Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
5 PELAKU CURAS DI BEBERAPA LOKASI WILAYAH TIMIKA BERHASIL DIAMANKAN
Papuanewsonline.com, Timika – Tim Basmi Bandit Timika
(BABAT) Satuan Reskrim Polres Mimika yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Ibnu
Rudihartono, S.T.K., S.I.K., berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku
tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang terjadi di Kabupaten
Mimika, Provinsi Papua Tengah.Penangkapan dilakukan pada Jumat (14/2/26) berdasarkan
Laporan Polisi LP/B/134/II/2026/SPKT/Polres Mimika/Polda Papua Tengah yang
diterima pada tanggal 11 Februari 2026.Kejadian peristiwa curas terjadi pada Sabtu (07/2) sekitar
pukul 03.45 WIT di Jalan Poros Mapurujaya, serta sejumlah lokasi lain di Jalur
4 SP 4, Jalur 6 SP 4, Jalan Melati SP 1, dan Jalan Kenangan SP 1 Kabupaten
Mimika. Kasihumas Polres Mimika IPTU Hempy Ona, SE, menjelaskan
kronologis kejadiannya, dimana pelapor yang sedang menjaga kios mendapati tiga
orang tak dikenal (OTK) datang menggunakan dua sepeda motor dengan membawa
senjata tajam berupa panah wayer dan parang untuk mengancam."Pelapor melihat tiga orang datang dengan membawa alat
yang mengancam, kemudian salah satu dari mereka mengambil uang milik pelapor
dari dalam laci kios sebelum langsung melarikan diri," jelas Hempy. Setelah kejadian, pelapor yang berinisial SA (30 tahun),
seorang wiraswasta berdomisili di Wania, Mimika, segera melaporkan kejadian
tersebut ke Polres Mimika untuk mendapatkan perlindungan hukum.Tim penyidik berhasil mengamankan lima pelaku yang semuanya
merupakan pelajar dengan usia antara 15 hingga 18 tahun, dengan identitas
masing-masing berinisial FW, SJK, RLT, KLO, dan ADK. Selain para pelaku, aparat juga menyita barang bukti berupa
satu bilah pisau panjang 40 cm, satu jaket warna perak, satu jaket hitam, satu
celana panjang hitam, dan satu celana pendek hitam. Semua pelaku dan barang
bukti telah diamankan di Polres Mimika untuk menjalani proses penyidikan lebih
lanjut. Penulis: Jid
Editor: GF
15 Feb 2026, 22:58 WIT
BMKG PERINGATKAN NELAYAN MIMIKA WASPADAI ANGIN KENCANG DAN GELOMBANG TINGGI
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca bagi wilayah
Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika, untuk tiga hari ke depan.
Kondisi musim peralihan atau pancaroba yang sedang terjadi di sebagian besar wilayah
Indonesia menyebabkan potensi angin kencang lebih sering muncul di perairan
lokal.Menurut pihak Prakirawan cuaca BMKG Timika Stevan Yawan di
Timika, kecepatan angin di laut sekitar Mimika berkisar antara 5 hingga 15 knot
atau setara dengan 10 hingga 30 kilometer per jam. Angin yang semakin kencang akan berdampak langsung pada
kondisi permukaan laut, membuat gelombang menjadi lebih tinggi. Saat ini tinggi gelombang di perairan Mimika berada pada
rentang 0,5 hingga 1,25 meter, kondisi yang perlu diwaspadai terutama oleh
nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil. "Angin dengan kecepatan 5 knot sudah cukup berpengaruh,
apalagi jika mencapai 15 knot. Ini akan sangat mempengaruhi keamanan nelayan
yang berlayar dengan perahu kecil," jelasnya.BMKG mengimbau seluruh nelayan untuk selalu memantau
perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas melaut. Informasi
terkait kondisi cuaca dapat diperoleh melalui berbagai saluran, mulai dari
petugas syahbandar di pelabuhan, grup informasi cuaca BMKG setempat, hingga
secara langsung ke kantor BMKG wilayah Mimika. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi cuaca
secara mudah melalui aplikasi resmi BMKG yang tersedia untuk perangkat seluler."Aplikasi bernama Info BMKG dapat diunduh melalui Play
Store dan menyajikan informasi cuaca lengkap dari seluruh Indonesia, termasuk
kondisi terkini di Mimika," tambahnya.Secara umum, kondisi cuaca di Kabupaten Mimika dalam satu
pekan ke depan berpotensi terjadi hujan pada sore hingga malam hari dengan
intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Hujan diperkirakan awalnya terjadi di wilayah kaki
pegunungan seperti Distrik Tembagapura dan Kuala Kencana, kemudian berpindah ke
arah Kota Timika pada sore hingga malam hari. Banyak dari aktivitas hujan tersebut kerap disertai dengan
guntur dan petir yang perlu diwaspadai oleh seluruh masyarakat. Penulis: Jid
Editor: GF
15 Feb 2026, 22:52 WIT
Pria Ditemukan Tergeletak Di Bandara Lama Depan Kantor Bmkg Timika, Diduga Korban Penganiyaan
Papuanewsonline.com, Mimika – Seorang Pria ditemukan
tergeletak di pinggir Jalan Poros Bandara Lama Timika, tepat di depan Kantor
BMKG, pada Minggu (15/2/26) pagi. Korban yang mengenakan baju putih dan celana
biru ini ditemukan oleh warga yang sedang berolahraga pagi, dengan kondisi
tubuh bersimbah darah dan menunjukkan tanda-tanda telah mengalami serangan.Menurut saksi penemu, sebelum kejadian ia melihat beberapa
pemuda sedang berkumpul di lokasi sekitar. "Saat saya lewat pagi itu ada beberapa pemuda duduk di
daerah itu, namun saat saya kembali sudah banyak orang berkumpul melihat
seseorang terbaring di sana," ungkapnya. Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi sadar dan mampu
bergerak sedikit, dengan luka terlihat pada bagian kepala dan leher yang diduga
disebabkan oleh senjata tajam.Kantor Polisi Mimika Baru segera merespons setelah menerima
laporan dan langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan
penanganan medis. Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi
Fardha, mengkonfirmasi dugaan penganiayaan. "Benar ada korban ditemukan di pinggir jalan Bandara
Lama, berdasarkan kondisi yang terlihat, kami menduga ini adalah kasus
penganiayaan," ujarnya.Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, menyampaikan bahwa korban
sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. "Korban mendapatkan penanganan serius oleh tim medis
kami," ujarnya. Sampai saat ini, identitas korban belum dapat dipastikan.
Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap
identitas korban serta mengumpulkan bukti terkait peristiwa tersebut. Penulis: Jid
Editor: GF
15 Feb 2026, 22:44 WIT
Bersihkan Lahan 1 Hektare, Polsek Nirunmas Bersama Pemdes Waturu Siap Tanam Jagung Hibrida
Papuanewsonline.com, Waturu – Kepolisian Sektor (Polsek) Nirunmas bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Waturu melaksanakan kegiatan pembersihan lahan seluas 1 hektare untuk persiapan penanaman jagung hibrida di lahan Tutdalim, Desa Waturu, Kecamatan Nirunmas, Sabtu (14/2/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 09.10 WIT tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Pemerintah Republik Indonesia. Lahan milik Pemdes Waturu itu dipersiapkan sebagai area tanam jagung hibrida guna meningkatkan produksi pangan di wilayah Kepulauan Tanimbar.Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Nirunmas IPDA V. Luturmas, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Nirunmas, antara lain Bhabinkamtibmas Desa Waturu BRIPKA A. Tatuhey, AIPDA S.H. Kelmaskosu, AIPDA Y. Tuarissa, BRIPKA H. Lambiombir, BRIPKA D. Poceratu, BRIPKA R. Sutasrim, BRIPTU R. Kewilaa, dan BRIPDA J. Lelmalaya, serta jajaran Pemerintah Desa Waturu.Kapolsek Nirunmas IPDA V. Luturmas, S.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen institusi dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian.“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada masyarakat serta pemerintah desa dalam memanfaatkan lahan produktif. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional, sehingga Polri siap bersinergi demi memastikan program ini berjalan optimal,” ujar IPDA V. Luturmas di sela kegiatan.Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.“Dengan pengelolaan lahan yang baik dan terencana, kami berharap hasil panen jagung hibrida nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” tambahnya.Kegiatan pembersihan lahan berafkhir pada pukul 11.30 WIT dalam keadaan aman dan kondusif.Upaya ini menjadi bagian dari peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan kolaborasi lintas sektor.Langkah Polsek Nirunmas yang terlibat langsung dalam persiapan lahan pertanian menunjukkan transformasi peran Polri yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Ketahanan pangan bukan sekadar isu ketersediaan bahan pokok, tetapi juga berkaitan erat dengan ketahanan ekonomi rakyat.Dengan memaksimalkan lahan desa untuk penanaman jagung hibrida, potensi peningkatan pendapatan masyarakat terbuka lebih luas. Produksi pertanian yang stabil akan menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat daya beli warga.Sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah desa menjadi contoh konkret kolaborasi negara dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi dari tingkat paling dasar. Jika pola ini direplikasi secara konsisten di berbagai wilayah, ketahanan pangan nasional akan berbanding lurus dengan penguatan ekonomi kerakyatan.Inisiatif seperti di Desa Waturu menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kesejahteraan ekonomi merupakan dua sisi mata uang yang saling melengkapi dalam pembangunan nasional. PNO-12
15 Feb 2026, 15:54 WIT
Pecahkan Rekor Dunia, Briptu Fawwaz Raih Medali Emas Dalam Asian Rifle/Pistol Championsip 2026 India
Papuanewsonline.com, India – Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel, anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, berhasil meraih medali emas dalam ajang prestisius Asian Rifle/Pistol Championship 2026 yang diselenggarakan di New Delhi, India.Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah baru dalam dunia menembak internasional. Berlaga pada nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol Men kategori Individu, Briptu Fawwaz menunjukkan performa luar biasa dengan memadukan konsentrasi tinggi, kecepatan, dan ketepatan. Tidak hanya membawa pulang medali emas, ia juga berhasil mencatatkan diri sebagai pemegang Rekor Dunia (World Record) dan Rekor Asia (Asian Record) untuk nomor yang sama.Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 14 Februari 2026. Capaian fenomenal Briptu Fawwaz membuktikan kualitas atlet tembak Indonesia yang mampu bersaing dan mengungguli lawan-lawannya dari berbagai negara di Asia.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang tersebut.“Prestasi yang diraih Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel merupakan kebanggaan besar bagi Polri dan seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga memecahkan Rekor Dunia dan Rekor Asia. Ini membuktikan bahwa personel Polri mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional melalui disiplin, dedikasi, serta latihan yang konsisten,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).Ia menambahkan, capaian ini menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam pelaksanaan tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat maupun dalam pengembangan prestasi di bidang olahraga.“Polri berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan potensi personel secara berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berprestasi serta memberikan yang terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” tutupnya.Keberhasilan Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang terarah dan berkesinambungan mampu melahirkan personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga berprestasi di panggung dunia.Tentang Asian Rifle/Pistol Championship: Kejuaraan ini merupakan ajang bergengsi tingkat Asia yang mempertemukan para atlet tembak terbaik dari seluruh negara di kawasan Asia untuk berlaga dalam berbagai nomor senapan dan pistol. PNO-12
15 Feb 2026, 15:41 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta Barat - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.Kehadiran Kapolda Irjen Dadang Hartanto pada peresmian yang dihelat Jumat (13/2/2026) menegaskan komitmen Polda Maluku dalam mendukung kebijakan strategis nasional di bidang pemenuhan gizi dan penguatan ketahanan pangan.Kegiatan peresmian secara serentak dipusatkan di SPPG Polri Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, Jalan Palmerah Barat III, Jakarta Barat. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta memperkokoh sistem ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Dalam peresmian tersebut turut hadir Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, para Menteri Koordinator, Menteri, Wakil Menteri, para Kepala Kabinet Merah Putih, Menteri Sekretaris Negara RI, Sekretaris Kabinet RI, Wakil Ketua I DPR RI, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Irwasum Polri, para Pejabat Utama Mabes Polri, para Kapolda jajaran, Kepala Satgas MBG Polri, Wakil Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari beserta jajaran pengurus pusat, Wakil Gubernur DKI Jakarta beserta Forkopimda, para kepala sekolah penerima manfaat SPPG Polda Metro Jaya, tokoh masyarakat Karang Taruna, serta jajaran personel Polri dan tamu undangan lainnya.Dalam laporannya, Kapolri menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah memiliki 1.179 unit SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.Adapun rincian perkembangan pembangunan SPPG tersebut meliputi:• 411 unit telah beroperasi;• 162 unit dalam tahap persiapan operasional;• 499 unit dalam tahap pembangunan yang ditargetkan selesai pada Maret 2026;• 107 unit dalam tahap groundbreaking.“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberikan manfaat bagi 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja,” ujar Kapolri.Kapolri juga menekankan bahwa 33 unit SPPG dibangun di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), khususnya di Papua. Saat ini Polri bersama Badan Gizi Nasional terus melaksanakan survei guna menentukan titik lokasi tambahan pembangunan SPPG sebagai bentuk komitmen mendukung pemerataan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat di wilayah timur Indonesia.Kapolri menargetkan pembangunan SPPG akan terus dilanjutkan hingga mencapai 1.500 unit pada tahun 2026 sesuai dengan arahan Presiden RI.Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran Presiden RI yang secara langsung memimpin kegiatan tersebut.“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami Polri, di tengah padatnya agenda kenegaraan, Bapak Presiden berkenan hadir langsung. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja maksimal dalam mendukung program pemerintah,” tegas Kapolri."Program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi merupakan bagian integral dari strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing," tegas Kapolri.Sebelum menyampaikan pidato, Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalencana Wira Karya kepada Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, serta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional.Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas inisiatif Polri dalam mendukung program MBG dan ketahanan pangan nasional.“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, merasa gembira, dan merasa puas hati karena saya melihat Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif dalam bidang yang sangat krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden.Presiden menegaskan, pemenuhan gizi anak-anak Indonesia merupakan prioritas strategis dalam membangun generasi masa depan yang sehat, kuat, dan produktif. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk gizi yang memadai.Program SPPG Polri dinilai sebagai bentuk nyata sinergi institusi negara dalam mendukung kebijakan pemerintah guna memperkuat fondasi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.Usai kegiatan, Kapolda Maluku menyampaikan, program SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri merupakan langkah strategis yang berdampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas nasional.“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang bangsa. Ketahanan pangan dan pemenuhan gizi adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tegas Kapolda.Kapolda menambahkan bahwa kesejahteraan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan stabilitas keamanan.“Keamanan dan kesejahteraan adalah dua sisi yang tidak terpisahkan. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, maka potensi gangguan sosial dapat diminimalisir dan stabilitas kamtibmas akan semakin kuat,” ujarnya.Irjen Dadang juga menyatakan kesiapan jajaran Polda Maluku dalam mendukung penuh implementasi program tersebut di wilayah Maluku, termasuk wilayah kepulauan dan daerah terpencil.“Kami di jajaran Polda Maluku siap mengawal dan mengimplementasikan kebijakan strategis Presiden dan Kapolri. Sinergi pusat dan daerah harus terus diperkuat agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok,” tambahnya.Ia menegaskan, Polri yang Presisi bukan hanya hadir dalam aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat. PNO-12
15 Feb 2026, 15:35 WIT
Brigjen Nurul Ungkap Perkembangan Kasus Keterangan Palsu Akta Autentik
Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri mengungkap perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana memasukkan keterangan palsu ke dalam akta autentik. Kasus tersebut tercatat dalam laporan polisi LP/B/55/II/2025/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 3 Februari 2025.Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah menjelaskan, pengungkapan perkara bermula dari laporan seorang pelapor berinisial AC yang melaporkan adanya dugaan pemalsuan identitas pada akta autentik berupa KTP atas nama CVT dengan status perkawinan “belum kawin”. Padahal, saat dilaporkan, CVT diketahui masih terikat perkawinan dengan pelapor, AC.“Setelah menerima laporan tersebut, penyidik langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan mendalami keterangan pelapor serta memeriksa 13 saksi dari Dukcapil Surabaya, Balikpapan, dan Alor, satu saksi rekan tersangka, serta tiga saksi ahli yang terdiri dari ahli pidana, ahli Kemendagri, dan ahli digital forensik. Berdasarkan hasil gelar perkara, penyidik menemukan bahwa perkara ini telah memenuhi unsur pidana sebagaimana dipersangkakan,” ujar Brigjen Pol Nurul Azizah.Ia menambahkan, tersangka diduga meminta petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengubah status perkawinannya dari “kawin” menjadi “belum kawin”, sehingga seolah-olah keterangan tersebut sesuai dengan fakta yang sebenarnya.“Penggunaan keterangan palsu tersebut berpotensi menimbulkan kerugian. Pelapor merasa dirugikan secara psikis bersama anak-anaknya, berpotensi menghilangkan hak-hak keperdataan anak, menghambat karier pelapor, serta mencemarkan nama baik,” jelasnya.Dalam proses penyidikan, penyidik juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa puluhan dokumen berdasarkan beberapa penetapan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pengadilan Negeri Kalabahi Alor NTT, dan Pengadilan Negeri Balikpapan.Lebih lanjut, Brigjen Pol Nurul Azizah menyampaikan bahwa pada pemeriksaan kedua terhadap tersangka yang berlangsung Kamis, 12 Februari 2026 pukul 20.30 WIB, penyidik melakukan upaya paksa berupa penangkapan dan penahanan.“Penahanan dilakukan karena alasan objektif dan subjektif. Secara objektif, tersangka disangkakan melanggar Pasal 394 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara atau denda kategori VI hingga Rp2 miliar. Sementara secara subjektif, tersangka dinilai tidak kooperatif, memberikan informasi yang tidak sesuai fakta, serta berpotensi menghambat proses pemeriksaan,” katanya.Ia juga mengungkapkan bahwa tersangka beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik, datang terlambat saat pemeriksaan, tidak menyerahkan barang bukti yang dijanjikan, hingga menolak menandatangani sejumlah dokumen resmi terkait penangkapan dan penahanan.Menurut hasil penyidikan, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah meminta bantuan seorang ASN Disdukcapil Kabupaten Alor berinisial I untuk mengubah status perkawinan pada 7 September 2021. Perubahan tersebut terpantau dalam aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan diperkuat dengan barang bukti yang telah disita.Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 266 ayat (1) dan ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 dan/atau Pasal 56 KUHP yang telah disesuaikan menjadi Pasal 394 serta Pasal 20 huruf c dan/atau Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. PNO-12
15 Feb 2026, 15:14 WIT
Sukseskan Program Pemerintah, Kapolri Ajak GP Ansor-Banser Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Yogyakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan dan pembekalan sekaligus membuka latihan instruktur dan kursus pelatih II GP Ansor, Banser dan Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor. Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal penguatan sinergisitas dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengajak organisasi saya Nahdlatul Ulama (NU) itu untuk menyukseskan seluruh program pemerintah. "Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia kader NU, Banser, dan Ansor akan semakin meningkat untuk menjaga stabilitas kamtibmas, mendukung program pemerintah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Sigit di Lapangan Olahraga SPN Selopamioro, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026).Menurut Sigit, seluruh elemen bangsa harus bersatu padu di tengah keberagaman suku, budaya, agama. Hal itu, kata Sigit merupakan kekuatan utama Bangsa Indonesia. Apalagi, menurut Sigit, situasi global saat ini sedang tidak menentu dan berdampak kepada situasi dalam negeri. Sebabnya diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat seluruh anak bangsa. "Di tengah tekanan ekonomi global, perekonomian Indonesia masih berada pada posisi stabil, hal tersebut tidak terlepas dari implementasi Misi Asta Cita serta berbagai kebijakan dan program Pemerintah lainnya," ujar Sigit. "Saya menitipkan agar NU, Banser, Ansor agar terus beriringan bersama-sama Polri, meningkatkan sinergisitas, kebersamaan, dan kolaborasi agar semakin kuat," tambah Sigit menekankan. Lebih dalam, Sigit menegaskan, seluruh jajaran Polri harus bahu membahu dengan NU, Ansor, Banser, dari tingkat pusat hingga daerah untuk menjaga dan membangun bangsa agar menjadi lebih baik."Tunjukkan kepada dunia Indonesia adalah negara yang luar biasa, mampu melompat dari negara berkembang menjadi negara maju, dan dipandang oleh dunia internasional," tutup Sigit. PNO-12
15 Feb 2026, 15:04 WIT
Wakapolda Maluku Hadiri Bakti Kesehatan dan Sosial di Pulau Haruku
Papuanewsonline.com, Haruku – Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menghadiri dan meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang dipusatkan di Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/2/2026).Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial di wilayah kepulauan.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam agenda kemanusiaan tersebut, Polri bersama instansi terkait menyelenggarakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat umum serta pelaksanaan khitanan massal terhadap anak-anak di kedua negeri. Wakapolda Maluku bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke pos-pos pelayanan medis guna memastikan masyarakat mendapatkan penanganan yang optimal dari tim tenaga kesehatan.Sebagai wujud kepedulian ekonomi, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPRD Maluku, Wakapolda Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Aster Kodam, dan perwakilan Kajati Maluku.Aksi sosial kemanusiaan tersebut mendapat respon positif dan apresiasi tinggi dari perangkat negeri setempat. Raja Negeri Kailolo, Ali Ohorella, menyatakan rasa bangganya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan."Saya merasa bangga dengan kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial yang dilaksanakan ini. Kehadiran Bapak Wakapolda dan rombongan sangat berarti bagi warga kami," kata Ali Ohorella.Senada dengan hal tersebut, Ketua Saniri Negeri Kabauw, Basri Jamal Karepesina, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada negerinya."Kami merasa bangga dan bersyukur karena pemerintah sudah memperhatikan negeri kami yang sangat membutuhkan bantuan seperti ini. Harapan kami ke depan, kegiatan ini jangan hanya sekadar ceremonial, akan tetapi aksi langsung di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat," tegas Basri.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Kegiatan ini juga dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Maluku," harapnya. PNO-12
15 Feb 2026, 14:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru