logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Bupati Mimika Bantah Pembayaran Proyek Perpustakaan 100 Persen, Hanya 30 Persen Sesuai Progres Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan klarifikasi terkait proyek pembangunan perpustakaan yang tengah menjadi sorotan. Bupati Johannes Rettob menyatakan bahwa pembayaran proyek tersebut baru mencapai sekitar 30 persen, sejalan dengan progres pekerjaan fisik yang hingga kini belum selesai. Sebab, waktu pelaksanaan proyek telah berakhir, sehingga tidak mungkin dilakukan pembayaran penuh seperti yang diperkirakan sebagian pihak."Pembayarannya baru 30 persen. Pekerjaannya belum rampung dan jangka waktu telah habis. Jadi bukan uang sudah dicairkan seluruhnya. Informasi yang menyebutkan pembayaran 100 persen adalah keliru," jelasnya, (9/2/26) Bupati juga menegaskan bahwa pendanaan proyek pembangunan perpustakaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk Tahun Anggaran 2025, yang berasal dari Dana Otonomi Khusus (Otsus). Hal ini untuk membantah informasi sebelumnya yang menyatakan sumber dana berasal dari alokasi lain. "Proyek perpustakaan ini dibiayai dari APBD Induk tahun 2025, dan memang menggunakan dana Otsus," ucapnya.Menurutnya, mekanisme pembayaran proyek pemerintah selalu mengacu pada progres pekerjaan yang telah dicapai, bukan dilakukan secara sekaligus di awal tahap pelaksanaan. "Dalam pembangunan proyek pemerintah, sistem pembayaran mengikuti tingkat kelengkapan pekerjaan. Jika progresnya hanya sebatas itu, maka pembayaran juga sesuai dengan itu. Adapun sisa pembayaran akan tergantung pada kebijakan dan langkah selanjutnya yang diambil oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani," katanya.Dalam hal ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika sebagai OPD penanggung jawab memiliki wewenang untuk melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak pelaksana proyek, termasuk berkoordinasi dengan aparat terkait jika diperlukan. "Jika Dinas Pendidikan berkeinginan untuk melanjutkan pembangunan hingga selesai, silakan lakukan proses koordinasi yang diperlukan. Termasuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai dengan prosedur yang berlaku," tambahnya.  Penulis: Bim Editor: GF 10 Feb 2026, 20:58 WIT
Operasi Keselamatan Salawaku 2026: Polri Perkuat Upaya Preventif Tekan Kecelakaan Lalu Lintas Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Republik Indonesia terus mengintensifkan langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas sebagai bagian dari agenda nasional keselamatan jalan. Melalui Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Salawaku 2026, Polda Maluku melaksanakan kegiatan imbauan tertib berlalu lintas kepada para sopir angkutan umum di kawasan Terminal Mardika, Kota Ambon, Senin (9/2/2026).Kegiatan tersebut menyasar pengemudi angkutan umum yang beroperasi di kawasan Pasar dan Terminal Mardika, salah satu pusat aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat tertinggi di Kota Ambon. Upaya ini merupakan bagian dari pendekatan preemtif dan edukatif Polri dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman dan berkeselamatan.Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Preemtif menyampaikan imbauan secara langsung dan humanis kepada para sopir agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta mengedepankan etika berlalu lintas, khususnya di kawasan padat aktivitas ekonomi dan wisata.Selain imbauan lisan, petugas juga membagikan leaflet edukatif berisi pesan-pesan keselamatan berkendara kepada para sopir dan masyarakat yang beraktivitas di Pasar Mardika. Materi sosialisasi tersebut memuat ajakan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.Polda Maluku menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Salawaku 2026 tidak semata berorientasi pada penegakan hukum, melainkan menitikberatkan pada pencegahan dini dan peningkatan kesadaran masyarakat. Melalui pendekatan persuasif ini, diharapkan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.Dengan tingginya mobilitas masyarakat di kawasan Pasar Mardika, Polri berharap keterlibatan aktif para pengemudi angkutan umum sebagai garda terdepan transportasi publik mampu menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus mendukung stabilitas sosial dan ekonomi daerah.Langkah Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Salawaku 2026 menunjukkan pergeseran paradigma Polri dalam pengelolaan lalu lintas, dari pendekatan represif menuju strategi pencegahan berbasis edukasi publik. Keselamatan jalan raya kini dipahami sebagai isu nasional yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup, produktivitas ekonomi, dan rasa aman masyarakat.Pendekatan humanis yang menyasar pengemudi angkutan umum di pusat aktivitas ekonomi seperti Terminal dan Pasar Mardika mencerminkan strategi tepat sasaran. Sopir angkutan umum memiliki peran strategis sebagai penggerak mobilitas harian masyarakat, sehingga peningkatan kesadaran mereka berdampak luas terhadap keselamatan publik.Jika dilakukan secara konsisten dan terukur, Operasi Keselamatan Salawaku 2026 berpotensi memperkuat budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan secara berkelanjutan. Di sinilah peran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pendidik dan pelayan masyarakat dalam mewujudkan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. PNO-12 10 Feb 2026, 20:49 WIT
Karo SDM Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi S.I.K menyoroti terkait kerawanan kamtibmas yang kerap terjadi di Maluku. Ia menekankan pentingnya peranan anggota sebagai Polisi Lingkungan Masyarakat (POLIMA).Penekanan ini disampaikan Karo SDM saat memimpin apel gabungan personel dan ASN Polda Maluku yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (9/2/2026).Selain seluruh personel gabungan, hadir dalam kegiatan rutin tersebut yakni Irwasda Maluku Kombes Pol I Made Sunarta, dan seluruh Pejabat Utama Polda Maluku."Saya atas nama Pimpinan menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan semua yang sudah melaksanakan tugasnya sesuai tupoksi dengan baik," ucapnya.Maluku, lanjut Kombes Jemi, rawan akan konflik antar kelompok. Untuk mencegah aksi kekerasan tersebut, seluruh personel diharapkan dapat berperan aktif, termasuk sebagai POLOMA. "Saya minta agar seluruh personel dapat berperan aktif dan bisa menjadi Polisi lingkungan masyarakat atau POLIMA dan ini akan menjadi perpanjangan tangan dari pimpinan Polda melalui rekan-rekan semua," pintanya.Di sisi lain, Kombes Jemi juga menyampaikan terkait administrasi kenaikan pangkat personel Polri. Kepada seluruh Kasubag Renmin di jajaran Polda Maluku, Ia meminta untuk selalu memonitor setiap informasi yang disampaikan Biro SDM Polda Maluku. "Saya minta agar selalu memonitor setiap informasi yang disampaikan Biro SDM khususnya terkait administrasi kenaikan pangkat personel dengan mengecek kembali administrasi dan berkasnya disiapkan kemudian segera dikirimkan ke Biro SDM," ungkapnya.Terkait administrasi kenaikan pangkat tersebut, Kombes Jemi berharap agar dapat disiapkan sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan. Kepada personel yang ingin menjadi penyidik, Kombes Jemi mengaku pihaknya sudah mengirimkan surat sehingga diharapkan dapat menyiapkan diri dan mengikuti semua prosedur dan mekanismenya yang telah diatur.Tak hanya itu, seluruh personel hingga ASN Polda Maluku kembali diingatkan terkait penggunaan media sosial yang bijak. "Jangan sampai karena kelalaian kita akhirnya dapat menyebabkan masalah diri sendiri dan institusi Polri," ujarnya. PNO-12 10 Feb 2026, 20:37 WIT
Kombes Rositah: Perkuat Pertahanan Siber Lewat Konsolidasi Media Sosial Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Republik Indonesia terus memperkuat perannya dalam menjaga keamanan nasional di ruang digital, seiring meningkatnya tantangan hoaks, disinformasi, dan polarisasi opini publik di media sosial. Melalui kebijakan komunikasi publik yang terstruktur, Polri mendorong seluruh personel menjadi bagian dari cooling system nasional dalam meredam ketegangan dan menjaga kepercayaan masyarakat.Langkah tersebut tercermin dalam arahan Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. saat memberikan arahan dalam Apel Gabungan personel Polda Maluku di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Ambon, pada Senin (9/2/2026) . Dalam arahannya Kombes Rositah menginstruksikan personel untuk aktif mendukung akun resmi Polri dengan menjadi cooling system di ruang digital. Kebijakan ini tidak semata bersifat internal, tetapi menjadi bagian dari strategi keamanan digital nasional yang menempatkan informasi akurat sebagai fondasi stabilitas sosial.Lebih lanjutn Kombes Rositah menegaskan bahwa setiap anggota Polri adalah representasi institusi, tidak hanya di ruang publik fisik, tetapi juga di ruang digital. Karena itu, dukungan terhadap akun resmi Polri dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.“Saya instruksikan seluruh personel Polda Maluku untuk aktif memberikan dukungan berupa like, share, dan comment pada setiap konten yang dipublikasikan melalui akun resmi Humas Polda Maluku maupun akun resmi Polda Maluku,” tegasnya.Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan manajemen media Polri yang sejalan dengan kebijakan nasional transformasi komunikasi publik. Dukungan kolektif personel diyakini mampu mengamplifikasi narasi positif Polri secara masif, sekaligus memperluas jangkauan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat luas.Kabid Humas merinci setidaknya tiga tujuan utama dari kebijakan tersebut. Pertama, amplifikasi informasi, agar pesan kamtibmas, pelayanan publik, dan capaian kinerja Polri dapat tersampaikan secara cepat dan luas. Kedua, peningkatan engagement institusi, sehingga akun resmi Polri tetap relevan dan muncul dalam arus utama algoritma media sosial. Ketiga, kontra-narasi hoaks, dengan menghadirkan sumber informasi resmi sebagai rujukan utama publik.“Media sosial adalah sarana tercepat Polri melayani masyarakat dalam hal informasi. Jika seluruh personel solid mendukung konten kreatif institusi, maka kepercayaan publik terhadap Polri akan semakin kokoh,” ujar Kombes Pol. Rositah.Langkah Polda Maluku menempatkan personel sebagai cooling system di media sosial mencerminkan pergeseran paradigma pengamanan nasional dari sekadar pendekatan fisik menuju pengelolaan ruang digital. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, kehadiran Polri yang aktif, terkoordinasi, dan berbasis akun resmi menjadi faktor kunci menjaga stabilitas sosial.Kebijakan ini juga menegaskan bahwa keamanan nasional di era digital tidak hanya ditentukan oleh patroli di lapangan, tetapi juga oleh kecepatan, akurasi, dan kredibilitas komunikasi publik. Dengan memobilisasi kekuatan internal secara terukur, Polri berupaya memastikan ruang digital tetap sehat, informatif, dan kondusif bagi demokrasi.Jika dijalankan secara konsisten dan profesional, strategi ini berpotensi memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri secara nasional, sekaligus menjadikan media sosial sebagai sarana pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. PNO-12 10 Feb 2026, 20:28 WIT
Sapa Jemaat Gereja, Kapolda Maluku Tegaskan Toleransi dan Peran Keluarga Sebagai Keamanan Nasional Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan bahwa toleransi antarumat beragama, keamanan lingkungan, dan kekuatan keluarga merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Penegasan itu disampaikan saat Kapolda melaksanakan silaturahmi dan menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Gereja GPM Sejahtera Jemaat Poka, Klasis Pulau Ambon Utara, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (8/2/2026).Kegiatan yang berlangsung usai ibadah Minggu tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui rumah ibadah lintas agama, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan tanggung jawab kolektif menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Maluku.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku didampingi Kapolsek Teluk Ambon Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Hadir pula Ketua Majelis Jemaat GPM Poka Pdt. Vengky Lekahena, S.Th, Pdt. Nona W. Lekahena, S.Th, jajaran Majelis Jemaat, serta ratusan jemaat yang mengikuti ibadah.Mengawali penyampaiannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan jemaat GPM Sejahtera Poka untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.“Saya bersyukur dapat bertugas di Maluku. Ini adalah daerah yang indah, bukan hanya alamnya, tetapi juga masyarakatnya yang ramah, santun, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan,” ujar Irjen Pol. Dadang Hartanto.Kapolda menekankan bahwa toleransi dan kerukunan umat beragama di Maluku merupakan modal sosial yang sangat kuat bagi pembangunan daerah sekaligus penopang stabilitas nasional.“Maluku hari ini memiliki indeks situasi yang aman dan damai. Ini adalah modal besar untuk melangkah ke masa depan. Kondisi ini lahir dari peran seluruh elemen masyarakat jemaat, pendeta, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga aparat keamanan,” tegasnya.Dalam analoginya, Kapolda menyebut keamanan sebagai “tanah yang subur” bagi kesejahteraan.“Keamanan itu seperti tanah yang subur. Jika aman, apa pun yang kita tanam akan tumbuh dan berbuah. Sebaliknya, tanpa keamanan, kesejahteraan sulit terwujud,” tuturnya.Kapolda juga mengingatkan bahwa keamanan sering kali baru disadari nilainya ketika terganggu, layaknya kesehatan.“Hari ini kita bisa beribadah dengan tenang, anak-anak sekolah tanpa rasa takut, dan masyarakat beraktivitas dengan aman. Semua itu adalah buah dari keamanan yang kita jaga bersama,” ujarnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengungkapkan bahwa tindak pidana berlatar belakang kekerasan masih menjadi perhatian serius Polda Maluku. Kekerasan dalam rumah tangga, perkelahian antar kelompok, hingga konflik yang dipicu emosi disebut perlu dicegah sejak dini.“Kita tidak boleh menjadi pelaku maupun korban kekerasan. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan komunitas,” tegas Kapolda.Salah satu faktor pemicu utama kekerasan, menurut Kapolda, adalah peredaran dan konsumsi minuman keras. Ia mengungkapkan bahwa aparat kepolisian telah menyita hampir 6 ton minuman keras ilegal yang diselundupkan ke wilayah Maluku.“Ini jumlah yang sangat besar. Miras sering menjadi pemicu emosi dan kekerasan, terutama di kalangan anak muda,” ungkapnya.Kapolda menegaskan perlunya solusi komprehensif terkait miras yang melibatkan pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, dan masyarakat, mengingat persoalan tersebut juga berkaitan dengan aspek sosial dan ekonomi.Selain miras, Kapolda juga mengingatkan ancaman narkoba yang mulai masuk ke wilayah Maluku, meski belum menjadi sorotan utama.“Narkoba merusak masa depan generasi muda dan sulit dipulihkan. Mari kita perangi bersama dengan melaporkan setiap indikasi peredaran narkoba,” tegasnya.Kapolda turut menyoroti penggunaan media sosial yang tidak bijak, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Ia meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas digital keluarga agar tidak terpapar hoaks, provokasi, judi online, penipuan, dan kejahatan siber.“Keluarga adalah benteng utama. Jika keluarga kuat, masyarakat dan bangsa juga akan kuat,” katanya.Menutup sambutannya, Kapolda mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, termasuk tertib berlalu lintas dan tidak berkendara dalam pengaruh alkohol.“Mari kita jaga Maluku tetap aman dan damai. Maluku tarus biking bae, basudara tarus bikin bae,” pungkas Kapolda.Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekhidmatan, serta berakhir pada pukul 10.55 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis, memperkuat dialog lintas agama, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan demi Maluku yang damai dan sejahtera.Langkah Kapolda Maluku menyampaikan pesan kamtibmas secara langsung di rumah ibadah lintas agama mencerminkan wajah Polri modern yang humanis dan inklusif. Di tengah tantangan keamanan yang semakin kompleks mulai dari kekerasan sosial, miras, narkoba, hingga ancaman digital pendekatan dialogis seperti ini menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan sosial dari akar rumput.Pesan Kapolda tentang peran keluarga sebagai benteng utama keamanan juga menegaskan bahwa stabilitas nasional tidak semata ditopang oleh aparat penegak hukum, tetapi oleh kesadaran kolektif masyarakat. Maluku, dengan sejarah panjang toleransi dan kebersamaan, kembali menunjukkan bahwa kerukunan bukan hanya warisan budaya, melainkan aset strategis bangsa.Silaturahmi lintas iman ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sinyal kuat bahwa keamanan nasional dibangun dari ruang-ruang ibadah, keluarga, dan komunitas tempat nilai toleransi dan kemanusiaan terus dirawat. PNO-12 10 Feb 2026, 20:17 WIT
Bapenda Mimika Gelar Apel Pagi, Tekan Pentingnya Keseluruhan Administrasi Kepegawaian Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika melaksanakan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda, Dwi Kholifah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staf dan pegawai Bapenda Mimika serta berlangsung di halaman depan gedung Bapenda. (10/2/26)Pada kesempatan tersebut, Dwi Kholifah menyampaikan arahan penting terkait penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi, sekaligus mengingatkan pesan dari Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang disampaikan pada hari Senin kemarin. Pesan tersebut menekankan peran strategis Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, khususnya mengenai kelengkapan administrasi kepegawaian yang menjadi dasar penilaian kinerja setiap pegawai.Sebagai penegasan penting, pimpinan Bapenda juga menekankan perlunya menyelesaikan seluruh administrasi kepegawaian, dengan fokus utama pada penyelesaian dan pengunggahan Surat Keterangan Penilaian Kinerja (SKP) melalui aplikasi MyASN. Aplikasi ini merupakan sarana resmi untuk pengelolaan data dan penilaian kinerja ASN yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.Seluruh pegawai Bapenda Mimika yang belum menyelesaikan dan mengunggah dokumen SKP diminta untuk segera melaksanakan proses tersebut sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh data kinerja pegawai tercatat dengan benar dan dapat menjadi dasar untuk pengembangan karir serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh Bapenda Mimika kepada masyarakat.  Penulis: Jid Editor: GF 10 Feb 2026, 19:27 WIT
PANEN JAGUNG PERDANA, Bupati Boven Digoel Dorong Kemandirian Pangan dari Kampung Sokanggo Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melaksanakan panen jagung perdana di lahan Kelompok Tani Anambarin, Kampung Sokanggo, sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah, Senin (9/2/2026).Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Boven Digoel Roni Omba, didampingi Wakil Bupati Marselinus serta Ketua PKK, dengan melibatkan para petani dan masyarakat setempat yang selama ini aktif mengembangkan sektor pertanian di wilayah tersebut."Kami berharap panen jagung perdana ini dapat menjadi contoh bagi petani lainnya untuk meningkatkan produksi dan kualitas jagung di Boven Digoel” Ujar Bupati.Dalam keterangan yang di terima jurnalis papuanewsonline,com. Panen jagung perdana ini juga dihadiri oleh para petani dan masyarakat setempat Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap semangat bertani di kalangan masyarakat semakin tumbuh, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen jagung di Kabupaten Boven Digoel.Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah-tengah petani juga menjadi bentuk dukungan moril dan komitmen untuk terus memfasilitasi pengembangan sektor pertanian, baik melalui pendampingan, penyediaan sarana produksi, maupun penguatan kapasitas sumber daya manusia.Para petani menyambut positif panen perdana tersebut dan berharap program pertanian yang telah berjalan dapat terus berlanjut serta diperluas ke kampung-kampung lain di Boven Digoel.Panen ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas lapangan kerja di sektor pertanian, serta mengurangi ketergantungan daerah terhadap pasokan pangan dari luar.Dengan pengelolaan pertanian yang berkelanjutan dan terarah, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel optimistis dapat mewujudkan kemandirian pangan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal berbasis potensi daerah.Penulis: Hend Editor: GF   10 Feb 2026, 00:04 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT