Papuanewsonline.com
Menko Polkam Tinjau Sekolah Rakyat di Pekanbaru, Pastikan Program Pendidikan untuk Masyarakat
Amnesty International Soroti Kekerasan Aparat, Tegaskan Polisi dan Tentara Tidak Boleh Kebal Hukum
KORAMIL KOKONAO DAN TIMIKA BAGIKAN TAKJIL, KEPEDULIAN TNI SELAMA RAMADAN
THR 2026 untuk Karyawan Swasta: Syarat, Besaran, dan Jadwal Pembayaran Lengkap!
KARANTINA PAPUA TENGAH PERKUAT PENGAWASAN KOMODITAS DI PELABUHAN POMAKO
SATGAS CARTENZ AMANKAN PELAKU TERKAIT KASUS KEKERASAN MILE 50, TERKAIT KELOMPOK JEKI MURIB
PH Helena Beanal Pertanyakan Prosedur Ganti Rugi Lahan Bundaran Petrosea
KM JAYA BARU TENGGELAM DI PERAIRAN MUARA POMAKO, KEEMPAT PENUMPANG SELAMAT
BULOG TIMIKA SIAPKAN 1.513 TON BERAS, STOK MAMPU MENUNJANG KEBUTUHAN 3 BULAN KEDEPAN
BAZNAS Mimika Kejar Target Zakat Rp11,5 Miliar, Puluhan UPZ dan Posko Dikerahkan
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
DPRK Mimika Janji Tindaklanjuti 57 Tuntutan HAM dari FRP pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Papuanewsonline.com, Mimika – DPRK Mimika secara resmi
menerima 57 poin tuntutan hak asasi manusia (HAM) dari Forum Rakyat Papua (FRP)
Mimika dalam peringatan Hari HAM Sedunia. Dokumen tersebut diserahkan langsung
kepada Wakil Ketua II DPRK Mimika, Asri Akkas, dalam sebuah pertemuan yang
dihadiri elemen masyarakat, tokoh agama, dan sejumlah pemangku kepentingan
lokal.Penyerahan tuntutan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi
peringatan Hari HAM Sedunia yang digelar FRP, sebagai bentuk penyampaian
aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan hak dasar yang dinilai masih
membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah. Suasana pertemuan berlangsung
tertib, dengan sejumlah warga yang membawa pesan-pesan moral mengenai
pentingnya penegakan HAM di Papua.Isi tuntutan yang diajukan FRP mencakup beragam persoalan,
mulai dari penuntasan pelanggaran HAM masa lalu, perlindungan hak atas tanah
adat, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, hingga jaminan
perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan, anak, dan masyarakat
adat di wilayah pedalaman.Asri Akkas menyampaikan apresiasi atas langkah FRP yang
dinilai konstruktif dalam menyuarakan aspirasi masyarakat Mimika. Ia menegaskan
bahwa DPRK Mimika berkomitmen meninjau setiap poin tuntutan secara cermat dan
bertanggung jawab, sesuai kewenangan yang dimiliki lembaga legislatif di
tingkat kabupaten.“Kami sangat menghargai upaya FRP dalam menyampaikan
aspirasi masyarakat. Semua poin tuntutan akan kami tinjau secara cermat, dan
yang masuk dalam kewenangan Kabupaten Mimika akan segera kami follow-up dan
kerjakan dengan sepenuh hati,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.Lebih lanjut, Asri Akkas memastikan bahwa DPRK akan
mengoordinasikan proses tindak lanjut bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
terkait, sehingga setiap masukan dan tuntutan yang disampaikan tidak berhenti
sebagai dokumen semata. Ia juga menegaskan perlunya transparansi dalam setiap
langkah yang ditempuh.Dari pihak FRP, Yoseph Yoman yang menyerahkan dokumen
tuntutan menyampaikan harapan agar DPRK Mimika dapat mengambil langkah nyata
untuk memperbaiki kondisi pemenuhan HAM di kabupaten tersebut. Baginya, 57 poin
tuntutan itu adalah cerminan kegelisahan masyarakat yang menantikan perhatian
serius dari pemerintah setempat.“Kami berharap DPRK tidak hanya menerima tuntutan ini
sebagai kertas kosong, tetapi benar-benar mengambil tindakan nyata. Masyarakat
Mimika telah menunggu lama keadilan dan perlindungan HAM yang optimal,”
ujarnya.Penyerahan tuntutan dalam momentum peringatan Hari HAM
Sedunia ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi dialog yang lebih intensif
antara masyarakat dan pemerintah daerah. FRP menilai bahwa konsistensi DPRK
dalam menindaklanjuti aspirasi tersebut akan menjadi indikator penting bagi
kemajuan jaminan HAM di Mimika ke depan. Penulis: Jidan
Editor: GF
10 Des 2025, 23:33 WIT
PPIHD Mimika Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Kualitas Pelayanan Haji
Papuanewsonline.com, Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika
secara resmi mengukuhkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD)
Kabupaten Mimika periode 2025–2030. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Mimika
Nomor 334 Tahun 2025.Pengukuhan PPIHD kali ini mengusung tema “Mengokohkan
Sinergi untuk Pelayanan Haji yang Berkualitas dan Berkeadilan.” Pengukuhan ini
di laksanakan di hotel horison Diana (10/12/25) Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam sambutannya menegaskan
bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji sangat bergantung pada
integritas, dedikasi, dan profesionalisme para pengurus. Ia mengingatkan PPIHD untuk berpegang pada tiga prinsip
utama, yaitu pelayanan prima bagi seluruh jemaah, koordinasi dan sinergi lintas
instansi, serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program maupun
anggaran.Ketua PPIHD Kabupaten Mimika, Syahruddin Syarkani Andri,
menyampaikan komitmen PPIHD untuk memberikan pelayanan, pembinaan, dan
perlindungan optimal bagi calon jemaah haji Mimika, mulai dari tahap persiapan
hingga kepulangan. Ia mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara solid,
menjunjung integritas, dan memberikan pelayanan dengan ketulusan demi
kenyamanan jemaah.Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan dukungan penuh bagi
PPIHD agar dapat menjalankan tugas secara maksimal, demi mewujudkan pelayanan
haji yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi jemaah asal Mimika. Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, diharapkan PPIHD
Mimika dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas
pelayanan haji bagi masyarakat Mimika. Penulis: Abim
Editor: GF
10 Des 2025, 23:32 WIT
Aksi Long March Merah Warnai Peringatan HAM di Mimika, FRP Desak DPRK Tindaklanjuti 57 Tuntutan
Papuanewsonline.com, Mimika - Forum Rakyat Papua (FRP)
Kabupaten Mimika merayakan Hari HAM Sedunia dengan menyerahkan 57 poin tuntutan
terkait perlindungan hak asasi manusia kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten
(DPRK) Mimika.Acara yang diisi dengan aksi simbolis ini bertujuan untuk
menyampaikan aspirasi masyarakat dan mendesak pihak berwenang mengambil
tindakan nyata terhadap berbagai isu HAM di daerah. (10/12/25) Tuntutan yang disampaikan meliputi berbagai masalah, mulai
dari penyelesaian kasus pelanggaran HAM masa lalu, perlindungan hak atas tanah
masyarakat adat, akses layanan kesehatan dan pendidikan yang setara, serta
perlindungan terhadap hak-hak kelompok rentan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh elemen masyarakat yang
membawa pduk dengan pesan mempertahankan HAM.Ketua FRP Mimika, Yoseph Yoman, menyatakan bahwa penyerahan
tuntutan ini merupakan wujud perjuangan masyarakat untuk mendapatkan keadilan."Kita telah menunggu lama penyelesaian isu-isu HAM ini.
57 poin ini adalah representasi aspirasi banyak orang yang merasa haknya
terlantar," ujarnya dengan penuh semangat.Anggota DPRK Mimika yang menerima tuntutan, Fransiskus
Wonda, menambahkan ucapan: "Kita akan tinjau tuntutan ini dengan seksama
dan usahakan untuk mengusulkannya menjadi usulan kerja parlemen. Masyarakat
berhak mendapatkan keadilan dan perlindungan HAM yang optimal." Penulis: Jid
Editor: GF
10 Des 2025, 23:30 WIT
Public Speaking Jadi Fondasi Pemerintahan, Pemkab Mimika Akhiri Pelatihan 2025
Papuanewsonline.com, Timika – Pelatihan Public Speaking yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika melalui bagian humas dan protokoler resmi ditutup pada Selasa, 9 Desember 2025. Dalam sambutan penutupannya, Evert L. Hindom mewakili bupati Mimika menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi merupakan alat strategis untuk memperkuat persatuan dan mendorong percepatan pembangunan daerah.Hindom mengapresiasi kelancaran pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut. Ia menjelaskan bahwa public speaking menjadi sarana penting untuk membangun rasa percaya diri, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan kebersamaan di dalam tubuh pemerintahan maupun masyarakat.“Public speaking adalah bekal penting bagi generasi Mimika untuk menyampaikan gagasan, memperjuangkan kepentingan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya suara masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, komunikasi yang jujur, terbuka, dan penuh semangat akan menjadi fondasi terciptanya pemerintahan yang transparan serta pembangunan yang berkeadilan.“Suara masyarakat Mimika adalah kekuatan utama pembangunan,” tegasnya.Evert L. Hindom berharap materi pelatihan tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh para pelayan publik.“Keterampilan yang diperoleh dari kegiatan ini harus terus dipraktikkan dalam tugas pelayanan kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa memperkuat kolaborasi, mempercepat pembangunan, dan mewujudkan Mimika yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pesannya.Ia mengajak seluruh peserta dan komponen masyarakat untuk menjadikan kemampuan komunikasi sebagai kekuatan bersama dalam memperkuat persatuan dan memastikan pembangunan dirasakan merata oleh seluruh warga.Di akhir sambutan, Hindom memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari narasumber, para peserta, hingga Bagian Humas dan Protokol SETDA Mimika yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini.“Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kemajuan daerah kita. Mari terus bergandengan tangan, bekerja dengan hati, dan berkomunikasi dengan penuh makna demi Mimika yang lebih baik,” tutup nyaDengan penutupan resmi ini, pelatihan public speaking diharapkan menjadi titik awal peningkatan kualitas komunikasi aparatur dan masyarakat dalam mendukung Mimika yang lebih maju dan inklusif. Penulis: AbimEditor: GF
10 Des 2025, 13:55 WIT
Seminar Perencanaan Jembatan Mayon-Nabire Dibuka, Transparansi menjadi Kunci pembangunan
Papuanewsonline.com, Mimika - Seminar Awal dan Antara Perencanaan Jembatan Mayon-Nabire, Distrik Kuala Kencana Mimika, telah resmi dibuka oleh Asisten III Setda Mimika, Evert L. Hindom pada Selasa (9/12/2025). Kegiatan strategis ini dihadiri oleh pejabat teknis, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mimika, serta para narasumber yang membahas proyek infrastruktur yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.Evert menyampaikan bahwa jembatan tersebut bukan sekadar struktur beton dan baja, melainkan urat nadi konektivitas yang akan membuka akses dan menghubungkan potensi-potensi yang selama ini terisolasi. Ia menegaskan seminar ini sebagai tahap krusial untuk pematangan visi, telaah teknis, pertimbangan dampak lingkungan, dan penyelarasan perspektif pemangku kepentingan.“Kita ingin jembatan ini berdiri kokoh, fungsional, efisien biaya, ramah lingkungan, dan memberi manfaat jangka panjang,” jelas Evert. Ia juga menekankan bahwa transparansi dan partisipasi aktif adalah kunci keberhasilan proyek besar ini. “Mari berbagi masukan konstruktif agar desain dan rencana kerja semakin sempurna,” ajaknya.Perwakilan Dinas PU Mimika juga menambahkan ucapan mendukung: “Kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Mimika dan sekitarnya.” Penulis: AbimEditor: GF
10 Des 2025, 01:35 WIT
Kapolda Maluku Apresiasi Kinerja Personel di Kepulauan Tanimbar
Papuanewsonline.com, Tanimbar — Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin tatap muka dan pemberian arahan kepada personel Polres Kepulauan Tanimbar serta Kompi III Yon C Pelopor Sat Brimob Polda Maluku, Selasa, di Aula Hotel Galaxy, Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan. Agenda ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Kapolda di Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk memantau langsung pelaksanaan tugas serta kondisi personel di lapangan.Kegiatan turut dihadiri jajaran pejabat utama Polda Maluku, pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Kapolres Kepulauan Tanimbar, serta ratusan personel Polres dan Brimob yang bertugas di wilayah Kepulauan Tanimbar.Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi dan rasa syukur dapat bertatap muka langsung dengan seluruh personel di wilayah terpencil yang memiliki kompleksitas tugas tinggi.“Tujuan kami datang adalah untuk melihat langsung pelaksanaan tugas rekan–rekan di wilayah, sekaligus memberikan pembinaan dan penguatan,” ujar Kapolda.Kapolda menegaskan bahwa profesi Polri merupakan tugas pengabdian yang mulia. Setiap anggota dituntut tidak hanya menjadi pribadi yang baik, tetapi juga mampu memberi teladan dan mengajak masyarakat menuju kebaikan serta mencegah tindak kejahatan.“Integritas, keteladanan, dan moralitas merupakan fondasi utama seorang polisi,” tegasnya.Kapolda juga memberikan penekanan kuat terkait pentingnya menjaga kehormatan seragam dan institusi. Menurutnya, perilaku negatif satu anggota dapat mencederai nama baik seluruh tubuh Polri.Ia menyoroti sejumlah pelanggaran yang harus dihindari personel, antara lain kekerasan dan arogansi, perilaku koruptif, gaya hidup hedonis, hingga pelanggaran moral dan penelantaran keluarga.“Sebelum mengajak masyarakat menuju kebaikan, setiap anggota harus terlebih dahulu menata dirinya. Menjadi pribadi yang baik adalah keharusan,” ujarnya.Dalam arahannya, Kapolda menyebut tuntutan masyarakat terhadap kinerja Polri semakin tinggi, terutama di tengah perkembangan teknologi dan munculnya berbagai modus kejahatan baru. Oleh karena itu, setiap anggota Polri dituntut memiliki tiga kompetensi utama: kemampuan teknis dan taktis kepolisian, integritas dan moralitas, serta kepemimpinan dan kemampuan mengendalikan diri.“Tantangan ke depan tidak makin ringan. Karena itu jadilah polisi yang profesional, humanis, dan responsif,” tegas Kapolda.Menurutnya, respons cepat terhadap laporan masyarakat, termasuk dalam olah TKP, menjadi indikator utama kualitas pelayanan. Selain itu, kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat harus terus diperkuat.“Jadilah polisi yang mau mendengar. Layani dengan ketulusan, bukan dengan arogan. Lakukan pekerjaan secara benar, bukan sekadar pencitraan,” pesannya.Kapolda turut menyinggung beberapa potensi gangguan kamtibmas yang menjadi perhatian di Kepulauan Tanimbar, seperti konflik antar kampung, tindak pidana kekerasan, konsumsi minuman keras, serta kasus yang melibatkan perempuan dan anak.Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata setiap anggota dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.“Kebaikan yang kita tanam hari ini akan kembali kepada kita, mungkin bukan sekarang, tetapi bisa bermanfaat bagi anak cucu kita,” kata Kapolda.Di akhir arahannya, Kapolda mengajak seluruh personel Polri untuk menjaga marwah institusi serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.“Mari kita terus berbuat baik, menjaga kehormatan institusi, dan melaksanakan tugas dengan semangat. Jadilah kebanggaan keluarga, masyarakat, dan organisasi,” tutupnya.Kunjungan kerja Kapolda Maluku di Kepulauan Tanimbar menunjukkan komitmen nyata Polda Maluku dalam memperkuat soliditas internal dan memastikan kesiapan personel di wilayah kepulauan. Penekanan pada integritas, moralitas, dan respons cepat pelayanan mencerminkan arah reformasi kultural Polri dalam menjawab tuntutan masyarakat yang semakin tinggi. Di tengah dinamika sosial serta tantangan era digital yang berkembang pesat, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. PNO-12
09 Des 2025, 21:53 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Polres Tanimbar Siaga Hadapi Ancaman Keamanan di Perbatasan
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Markas Komando (Mako) Polres Kepulauan Tanimbar sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (…). Kunjungan ini menjadi agenda strategis Kapolda untuk memastikan kesiapan satuan, kualitas pelayanan publik, dan kondisi operasional Polres di wilayah perbatasan selatan Provinsi Maluku.Kehadiran Kapolda disambut prosesi adat oleh Tua Adat Desa Olilit, ditandai dengan pengalungan syal kepada Kapolda dan pemberian bunga tangan kepada Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, sebagai simbol penghormatan kepada pimpinan kepolisian daerah.Peninjauan dilakukan setelah Kapolda menerima laporan situasi dari Wakapolres Kepulauan Tanimbar mengenai kondisi keamanan, dinamika kamtibmas, dan progres operasional satuan. Seluruh personel Polres memberikan jajar hormat sebagai bentuk penghargaan, kemudian Kapolda berjabat tangan dengan seluruh anggota sebagai simbol kedekatan dan penguatan moral personel di lapangan.Turut mendampingi Kapolda dalam peninjauan, antara lain: Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Karo SDM Polda Maluku, Dirreskrimum Polda Maluku, Dirbinmas Polda Maluku, Dirpolairud Polda Maluku, Pengurus Bhayangkari Daerah, Kapolres Kepulauan Tanimbar, pejabat utama, serta personel Polres Kepulauan Tanimbar dan Sat Brimob Polda Maluku.Dalam keterangannya, Kapolda menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas kinerja kepolisian di daerah.“Peninjauan ini adalah bagian dari rangkaian kunjungan kerja kami di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Saya ingin melihat langsung kondisi satuan, bagaimana kesiapan personel, serta bagaimana pelayanan kepada masyarakat berjalan setiap hari. Kehadiran kami di sini untuk memastikan seluruh tugas kepolisian berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kapolda.Kapolda juga menyoroti peran strategis Polres Kepulauan Tanimbar dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah perbatasan.“Polres Kepulauan Tanimbar memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah perbatasan selatan Provinsi Maluku ini. Saya berharap seluruh personel tetap menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, serta selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.Selain penguatan kinerja, Kapolda menekankan agar hubungan antara pimpinan dan anggota terus dijaga dalam suasana kebersamaan.“Kehadiran saya bukan sekadar formalitas, tetapi untuk memastikan seluruh personel mendapatkan perhatian, dukungan, dan pembinaan yang mereka butuhkan. Kita harus bekerja bersama dan menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.Kegiatan peninjauan ditutup dengan sesi foto bersama Kapolda beserta jajaran Bhayangkari dan personel Polres Kepulauan Tanimbar. Agenda resmi berakhir pukul 16.35 WIT, sebelum Kapolda melanjutkan penyampaian arahan kepada seluruh personel.Kunjungan Kapolda Maluku ke Polres Kepulauan Tanimbar menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan satuan dari dalam, bukan semata seremonial. Langkah mengecek langsung kondisi fasilitas, berdialog dengan anggota, hingga menerima laporan operasional mencerminkan komitmen pembenahan sistemik, terutama di wilayah strategis perbatasan.Kehadiran pejabat utama Polda dalam rombongan menegaskan bahwa Tanimbar mendapat perhatian serius dari Polda Maluku, baik dalam konteks stabilitas keamanan perbatasan, pelayanan publik, hingga kesiapan menghadapi dinamika kamtibmas. Penegasan Kapolda agar anggota menjaga profesionalisme dan etika pelayanan publik menjadi pesan penting di tengah tuntutan masyarakat atas institusi Polri yang transparan dan humanis.Pendekatan kepemimpinan yang membangun moral anggota, seperti jabat tangan dengan seluruh personel, menjadi simbol perubahan kultur organisasi berbasis kedekatan, bukan jarak hierarki. Praktik ini menegaskan bahwa pembinaan personel adalah faktor kunci dalam memastikan stabilitas keamanan dan kualitas pelayanan kepolisian di daerah terpencil sekalipun. PNO-12
09 Des 2025, 21:46 WIT
Kapolda Maluku Ajak Generasi Muda Teladani Mathilda Batlayeri
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan keberanian dan ketulusan Mathilda Batlayeri, telah menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan bangsa. Perjuangan Pahlawan wanita dari Kepulauan Tanimbar ini, harus menjadi teladan bagi generasi muda.Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri kegiatan Selayang Pandang Sejarah Singkat Bhayangkari Teladan Mathilda Batlayeri yang digelar di Monumen Bhayangkari Teladan Mathilda Batlayeri, Kecamatan Wartamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (8/12/2025).Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Karo SDM, Direktur Reskrimum, Direktur Binmas, Direktur Polairud, Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Bupati Kepulauan Tanimbar, Kapolres Kepulauan Tanimbar, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Tanimbar, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, S.E dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Kapolda Maluku dan rombongan. Ia menegaskan pentingnya kunjungan kerja Kapolda dalam memperkuat koordinasi dan stabilitas keamanan daerah, terlebih dengan adanya Proyek Strategis Nasional Blok Masela yang sedang berjalan.Setelah sambutan Bupati dan pemutaran video sejarah singkat perjuangan Mathilda Batlayeri, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto memberikan arahan khusus yang menyoroti nilai strategis dari Monumen Mathilda Batlayeri sebagai simbol sejarah dan sumber inspirasi lintas generasi.Kapolda menyampaikan, kehadiran Monumen Bhayangkari Teladan Mathilda Batlayeri bukan sekadar sebuah bangunan peringatan, tetapi menjadi warisan moral yang memuat nilai perjuangan, keberanian, dan pengorbanan yang harus terus dihidupkan oleh Polri, Bhayangkari, masyarakat, dan generasi muda Tanimbar.“Monumen ini bukan hanya milik Polri atau Bhayangkari, tetapi milik seluruh masyarakat Maluku, khususnya Tanimbar. Di tempat inilah kita diingatkan bahwa keberanian dan ketulusan seorang perempuan bernama Mathilda Batlayeri telah menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan bangsa. Monumen ini harus menjadi ruang belajar, ruang refleksi, dan ruang pembentukan karakter bagi generasi muda,” tegas Kapolda.Prof Dadang menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan Mathilda Batlayeri sangat relevan dengan tantangan tugas Polri pada era modern. "Bagi anggota Polri, monumen ini adalah pengingat bahwa tugas kita adalah melindungi, mengayomi, dan melayani dengan semangat rela berkorban. Nilai-nilai Mathilda Batlayeri harus menjadi energi moral dalam setiap pelaksanaan tugas. Integritas, keberanian, loyalitas, dan cinta kepada tanah air adalah pondasi yang tidak boleh luntur,” tegas Kapolda.Kepada Bhayangkari, Kapolda menekankan peran strategis organisasi sebagai penopang moral dan kekuatan keluarga Polri. Bagi Bhayangkari, monumen ini menjadi simbol keteladanan. Mathilda Batlayeri menunjukkan bahwa seorang perempuan mampu memberikan pengaruh besar melalui keberanian dan keteguhannya. "Semangat ini harus terus diwariskan kepada seluruh Bhayangkari agar tetap menjadi penjaga kehormatan keluarga, pendamping setia anggota Polri, dan pelopor keteladanan di tengah masyarakat,” ungkapnya.Tak hanya bagi internal kepolisian, Kapolda juga menyoroti pentingnya monumen ini bagi masyarakat Tanimbar, terutama para tokoh adat dan masyarakat adat Duan Lolat, monumen ini adalah bukti bahwa putri daerah ini telah berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. "Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai budaya, menjaga harmoni, dan menciptakan daerah yang aman serta terbuka bagi pembangunan,” jelasnya.Kapolda juga memberikan pesan khusus untuk generasi muda Tanimbar agar menjadikan Mathilda Batlayeri sebagai figur inspiratif dalam membangun masa depan. “Untuk generasi Tanimbar, saya berharap monumen ini menjadi tempat belajar sejarah dan membangkitkan semangat juang," harapnya. Di tengah perkembangan zaman dan tantangan global, Kapolda meminta generasi muda harus memiliki karakter kuat, menjunjung nilai-nilai kearifan lokal, dan berani berprestasi. "Mathilda Batlayeri adalah contoh nyata bahwa anak Tanimbar mampu mencatatkan sejarah penting bagi bangsa,” imbuhnya. PNO-12
09 Des 2025, 21:04 WIT
Kapolda Maluku Lakukan Kunjungan Kerja ke Kepulauan Tanimbar
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Setelah Maluku Barat Daya (MBD), Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama rombongan kembali melanjutkan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (8/12/ 2025).Menggunakan Pesawat Beechcraft 1900D/P-4301 milik Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Kapolda yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku bersama sejumlah PJU Polda Maluku tiba di Bandar Udara Matilda Batlayeri sekitar pukul 14.00 WIT.Kedatangan Kapolda bersama rombongan disambut hangat oleh Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, S.E, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H, Danlanud IG. Dewanto Letkol Pom Made Oka Dharmayasa, M.Han, Dandim 1507/Saumlaki Letkol Kav Kiswanto Yudha, Danyonif 734 Saumlaki Letkol Inf Pono Darmadi, Dansatrad 245/Saumlaki Letkol Lek Ardhi Cairova, Danki 3 Yon C Pelopor IPTU J. Perselessy, Dan Subdenpom XV/2-3 Saumlaki Lettu Cpm Yudha Kartika, Kepala Pengadilan Negeri Saumlaki Ignatius Yulyanto Ari Wibowo, S.H, perwakilan Danlanal Saumlaki Kapten Laut (P) Suliana, S.H, serta perwakilan Kejari Saumlaki Kasidatun El Imanuel Lolongan, S.H., M.H.Kapolda disambut secara resmi dengan pengalungan syal oleh Bupati Kepulauan Tanimbar. Kehadiran jajaran Forkopimda mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan lembaga penegak hukum di wilayah Kepulauan Tanimbar.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga disambut secara adat oleh Tua Adat Desa Lorulung. Prosesi adat diawali dengan tarian selamat datang sebagai simbol penghormatan turun-temurun masyarakat adat Kepulauan Tanimbar kepada tamu kehormatan.Kapolda Maluku di sela-sela kunjungannya berharap sinergitas dan koordinasi lintas sektor terus diperkuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perbatasan selatan provinsi Maluku. “Kami menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa yang dilakukan hari ini. Kedatangan kami bertujuan untuk memastikan pelayanan Polri kepada masyarakat Kepulauan Tanimbar berjalan optimal, sekaligus memperkuat kerja sama dengan seluruh mitra daerah,” kata Kapolda.Kunjungan kerja Kapolda bersama rombongan diharapkan menjadi momentum untuk memastikan kesiapan operasional Polres Kepulauan Tanimbar dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. PNO-12
09 Des 2025, 20:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru