logo-website
Rabu, 29 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Gubernur Fakhiri Tegaskan di Hadapan Menko Polkam dan Kepala BIN: Papua Adalah Berkah Indonesia Papuanewsonline.com, Jayapura — Dalam suasana hangat dan penuh rasa kebersamaan, Gubernur Papua, Komjen Pol (P) Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., menyampaikan pesan penuh makna di hadapan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. Acara tersebut berlangsung di Gedung Negara Jayapura, Rabu (5/11/2025) malam, dalam rangkaian jamuan makan malam bersama Forkopimda Papua dan jajaran pejabat pemerintah pusat. Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa Papua bukan hanya bagian dari Indonesia, melainkan sebuah berkah bagi negeri ini. “Papua bukan hanya bagian dari Indonesia, Papua adalah berkat bagi Indonesia. Dari sinilah matahari pertama menyapa nusantara, dan dari tanah ini pula doa-doa untuk negeri ini tetap kokoh, adil, dan penuh kasih di tengah keberagaman,” tutur Fakhiri yang disambut tepuk tangan panjang dari para tamu. Pernyataan ini menjadi refleksi atas semangat kebangsaan, persaudaraan, dan kesetiaan rakyat Papua terhadap NKRI, sekaligus menegaskan peran strategis Papua sebagai wilayah yang kaya budaya, sumber daya, dan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. Gubernur Fakhiri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian besar yang terus diberikan oleh pemerintah pusat terhadap pembangunan Papua. Menurutnya, kehadiran Menko Polkam dan Kepala BIN di Tanah Papua bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi bukti nyata dari komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas, memperkuat keamanan, dan mempercepat kemajuan pembangunan di wilayah paling timur Indonesia itu. “Kehadiran Bapak Menko Polkam dan Bapak Kepala BIN adalah bukti nyata bahwa Papua tidak pernah ditinggalkan. Papua dijaga, didampingi, dan terus dibangun dalam semangat kebersamaan NKRI,” ujarnya. Gubernur juga menilai bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan Papua yang damai, sejahtera, dan penuh harapan. Dalam pidatonya, Fakhiri menyoroti keunikan dan kekuatan sosial budaya Papua yang menjadi fondasi keharmonisan masyarakatnya. Ia menegaskan bahwa perbedaan di Papua bukan sumber perpecahan, melainkan kekuatan yang mempererat persaudaraan. “Di sini, perbedaan bukan alasan untuk berjarak, tetapi jembatan untuk saling mengenal dan menguatkan. Itulah sebabnya kami selalu berkata: Papua cerah dalam kasih, menembus segala perbedaan,” ungkap Fakhiri penuh makna. Ungkapan itu mencerminkan semangat toleransi dan inklusivitas masyarakat Papua, yang menjadi cerminan keindahan Indonesia dalam bingkai kebhinekaan. Usai sambutan Gubernur Fakhiri, Menko Polkam Djamari Chaniago memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan pandangan Gubernur Papua yang disebutnya “menyentuh hati bangsa”. Ia menilai bahwa apa yang disampaikan Fakhiri adalah gambaran nyata tentang kedewasaan politik dan kematangan sosial masyarakat Papua dalam membangun daerah dengan hati. Kepala BIN Muhammad Herindra turut menyampaikan hal senada, menegaskan bahwa Papua adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan Indonesia menuju masa depan yang damai dan sejahtera. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di tanah Papua sebagai prasyarat utama pembangunan. Jamuan makan malam diakhiri dengan doa bersama dan foto kenangan antara Gubernur Papua, Menko Polkam, Kepala BIN, serta jajaran Forkopimda. Malam itu menjadi bukti nyata bahwa Papua adalah tanah berkat, tempat di mana perbedaan melebur menjadi kekuatan, dan di mana persaudaraan menjadi dasar dari pembangunan yang berkelanjutan. “Selama kita bersatu dalam kasih dan bekerja dengan hati, Papua akan terus bersinar sebagai berkat bagi Indonesia,” tutup Fakhiri dengan penuh keyakinan.     Penulis: Jid Editor: GF 06 Nov 2025, 10:51 WIT
Pemerintah Pusat Tegaskan Dukungan Penuh bagi Kreativitas Pemuda Papua Papuanewsonline.com, Jayapura — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Jayapura saat jajaran pemerintah pusat menggelar kegiatan ramah tamah dengan masyarakat dan pemuda Papua, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, bersama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., serta Gubernur Papua, Komjen Pol (P) Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H. Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kreativitas generasi muda Papua sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri memberikan apresiasi tinggi kepada para pemuda yang terus menunjukkan semangat, dedikasi, dan kreativitasnya untuk membangun Tanah Papua. Ia menyebut generasi muda saat ini sebagai “Generasi Emas Papua 45” — simbol semangat baru yang siap membawa perubahan positif bagi daerah dan Indonesia. “Generasi emas Papua 45, belajar terus, berkreatif untuk bangsa dan negara Republik Indonesia, untuk tanah Papua yang kita cintai. Sukses untuk tanah Papua,” ujar Fakhiri penuh semangat. Fakhiri menegaskan bahwa masa depan Papua berada di tangan anak muda yang berani berinovasi dan menciptakan peluang. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan ruang dan dukungan bagi berkembangnya ide, bakat, dan potensi para pemuda di berbagai bidang — mulai dari ekonomi kreatif, pendidikan, teknologi, hingga kewirausahaan berbasis lokal. Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menindaklanjuti berbagai masukan dan aspirasi yang diterima selama rangkaian kunjungan kerja di Papua. Ia menilai, apa yang disampaikan masyarakat dan generasi muda Papua merupakan gagasan-gagasan berharga yang harus diwujudkan melalui kebijakan nyata. “Ada kelanjutan pasti. Kami datang ke sini bukan hanya untuk melihat, tetapi juga untuk mendengar dan menangkap aspirasi dari masyarakat Papua. Banyak masukan yang positif, dan semua itu pasti akan kami tindak lanjuti,” tegas Djamari. Ia juga memuji soliditas pemerintah daerah serta peran aktif anak muda Papua dalam berbagai sektor pembangunan. Menurutnya, kekuatan utama Papua bukan hanya pada kekayaan alam, tetapi juga pada kreativitas manusianya yang terus berkembang seiring kemajuan zaman. “Saya melihat semangat luar biasa dari anak-anak muda Papua. Mereka bukan hanya memiliki bakat, tetapi juga tekad untuk memajukan daerahnya. Itu aset besar yang harus kita jaga dan dukung bersama,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala BIN, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, menambahkan bahwa kreativitas dan produktivitas pemuda Papua merupakan bagian penting dari stabilitas dan ketahanan nasional. Ia menekankan bahwa keamanan dan kemajuan Papua tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada keaktifan masyarakat — khususnya generasi muda — dalam membangun masa depan daerahnya sendiri. Herindra juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua dan jajaran Forkopimda atas kolaborasi yang solid dalam menciptakan suasana kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia di Bumi Cenderawasih. Pemerintah pusat berkomitmen untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan berkelanjutan, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus utama ke depan adalah mengembangkan ekosistem yang mendukung kreativitas dan inovasi anak muda, baik melalui pelatihan, pendanaan, maupun akses pasar bagi produk lokal. Rangkaian kegiatan ramah tamah ini pun diakhiri dengan foto bersama antara Menko Polkam, Kepala BIN, Gubernur Papua, dan para pemuda yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya semangat kolaborasi dan harapan baru untuk Papua yang damai, maju, dan berdaya saing tinggi. “Pemerintah pusat dan daerah akan terus bergandengan tangan. Anak muda Papua harus tetap percaya diri, terus belajar, terus berkarya, dan jangan pernah berhenti bermimpi untuk memajukan tanah kelahiranmu,” tutup Djamari penuh optimisme.     Penulis: Jid Editor: GF 06 Nov 2025, 10:46 WIT
Menko Polkam Kagum dengan Kreativitas Pemuda Papua di PYCH Papuanewsonline.com, Jayapura — Suasana penuh semangat dan kehangatan menyelimuti gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kota Jayapura, Rabu (5/11/2025), saat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Djamari Chaniago, melakukan kunjungan kerja dan bertemu langsung dengan para pemuda kreatif Papua. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting Menko Polkam selama berada di Bumi Cenderawasih. Ia datang tidak hanya untuk melihat fasilitas, tetapi juga menyerap semangat, ide, dan inovasi dari generasi muda Papua yang telah membuktikan diri sebagai motor penggerak kreativitas di wilayah timur Indonesia. Disambut langsung oleh Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kunjungan ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh apresiasi. Para pemuda yang tergabung di PYCH tampak antusias menunjukkan hasil karya mereka, mulai dari kerajinan tangan, produk fesyen, kuliner khas, hingga karya teknologi dan digital kreatif. Menko Polkam Terkesima Lihat Hasil Karya Anak Muda Papua Dalam kesempatan itu, Menko Polkam Djamari Chaniago mengaku terkagum-kagum dengan perkembangan pesat PYCH yang kini menjadi wadah ekspresi dan inovasi pemuda Papua sejak diresmikan dua tahun lalu. “Saya bersama Bapak Kabin datang ingin bersilaturahmi, ingin bertemu langsung dengan para pemuda di PYCH ini,” ujar Djamari dalam sambutannya. “Saya kagum melihat bangunan ini yang sudah berdiri dua tahun dan berkembang begitu pesat. Begitu banyak kreativitas luar biasa yang lahir dari tangan anak muda Papua. Alangkah indahnya melihat semangat seperti ini,” lanjutnya dengan wajah penuh kekaguman. Menko Polkam juga terlihat menyempatkan diri melihat hasil karya baju dan produk mode buatan pemuda Papua yang menggabungkan motif tradisional dan desain modern. Ia tak ragu memuji karya tersebut sebagai bentuk inovasi yang mengangkat identitas budaya lokal ke tingkat nasional bahkan internasional. Dalam arahannya, Djamari menegaskan bahwa pemuda adalah kekuatan utama bangsa, termasuk di Papua. Ia mengutip kalimat legendaris Bung Karno, “Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncang dunia,” untuk menegaskan keyakinannya akan potensi generasi muda di Tanah Papua. “Papua memiliki potensi anak muda yang luar biasa. Mereka bukan hanya kreatif, tetapi juga punya semangat juang tinggi untuk membangun daerahnya,” ujarnya. “Tugas pemerintah adalah memberi mereka ruang, dukungan, dan kesempatan agar ide-ide besar mereka bisa tumbuh menjadi karya nyata bagi masyarakat,” tambahnya. Menurut Djamari, kreativitas dan inovasi yang tumbuh di PYCH menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan pembangunan berbasis potensi lokal dan sumber daya manusia muda dapat menghasilkan dampak positif. Ia pun mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif membina dan melibatkan pemuda dalam program pembangunan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat. Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, yang mendampingi Menko Polkam selama kunjungan, mengungkapkan rasa bangganya terhadap eksistensi PYCH yang kini menjadi ikon kreativitas dan pusat inovasi pemuda Papua. “PYCH adalah bukti bahwa anak muda Papua mampu bersaing dan berkreasi. Pemerintah daerah akan terus mendukung keberlanjutan tempat ini agar menjadi wadah yang melahirkan lebih banyak inovator muda,” kata Gubernur Fakhiri. Selain menjadi ruang kreatif, PYCH juga telah menjadi pusat pembinaan ekonomi dan pelatihan kewirausahaan, tempat anak muda Papua belajar membangun usaha berbasis potensi daerah, seperti kuliner khas, kerajinan tangan, hingga digital marketing. Kunjungan Menko Polkam ini menegaskan kehadiran pemerintah pusat di tengah-tengah generasi muda Papua, bukan sekadar dalam bentuk program, tetapi juga dalam dukungan nyata terhadap karya dan masa depan mereka. Menutup kunjungannya, Djamari Chaniago berpesan kepada seluruh pemuda Papua agar tidak berhenti bermimpi dan terus menciptakan karya yang membawa kebanggaan bagi Tanah Papua dan Indonesia. “Kreativitas kalian adalah cahaya bagi masa depan Papua. Teruslah berkarya, berinovasi, dan jadilah inspirasi bagi Indonesia dari ujung timur negeri ini,” tutup Menko Polkam dengan penuh semangat. Penulis: Jid Editor: GF   06 Nov 2025, 10:38 WIT
Gubernur Papua Sambut Kedatangan Menko Polkam Djamari Chaniago Papuanewsonline.com, Jayapura — Suasana hangat mewarnai Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (5/11/2025) pagi ketika Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua menyambut langsung kedatangan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Djamari Chaniago. Kunjungan kerja Menko Polkam ini menjadi momentum penting dalam memastikan kondisi keamanan, stabilitas sosial, dan percepatan pembangunan di Provinsi Papua berjalan sesuai arah kebijakan nasional. Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa kehadiran Menko Polkam di Papua merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap Tanah Papua. “Kami sangat menghargai kunjungan Menko Polkam ke Papua. Ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mengawal pembangunan dan stabilitas di wilayah ini,” ujar Gubernur Fakhiri saat menyambut rombongan Menko Polkam di ruang VIP Bandara Sentani. Setelah prosesi penyambutan, rombongan Menko Polkam melanjutkan agenda ke Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kota Jayapura. Di lokasi tersebut, Djamari Chaniago didampingi Gubernur Fakhiri menyerahkan bantuan sosial berupa buku, alat tulis, dan paket sembako kepada masyarakat dan pelajar setempat. Dalam sambutannya di PYCH, Menko Polkam menekankan pentingnya peran generasi muda Papua dalam menjaga persatuan dan membangun daerah melalui kreativitas dan pendidikan. “Papua memiliki potensi besar dalam sumber daya manusia muda. Pemerintah ingin memastikan mereka mendapat ruang yang luas untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi,” ungkap Djamari. Usai kegiatan sosial, rombongan Menko Polkam beranjak menuju Mapolda Papua untuk memberikan arahan strategis kepada jajaran TNI-Polri. Dalam arahannya, Menko Polkam meminta seluruh aparat agar mengutamakan pendekatan humanis dan dialogis dalam menjaga keamanan serta mendukung program pembangunan di wilayah-wilayah yang masih rawan konflik. “Keamanan dan kesejahteraan harus berjalan beriringan. Pendekatan tegas boleh dilakukan, tetapi harus disertai empati dan semangat membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya. Pada malam harinya, Menko Polkam menggelar pertemuan tertutup dengan Gubernur Papua dan Forkopimda di Gedung Negara Provinsi Papua, Kota Jayapura. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, antara lain sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga penguatan stabilitas politik menjelang tahun politik 2026. Menurut sumber di lingkungan Pemprov Papua, pertemuan tersebut juga menjadi forum untuk menegaskan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera. Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan setiap arahan pemerintah pusat demi kepentingan masyarakat Papua. “Kami berkomitmen mendukung langkah-langkah strategis pemerintah pusat. Keamanan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Gubernur Fakhiri. Kunjungan kerja Menko Polkam kali ini bukan hanya bersifat simbolis, melainkan juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli terhadap masa depan Papua. Kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya dan semangat kebersamaan antarwarga Papua dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan rangkaian agenda yang padat dan penuh makna ini, kunjungan Menko Polkam Djamari Chaniago bersama Gubernur Mathius D. Fakhiri mencerminkan satu semangat besar: Papua damai, Papua maju, dan Papua sejahtera di bawah sinergi kuat antara pusat dan daerah.     Penulis: Jid Editor: GF 06 Nov 2025, 10:27 WIT
Gubernur Papua Siap Kawal Pembangunan Embarkasi Haji dan Kurangi Biaya Perjalanan Jemaah Papuanewsonline.com, Jayapura — Rencana pembangunan Embarkasi Haji di wilayah Papua Raya mendapat dukungan penuh dari Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri. Langkah ini diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan pelayanan bagi calon jemaah haji asal Papua sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Gubernur Papua dan jajaran pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Korwil Papua, yang dipimpin langsung oleh Ketua Korwil IPHI, Sarminanto, di Kantor Gubernur Papua, Rabu (5/11/2025). Sarminanto menjelaskan, pertemuan itu berlangsung produktif dan penuh semangat kolaborasi. Ia menyebut bahwa Gubernur menyambut positif rencana pembangunan Embarkasi Haji yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat Muslim di Tanah Papua. “Alhamdulillah, Bapak Gubernur merespons dengan sangat baik. Beliau bahkan memiliki wacana yang sejalan dengan program IPHI untuk menindaklanjuti pembangunan Embarkasi Haji di Papua. Gayung bersambut, visi kami sama,” ujar Sarminanto usai pertemuan. Sarminanto menuturkan bahwa keberadaan Embarkasi Haji di Papua akan memberikan dampak besar dari berbagai sisi, baik sosial, ekonomi, maupun pelayanan publik. Selama ini, jemaah haji asal Papua harus berangkat melalui Makassar, Sulawesi Selatan, yang membutuhkan biaya tambahan besar dan waktu perjalanan panjang. Dengan adanya Embarkasi di Papua, semua proses — mulai dari pemberangkatan, administrasi, hingga asrama haji — dapat dilakukan di dalam wilayah sendiri. “Jika Embarkasi ini terwujud, biaya perjalanan haji bisa berkurang signifikan karena jemaah tidak perlu lagi ke Makassar. Ini bukan hanya efisiensi, tapi juga keadilan pelayanan bagi masyarakat Papua,” jelasnya. Selain itu, Sarminanto menyebut ada lima manfaat utama yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua: Pertama, Pengurangan biaya keberangkatan haji, karena tidak lagi perlu transit ke provinsi lain. Kedua, Peningkatan ekonomi lokal, terutama di sekitar wilayah pembangunan Embarkasi. Ketiga, Peningkatan okupansi hotel dan penginapan lokal, karena meningkatnya aktivitas jemaah dan keluarga. Keempat, Kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor jasa dan perdagangan. Kelima, Penciptaan lapangan kerja baru di sektor transportasi, perhotelan, kuliner, dan pelayanan haji. Lebih jauh, program yang digagas IPHI Korwil Papua ini tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga berpotensi membuka peluang wisata rohani internasional. Sarminanto menyebut, ke depan IPHI akan mengembangkan program perjalanan umroh rutin setiap bulan serta membuka paket wisata rohani ke Tanah Perjanjian (Israel) yang dikelola secara profesional dan transparan. “Kami berharap Papua bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan dan wisata rohani di kawasan timur Indonesia. Dengan dukungan pemerintah provinsi, ini sangat mungkin diwujudkan,” imbuhnya. Untuk merealisasikan rencana strategis ini, Gubernur Papua bersama IPHI akan segera melakukan koordinasi ke tingkat nasional, termasuk ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama, guna membahas kebijakan dan regulasi terkait pembangunan Embarkasi Haji. “Bapak Gubernur sudah menyatakan kesiapannya untuk mendampingi kami ke kementerian terkait agar wacana ini dapat masuk dalam rencana pembangunan nasional,” kata Sarminanto optimistis. Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat infrastruktur keagamaan sekaligus menumbuhkan ekonomi berbasis masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, pembangunan Embarkasi Haji Papua bukan hanya menjadi simbol kemajuan umat, tetapi juga tonggak baru kemandirian ekonomi di Tanah Papua — tempat keberagaman, semangat, dan gotong royong terus tumbuh bersama. Penulis: Jid Editor: GF  06 Nov 2025, 10:18 WIT
Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana, Ini Penekanan Kapolda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku menggelar apel kesiapan tanggap darurat yang bertempat di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Kota Ambon, Selasa (4/11/2025).Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, dalam sambutannya saat memimpin apel menekankan kesiapan personel dalam peringatan dini kepada masyarakat. Ini harus menjadi prioritas dilakukan sebagai upaya pengurangan risiko bencana. "Kita harus selalu mengidentifikasi dan meningkatkan peringatan dini kepada seluruh lapisan masyarakat. Diperlukan langkah yang kreatif, inovatif, dan cerdas dalam membangun dan menciptakan budaya keselamatan dan ketahanan di semua tingkatan," tegas Kapolda.Apel kesiapan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di wilayah Maluku merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polda Maluku. Ini bertujuan untuk mensinergikan seluruh elemen dalam menghadapi potensi bencana dan memperkuat upaya mitigasi.Kapolda menyampaikan pentingnya perubahan mendasar dalam penanggulangan bencana, sejalan dengan paradigma baru yang berlaku. Di antaranya dari responsif menjadi preventif. Di mana penanganan bencana kini berfokus pada pencegahan dini. Kemudian dari sektoral menjadi multi sektoral, yang mana melibatkan semua komponen masyarakat, TNI-Polri, dan instansi terkait. Selanjutnya inisiatif Pemerintah menjadi tanggung jawab bersama, bahwa bencana adalah urusan kolektif.Pada kesempatan itu, Kapolda memerintahkan untuk selalu melaksanakan mitigasi aktif dan pemberdayaan masyarakat. Secara khusus, Ia memberikan penekanan kepada seluruh jajaran Badan Penanggulangan Bencana di Provinsi/Kabupaten/Kota, instansi terkait, dan seluruh personel TNI-Polri agar Terus melakukan mitigasi bencana melalui sosialisasi dan pemberdayaan kepada masyarakat; Memastikan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama semua pihak, termasuk TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan Insan Pers.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga berharap sinergi yang terjalin melalui apel siaga ini dapat memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana."Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat secara umum. Mari terus berjuang dan membangun kerjasama dengan seluruh stakeholder demi tugas kemanusiaan yang sangat mulia ini," tutup Irjen Pol Dadang Hartanto.Untuk diketahui, apel gabungan melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan stakeholder terkait. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam penanggulangan bencana.Apel kesiapan tanggap darurat bencana turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Komandan Lanud Patimura Ambon, Perwakilan Pangdam XV/Patimura, Perwakilan Komandan Kodaeral IX Ambon, Para PJU Polda Maluku, Kepala Dinas BPBD Provinsi Maluku, Kepala Basarnas Ambon dan pejabat lainnya. PNO-12 06 Nov 2025, 08:55 WIT
Bapenda Mimika Siapkan Gebyar Pajak 2025 dengan Fun Run dan Hadiah Motor Papuanewsonline.com, Mimika — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Mimika, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika akan menggelar Gebyar Pajak 2025, sebuah kegiatan kolaboratif yang memadukan semangat sportivitas, hiburan, dan edukasi pajak bagi masyarakat. Kegiatan bertajuk “Bapenda Fun Run & Gebyar Sadar Pajak” ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 8 November 2025, dengan berbagai agenda menarik mulai dari fun run sejauh 7 kilometer, penghargaan wajib pajak teladan, hingga pengundian hadiah spektakuler termasuk empat unit sepeda motor. Menurut Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat dan pelaku usaha yang telah berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak. “Gebyar Pajak ini adalah bentuk ucapan terima kasih kami kepada para wajib pajak yang telah patuh dan berkontribusi bagi daerah. Kami ingin menunjukkan bahwa membayar pajak bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Dwi Cholifah usai memimpin rapat persiapan acara, Rabu (5/11/25). Acara akan diawali dengan Bapenda Fun Run yang diikuti sekitar 400 peserta, mengambil rute start dan finish di halaman Kantor Bapenda Mimika, Jalan Yos Sudarso. Setelah garis finish dilewati, peserta dan masyarakat akan disuguhkan hiburan, bazar, serta sesi utama yakni Gebyar Sadar Pajak 2025. Dalam sesi tersebut, Bapenda Mimika akan memberikan penghargaan kepada wajib pajak teladan dari tiga sektor utama: pajak hotel, pajak bumi dan bangunan (PBB), serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Kriteria penilaiannya mencakup kepatuhan membayar pajak lima tahun terakhir, pembayaran tepat waktu, serta bebas tunggakan. Selain itu, Bapenda juga menggelar program undian struk pajak sebagai cara kreatif meningkatkan kesadaran masyarakat dalam meminta bukti pembayaran. Hingga awal November, tercatat 1.680 struk telah diunggah dengan total transaksi mencapai Rp975 juta. “Ini adalah bagian dari kampanye sadar pajak berbasis digital. Masyarakat yang aktif bertransaksi dan meminta struk berpeluang besar mendapatkan hadiah,” jelas Dwi. Gebyar Pajak 2025 menjanjikan berbagai hadiah menarik untuk peserta dan wajib pajak. Empat unit sepeda motor, kulkas, dan beragam doorprize lainnya telah disiapkan oleh panitia. Hadiah-hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pajak bagi pembangunan daerah. “Kegiatan ini bukan hanya untuk meningkatkan pendapatan daerah, tapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kita ingin membangun budaya sadar pajak yang menyenangkan,” kata Dwi menambahkan. Selain acara utama, Gebyar Pajak juga akan diisi dengan hiburan rakyat, pentas seni lokal, dan pameran layanan publik dari berbagai instansi. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi wahana sosialisasi yang efektif sekaligus ruang interaksi langsung antara Bapenda dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Bapenda Mimika berupaya mengubah paradigma masyarakat bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. “Semangatnya adalah kolaborasi. Kami ingin semua pihak—pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat—bersama-sama membangun Mimika dengan semangat transparansi dan partisipasi aktif,” tutup Dwi Cholifah optimistis. Dengan penyelenggaraan Gebyar Pajak 2025, Bapenda Mimika berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga menuju Mimika yang maju, mandiri, dan sejahtera. Penulis: Jid Editor: GF 05 Nov 2025, 21:22 WIT
Kejari Mimika Eksekusi Dua Terpidana Korupsi Jembatan Agimuga ke Lapas Abepura Papuanewsonline.com, Timika — Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika kembali menegaskan komitmennya dalam menegakkan supremasi hukum dengan mengeksekusi dua terpidana kasus korupsi proyek pembangunan jembatan dan bangunan pelengkap sepanjang delapan meter di Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika. Eksekusi dilakukan pada Selasa (4/11/2025) dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Mimika, Arthur Fritz Gerald, S.H., M.H., bersama Jaksa Eksekutor Febiana Wilma Sorbu, S.H., M.H. Kedua terpidana, masing-masing berinisial AP dan MPP, telah dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Abepura untuk menjalani hukuman berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jayapura yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Sebelumnya, pada Rabu, 29 November 2025, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jayapura memutuskan bahwa kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Majelis hakim menilai perbuatan kedua terdakwa telah merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan infrastruktur yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat di wilayah pedalaman Mimika. Setelah mendengar putusan tersebut, kedua terdakwa menerima tanpa mengajukan upaya hukum lanjutan. “Eksekusi ini merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan yang sudah inkracht. Kami ingin memastikan bahwa setiap perkara tindak pidana korupsi yang sudah diputus, segera ditindaklanjuti dengan eksekusi,” ujar Arthur Fritz Gerald dalam keterangan persnya. Lebih lanjut, Kasi Pidsus menegaskan bahwa Kejari Mimika akan terus berkomitmen menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan proyek pembangunan daerah. Menurutnya, kasus korupsi seperti ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, khususnya penyelenggara negara dan kontraktor yang mengelola anggaran publik. “Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tapi juga melakukan langkah preventif agar ke depan tidak terjadi lagi penyimpangan serupa. Pengawasan dan transparansi menjadi kunci dalam setiap proses pembangunan di Mimika,” tambahnya. Kasus korupsi ini berawal dari proyek pembangunan jembatan dan bangunan pelengkap sepanjang delapan meter yang bersumber dari anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2023. Dari hasil penyelidikan dan audit, ditemukan adanya penyimpangan anggaran dan mark-up yang menyebabkan kerugian keuangan negara. Akibatnya, proyek tersebut tidak terlaksana sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, dan manfaatnya pun tidak dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Distrik Agimuga. Kedua terpidana yang terbukti terlibat dalam proyek tersebut akhirnya dijatuhi hukuman penjara serta diwajibkan membayar denda dan uang pengganti sesuai keputusan majelis hakim. Keberhasilan Kejari Mimika dalam mengeksekusi kasus ini menjadi bukti nyata adanya sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga pemasyarakatan dalam menjalankan amanat undang-undang. Eksekusi berjalan dengan tertib dan lancar tanpa kendala berarti. Setelah proses administrasi di Timika selesai, kedua terpidana langsung diberangkatkan ke Jayapura untuk menjalani masa hukuman di Lapas Abepura. Kejari Mimika berharap, langkah tegas ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi serta menjadi pengingat bagi pihak lain agar tidak menyalahgunakan wewenang maupun anggaran publik. “Kami berharap seluruh elemen pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif, dapat bekerja dengan transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Pembangunan hanya bisa berhasil jika dikerjakan dengan kejujuran dan integritas,” tutup Arthur Fritz Gerald. Dengan eksekusi ini, Kejari Mimika menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi di daerah bukan hanya slogan, tetapi tindakan nyata untuk menegakkan hukum dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Penulis: Jid Editor: GF 05 Nov 2025, 21:20 WIT
Polda Kalteng Kerahkan 2.850 Personel, Siap Hadapi Darurat Bencana di Bumi Tambun Bungai Papuanewsonline.com, Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengerahkan 2.850 personel yang siap diterjunkan dalam mengantisipasi potensi bencana alam di Bumi Tambun Bungai.Pengerahan pasukan tersebut, digelar dalam apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana, di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Kota Palangka Raya, Rabu (5/11/2025).Apel dipimpin langsung oleh, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Gubernur H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dan turut dihadiri pejabat utama Polda serta sejumlah forkopimda lainnya.Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa apel yang digelar ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi darurat bencana diberbagai wilayah."Hari ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan bersama lintas instansi dan ada sebanyak 2.850 personel siap dikerahkan untuk menghadapi situasi tanggap darurat bencana terutama di wilayah Prov. Kalteng," ujar Kapolda.Irjen Iwan menegaskan, apel ini digelar juga sebagai bentuk kesiapan mulai dari personel, sarana prasarana hingga mekanisme koordinasi antar intansi."Dengan bentuk kesiapan ini, harapannya kedepan kolaborasi dan koordinasi dapat berjalan dengan baik. Sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan bencana dapat cepat serta tepat teratasi," kata Irjen Iwan.Kapolda menambahkan, selain kesiapan teknis, pihaknya juga telah menyiapkan langkah preventif berupa edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi risiko bencana, khususnya menghadapi potensi banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kalteng."Semoga langkah ini dapat menjadi bentuk sinergi nyata dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat terhadap potensi benacana yang terjadi," tutup Kapolda. PNO-12 05 Nov 2025, 19:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT