logo-website
Rabu, 03 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kecewa Sulit Ditemui, Warga Nduga Palang Bupati Yoas Beon Di Bandara Timika Papuanewsonline.com, Timika — Sejumlah warga Kabupaten Nduga melakukan aksi pemalangan terhadap Bupati Nduga Yoas Beon di Bandara Moses Kilangin, Timika. Aksi protes ini dipicu kekecewaan masyarakat yang mengaku sulit bertemu langsung dengan kepala daerah mereka.Menurut keterangan warga, Bupati Yoas Beon dinilai jarang berada di wilayah Nduga dan lebih sering di luar daerah. Kondisi itu membuat masyarakat kesulitan menyampaikan aspirasi secara langsung. Ketegangan akhirnya berujung pada aksi pemalangan sebagai bentuk protes. Dalam video yang beredar di aplikasi tik-tok warga menyampaikan kelu kesa mereka terhadap Bupati Yoas Beon.Selain soal kehadiran, warga juga menyoroti sejumlah janji Bupati Yoas Beon yang dinilai belum terealisasi. Mereka menyebut bupati kerap menghindar saat diminta penjelasan.Ironisnya, Bupati Yoas Beon sebelumnya menegaskan agar seluruh pegawai pemerintah harus berada dan bekerja di Kabupaten Nduga. Pernyataan itu justru menuai kritik karena dianggap tidak sejalan dengan kondisi bupati sendiri yang dinilai tidak menetap di wilayah tersebut.Aksi pemalangan di bandara berlangsung dengan pengawasan aparat keamanan dan sempat menarik perhatian publik di Timika.Hingga berita ini di terbitkan Kabag Humas Setda Nduga terkait aksi tersebut belum memberikan keterangan resmi, papapuanewsonline,com masih berupaya meminta tanggapan Bupati Yoas Beon maupun perwakilan Pemkab Nduga.Masyarakat berharap ada perubahan sikap dari pemerintah daerah, khususnya keterbukaan dan kehadiran pemimpin di tengah warga. Penulis: Hendrik Editor: GF 01 Mei 2026, 13:28 WIT
Krisis Tata Kelola Mimika: Kepala Kampung Purna Tugas, Proyek Air Bersih Di Iwaka Disebut Gagal Papuanewsonline.com, Mimika - Pemerintahan tingkat kampung di Kabupaten Mimika tengah menghadapi kekosongan kepemimpinan serius. Seluruh kepala kampung dilaporkan berstatus purna tugas sejak Januari hingga Mei 2026 karena tidak ada perpanjangan Surat Keputusan dari pemerintah daerah.Ketua Komunitas Pemuda Kei, Edoardus Rahawadan, menegaskan kondisi itu berdampak langsung pada terhentinya roda pemerintahan kampung. "Seluruh desa atau kampung di Mimika kini mengalami kekosongan kepemimpinan," kata Edoardus, usai meninjau Kampung Iwaka.Menurut Edoardus, kekosongan ini memicu kekhawatiran warga terkait pelayanan publik, pengelolaan dana desa, hingga stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Sejumlah tokoh masyarakat mendesak pemerintah kabupaten segera mengambil langkah darurat untuk mengisi kekosongan tersebut.Proyek Air Bersih DisorotSelain krisis kepemimpinan, proyek penyediaan air bersih di Desa Iwaka juga menjadi sorotan. Edoardus menyebut proyek yang digembar-gemborkan Pemkab Mimika itu gagal. "Saya lihat beberapa titik air bersih di Desa Iwaka, ternyata itu proyek gagal. Pipa airnya sudah karat dan sampai hari ini masyarakat masih menanti hujan," ujarnya.Ia menilai proyek air bersih di wilayah pesisir Mimika tidak memberi manfaat nyata. "Masyarakat masih bersandar pada air hujan. Ini proyek gagal dan hanya memperkaya pemerintah serta kontraktor," kata Edoardus.Warga di beberapa kampung pesisir seperti Ipaya, Paripi, dan Yaraya disebut masih mengandalkan air hujan sebagai sumber air minum sehari-hari. “Kami masih minum air hujan. Tidak ada perubahan meskipun proyek air bersih sudah lama dijanjikan,” kata salah satu warga pesisir yang enggan disebut namanya.Polemik Sekretaris Desa IwakaDalam uji petik di Kampung Iwaka, muncul keluhan warga terkait penunjukan aparatur kampung. Warga mempertanyakan adanya pendatang yang dinilai memaksakan diri menjabat sebagai Sekretaris Desa Iwaka. “Mengapa orang dari luar harus dipaksakan menjadi Sekretaris Desa, sementara masih banyak anak asli kampung yang mampu?” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.Edoardus menilai persoalan ini menambah daftar panjang tantangan tata kelola pemerintahan di Mimika, mulai dari krisis kepemimpinan, kegagalan program infrastruktur dasar, hingga konflik sosial terkait representasi masyarakat lokal.Hingga berita ini diturunkan, papuanewsonline,com. masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari Pemkab Mimika terkait kekosongan kepala kampung, evaluasi proyek air bersih, dan polemik penunjukan Sekdes Iwaka.Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memberi klarifikasi dan solusi konkret untuk memastikan stabilitas pemerintahan serta terpenuhinya hak dasar warga. Penulis: Hendrik Editor: GF 01 Mei 2026, 11:47 WIT
Polda Papua Tengah Bekuk WNA PNG Dan Satu Warga Nabire Bawa 61 Paket Ganja Papuanewsonline.com, Nabire — Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua Tengah menangkap dua terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Kabupaten Nabire, 29–30 April 2026. Satu pelaku merupakan warga negara Papua New Guinea.Penangkapan pertama dilakukan Rabu 29 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIT di Pelabuhan Samabusa, Nabire. Tim Opsnal Ditresnarkoba yang dipimpin PS Panit 1 Subdit 1 Ipda Suryanto mengamankan ES, 25, warga Vanimo, PNG.ES ditangkap saat turun dari KM Gunung Dempo yang berlayar dari Jayapura. Polisi sebelumnya menerima informasi adanya WNA PNG yang membawa ganja ke Nabire lewat jalur laut. Setelah melakukan pengintaian, tim mengikuti ES yang ciri-cirinya sudah diketahui saat keluar pelabuhan, lalu mengamankannya untuk diinterogasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap ES, polisi melakukan pengembangan kasus. Pada Rabu 30 April 2026 sekitar pukul 12.00 WIT, tim kembali menangkap satu terduga pelaku lain berinisial AR, 27, di Jalan Sinak, Kelurahan Girimulyo, Nabire.AR diamankan saat berjalan membawa tas noken warna-warni. Saat digeledah, ditemukan dua bungkus besar diduga ganja yang dikemas dalam plastik hitam berbalut lakban coklat. Dari interogasi di lokasi, AR mengakui barang tersebut miliknya bersama ES.Operasi penangkapan ini melibatkan 12 personel Ditresnarkoba Polda Papua Tengah berdasarkan Sprintgas Nomor: SP.Gas/07/IV/RES 4.2/2026/Ditresnarkoba.Barang bukti yang diamankan dari kedua terduga pelaku:1. 61 paket besar diduga narkotika jenis ganja yang dikemas dalam dua bungkus plastik hitam berlakban coklat2. 1 Unit handphone merek Oppo A58 warna hitam3. 1 buah KTP4. 1 buah tas noken warna-warni5. 1 buah plastik hitamKabid Humas Polda Papua Tengah membenarkan penangkapan itu. “Benar, Ditresnarkoba mengamankan dua orang. Satu WNA PNG dan satu warga Nabire. Keduanya diduga terlibat jaringan pengiriman ganja dari Jayapura ke Nabire. Kasus masih dikembangkan,” katanya dalam rilis yang diterima media papuanewsonline,com. Rabu 30 April 2026.Kedua terduga pelaku saat ini ditahan di Kantor Ditresnarkoba Polda Papua Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami asal barang dan jaringan di atasnya.Para terduga pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 610 ayat 2 KUHP baru dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. Penulis: Hendrik Editor: GF 01 Mei 2026, 11:39 WIT
Dorong Proses Hukum Transparan, Lapas Timika Gandeng Kantor Hukum Law Firm Gold Papuanewsonline.com, Mimika — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Timika menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kantor Hukum Law Firm Gold guna menjamin hak tahanan dan narapidana, Kamis 30 April 2026.Penandatanganan kerja sama dilakukan di ruang Kepala Lapas Timika lantai dua, SP5, Timika. Langkah ini disebut sebagai upaya progresif Lapas Timika untuk memastikan setiap individu di bawah pengawasannya mendapat perlakuan adil sesuai hukum serta akses bantuan hukum yang kompeten dan profesional.Kepala Lapas Kelas IIB Timika Hernowo mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam melihat hak para tahanan dan narapidana untuk mendapatkan sosialisasi serta kesadaran hukum."Kemitraan ini adalah bentuk komitmen serius Lapas Timika untuk menjunjung tinggi hak asasi manusia, khususnya hak untuk mendapatkan bantuan hukum bagi narapidana dan tahanan, sehingga proses hukum yang mereka jalani dapat berjalan transparan dan akuntabel," ujar Hernowo.Ia menambahkan, kemitraan tersebut diharapkan berdampak langsung kepada tahanan dan narapidana dalam mendapatkan kepastian hukum. "Inisiatif ini juga diharapkan dapat mengurangi potensi pelanggaran hukum dan memastikan setiap individu, terlepas dari statusnya, memiliki akses yang sama terhadap keadilan," kata Hernowo.Penandatanganan PKS dilakukan oleh kedua belah pihak dan menjadi dasar bagi Law Firm Gold untuk memberikan pendampingan hukum bagi warga binaan Lapas Timika. Penulis: Hendrik Editor: GF 01 Mei 2026, 11:34 WIT
Yansen H. Boyau Resmi Mengundurkan Diri dari Jabatan Karteker Bendahara DPC KNPI Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Yansen H. Boyau secara resmi menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Karteker Bendahara DPC KNPI Mimika berdasarkan Surat Keputusan Nomor: KEP-006/DPD KNPI/PT/IV/2026.Pengunduran diri tersebut disampaikan sejak surat ini dikeluarkan dan dilakukan atas dasar pertimbangan pribadi serta satu dan lain hal. Yansen menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara sadar, sukarela, dan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DPD I KNPI Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada saya untuk menjalankan tugas sebagai Karteker Bendahara DPC KNPI Mimika,” ujar Yansen H. Boyau.Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kesalahan, kekhilafan, baik dalam tindakan maupun tutur kata kepada seluruh pihak yang pernah bekerja sama dengannya.Yansen berharap KNPI Provinsi Papua Tengah tetap menjadi wadah pemuda yang mampu melahirkan karya, gagasan, serta semangat kepemudaan bagi kemajuan daerah.“Yang paling utama, KNPI Provinsi Papua Tengah harus tetap menjadi wadah pemuda di tanah ini untuk berkarya dalam semangat kepemudaan di Provinsi Papua Tengah,” tambahnya.Dengan demikian, surat pengunduran diri tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab pribadi sekaligus penghormatan terhadap organisasi. Penulis: Jid Editor: GF 30 Apr 2026, 19:42 WIT
AI Ignition Road to Timika, Dorong Kompetensi Generasi Muda Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah daerah Kabupaten Mimika mendukung kegiatan Artificial Intelligence Training: AI Ignition Road to Timika yang diselenggarakan pada Kamis, 30 April 2026. Pemerintah daerah mendukung kegiatan ini dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi era digital dengan tuntutan ketepatan dan kompetensi tinggi.Sambutan Bupati Mimika yang diwakili Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Pemerintah daerah menginginkan adanya hasil nyata dari setiap peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.“Pelatihan ini harus menghasilkan output yang jelas. Setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan peningkatan kompetensi, baik melalui karya, gagasan, maupun pemahaman yang dapat langsung diterapkan dalam tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menekankan bahwa implementasi pasca pelatihan menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Ilmu yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti inovasi pelayanan publik, peningkatan kinerja organisasi, serta pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam mendukung pembangunan daerah.Selain itu, penggunaan teknologi juga harus dibarengi dengan etika dan tanggung jawab. Kemajuan teknologi, menurutnya, harus sejalan dengan integritas agar tidak disalahgunakan.“Gunakan AI untuk hal-hal yang produktif, bermanfaat, serta tidak melanggar norma dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.Pemerintah daerah juga menaruh harapan besar kepada para peserta sebagai generasi yang akan menentukan arah kemajuan Mimika ke depan. Para peserta diminta memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal dan membuktikan bahwa pelatihan tersebut mampu memberikan dampak nyata.Dalam kesempatan itu, pemerintah turut menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting, terlebih karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di Papua.Kegiatan ini juga diharapkan menjadi peluang berharga, khususnya bagi generasi muda dan pelajar, untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi.Di akhir sambutannya, pemerintah berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, memahami setiap materi yang diberikan, serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia kerja. Penulis: Bim Editor: GF 30 Apr 2026, 19:39 WIT
Pelatihan AI di Mimika Jadi Langkah Awal Transformasi Digital Papua Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika menyatakan komitmennya dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis teknologi digital melalui dukungan terhadap penyelenggaraan pelatihan Artificial Intelligence (AI) Ignition Road to Timika. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers usai pembukaan kegiatan pada Kamis (30/4/2026).Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika, Asisten I Setda Ananias Faot, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang menyasar generasi muda dan pelaku usaha di daerah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkenalkan teknologi AI kepada masyarakat.“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Pelatihan ini sangat bermanfaat sebagai pintu masuk bagi masyarakat untuk memahami teknologi digital. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan serupa ke depan,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi multipihak, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT Freeport Indonesia, serta mitra internasional.Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong transformasi pembangunan di Papua, mengingat keterbatasan yang dimiliki pemerintah.“Kegiatan ini bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Papua yang cerdas, sehat, dan produktif. Kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi harus menggunakan pendekatan dan metode baru,” jelasnya.Velix juga menjelaskan bahwa keberadaan Komite Eksekutif Papua merupakan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Nomor 2 Tahun 2021, yang berfungsi mengoordinasikan dan menyinergikan program pembangunan di Papua, sekaligus menghindari ego sektoral antar lembaga.“Kami menggerakkan dua sayap, yakni percepatan pembangunan nasional dan penguatan otonomi khusus di Papua, agar program dan pendanaan dapat berjalan selaras,” tambahnya.Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat internasional dari Google sebagai nilai tambah dalam meningkatkan kompetensi mereka di bidang teknologi.Perwakilan PT Freeport Indonesia, Yoshua Gombo, Ph.D, turut menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM di Papua melalui berbagai program, termasuk pelatihan AI ini.“Kami percaya pembangunan Papua harus dilakukan secara kolaboratif. Pengembangan SDM menjadi sangat penting, terutama mengingat industri pertambangan memiliki masa operasi yang terbatas,” ujarnya.Ia menambahkan, pelatihan seperti ini diharapkan dapat mempersiapkan masyarakat agar memiliki kemampuan alternatif dalam mengembangkan potensi daerah di masa depan.“Ketika aktivitas tambang berakhir, masyarakat harus sudah siap dengan keterampilan lain. Karena itu, pelatihan AI menjadi sangat relevan untuk masa depan,” tutupnya.Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat transformasi digital di Papua, sekaligus membuka peluang baru bagi generasi muda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi global. Penulis: Bim Editor: GF 30 Apr 2026, 19:34 WIT
Layanan KA Jarak Jauh Mulai Normal Bertahap, KAI Pastikan Hak Penumpang Tetap Terpenuhi Papuanewsonline.com, Bekasi - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) mulai dipersiapkan kembali normal secara bertahap mulai 30 April 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah proses pemulihan operasional akibat insiden di wilayah Bekasi Timur terus berjalan dalam beberapa hari terakhir.Meski layanan mulai dipulihkan, KAI mengakui sejumlah perjalanan masih mengalami keterlambatan. Penyesuaian pola operasi dilakukan secara hati-hati guna memastikan aspek keselamatan dan kesiapan teknis tetap menjadi prioritas utama.Dalam keterangannya, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan proses pemulihan dilakukan secara bertahap agar operasional kereta kembali berjalan aman dan terkendali.“KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100% di luar bea pesan bagi pelanggan yang terdampak. Seluruh proses dapat diakses dengan mudah melalui berbagai kanal layanan,” ujar Anne Purba dalam siaran pers, Rabu (29/4/2026).KAI mencatat hingga pukul 17.00 WIB pada 29 April 2026, sebanyak 13.027 tiket KA Jarak Jauh yang terdampak insiden di Bekasi Timur telah berhasil dilakukan pengembalian atau refund kepada pelanggan.Kebijakan refund penuh tersebut diberikan bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan, penundaan lebih dari satu jam, perubahan rute perjalanan, maupun pelanggan yang memilih tidak menggunakan kereta pengganti atau moda lanjutan yang disiapkan perusahaan.Selain itu, pengembalian tiket juga berlaku untuk tiket pulang-pergi, tiket lanjutan atau connecting, termasuk layanan KAI Group yang berada dalam satu kode booking dan terdampak insiden operasional tersebut.Anne menjelaskan, pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan menggunakan kereta pengganti dengan kelas yang sama ataupun lebih tinggi tidak akan dikenakan biaya tambahan. Jika perjalanan tidak dapat dilanjutkan hingga stasiun tujuan, KAI juga menyiapkan moda transportasi lanjutan.“Apabila perjalanan tidak dapat dilanjutkan hingga stasiun tujuan, KAI mengupayakan moda lanjutan, dan pengembalian tiket tetap diberikan secara penuh,” katanya.Untuk mempermudah proses pengembalian dana, KAI membuka sejumlah kanal layanan refund. Pelanggan dapat melakukan pembatalan langsung di loket stasiun dengan menunjukkan boarding pass atau e-boarding, maupun melalui Contact Center 121 dan aplikasi Access by KAI.Perusahaan juga memastikan proses pencairan dana dilakukan maksimal 1 x 24 jam setelah pembatalan diverifikasi. Batas waktu pengajuan refund diberikan hingga tujuh hari sejak jadwal keberangkatan.Di tengah proses normalisasi layanan, KAI turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan pascainsiden di Bekasi Timur.“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Dalam proses pemulihan ini, kami memohon pengertian apabila perjalanan masih mengalami kelambatan, dan kami terus berupaya memastikan layanan kembali berjalan dengan baik serta hak pelanggan tetap terpenuhi,” tutup Anne.KAI memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan operasional melalui kanal resmi perusahaan, termasuk Contact Center KAI 121 dan media informasi lainnya. (GF) 30 Apr 2026, 15:33 WIT
ASN Komcad Digembleng di Brigif 1 Marinir, Menhan Tekankan Semangat Bela Negara Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu (29/4/2026), untuk meninjau pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian dan lembaga.Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat semangat bela negara di kalangan ASN. Sebanyak 280 peserta dari 16 kementerian dan lembaga saat ini tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan Komcad yang dipusatkan di Brigif 1 Marinir.Peserta berasal dari berbagai instansi strategis, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Pariwisata, hingga Kementerian Kehutanan.Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menhan menyaksikan secara langsung demonstrasi keterampilan yang ditampilkan para peserta. Demonstrasi meliputi peragaan baris-berbaris (PBB) hingga simulasi penanganan huru hara yang memperlihatkan peningkatan disiplin dan kekompakan para peserta selama mengikuti pelatihan.Dalam arahannya, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pendidikan Komcad bagi ASN bukan untuk menjadikan aparatur negara bersifat militeristik. Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan membentuk karakter kebangsaan yang kuat dan meningkatkan kualitas pengabdian ASN kepada negara.“ASN yang mendapatkan pembekalan sebagai Komcad diharapkan mampu menjadi kekuatan penguat bagi Komponen Utama, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI),” tegas Menhan di hadapan peserta pelatihan.Ia juga menekankan bahwa kementerian dan lembaga merupakan pilar strategis dalam memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, ASN dinilai perlu memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi nilai nasionalisme, patriotisme, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.“Pendidikan Komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian,” ujar Sjafrie.Menurut Menhan, nilai-nilai tersebut tidak dapat terbentuk secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta selama mengikuti pendidikan dan latihan.Sjafrie juga mengapresiasi perkembangan peserta selama menjalani pelatihan. Ia menilai terdapat perubahan positif terutama pada aspek kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan yang semakin terlihat di lingkungan pendidikan Komcad.Selain itu, Menhan menilai keberagaman latar belakang peserta dari berbagai kementerian dan lembaga menjadi simbol nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan tersebut justru dinilai memperkuat persatuan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.Dalam kesempatan itu, Menhan kembali mengingatkan pentingnya integritas dan tanggung jawab ASN kepada masyarakat. Ia menegaskan seluruh fasilitas negara, termasuk pelatihan yang dijalani peserta, bersumber dari rakyat sehingga harus dibalas dengan pengabdian terbaik.“Seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang dijalani, bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” katanya.Menhan berharap seluruh peserta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan. ASN Komcad diharapkan memiliki disiplin tinggi, integritas kuat, serta mampu mendukung penguatan bela negara di setiap instansi pemerintah. Di akhir kegiatan, Sjafrie menyampaikan apresiasi kepada jajaran Korps Marinir yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia menilai profesionalisme para pelatih dan penyelenggara menjadi faktor penting keberhasilan Latsarmil Komcad ASN tahun ini. (GF) 30 Apr 2026, 15:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT