logo-website
Jumat, 27 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Menghargai Dedikasi: Kepala Kampung Nawaripi Berikan Apresiasi untuk Pelayan Masyarakat Papuanewsonline.com, Mimika - Acara penghargaan yang berlangsung di Kampung Nawaripi tersebut, menandai bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap kerja keras petugas pemerintah yang sering kali bekerja dalam situasi yang menantang. Norman mengungkapkan bahwa pelayanan yang baik dari tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Nawaripi sangat krusial untuk kesejahteraan masyarakat."Dalam situasi Kamtibmas yang sering fluctuasi, terutama di tengah tantangan konsumsi miras lokal oleh anak muda, para tenaga medis selalu menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan pelayanan yang prima," ungkap Norman.Kepala Kampung tersebut juga mengapresiasi kerja keras para guru di SD INPRES Nawaripi, yang telah memberikan pendidikan yang layak meskipun menghadapi kondisi yang tidak selalu mendukung. "Kerja yang dilakukan oleh para pendidik ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa," katanya, menekankan pentingnya pendidikan dalam mengembangkan potensi generasi muda.Pemerintah Kampung Nawaripi sangat menghargai sikap sabar dan dedikasi para tenaga medis serta guru. Norman secara khusus mengucapkan terima kasih kepada berbagai institusi pendidikan, termasuk SMK Harapan Nawaripi, YPNU Nawaripi, SMAN I, SMAN 7, Sekolah Kalam Kudus, PAUD, dan TK Merah Putih serta TK Katolik. "Mereka telah berperan besar dalam mendidik anak-anak Nawaripi yang merupakan bagian dari generasi muda bangsa Indonesia," tambahnya.Selain mengapresiasi tenaga pendidikan dan kesehatan, Norman juga memberikan penghargaan khusus kepada aparat keamanan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Babinter TNI AU, Babinsa TNI AD, dan Babinkamtibmas yang terus memantau dan menciptakan situasi aman di Nawaripi. "Peran mereka sangat penting dalam menjaga ketertiban dan stabilitas di kampung kami," jelas Norman.Pentingnya kerjasama antar berbagai pihak diungkapkan dalam penutup sambutannya. Norman berharap semua elemen masyarakat dapat terus bersinergi untuk membangun Kampung Nawaripi yang lebih baik di masa depan.Dengan acara ini, diharapkan rasa kebersamaan dan solidaritas para petugas serta masyarakat dapat terus terjalin, sehingga upaya membangun lingkungan yang lebih kondusif bagi semua dapat terwujud.Penulis: JidEditor: GF 19 Des 2025, 00:02 WIT
Untuk Kelancaran Pembangunan: Pangdam XIII/Merdeka dan Pangkoops HABEMA Sinergi di Timika Papuanewsonline.com, Timika — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, melaksanakan kunjungan kerja ke Papua dan menggelar audiensi bersama Panglima Komando Operasi (Pangkoops) HABEMA, Mayjen TNI Lucky Avianto, di Timika, Kamis (18/12/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis TNI dalam memperkuat koordinasi pengamanan wilayah Papua.Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Operasi (Asops) Kasdam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan. Kehadiran para pimpinan ini mencerminkan keseriusan TNI dalam membangun komunikasi langsung lintas satuan guna menyikapi dinamika keamanan yang berkembang di wilayah Papua.Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dialog tatap muka dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi untuk mempererat hubungan kerja sekaligus memperkuat solidaritas antarjajaran pimpinan TNI dalam menjalankan tugas negara.Dalam audiensi tersebut, kedua pimpinan membahas berbagai isu strategis terkait stabilitas keamanan dan situasi terkini di Papua. Penyamaan persepsi menjadi fokus utama guna memastikan setiap langkah operasional berjalan searah dan saling mendukung.Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam mendukung penuh pelaksanaan tugas Koops HABEMA. Dukungan tersebut diarahkan untuk menjaga keamanan, menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, serta mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah pusat dan daerah.Ia juga menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi kelancaran pembangunan dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045, khususnya di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis dan sosial tersendiri.Sementara itu, Pangkoops HABEMA Mayjen TNI Lucky Avianto menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam XIII/Merdeka beserta jajaran. Menurutnya, sinergitas, komunikasi yang intensif, serta koordinasi berkelanjutan antar satuan TNI menjadi kunci utama dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat soliditas TNI dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah Papua, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya stabilitas, rasa aman masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan di daerah tersebut.Penulis: JidEditor: GF 18 Des 2025, 23:52 WIT
Komitmen Bantu Masyarakat, Brimob Polda Aceh Bangun MCK Umum di Kuala Simpang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Personel Satuan Tugas (Satgas) Aman Nusa II Polda Aceh kembali menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Pada Rabu (17/12/2025), Satgas Aman Nusa II Aceh Tamiang melaksanakan pembangunan dan penyaluran fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum di bawah Jembatan Kuala Simpang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut melibatkan 5 personel Satbrimob Polda Aceh dan 20 personel PAS Brimob 1. Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh IPDA Heri Yulizar, S.H., selaku perwira pengendali di lapangan.IPDA Heri Yulizar menyampaikan bahwa pembangunan MCK umum ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan sanitasi yang layak.“Pembangunan MCK umum ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Brimob terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membantu meningkatkan kualitas hidup warga di sekitar Kuala Simpang,” ujar IPDA Heri Yulizar.Ia menambahkan, kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan dan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, serta kondusif. Kehadiran personel Brimob disambut positif oleh masyarakat setempat, yang merasakan langsung manfaat dari pembangunan fasilitas MCK umum tersebut.Melalui kegiatan ini, Satgas Aman Nusa II Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan. PNO-12 18 Des 2025, 20:33 WIT
Sebanyak 627 Tandon Air Bersih Disalurkan Polri Untuk Warga Terdampak Bencana Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyalurkan total 627 unit tandon air bersih sebagai bagian dari upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera, termasuk bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan ini menjadi langkah konkret Polri dalam memastikan ketersediaan air bersih pascabencana, sekaligus mendukung pemulihan kehidupan masyarakat.Di Aceh Tamiang, tandon air dipasang di Gang Sayur, Dusun Subur, Desa Durian, Kecamatan Rantau, untuk menampung air bersih dari sumur bor yang dibangun oleh Brimob. Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar warga yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air bersih akibat banjir.Komandan Pasukan (Danpas) Brimob I, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., menegaskan bahwa penyediaan tandon air merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat pascabencana. “Setelah banjir, kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama masyarakat. Dengan adanya tandon air ini, kami berharap distribusi air bersih dapat lebih merata dan dimanfaatkan oleh warga dalam jangka panjang,” ujarnya saat meninjau langsung kegiatan di lapangan.Secara keseluruhan, dari total 627 unit tandon air yang disalurkan Polri di Sumatera, sebanyak 140 unit didistribusikan ke Sumatera Utara, 100 unit ke Sumatera Barat, dan 387 unit ke Provinsi Aceh. Di Aceh, bantuan tersebut disalurkan melalui Polda Aceh dan jajaran Polres, termasuk Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.Pemasangan tandon air di Aceh Tamiang dilakukan secara gotong royong oleh personel Brimob bersama masyarakat setempat. Sinergi ini tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperkuat kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat dalam situasi bencana.Salah seorang warga Desa Durian menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Sejak banjir, kami kesulitan mendapatkan air bersih. Kehadiran tandon air dari Brimob sangat membantu kebutuhan kami sehari-hari,” tuturnya.Melalui penyaluran ratusan tandon air bersih ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan, demi memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal. PNO-12 18 Des 2025, 20:22 WIT
Melalui Latihan Pra Ops Lilin Salawaku 2025, Polda Maluku Optimalkan Kesiapan Pengamanan Nataru Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mulai mematangkan kesiapan personel dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui pelaksanaan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Lilin Salawaku 2025. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku, Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor, S.I.K., M.Si., dan berlangsung di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Tantui, Ambon, Kamis (18/12/2025).Selain diikuti oleh seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Lilin Salawaku 2025, Latihan Pra Operasi ini juga diikuti oleh jajaran pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Dir Samapta Polda Maluku, Dir Tahti Polda Maluku, Wadir Lantas, Wadir Reskrimum, Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, para pejabat utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polresta Ambon, serta Turut hadir pula narasumber eksternal, Chenly S.V. Lumingkewas, S.T., M.A.P.Dalam arahannya, Karo Ops Polda Maluku menegaskan bahwa Operasi Lilin Salawaku 2025 merupakan operasi kemanusiaan yang menitikberatkan pada aspek perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.“Nama ‘Salawaku’ sebagai perisai tradisional Maluku mengandung makna filosofis bahwa kehadiran Polri harus menjadi pelindung, memberikan rasa aman, serta menjaga toleransi di wilayah Provinsi Maluku,” ujar Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor membacakan sambutannya.Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Lat Pra Ops merupakan tahapan strategis untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menguji pola tindak personel di lapangan. Seluruh personel diminta memahami karakteristik wilayah dan potensi kerawanan, mulai dari gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, hingga risiko kecelakaan selama periode Natal dan Tahun Baru.“Kedepankan pendekatan humanis dan pelayanan prima, khususnya di tempat ibadah dan pusat aktivitas masyarakat. Perkuat sinergitas dengan TNI, instansi terkait, tokoh agama, dan tokoh adat agar soliditas di lapangan tetap terjaga,” tegasnya.Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari para narasumber yang meliputi strategi teknis pengamanan, manajemen konflik sosial, serta optimalisasi sistem pelaporan berbasis teknologi informasi. Materi tersebut bertujuan mendukung proses pengambilan keputusan pimpinan agar berlangsung cepat, tepat, dan akurat di lapangan.Untuk pelaksanaan Lat Pra Ops Lilin Salawaku tahun 2025 ini mengusung tema: “Melalui Latihan Pra Operasi Lilin Salawaku 2025, Personel Polri Siap Mengoptimalkan Kemampuan Presisi untuk Mengamankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.”Menutup arahannya, Karo Ops Polda Maluku berpesan agar seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh kesungguhan dan disiplin tinggi.“Keberhasilan Operasi Lilin Salawaku 2025 ditentukan oleh kesiapan kita hari ini. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab demi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.Pelaksanaan Lat Pra Ops Lilin Salawaku 2025 mencerminkan keseriusan Polda Maluku dalam memastikan stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru. Dengan menempatkan operasi ini sebagai operasi kemanusiaan, Polri menunjukkan pendekatan yang tidak semata represif, tetapi berorientasi pada pelayanan, perlindungan, dan penguatan nilai toleransi di wilayah Maluku yang majemuk.Penguatan sinergitas lintas sektor serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci penting dalam menghadapi dinamika kerawanan Nataru. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam mengimplementasikan Polri Presisi secara nyata, responsif, dan berkeadilan di tengah masyarakat. PNO-12 18 Des 2025, 20:09 WIT
Wakapolda Maluku Berikan Pembekalan Kepada Siswa Diktuk Bintara Polri Papuanewsonline.com, Ambon – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H memberikan pembekalan kepada Siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Angkatan 53 Gelombang II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Faisal Helut Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku pada Rabu (17/12/2025), Wakapolda menekankan kepada calon Bintara Polri terkait pentingnya integritas dan adaptasi digital."Kami menyampaikan apresiasi atas hasil penilaian Mabes Polri yang menempatkan SPN Polda Maluku sebagai salah satu yang memiliki literasi digital yang baik," ucap Wakapolda dalam sambutannya. Ia didampingi Kepala SPN Polda Maluku. Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) SPN dan Pembina SPN Polda Maluku.Pada kesempatan itu, Brigjen Imam juga menekankan pentingnya peran Polisi masa depan dalam menghadapi tantangan era digitalisasi."Kalian harus menjadi generasi yang lebih baik dari kami. Zaman sekarang sudah zaman digitalisasi, dan banyak kejahatan menggunakan media sosial. Kita harus mengerti bahwa alat-alat teknologi canggih juga digunakan oleh pelaku kejahatan," tegas Wakapolda.Brigjen Imam mengingatkan para calon Bhayangkara yang adalah pemuda-pemuda terpilih wajib bersyukur karena akan segera dilantik sebagai awal pengabdian di institusi Polri.Lebih lanjut, Wakapolda menekankan tiga nilai fundamental yang harus dipegang teguh: Pertama, Integritas dan Keikhlasan: Bekerja dengan ketulusan dan keikhlasan. "Polisi yang bekerja dengan tindakan nyata, ketulusan, dan keikhlasan menurut saya dapat menjadi amal baik," ujarnya.Kedua, Etika dan Profesionalisme: Wakapolda menyoroti data PTDH di Polda Maluku yang telah mencapai 40 personel sebagai cermin pentingnya menjaga integritas dan agama. "Pentingnya Etika dan Agama kita untuk menjaga integritas, kejujuran, dan Profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai polisi."Ketiga, Mental dan Pengabdian: Menjadi Polisi adalah panggilan pengabdian untuk mendukung masyarakat dan menegakkan hukum dengan hati nurani. "Tantangan dan kesulitan dalam tugas adalah bagian dari proses pembentukan karakter. Hadapi dengan mental yang tangguh, kesiapan fisik yang prima, serta kemauan untuk terus belajar," pesannya.Kepada para calon Bhayangkara Remaja, Wakapolda berpesan agar mereka selalu memberikan pelayanan terbaik, sopan, dan ramah kepada masyarakat, karena tindakan baik atau buruk seorang polisi ada di tangan mereka sendiri, dan mereka kebanggaan keluarga.Sebelumnya, Ka SPN Polda Maluku dalam pengantarnya menyampaikan bahwa Diktuk Bintara Angkatan ke-53 TA 2025 mengalami penyesuaian kurikulum."Adanya revisi kurikulum membuat durasi pendidikan yang semula 7 bulan direvisi menjadi 5 bulan dengan penghilangan beberapa mata pelajaran," jelas Ka SPN.Meskipun terjadi pemadatan, Ia memastikan bahwa Latihan Kerja (Latja) tetap dilaksanakan selama 6 hari (dipadatkan dari seharusnya 1 bulan). Ia menekankan pada kegiatan fisik menjadi prioritas guna membentuk kesiapan fisik yang prima bagi para siswa. PNO-12 18 Des 2025, 19:44 WIT
Wakapolda Maluku Pimpin Taklimat Akhir Audit Kinerja 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2025 yang dihelat di Aula Rupattama Basudara Manise Lantai 5 Mapolda Maluku, Rabu (17/12/2025).Kegiatan tahunan sebagai ajang evaluasi kinerja ini dipimpin Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Irwasda Maluku, para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta para Kapolres jajaran turut hadir secara daring.Wakapolda Brigjen Imam Thobroni dalam sambutannya membacakan amanah Kapolda Maluku. Ia menegaskan audit kinerja merupakan bagian penting dari proses manajemen organisasi Polri untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran pelaksanaan tugas secara efektif, efisien, serta sesuai ketentuan dan peraturan berlaku. "Audit kinerja juga menjadi sarana pengendalian untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi," tegasnya.Audit kinerja mencakup aspek pelaksanaan dan pengendalian, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 dan ketentuan internal Polri, yang mewajibkan setiap satuan kerja melaporkan perkembangan program, kegiatan, serta pertanggungjawaban keuangan. Pelaporan tersebut dituangkan dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) pada akhir tahun anggaran.Seiring berakhirnya audit tersebut, Kapolda menekankan apabila terdapat temuan, koreksi, maupun atensi hasil audit yang telah disampaikan dapat segera dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh para kepala satuan kerja maupun kepala satuan wilayah"Kami juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Irwasda Polda Maluku beserta tim audit atas pelaksanaan Audit Kinerja pada satker, subsatker, dan satuan wilayah jajaran Polda Maluku," pungkasnya. PNO-12 18 Des 2025, 19:21 WIT
Polisi dan Brimob Bergerak Cepat Amankan Perkelahian Antar Kelompok Pemuda di Fiditan-Tual Papuanewsonline.com, Tual - Aparat kepolisian bersama personel Brimob bergerak sigap mengamankan situasi pasca terjadinya perkelahian antar dua kelompok pemuda di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, pada Rabu (17/12/2025) dini hari.Peristiwa tersebut melibatkan dua kelompok pemuda dari dua wilayah permukiman di Desa Fiditan lama dan pemukiman di Desa Fiditan Baru, peristiwa ini sempat menimbulkan keresahan warga sekitar, namun Berkat respons cepat aparat serta dukungan masyarakat, situasi berhasil dikendalikan tanpa meluas ke wilayah lain.Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., bahwa Kejadian bermula sekitar pukul 02.20 WIT ketika warga mendengar teriakan minta tolong disertai suara pecahan kaca dari 1 unit rumah warga di Kompleks Fiditan Kampung Lama. Berdasarkan keterangan saksi, insiden tersebut disertai munculnya api yang kemudian berhasil dipadamkan secara bersama-sama oleh warga dan aparat di lokasi.Sekitar pukul 02.27 WIT, terjadi ketegangan antar kelompok pemuda di area perbatasan kedua wilayah. Personel Polsek Dullah Utara dan Brimob yang berada di lokasi segera melakukan langkah persuasif untuk menenangkan situasi dan memisahkan kelompok massa.Upaya pengamanan terus dilakukan setelah muncul kembali kerumunan warga di sekitar Puskesmas Fiditan. Dalam peristiwa tersebut, tercatat satu warga mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis serta pangkalan ojek di depan puskesmas terbakar. Pada pukul 03.35 WIT, personel Polres Tual yang didukung kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pengamanan lanjutan serta mengimbau warga agar kembali ke rumah masing-masing guna menjaga situasi tetap kondusif.Pada Rabu pagi sekitar puku 10.00 wit, terjadi konsentrasi warga di salah satu wilayah permukiman, akibat dampak dari peristiwa dini hari tersebut. Dan Telah terjadi pemalangan jalan.Langkah-langkah dialogis terus dilakukan sehingga warga dapat menahan diri dan situasi tetap terkendali.Aparat bersama pemerintah daerah setempat dan tokoh masyarakat terus mendorong penyelesaian secara musyawarah dan bermartabat.Hingga saat ini, kondisi Desa Fiditan dalam keadaan aman dan terkendali. Aparat keamanan masih bersiaga untuk mengantisipasi bentrok susulan serta memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.Kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan tetap menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap perbedaan.Upaya membangun perdamaian berkelanjutan membutuhkan keterlibatan semua pihak : pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda, untuk bersama-sama merawat harmoni sosial. Besok siang direncanakan akan dilaksanakan pertemuan bersama dari tokoh masyarakat kedua kampung di Kantor Pendopo WalikotaDiikuti oleh Forkopimda Kota Tual. Guna mencari solusi penyelesaian permasalaahan yang terjadi. PNO-12 18 Des 2025, 14:40 WIT
Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Di Sinak, Berbagi Makanan Ringan Kepada Masyarakat Papuanewsonline.com, Mimika — Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui pendekatan humanis di wilayah Sinak.Personel Sektor Sinak, Bharada Rosihan Yuwandi Pratama dan Bharada Ifaldi Syaiful Haq, melaksanakan kegiatan berbagi makanan ringan kepada warga pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dengan interaksi langsung antara personel dan masyarakat.Selain membagikan makanan ringan, kedua personel juga menyapa warga serta menjalin komunikasi ringan, khususnya dengan anak-anak yang tampak antusias menerima kehadiran aparat keamanan di lingkungan mereka.Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari strategi Satgas Damai Cartenz dalam menumbuhkan rasa aman serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat negara, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan sosial yang cukup kompleks.Pendekatan tersebut menegaskan bahwa keberadaan Satgas tidak hanya berorientasi pada aspek penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat setempat.Respons positif ditunjukkan oleh warga yang menilai sikap bersahabat dan terbuka dari personel mampu menciptakan suasana yang nyaman serta mempererat kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa stabilitas keamanan hanya dapat terwujud apabila terbangun kepercayaan yang kuat antara aparat dan masyarakat, sehingga setiap personel dituntut untuk hadir sebagai pelindung sekaligus pelayan.Sejalan dengan hal tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pendekatan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya menjaga kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Papua.Penulis: JidEditor: GF  18 Des 2025, 12:30 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT