Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Cegah Peretasan, Polri Gandeng BSSN di Tes Akademik Seleksi Akpol
Papuanewsonline.com, Semarang - Polri menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam menggelar Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi tingkat pusat Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Kedua tes tersebut berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini. Pengawas dari BSSN, Saleh, mengatakan Computer Assisted Testing (CAT) Akademik dipastikan aman, dan tak ada kendala dalam penggunaan perangkat untuk mengunggah soal. Kehadiran pihaknya, jelas Saleh, menerangkan pihaknya memastikan nihil upaya kecurangan dan peretasan jelang tes berlangsung. "Untuk yang dipastikan itu jaringan yang digunakan, kemudian (ancaman-red) Malware atau file yang mungkin berbahaya di dalam komputernya. Kemudian aplikasi yang mungkin akan digunakan untuk remot seperti itu. Kami pastikan hal-hal tersebut dipastikan tidak ada di komputer yang akan digunakan," kata Saleh di lokasi tes, Gedung D Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Minggu (14/7/2024). Sebelum tes dimulai, para pengawas memastikan kotak tempat penyimpanan hardware soal masih tersegel. Kemudian pengawas juga memastikan komputer server aman dari peretasan dan juga Malware. "Kami sudah melakukan pengecekan perangkat yang akan digunakan untuk peng-upload-an soal untuk CAT Akademik dan dari hasil pengecekan diketahui perangkat bisa digunakan untuk proses peng-upload-an soal," imbuhnya. Pengawas eksternal dari LSM Kelompok Pelayanan Sosial, Bastian Bagus Laksono, mengatakan indikasi kecurangan tidak bisa dilakukan karena tiga kunci dari kotak berisi soal itu sudah aman. "Sejauh ini pengamanan sudah berjalan baik dimana dalam kotak itu ada tiga kunci dari kita eksternal bawa satu, terus dari pihak internal bawa satu, sekretariat bawa satu, jadi untuk indikasi kecurangan tidak bisa," tegas Bastian.Tahapan seleksi calon Taruna dan Taruni Akpol tahun anggaran 2024 tingkat panitia pusat hari ini sudah sampai pada Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi. Sebanyak 492 calon Taruna dan Taruni Akpol melaksanakan tes di ruangan mereka, sedangkan para orangtua yang ingin melihat anaknya mengerjakan tes disiapkan tempat di lantai 3, Gedung TVKU dan bisa menyaksikan CCTV di ruang tes. (PNO-12)
15 Jul 2024, 12:12 WIT
Satgas Mobile Buaya Putih Kostrad Ajari Baca Tulis di Sekolah Darurat
Papuanewsonline.com, Puncak - Bentuk kepedulian Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih dalam membangun generasi muda Papua, terutama anak-anak agar berguna untuk bangsa dan negara, salah satunya dengan menggelar kegiatan belajar sambil bermain di Sekolah Darurat Pos Beoga, yang berlokasi di Kampung Milawak, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (13/07/2024)Dikatakan Danpos Beoga Lettu Inf Ari Surahman, kegiatan yang dilakukan anggota Pos Beoga tersebut merupakan wujud kepedulian, cinta dan kasih satgas kepada anak-anak di Kampung Milawak ditengah keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah tersebut, "Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik disini, dengan cara menghibur, bermain sambil belajar", ungkap Danpos.Anak-anak disekitar posnya diajarkan mengenal huruf, membaca sampai berhitung, sekaligus kita motivasi dan semangat rajin belajar untuk meraih cita-cita dan masa depanya, Ini merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak kampung Milawak, dimana kondisinya saat ini masih banyak yang belum mendapatkan pendidikan, karena Tidak adanya sarana pendidikan dan tenaga pendidik. Untuk menumbuhkan antusias anak-anak, personel Pos Beoga juga menyelipkan permainan di sela sela waktu belajar agar anak-anak lebih tertarik untuk mengikuti apa yang kami ajari, “Kami buat suasana menyatu dengan alam dan kentraman dengan harapan mereka bahagia dan ceria dengan kehadiran kami, karena keceriaan mereka adalah kebahagian kami,” terang Danpos. (PNO-12)
15 Jul 2024, 09:14 WIT
Lepas Rindu, Ini Momen Ortu Catar Akpol ke Udinus Semarang
Papuanewsonline.com, Semarang - Sejumlah orang tua para calon taruna Akademi Kepolisian (catar Akpol) mendatangi gedung D Kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Jawa Tengah (Jateng), tempat gladi bersih tes akademik dan asesmen mental ideologi seleksi taruna Akpol. Mereka hanya ingin melepas rindu dengan melihat para catar, meski tahu tak diperbolehkan bertegur sapa satu sama lain.Salah satunya Arika (52) dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Dia hendak melihat anak ketiganya yang bernama Parlindungan."Kangen, sudah seminggu tidak ketemu. Tidak ketemu mulai antar dari bandara," kata Arika, Sabtu (13/7/2024). Arika mengatakan terakhir kali bertemu Parlindungan saat mengantar keberangkatan dari Bandar Udara Minangkabau, Padang pada Sabtu (6/7).Untuk diketahui, para catar dikarantina selama mengikuti proses seleksi tingkat pusat Akpol. "Ya nggak bisa (bertegur sapa), setidaknya lihat bisa lihat saja sudah senang," ujarnya. Untuk diketahui, proses seleksi tingkat Panpus Penerimaan Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2024 hari ini masuk tahap gladi Uji Akademik dan Asesmen Mental Ideologi. Untuk Uji Akademik dan Asesmen Mental Ideologi digelar hari Minggu (14/7) besok. Asesmen ini untuk mendeteksi dini calon anggota Polri untuk memastikan tak terpapar radikalisme atau paham menyimpang lainnya, sebelum mereka dinyatakan lulus terpilih dan mengikuti pendidikan pembentukan kepolisian.Saat ini sebanyak 492 calon Taruna dan Taruni Akpol menjalani seleksi tingkat panitia pusat sejak hari Minggu (7/7) lalu. Akan ada sejumlah tahap lagi yang harus dilalui hingga sidang kelulusan pada 29 Juli 2024 mendatang. (PNO-12)
14 Jul 2024, 10:34 WIT
Kreatifitas Kapolsek Manipa, Ajari Anak Dan Remaja Ubah Sampah Plastik Jadi Ecopillow
Papuanewsonline.com, Manipa - Untuk mendukung dan menyukseskan program Indonesia, termasuk Kecamatan Kepulauan Manipa, Seram Bagian Barat (SBB), bebas sampah plastik, membuat Kapolsek Manipa, IPDA Edwin Richardo Mangare menggelar kegiatan pelatihan pengolahan sampah menjadi barang bernilai ekonomis."Kreatifitas Kapolsek Manipa, Ajari Anak Dan Remaja Ubah Sampah Plastik Jadi Ecopillow berupaya untuk mengajarkan dan membantu masyarakat untuk mengelola sampah plastik menjadi Ecopilow,"kata dia, kepada wartawan Sabtu (13/7/2024).Menurut Kapolsek, kegiatan tersebut juga dalam rangka meningkatkan kreatifitas masyarakat, khususnya generasi muda Manipa."Untuk saat ini fokus kita ke anak-anak dan remaja, yang mana menggunakan anak- anak dan remaja sebagai sarana dalam mewujudkan pantai Manipa Indah Manipa Bersih dari sampah plastik,"jelas Kapolsek.Mangare menjelaskan, secara detail cara pengelohan sampah menjadi barang atau benda bernilai ekonomis tersebut."Ecopillow atau bantal ramah lingkungan. Ecopillow adalah salah satu cara kita untuk dapat mengurangi sampah plastik sachet, multilayer yang banyak sekali bersejarah di sekitar kita,"ujarnya.Dikatakan, sampah plastik jenis sachet butuh waktu 80 hingga 100 tahun untuk dapat terurai bahkan bisa sampai 200 tahun. "Untuk itu kita bisa memberikan kontribusi kita untuk ikut mengurangi sampah plastik jenis ini. Kita bisa membuat Ecopillow dirumah kita sendiri dengan cara cuci bersih dan keringkan semua jenis sampah plastik sachet,"jelas Kapolsek.Setelah sampah dikeringkan, lanjut Mangare, maka sampah plastik akan digunting kecil-kecil."Siapkan plastik bening sebagai pembungkus dari semua plastik yang telah digunting. Jahit plastik bening dengan menggunakan ukuran bantal sofa. Dan sisakan satu sisi kosong untuk mengisi semua plastik yg telah digunting. Satu sisi kosong bisa di tambahkan resleting agar mudah dibuka dan ditutup,"papar Mangare.Perwira pertama Polisi dengan satu balik itu memastikan, dalam satu bantal ecopillow di isi agak padat, sehingga nyaman dan empuk kita digunakan."Hal ini merupakan satu contoh dari sekian banyak cara untuk menekan atau mengolah sampah dengan baik, sehingga kelestarian lingkungan terutama di daerah pesisir bisa ditekan sehingga lingkungan terjaga dalam jangka panjang apalagi kita yang hidup di pesisir pantai wilayah hukum Polsek Manipa,"imbuh Kapolsek.Untuk itu, dirinya mengajak, seluruh stokholder, Pemerintah dan masyarakat, agar bersama-sama dengan Polri dalam Hal ini Polsek Manipa, untuk mewujudkan Manipa indah Manipa Bersih."Apalagi yang kita lakukan ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 97 tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumahtangga, danPeraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga,makanya kalau bukan kita masyarakat Manipa lalu siapa lagi, yang bisa buat Manipa indah dan Manipa bersih,"tutup Kapolsek.(PNO-12)
13 Jul 2024, 19:58 WIT
Kunjungi SMA Siwalima Polwan Polda Maluku Berikan Edukasi Cegah Kasus Bullying
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita Polda Maluku terus memberikan edukasi kepada para pelajar di Kota Ambon untuk bersama-sama mencegah terjadinya kasus bullying atau perundungan di sekolah.Hari ini, Jumat (12/7/2024), SMA Siwalima Ambon dikunjungi tim Polwan Polda Maluku untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya kasus bullying / perundungan di lingkungan sekolah atau kepada anak di bawah umur.Kegiatan dengan nama program "Mangente Anak Sekolah" ini diikuti oleh sebanyak 147 orang siswa kelas lX. Mereka dibagi ke dalam 5 kelompok. Kelompok satu 30 siswa, kelompok dua 30, kelompok tiga 30, kelompok empat 28, dan kelompok lima sebanyak 29 orang siswa.Turut hadir mendampingi para siswa yaitu kepala sekolah, La Sini La Haya, S.Pd bersama 5 orang guru pendamping lainnya yakni J. Risambessy, S.Pd , M.Pd; R. Talahaturuson, S.Pd; Riska Siahainenia, S.Pd; Priscilla Trusdy Pattiata, S.Psi, M.Psi; dan E. Tahalea, S.Pd.Sosialisasi tersebut dipimpin ketua tim yaitu Ipda Siti Nur Asmain Mail. Ia didampingi oleh 9 personel Polwan Polda Maluku.Ipda Siti Nur Asmain Mail, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini menindaklanjuti permintaan dari Kepala SMA Siwalima Ambon."Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menyikapi maraknya kasus bullying/perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah terhadap anak di bawah umur, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi untuk pencegahan," kata Asmain.Selain itu, Asmain mengaku kegiatan yang dilaksanakan tersebut, juga merupakan penjabaran dari program Kapolda Maluku yaitu "Basudara Manise".Berbagai materi sosialisasi dan edukasi diberikan kepada anak-anak. Seperti apa itu bullying/perundungan, jenis-jenis bullying, dampak bullying bagi korban, cara pencegahan, dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi bullying."Kami juga memberikan edukasi kepada para siswa tentang upaya pencegahan terjadinya kasus bullying," jelasnya.Tak hanya itu, Polwan Polda Maluku juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha untuk melakukan kejahatan. "Kami juga memberikan pembelajaran bagi anak untuk menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal," ungkapnya. (PNO-12)
13 Jul 2024, 19:46 WIT
Sosialisasi Bahaya Narkoba, Miras, dan Kekerasan di SMA Gabungan Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kasat Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear, S.H., menggelar kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba, miras, dan kekerasan di Aula SMA Gabungan Jayapura.Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00 WIT hingga selesai, dengan diikuti oleh 84 peserta didik baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (12/7).Dalam sosialisasi tersebut, AKP Irene menyampaikan materi tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)."Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik baru mengenai bahaya narkoba, minuman keras, dan kekerasan yang dapat merusak masa depan mereka," ujar AKP Iren saat di wawancarai usai kegiatan.Materi pertama yang disampaikan oleh AKP Irene adalah jenis dan penggolongan narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya termasuk minuman beralkohol. Peserta diajak untuk mengenali berbagai jenis narkotika serta bahayanya bagi kesehatan fisik dan mental. "Pengetahuan ini penting agar siswa bisa mengenali dan menghindari bahaya tersebut," tambahnya.Selain itu, AKP Irene juga membahas dampak penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa, dan negara. Ia menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak negatif pada aspek sosial dan ekonomi."Penyalahgunaan narkoba bisa menghancurkan kehidupan pribadi dan membawa kerugian besar bagi masyarakat luas," tegasnya.Pada sesi berikutnya, AKP Irene memaparkan strategi pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi narkoba."Kerjasama antara pihak kepolisian, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memberantas peredaran narkotika," jelasnya.Untuk memberikan gambaran nyata, AKP Irene menampilkan beberapa gambar dan dokumentasi mengenai narkotika. Peserta didik baru tampak antusias dan banyak yang terkejut melihat dampak destruktif yang ditimbulkan oleh narkoba."Visualisasi ini diharapkan bisa memperkuat pesan yang kami sampaikan, serta kami berharap para generasi muda ini dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam upaya pemberantasan narkotika," pungkasnya. (PNO-12)
13 Jul 2024, 11:11 WIT
Polri Rekrut 45 Calon Perwira Sarjana untuk Perangi Kejahatan Siber
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri merekrut 45 orang calon perwira untuk memerangi kejahatan siber. 45 Calon perwira ini terdiri dari 38 pria dan 7 wanita."Mereka direkrut dengan jalur SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana)," kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (12/7/2024).Irjen Dedi menjelaskan 45 calon perwira ini memiliki latar belakang pendidikan tinggi dan memiliki kemampuan di bidang Teknik Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Agen/Teknologi/Siber/Ekonomi Intelejen, Rekayasa Kriptografi, Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi dan Keamanan Siber."Mereka akan menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian, Semarang. Jadi 45 calon perwira ini kami rekrut secara reguler dan proaktif," jelas Irjen Dedi.Dedi menuturkan penguatan personel yang memiliki kemampuan di bidang teknologi dan informasi ini sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar Korps Bhayangkara mampu menghadapi tantangan ke depan, di mana kejahatan atau gangguan keamanan dan ketertiban (kamtibmas) tak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di dunia virtual. "SSDM Polri, sesuai tugas dan fungsinya, dan tentunya sesuai arahan Bapak Kapolri, merekrut personel untuk memperkuat kemampuan memerangi kejahatan siber," terang Irjen Dedi.Seperti diketahui dalam Rilis Akhir Tahun 2023, Jenderal Sigit mengungkapkan kejahatan siber yang menonjol selama 2023. Kasus-kasus itu mulai dari pencurian kripto hingga penipuan bermodus APK-Link."Perkara ilegal akses dan pencurian koin kripto pada situs coinbase.com dengan total kerugian Rp 45 miliar dengan dua tersangka," kata Jenderal Sigit, Rabu (27/12/2023).Dia mengatakan ada 19.965 kasus IMEI ilegal yang diungkap Polri selama tahun 2023. Kasus itu merugikan negara hingga Rp 353,7 miliar."Perkara 19.965 IMEI ilegal dengan total kerugian negara Rp 353,7 miliar dengan enam tersangka," ucapnya.Selain itu, ada juga kasus penipuan yang diungkap Polri. Sigit mengatakan kasus penipuan itu bermodus APK-Link."Perkara penipuan dengan modus APK-Link dengan total 18 kerugian Rp 4,7 miliar dengan 12 tersangka," ucapnya. (PNO-12)
13 Jul 2024, 10:00 WIT
Penutupan Diktukba Polri, Kapolda Papua Lantik 489 Siswa
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H, resmi menutup Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A 2024, berlangsung di lapangan SPN Polda Papua, Kamis (11/7/2024).Adapun jumlah Bintara Polri yang dilantik berjumlah 489 orang, Yang terdiri Polda Papua 294 Bintara Polri dan 195 Bintara Polri Papua Barat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin, PJU Polda Papua, Karo SDM Polda Papua Barat, Kombes Pol. Arif Hidayat, S.I.K., Kadispers Lanud Silas Papare, Letkol Adm. Ridwan Syaparudhin, S.E., M.S, Direktur Poltekbang Jayapura, Musrikona, ST, Wadir II Poltekbang Jayapura, Nikolas Makanuay.Dalam kesempatannya, Kapolda Papua mengatakan selaku pimpinan Polda Papua bersyukur bahwa anak-anak yang menempuh Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A 2024 kurang lebih 5 bulan melakukan pembentukan pendidikan di SPN Polda Papua.“Saya berharap dengan dilantiknya menjadi Bintara Polri, mereka bisa menjadi garda terdepan dari Polda Papua maupun Polda Papua Barat, untuk betul-betul melayani masyarakat dengan ikhlas,” ucap Kapolda.Kapolda juga berharap anggota Bintara yang baru dilantik mereka juga bisa sebagai jembatan komunikasi antara Polri dengan masyarakat yang nantinya mereka layani.“Bintara yang baru ini, kami siapkan mereka betul-betul untuk turun langsung di tengah-tengah masyarakat Papua. Karena mereka ini rata-rata semua anak asli Papua dan kelahiran Papua. Jadi saya yakin tidak ada hambatan lagi,” ungkapnya.Lebih lanjut, Irjen Fakhiri mengatakan, ratusan bintara remaja yang baru dilantik tersebut disiapkan untuk pengamanan Pilkada Serentak November mendatang.“Setelah ini mereka akan libur sebentar, dan langsung kembali ke Polda Papua. Di Polda mereka nanti dibagi tiga, ada yang ke Brimob, Biro SDM dan di Samapta. Mereka akan disiapkan untuk Pilkada November,” tuturnya.Ditambahkan Irjen Fakhiri, di Papua sendiri sudah ada 3 DOB, tentunya mereka ini akan disiapkan juga untuk nanti ke beberapa titik.“Saya berharap dari sini nanti kita secara bertahap, saya mau pemenuhan personil itu ada di tiap Polres dulu. Supaya kalau Polres kuat, pada saat nanti hadirnya Polda-Polda baru, tentunya sudah tidak akan kekurangan lagi personil di Polda-Polda baru,” pungkasnya. (PNO-12)
13 Jul 2024, 09:26 WIT
Kapolda Maluku Lantik 89 Siswa Bintara Polri Tahun 2024
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum melantik sebanyak 89 siswa Bintara Polri gelombang pertama tahun anggaran 2024 yang berlangsung di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Kamis (11/7/2024).Pelantikan yang ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji oleh siswa Bintara Polri ini dirangkai dalam kegiatan penutupan pendidikan pembentukan Bintara Polri 2024.Kapolda Maluku dalam sambutannya membacakan amanat Kepala Lemdiklat Polri. Ia menyampaikan 89 siswa Bintara Polri yang dilantik telah resmi melekat pangkat Brigadir Polisi Dua. Dengan demikian, pada diri para Bintara telah melekat berbagai tugas, kewajiban dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara.Kapolda berharap Bintara remaja yang baru dilantik dapat memberikan dedikasi terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara. Keberhasilan ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus senantiasa disyukuri, serta jawaban dari doa tulus para orang tua dan keluarga.Tema pendidikan Polri saat ini adalah “Pendidikan dan pelatihan yang melayani untuk Polri Presisi". Tema ini dimaksudkan untuk menciptakan sumber daya manusia Polri dari awal mulai pendidikan pembentukan dan pelatihan standar kompetensi lulusan dan penjabaran kurikulumnya mempunyai muatan untuk mampu memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.Tekad dan niat sebagaimana terkandung dalam tema tidak akan terwujud jika setelah berdinas abai dan melupakan apa sejatinya yang menjadikan tugas dan fungsi sebagai Bhayangkara, yaitu memelihara kamtibmas, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta menegakkan hukum untuk menciptakan rasa aman dan keadilan di masyarakat."Harus kita sadari bersama, bahwa waktu 5 bulan adalah waktu yang singkat untuk itu teruslah belajar serta beradaptasi dengan perkembangan situasi dan tantangan tugas yang akan saudara hadapi," pintanya.Kapolda berharap para Bintara dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan, terus kembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pelaksanaan tugas. Jangan pernah berhenti untuk belajar, berlatih, mengembangkan ilmu, dengan terus memperbanyak referensi dan literasi."Dekatkan diri dengan masyarakat, dengan menjalankan tugas melalui pelayanan empati dan tidak menyakiti hati masyarakat, tanpa harus melupakan nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan integritas," ujarnya.Kepada para Bintara Remaja Polri yang baru dilantik, Kalemdiklat menyampaikan beberapa pesan untuk dipedomani dan dilaksanakan saat melaksanakan tugas. Di antaranya Jaga dan tingkatkan selalu keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa sebagai landasan moral dan spiritual dalam pelaksanaan tugas yang saudara emban. Jadikan pelaksanaan tugas saudara selaku anggota polri sebagai sarana ibadah kepada tuhan yang maha esa.Pegang teguh serta amalkan nilai-nilai luhur tribrata dan catur prasetya sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian insan bhayangkara sejati laksanakan setiap tugas yang diemban dengan penuh semangat, tanggung jawab dan keikhlasan.Senantiasa menjaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi polri, maupun pelanggaran pidana.Jadilah panutan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, dekati dan berikan pelayanan terbaik serta pemberi solusi dari permasalahan yang berkembang, mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, agar semakin memperkuat citra positif polri di mata masyarakat.Jalin persaudaraan dengan rekan-rekan TNI dan seluruh komponen bangsa, serta bangun komunikasi positif dengan seluruh elemen masyarakat guna memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif."Jadilah polisi pembelajar dengan terus mengembangkan diri melalui peningkatkan pengetahuan dan ketrampilan untuk menghadapi tantangan tugas yang terus berubah," pungkasnya.Usai memimpin upacara penutupan, Kapolda selanjutnya menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa terbaik Bintara Polri 2024. Mereka yaitu lulusan aspek jasmani terbaik peraih predikat Trengginas, Dominggus Sainfalak; lulusan aspek akademi terbaik peraih predikat Cendikia, George Wuarbanaran S.Ap; dan lulusan aspek mental kepribadian terbaik predikat Tertabah, Julyand Aryo Waremra. (PNO-12)
11 Jul 2024, 20:55 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru