Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Gubernur Fakhiri Tegaskan di Hadapan Menko Polkam dan Kepala BIN: Papua Adalah Berkah Indonesia
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Dalam suasana hangat dan penuh rasa kebersamaan, Gubernur Papua, Komjen Pol (P)
Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., menyampaikan pesan penuh makna di hadapan Menteri
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia,
Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN),
Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. Acara tersebut berlangsung di Gedung
Negara Jayapura, Rabu (5/11/2025) malam, dalam rangkaian jamuan makan malam
bersama Forkopimda Papua dan jajaran pejabat pemerintah pusat. Dalam sambutannya, Gubernur
Fakhiri menegaskan bahwa Papua bukan hanya bagian dari Indonesia, melainkan
sebuah berkah bagi negeri ini. “Papua bukan hanya bagian dari
Indonesia, Papua adalah berkat bagi Indonesia. Dari sinilah matahari pertama
menyapa nusantara, dan dari tanah ini pula doa-doa untuk negeri ini tetap
kokoh, adil, dan penuh kasih di tengah keberagaman,” tutur Fakhiri yang disambut
tepuk tangan panjang dari para tamu. Pernyataan ini menjadi refleksi
atas semangat kebangsaan, persaudaraan, dan kesetiaan rakyat Papua terhadap
NKRI, sekaligus menegaskan peran strategis Papua sebagai wilayah yang kaya
budaya, sumber daya, dan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. Gubernur Fakhiri menyampaikan
rasa syukur dan terima kasih atas perhatian besar yang terus diberikan oleh
pemerintah pusat terhadap pembangunan Papua.
Menurutnya, kehadiran Menko Polkam dan Kepala BIN di Tanah Papua bukan sekadar
kunjungan kerja, tetapi bukti nyata dari komitmen pemerintah untuk menjaga
stabilitas, memperkuat keamanan, dan mempercepat kemajuan pembangunan di
wilayah paling timur Indonesia itu. “Kehadiran Bapak Menko Polkam dan
Bapak Kepala BIN adalah bukti nyata bahwa Papua tidak pernah ditinggalkan.
Papua dijaga, didampingi, dan terus dibangun dalam semangat kebersamaan NKRI,”
ujarnya. Gubernur juga menilai bahwa
kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pemerintah
pusat dan daerah dalam menciptakan Papua yang damai, sejahtera, dan penuh
harapan. Dalam pidatonya, Fakhiri
menyoroti keunikan dan kekuatan sosial budaya Papua yang menjadi fondasi
keharmonisan masyarakatnya.
Ia menegaskan bahwa perbedaan di Papua bukan sumber perpecahan, melainkan
kekuatan yang mempererat persaudaraan. “Di sini, perbedaan bukan alasan
untuk berjarak, tetapi jembatan untuk saling mengenal dan menguatkan. Itulah
sebabnya kami selalu berkata: Papua cerah dalam kasih, menembus segala
perbedaan,” ungkap Fakhiri penuh makna. Ungkapan itu mencerminkan
semangat toleransi dan inklusivitas masyarakat Papua, yang menjadi cerminan keindahan
Indonesia dalam bingkai kebhinekaan. Usai sambutan Gubernur Fakhiri,
Menko Polkam Djamari Chaniago memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan
pandangan Gubernur Papua yang disebutnya “menyentuh hati bangsa”. Ia menilai bahwa apa yang disampaikan Fakhiri adalah gambaran nyata tentang
kedewasaan politik dan kematangan sosial masyarakat Papua dalam membangun
daerah dengan hati. Kepala BIN Muhammad Herindra
turut menyampaikan hal senada, menegaskan bahwa Papua adalah bagian tak
terpisahkan dari perjalanan Indonesia menuju masa depan yang damai dan
sejahtera. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak untuk menjaga keamanan dan
keharmonisan sosial di tanah Papua sebagai prasyarat utama pembangunan. Jamuan makan malam diakhiri
dengan doa bersama dan foto kenangan antara Gubernur Papua, Menko Polkam,
Kepala BIN, serta jajaran Forkopimda. Malam itu menjadi bukti nyata bahwa Papua adalah tanah berkat, tempat di mana
perbedaan melebur menjadi kekuatan, dan di mana persaudaraan menjadi dasar dari
pembangunan yang berkelanjutan. “Selama kita bersatu dalam kasih
dan bekerja dengan hati, Papua akan terus bersinar sebagai berkat bagi
Indonesia,” tutup Fakhiri dengan penuh keyakinan. Penulis: Jid Editor: GF
06 Nov 2025, 10:51 WIT
Pemerintah Pusat Tegaskan Dukungan Penuh bagi Kreativitas Pemuda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Jayapura saat jajaran pemerintah
pusat menggelar kegiatan ramah tamah dengan masyarakat dan pemuda Papua, Rabu
(5/11/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang
Politik, dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.)
Djamari Chaniago, bersama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI
(Purn.) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., serta Gubernur Papua, Komjen Pol (P)
Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H. Pertemuan tersebut bukan sekadar
ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi
antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kreativitas generasi muda
Papua sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Gubernur Papua
Matius D. Fakhiri memberikan apresiasi tinggi kepada para pemuda yang terus
menunjukkan semangat, dedikasi, dan kreativitasnya untuk membangun Tanah Papua.
Ia menyebut generasi muda saat ini sebagai “Generasi Emas Papua 45” — simbol
semangat baru yang siap membawa perubahan positif bagi daerah dan Indonesia. “Generasi emas Papua 45, belajar
terus, berkreatif untuk bangsa dan negara Republik Indonesia, untuk tanah Papua
yang kita cintai. Sukses untuk tanah Papua,” ujar Fakhiri penuh semangat. Fakhiri menegaskan bahwa masa
depan Papua berada di tangan anak muda yang berani berinovasi dan menciptakan
peluang. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan
ruang dan dukungan bagi berkembangnya ide, bakat, dan potensi para pemuda di
berbagai bidang — mulai dari ekonomi kreatif, pendidikan, teknologi, hingga
kewirausahaan berbasis lokal. Sementara itu, Menko Polkam
Djamari Chaniago menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menindaklanjuti
berbagai masukan dan aspirasi yang diterima selama rangkaian kunjungan kerja di
Papua. Ia menilai, apa yang disampaikan masyarakat dan generasi muda Papua
merupakan gagasan-gagasan berharga yang harus diwujudkan melalui kebijakan
nyata. “Ada kelanjutan pasti. Kami
datang ke sini bukan hanya untuk melihat, tetapi juga untuk mendengar dan
menangkap aspirasi dari masyarakat Papua. Banyak masukan yang positif, dan
semua itu pasti akan kami tindak lanjuti,” tegas Djamari. Ia juga memuji soliditas
pemerintah daerah serta peran aktif anak muda Papua dalam berbagai sektor
pembangunan. Menurutnya, kekuatan utama Papua bukan hanya pada kekayaan alam,
tetapi juga pada kreativitas manusianya yang terus berkembang seiring kemajuan
zaman. “Saya melihat semangat luar biasa
dari anak-anak muda Papua. Mereka bukan hanya memiliki bakat, tetapi juga tekad
untuk memajukan daerahnya. Itu aset besar yang harus kita jaga dan dukung
bersama,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala
BIN, Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, menambahkan bahwa kreativitas dan
produktivitas pemuda Papua merupakan bagian penting dari stabilitas dan
ketahanan nasional. Ia menekankan bahwa keamanan dan
kemajuan Papua tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada keaktifan
masyarakat — khususnya generasi muda — dalam membangun masa depan daerahnya
sendiri. Herindra juga menyampaikan
apresiasi kepada Gubernur Papua dan jajaran Forkopimda atas kolaborasi yang
solid dalam menciptakan suasana kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan
pembangunan sumber daya manusia di Bumi Cenderawasih. Pemerintah pusat berkomitmen
untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan berkelanjutan, inklusif, dan
berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus utama ke depan adalah mengembangkan
ekosistem yang mendukung kreativitas dan inovasi anak muda, baik melalui
pelatihan, pendanaan, maupun akses pasar bagi produk lokal. Rangkaian kegiatan ramah tamah
ini pun diakhiri dengan foto bersama antara Menko Polkam, Kepala BIN, Gubernur
Papua, dan para pemuda yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya semangat
kolaborasi dan harapan baru untuk Papua yang damai, maju, dan berdaya saing
tinggi. “Pemerintah pusat dan daerah akan
terus bergandengan tangan. Anak muda Papua harus tetap percaya diri, terus
belajar, terus berkarya, dan jangan pernah berhenti bermimpi untuk memajukan
tanah kelahiranmu,” tutup Djamari penuh optimisme. Penulis: Jid Editor: GF
06 Nov 2025, 10:46 WIT
Menko Polkam Kagum dengan Kreativitas Pemuda Papua di PYCH
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Suasana penuh semangat dan kehangatan menyelimuti gedung Papua Youth Creative
Hub (PYCH) di Kota Jayapura, Rabu (5/11/2025), saat Menteri Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Djamari Chaniago,
melakukan kunjungan kerja dan bertemu langsung dengan para pemuda kreatif
Papua. Kunjungan ini menjadi salah satu
agenda penting Menko Polkam selama berada di Bumi Cenderawasih. Ia datang tidak
hanya untuk melihat fasilitas, tetapi juga menyerap semangat, ide, dan inovasi
dari generasi muda Papua yang telah membuktikan diri sebagai motor penggerak
kreativitas di wilayah timur Indonesia. Disambut langsung oleh Gubernur
Papua, Mathius D. Fakhiri, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda), kunjungan ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh
apresiasi. Para pemuda yang tergabung di PYCH tampak antusias menunjukkan hasil
karya mereka, mulai dari kerajinan tangan, produk fesyen, kuliner khas, hingga
karya teknologi dan digital kreatif. Menko Polkam Terkesima Lihat
Hasil Karya Anak Muda Papua Dalam kesempatan itu, Menko Polkam
Djamari Chaniago mengaku terkagum-kagum dengan perkembangan pesat PYCH yang
kini menjadi wadah ekspresi dan inovasi pemuda Papua sejak diresmikan dua tahun
lalu. “Saya bersama Bapak Kabin datang
ingin bersilaturahmi, ingin bertemu langsung dengan para pemuda di PYCH ini,”
ujar Djamari dalam sambutannya.
“Saya kagum melihat bangunan ini yang sudah berdiri dua tahun dan berkembang
begitu pesat. Begitu banyak kreativitas luar biasa yang lahir dari tangan anak
muda Papua. Alangkah indahnya melihat semangat seperti ini,” lanjutnya dengan
wajah penuh kekaguman. Menko Polkam juga terlihat menyempatkan
diri melihat hasil karya baju dan produk mode buatan pemuda Papua yang
menggabungkan motif tradisional dan desain modern. Ia tak ragu memuji karya
tersebut sebagai bentuk inovasi yang mengangkat identitas budaya lokal ke
tingkat nasional bahkan internasional. Dalam arahannya, Djamari
menegaskan bahwa pemuda adalah kekuatan utama bangsa, termasuk di Papua. Ia
mengutip kalimat legendaris Bung Karno, “Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan
kuguncang dunia,” untuk menegaskan keyakinannya akan potensi generasi muda di
Tanah Papua. “Papua memiliki potensi anak muda
yang luar biasa. Mereka bukan hanya kreatif, tetapi juga punya semangat juang
tinggi untuk membangun daerahnya,” ujarnya.
“Tugas pemerintah adalah memberi mereka ruang, dukungan, dan kesempatan agar
ide-ide besar mereka bisa tumbuh menjadi karya nyata bagi masyarakat,”
tambahnya. Menurut Djamari, kreativitas dan
inovasi yang tumbuh di PYCH menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan
pembangunan berbasis potensi lokal dan sumber daya manusia muda dapat
menghasilkan dampak positif. Ia pun mendorong pemerintah daerah agar lebih
aktif membina dan melibatkan pemuda dalam program pembangunan, ekonomi kreatif,
dan pemberdayaan masyarakat. Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri,
yang mendampingi Menko Polkam selama kunjungan, mengungkapkan rasa bangganya
terhadap eksistensi PYCH yang kini menjadi ikon kreativitas dan pusat inovasi
pemuda Papua. “PYCH adalah bukti bahwa anak
muda Papua mampu bersaing dan berkreasi. Pemerintah daerah akan terus mendukung
keberlanjutan tempat ini agar menjadi wadah yang melahirkan lebih banyak
inovator muda,” kata Gubernur Fakhiri. Selain menjadi ruang kreatif,
PYCH juga telah menjadi pusat pembinaan ekonomi dan pelatihan kewirausahaan,
tempat anak muda Papua belajar membangun usaha berbasis potensi daerah, seperti
kuliner khas, kerajinan tangan, hingga digital marketing. Kunjungan Menko Polkam ini
menegaskan kehadiran pemerintah pusat di tengah-tengah generasi muda Papua,
bukan sekadar dalam bentuk program, tetapi juga dalam dukungan nyata terhadap
karya dan masa depan mereka. Menutup kunjungannya, Djamari
Chaniago berpesan kepada seluruh pemuda Papua agar tidak berhenti bermimpi dan
terus menciptakan karya yang membawa kebanggaan bagi Tanah Papua dan Indonesia. “Kreativitas kalian adalah cahaya
bagi masa depan Papua. Teruslah berkarya, berinovasi, dan jadilah inspirasi
bagi Indonesia dari ujung timur negeri ini,” tutup Menko Polkam dengan penuh
semangat. Penulis: Jid Editor: GF
06 Nov 2025, 10:38 WIT
Gubernur Papua Sambut Kedatangan Menko Polkam Djamari Chaniago
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Suasana hangat mewarnai Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu
(5/11/2025) pagi ketika Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri bersama jajaran Forum
Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua menyambut langsung kedatangan Menteri
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik
Indonesia, Djamari Chaniago. Kunjungan kerja Menko Polkam
ini menjadi momentum penting dalam memastikan kondisi keamanan, stabilitas
sosial, dan percepatan pembangunan di Provinsi Papua berjalan sesuai arah
kebijakan nasional. Dalam sambutannya, Gubernur
Fakhiri menegaskan bahwa kehadiran Menko Polkam di Papua merupakan bukti
nyata perhatian pemerintah pusat terhadap Tanah Papua. “Kami sangat menghargai kunjungan
Menko Polkam ke Papua. Ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam
mengawal pembangunan dan stabilitas di wilayah ini,” ujar Gubernur Fakhiri saat
menyambut rombongan Menko Polkam di ruang VIP Bandara Sentani. Setelah prosesi penyambutan,
rombongan Menko Polkam melanjutkan agenda ke Papua Youth Creative Hub (PYCH)
di Kota Jayapura. Di lokasi tersebut, Djamari Chaniago didampingi Gubernur
Fakhiri menyerahkan bantuan sosial berupa buku, alat tulis, dan paket sembako
kepada masyarakat dan pelajar setempat. Dalam sambutannya di PYCH, Menko
Polkam menekankan pentingnya peran generasi muda Papua dalam menjaga
persatuan dan membangun daerah melalui kreativitas dan pendidikan. “Papua memiliki potensi besar
dalam sumber daya manusia muda. Pemerintah ingin memastikan mereka mendapat
ruang yang luas untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi,” ungkap Djamari. Usai kegiatan sosial, rombongan
Menko Polkam beranjak menuju Mapolda Papua untuk memberikan arahan strategis
kepada jajaran TNI-Polri. Dalam arahannya, Menko Polkam meminta seluruh
aparat agar mengutamakan pendekatan humanis dan dialogis dalam menjaga keamanan
serta mendukung program pembangunan di wilayah-wilayah yang masih rawan
konflik. “Keamanan dan kesejahteraan harus
berjalan beriringan. Pendekatan tegas boleh dilakukan, tetapi harus disertai
empati dan semangat membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya. Pada malam harinya, Menko
Polkam menggelar pertemuan tertutup dengan Gubernur Papua dan Forkopimda di Gedung
Negara Provinsi Papua, Kota Jayapura. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu
strategis, antara lain sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah,
percepatan pembangunan infrastruktur, hingga penguatan stabilitas politik
menjelang tahun politik 2026. Menurut sumber di lingkungan
Pemprov Papua, pertemuan tersebut juga menjadi forum untuk menegaskan komitmen
bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan Papua yang aman,
damai, dan sejahtera. Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa
pihaknya siap menjalankan setiap arahan pemerintah pusat demi kepentingan
masyarakat Papua. “Kami berkomitmen mendukung
langkah-langkah strategis pemerintah pusat. Keamanan dan kesejahteraan
masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Gubernur Fakhiri. Kunjungan kerja Menko Polkam
kali ini bukan hanya bersifat simbolis, melainkan juga menjadi bukti nyata
bahwa negara hadir dan peduli terhadap masa depan Papua. Kehadiran pemerintah
pusat di tengah masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya dan
semangat kebersamaan antarwarga Papua dalam mendukung pembangunan
berkelanjutan. Dengan rangkaian agenda yang
padat dan penuh makna ini, kunjungan Menko Polkam Djamari Chaniago bersama
Gubernur Mathius D. Fakhiri mencerminkan satu semangat besar: Papua damai,
Papua maju, dan Papua sejahtera di bawah sinergi kuat antara pusat dan daerah. Penulis: Jid Editor: GF
06 Nov 2025, 10:27 WIT
Gubernur Papua Siap Kawal Pembangunan Embarkasi Haji dan Kurangi Biaya Perjalanan Jemaah
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Rencana pembangunan Embarkasi Haji di wilayah Papua Raya mendapat dukungan
penuh dari Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri. Langkah ini diharapkan menjadi
momentum penting bagi peningkatan pelayanan bagi calon jemaah haji asal Papua
sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan tersebut disampaikan
dalam pertemuan antara Gubernur Papua dan jajaran pengurus Ikatan Persaudaraan
Haji Indonesia (IPHI) Korwil Papua, yang dipimpin langsung oleh Ketua Korwil
IPHI, Sarminanto, di Kantor Gubernur Papua, Rabu (5/11/2025). Sarminanto menjelaskan, pertemuan
itu berlangsung produktif dan penuh semangat kolaborasi. Ia menyebut bahwa Gubernur
menyambut positif rencana pembangunan Embarkasi Haji yang selama ini menjadi
aspirasi masyarakat Muslim di Tanah Papua. “Alhamdulillah, Bapak Gubernur
merespons dengan sangat baik. Beliau bahkan memiliki wacana yang sejalan dengan
program IPHI untuk menindaklanjuti pembangunan Embarkasi Haji di Papua. Gayung
bersambut, visi kami sama,” ujar Sarminanto usai pertemuan. Sarminanto menuturkan bahwa
keberadaan Embarkasi Haji di Papua akan memberikan dampak besar dari berbagai
sisi, baik sosial, ekonomi, maupun pelayanan publik. Selama ini, jemaah haji asal
Papua harus berangkat melalui Makassar, Sulawesi Selatan, yang membutuhkan
biaya tambahan besar dan waktu perjalanan panjang. Dengan adanya Embarkasi di
Papua, semua proses — mulai dari pemberangkatan, administrasi, hingga asrama
haji — dapat dilakukan di dalam wilayah sendiri. “Jika Embarkasi ini terwujud,
biaya perjalanan haji bisa berkurang signifikan karena jemaah tidak perlu lagi
ke Makassar. Ini bukan hanya efisiensi, tapi juga keadilan pelayanan bagi
masyarakat Papua,” jelasnya. Selain itu, Sarminanto menyebut
ada lima manfaat utama yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua: Pertama, Pengurangan biaya
keberangkatan haji, karena tidak lagi perlu transit ke provinsi lain. Kedua, Peningkatan ekonomi lokal,
terutama di sekitar wilayah pembangunan Embarkasi. Ketiga, Peningkatan okupansi
hotel dan penginapan lokal, karena meningkatnya aktivitas jemaah dan keluarga. Keempat, Kenaikan Pendapatan Asli
Daerah (PAD) dari sektor jasa dan perdagangan. Kelima, Penciptaan lapangan kerja
baru di sektor transportasi, perhotelan, kuliner, dan pelayanan haji. Lebih jauh, program yang digagas
IPHI Korwil Papua ini tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan ibadah haji,
tetapi juga berpotensi membuka peluang wisata rohani internasional. Sarminanto menyebut, ke depan IPHI
akan mengembangkan program perjalanan umroh rutin setiap bulan serta membuka
paket wisata rohani ke Tanah Perjanjian (Israel) yang dikelola secara
profesional dan transparan. “Kami berharap Papua bisa menjadi
pusat kegiatan keagamaan dan wisata rohani di kawasan timur Indonesia. Dengan
dukungan pemerintah provinsi, ini sangat mungkin diwujudkan,” imbuhnya. Untuk merealisasikan rencana
strategis ini, Gubernur Papua bersama IPHI akan segera melakukan koordinasi ke
tingkat nasional, termasuk ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama,
guna membahas kebijakan dan regulasi terkait pembangunan Embarkasi Haji. “Bapak Gubernur sudah menyatakan
kesiapannya untuk mendampingi kami ke kementerian terkait agar wacana ini dapat
masuk dalam rencana pembangunan nasional,” kata Sarminanto optimistis. Langkah ini menunjukkan
keseriusan Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat infrastruktur keagamaan
sekaligus menumbuhkan ekonomi berbasis masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai
pihak, pembangunan Embarkasi Haji Papua bukan hanya menjadi simbol kemajuan
umat, tetapi juga tonggak baru kemandirian ekonomi di Tanah Papua — tempat
keberagaman, semangat, dan gotong royong terus tumbuh bersama. Penulis: Jid Editor: GF
06 Nov 2025, 10:18 WIT
Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana, Ini Penekanan Kapolda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku menggelar apel kesiapan tanggap darurat yang bertempat di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Kota Ambon, Selasa (4/11/2025).Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, dalam sambutannya saat memimpin apel menekankan kesiapan personel dalam peringatan dini kepada masyarakat. Ini harus menjadi prioritas dilakukan sebagai upaya pengurangan risiko bencana. "Kita harus selalu mengidentifikasi dan meningkatkan peringatan dini kepada seluruh lapisan masyarakat. Diperlukan langkah yang kreatif, inovatif, dan cerdas dalam membangun dan menciptakan budaya keselamatan dan ketahanan di semua tingkatan," tegas Kapolda.Apel kesiapan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di wilayah Maluku merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polda Maluku. Ini bertujuan untuk mensinergikan seluruh elemen dalam menghadapi potensi bencana dan memperkuat upaya mitigasi.Kapolda menyampaikan pentingnya perubahan mendasar dalam penanggulangan bencana, sejalan dengan paradigma baru yang berlaku. Di antaranya dari responsif menjadi preventif. Di mana penanganan bencana kini berfokus pada pencegahan dini. Kemudian dari sektoral menjadi multi sektoral, yang mana melibatkan semua komponen masyarakat, TNI-Polri, dan instansi terkait. Selanjutnya inisiatif Pemerintah menjadi tanggung jawab bersama, bahwa bencana adalah urusan kolektif.Pada kesempatan itu, Kapolda memerintahkan untuk selalu melaksanakan mitigasi aktif dan pemberdayaan masyarakat. Secara khusus, Ia memberikan penekanan kepada seluruh jajaran Badan Penanggulangan Bencana di Provinsi/Kabupaten/Kota, instansi terkait, dan seluruh personel TNI-Polri agar Terus melakukan mitigasi bencana melalui sosialisasi dan pemberdayaan kepada masyarakat; Memastikan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama semua pihak, termasuk TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan Insan Pers.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga berharap sinergi yang terjalin melalui apel siaga ini dapat memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana."Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat secara umum. Mari terus berjuang dan membangun kerjasama dengan seluruh stakeholder demi tugas kemanusiaan yang sangat mulia ini," tutup Irjen Pol Dadang Hartanto.Untuk diketahui, apel gabungan melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan stakeholder terkait. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam penanggulangan bencana.Apel kesiapan tanggap darurat bencana turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Komandan Lanud Patimura Ambon, Perwakilan Pangdam XV/Patimura, Perwakilan Komandan Kodaeral IX Ambon, Para PJU Polda Maluku, Kepala Dinas BPBD Provinsi Maluku, Kepala Basarnas Ambon dan pejabat lainnya. PNO-12
06 Nov 2025, 08:55 WIT
Bapenda Mimika Siapkan Gebyar Pajak 2025 dengan Fun Run dan Hadiah Motor
Papuanewsonline.com, Mimika —
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Mimika, Badan Pendapatan
Daerah (Bapenda) Mimika akan menggelar Gebyar Pajak 2025, sebuah kegiatan
kolaboratif yang memadukan semangat sportivitas, hiburan, dan edukasi pajak
bagi masyarakat. Kegiatan bertajuk “Bapenda Fun
Run & Gebyar Sadar Pajak” ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 8 November 2025,
dengan berbagai agenda menarik mulai dari fun run sejauh 7 kilometer, penghargaan
wajib pajak teladan, hingga pengundian hadiah spektakuler termasuk empat unit
sepeda motor. Menurut Kepala Bapenda Mimika,
Dwi Cholifah, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk apresiasi
pemerintah kepada masyarakat dan pelaku usaha yang telah berperan aktif dalam
pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak. “Gebyar Pajak ini adalah bentuk
ucapan terima kasih kami kepada para wajib pajak yang telah patuh dan
berkontribusi bagi daerah. Kami ingin menunjukkan bahwa membayar pajak bisa
dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat kebersamaan,” ujar
Dwi Cholifah usai memimpin rapat persiapan acara, Rabu (5/11/25). Acara akan diawali dengan Bapenda
Fun Run yang diikuti sekitar 400 peserta, mengambil rute start dan finish di
halaman Kantor Bapenda Mimika, Jalan Yos Sudarso. Setelah garis finish dilewati,
peserta dan masyarakat akan disuguhkan hiburan, bazar, serta sesi utama yakni Gebyar
Sadar Pajak 2025. Dalam sesi tersebut, Bapenda
Mimika akan memberikan penghargaan kepada wajib pajak teladan dari tiga sektor
utama: pajak hotel, pajak bumi dan bangunan (PBB), serta bea perolehan hak atas
tanah dan bangunan (BPHTB). Kriteria penilaiannya mencakup kepatuhan
membayar pajak lima tahun terakhir, pembayaran tepat waktu, serta bebas
tunggakan. Selain itu, Bapenda juga
menggelar program undian struk pajak sebagai cara kreatif meningkatkan
kesadaran masyarakat dalam meminta bukti pembayaran. Hingga awal November, tercatat
1.680 struk telah diunggah dengan total transaksi mencapai Rp975 juta. “Ini adalah bagian dari kampanye
sadar pajak berbasis digital. Masyarakat yang aktif bertransaksi dan meminta
struk berpeluang besar mendapatkan hadiah,” jelas Dwi. Gebyar Pajak 2025 menjanjikan
berbagai hadiah menarik untuk peserta dan wajib pajak. Empat unit sepeda motor,
kulkas, dan beragam doorprize lainnya telah disiapkan oleh panitia. Hadiah-hadiah tersebut diberikan
sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar masyarakat semakin sadar akan
pentingnya pajak bagi pembangunan daerah. “Kegiatan ini bukan hanya untuk
meningkatkan pendapatan daerah, tapi juga mempererat hubungan antara pemerintah
dan masyarakat. Kita ingin membangun budaya sadar pajak yang menyenangkan,”
kata Dwi menambahkan. Selain acara utama, Gebyar Pajak
juga akan diisi dengan hiburan rakyat, pentas seni lokal, dan pameran layanan
publik dari berbagai instansi. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi wahana
sosialisasi yang efektif sekaligus ruang interaksi langsung antara Bapenda dan
masyarakat. Melalui kegiatan ini, Bapenda
Mimika berupaya mengubah paradigma masyarakat bahwa pajak bukan sekadar
kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan
infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. “Semangatnya adalah kolaborasi.
Kami ingin semua pihak—pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat—bersama-sama
membangun Mimika dengan semangat transparansi dan partisipasi aktif,” tutup Dwi
Cholifah optimistis. Dengan penyelenggaraan Gebyar
Pajak 2025, Bapenda Mimika berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam
membayar pajak semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara
pemerintah dan warga menuju Mimika yang maju, mandiri, dan sejahtera. Penulis: Jid Editor: GF
05 Nov 2025, 21:22 WIT
Kejari Mimika Eksekusi Dua Terpidana Korupsi Jembatan Agimuga ke Lapas Abepura
Papuanewsonline.com, Timika —
Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika kembali menegaskan komitmennya dalam
menegakkan supremasi hukum dengan mengeksekusi dua terpidana kasus korupsi
proyek pembangunan jembatan dan bangunan pelengkap sepanjang delapan meter di
Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika. Eksekusi dilakukan pada Selasa
(4/11/2025) dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi
Pidsus) Kejari Mimika, Arthur Fritz Gerald, S.H., M.H., bersama Jaksa Eksekutor
Febiana Wilma Sorbu, S.H., M.H. Kedua terpidana, masing-masing
berinisial AP dan MPP, telah dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA
Abepura untuk menjalani hukuman berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana
Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jayapura yang telah berkekuatan hukum
tetap (inkracht). Sebelumnya, pada Rabu, 29
November 2025, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jayapura memutuskan bahwa kedua
terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan
Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun
2001, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Majelis hakim menilai perbuatan
kedua terdakwa telah merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan
infrastruktur yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat di wilayah pedalaman
Mimika. Setelah mendengar putusan tersebut, kedua terdakwa menerima tanpa
mengajukan upaya hukum lanjutan. “Eksekusi ini merupakan bagian
dari pelaksanaan putusan pengadilan yang sudah inkracht. Kami ingin memastikan
bahwa setiap perkara tindak pidana korupsi yang sudah diputus, segera
ditindaklanjuti dengan eksekusi,” ujar Arthur Fritz Gerald dalam keterangan
persnya. Lebih lanjut, Kasi Pidsus
menegaskan bahwa Kejari Mimika akan terus berkomitmen menindak tegas setiap
bentuk pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan
negara dan proyek pembangunan daerah. Menurutnya, kasus korupsi seperti
ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, khususnya penyelenggara negara
dan kontraktor yang mengelola anggaran publik. “Kami tidak hanya fokus pada
penindakan, tapi juga melakukan langkah preventif agar ke depan tidak terjadi
lagi penyimpangan serupa. Pengawasan dan transparansi menjadi kunci dalam
setiap proses pembangunan di Mimika,” tambahnya. Kasus korupsi ini berawal dari proyek
pembangunan jembatan dan bangunan pelengkap sepanjang delapan meter yang
bersumber dari anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2023. Dari hasil penyelidikan dan
audit, ditemukan adanya penyimpangan anggaran dan mark-up yang menyebabkan
kerugian keuangan negara. Akibatnya, proyek tersebut tidak terlaksana sesuai
dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, dan manfaatnya pun tidak dapat
dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Distrik Agimuga. Kedua terpidana yang terbukti
terlibat dalam proyek tersebut akhirnya dijatuhi hukuman penjara serta
diwajibkan membayar denda dan uang pengganti sesuai keputusan majelis hakim. Keberhasilan Kejari Mimika dalam
mengeksekusi kasus ini menjadi bukti nyata adanya sinergi antara aparat penegak
hukum dan lembaga pemasyarakatan dalam menjalankan amanat undang-undang. Eksekusi berjalan dengan tertib
dan lancar tanpa kendala berarti. Setelah proses administrasi di Timika
selesai, kedua terpidana langsung diberangkatkan ke Jayapura untuk menjalani
masa hukuman di Lapas Abepura. Kejari Mimika berharap, langkah
tegas ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi serta menjadi
pengingat bagi pihak lain agar tidak menyalahgunakan wewenang maupun anggaran
publik. “Kami berharap seluruh elemen
pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif, dapat bekerja dengan
transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Pembangunan hanya bisa berhasil
jika dikerjakan dengan kejujuran dan integritas,” tutup Arthur Fritz Gerald. Dengan eksekusi ini, Kejari
Mimika menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi di daerah bukan hanya
slogan, tetapi tindakan nyata untuk menegakkan hukum dan menjaga kepercayaan
publik terhadap lembaga negara. Penulis: Jid Editor: GF
05 Nov 2025, 21:20 WIT
Polda Kalteng Kerahkan 2.850 Personel, Siap Hadapi Darurat Bencana di Bumi Tambun Bungai
Papuanewsonline.com, Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengerahkan 2.850 personel yang siap diterjunkan dalam mengantisipasi potensi bencana alam di Bumi Tambun Bungai.Pengerahan pasukan tersebut, digelar dalam apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana, di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Kota Palangka Raya, Rabu (5/11/2025).Apel dipimpin langsung oleh, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Gubernur H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dan turut dihadiri pejabat utama Polda serta sejumlah forkopimda lainnya.Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa apel yang digelar ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi darurat bencana diberbagai wilayah."Hari ini kita melaksanakan apel kesiapsiagaan bersama lintas instansi dan ada sebanyak 2.850 personel siap dikerahkan untuk menghadapi situasi tanggap darurat bencana terutama di wilayah Prov. Kalteng," ujar Kapolda.Irjen Iwan menegaskan, apel ini digelar juga sebagai bentuk kesiapan mulai dari personel, sarana prasarana hingga mekanisme koordinasi antar intansi."Dengan bentuk kesiapan ini, harapannya kedepan kolaborasi dan koordinasi dapat berjalan dengan baik. Sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan bencana dapat cepat serta tepat teratasi," kata Irjen Iwan.Kapolda menambahkan, selain kesiapan teknis, pihaknya juga telah menyiapkan langkah preventif berupa edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi risiko bencana, khususnya menghadapi potensi banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kalteng."Semoga langkah ini dapat menjadi bentuk sinergi nyata dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat terhadap potensi benacana yang terjadi," tutup Kapolda. PNO-12
05 Nov 2025, 19:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru