logo-website
Kamis, 05 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Hanya Tiga OPD Mimika Yang Telah Serahkan LAKIP, Sekda Beri Perhatian Serius Terkait Keterlambatan Papuanewsonline.com, Timika — Hingga memasuki awal Februari 2026, baru tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah menyampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), meskipun batas waktu pengumpulan telah ditetapkan pada 30 Januari 2026. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan penilaian kinerja dan akuntabilitas pemerintahan.Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, menegaskan bahwa keterlambatan penyampaian LAKIP dapat berdampak signifikan terhadap evaluasi kinerja pemerintah daerah secara menyeluruh. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di Pusat Pemerintahan (Puspem), Jalan Poros SP 3, pada Senin (02/02/2026).“LAKIP menjadi fokus perhatian kita saat ini. Dari jumlah OPD yang ada, baru tiga pihak yang telah menyerahkan, padahal tenggat waktu telah lewat pada 30 Januari 2026,” ujarnya saat memimpin Apel Gabungan di Pusat Pemerintahan (Puspem), Jalan Poros SP 3, pada hari Senin.Ia menjelaskan bahwa LAKIP merupakan dokumen penting yang seharusnya telah disampaikan ke Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada awal Februari, untuk kemudian diteruskan ke Pemerintah Pusat sebagai laporan kinerja tahunan daerah. “LAKIP menjadi bukti konkrit mengenai capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun, yang harus disampaikan ke tingkat pusat melalui jalur pemerintah provinsi,” jelas Abraham.Sekda menegaskan bahwa penyampaian LAKIP merupakan kewajiban tahunan yang harus dipenuhi oleh setiap OPD tanpa pengecualian, sebagai wujud tanggung jawab administratif dan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.Oleh karena itu, seluruh OPD yang belum menyerahkan laporan diminta segera menyelesaikan dan menyampaikan LAKIP kepada Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika agar proses pelaporan tidak semakin tertunda.Melalui penegasan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap seluruh OPD dapat meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam penyusunan laporan kinerja, sehingga kualitas tata kelola pemerintahan daerah terus mengalami perbaikan secara berkelanjutan.Penulis: JidEditor: GF  02 Feb 2026, 22:27 WIT
Kantor Sar Timika Gelar Donor Darah Rayakan Hut Basarnas Ke-54 Papuanewsonline.com, Timika — Kantor Search and Rescue (SAR) Timika melaksanakan kegiatan sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ke-54. Kegiatan yang digelar pada Senin (02/02/2026) ini berlangsung di aula Kantor SAR Timika dan diikuti oleh berbagai unsur potensi SAR dari lintas sektor.Sejumlah pihak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, mulai dari personel TNI dan Polri, instansi pemerintah daerah, perwakilan sektor swasta, hingga organisasi kemasyarakatan yang berada di wilayah Kabupaten Mimika. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.Seluruh peserta mengikuti rangkaian donor darah dengan penuh antusias, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama dan memperkuat solidaritas sosial. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Basarnas ke-54 yang sarat nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Basarnas terhadap kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan."Kedepannya, kami berharap bahwa dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di lapangan, koordinasi antar berbagai pihak dapat terjalin dengan lebih baik dari sebelumnya," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak RSUD yang membantu secara langsung dalam proses pengambilan darah, serta kepada seluruh peserta yang telah bersedia mendonorkan darahnya. "Semoga darah yang kita donorkan dapat memberikan manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal pahala yang berlipat bagi kita semua," pungkasnya.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kantor SAR Timika berharap darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat besar bagi pasien yang membutuhkan, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Basarnas dalam melayani dan melindungi masyarakat.Penulis: JidEditor: GF 02 Feb 2026, 21:33 WIT
Bangun Budaya Kerja Profesional, Bupati Roni Omba Perkuat Disiplin ASN di Boven Digoel Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menegaskan pentingnya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pilar utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel bersama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Senin (02/02/2026).Bupati Roni Omba menekankan bahwa penempatan jabatan dilakukan melalui prosedur dan pertimbangan matang demi kepentingan organisasi dan pelayanan masyarakat. "Jangan mendahului keputusan. Ikuti dan hargai proses yang ada," katanya.Ia juga meminta aparatur tidak menimbulkan kekecewaan dengan klaim jabatan sebelum keputusan resmi. "Sikap mendahului proses bisa menimbulkan kekecewaan jika hasilnya tidak sesuai harapan," jelasnya.Sebagai langkah penguatan kebijakan, Bupati menginstruksikan Bagian Hukum, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal), serta Inspektorat untuk segera menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang secara khusus mengatur disiplin kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.Regulasi tersebut diharapkan menjadi pedoman yang jelas dalam penegakan aturan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh aparatur dalam melaksanakan tugas dan kewajiban secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab.Bupati menilai bahwa kehadiran regulasi yang tegas akan mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif di kalangan ASN untuk meningkatkan etos kerja, loyalitas, serta integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.Lebih jauh, ia menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan formal, melainkan cerminan komitmen moral aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bertekad menciptakan lingkungan kerja yang tertib, produktif, dan profesional, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan prima serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.Penulis: HendEditor: GF 02 Feb 2026, 21:03 WIT
Perkuat Etos Kerja Birokrasi, Bupati Roni Omba Dorong Disiplin ASN di Boven Digoel Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menegaskan pentingnya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja birokrasi yang profesional dan bertanggung jawab. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel bersama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Senin (02/02/2026).Dalam arahannya, Bupati menyoroti kehadiran ASN yang dinilai menunjukkan peningkatan, Bupati Roni Omba mengapresiasi peningkatan kehadiran ASN di kantor, namun juga meminta agar aturan disiplin ditegakkan. "Tidak boleh ada toleransi bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan jelas," Ujar Roni.Selain soal kehadiran, Bupati juga menekankan pentingnya ketertiban administrasi, khususnya dalam penyusunan dan penyampaian laporan kerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ketepatan waktu dan akurasi laporan dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan.Untuk memperkuat implementasi disiplin ASN, Bupati Roni Omba menginstruksikan Bagian Hukum, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal), serta Inspektorat agar segera menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang secara khusus mengatur disiplin kerja ASN di lingkungan Pemkab Boven Digoel.Penyusunan regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman yang jelas dalam penegakan aturan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan kewajibannya secara profesional.Bupati menilai bahwa kehadiran regulasi yang tegas akan mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk meningkatkan etos kerja, loyalitas, dan integritas aparatur, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan.Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kedisiplinan ASN bukan semata persoalan kepatuhan terhadap aturan, melainkan cerminan komitmen moral dalam melayani masyarakat serta membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bertekad menciptakan lingkungan kerja yang tertib, produktif, dan profesional, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan prima dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Penulis: HendEditor: GF 02 Feb 2026, 20:55 WIT
Karo Ops Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gabungan yang dilangsungkan di Lapangan Parkir Markas Polda Maluku, Jalan Sultan Hassanudin, Kota Ambon, Senin (2/2/2026).Apel gabungan dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Maluku Kombes Pol. Ronald Refli Rumondor S.I.K. Turut hadir para Pejabat Utama serta seluruh personel dan ASN Polda Maluku.Dalam arahannya, Kombes Refli meminta seluruh personel Polda Maluku untuk ikut mendukung tugas-tugas operasi Kepolisan yang sedang dilaksanakan. Di antaranya Operasi Pekat dan Operasi Keselamatan."Hari ini kita akan melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Salawaku 2026. Operasi ini adalah operasi mandiri untuk cipta kondisi dan dilaksanakan serentak jelang pelaksanaan operasi Ketupat Salawaku nanti," kata Kombes Refli.Operasi Pekat, lanjut Refli, saat ini juga tengah berlangsung dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) ilegal. Ia menegaskan kepada seluruh personel untuk memberikan teladan yang baik dengan tidak mengonsumsi miras."Saya ingatkan jangan sampai ada yang mengkonsumsi miras disaat kita sedang melaksanakan operasi. Hindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun," tegasnya.Kombes Refli juga menekankan kepada seluruh personel Polri terkait tugas dan tanggungjawab sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat."Setiap anggota Polri harus siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam segala kondisi dan situasi, sebagaimana hal ini sudah menjadi tugas dang tanggung jawab kita sebagai anggota Polri," pintanya. PNO-12 02 Feb 2026, 16:53 WIT
Jelang Bulan Ramadhan, Wakapolda Maluku: Operasi Keselamatan Salawaku 2026 Akan Dilaksanakan Papuanewsonline.com, Ambon – Untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcar Lantas) menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Maluku resmi menggelar Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026.Operasi yang diluncurkan melalui Apel Gelar Pasukan yang dihelat di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (2/2/2026), ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H.Apel gelar pasukan Ops Keselamatan Salawaku yang dilaksanakan juga untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung demi terciptanya kamseltibcar lantas yang kondusif.Operasi kepolisian mandiri kewilayahan ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”.Dalam amanatnya, Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni menyampaikan, Operasi Keselamatan Salawaku 2026 dilaksanakan selama 14 hari ke depan. Operasi ini merupakan upaya Cipta Kondisi untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.“Operasi ini dilaksanakan sebagai penegasan komitmen bersama dalam membangun kondisi lalu lintas yang kondusif sejak dini, guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri tahun 2026,” ungkap Wakapolda dalam sambutannya.Jenderal Bintang Satu Polri ini juga menekankan pelaksanaan operasi tidak menitikberatkan pada penindakan hukum semata, melainkan lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.“Polri lebih menonjolkan sisi edukasi, imbauan, dan sosialisasi secara humanis kepada masyarakat. Kita ingin membangun disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas untuk meminimalisir potensi pelanggaran dan kecelakaan,” tambahnya.Lebih lanjut kepada peserta apel, Wakapolda juga memberikan delapan instruksi khusus untuk dipedomani. Di antaranya Melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan kecelakaan serta pelanggaran; Memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam pengamanan jalur mudik dan kawasan wisata; Mengintensifkan pembinaan dan penyuluhan tata cara berlalu lintas yang selamat; Sosialisasi pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas demi kelancaran arus; Optimalisasi kegiatan Ramp Check kendaraan umum bersama instansi terkait; Meningkatkan patroli di titik rawan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat; Penegakan hukum profesional terhadap angkutan umum ilegal (travel gelap); Optimalisasi penindakan melalui ETLE Statis maupun Mobile yang mengedepankan prinsip keadilan."Kami berharap melalui Operasi Keselamatan Salawaku 2026 ini, kesadaran masyarakat Maluku dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 nantinya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali," harapnya.Untuk diketahui, dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Salawaku 2026, turut hadir Irwasda Maluku, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, Kakanwil Jasa Raharja Cabang Maluku, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, serta para Komandan POM TNI baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara. PNO-12 02 Feb 2026, 16:37 WIT
Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Tanimbar Utara Tanam Jagung di Desa Ridool Papuanewsonline.com, Tanimbar - Personel Polsek Tanimbar, melaksanakan penanaman jagung yang bertempat di lahan Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Penanaman jagung yang dilaksanakan pada Minggu (1/2/2026) sore tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara, Iptu Everardus Fasse. Turut hadir para perwira dan anggota Polsek Tanimbar Utara. Kapolsek Tanimbar Utara Iptu Everardus Fasse mengatakan, penanaman jagung yang dilaksanakan bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan khususnya di wilayah hukum Polsek Tanimbar Utara.Selain mendukung ketahanan pangan nasional, penanaman jagung juga dilakukan untuk memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif.Kegiatan tersebut juga dilakukan bersinergi dengan masyarakat. "Kita juga menjalin kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat," jelasnya.Sebelum penanaman jagung, Iptu Fasse mengaku pihaknya terlebih dulu menyiapkan lahan mulai dari pembersihan dan penggemburan tanah. Selanjutnya dibuat lubang tanam dengan jarak yang sesuai. Bibit jagung kemudian ditanam dan ditutup kembali dengan tanah. Setelah itu dilakukan penyiraman secukupnya agar bibit dapat tumbuh dengan baik."Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan secara nasional," jelasnya.Kepada semua pihak yang telah membantu, Iptu Fasse menyampaikan apresiasi karena telah berkontribusi dalam kegiatan ini. "Sinergi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah ini," harapnya. PNO-12 02 Feb 2026, 16:29 WIT
Cegah Aksi Kriminalitas, Tim Ops Pekat Polda Maluku Gelar Patroli Dialogis Papuanewsonline.com, Ambon - Tim Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) Salawaku Polda Maluku, gencar melaksanakan patroli dialogis di tempat-tempat keramaian seperti di pusat perbelanjaan, pasar, hingga terminal angkutan umum.Hari ini, Sabtu (31/1/2026), kegiatan yang bertujuan mencegah terjadinya aksi premanisme, peredaran minuman keras ilegal, narkoba, prostitusi hingga kejahatan lainnya yang kerap meresahkan masyarakat tersebut dilaksanakan di kawasan Terminal Transit Passo."Patroli dialogis yang dilakukan yaitu menyapa langsung masyarakat yang beraktivitas di tempat-tempat keramaian. Tim Ops Pekat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Masyarakat yang ditemui, khususnya di kawasan terminal transit Passo seperti pedagang, sopir hingga pengunjung, diingatkan untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang meresahkan. Seperti pungutan liar, palak liar dan kejahatan jalanan lainnya."Warga juga diminta untuk melaporkan aparat kepolisian terdekat apabila menemukan aktivitas-aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas," ungkapnya.Pada kesempatan itu, para pemuda yang dijumpai juga diingatkan untuk tidak mengonsumsi minuman keras ilegal. Sebab, hal tersebut dapat mengganggu situasi kamtibmas yang kondusif."Warga yang ditemui juga diajak agar tidak melakukan tindakan atau perbuatan yang dapat berakibat hukum yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga maupun orang lain," jelasnya.Polda Maluku menghimbau seluruh elemen masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai dan bermartabat. PNO-12 01 Feb 2026, 12:14 WIT
Muswil I IPLR Papua Tengah Dorong Sinergi Pemuda dan Pemerintah Menuju Papua Tengah Terang Papuanewsonline.com, Mimika — Ikatan Pemuda Luwu Raya (IPLR) menggelar Musyawarah Wilayah Papua Tengah (Muswil) I dengan mengusung tema “Sinergitas Pemuda Luwu Raya dan Pemerintah Menuju Papua Tengah Terang”, yang berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026.Muswil I ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan peran strategis pemuda Luwu Raya dalam mendukung pembangunan daerah di Provinsi Papua Tengah.Ketua Kerukunan Keluarga Pemuda Luwu Raya, Daud Lawa Padang, dalam sambutannya menekankan pentingnya IPLR membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah, TNI, dan seluruh unsur terkait sangat diperlukan untuk mengawal program-program pembangunan.“Saya berharap IPLR dapat membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah, baik di Kabupaten Mimika maupun di Provinsi Papua Tengah, agar mampu melahirkan pemuda-pemudi yang menjadi harapan bangsa. Karena pada hakikatnya, pemuda adalah masa depan bangsa,” ujarnya.Ia juga berharap ketua IPLR yang nantinya terpilih mampu terus menjaga sinergi sesuai dengan tema yang diusung, sehingga harapan pemerintah daerah dapat benar-benar terwujud.Sementara itu, Sekretaris Jenderal IPLR, Rustini Safitri, menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai falsafah Tanah Luwu, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge, sebagai landasan gerakan kepemudaan.Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan organisasi dan sosial pemuda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.“Berorganisasi tanpa nilai akan membuat perjuangan kehilangan arah. Dengan menginternalisasi nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge, pemuda IPLR dapat menjadi representasi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jati diri,” katanya.Rustini juga menegaskan bahwa Muswil I atau Musyawara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan semangat kebersamaan. Ia mendorong pemuda IPLR untuk tampil inovatif dan kreatif di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, sosial, budaya, politik, dan teknologi.Pemerintah Kabupaten Mimika, melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Herry Onawame, S.IP., M.M., yang mewakili Bupati Mimika, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muswil I IPLR Papua Tengah.Ia menyebut musyawarah wilayah merupakan forum strategis dan konstitusional untuk memperkuat organisasi, mempererat solidaritas, serta merumuskan arah gerak pemuda ke depan.“Tema yang diangkat mencerminkan harapan akan Papua Tengah yang lebih maju, aman, damai, dan penuh peluang pembangunan. Pemuda memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan positif,” ujarnya.Sebagai tuan rumah kegiatan, Pemerintah Kabupaten Mimika menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan, serta mengajak IPLR untuk terus menjaga persatuan, stabilitas daerah, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan di Mimika maupun kabupaten lainnya di Papua Tengah.Muswil I IPLR Papua Tengah diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid, program kerja yang visioner, serta komitmen bersama menjadikan IPLR sebagai organisasi kepemudaan yang inklusif, berintegritas, dan berdaya saing. Penulis: Bim Editor: GF 31 Jan 2026, 18:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT