Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 Gencar Edukasi Tertib Lalu Lintas
Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 kembali mengintensifkan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas di Kota Ambon, Sabtu (22/11/2025). Sosialisasi yang menyasar pelajar dan komunitas ojek online ini menjadi bagian dari upaya Polda Maluku menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di kalangan pengguna jalan.Giat pertama dilaksanakan di SMK Negeri 2 Ambon, di mana petugas memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai pentingnya menaati aturan lalu lintas. Materi yang disampaikan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK, hingga kewajiban menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm berstandar SNI.Pelajar juga diingatkan bahwa perilaku tertib berlalu lintas tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi menjaga keamanan bersama di jalan raya.Usai menyasar pelajar, Satgas Preemtif melanjutkan sosialisasi kepada komunitas ojek online di kawasan Teluk Ambon. Pada kesempatan ini, para pengemudi ojol diajak untuk menjadi teladan keselamatan, mengingat profesi mereka sangat bergantung pada aktivitas berkendara setiap hari.Petugas mengimbau para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan penumpang, serta mematuhi aturan demi mengurangi risiko kecelakaan.Satgas Preemtif menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini diharapkan mampu mendorong pelajar maupun komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas.“Dengan tertib bersama, keselamatan di jalan dapat kita wujudkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.Program edukasi keselamatan oleh Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 ini menjadi langkah strategis untuk menyasar kelompok pengguna jalan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi: pelajar dan pengemudi ojek online. Pendekatan langsung ke sekolah dan komunitas lapangan menunjukkan bahwa upaya perubahan perilaku berlalu lintas tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga pembinaan intensif.Di tengah meningkatnya kasus kecelakaan yang melibatkan remaja serta pekerja sektor transportasi daring, kegiatan seperti ini layak mendapat apresiasi karena menyentuh akar persoalan: kesadaran dan kedisiplinan. Redaksi menilai, keberlanjutan program edukasi di ruang-ruang publik akan semakin memperkuat budaya tertib berlalu lintas di Maluku, sekaligus menekan angka kecelakaan secara signifikan. PNO-12
22 Nov 2025, 17:10 WIT
Sambut Banda Heritage Festival 2025, Polsek Banda dan Masyarakat Gelar Bakti Massal
Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang perhelatan Banda Heritage Festival 2025, jajaran Polsek Banda bersama unsur Forkopimca, pelajar, dan ratusan warga menggelar kerja bakti massal pada Sabtu (22/11/2025) di kawasan depan Gedung Istana Mini, Negeri Administratif Dwiwarna, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan gotong royong ini digelar untuk memastikan kesiapan lingkungan serta menciptakan wajah Banda Neira yang bersih, rapi, dan representatif untuk menyambut wisatawan.Kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Pemerintah Kecamatan Banda Neira, dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya:Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalat, Kepala Pemerintahan Kecamatan Banda Neira Dra. R.A. Handayani Hassannusi, Danramil 1502-01/Banda Kapten Inf. Zulkifli Than, Kapolsek Banda IPTU A. Kasim Rahanyamtel, S.IP., M.H., Kacabjari Ambon di Banda Neira Ilma Ardi Riyadi, S.H., M.H, Perwakilan Pos TNI AL Banda Serka Faisal Magrib, Kepala Lapas Kelas III Banda Neira Mikha, A.Md.IP., S.H., M.M., Kepala KUA Banda Neira Ridwan Wailusi, S.Ag. serta Para pimpinan dinas/instansi, UPTD/UPTB, KPNA, personel TNI–Polri, serta pelajar SD, SMP, SMA, dan lebih dari 100 warga.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif pemerintah dan masyarakat dalam mempersiapkan kawasan Banda Neira sebagai tuan rumah Banda Heritage Festival 2025 agenda tahunan yang menonjolkan sejarah, budaya, dan pariwisata Kepulauan Banda sebagai salah satu aset heritage dunia.Peserta kerja bakti melakukan pembersihan area publik, penataan lingkungan, serta pemeliharaan fasilitas umum di sekitar kompleks Istana Mini ikon sejarah Banda Neira yang menjadi lokasi utama aktivitas festival nanti.Kapolsek Banda IPTU A. Kasim Rahanyamtel menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh kesiapan Banda Neira sebagai destinasi unggulan. “Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi Polri dengan pemerintah, TNI, masyarakat, dan pelajar untuk menjaga kebersihan serta memperkuat semangat gotong royong jelang festival,” ujarnya.Kegiatan kerja bakti massal ini bukan sekadar rutinitas menjelang event besar, tetapi mencerminkan koordinasi lintas sektor yang solid di Banda Neira. Pelibatan unsur pemerintah, TNI-Polri, pelajar, hingga masyarakat umum menunjukkan bahwa persiapan Banda Heritage Festival 2025 dilakukan secara inklusif dan partisipatif.Festival tahun ini diproyeksikan menjadi momentum penting memperkuat positioning Banda sebagai kawasan heritage kelas dunia. Karena itu, langkah preventif berupa pembersihan dan penataan lingkungan menjadi sangat penting untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.Sinergi yang terbangun di Banda Neira dapat menjadi model kolaborasi pengelolaan event berbasis komunitas di berbagai daerah lain. Upaya bersama ini membuktikan bahwa keamanan, kebersihan, dan kesiapan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan bagian dari kesadaran kolektif masyarakat Banda. PNO-12
22 Nov 2025, 16:55 WIT
Wakapolda Maluku Buka Latpraops Pengamanan Banda Heritage Festival 2025
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam upaya memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Banda Heritage Festival (BHF) 2025, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H., resmi membuka Latihan Pra Operasi (Latpraops) Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Polri. Kegiatan berlangsung di Aula Basudara Manise, Lantai 5 Polda Maluku, Sabtu (22/11/2025).Kegiatan ini dihadiri Dir Pamobvit, Auditor Kepolisian Tingkat III Itwasda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan BHF 2025.Banda Heritage Festival (BHF) 2025 yang mengusung tema “Napas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam” akan kembali digelar di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), mulai 26 hingga 29 November 2025, mendatang.Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan bahwa Banda Heritage Festival 2025 di Banda Neira merupakan agenda strategis yang membawa dampak besar bagi citra pariwisata Maluku. Namun, besarnya skala event juga meningkatkan potensi kerawanan yang harus diantisipasi dengan pengamanan profesional.“Latpraops ini adalah tahapan penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan, dan memastikan kesiapan personel sebelum operasi dimulai. Laksanakan kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Brigjen Pol Imam Thobroni.Wakapolda menggarisbawahi tiga tantangan utama pengamanan dalam pelaksanaan even BHF 2025 ini, diantaranya:1. Pengamanan VIP/VVIP – Kehadiran sejumlah menteri, termasuk para Menteri BUMN, wisatawan mancanegara, 2. Kondisi Geografis Kepulauan – Mobilisasi logistik dan personel yang harus tepat dan terukur.3. Potensi Kerawanan – Ancaman kriminalitas, penyalahgunaan miras, lonjakan pengunjung, kemacetan dan gangguan Kamseltibcarlantas, hingga potensi bencana alam serta kedaruratan di laut.Untuk memastikan pola operasi berjalan efektif, Wakapolda juga menyampaikan tujuh instruksi strategis kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan BHF 2025 ini, yaitu ;1. Penguasaan Materi: Personel wajib memahami tugas, fungsi, dan skenario operasional.2. Deteksi Dini: Intelijen dan Bhabinkamtibmas harus melakukan pemetaan kerawanan secara detail dan berkelanjutan.3. Preventif Humanis: Gelar pasukan, patroli dialogis, strong point, dan pengamanan area festival dilaksanakan secara humanis namun tetap tegas.4. Penegakan Hukum Akuntabel: Tindakan hukum harus terukur, tidak berlebihan, namun memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dan wisatawan.5. Utamakan Keselamatan: Setiap langkah operasional harus mempertimbangkan kondisi cuaca, gelombang laut, serta medan yang menantang.6. Etika Pelayanan Publik: Bangun komunikasi efektif dengan seluruh stakeholder dan tampilkan citra Polri yang ramah, profesional, dan presisi.7. Wakapolda juga menekankan bahwa operasi pengamanan tidak hanya soal kehadiran fisik, tetapi juga soal menghadirkan rasa aman dan pengalaman positif bagi masyarakat.“Kita harus berbuat baik, minimal kita tunjukkan bahwa Polri selalu hadir memberikan kebaikan bagi masyarakat. Saya berharap Latpraops ini menghasilkan pola operasi yang solid sehingga BHF 2025 berjalan aman, lancar, tertib, dan meninggalkan kesan positif,” tegas Brigjen Pol Imam Thobroni.Dengan pelaksanaan Latpraops ini, Polda Maluku memastikan seluruh personel telah memiliki standar kesiapsiagaan yang optimal untuk mendukung suksesnya Banda Heritage Festival 2025 sebagai event kebanggaan daerah dan nasional.Langkah Polda Maluku menggelar Latpraops jauh hari sebelum pelaksanaan merupakan indikator keseriusan institusi Polri dalam menciptakan rasa aman bagi pengunjung, wisatawan mancanegara, maupun pejabat negara.Penekanan Wakapolda pada aspek humanis, akuntabilitas penegakan hukum, dan keselamatan personel menjadi sinyal bahwa pengamanan event tidak boleh dilakukan secara rutin-formalitas, tetapi harus adaptif terhadap karakteristik kepulauan Banda. Koordinasi lintas instansi serta kesiapan menghadapi dinamika di lapangan menjadi kunci suksesnya operasi.Dengan kesiapan personel yang terukur dan pola operasi yang matang sejak tahap pra-operasi, Polda Maluku menunjukkan komitmen untuk menjadikan BHF 2025 sebagai event yang aman, tertib, dan berstandar nasional bahkan internasional. PNO-12
22 Nov 2025, 16:27 WIT
280 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Banda Heritage Festival 2025
Papuanewsonline.com, Ambon – Sebanyak 280 personel gabungan dari Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon, dan Polres Maluku Tengah (Malreng) resmi diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Banda Heritage Festival (BHF) 2025, sebuah agenda pariwisata strategis yang kembali menjadi sorotan nasional.Pengerahan personel ini merupakan hasil keputusan operasional setelah Polda Maluku memimpin rapat besar kesiapan pengamanan yang digelar pekan ini. Festival yang dipusatkan di Kepulauan Banda itu diperkirakan menghadirkan ribuan wisatawan, komunitas budaya, delegasi pemerintah pusat, hingga tamu VVIP termasuk sejumlah menteri.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa 280 personel yang diterjunkan merupakan personil gabungan Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon & P.P. Lease serta Polres Maluku Tengah.“Pengamanan dilakukan secara berlapis. Penempatan personel telah disesuaikan dengan peta kerawanan, alur kegiatan, serta distribusi massa di sejumlah lokasi utama festival,” ujarnya.Pengamanan tidak hanya mencakup area acara, tetapi juga jalur laut, titik kedatangan wisatawan, penginapan, lokasi heritage, hingga rute kunjungan pejabat pemerintah.Di antara tugas utama personel adalah mengamankan pergerakan pejabat tinggi negara. Unit Walpri dan Patwal disiagakan penuh mengikuti SOP pengawalan VVIP.“Beberapa pejabat pusat dan tamu negara dijadwalkan hadir. Semua prosedur pengamanan VIP telah dipersiapkan secara detail oleh Polda Maluku.”Selain itu, personel gabungan juga ditugaskan pada pengendalian massa, pengaturan arus wisatawan, pengamanan transportasi laut, serta mitigasi potensi gangguan cuaca dan gelombang di wilayah Banda.Polda Maluku menekankan bahwa seluruh personel wajib mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif, dan ramah. Aparat diminta tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman bagi semua peserta festival.“Banda Heritage Festival adalah etalase budaya Maluku. Kita ingin pengunjung pulang dengan pengalaman positif, bukan hanya karena indahnya Banda, tetapi juga karena profesionalisme Polri,” tegas Kabid Humas.Dengan pengerahan 280 personel ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya menjaga nama baik daerah dan memastikan seluruh rangkaian festival berjalan aman, tertib, dan berkesan.Festival dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari mulai tanggal 26 s/d 29 November 2025, dengan agenda budaya, sejarah, parade laut, hingga kunjungan ke sejumlah situs bersejarah yang menjadi ikon Banda Neira. PNO-12
22 Nov 2025, 16:21 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Banda Heritage Festival 2025
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Banda Heritage Festival 2025 pada pukul 09.00 WIT di Ruang Rapat Lantai II Polda Maluku. Jumat (21/11/2025) Rapat ini dihadiri Wakapolda Maluku, para Pejabat Utama, serta jajaran kewilayahan yang bergabung secara virtual, termasuk Wakapolres Maluku Tengah dan Kapolsek Banda.Banda Heritage Festival (BHF) 2025 yang mengusung tema “Napas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam” akan kembali digelar di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), mulai 26 hingga 29 November 2025, mendatang. Banda Heritage Festival merupakan agenda tahunan berskala nasional yang kembali menyita perhatian publik serta dihadiri wisatawan domestik, mancanegara, hingga sejumlah menteri. Konsentrasi massa dalam jumlah besar membutuhkan standar pengamanan yang matang, detail, dan terkoordinasi.Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa event besar seperti Banda Heritage Festival harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kemampuan, kesiapan, dan profesionalisme Polri di Maluku.“Ini adalah event yang mengangkat nama Maluku sekaligus menjadi etalase profesionalisme Polda Maluku. Kita harus tampil sungguh-sungguh, disiplin, dan berstandar tinggi,” tegas Kapolda.Ia menekankan bahwa meskipun wilayah Maluku sering dianggap jauh dari pusat pemerintahan, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepolisian.Kapolda juga meminta setiap personel menjalankan tugas secara humanis dan komunikatif. Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari ketiadaan gangguan, tetapi dari pengalaman positif yang dirasakan oleh masyarakat dan tamu undangan.“Pengamanan itu tidak hanya soal menjaga, tetapi juga memberi rasa nyaman. Sikap ramah dan pendekatan emosional yang baik harus berjalan seiring dengan profesionalisme,” ujarnya.Pengawalan VIP menjadi salah satu fokus. Kapolda menegaskan bahwa pengaturan Walpri dan Patwal bagi pejabat setingkat menteri harus dilaksanakan sesuai SOP. Setiap pejabat wajib mendapatkan pengamanan resmi agar seluruh aktivitas berada dalam kendali Polda Maluku.Selain hal-hal tersebut diatas, terdapat sejumlah hal yang tidak lolos dari perhatian Kapolda Maluku Kapolda Maluku, diantaranya: Penguatan struktur dan unsur pengamanan, Pengaturan alur dan rangkaian acara, Prosedur pengamanan VIP dan konsentrasi massa, Manajemen risiko serta mitigasi potensi kerawanan, Mekanisme transportasi laut dan arus wisatawan, serta Kesiapan komunikasi serta koordinasi lintas fungsi.Kapolda menegaskan seluruh aspek harus tersusun detail dan dapat diterapkan tanpa keraguan saat pelaksanaan di lapangan.Banda Heritage Festival bukan hanya panggung pariwisata, melainkan arena pembuktian kapasitas institusi penegak hukum di daerah. Penekanan Kapolda Maluku dalam rapat ini mencerminkan arah baru pendekatan keamanan: tidak hanya soal kehadiran fisik aparat, tetapi bagaimana profesionalisme bertemu pelayanan publik berbasis humanisme.Tekanan terhadap pentingnya attitude personel yang ramah, komunikatif, dan memberi rasa aman, menunjukkan bahwa Polda Maluku berupaya membangun citra kepolisian modern yang lebih dekat dengan masyarakat. Sementara kesiapan pengamanan VIP dan penguatan koordinasi teknis menggambarkan keseriusan institusi menghadapi event berskala nasional.Di tengah meningkatnya eksposur Maluku sebagai destinasi unggulan, keberhasilan pengamanan Banda Heritage Festival menjadi momentum penting untuk memperkuat reputasi daerah sebagai kawasan yang aman, profesional, dan layak dikunjungi.Polda Maluku ingin memastikan bahwa festival tahun ini bukan hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan kesan kuat tentang kesiapan keamanan yang bertaraf nasional. PNO-12
22 Nov 2025, 16:05 WIT
DPRK Mimika Tegaskan Komitmen Kawal Perlindungan Komoditi Lokal di Tengah Aksi Damai Peringatan 24 T
Papuanewsonline.com, Mimika – Dewan Perwakilan Rakyat
Kabupaten (DPRK) Mimika menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan komoditi
lokal bagi mama-mama Orang Asli Papua (OAP). Penegasan tersebut disampaikan
usai menerima aspirasi dari ratusan warga yang menggelar aksi damai
memperingati 24 tahun Otonomi Khusus (Otsus) pada Jumat (21/11/2025).Aksi damai yang berlangsung di halaman kantor DPRK Mimika
itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan keresahan mengenai
penjualan komoditi lokal seperti pinang dan hasil kebun oleh pihak non-OAP.
Massa meminta agar regulasi perlindungan komoditi lokal benar-benar diterapkan
sesuai tujuan awal Otsus.Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, mengapresiasi
jalannya aksi yang berlangsung tertib dan damai. Ia menegaskan bahwa
perlindungan terhadap komoditi lokal sudah menjadi perhatian lembaganya, meski
pelaksanaannya di lapangan belum sepenuhnya memberikan hasil yang memuaskan
masyarakat."Terkait tuntutan penyelamatan maupun perlindungan
terhadap komoditi lokal seperti pinang dan hasil kebun lainnya, yang mestinya
hanya diperbolehkan dijual oleh mama-mama OAP, pemerintah sebenarnya sudah
melakukan sejumlah langkah. Namun memang, upaya tersebut belum mampu memberikan
dampak yang signifikan bagi masyarakat," ujar Primus.Ia menambahkan bahwa DPRK Mimika berkomitmen memperjuangkan
aspirasi masyarakat sesuai mekanisme resmi. Segala bentuk masukan dari para
peserta aksi akan menjadi bahan evaluasi bagi lembaga legislatif untuk
memperkuat kebijakan yang telah disusun.Primus juga menyinggung bahwa Peraturan Daerah (Perda)
perlindungan mama-mama Papua sebenarnya telah disahkan. Namun, penerapan perda
tersebut belum berjalan sepenuhnya karena masih membutuhkan proses
penyusunannya secara bertahap di tingkat pemerintah daerah.Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRK Mimika, Elinus B Mom,
menekankan bahwa berbagai sektor yang berkaitan dengan perlindungan komoditi
lokal telah mereka dorong melalui komunikasi dengan perangkat daerah terkait.
Ia juga memastikan bahwa penyampaian aspirasi masyarakat telah diteruskan ke
pemerintah daerah."Apa yang mama sampaikan sudah kami sampaikan ke
pemerintah daerah," ucap Elinus. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama
mengawal penerapan Perda agar pelanggaran di lapangan dapat dilaporkan dan
ditindaklanjuti sesuai ketentuan.Ia menegaskan bahwa keberhasilan penerapan perlindungan
komoditi lokal tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada peran
masyarakat dalam memastikan kebijakan berjalan sebagaimana mestinya.Dengan adanya penyampaian aspirasi ini, DPRK Mimika berharap
sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dapat memperkuat posisi
mama-mama OAP sebagai pelaku utama dalam pengelolaan dan penjualan komoditi
lokal di daerah. Penulis: JidEditor: GF
22 Nov 2025, 14:01 WIT
DLH Mimika Luncurkan Kios Sampah Inauga, Ubah Paradigma Pengelolaan Sampah
Papuanewsonline.com, Mimika - Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Mimika memperkenalkan inovasi baru dalam pengelolaan sampah dengan meresmikan
kios sampah di Kelurahan Inauga, (21/11/2025). Langkah ini bertujuan
mengubah pola pengelolaan sampah dari sistem konvensional kumpul-angkut-buang
menjadi pilah-kumpul-tabung, yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Jeffry Deda,
menjelaskan bahwa kios sampah ini memiliki mekanisme yang berbeda dengan bank
sampah yang sebelumnya telah diluncurkan. Di kios sampah, masyarakat memilah,
mengangkut, dan menimbang sampah, kemudian menukarkannya dengan sembako seperti
telur, minyak goreng, gula, dan mie instan."Peluncuran Kios Bank Sampah Inauga bukan hanya
seremonial, tetapi merupakan perubahan perilaku besar dalam pengelolaan
sampah," ujar Jeffry Deda. Ia mengungkapkan
bahwa produksi sampah di wilayah Mimika telah mencapai 100 ton per hari,
sementara kapasitas lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka semakin terbatas.Untuk mempermudah masyarakat, DLH juga telah menyiapkan
Aplikasi Kios Sampah yang dapat diunduh di Play Store. Aplikasi ini
memungkinkan warga untuk menjual sampah dengan layanan penjemputan oleh
petugas, atau mengantarkannya langsung ke Kios Bank Sampah Inauga. Asisten 1 Setda Mimika, Ananias Faot, berharap program kios
sampah ini dapat berjalan berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran masyarakat
akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. "Hari ini kita
launching, harus jalan. DLH dan Kelurahan ini, memastikan dan mengawal program
ini," tegasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
22 Nov 2025, 13:59 WIT
Masyarakat Mimika Peringati 24 Tahun Otsus dengan Aksi, Tuntut Perlindungan Komoditi Lokal
Papuanewsonline.com, Mimika - Sejumlah mahasiswa, pelajar,
dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Mimika untuk
memperingati 24 tahun berjalannya Otonomi Khusus (Otsus) di Papua. Mereka
menilai Otsus gagal mensejahterakan masyarakat Papua secara menyeluruh. Aksi
ini menyoroti ketidakadilan dalam pemanfaatan sumber daya dan komoditi lokal.
(21/11/25)Sejak pagi, massa yang tergabung dalam solidaritas mahasiswa
dan masyarakat Papua telah memadati kantor DPRK Mimika. Kritikan dan tuntutan mereka sampaikan melalui orasi,
pduk, dan aksi long march sambil membawa hasil bumi lokal di atas kepala.
Spanduk bertuliskan "Selamatkan Komoditi Lokal" menjadi simbol utama
dalam aksi tersebut.Salah satu tuntutan utama mereka adalah agar komoditas
lokal, seperti pinang, hanya boleh dijual oleh masyarakat Papua asli. Mereka menyoroti keberadaan pedagang pendatang yang
berjualan pinang dengan lapak besar di Pasar Lama, yang dinilai dapat mengancam
mata pencaharian masyarakat asli Papua.Ketua DPRK Mimika Natikapereyauw, beserta anggota DPRK
Mimika lainnya, hadir di tengah-tengah aksi tersebut. Para anggota dewan berjanji untuk memperjuangkan aspirasi
masyarakat dan mencari solusi terbaik untuk melindungi hak-hak masyarakat asli
Papua terkait pemanfaatan komoditi lokal.
Penulis: JidEditor: GF
22 Nov 2025, 13:56 WIT
Serapan APBD Mimika Rendah, DPRD Wanti-Wanti SILPA Membengkak di Akhir Tahun
Papuanewsonline.com, Timika – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
(DPRD) Kabupaten Mimika menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang baru mencapai 43 persen hingga November.
Ketua DPRD Mimika, Primus Natikapareyau, mengungkapkan kekhawatirannya akan
potensi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang membengkak jika serapan
tidak segera ditingkatkan."Kalau serapannya lambat, pasti akan terjadi SILPA.
Anggaran yang tidak terpakai akan menjadi SILPA, termasuk beberapa dana seperti
DAK yang bisa saja dikurangi," ujar Primus. (21/11/25) Ia menambahkan,
pihaknya telah menerima keyakinan bahwa sebagian besar anggaran berpotensi
menjadi SILPA karena banyak pekerjaan yang belum berjalan.Primus juga menyinggung persoalan internal di sejumlah
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), yang
dinilai turut menghambat progres pekerjaan di lapangan. "Kita tahu bersama ada masalah di Dinas PU. Beberapa
pegawai sempat bermasalah dan berdampak pada pelaksanaan pekerjaan. Kondisi
seperti itu membuat banyak program terhambat," jelasnya.Untuk mengatasi masalah ini, DPRD Mimika terus berkoordinasi
dengan pemerintah daerah agar sisa waktu yang ada dapat dimanfaatkan untuk
menjalankan program-program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan
masyarakat. "Kami mendorong supaya dengan waktu yang tersisa ini,
program-program prioritas segera dijalankan. Bukan sekadar menghabiskan
anggaran, tapi memastikan program tersebut memiliki dampak nyata bagi
masyarakat," tegas Primus. Ia juga berharap pembahasan dan penetapan anggaran induk
tahun 2026 dapat dilakukan lebih awal agar pelaksanaan program dapat dimulai
tepat waktu, sehingga serapan anggaran dapat lebih optimal. Jika serapan anggaran tidak meningkat, APBD Mimika tahun
2026 diproyeksikan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang
tercatat sebesar Rp6,42 triliun. Penulis: Jid
Editor: GF
22 Nov 2025, 13:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru