,CTMP, yang turut hadir, menegaskan komitmen pemerintah dalam perlindungan pekerja migran serta pentingnya partisipasi publik.“Sebagus apapun sistem yang kami bangun, tanpa kepercayaan dan partisipasi masyarakat, semua itu hanya akan menjadi tidak akan menjadi optimal,” tegasnya.Dengan kegiatan ini, Polri berharap terbangun kesadaran kolektif serta kolaborasi konkret antara institusi pendidikan, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat dalam menciptakan ruang yang aman bagi semua. PNO-12 19 Jun 2025, 14:57 WIT
Pimpin Apel Perdana, Wakapolda Maluku Ingatkan Personel Untuk Bekerja Dengan Baik Papuanewsonline.com, Ambon - Setelah Serah Terima Jabatan, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku yang baru Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H memimpin apel perdana di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Rabu (18/6/2025).Apel gabungan yang dihelat pagi ini dihadiri Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol S.I.K, bersama seluruh pejabat utama dan personel Polda Maluku.Kepada personel Polda Maluku, Brigjen Imam Thobroni dalam arahannya mengingatkan agar senantiasa bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat maupun menegakkan hukum."Kepada seluruh personel Polda Maluku mari kita hindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun sebab kita tau bersama saat ini apapun yang dilakukan Polri kalau itu menyimpang pasti akan Viral. Olehnya itu jangan sampai hal ini terjadi," pinta Wakapolda.Sebagai orang baru, Wakapolda juga menyampaikan terima kepada seluruh personel karena sudah menerimanya dengan baik. "Saya sangat berharap solidaritas dan kerja sama kita dapat tetap terjaga dengan baik untuk kita bersama membangun Polda Maluku yang kita cintai ini," harap Wakapolda.Nama baik institusi Polri, kata Brigjen Imam harus dijaga dari berbagai pelanggaran sekecil apapun. Sebab, meski banyak hal kebaikan yang telah dilakukan, akan dirusak hanya dengan satu perbuatan tercela dari anggota."Bekerjalah dengan baik karena rizki kita itu di mana saja sudah diatur Yang Maha Kuasa, tetap bersyukur atas apa yang sudah diberikan kepada kita dan nikmati semua prosesnya dengan hati yang senang dimanapun kita bertugas," pungkasnya. PNO-12  19 Jun 2025, 14:50 WIT
Kapolri Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai Tribrata Jelang Hari Bhayangkara ke-79 Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Upacara Pemuliaan Panji-Panji Tribrata dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang diperingati setiap 1 Juli. Upacara berlangsung secara khidmat di Gedung Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2025), dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.Upacara ini merupakan tradisi tahunan yang bertujuan untuk menyucikan kembali nilai-nilai dasar pengabdian Polri, sekaligus memperkuat semangat dan integritas seluruh insan Bhayangkara sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat utama Mabes Polri serta personel dari seluruh Polda jajaran yang terhubung secara virtual dari berbagai wilayah di Indonesia.“Pemuliaan nilai Tribrata ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol pembersihan diri dan penyegaran komitmen moral setiap anggota Polri untuk kembali ke jati diri sebagai pelayan masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divhumas Polri.Salah satu prosesi utama dalam upacara ini adalah pencucian Pataka Polri oleh Kapolri, menggunakan air yang diambil dari 34 sumber mata air di seluruh provinsi Indonesia. Air tersebut dikumpulkan dan disatukan di Jakarta sebagai lambang kesatuan dan kebhinekaan.Tak hanya itu, dalam momen yang sakral ini, Kapolri juga menandatangani prasasti pembangunan Makam Anggota Polri Bhayangkara Memorial Hills yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, di atas lahan milik Korps Brimob Polri. Makam ini dirancang sebagai bentuk penghormatan abadi kepada anggota Polri yang gugur dalam tugas.“Upacara ini menjadi cerminan kesungguhan Polri dalam menjaga nilai luhur Tribrata sebagai pedoman moral dan etika. Di era tantangan modern, nilai-nilai ini justru semakin relevan untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik,” tambah Brigjen Trunoyudo.Upacara pemuliaan ini menegaskan kembali komitmen seluruh anggota Polri dalam mewujudkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan. Melalui internalisasi nilai-nilai Tribrata, Polri diharapkan terus menjadi institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat. PNO-12 19 Jun 2025, 14:25 WIT
Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah Berikan Arahan Kepada Polwan Polda Sumut Papuanewsonline.com, Medan - Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri terus memperkuat peran polisi wanita (Polwan) dalam penanganan kasus kekerasan berbasis gender. Pada Rabu (18/6/2025), Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah memberikan arahan langsung kepada jajaran Polwan Polda Sumatera Utara dan jajaran melalui ruang vicon Polda Sumut.Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri, Pakor Polwan Polda Sumut, serta puluhan personel Polwan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sumut.Dalam sambutannya, Pakor Polwan Polda Sumut menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung dari Bareskrim Polri, khususnya Dir PPA dan PPO. Ia menyebut kehadiran Brigjen Pol. Nurul Azizah menjadi inspirasi dan semangat baru bagi para Polwan di wilayah.“Kehadiran Ibu bukan hanya membawa semangat baru, tetapi juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta peran aktif Polwan dalam pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak,” ujar Pakor Polwan Polda Sumut.Brigjen Pol. Nurul Azizah dalam arahannya menegaskan bahwa Direktorat PPA dan PPO merupakan struktur baru di Bareskrim yang dibentuk pada 17 Oktober 2024, seiring pengesahan Perpol No. 13 Tahun 2024. Direktorat ini hadir untuk membina teknis dan strategi penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak di seluruh Indonesia.“Kami hadir bukan hanya untuk menangani kasus yang lintas wilayah atau negara, tapi juga untuk memastikan pendekatan penanganan di setiap wilayah berbasis korban, sensitif gender, dan berorientasi pada keadilan yang manusiawi,” tegas Brigjen Pol. Nurul Azizah.Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan dua inisiatif nasional yang tengah digalakkan: kampanye "Rise and Speak: Berani Bicara Selamatkan Sesama" dan program "Polwan Wajib PPA". Kedua program ini diharapkan mendorong partisipasi aktif Polwan dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di berbagai sektor kehidupan.“Rise and Speak adalah seruan aksi bagi siapa saja untuk bangkit dan bersuara demi perubahan. Banyak Polwan kita yang punya semangat dan kepedulian, tapi belum dapat ruang untuk bersinar. Di sinilah pentingnya kita hadirkan platform dan penguatan kapasitas,” jelasnya.Program "Polwan Wajib PPA", lanjutnya, ditujukan untuk menjadikan setiap Polwan sebagai ujung tombak perlindungan terhadap korban kekerasan berbasis gender, baik di lingkungan keluarga, sosial, pendidikan, hingga tempat kerja.Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi, meningkatkan kapasitas Polwan, dan memperkuat keberpihakan institusi Polri terhadap korban kekerasan, terutama perempuan dan anak. PNO-12 18 Jun 2025, 18:47 WIT
Polda Maluku Razia Simpatik Anggota Polri dan Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon - Operasi Simpatik Salawaku Polda Maluku Tahun 2025 tak hanya menyasar masyarakat, namun juga terhadap anggota Polri yang menggunakan kendaraan bermotor.Operasi Simpatik Salawaku pada Rabu (18/6/2025) hari ini dihelat di sejumlah ruas jalan di kota Ambon seperti di Jalan dr. Leimena, Poka, dan Jalan Rijali, Belakang Soya.Dalam operasi kali ini melibatkan personel Direktorat Lalu Lintas dan Propam Polda Maluku untuk merazia anggota Polri yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas."Hari ini operasi menyasar pengemudi mobil angkot maupun pengendara ojek. Selain itu juga terhadap anggota Polri," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H.Dalam operasi tersebut ditemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas. Para personel lalu lintas kemudian melakukan peneguran dan memberikan edukasi atau sosialisasi tentang pentingnya keselamatan dalam berlalulintas."Para pengemudi angkot maupun pengendara motor yang ditemukan melanggar aturan lalulintas ditegur untuk tidak mengulangi pelanggaran seperti tidak memakai helm, berboncengan lebih dari dua, tidak punya spion, knalpot reacing, maupun tidak menggunakan sabuk pengamanan," ungkapnya.Selain melakukan pengaturan lalulintas, tim operasi Simpatik juga melakukan patroli di ruas jalan yang rawan kemacetan. Sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan dan berpotensi menyebabkan kemacetan ditegur untuk memindahkan kendaraannya. PNO-12 18 Jun 2025, 17:55 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT