Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Gubernur Fakhiri Resmi Buka Liga Top Skor Papua 2025: Wujud Nyata Membangun Generasi Emas
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Semangat olahraga di Tanah Papua kembali berkobar. Gubernur Papua, Matius
Fakhiri, secara resmi membuka Liga Top Skor Papua 2025 untuk kategori usia 10
dan 12 tahun, Sabtu (25/10/2025) di Lapangan Asri, Kampung Nafri, Jayapura. Event ini bukan sekadar turnamen
sepak bola, melainkan menjadi wadah pembinaan jangka panjang bagi generasi muda
Papua agar terus berkembang dan berprestasi di dunia olahraga. Dalam sambutannya, Gubernur
Fakhiri menegaskan pentingnya pembinaan atlet usia dini yang berkesinambungan.
Ia menilai bahwa sepak bola tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membentuk
karakter, disiplin, dan semangat juang anak-anak Papua. “Papua punya banyak anak-anak
berbakat. Jangan hanya banyak bicara, tapi tunjukkan dengan tindakan nyata.
Kompetisi seperti ini harus terus digelar supaya 10 tahun ke depan kita punya
penerus atlet-atlet besar dari Papua,” tegas Fakhiri penuh semangat. Fakhiri menambahkan bahwa
pemerintah provinsi berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan olahraga di
seluruh kabupaten dan kota, termasuk peningkatan kualitas pelatih, sarana
latihan, serta kompetisi berjenjang yang terstruktur. Pembukaan Liga Top Skor Papua
2025 juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Papua, para tokoh olahraga,
dan pengurus Asprov PSSI Papua. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat bahwa
olahraga, khususnya sepak bola, adalah simbol persatuan dan kebanggaan
masyarakat Papua. “Melalui olahraga, kita membangun
persaudaraan. Lapangan hijau menjadi tempat di mana semua anak Papua bisa
belajar sportif, menghargai lawan, dan tumbuh bersama,” ujar salah satu panitia
pelaksana. Turnamen ini akan berlangsung
selama beberapa minggu dengan melibatkan puluhan tim dari berbagai sekolah
sepak bola (SSB) di Jayapura dan sekitarnya. Setiap tim akan bersaing
memperebutkan gelar juara sekaligus kesempatan untuk dilirik dalam pembinaan
lanjutan tingkat provinsi maupun nasional. Liga Top Skor Papua diharapkan
menjadi pondasi bagi regenerasi atlet sepak bola Papua yang selama ini dikenal
sebagai gudang talenta terbaik di Indonesia. Gubernur Fakhiri menegaskan,
pemerintah akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademi
sepak bola, KONI, dan PSSI, untuk menciptakan sistem pembinaan yang terarah. “Kita tidak ingin anak-anak Papua
hanya menjadi penonton di ajang nasional. Mereka harus bisa tampil dan membawa
nama Papua harum di pentas nasional maupun internasional,” katanya. Selain membina keterampilan sepak
bola, Liga Top Skor Papua juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai positif
seperti kebersamaan, kejujuran, dan semangat kompetitif yang sehat di kalangan
anak muda. Penyelenggaraan Liga Top Skor
Papua 2025 juga menjadi sinyal bahwa pemerintah provinsi serius dalam
menghidupkan kembali atmosfer olahraga di Papua pasca-pandemi dan pasca
pelaksanaan PON XX. Pemerintah berencana
mengintegrasikan berbagai kompetisi lokal menjadi kalender tahunan pembinaan
olahraga daerah. Langkah ini sejalan dengan visi “Papua Sehat, Cerdas, dan
Berprestasi” yang dicanangkan Gubernur Fakhiri sejak awal masa kepemimpinannya. Penulis: Jid Editor: GF
26 Okt 2025, 21:53 WIT
Bongkar 38 Ribu Kasus Narkoba: Mahfud MD Apresiasi Polri Atas Capaian Luar Biasa
Papuanewsonline.com, Jakarta - Mahfud MD mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap 38.943 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Dari ribuan kasus itu, polisi juga menyita barang bukti narkotika dengan total berat mencapai 197,71 ton."Prinsipnya setiap keberhasilan tugas dalam perang melawan narkoba harus diapresiasi," ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).Mahfud menilai capaian tersebut selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya komitmen memberantas narkoba. Ia menegaskan agar Polri terus menjaga kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalankan tugas."Terus perkuat keseriusan dan kedisiplinan Polri dalam menangani kasus narkoba ini. Harus juga dijaga pengendalian di dalam tubuh Polri," ucapnya.Lebih lanjut, Mahfud mengingatkan pentingnya pengawasan internal agar tidak ada aparat yang terlibat dalam jaringan narkoba. Ia menekankan bahwa kebocoran dalam proses penanganan bisa merusak kepercayaan publik."Yang terpenting harus juga dijaga jangan sampai terjadi kebocoran, misalnya kasus yang gagal diungkap atau hilangnya barang bukti karena kolusi yang melibatkan aparat," tegasnya.Sebelumnya, Polri mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2025 telah menangkap lebih dari 51 ribu pelaku penyalahgunaan narkoba. Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti nyata komitmen institusinya."Pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan terus-menerus. Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba dari hulu ke hilir tidak boleh berhenti," kata Syahar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10).Menurut Syahar, hasil ini merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo-Gibran, yakni memberantas narkoba hingga ke akar. PNO-12
26 Okt 2025, 09:08 WIT
Orang Tua Senang Anaknya Dapat MBG dari SPPG Polda Metro: Sajian Menu Variatif
Papuanewsonline.com, Jakarta – Maryanti, salah satu orang tua penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengaku senang anaknya mendapat jatah makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cengkareng. Ia menilai menu yang disajikan beragam dan menyehatkan bagi anak-anak."Menu yang disediakan cukup variatif," kata Maryanti, Sabtu (25/10/2025).Ia menyebut variasi menu yang diberikan meliputi sumber protein hewani hingga sayuran dan buah-buahan. "Terdiri dari ikan, ayam, daging, susu, sayur, dan buah-buahan," sambungnya.Menurut Maryanti, hidangan yang dibagikan tidak hanya bergizi, tetapi juga disajikan dengan standar kebersihan tinggi. "Semuanya disajikan dengan bersih dan higienis," ujarnya.Selain membuat anaknya senang, program MBG juga dinilai membantu meringankan beban orang tua. Mereka tak lagi harus repot menyiapkan bekal harian untuk anak.Sebelumnya, SPPG Cengkareng yang berada di bawah pengawasan Polda Metro Jaya tercatat mampu memproduksi 3.800 porsi makanan bergizi setiap hari. Seluruh proses produksi dipastikan berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari pemeriksaan bahan hingga pengecekan keamanan pangan oleh tenaga medis."Kami memastikan makanan yang diproduksi aman, bergizi, dan siap dikemas serta didistribusikan ke sekolah-sekolah sekitar," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri saat meninjau dapur SPPG Cengkareng, Jumat (24/10).Irjen Asep menegaskan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera,” katanya.Sebagai ciri khas, dapur SPPG dilengkapi dengan standar tinggi sanitasi dan peralatan modern, seperti filter air RFP dan RO, water heater, pengering food tray, filltank stainless, hingga bio tank untuk pengelolaan limbah ramah lingkungan. Tak hanya itu, setiap hidangan juga melalui uji food safety testing sebelum didistribusikan.Diketahui, program MBG merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif sejak dini. Selain menekan angka malnutrisi dan stunting, program ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, koperasi, dan BUMDes. PNO-12
26 Okt 2025, 08:59 WIT
Devie Rahmawati Puji Keberhasilan Polri Dalam Mengungkap Jaringan Narkoba
Papuanewsonline.com, Jakarta - Sepanjang Januari-Oktober 2025, Polri berhasil mengungkap 38 ribu kasus narkoba dan menyita hampir 200 ton barang bukti. Pengajar dan peneliti tetap program studi Hubungan Masyarakat Vokasi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, mengatakan angka itu menunjukkan ketangguhan polisi dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.Devie menerangkan Polri telah menyelamatkan anak muda dari jebakan percobaan pertama dan membuat lingkungan kota dan kampus lebih aman. Tantangan berikutnya yakni harus meningkatkan daya cegah dan daya selamat di masyarakat, terutama menahan masuknya barang berbahaya."Ini bukan sekadar operasi rutin, tetapi penjagaan nyata atas masa depan anak-anak muda Indonesia," terang Devie, Sabtu (25/10/2025). Devie mengungkapkan bahaya ancaman narkoba kini sudah berubah jauh lebih kejam dan mematikan. Devie memaparkan menurut studi global, banyak remaja tidak rutin memakai narkoba tapi saat mereka mencoba sekali, barang yang beredar sering jauh lebih berbahaya."Barang-barang ini, banyak beredar lewat media sosial dan toko online sehingga anak muda mudah tertipu. Inilah sebabnya, menurut riset global, walau penggunaan narkoba di kalangan muda tidak meningkat, jumlah overdosis justru naik," ungkapnya.Pengamat sosial ini lalu membuka hasil penelitian dari Australia dan Amerika Serikat. Katanya, memasuki usia 18-24 tahun (kuliah atau kerja awal), risikonya melonjak mulai dari pesta minum berlebihan (binge drinking) sampai vaping dan eksperimen zat baru."Di sinilah peran polisi, sekolah, kampus, orang tua, dan komunitas sangat penting untuk mencegah anak muda terjerumus," paparnya.Devie menegaskan keberhasilan Polri dalam menangkap jaringan narkoba adalah wujud pilar pelindung. Ia mengatakan penegakan hukum harus tetap tegas untuk memutus jaringan pengedar.Ia menyarankan dilakukan edukasi di sekolah dan kampus agar anak muda paham risiko dan tahu ke mana mencari bantuan. Kesiapsiagaan darurat, katanya, harus dilakukan supaya overdosis bisa cepat ditangani."Dengan kolaborasi seperti ini, keberhasilan polisi akan terasa langsung dampaknya dalam kehidupan masyarakat," tegasnya."Sekarang, saatnya kita semua ikut menjaga benteng ini dengan edukasi, kepedulian, dan kesiapsiagaan di lingkungan terdekat. Karena perang melawan narkoba bukan hanya soal menangkap pelaku, tapi menyelamatkan generasi," imbuhnya. PNO-12
26 Okt 2025, 08:48 WIT
Semarak HUT ke-80, Brimob Polda Maluku Gelar Aksi Donor Darah Serentak di Ambon dan Namlea
Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri, jajaran Satuan Brimob Polda Maluku melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan bentuk kepedulian terhadap sesama.Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, KBP Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si., yang berlangsung di Tribun Makosat Brimob Polda Maluku, Ambon, dan diikuti oleh personel Polda Maluku beserta Bhayangkari.Selain di Ambon, kegiatan yang sama juga digelar di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku di Namlea, Kabupaten Buru, sebagai bentuk partisipasi jajaran dalam menyemarakkan HUT ke-80 Korps Brimob Polri tahun 2025.Menurut Dansat Brimob, terdapat total 142 peserta dari berbagai satuan, termasuk Brimob, satuan fungsi Polda Maluku, Polres Buru, dan Bhayangkari yang berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini, Dari jumlah tersebut, sebanyak 89 peserta berhasil mendonorkan darahnya.Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku, Bidokes Polda Maluku, serta tenaga medis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Ambon dan RSUD Namlea.Sinergi lintas unsur ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob Polda Maluku memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, serta berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan.“Bakti sosial donor darah ini adalah bentuk pengabdian Brimob kepada bangsa dan masyarakat. Brimob tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga peduli pada kemanusiaan. Setetes darah yang disumbangkan hari ini bisa menjadi penyelamat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Dansat Brimob Polda Maluku, KBP Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si.Di Ambon, kegiatan diikuti oleh 87 peserta dengan 54 kantong darah berhasil dikumpulkan, Sedangkan di Namlea, kegiatan diikuti 55 peserta dan berhasil mengumpulkan 35 kantong darah.Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan dukungan penuh tenaga medis dan partisipasi antusias para personel serta Bhayangkari.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi atas inisiatif jajaran Brimob dalam menyemarakkan HUT ke-80 dengan kegiatan yang penuh makna kemanusiaan.“Saya mengapresiasi langkah Brimob Polda Maluku yang merayakan HUT dengan aksi sosial seperti donor darah. Ini mencerminkan semangat Polri yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat,” ungkap Kapolda.Selain dua lokasi tersebut, kompi-kompi Brimob jajaran Polda Maluku lainnya juga akan melaksanakan kegiatan donor darah serupa pada Senin mendatang, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Korps Brimob Polri yang mengusung tema: “Brimob untuk Indonesia: Setia, Berani, dan Peduli.”Dengan semangat pengabdian dan nilai kemanusiaan yang tinggi, Satuan Brimob Polda Maluku terus menunjukkan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelopor solidaritas sosial dan kemanusiaan di Maluku dan Indonesia. PNO-12
26 Okt 2025, 08:38 WIT
Torehkan Prestasi Maluku di PON Beladiri Cabor Karate: Bripda Marcelino Raih Medali Perak
Papuanewsonline.com, Kudus – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia asal Maluku. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seram Bagian Barat, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw, sukses meraih medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) bela diri cabang olahraga Karate kategori Kumite-55 kg Putra yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.Bripda Marcelino, yang merupakan Bintara Polri lulusan tahun 2020, berhasil mengharumkan nama Maluku dan institusi Polri setelah melalui pertandingan sengit melawan sejumlah atlet tangguh dari berbagai provinsi.Pada final kategori Kumite-55 kg Putra, medali emas diraih oleh Rizky Lawyer dari Sumatera Utara, disusul Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw (Maluku) di posisi kedua dengan medali perak. Adapun peraih medali perunggu masing-masing diraih oleh M. Taufik (Lampung) dan Sentosa Rianto (Kalimantan Timur).Keberhasilan Bripda Marcelino ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kontingen Maluku, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri, khususnya generasi muda di jajaran Polda Maluku, untuk terus mengembangkan potensi dan semangat berprestasi di luar tugas kepolisian.Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai, pencapaian Bripda Marcelino mencerminkan semangat disiplin, kerja keras, dan sportivitas yang menjadi karakter sejati seorang anggota Polri.“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Bripda Marcelino. Ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya berdedikasi dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan mengharumkan nama daerah serta institusi,” ujar Kapolda Maluku.Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam mendukung pengembangan minat dan bakat anggota di berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri yang menjadi bagian dari pembinaan mental dan fisik personel.Dengan torehan medali perak tersebut, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw menambah daftar atlet Polri yang berprestasi di ajang nasional, sekaligus menjadi teladan dalam menjunjung nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme di tubuh Polri. PNO-12
26 Okt 2025, 08:19 WIT
Setelah 7 Tahun Vakum, Puskesmas Aroanop Kembali Beroperasi
Papuanewsonline.com, Mimika —
Harapan baru muncul di tengah masyarakat pedalaman Papua. Setelah tujuh tahun
vakum, Puskesmas Aroanop akhirnya kembali beroperasi pada 23 Oktober 2025,
membawa semangat baru bagi warga yang selama ini hidup tanpa akses memadai
terhadap layanan kesehatan. Kembalinya pelayanan medis di
wilayah terpencil ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah daerah,
melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, untuk menghadirkan kembali pelayanan
publik yang layak di kawasan pegunungan Tembagapura. Perjalanan tim medis menuju
Aroanop tidak mudah. Untuk mencapai distrik yang hanya dapat diakses melalui
jalur udara ini, tim Puskesmas Aroanop bersama perwakilan Dinas Kesehatan
Kabupaten Mimika harus menempuh perjalanan menggunakan helikopter, membawa
perlengkapan medis, obat-obatan, dan logistik pelayanan dasar. Tim yang terdiri dari Kepala
Puskesmas Aroanop, Ibu Fransiska Tekege, bersama tenaga medis Dessy, Suster
Diana, dan Paman Arinus, tiba dengan selamat di Aroanop untuk memulai kembali
operasional puskesmas yang telah lama tidak aktif akibat berbagai kendala
keamanan dan akses transportasi. “Pelayanan kesehatan ini
merupakan hasil kerja keras tim Puskesmas Aroanop dan Dinas Kesehatan untuk
mengembalikan akses pelayanan kesehatan di Aroanop,” ujar Fransiska Tekege,
Kepala Puskesmas Aroanop, di sela kegiatan pelayanan perdana. Kehadiran kembali Puskesmas
Aroanop disambut hangat oleh masyarakat. Selama bertahun-tahun, warga harus
menempuh perjalanan panjang dan berisiko ke kota Tembagapura hanya untuk
mendapatkan layanan kesehatan dasar. Kini, mereka dapat mengakses pengobatan langsung
di kampung sendiri. Pelayanan yang diberikan meliputi
pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan penyakit menular, imunisasi, serta
konsultasi ibu dan anak. “Kami sangat bersyukur. Sudah
lama kami tidak punya tempat berobat di sini. Sekarang Puskesmas sudah buka
lagi, kami tidak perlu ke kota,” ujar salah satu warga Aroanop dengan penuh
haru. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Mimika menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi tenaga medis yang bersedia
bertugas di wilayah sulit dijangkau seperti Aroanop. Menurutnya, pembukaan
kembali puskesmas ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk
memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh pelosok daerah tanpa
terkecuali. “Kami berkomitmen menghadirkan
layanan kesehatan hingga ke kampung-kampung. Tidak boleh ada warga Mimika yang
tertinggal dari sisi pelayanan kesehatan,” ungkapnya. Selain menghidupkan kembali
pelayanan di Puskesmas Aroanop, Dinas Kesehatan juga berencana menambah tenaga
medis dan fasilitas penunjang, termasuk alat pemeriksaan laboratorium sederhana
serta ruang rawat darurat agar pelayanan bisa lebih optimal. Dengan beroperasinya kembali
Puskesmas Aroanop, pemerintah berharap masyarakat dapat kembali memperoleh hak
dasar mereka atas kesehatan, sekaligus menumbuhkan kesadaran hidup sehat di
lingkungan pegunungan. Fransiska Tekege menegaskan bahwa
meski tantangan besar masih ada, tim medis berkomitmen untuk tetap memberikan
pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami datang bukan hanya untuk
membuka pelayanan sementara, tetapi memastikan masyarakat Aroanop benar-benar
merasakan manfaatnya. Ini adalah langkah awal menuju pelayanan kesehatan yang
berkelanjutan,” ujarnya penuh semangat. Pembukaan kembali Puskesmas
Aroanop menjadi bukti nyata bahwa semangat pelayanan publik tidak mengenal
batas geografis. Di tengah medan berat dan keterbatasan akses, para tenaga
kesehatan tetap hadir membawa harapan baru bagi masyarakat. Masyarakat berharap agar
keberlanjutan pelayanan ini terus dijaga dan mendapat dukungan penuh dari
pemerintah, agar tidak lagi mengalami masa vakum seperti sebelumnya. Penulis: Hendrik Editor: GF
25 Okt 2025, 15:13 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Syukuran HKGB ke-73 Tahun
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si menegaskan, dukungan Bhayangkari kepada Polri sangat penting untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.Penegasan ini disampaikan Kapolda selaku Pembina Bhayangkari Daerah Maluku saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun yang dihelat di gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Kamis (23/10/2025).Acara peringatan HKGB yang mengusung tema "Bhayangkari Berkarya Mendukung Polri untuk Masyarakat” ini dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Maluku, Kapolresta P. Ambon dan P. P. Lease, Pakor Polwan Polda Maluku, Para Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Warakawuri dan undangan lainnya.Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan Pemberian Tanda Penghargaan Lencana Bakti Sewindu, Dwiwindu, dan Triwindu kepada Bhayangkari yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam mendukung pengabdian suami kepada institusi Polri.Sebagai Pembina Bhayangkari Daerah Maluku, Kapolda Irjen Dadang Hartanto menyampaikan tema peringatan HKGB tahun ini sangat relevan dengan semangat pengabdian Polri dalam melayani masyarakat.“Tema peringatan yang diambil tahun ini merupakan tema yang sejalan dan selaras dengan tugas Polri, yakni Polri untuk masyarakat, sedangkan Bhayangkari berkarya untuk mendukung Polri dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Tema ini sangat bagus dan bermakna,” ungkap Kapolda.Lebih lanjut Kapolda kembali menegaskan keberadaan Polri untuk masyarakat. Dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Berbagai bentuk kejahatan terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kejahatan siber yang kini semakin canggih dan sulit dideteksi.Masyarakat, kata Kapolda, membutuhkan pelayanan Polri yang profesional. Namun untuk menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di tengah tantangan zaman seperti sekarang bukanlah hal yang mudah. Perkembangan teknologi dan digitalisasi, khususnya media sosial, ungkap Kapolda, menjadi tantangan tersendiri karena dapat memunculkan bentuk kejahatan baru, meskipun secara prinsip merupakan kejahatan konvensional.Kapolda juga menyoroti pentingnya dukungan dari seluruh pihak, terutama dari Bhayangkari yang memiliki peran sangat signifikan sebagai pendamping anggota Polri.Menurutnya, tugas Polri yang berat dan penuh risiko akan terasa lebih ringan ketika diimbangi dengan keharmonisan dalam keluarga.Polri, lanjut Kapolda, memiliki keterbatasan sumber daya dan menghadapi banyak dinamika di lapangan. Dukungan penuh dari Bhayangkari sangat penting. Bhayangkari adalah pendamping sejati yang bisa memberikan ketenangan dan semangat bagi suami ketika kembali dari tugas. "Rumah menjadi satu-satunya tempat istirahat bagi Bhayangkara sejati. Karena itu, Bhayangkari harus menjadi cooling system, penyejuk bagi keluarga,” pinta Kapolda.Selain berperan di lingkup keluarga, Bhayangkari juga memiliki peran sosial yang luas di masyarakat. Melalui berbagai kegiatan seperti bakti sosial, bakti kesehatan, bantuan sosial, dan kegiatan kemanusiaan lainnya, Bhayangkari ikut serta dalam membangun citra positif Polri dan mempererat hubungan dengan masyarakat.“Gerakan Bhayangkari mencerminkan wujud nyata keluarga besar Polri. Ketika masyarakat melihat Bhayangkari, maka mereka juga melihat Polri. Karena itu, jaga sikap dan perilaku, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Hindari perilaku hedonisme, jaga kesederhanaan, dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tegas Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga memberikan pesan khusus kepada seluruh pengurus Bhayangkari agar terus menjaga komunikasi dan solidaritas di setiap tingkatan.Ia mengungkapkan, Bhayangkari adalah wadah silaturahmi yang harus mampu mempersatukan, bukan memecah belah. “Lakukan pendekatan kepada anggota Bhayangkari di tingkat paling bawah, dengarkan keluh kesah mereka, datangi mereka. Ada Bhayangkari yang jauh dari suaminya, bantu agar mereka tetap bisa menjaga keharmonisan rumah tangga. Jaga perilaku di tempat publik dan media sosial karena semuanya menjadi sorotan publik,” pesan Kapolda.Bhayangkari, tambah Kapolda, memiliki makna “tidak ada bahaya”, yang merepresentasikan kekuatan, kesetiaan, dan ketulusan dalam mendukung tugas suami di institusi Polri. “Bhayangkari memiliki peran ganda, selain sebagai ibu rumah tangga juga sebagai wanita pekerja profesional. Keduanya harus diatur dengan baik agar berjalan selaras. Jadikan organisasi Bhayangkari ini wadah kebersamaan dan persaudaraan yang kokoh, bukan tempat perpecahan. Jaga solidaritas dan semangat kebersamaan,” tutup Kapolda.Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tumpeng mini kepada Bhayangkari berprestasi, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kiprah mereka dalam mendukung berbagai kegiatan sosial maupun organisasi.Selanjutnya diberikan pula penghargaan kepada Bhayangkari berprestas, diiringi suasana haru dan penuh semangat kebersamaan. PNO-12
25 Okt 2025, 08:09 WIT
Seleksi PAG dan SBP, 118 Anggota Polda Maluku Dinyatakan Lulus
Papuanewsonline.com, Ambon – Sebanyak 118 anggota Polda Maluku dinyatakan lulus seleksi Perwira Alih Golongan (PAG) Tahun 2025 dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun 2026. Seleksi PAG yang dinyatakan lulus berjumlah 12 orang dan SBP sejumlah 106 orang. Ratusan personel dinyatakan lulus melalui sidang Penetapan Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) yang dibuka secara langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Sidang ini digelar di Aula Basudara Manise Lantai 5, Mapolda Maluku, Jumat, 24 Oktober 2025.Sidang Penetapan Kelulusan Seleksi PAG 2025 dan SBP 2026 merupakan puncak dari rangkaian seleksi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan personel Polri yang ideal dan mewujudkan postur Polri yang berkualitas.Dalam sidang tersebut hadir para Pejabat Utama Polda Maluku. Turut hadir para peserta seleksi yaitu dari PAG sejumlah 31 orang dan SBP sebanyak 108 orang. Mereka yang hadir setelah melalui proses seleksi ketat meliputi enam aspek penilaian, termasuk Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dan Psikologi.Untuk seleksi SBP, 106 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari anggota Brimob 103 orang dan anggota Polairud Polda Maluku 3 orang.Wakapolda Maluku dalam amanatnya pertama-tama menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat kepada para peserta yang dinyatakan lulus terpilih.Wakapolda juga membagikan kisah historisnya saat mengikuti seleksi hingga bisa mencapai posisi sebagai Wakapolda Maluku saat ini. "Perjalanan karier di Polri penuh perjuangan. Saya juga pernah berada di posisi kalian, menghadapi berbagai seleksi. Kunci utamanya adalah keimanan, menjaga fisik, menyiapkan mental, dan yang terpenting, jangan pernah berhenti belajar," ungkapnya.Secara khusus, Brigjen Imam Thobroni memberikan motivasi dan spirit kepada para peserta yang belum terpilih/tidak memenuhi syarat pada tahun ini.“Bagi yang belum terpilih, saya tegaskan, jangan mudah menyerah. Jadikan hasil hari ini sebagai evaluasi dan dorongan untuk bangkit lebih kuat. Kalian beruntung hidup di era sekarang, di mana segala sesuatu mudah untuk dijangkau dan dipelajari. Manfaatkan teknologi, seperti Google atau YouTube, untuk mempersiapkan diri kalian secara maksimal di seleksi tahun depan,” tegas Wakapolda.Wakapolda berpesan agar peserta yang lulus selalu meningkatkan disiplin dan menghindari pelanggaran selama pendidikan, serta menjunjung tinggi prinsip seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis untuk menghasilkan calon personel Polri yang berkualitas.Ia juga menceritakan historis saat mengikuti seleksi hingga bisa sampai saat ini menjadi Wakapolda. Wakapolda juga memberikan motivasi dan spirit kepada peserta yang tidak terpilih/memenuhi syarat. "Jangan mudah menyerah dan selalu semangat untuk mengikuti seleksi di tahun depan," pintanya. PNO-12
25 Okt 2025, 08:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru