logo-website
Senin, 29 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kemenko Polkam Kawal Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di Papua Selatan Papuanewsonline.com, Merauke -,  Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa mengawal pembentukan Batalyon Teritorial Pembangungan (BTP) terutama di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.Asdep Kekuatan, Kemampuan dan Kerja Sama Pertahanan, Brigjen TNI (Mar.) Kresno Pratowo mengatakan Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembentukan batalyon ini berfokus pada penyiapan alat dan kondisi juang, serta mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya di bidang infrastruktur, pertanian, dan kesehatan." Merauke dipilih karena batas maritim terbagi menjadi dua. Pertama, batas maritim antara Indonesia dan Papua Nugini yang ditetapkan melalui Indonesia-PNG Maritime Boundary Agreement pada tahun 1980. Kedua, batas maritim anatara Indonesia dengan Australia diwilayah Merauke yang diatur dalam Australia-Indonesia Maritime Treaty tahun 1997," ucap Brigjen Kresno saat melaksanakan serangkaian On The Spot (OTS) di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Jumat (11/7/2025).Kresno menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rapat dan rekomendasi yang telah dilaksanakan di tahun 2024, terkait Pembentukan serta Penggelaran Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Nasional yang Tersinkronisasi.Ia menjelaskan Pelaksanaan OTS ini untuk mengidentifikasi permasalahan di bidang kekuatan, kemampuan dan kerja sama pertahanan terutama dalam pembentukan BTP, melibatkan Forkopimda Provinsi Papua Selatan, Pemkab Merauke, Satuan TNI AD, AL, dan AU di Merauke.Pada kesempatan ini, Diketahui Brigjen Kresno juga mengunjungi lapangan  Lantamal XI Merauke dan Lanud DMA Merauke, dengan tujuan untuk mengetahui gelar satuan dan pelaksanaan pengamanan perbatasan Indonesia dengan negara tetangga di Provinsi Papua Selatan, serta hal-hal yang menonjol dan permasalahan aspek matra laut dan udara.Selain itu, Ia juga mengunjungi lapangan dan monitoring di Yonif 801/KYK dan Yonif 802/WMJ. Secara garis besar kondisi yang ada pada Batalyon Teritorial yang telah tergelar di wilayah Papua Selatan dana akan kembali di gelar 3 Batalyon Teritorial di wilayah Papua Selatan.“Kami dari Kemenko Polkam dan Pak Estu selaku perwakilan dari Kemhan datang ke sini untuk memberikan support dan melakukan identifikasi permasalahan yang ada terkait Pembangunan BTP,” kata Kresno Pratowo.Kresno menyatakan bahwa Kemenko Polkam akan terus mengawal pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan sebagai wujud dari RPJMN tahun 2025-2029, serta memasukkan pertahanan pada Prioritas Nasional (PN) 2 yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau dan ekonomi biru.(Ning) 11 Jul 2025, 17:17 WIT
Polda Maluku Terima Kunjungan Delegasi Parlemen Kerajaan Belanda Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menerima kunjungan dari delegasi Parlemen Kerajaan Belanda, Jumat (11/7/2025).Pertemuan yang bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Kerajaan Belanda di bidang keamanan dan diplomasi, ini berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku.Kedatangan delegasi parlemen kerajaan Belanda diterima langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, mewakili Kapolda Maluku. Ia didampingi Karo SDM dan Direktur Intelkam Polda Maluku.Delegasi parlemen kerajaan Belanda yang hadir yakni Jesse Klaver, Ketua Komite Urusan Luar Negeri, Kati Piri (Greenleft–Labour Alliance), Eric van der Burg (Party for Freedom & Democracy), dan empat anggota lainnya.Kedatangan mereka juga didampingi oleh jajaran Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia, yaitu Adrian Palm (Deputy Head of Mission), Maresa Oosterman (Kepala Bidang Politik), serta Edwin Arifin (Senior Policy Advisor Bidang Politik). Hadir juga Pimpinan Konsulat Belanda di Ambon, Kun Kusno, didampingi mantan Duta Besar RI untuk Serbia, Samuel Samson, serta staf Konsulat Belanda, Priscilia Tuhuteru.Kurang lebih satu jam, pertemuan yang berlangsung menjadi momen strategis dalam memperkuat kerja sama antara kedua pihak.Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan dan perhatian terhadap upaya-upaya Polda Maluku dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah yang kaya akan keanekaragaman etnis, budaya, dan agama tersebut."Kami menyampaikan selamat datang di Polda Maluku. Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik dalam membangun kemitraan ke depan," harap Wakapolda.Dalam pertemuan tersebut, para delegasi parlemen kerajaan Belanda menyatakan kekaguman atas peran strategis yang dijalankan oleh institusi Kepolisian dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Mereka secara khusus mengapresiasi pendekatan humanis yang diterapkan dalam menjalankan tugas, termasuk dalam penanganan potensi konflik sosial dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.Para delegasi tertarik memahami bagaimana Polri, khususnya di Maluku, menjaga kohesi sosial dalam konteks keberagaman, serta peran aktif aparat kepolisian dalam program-program kemitraan dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sipil.Para anggota parlemen Belanda juga mencatat Polda Maluku sebagai institusi yang berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjadi representasi dari diplomasi keamanan berbasis nilai-nilai demokratis dan kemanusiaan.Polda Maluku sendiri berkomitmen untuk terus menjalin hubungan baik dengan komunitas internasional, khususnya mitra strategis seperti Kerajaan Belanda, demi memperkuat nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan perdamaian di wilayah Maluku. PNO-12 11 Jul 2025, 16:15 WIT
Peringati Hari Bhayangkara Ke-79, Polda Maluku Gelar Lomba Menembak Papuanewsonline.com, Ambon - Lomba menembak dilaksanakan Polda Maluku untuk menyemarakan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025.Perlombaan yang dihelat di lapangan tembak Markas Brimob Polda Maluku, Jumat (11/7/2025) ini dipimpin oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H.Kegiatan yang bertujuan untuk melatih skil menembak ini dihadiri para Pejabat Utama (PJU) dan Perwira Menengah (Pamen) Polda Maluku.Lomba menembak diawali dengan tembak ekshibisi oleh Wakapolda Maluku. Tampak Wakapolda piawai dalam penguasaan senjata api sekaligus menjadi teladan bagi seluruh peserta. Setelah ekshibisi, para PJU dan Pamen Polda Maluku turut berpartisipasi, menampilkan kemampuan menembak. Kegiatan berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan.Selain sebagai ajang mengasah kemampuan teknis personel Polri, lomba menembak juga bertujuan mempererat soliditas dan sinergitas antar jajaran pimpinan serta perwira di lingkungan Polda Maluku. Ini dilakukan sebagai wujud syukur dan refleksi atas dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni menekankan pentingnya kegiatan yang dilaksanakan sebagai sarana peningkatan keterampilan menembak. Menembak merupakan kompetensi dasar bagi setiap anggota Polri. "Lomba menembak ini adalah salah satu upaya kita untuk melatih dan menjaga kemampuan dalam menggunakan senjata api secara profesional dan bertanggung jawab, demi menjamin keamanan dan ketertiban yang optimal bagi masyarakat," tegas Wakapolda.Wakapolda mengajak seluruh jajarannya agar dapat menjadikan lomba ini sebagai sarana kebersamaan dalam menjalin silaturahmi.Untuk diketahui, pada kategori PJU, Dansat Brimob Polda Maluku berhasil meraih juara 1. Diikuti Ka SPN Polda Maluku juara 2, dan Kabid Dokkes Polda Maluku juara 3. Seluruh piala diserahkan langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. PNO-12 11 Jul 2025, 15:57 WIT
TNI Wujudkan Aksi Nyata, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Papuanewsonline.com, Deli Serdang - Komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan nasional tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui aksi nyata di sektor strategis lainnya, termasuk ketahanan pangan. Hal ini ditunjukkan secara langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memimpin kegiatan Panen Raya Padi di lahan ketahanan pangan Kodam I/Bukit Barisan, yang berlokasi di Desa Sidoarjo Ramunia, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (10/7/2025).Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi aktif TNI dalam mendukung agenda nasional, khususnya Asta Cita ke-2 Presiden RI, yaitu mewujudkan swasembada pangan guna kemandirian bangsa. Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian integral dari sistem pertahanan negara. “Ketahanan pangan merupakan bagian integral dari pertahanan negara. Negara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya akan rentan terhadap tekanan dan intervensi asing,” ungkapnya.Lebih lanjut, Panglima TNI berharap momentum ini dapat menjadi pemicu semangat baru dalam membangun Indonesia yang lebih tangguh, khususnya di sektor pangan. “Saya berharap kegiatan panen raya ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi titik tolak lahirnya semangat baru untuk terus berkolaborasi, menjaga semangat gotong royong, dan berinovasi dalam membangun dan memperkokoh ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani berupa paket sembako, benih, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan), serta melepas kendaraan pengangkut bantuan beras untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Sumatera Utara. Panglima TNI turut melaksanakan dialog interaktif secara virtual dengan SPPG di berbagai wilayah untuk memastikan program berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Melalui semangat “TNI yang PRIMA” (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif), TNI terus mengambil peran aktif dalam mendorong kemandirian pangan melalui berbagai program nyata. Di antaranya adalah pemanfaatan lahan tidur di lingkungan satuan TNI, pendampingan intensif kepada petani oleh Babinsa, pembangunan infrastruktur pertanian, serta sinergi lintas sektor untuk mendorong penggunaan teknologi pertanian modern.TNI hadir tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai penggerak sosial dan mitra rakyat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, tangguh, dan sejahtera. PNO-12 11 Jul 2025, 10:22 WIT
Kemenko Polkam Bersama MUI Sepakat Jaga Stabilitas Nasional di Tengah Konflik Iran-Israel Papuanewsonline.com,Jakarta-, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menjaga stabilitas nasional dan meredam konflik horizontal yang dipicu oleh eskalasi konflik antara Iran dan Israel.“Istilahnya untuk mengatasi kebakaran di lahan tetangga, lahan kita turut disiram,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono saat melakukan kunjungan ke kantor MUI, Jakarta, Kamis (10/7/2025).Purwito mengatakan, kunjungan Tim Terpadu yang terdiri dari Kemenko Polkam, Kementerian Agama, Kantor Staf Kepresidenan, dan Kantor Komunikasi Presiden (PCO) ini merupakan inisiatif Menko Polkam Budi Gunawan. Karena MUI mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan pembinaan umat.“Di bidang politik dan keamanan, konflik antara Iran dan Israel berpotensi memicu ketegangan horizontal di dalam negeri. Apabila isu sentimen agama dan isu anti zionisme terus dimainkan untuk menggalang dukungan sectarian maka berpotensi melahirkan gesekan sosial antar masyarakat,” kata Purwito.Konflik Iran-Israel, lanjut Purwito, juga dapat dimanfaatkan oleh kelompok ekstremis di Indonesia untuk melakukan glorifikasi atas dasar simpati dan solidaritas, sehingga bisa mendorong intoleransi, radikalisme, dan aksi terorisme.“Saya ingin menegaskan sejak awal, bahwa ini bukanlah perang agama, melainkan konflik antar negara yang dilatari oleh kepentingan geopolitik, pertahanan kawasan, dan perebutan pengaruh di tingkat regional. Oleh karenanya, yang patut kita waspadai adalah kecenderungan menyederhanakan konflik ini seolah-olah merupakan pertarungan antara Islam dan Yahudi,” katanya.Pada kesempatan tersebut, Purwito mengajak MUI serta semua pihak untuk bersikap bijak dan cerdas. "Masyarakat harus mampu memilih mana yang merupakan fakta, dan mana yang hanya framing. Jika tidak, kita bisa dengan mudah terseret dalam konflik yang sejatinya bukan milik kita,” katanya.Ketua MUI, K.H. Abdullah Jaidi menyambut baik ajakan Kemenko Polkam dalam menghadapi situasi terkini. Ditegaskan bahwa MUI merupakan mitra pemerintah untuk mewujudkan kerja sama yang antara pemerintah dengan MUI.“Sesuai dengan visi dan tujuan MUI, kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan Kemenko Polkam karena terus bermitra dengan MUI dalam mewujudkan kebaikan untuk bangsa dan negara,” katanya.Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua MUI KH. Abdullah Jadi, Yusnar Yusuf, K.H. Sholahudin Al Aiyub, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Wakil Sekjen MUI K.H. Abdul Manan Ghani dan KH. Arif Fahrudin, dan Bendahara MUI Dr. Rahmat Hidayat, perwakilan dari PCO, perwakilan dari KSP, dan perwakilan dari Kemenag serta pejabat dari Kemenko Polkam.(Ning) 11 Jul 2025, 10:18 WIT
Ditpolsatwa Polri dan Universitas Trisakti Resmi Jalin Sinergi Papuanewsonline.com, Depok - Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri dan Universitas Trisakti resmi menjalin kerja sama strategis dalam sebuah inisiatif bertajuk "Sinergi Edukasi dan Pengabdian: Menyatukan Langkah Ditpolsatwa dan Universitas Trisakti untuk Indonesia", yang digelar di Bhayangkara Equestrian, Kelapa Dua, Depok.Kolaborasi ini menjadi tonggak awal kemitraan jangka panjang yang berfokus pada tiga pilar utama: edukasi, pengabdian masyarakat, dan pelestarian satwa. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas generasi muda serta mendukung tugas-tugas kepolisian melalui pendekatan humanis, partisipatif, dan berkelanjutan.Dalam sambutannya, Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Tory Kristianto, S.I.K, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan wujud nyata komitmen Ditpolsatwa dan Universitas Trisakti dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan, keamanan, dan nilai-nilai kemanusiaan.“Kegiatan ini adalah langkah awal dari upaya bersama membangun sinergi dalam pendidikan karakter, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan pemuda. Kami yakin kolaborasi ini akan membawa dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol Tory.Adapun tiga program unggulan yang diluncurkan:1. Pelatihan Berkuda untuk Mahasiswa Universitas TrisaktiLebih dari 40 mahasiswa dari berbagai fakultas Universitas Trisakti akan mengikuti pelatihan berkuda secara rutin di Bhayangkara Equestrian. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter mahasiswa melalui peningkatan keterampilan fisik, kedisiplinan, serta kepemimpinan.2. Sosialisasi Pelatihan Handler K-9 bagi Satgas Anti Narkoba KampusDitpolsatwa juga meluncurkan program pelatihan bagi mahasiswa yang tergabung dalam Satgas Anti Narkoba Trisakti, untuk menjadi calon handler anjing pelacak (K-9). Program ini diharapkan memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus sekaligus menanamkan kepedulian terhadap keamanan sosial.3. Diskusi dan Rencana Pilot Project Konservasi LuwakSebagai bentuk dukungan terhadap konservasi satwa dan pengembangan ekonomi kreatif, Ditpolsatwa dan Universitas Trisakti membahas rencana pengelolaan lahan untuk proyek penangkaran luwak. Program ini akan melibatkan mahasiswa dalam aspek konservasi serta edukasi kopi luwak berkelanjutan.Dalam kesempatan yang sama, Ditpolsatwa turut memperkenalkan Pemerhati Polisi Satwa, sebuah komunitas kolaboratif yang beranggotakan akademisi, relawan, dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap peran Polisi Satwa. Komunitas ini akan berfokus pada edukasi, konservasi, dan kegiatan pengabdian masyarakat.Pemerhati Polisi Satwa mendapat dukungan penuh dari Wakil Rektor III Universitas Trisakti, Ir. Yoska Oktaviano, M.T, dan Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H, yang juga turut duduk sebagai pengurus inti organisasi ini.Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Trisakti, Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA, jajaran rektorat, pejabat utama Ditpolsatwa, serta mahasiswa dari berbagai fakultas. Seluruh pihak menyatakan komitmennya untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai bagian dari gerakan nasional menuju Indonesia yang lebih beradab, sehat, dan berkelanjutan.“Kami ingin menanamkan nilai cinta tanah air, kepedulian terhadap sesama makhluk hidup, dan semangat gotong royong melalui sinergi ini,” tutup Brigjen Pol Tory.Dengan semangat Presisi, Ditpolsatwa dan Universitas Trisakti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengambil peran dalam menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik melalui pendidikan, pengabdian, dan pelestarian lingkungan. PNO-12 11 Jul 2025, 10:06 WIT
Kunjungan Ke Maluku, Kakor Polairud Baharkam Polri Tekankan Kordinasi Lintas Sektoral Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara, Badan Pemelihara Keamanan (Kakor Polairud Baharkam) Polri, Irjen Pol R. Firdaus Kurniawan, S.I.K., M.H melaksanakan kunjungan kerja di Maluku, Kamis (10/7/2025).Irjen Firdaus menyambangi Markas Polairud Polda Maluku pada siang tadi. Ia didampingi Wakapolda Maluku, Brigjen Imam Thobroni S.IK., M.H, Direktur Polairud Polda Maluku, dan pejabat kepolisian lainnya.Dalam arahannya, Irjen Firdaus Kurniawan mengaku kunjungannya merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan ke berbagai Polda jajaran.“Kami setiap bulan rutin melakukan kunjungan ke Polda-Polda jajaran, minimal dua sampai tiga Polda setiap bulannya," kata Irjen Firdaus."Kunjungan rutin yang dilaksanakan bertujuan untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mencatat secara detail apa saja yang menjadi kekurangan atau kebutuhan operasional di masing-masing Polda yang dikunjungi," jelasnya.Pada kesempatan itu, Irjen Firdaus menekankan pentingnya profesionalisme, respon cepat terhadap dinamika keamanan laut, serta optimalisasi sumber daya dan sarana pendukung yang dimiliki oleh jajaran Polairud di daerah. "Setiap personel Polairud agar tetap semangat dalam menjalankan tugas, menjaga kekompakan, dan meningkatkan koordinasi lintas instansi, terutama di wilayah perairan yang memiliki potensi gangguan keamanan maupun sosial," harapnya.Di tempat yang sama, Wakapolda Maluku memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen Kakorpolairud dalam membina satuan Polairud di wilayah timur Indonesia. Brigjen Imam menegaskan kesiapan jajaran Polda Maluku untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maritim, serta menjaga stabilitas keamanan laut yang strategis di Maluku."Polda Maluku siap menjaga stabilitas keamanan maritim di provinsi Maluku," pungkasnya. PNO-12 11 Jul 2025, 09:43 WIT
Terima Audiensi Komnas HAM Maluku, Wakapolda Komitmen Tegakkan Prinsip-Prinsip HAM Papuanewsonline.com, Ambon – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H., menerima audiensi dari jajaran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Provinsi Maluku. Kegiatan berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Kamis (10/7/2025).Dalam pertemuan itu, hadir mendampingi Wakapolda yakni Kabid Hukum Polda Maluku. Sementara dari Komnas HAM yaitu Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Maluku, Edy Sutichno dan sejumlah stafnya.Kunjungan Komnas HAM bertujuan untuk menjalin komunikasi strategis dan kolaboratif antara institusi Kepolisian dan Komnas HAM, khususnya dalam penanganan isu-isu HAM yang relevan dengan konteks sosial di wilayah Provinsi Maluku, termasuk penanganan konflik dan potensi pelanggaran HAM dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat.Wakapolda Maluku saat menerima pimpinan Komnas HAM menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan komitmen Polda Maluku untuk mengedepankan prinsip-prinsip HAM dalam pelaksanaan tugas kepolisian."Kami berkomitmen dalam pelaksanaan tugas kepolisian mengedepankan prinsip-prinsip HAM," ungkapnya.Brigjen Imam juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama, khususnya dalam konteks penanganan potensi konflik sosial dan budaya di berbagai wilayah di Maluku.“Kami sangat terbuka untuk membangun sinergi yang kuat dalam upaya menjamin rasa aman dan keadilan bagi masyarakat. Polda Maluku akan terus mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan profesional, terutama dalam merespons dinamika sosial yang berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM,” kata Wakapolda.Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Maluku, Edy Sutichno dalam pertemuan itu menyampaikan keprihatinan atas sejumlah potensi konflik sosial yang masih muncul di beberapa daerah, seperti terkait batas wilayah adat, diskriminasi, serta penanganan pasca-konflik komunal. Edy juga menyoroti perlunya pendekatan yang lebih integratif antara aparat keamanan dan masyarakat sipil, serta pentingnya peran kepolisian dalam memastikan tidak terjadi kekerasan yang melanggar hak dasar warga.Dalam diskusi tersebut juga dibahas sejumlah kasus dan dinamika HAM di Maluku, termasuk Penanganan konflik adat dan tapal batas antar desa/kecamatan; Keterlibatan aparat dalam penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif; Perlindungan terhadap kelompok rentan, seperti perempuan, anak, dan masyarakat adat; Penegakan hukum terhadap tindakan intoleransi dan ujaran kebencian berbasis identitas.Komnas HAM juga menyampaikan harapannya agar ke depan dapat dilakukan pelatihan bersama antara Polda Maluku dan Komnas HAM untuk meningkatkan pemahaman personel kepolisian tentang standar-standar HAM internasional dalam konteks penegakan hukum di lapangan. PNO-12 11 Jul 2025, 09:33 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT