logo-website
Rabu, 11 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
LLDIKTI Lakukan Visitasi di Universitas Timika Guna Penambahan Prodi Ilmu Komputer Papuanewsonline.com, Mimika- Demi menunjang peningkatan mutu layanan Pendidikan tinggi di Universitas Timika serta sebagai syarat dalam pendirian Universitas yang mana wajib memiliki 5 Program Studi (Prodi) di Universitas Timika akan ditambahkan satu Prodi Baru yaitu Ilmu Komputer. Untuk itulah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah 14 melakukan Visitasi ke Universitas Timika pada Sabtu (30/11/2024) guna melihat langsung kelengkapan dokumen, tenaga pendidik dan kependidikan serta Sarana dan Prasarana yang disiapkan Universitas Timika.Hadir dalam visitasi tersebut antara lain : Eko Yuni Susilo (Kepala Pokja Kelembagaan), Akhmad A. Natsir dan Alvi B. Sitepu mewakili LLDIKTI wilayah 14. Sedangkan dari Universitas Timika antara lain : Yotam Tsolme (Sekretaris Yayasan PAMAT), Rukmini Marapil (Wakil Rektor I merangkap Plt.Koorprodi Ilmu Komunikasi), Suraya Madubun (Wakil Rektor II), Kalfin Arung (Koorpridi Agribisnis), Kartika Dewi Dayoh (Koorprodi Psikologi), perwakilan dosen dari 4 Prodi di Universitas Timika serta Tenaga Kependidikan lainnya. Dalam sambutannya mewakili Rektor Universitas Timika, Rukmini Marapil menyampaikan ucapan syukur dan rasa terima kasih dari segenap civitas akademika UTI atas progress yang telah berjalan selama kurang lebih 2 tahun belakangan ini. Dimana Universitas Timika berupaya keras untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan manajemen secara internal sehingga secara perlahan-lahan mendapatkan kepercayaan yang begitu besar dari LLDIKTI dalam pengembangan dan pertumbuhan kampus yang merupakan satu-satunya Universitas di kabupaten Mimika. Menurut Eko Yuni Susilo sebagai Kepala Pokja di LLDIKTI wilayah 14 turut mengapresiasi kemajuan dari Universitas Timika yang pada akhirnya mampu mempersiapkan penambahan satu (1) Program Studi baru yaitu, Ilmu Komputer sebagai salah satu syarat dalam pendirian Universitas yang harus memiliki 5 Program Studi (Prodi).  “Kehadiran kami disini untuk melihat secara langsung persiapan Universitas Timika, baik itu dosen-dosennya, sarana dan prasarana serta dokumen penunjang lainnya Lebih lanjut Eko Susilo berharap dalam waktu dekat Universitas Timika dapat segera menyiapkan penambahan lagi Prodi Baru untuk melengkapi yang sudah ada, yaitu Prodi Agribisnis, Psikologi, Ilmu Komunikasi dan Ilmu Komputer. “Ini wajib ditindaklanjuti untuk segera mengajukan satu lagi Prodi baru, kalau bisa secepatnya. Kami juga berharap pihak UTI dapat memperhatikan segala persyaratan yang diminta agar disiapkan dan diunggah secepatnya. Baik itu progress terkait Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Sarana Prasaran serta dokumen pendukung lainnya, ujar Eko Susilo. (Redaksi) 02 Des 2024, 15:52 WIT
Pimpin Wisuda Prabhatar 2024, Ini Pesan Kapolri dan Panglima TNI Untuk 1.104 Taruna Papuanewsonline.com, Magelang - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin Wisuda Prabhatar 2024 Akademi Kepolisian dan Akademi TNI di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer Magelang, Jumat (29/11/24).Kapolri dan Panglima TNI bersama-sama menjadi inspektur upacara pada wisuda tersebut."Saya mengucapkan selamat kepada 1.104 taruna, terdiri dari 430 Akademi Taruna Angkatan Militer, 200 Akademi Taruna Angkatan Laut, 149 Akademi Taruna Angkatan Udara, dan 325 Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar integratif kemitraan taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian tahun 2024 dengan baik," ujar Kapolri.Ia menyampaikan pendidikan dasar integrasi ini bertujuan untuk mewujudkan sinergitas dan soliditas yang dibentuk sejak pendidikan dasar. "Hal tersebut sangatlah penting agar kelak para taruna dapat menjadi perwira-perwira muda yang mampu bekerja sama dan bahu membahu dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa serta menyukseskan misi Asta Cita (Presiden Prabowo Subianto)," jelas Kapolri.Di kesempatan yang sama, Panglima TNI mengucapkan selamat atas keberhasilan para Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian yang telah menyelesaikan pendidikan kurang lebih selama 4 bulan. Ia menyampaikan pendidikan yang ditempuh ini merupakan tahap awal dari pengabdian sebagai prajurit TNI dan Bhayangkara Polri kepada bangsa dan negara."Pendidikan dasar integratif dirancang untuk membentuk Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna/i Akademi Kepolisian menjadi individu yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menanamkan semangat intergrasi antara TNI dan Polri yang menjadi pondasi penting sinergi dan soliditas dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara," ujar Panglima TNI. Setelah wisuda tersebut, Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian akan kembali ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Sementara, Prajurit Taruna Akademi TNI tetap menempuh pendidikan selama 3 bulan di Magelang. PNO-12 30 Nov 2024, 07:57 WIT
Wakapolda Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi SIPSS Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H, memimpin Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2025 Polda Papua, Sabtu (23/11/2024).Dalam arahannya, Wakapolda Papua mengatakan Pakta Integritas merupakan pernyataan atau janji kepada diri sendiri terkait dengan komitmen dalam melaksanakan seluruh tugas, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dituangkan ke dalam sebuah Dokumen Pakta Integritas.“Kita tahu bahwa acara pokok ini terdapat pada sumpah yang telah dibacakan secara tegas tadi, dan prinsipnya kita telah sepakat bahwa apa yang kita lakukan pada siang hari ini merupakan janji kepada Tuhan dan kita sebagai manusia jangan sampai tergoda,” ucap Wakapolda Papua.Lebih lanjut, Wakapolda mengatakan kegiatan Pengambilan Sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas untuk Penerimaan SIPSS Polri T.A 2025 khusus untuk jurusan Kedokteran.“Selaku orang tua, saya menginginkan semua bisa diterima menjadi anggota Polri dan bisa berdinas di Papua kembali. Karenanya harus berjuang, berdoa, belajar dan berlatih, serahkan semua kepada Tuhan,” ungkapnya.“Selamat berjuang mengikuti seluruh rangkaian tes dalam keadaan sehat sampai selesai hingga menunggu pengumuman kelulusan, dan semoga lancar semua,” tambah Wakapolda.Pelaksanaan penandatangan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana tidak hanya di ikuti oleh panitia seleksi SIPSS, tetapi juga para peserta seleksi sebanyak 14 orang peserta yang terdiri 7 pria dan 7 wanita. PNO-12 24 Nov 2024, 20:19 WIT
Polda Papua Gelar Kegiatan Manajemen Talenta Polri Kelompok Bintara T.A. 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Polda Papua telah melaksanakan kegiatan Manajemen Talenta Polri Kelompok Bintara T.A. 2024 yang dipimpin oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda Papua, AKBP Timur Santoso, S.IK., pada Rabu (20/11).Kegiatan ini berlangsung di Hotel Horison Jayapura dan turut dihadiri oleh Narasumber Internal maupun External.Dalam sambutannya Kapolda Papua, Kabag Dalpers Biro SDM Polda Papua, AKBP Timur Santoso menyampaikan bahwa dalam upaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia tersebut haruslah melalui suatu proses yang terencana dan terprogram dengan memberikan pembekalan kepada para talenta kelompok Bintara yang nantinya akan menjadi personel Polri yang kompeten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.“Dalam situasi seperti ini kita harus melakukan berbagai terobosan yang kreatif (creative breakthrough) secara cermat, cerdas dan cepat serta dapat berpikir dengan tepat untuk menentukan tindakan yang lugas dan tegas dalam menghadapi kompleksitas persoalan yang terjadi didalam masyarakat,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa upaya peningkatan profesionalisme Polri bukanlah tanpa kendala dan tantangan, oleh sebab itu standarisasi profesionalisme Polri yang mengacu pada peran Polisi yang multifaset sebagai tipologi identitas peran Polri.“Para peserta dan mentor sekalian, pada saat ini apa yang diharapkan masyarakat kepada Polri yakni, Polri harus mampu mewujudkan harapan masyarakat, yaitu Polri yang dipercaya, memberikan pelayanan prima, zero complain, unggul dan professional,” tegas AKBP Timur Santoso. PNO-12 22 Nov 2024, 14:36 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Kegiatan Penerimaan Bakomsus Polri T.A 2025 Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., turut hadir sekaligus memimpin jalannya kegiatan Pengambilan Sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Bakomsus Polri T.A 2025, Senin (18/11).Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rastra Samara Polda Papua, dan turut dihadiri oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Drs. Yoshi Muhamartha, Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol Sugandi, S.I.K., M.Hum., Para PJU Polda Papua, serta sebanyak 80 casis peserta seleksi.Dalam kesempatannya Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol Sugandi, S.I.K., M.Hum., menyampaikan terkait penerimaan seleksi Bakomsus tahun 2024, dan untuk yang terpilih akan dilaksanakan pendidikan pada Januari 2025.“Bakomsus untuk penerimaan Polri mulai dari jalur SMK Pertanian, peternakan, perikanan, gizi dan kesehatan masyarakat, serta termasuk lulusan D3 dan D4/S1, dan untuk persyaratan Khusus terkait Tinggi Badan yakni, Polki non OAP 163 cm, Polwan non OAP 157 cm, Polki OAP 160 cm, dan Polwan OAP 155 cm,” ujarnya.Lebih lanjut Ia menambahkan untuk usia minimal 17th 7 bulan, dan usia maksimal untuk SMK 22th, D3 25 th, dan D4/S1 28 th, dan untuk kriteria OAP usia maksimal masing-masing bertambah 1 th, serta dalam Penerimaan tidak ada aturan terkait domisili.“Jadwal pelaksanaan seleksi dari tahap Pendaftaran hingga sidang kelulusan yaitu tanggal 11 November s.d 18 Desember, dan pelaksanaan pendidikan akan dilaksanakan di Pusdik Binmas, serta Animo peserta yang terdaftar berjumlah 117 orang yang terdiri dari 68 pria, 49 wanita, adapun total penerimaan jalur Bakomsus seluruh Indonesia yang terdiri sebanyak 500 kouta untuk yang masuk dalam jurusan Pertanian, Peternakan dan Perikanan, dan untuk jurusan Gizi dan kesehatan masyarakat sebanyak 100 kouta,” jelas Karo SDM Polda Papua. PNO-12 19 Nov 2024, 18:40 WIT
Polda Maluku Gelar Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Bakomsus Polri Bidang P3GKM Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Pengawas dan Peserta Seleksi Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri Bidang Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat (P3GKM) tahun 2025.Kegiatan yang dipimpin Karo Sumberdaya Manusia (SDM), Kombes Pol Agus Nugroho S.IK., M.H ini dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (18/11/2024).Karo SDM saat memimpin kegiatan itu didampingi Kabid Keuangan, Kombes Pol Rizki Nugroho dan Kasubbid Kespol Bid Dokes Polda Maluku, dr. Vilta Larwuy. Turut hadir para panitia pengawas internal Polda Maluku dan eksternal dari Dinas Pendidikan dan Dinas Dukcapil Kota Ambon, Ombudsman Perwakilan Maluku, perwakilan LLDIKTI Maluku, perwakilan LSM Mafindo wilayah Maluku dan Pers.Dalam seleksi Bakomsus Polri Bidang P3GKM yang dihelat Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku, ini diikuti oleh sebanyak 74 orang peserta."Penerimaan Bakomsus tahun ini menindaklanjuti arahan dan kebijakan pimpinan di tingkat pusat, olehnya itu adik-adik yang lulusan SMK di tahun ini harus bersyukur karena punya kesempatan untuk bisa ikut seleksi," kata Karo SDM Kombes Agus Nugroho dalam arahannya.Para peserta diharapkan dapat mengikuti seleksi dengan baik dan maksimal. Hal ini harus diawali dengan kesiapan diri yang baik dan matang sehingga pada tahapan tes atau seleksi, akan dapat dilaksanakan secara baik dan lancar. "Sebab dalam tiap seleksi apapun itu seleksinya pasti ada yang lulus dan ada yang tidak lulus olehnya itu berusahalah semaksimal mungkin untuk diri sendiri," pintanya.Apabila dalam pelaksanaan seleksi terdapat hal-hal yang dirasa tidak berkenan atau tidak sesuai dengan ketentuan pelaksanaan seleksi, para peserta diminta untuk dapat menyampaikan secara langsung kepada para pengawas."Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan sampaikan kepada pengawas dan kami selaku Karo SDM Polda Maluku untuk menjadi bahan koreksi dalam pelaksanaan seleksi Bakomsus Polri di masa yang akan datang," pintanya.Para peserta dan juga orang tua wali diingatkan untuk tidak mudah percaya kepada siapa pun yang datang menawarkan jasa sehingga bisa meluluskan peserta. "Tetap percaya pada kemampuan diri masing-masing sebagaimana sumpah dan janji yang sudah diucapkan bersama-sama. Kalau ada yang datang tawarkan diri dengan imbalan jasa untuk meluluskan peserta laporkan kepada kami," tegasnya.Kepada para panitia seleksi, Kombes Agus juga menekankan untuk selalu melaksanakan tugas dengan baik dan jujur hingga pelaksanaan seleksi berakhir. PNO-12 18 Nov 2024, 15:52 WIT
Polri: Pendaftar Rekrutmen Bakomsus Pangan Hingga Hari Kedua 2.953 Orang Papuanewsonline.com, Jakarta - Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri merilis total jumlah pendaftar bintara kompetensi khusus (bakomsus) bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi dan Kesehatan masyarakat. Hingga hari kedua pembukaan pendaftaran, total pendaftar mencapai 2.953 orang."Alhamdulillah rekrutmen ini direspons positif oleh masyarakat. Sampai hari kedua pembukaan pendaftaran 2.953 orang sudah mendaftar," kata Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2024).Irjen Dedi menjelaskan dari 2.953 pendaftar, 99 di antaranya sudah terverifikasi. Dan 2.854 pendaftar masih dalam tahap verifikasi.Maksud dari terverifikasi adalah sudah mendaftar via online dan mendapatkan nomor registasi online. Dalam tahap ini pendaftar masih berstatus belum terverifikasi.Setelah itu pendaftar diarahkan menuju polres atau polda setempat dengan membawa dokumen persyaratan. Di tahap ini berkas akan diverifikasi, termasuk data yang didaftarkan secara online.Jika persyaratan sesuai, maka pendaftar berstatus terverifikasi dan mendapatkan nomor peserta ujian yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi bakomsus."Rinciannya sebagai berikut, yang sudah terverifikasi 72 pria, 27 Wanita. Lalu yang masih proses verifikasi 1.752 pria dan 1.102 Wanita," ucap Irjen Dedi.Berikut rincian pendaftar di masing-masing bidang kompetensi khusus hingga 12 November 2024 pukul 18.00 WIB:Bakomsus Pertanian: 1.420 orang ( 1.076 pria, 344 wanita)- Sudah verifikasi: 51 orang ( 45 pria, 6 wanita)- Belum verifikasi: 1.369 orang ( 1.031 pria, 338 wanita)Bakomsus Perikanan: 526 orang ( 371 pria, 155 wanita) :- Sudah verifikasi : 23 orang (20 pria, 3 wanita)- Belum verifikasi : 503 orang (351 pria, 152 wanita)Bakomsus Peternakan : 455 orang (377 pria, 78 wanita) :- Sudah verifikasi : 9 orang (7 pria, 2 wanita)- Belum verifikasi : 446 orang (370 pria, 76 wanita)Bakomsus Gizi : 290 orang (wanita) :- Sudah verifikasi : 8 orang- Belum verifikasi : 282 orangBakomsus Kesehatan Masyarakat : 262 orang (wanita) :- Sudah verifikasi : 8 orang- Belum verifikasi : 254 orang (W)Untuk diketahui, batas akhir pendaftaran Bakomsus bidang Pangan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat Polri berlangsung sejak 11 hingga 17 November 2024. Polri membuka kuota 600 bakomsus untuk lulusan SMK hingga S1. Informasi selengkapnya terkait pendaftaran dapat diakses di www.penerimaanpolri.go.id. PNO-12 14 Nov 2024, 07:12 WIT
Tingkatkan Kemampuan Anggota Polri, Wakapolda Papua Gelar Rakor SPN Polda Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., memimpin sekaligus membuka jalannya kegiatan Rakor SPN Polda Papua, pada Selasa (12/11).Kegiatan ini berlangsung di Numbay Room Lt.2 Hotel Aston Jayapura Jln Percetakan No.50, dan turut dihadiri oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Drs. Yoshi Muhamartha, Para PJU Polda Papua, Para Kasubbag Renmin Satker jajaran Polda Papua, serta Para tamu undangan lainnya.Dalam sambutannya Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Rakor dengan Tema “Peningkatan Kompetensi Anggota Polri yang Presisi menuju Indonesia Emas” ini sangat relevan dengan tujuan jangka panjang Personel Polda Papua untuk mencetak SDM yang unggul, berintegritas dan berdaya saing.“Dengan tantangan tugas, khususnya di Wil. Papua yang semakin kompleks dan dinamis, kita dituntut untuk memiliki kepekaan yang tinggi dalam mengidentifikasi kebutuhan Riil di lapangan, dan kita harus menyiapkan materi Program Latihan yang sesuai dengan kondisi wilayah di Papua dan lebih baik dalam merespon segala situasi,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Penyusunan Kompetensi harus diarahkan untuk membentuk anggota Polri yang berwawasan kebhinekaan, sigap, tangguh dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat.“Dengan Komitmen dan kerja keras, saya yakin Polri akan semakin siap menghadapi tantangan tugas ke depan dan ikut serta dalam mewujudkan visi besar Indonesia emas 2045,” tambah Wakapolda.Adapun sambutan dari Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Marison Tober H. Sirait, S.I.K., yang menyampaikan bahwa Rakor hari ini membahas Program Giat pelatihan Fungsi yang rencana akan dilaksanakan awal tahun 2025, terkait hal tersebut seutuhnya diberikan kewenangan kepada masing-masing Polda sesuai dengan karakter dan tantangan tugas di wilayah yg dilaksanakan oleh masing-masing Fungsi.“Terkait tantangan tugas di Papua, perlu mendapat tambahan kuota untuk pelatihan dan rencana tahun depan untuk kuota Pelatihan ditambahn menjadi 700 org lebih peserta, sehingga kita laksanakan rakor ini untuk persamaan persepsi dari masing-masing fungsi terkait program latihan tersebut,” ujarnya.Lebih lanjut Ia menekankan kembali bahwasanya untuk Diktuk di SPN, tiap-tiap fungsi hanya diberikan 20 jam pelajaran, dan hal itu masih sangat kurang, serta untuk fungsi pembinaan sama sekali tidak diajarkan pada saat Diktuk di SPN.“Dan untuk tenaga pengajar pelatihan, Kendala dalam pelatihan fungsi yaitu pengajar yang didatangkan dari Satker untuk mengajar pelatihan belum mempunyai disiplin ilmu yang berkapasitas untuk mengajar,” tegas Ka SPN Polda Papua. PNO-12 13 Nov 2024, 18:37 WIT
Kapolri dan Mendikdasmen Sepakat Masalah Kedisiplinan Kedepankan Keadilan Restoratif Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri mengedepankan proses mediasi dan keadilan restoratif terkait permasalahan pendisiplinan yang berujung hukum.Hal itu diungkapkan Kapolri usai menerima kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Selasa (12/11/2024). Ia menuturkan masalah dunia pendidikan, Polri memiliki sikap yang sama yakni bagaimana mempersiapkan generasi muda untuk Indonesia Emas 2045."Oleh karena itu, di dalamnya tentunya ada interaksi antara murid, guru, orang tua yang tentunya harus kita jaga dengan memberikan ruang yang lebih besar manakala terjadi permasalahan-permasalahan untuk bisa dilakukan hal-hal yang bersifat restoratif atau mediasi," kata Jenderal Sigit dalam konferensi pers.Pada audiensi tersebut juga dibahas mengenai ancaman-ancaman pada generasi muda seperti narkoba, judi online dan juga masalah kenakalan remaja lainnya seperti tawuran."Kita bersama-sama sepakat untuk melakukan kerjasama sehingga generasi muda kita betul-betul bisa kita persiapkan dengan baik dan beliau memberikan peran dan kerjasama terhadap Polri untuk bisa ikut di dalam pembinaan terkait dengan masalah-masalah yang berdampak terhadap Kamtibmas," kata Jenderal Sigit.Lebih lanjut, masalah pendidikan di Papua juga menjadi fokus utama. Dalam mendukung dunia pendidikan, Kapolri mengatakan bahwa Polri memiliki program di Papua yaitu Polisi Pi Ajar. Dengan pertemuan ini sambungnya, tentu dapat meningkatkan kemampuan bagi para anggota (Bhabinkamtibmas) dalam program polisi mengajar tersebut."Beliau (Mendikdasmen) juga memberikan ruang untuk skill kita bisa ditingkatkan. Sehingga kemudian program kita untuk Papua, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan juga tentunya kesejahteraan masyarakat Papua melalui program-program pemerintah bisa berjalan dengan baik," pungkas Kapolri.Senada dengan Kapolri, Abdul Mu'ti mengakui bahwa memiliki kesepahaman dalam menciptakan suasana pendidikan di lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan ramah. Menurutnya, masalah kekerasan di lembaga pendidikan yang masih kerap terjadi bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan."Kami memiliki kesepahaman dengan Bapak Kapolri terkait dengan bagaimana berbagai persoalan kekerasan yang masih saja terjadi di lembaga pendidikan itu dapat diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan, pendekatan musyawarah atau bahasa hukumnya restoratif justice," katanya.Selain itu untuk masalah kedisiplinan murid, Polri dan Kementerian Dikdasmen memiliki gagasan untuk melaksanakan program Pramuka Bhayangkara. Hal ini menurut Abdul Mu'ti dapat meningkatkan kedisiplinan para murid."Karena kepanduan pramuka dan juga kepanduan yang lainnya ini juga kita perlukan untuk membentuk jiwa Bhayangkara dan juga sikap-sikap di kalangan para pelajar ini dengan kedisiplinan dan berbagai hal yang positif untuk masa depan mereka," imbuhnya.Ia menambahkan dari pertemuan ini akan dilanjutkan dengan nota kesepahaman alias MoU antara Polri dengan Kemendikdasmen. Diharapkan dengan kerjasama ini dapat menyelesaikan permasalah tidak hanya dari hilir namun juga dari hulu. PNO-12 13 Nov 2024, 18:28 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT