Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Pemerintah Boven Digoel Bergerak Cepat Menyikapi Pembunuhan Kru Pesawat Smart Air
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah Kabupaten
Boven Digoel, Papua Selatan, bersama TNI dan Polri, telah bergerak cepat
menyikapi peristiwa pembunuhan terhadap dua kru pesawat Smart Air yang terjadi
di wilayah Danowage/Koroway Batu, Distrik Yaniruma, pada Rabu (11/2/2026).Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, telah mengimbau
masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat
memperburuk situasi. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan
tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi. Pemerintah daerah akan
bekerja sama dengan aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus ini," kata
Roni Omba.Pemerintah daerah juga telah mengaktifkan tim tanggap
darurat untuk membantu keluarga korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Tim tanggap darurat telah diaktifkan untuk membantu keluarga korban dan
melakukan penyelidikan lebih lanjut," tambah Roni Omba.Peristiwa ini diduga dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK)
dan masih dalam penyelidikan. "Penyelidikan masih terus dilakukan untuk
mengetahui motif dan pelaku pembunuhan," kata Kapolres Boven Digoel, AKBP
Wisnu Perdana Putra.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, TNI, dan Polri akan terus
bekerja sama untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku. "Kami
akan terus bekerja sama untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap
pelaku," kata Roni Omba. Penulis: Hend
Editor: GF
11 Feb 2026, 23:57 WIT
Kemenko Kumham Imipas Dorong Implementasi KUHP Baru dan Pembentukan Bapas di Kota Sukabumi
Papuanewsonline.com, Sukabumi — Kementerian Koordinator
Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan terus memperkuat
koordinasi lintas sektor guna mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 1
Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Upaya tersebut diwujudkan
melalui audiensi dengan Pemerintah Kota Sukabumi yang dilaksanakan oleh Asisten
Deputi Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan.Audiensi yang berlangsung di Ruang Asisten Bidang
Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Sukabumi membahas sinkronisasi penerapan
KUHP baru yang efektif berlaku sejak 2 Januari 2026, sekaligus rencana
pembentukan Balai Pemasyarakatan di Kota Sukabumi. Pertemuan ini diterima
langsung oleh Asisten I bersama jajaran perangkat daerah terkait.Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya keterlibatan
aktif pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pemidanaan alternatif
sebagaimana diatur dalam KUHP baru, khususnya pelaksanaan pidana kerja sosial.
Sebagai tindak lanjut, disepakati rencana penyusunan Perjanjian Kerja Sama
antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandung
terkait pelaksanaan pidana kerja sosial, dengan inisiasi awal oleh pihak Bapas.Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Kelembagaan
Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Herdaus, menegaskan bahwa implementasi KUHP
baru membutuhkan kesiapan dan sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif
pemerintah daerah. Pembentukan Balai Pemasyarakatan di daerah dinilai sebagai
langkah strategis untuk memperkuat layanan pemasyarakatan, mengurangi
overkapasitas lembaga pemasyarakatan, serta mendorong sistem pemidanaan yang
berorientasi pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial.Pemerintah Kota Sukabumi menyatakan kesiapan untuk mendukung
agenda nasional implementasi KUHP baru dan berperan aktif dalam pelaksanaannya
di tingkat daerah. Dukungan tersebut sejalan dengan kebijakan Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan terkait pembangunan 100 Balai Pemasyarakatan baru
secara nasional sebagai bagian dari penguatan layanan pemasyarakatan yang
berfokus pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial.Terkait rencana pembentukan Bapas di Kota Sukabumi, Kemenko
Kumham Imipas mencatat adanya dukungan dan keterbukaan dari pemerintah daerah
melalui sejumlah opsi, antara lain penyediaan lahan dengan pembangunan gedung
oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta pemanfaatan gedung milik
Pemerintah Kota Sukabumi yang layak pakai sebagai Pos Bapas melalui skema hibah
atau pinjam pakai. Seluruh opsi tersebut akan ditindaklanjuti dan disampaikan
kepada Wali Kota Sukabumi melalui mekanisme administrasi yang berlaku.Pembentukan Bapas baru ini diharapkan mampu meningkatkan
efektivitas dan jangkauan pelayanan pemasyarakatan di wilayah Sukabumi,
sekaligus mendukung penerapan sistem pemidanaan yang lebih proporsional,
humanis, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat reformasi hukum pidana
nasional.Sebelumnya, jajaran Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama
Kelembagaan Keimigrasian dan Pemasyarakatan telah melakukan kunjungan ke Pos
Bapas Kelas I Bandung yang berada di Lapas Kelas IIB Sukabumi. Kunjungan
tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pelaksanaan
tugas pembimbingan klien pemasyarakatan, termasuk luasnya wilayah kerja,
keterbatasan sumber daya manusia, serta minimnya sarana dan prasarana.Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Kemenko Kumham Imipas
juga berkoordinasi dengan Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, yang
menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Bapas di Kota Sukabumi
serta kesiapan membantu koordinasi dengan pemerintah daerah. Sinergi ini
diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan tingkat overkapasitas Lapas Kelas
IIB Sukabumi yang saat ini mencapai sekitar 200 persen. (GF)
10 Feb 2026, 23:00 WIT
Kerja Sama Strategis Indonesia–UEA Diperkuat, Menko Yusril Terima Dubes Uni Emirat Arab
Papuanewsonline.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang
Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra,
menerima Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Y.M. Abdulla Salem
Aldhahheri, dalam sebuah pertemuan bilateral di Kantor Kemenko Kumham Imipas,
Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja
sama strategis antara Indonesia dan Uni Emirat Arab yang terus berkembang.Dalam pertemuan tersebut, Dubes UEA menyampaikan bahwa
hubungan bilateral kedua negara mengalami kemajuan signifikan. Hal ini
tercermin dari intensitas kunjungan kenegaraan, termasuk tiga kali kunjungan
Presiden Indonesia ke UEA serta peringatan 50 tahun hubungan diplomatik
Indonesia–UEA, dengan rencana kunjungan Presiden UEA ke Indonesia dalam waktu
mendatang.Kerja sama yang sebelumnya lebih terfokus pada sektor
tradisional, seperti pelabuhan dan minyak, kini telah meluas ke berbagai sektor
strategis. Pengembangan energi terbarukan, pertahanan, kesehatan, dan
pendidikan menjadi bidang baru yang semakin diperkuat, seiring meningkatnya
kebutuhan dan peluang kerja sama kedua negara.Sejumlah program konkret telah dijalankan, di antaranya
pembangunan rumah sakit jantung di Solo, pengembangan pusat studi mangrove di
Bali, serta kerja sama pendidikan antara Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
dan Universitas Zayed di bidang humaniora. Inisiatif-inisiatif ini diharapkan
mampu mendorong alih pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia,
serta penciptaan lapangan kerja.Di bidang keimigrasian, Dubes UEA menyampaikan apresiasi
atas kemudahan layanan bagi warga negara UEA yang jumlahnya terus meningkat. Di
sisi lain, masih terdapat potensi penguatan kerja sama, termasuk pada sektor
panas bumi bersama PT Pertamina, yang dinilai perlu didorong agar semakin
bersifat bilateral dan berkelanjutan.Menanggapi hal tersebut, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza
Mahendra menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin, khususnya
di bidang perdagangan serta energi minyak dan gas. Ia juga menekankan arahan
Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya memperluas dan memperdalam kerja
sama bilateral di berbagai sektor strategis guna mendukung pembangunan
nasional.Pembentukan Danantara sebagai lembaga investasi pemerintah,
serta kerja sama dengan Dubai Fund, turut menjadi perhatian dalam pertemuan
tersebut. Kedua inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan,
mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperluas manfaat kerja sama bagi
masyarakat di kedua negara.Di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan kesehatan, kerja
sama Indonesia–UEA dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Dukungan
UEA dalam pembangunan masjid dan fasilitas kesehatan menjadi fondasi penting,
sekaligus membuka ruang peningkatan kolaborasi di bidang kedokteran guna
menjawab kebutuhan tenaga medis dan fasilitas berteknologi tinggi di Indonesia.Sementara itu, di bidang transportasi udara dan mobilitas
masyarakat, meningkatnya arus perjalanan kedua negara mendorong kajian
pembebasan visa timbal balik serta penguatan kerja sama penerbangan. Etihad
Airways tengah merencanakan pembukaan rute langsung Abu Dhabi–Medan dan Abu
Dhabi–Surabaya, sedangkan Emirates Airlines mengurus perizinan pengoperasian
pesawat berbadan lebar untuk meningkatkan konektivitas penerbangan
Indonesia–UEA, termasuk dalam mendukung layanan jemaah umrah. (GF)
10 Feb 2026, 22:52 WIT
Kemenko Kumham Imipas Perkuat Koordinasi melalui Sosialisasi ke Satuan Kerja di Bogor
Papuanewsonline.com, Bogor — Kementerian Koordinator Bidang
Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas)
melalui Sekretaris Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan
melaksanakan kegiatan sosialisasi tugas dan fungsi kementerian koordinator
kepada satuan kerja di wilayah Bogor dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung
selama dua hari, 9–10 Februari 2026, dengan menyasar tiga unit pelaksana teknis
di wilayah Jawa Barat.Tiga satuan kerja yang menjadi lokasi pelaksanaan
sosialisasi meliputi Lapas Kelas IIA Bogor, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI
Bogor, serta Lapas Kelas IIA Cibinong. Kegiatan ini bertujuan memperkuat
pemahaman aparatur di daerah terkait peran strategis kementerian koordinator
dalam mendukung pelaksanaan kebijakan lintas kementerian dan lembaga, khususnya
pada sektor keimigrasian dan pemasyarakatan.Sekretaris Deputi Koordinasi Keimigrasian dan
Pemasyarakatan, Nur Azizah, menjelaskan bahwa Kemenko Kumham Imipas memiliki
fungsi koordinatif yang sangat penting dalam memastikan kebijakan nasional
berjalan selaras dan terintegrasi. Keberadaan kementerian koordinator
diharapkan mampu menghindarkan tumpang tindih kebijakan serta menjadi
penghubung dalam penyelesaian persoalan lintas sektor yang tidak dapat
ditangani oleh satu kementerian teknis secara mandiri.Dalam kesempatan tersebut, ditekankan pula pentingnya
sinergi dan komunikasi yang efektif, baik dari tingkat pusat ke daerah maupun
sebaliknya. Pola komunikasi dua arah dinilai menjadi kunci agar kebijakan
nasional di bidang hukum, hak asasi manusia, keimigrasian, dan pemasyarakatan
dapat diimplementasikan secara optimal serta memberikan dampak langsung
terhadap peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.Selain itu, Kemenko Kumham Imipas juga telah menyusun dan
menyampaikan sejumlah rekomendasi kebijakan kepada beberapa kementerian teknis,
termasuk Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Rekomendasi tersebut akan
menjadi bahan pemantauan dan peninjauan lanjutan guna memastikan tindak lanjut
kebijakan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.Sosialisasi ini menjadi ruang dialog terbuka antara jajaran
Kemenko dengan para pelaksana di lapangan. Melalui sesi diskusi dan tanya
jawab, berbagai isu strategis, tantangan operasional, serta kebutuhan
koordinasi lintas sektor dapat disampaikan secara langsung, sehingga diharapkan
mampu memperkuat pemahaman bersama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi
masing-masing.Sebagai bagian dari penguatan pemahaman regulasi, Sekretaris
Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan turut menyerahkan buku
terkait Peraturan Presiden Nomor 142 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri
Koordinator Kumham Imipas Nomor 1 Tahun 2024 kepada satuan kerja yang
dikunjungi. Penyerahan ini dimaksudkan untuk memperkokoh landasan hukum dan
komitmen sinergi antara kementerian koordinator dan jajaran pelaksana di
daerah.Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kemenko Kumham Imipas
berharap terbangun koordinasi yang semakin solid, terarah, dan berkelanjutan,
sehingga implementasi kebijakan nasional di bidang hukum, HAM, keimigrasian,
dan pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi
pada pelayanan publik yang berkualitas. (GF)
10 Feb 2026, 22:48 WIT
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung dan Kawal Penuh Program Pemerintah
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka sekaligus memberikan arahan di Rapat Pimpinan (Rapim) Polri. Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan bahwa, Korps Bhayangkara berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal seluruh program Pemerintah Indonesia.Sigit mengungkapkan, kegiatan ini bakal menindaklanjuti seluruh arahan atau direktif dari Presiden Prabowo Subianto saat rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan pada, Senin, 9 Februari 2026. "Kami menjabarkan direktif dari Bapak Presiden, khususnya terkait dengan rencana kerja pemerintah di tahun 2026. Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh program pemerintah," kata Sigit saat acara rapim Polri di The Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). Sigit menjelaskan, beberapa hal penting yang dibahas di antaranya terkait dengan swasembada pangan, energi serta hilirisasi. "Dan program-program lain yang tercatat di dalam program-program prioritas yang ada di rencana kerja Pemerintah," ujar Sigit. Menurut Sigit, dengan adanya kegiatan ini, Polri ke depannya bakal terus mendukung pelaksanaan program pemerintah demi mewujudkan perekonomian Indonesia. Pertumbuhan ekonomi, kata Sigit juga sangat berpengaruh dengan terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebab itu, menurut Sigit, diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh pihak untuk menjamin hal tersebut. "Disatu sisi juga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas semuanya tetap terjaga. Kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera," ucap Sigit. Lebih dalam, Sigit memastikan, Polri bakal terus melanjutkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kemudian program ketahanan pangan, Sigit menyebut, Polri akan terus menyelesaikan penanaman jagung, yang diharapkan pada akhir tahun 2026 ini semua lahan bisa tertanam. "Karena Bapak Presiden memiliki target khusus dan mudah-mudahan semua target tersebut bisa kita selesaikan," tutur Sigit. Di sisi lain, Sigit menyatakan, rapim Polri juga bakal membahas terkait hilirisasi soal merubah sampah menjadi energi serta program lainnya. Selain itu, Sigit juga menekankan peran Polri dalam mencegah kebocoran anggaran dan mengoptimalkan pemasukan negara. "Sehingga kemudian, rencana kerja pemerintah ini betul-betul bisa terwujud. Bagaimana Polri melaksanakan komitmen untuk mendukung penuh program tersebut sehingga pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga dan kemudian terus bertumbuh," papar Sigit.Kemudian, rapim Polri juga membahas terkait bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menurut Sigit, Korps Bhayangkara bakal membahas seluruh hal yang memiliki dampak multiplier effect di tengah situasi global yang terjadi. "Saya kira itu hal-hal yang kami diskusikan hari ini, selama beberapa hari ini ke depan, sehingga kemudian menjadi satu kebijakan, satu langkah yang akan ditindaklanjuti oleh para Kasatker dan para Kasatwil di seluruh jajaran," tutup Sigit. PNO-12
10 Feb 2026, 21:36 WIT
Jalan Trans Seram Kembali Dibuka, Pendekatan Dialogis Polri Pulihkan Kondisi di Waisala
Papuanewsonline.com, SBB – Aktivitas lalu lintas di ruas strategis Jalan Trans Seram, Kecamatan Waisala, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali berjalan normal setelah jajaran Polres Seram Bagian Barat berhasil membuka aksi pemalangan jalan yang sempat dilakukan warga Desa Alang Asaude, Selasa (10/2/2026).Aksi pemalangan yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIT tersebut sempat menghentikan arus transportasi antarwilayah di Pulau Seram. Dua titik utama pemalangan berada di Jembatan Waihanunu, yang ditutup dengan cor semen, pasir, dan batako, serta di kawasan Batu Putih Desa Alang dengan menggunakan batang pohon sebagai penghalang jalan.Kasihumas Polres Seram Bagian Barat, AKP Jhon R. Soplanit, menjelaskan bahwa aksi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan dan keresahan warga atas peristiwa pembakaran empat unit sepeda motor milik warga Desa Alang Asaude oleh orang tak dikenal (OTK).“Peristiwa bermula saat warga melakukan aktivitas penyulingan minyak kayu putih di lokasi Ketel Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Alang Asaude. Sekitar pukul 01.00 WIT, ketika hendak kembali ke desa, para korban mendapati empat unit sepeda motor mereka telah hangus terbakar. Kejadian ini memicu reaksi emosional masyarakat yang kemudian berujung pada pemalangan jalan,” jelas AKP Jhon.Menindaklanjuti situasi tersebut, Polres SBB bergerak cepat dengan mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan berorientasi pada pemulihan situasi. Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. secara langsung memantau dan mengendalikan langkah penanganan melalui jajaran di lapangan.Kapolres SBB menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah Kepolisian.“Kami memahami kekecewaan dan keresahan masyarakat atas peristiwa yang terjadi. Namun kami mengajak seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan kepentingan umum. Polri hadir untuk menjamin rasa aman, membuka ruang dialog, serta memastikan setiap permasalahan diselesaikan secara adil dan bermartabat melalui jalur hukum,” tegas AKBP Andi Zulkifli.Pembongkaran blokade jalan dilaksanakan sekitar pukul 13.55 WIT oleh personel gabungan Polres SBB dan Polsek Waesala yang dipimpin Wakapolres SBB Kompol Beninkurniawan, S.H., S.I.K., M.A., didampingi Kasat Reskrim AKP Idris Mukadar, S.Hi., Kasat Intelkam AKP M. Jayadi, Kapolsek Waesala, serta perwira terkait.Sekitar pukul 14.10 WIT, seluruh material pemalangan berhasil dibersihkan. Situasi di lokasi terpantau aman, terkendali, dan kondusif, sementara arus lalu lintas kembali berjalan normal tanpa gangguan lanjutan.Usai pembongkaran, jajaran Polres SBB melaksanakan pertemuan dengan Kepala Desa Alang Asaude serta para korban pembakaran kendaraan bermotor. Dalam dialog tersebut, Kepolisian menegaskan bahwa pemalangan jalan merupakan perbuatan melanggar hukum, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak kembali melakukan tindakan serupa.Kapolres SBB juga memastikan bahwa proses penegakan hukum terhadap kasus pembakaran kendaraan menjadi perhatian serius Kepolisian.“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional dan transparan. Para korban kami arahkan untuk segera membuat laporan polisi agar proses penyelidikan dapat berjalan optimal dan pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban hukum,” tambah Kapolres.“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan mempercayakan sepenuhnya penanganan setiap persoalan kepada Kepolisian,” tutup AKP Jhon R. Soplanit.Pemulihan arus lalu lintas Jalan Trans Seram di Waisala menunjukkan bahwa pendekatan dialogis dan empatik tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah dengan dinamika sosial yang kompleks. Respons cepat Polres Seram Bagian Barat mencerminkan peran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga penjaga harmoni sosial dan kepentingan publik.Dalam konteks nasional, Jalan Trans Seram merupakan infrastruktur vital yang menopang mobilitas, distribusi logistik, dan denyut ekonomi masyarakat Pulau Seram. Penanganan yang mengedepankan de-eskalasi konflik dan ruang musyawarah menjadi contoh praktik keamanan berbasis perdamaian (peace-based policing) yang relevan untuk diterapkan di berbagai daerah.Langkah Polri yang mengajak masyarakat untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum menegaskan pesan penting bahwa keadilan tidak lahir dari blokade dan konflik, melainkan dari proses hukum yang adil, terbuka, dan humanis. PNO-12
10 Feb 2026, 21:30 WIT
Wakapolda Maluku Ikuti Rakor Kesiapan Peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait kesiapan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Gudang Ketahan Pangan Polri.Rapat yang diikuti secara daring oleh Wakapolda didampingi Irwasda Kombes Pol I Made Sunarta S.E., M.H dan sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku ini berlangsung dari Ruang Video Conference Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (10/2/2026), .Rakor untuk kesiapan peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dihelat Mabes Polri ini di pimpin Asisten Utama Kapolri bidang perencanaan dan anggaran, Komjen Pol Wahyu Hadiningrat.Rencananya, peresmian dua bangunan yang didirikan Polri untuk mendukung program Pemerintah tersebut akan secara langsung diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni usai kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Polda Maluku siap mendukung dan mengikuti arahan dari pimpinan Polri untuk mensukseskan program prioritas Pemerintah."Polda Maluku selalu mendukung dan siap untuk menyukseskan program-program prioritas Polri maupun Pemerintah," tegasnya. PNO-12
10 Feb 2026, 21:24 WIT
Polda Maluku Gelar Anev Rutin, Irwasda: Tingkatkan Performa Kinerja Kepolisian
Papuanewsonline.com, Ambon – Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Maluku Kombes Pol. Made Sunarta, S.E., M.H menekankan kepada jajaran Polda Maluku dan Polres jajaran terkait pentingnya peningkatan performa kinerja kepolisian.Penekanan ini disampaikan Irwasda saat memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) kinerja jajaran Polda Maluku yang dihelat secara virtual, Senin (9/2/2026).Anev mingguan yang dihelat secara rutin ini turut dihadiri Pejabat Utama Polda Maluku dan Kapolres dan kapolsek jajaran melalui sarana zoom meeting dan dipusatkan dari ruang Command Center, Markas Polda Maluku.Kegiatan yang bertujuan untuk membedah pencapaian kinerja selama satu minggu terakhir ini kata Irwasda merupakan instrumen krusial guna memastikan seluruh program kerja Polri berjalan sesuai jalur (on the track). Ia menggarisbawahi kalau evaluasi yang dilakukan adalah momentum untuk penguatan internal, bukan untuk mencari kesalahan."Anev ini dilaksanakan untuk mengetahui apa yang sudah kita lakukan satu minggu kemarin. Kegiatan merupakan wadah untuk saling memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan tugas di lapangan," tegas Irwasda.Lebih lanjut, seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda hingga Polsek diingatkan agar senantiasa peka terhadap dinamika Kamtibmas di wilayah masing-masing. Irwasda berharap hasil evaluasi ini bisa menjadi acuan bagi para Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) dalam mengambil kebijakan strategis ke depan."Polda Maluku berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan responsivitas terhadap laporan masyarakat, serta memastikan situasi keamanan di Bumi Raja-Raja tetap kondusif," harapnya. PNO-12
10 Feb 2026, 21:20 WIT
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bandara Pattimura Memantau Langsung Lahan Jagung Pipil
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui langkah konkret di daerah. Polsek Kawasan Bandara Pattimura, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, melakukan monitoring lahan pertanian sebagai persiapan penanaman jagung pipil di Dusun Wesa, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (10/2/2026).Kegiatan monitoring tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura AKP Jantje Serhalawan, S.Sos, bersama personel Polsek KBP. Lahan seluas 0,24 hektare milik warga setempat, Bapak Udin, disiapkan untuk digarap sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura AKP Jantje Serhalawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Polda Maluku dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat di sektor pangan.“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penyiapan lahan jagung ini diharapkan dapat membantu ketersediaan pangan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar Bandara Pattimura,” ujar AKP Jantje.Ia menjelaskan, saat ini lahan masih dalam tahap pembajakan yang diperkirakan berlangsung selama tiga hari sebelum memasuki tahapan penanaman.Sementara itu, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyampaikan apresiasi atas inisiatif jajaran Polsek Kawasan Bandara Pattimura yang aktif mendukung program ketahanan pangan.“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Upaya yang dilakukan Polsek Kawasan Bandara Pattimura merupakan contoh nyata kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas,” tegas Kapolresta.Monitoring lahan berlangsung hingga pukul 09.00 WIT. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif.Langkah Polsek Kawasan Bandara Pattimura menyiapkan lahan pertanian untuk penanaman jagung mencerminkan peran strategis Polri dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan ekonomi rakyat. Di tengah dinamika global dan tekanan ekonomi, upaya memastikan ketersediaan pangan lokal menjadi krusial, khususnya bagi daerah kepulauan seperti Maluku.Keterlibatan Polri dalam sektor produktif menunjukkan pendekatan humanis dan kolaboratif, di mana keamanan dan kesejahteraan berjalan beriringan. Pemanfaatan lahan milik warga secara produktif tidak hanya mendukung pasokan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.Inisiatif ini mempertegas bahwa ketahanan ekonomi rakyat dapat diperkuat melalui sinergi antara aparat negara dan masyarakat. Ketika sektor pangan tumbuh dan ekonomi lokal bergerak, stabilitas sosial pun semakin kokoh sebuah fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan di daerah dan nasional. PNO-12
10 Feb 2026, 20:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru