Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Bhabinkamtibmas Lakukan Penertiban Warga Negara Asing di Wilayah Tapal Batas RI-PNG
Papuanewsonline.com, Keerom – Bhabinkamtibmas Kampung Sangke bersama Para Tokoh Masyarakat Kampung Sangke, melaksanakan Sosialisasi penerbitan Warga PNG yang berada di Kampung Sangke Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Rabu (24/07/24)Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ondoafi Kampung Sangke Ben Matew Rehwi dan masyarakat yang memiliki keluarga Warga negara PNG, serta Bhabinkamtibmas Kampung Sangke Brigpol Andika Pratama Putra.Brigpol Andika memberikan himbauan kepada masyarakat yang khususnya memiliki keluarga warga negara asing untuk tidak dengan seenaknya keluar masuk lintas negara dan membawa keluarga dari PNG dikarenakan para pelintas batas negara wajib mempunyai Kartu Lintas Batas, Paspor atau kelengkapan lain yang sah dan di atur oleh Undang-Undang Keimigrasian.“Setiap warga yang mempunyai keluarga atau kerabat yang datang dari PNG wajib melaporkan kepada aparat kampung baik kepala desa, Ketua Rt, Ketua Rw Ataupun tokoh masyarakat setempat di Kampung Sangke,” ucap Bhabinkamtibmas.Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan agar Kampung Sangke yang merupakan Kampung berbatasan dengan Negara PNG, tetap aman mengindari melintasnya barang terlarang dan pelintas batas tidak resmi serta keluar masuknya narkoba jenis ganja, yang dapat berdampak buruk pada Kampung Sangke.Selain itu Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan agar tidak terprovokasi dan terpengaruh dengan ajakan ajakan kelompok tertentu yang bertentangan dengan aturan hukum NKRI, serta apabila terjadi hal-hal yang mencurigakan dan mendengar informasi yang tidak benar segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Kantor Polisi. (PNO-12)
25 Jul 2024, 18:36 WIT
Operasi Patuh Cartenz 2024, Polres Waropen Amankan 21 Pelanggar Lantas
Papuanewsonline.com, Waropen – Sebanyak 60 pelanggar terjaring di hari kesepuluh pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 Polres Waropen, yang dilakukan di depan Kantor UPPD Samsat Kabupaten Waropen, Kampung Ronggaiwa, Distrik Urei Faisei, Rabu (24/07/2024).Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Waropen AKBP. Iip Syarif Hidayat, S.H., melalui Kasat Lantas Iptu Novita Fonataba, saat dikonfirmasi seusai kegiatan di Mapolres Waropen."Dihari kesepuluh pelaksanaan, Operasi Patuh Cartenz 2024 Polres Waropen, kami temukan sebanyak 21 pelanggar yang didominasi oleh pengendara ranmor R2 sebanyak 16 pelanggar, dan sisanya sebanyak 5 pelanggar merupakan pengemudi R4, dan untuk sanksi yang kami berikan kepada 21 pelanggar tersebut adalah berupa teguran simpatik, serta menghimbau agar para pelanggar tersebut melengkapi pelanggarannya dan mematuhi aturan tertib berlalu lintas di jalan raya." Ucapnya.Kasat Lantas Iptu Novita Fonataba juga menambahkan bahwa kegiatan Operasi Patuh Cartenz 2024 Polres Waropen ini telah memasuki hari kesepuluh, dan akan berakhir pada tanggal 28 Juli 2024 nanti, dengan sasaran 14 pelanggaran prioritas."Kami juga menghimbau agar para pengguna jalan raya, untuk dapat mematuhi aturan tertib berlalu lintas di jalan raya, dan selalu mengecek kondisi kendaraan dan kondisi kesehatan sebelum berkendara menggunakan kendaraan bermotor, guna terjaganya kamseltibcar lantas yang aman dan lancar diwilayah hukum Polres Waropen." Pungkasnya. (PNO-12)
25 Jul 2024, 18:16 WIT
Satgas Yonif 6 Marinir Borong Hasil Tani Warga Dekai
Papuanewsonline.com Dekai – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 6 Marinir, bagian dari Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, secara aktif melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Opspamtas) Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Pada hari Rabu, 24 Juli 2024, salah satu Pos Satgas Yonif 6 Marinir, yakni Pos Kotis Dekai, melakukan program ROSITA atau Borong Hasil Tani milik salah satu warga bernama Markus Busup. Bapak Markus membawa dan menjual seluruh hasil taninya kepada para Prajurit TNI di Pos Kotis Dekai pimpinan Letkol Mar Rismanto Manurung.Komandan Satgas Yonif 6 Marinir, Letkol Mar Rismanto Manurung, telah menekankan kepada para Prajurit TNI bahwa kegiatan membantu kesulitan masyarakat di daerah tugas merupakan hal yang perlu dilakukan saat melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah. Oleh karenanya, hari Rabu tersebut, para Prajurit Pos Kotis Dekai, memanfaatkan waktu pengamanan Pos dengan membantu perekonomian Bapak Markus yang berjualan hasil tani.Saat Rosita berlangsung, para Prajurit TNI berkesempatan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan Bapak Markus. Bermodalkan uang saku para Prajurit TNI, maka hasil tani yang diperdagangkan pagi hari itu dibeli dan digunakan untuk kebutuhan makanan para Prajurit. Merespon program ROSITA tersebut, penjual hasil tani sangat gembira karena dagangannya habis diborong oleh para Prajurit. Bapak Markus sangat gembira dengan pemasukan yang diterimanya pagi itu, dan sempat berkata “Terima kasih Komandan Marinir, telah borong hasil tani saya. Tuhan memberkati.”“Inisiatif Satgas Yonif 6 Marinir memborong hasil tani di Pos Kotis Dekai, merupakan bentuk kepedulian TNI membantu perekonomian rakyat guna mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua”, ungkap Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan kegiatan. (PNO-12)
25 Jul 2024, 07:39 WIT
2 Anak Suku Dayak Ikuti Seleksi Catar Akpol 2024
Papuanewsonline.com, Semarang - Dua anak asli suku Dayak, Nathanael dan Josepha Angela Ivana Wirahmawan, mengikuti seleksi taruna dan taruni Akademi Kepolisian (catar Akpol) 2024. Keduanya mengaku antusias dengan keberagaman suku dan agama selama masa karantina rekrutmen tingkat pusat ini.Nathanael adalah catar Akpol asal pengiriman Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Sementara Josepha catar asal Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). “Saya banyak bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, dengan bahasanya sendiri, adat istiadatnya sendiri,” kata Nathanael kepada wartawan saat ditanya tentang hal baru yang dia dapat selama mengikuti proses seleksi tingkat pusat Akpol.Hal itu disampaikan Nathanael sesaat sebelum persiapan gladibersih tahap pemeriksaan penampilan (rikpil) di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Rabu (24/7/2024) pagi. Nathanael menggunakan kesempatan ini untuk mempelajari budaya serta karakter individu dari masing-masing daerah. Menurutnya ini adalah kesempatan yang jarang.“Kami di sini diwajibkan mandiri. Jadi saya belajar membawa diri, inisiatif berkenalan dengan catar lainnya selain asal pengiriman Polda Kalteng, ngobrol-ngobrol gitu kan soal pengalaman selama ikut (seleksi-red) penerimaan ini, soal budaya kami masing-masing. Itu sih hal menarik yang saya dapat di sini,” cerita Nathanael.Meski sadar harus bersaing dengan catar lainnya, Nathanael menuturkan keakraban tersebut membuat mereka bersaing sehat. “Kami tetap bersaing secara sehat,” imbuh dia. Senada dengan Nathanael, Josepha merasa para catar lainnya memperlakukannya tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Josepha merupakan calon taruni keturunan Tionghoa-Dayak.“Saya merasa teman-teman di sini tuh saling menguatkan. Di awal (masa karantina) saya sempat kangen keluarga, karena saya dari kecil sampai besar tidak pernah jauh dari keluarga. Jadi saat saya sedih, mungkin teman-teman lihat saya juga sempat nangis kangen orang tua, mereka ada saja kelakuannya biar saya ketawa,” jelas Josepha.Dia tak menampik semula merasa grogi bertemu dengan ratusan catar dari provinsi lainnya. Sejauh yang dirinya tahu catar keturunan Tionghoa hanya ada dua di tahap seleksi pusat ini, dirinya dan seorang pria asal Jambi.“Ketemu banyak teman-teman baru, pasti tetap grogi kan, pikiran sudah macam-macam lah. Saya perempuan sendiri dari polda asal, apalagi yang peremuan Tionghoa hanya saya, ada sih satu lagi calon taruna dari Jambi. Tapi seperti saya bilang tadi, ternyata teman-teman di sini penerimaannya baik banget,” ungkap dia.Josepha merasa pengalaman ikut seleksi pusat Akpol membuatnya semakin menghargai perbedaan. Dia juga jadi semakin menghargai waktu dan fokus. “Bineka Tunggal Ika kan berbeda-beda tapi tetap satu, nah seperti itu sih yang dirasakan. Kita di sini kompetisi supaya bisa lolos (seleksi), tapi tetap kebersamaan nomor satu. Dan pelajaran hidup yang saya dapat juga lebih menghargai waktu karena semuanya sudah terjadwal ketat, kita juga nggak boleh pegang HP jadi lebih fokus,” pungkas dia.Saat ini, total ada 492 orang Catar Akpol, putra maupun putri yang sedang mengikuti seleksi masuk Akpol tingkat pusat di Kota Semarang. Tahap seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan.Untuk diketahui, panitia seleksi tingkat pusat Akpol dari Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri akan menutup proses seleksi dengan menggelar sidang kelulusan akhir tingkat akhir. Sidang pengumuman kelulusan rencananya digelar Senin, 29 Juli 2024. (PNO-12)
25 Jul 2024, 07:28 WIT
Komsos dengan Tokoh Agama, Dansatgas TNI Siap Fasilitasi Perbaikan Gereja
Papuanewsonline.com, Kenyam – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 503/Mayangkara Kostrad, sebagai salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, dipimpin Komandan Satgas Yonif 503 Kostrad, Letkol Inf Gurbasa Samosir didampingi beberapa Perwira dan Personel Satgas, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan Tokoh Agama (Toga) Gereja Kingmi Yerusalem Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Rabu (24/7/2024).Melihat kehadiran Komandan Satgas beserta para Prajurit TNI, Bapak Zsakeus Kogoya selaku Ketua Klasis Gereja Kingmi Yerusalem langsung menyambut dengan terbuka dan diikuti oleh para Toga yang sedang bersama-sama Bapak Zsakeus. Dengan Komsos yang harmonis, Bapak Zsakeus menyampaikan rasa terima kasih kepada Dansatgas 503/Mayangkara Kostrad yang telah mengunjunginya dan menyampaikan bahwa gedung Gereja Kingmi Yerusalem usianya sudah cukup tua dan memerlukan beberapa perbaikan.Merespons penyampaian Bapak Zsakeus, Dansatgas Yonif 503 langsung menyatakan kesiapannya untuk membantu pembangunan fasilitas Gereja Kingmi Yerusalem. "Kami berharap Bapak dan Ibu Pendeta beserta seluruh masyarakat berkenan dengan niat baik kami. Seluruh bahan material perbaikan dan pembangunan akan kami beli dan siapkan,"ucap Dansatgas.Mendengar respons Letkol Inf Gurbasa Samosir, Bapak Zsakeus menyambut gembira atas niat baik Dansatgas beserta rombongan Perwira Satgas 503/Mayangkara Kostrad.“Hormat Komandan, dengan senang hati kami menerima niat baik Bapak-Bapak 503. Terima kasih niat baik TNI. Tidak bisa kami balas, namun Tuhan akan membalas hal baik ini," katanya terharu.Sebagai informasi, Gereja Kingmi Yerusalem merupakan gereja tertua di Kenyam dan sejak berdirinya hingga saat ini telah digunakan sebagai tempat ibadah Jemaat Kota Kenyam dan beberapa daerah sekitarnya. Terpisah, Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto usai menerima laporan kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Satgas Yonif 503 Kostrad dalam melakukan Komsos dengan Toga Gereja Kingmi Yerusalem di Kenyam."Hal ini merupakan realisasi TNI dalam melakukan Komunikasi Sosial yang inklusif dengan seluruh stakeholder di Daerah Tugas, dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua,"pungkasnya. (PNO-12)
25 Jul 2024, 07:22 WIT
Pangdam Dan Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari Giat Acara Olahraga Bersama
Papuanewsonline.com, Manokwari -Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., bersama Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Rina Haryanto, hari ini berbaur bersama para prajurit, PNS serta Persit KCK PD XVIII/Kasuari dalam acara olahraga bersama yang berlangsung meriah di lapangan Markas Kodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (23/7/2024).Acara yang bertujuan untuk mempererat solidaritas dan kebersamaan antar prajurit bersama Persit KCK PD XVIII/Kasuari dengan para pejabat utama Kodam ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan olahraga seperti senam aerobik, senam zumba, tari komando dilanjutkan berbagai lomba dimulai dengan lomba bakiak, lomba menyanyi.Disela kegiatan ini Pangdam menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental bagi setiap prajurit. "Olahraga bukan hanya tentang kebugaran fisik, tetapi juga memperkuat mental dan semangat kebersamaan kita sebagai satu kesatuan," ujarnya.Acara olahraga bersama ini disambut antusias oleh seluruh prajurit dan Persit KCK PD XVIII/Kasuari yang hadir. Selain berolahraga, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk saling mengenal lebih dekat antara pimpinan dan prajurit, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam menjalankan tugas.Selama acara berlangsung, terlihat Pangdam Kasuari berbaur tanpa canggung dengan prajuritnya terlihat saat melaksanakan lomba-lomba yang diselenggarakan serta saat senam bersama. Kehadiran beliau di tengah-tengah prajurit dan Persit memberikan motivasi dan semangat tersendiri, menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus selalu dekat dan peduli terhadap anak buahnya.Kegiatan olahraga bersama ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba dan berbagai doorprize.Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan penuh kegembiraan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan yang kuat di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari.Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat dan kinerja prajurit semakin meningkat, siap menghadapi setiap tantangan yang ada demi menjaga keamanan dan kedaulatan negara. PNO-11
24 Jul 2024, 22:08 WIT
Satgas Yonif 323 Buaya Putih Turut Peringati Hari Anak Nasional Indonesia
Papuanewsonline.com, Ilaga Utara - Hari Anak Nasional (HAN) Indonesia berdasarkan pada pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979, Pos Mayuberi Satgas Yonif 323 Buaya Putih turut Serta memperingati Hari Anak Nasional, Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (23/07/2024).Danpos Mayuberi Lettu Inf Yudo mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional kami mengajak anak-anak kampung Mayuberi untuk belajar sambil bermain di sekolah darurat pos Mayuberi. Dapat kita ketahui bersama bahwa banyak fasilitas sekolah di Papua yang tidak layak bahkan di bakar oleh Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Pegunungan Bintang. Sesuai dengan tujuan pembentukan hari peringatan anak tersebut yaitu untuk meningkatkan kepedulian serta partisipasi dalam pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, berkembang, hingga mendapatkan perlindungan dari bentuk kekerasan dan diskriminasi dan tema Hari Anak Nasional 2024 yaitu Anak terlindungi, Indonesia maju, Tambahnya. PNO-1
24 Jul 2024, 21:58 WIT
Mengenang Ipda Adi Sanata, Lulusan Akpol yang Berkorban saat Tsunami Aceh
Papuanewsonline.com, Aceh - Nama Inspektur Dua Adi Sanata Putra, lulusan Akademi Kepolisian tahun 2004 dikenang sebagai salah satu sosok rela berkorban dalam pengabdiannya kepada masyarakat. Ia gugur saat berusaha menyelamatkan banyak warga ketika Tsunami melanda Aceh, 26 Desember 2004.Kisah Adi Sanata diabadikan di Museum Akpol lengkap dengan kronologi peristiwa kepahlawanannya. Seragam terakhir yang dia kenakan juga dipajang sebagai bentuk penghormatan. Dalam catatan di Museum Akpol, disebutkan Ipda Adi Sanata sebenarnya sudah mendapatkan penempatan di Polda Lampung. Dia mengambil cuti dan pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Kuta Alam, Aceh pada 16 Desember 2004 dan mulai bertugas setelah 4 Januari 2005.26 Desember 2004, gempa dahsyat melanda Aceh. Saat itu Ipda Adi Sanata langsung melaksanakan tugas kemanusiaan perdananya selaku Perwira lulusan Akpol. "Ipda Adi Sanata tanpa memikirkan keselamatan dirinya memberikan pertolongan dari ancaman reruntuhan bangunan akibat gempa yang dahsyat. la mengambil kendali dan memimpin warga untuk menghindar dari kemungkinan cedera yang fatal," dikutip dari catatan Museim Akpol. Masyarakat dikumpulkan ke lapangan sekitar dan warga yang masih ada di dalam rumah dijemput. Anggota Batalyon Tatag Trawang Tungga itu juga berkeliling mengecek lingkungan. Dia juga sempat kembali ke rumah untuk memakai seragam selam dan helm arung jeram saat mengecek keadaan di pinggir laut. "Di tepi pantai, Ipda Adi Sanata melihat gelombang air laut yang besar menuju ke arah pesisir," tulis Museum Akpol. Dia langsung bergegas ke lapangan tempat warga berkumpul dan meminta mereka mencari tempat yang lebih tinggi. Saat air mulai datang, Adi sempat menggendong seorang anak untuk dibawa ke tempat aman. "Saat terjadi gelombang Tsunami, Ipda Adi Sanata dihantam oleh gelombang dan masih sempat membantu menaikkan anak-anak ke atas perahu serta mengulurkan tali kepada warga yang hanyut, ia menempatkan batangan kayu besar yang hanyut untuk dijadikan pelampung bagi warga di tengah gelombang air," jelas catatan di Museum Akpol. Di tengah kemelut dan arus deras Tsunami, sosok Ipda Adi Sanata perlahan hilang, dia hanyut. Pada tanggal 2 Januari 2005, ternyata sosok Ipda Adi Sanata ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka robek di kepala sebelah kanan tidak jauh dari tempat tinggalnya. Tanggal 3 Januari 2005, Ipda Adi Sanata baru dapat dievakuasi karena sulitnya medan. Jenazahnya dikebumikan di tanah kelahirannya di Sabang, Provinsi Aceh. Ipda Adi Sanata Putra merupakan laki-laki kelahiran Sabang, 15 Agustus 1983. Dia adalah anak pertama dari empat bersaudara pasangan A. Jenata dan Aisyah. PNO-11
24 Jul 2024, 21:53 WIT
Siswa Sekolah Rimba Mumugu Sambut Gembira Hari Pertama Pasca TNI Rehab Sekolah
Papuanewsonline.com, Nduga - Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 503/Mayangkara Kostrad, sebagai salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Opspamtas) Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Pada hari Senin, 22 Juli 2024, para siswa yang terdaftar di Sekolah Rimba Mumugu menyambut gembira hari pertama mereka bersekolah.Kegembiraan tersebut bukan tanpa alasan mengingat sekian lamanya sarana prasarana sekolah dalam kondisi rusak dan menghentikan proses belajar mengajar para Guru dan Siswa Sekolah Rimba. Satgas Yonif 503 Kostrad turun tangan dan mengajak warga Kampung Mumugu bergotong royong memperbaiki sarana prasarana Sekolah yang rusak dan akhirnya pada hari Selasa (16/7) yang lalu perbaikan selesai. Sesudahnya, penyiapan proses belajar mengajar dilakukan oleh para Guru Sekolah Rimba. Dan akhirnya, hari Senin (22/7) Sekolah Rimba menggelar kembali proses belajar mengajar dan para Siswa sangat antusias menyambutnya.Komandan Satgas Yonif 503 Kostrad, Letkol Inf Gurbasa Samosir, telah menekankan kepada para Prajurit TNI bahwa kegiatan membantu kesulitan masyarakat di daerah tugas merupakan hal yang perlu dilakukan saat melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah. Oleh karenanya, Pos Batas Batu pimpinan Lettu Inf Galih Widiharyo, terus mengawal proses dimulainya belajar mengajar di Sekolah Rimba tersebut. Saat jam istirahat sekolah dilaksanakan, seorang siswa bernama Alex Menjeh menyampaikan, "Terima kasih Komandan 503. Puji Tuhan, kami dapat sekolah kembali. Tuhan memberkati Om-Om Tentara.”Usai menerima laporan kegiatan, Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan, “Inisiatif Satgas Yonif 503 Kostrad mengawal dimulainya proses belajar mengajar di Sekolah Rimba Mumugu, merupakan realisasi TNI dalam memberikan dukungan pengamanan serta melakukan Komunikasi Sosial yang inklusif dengan seluruh stakeholder, dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua.” PNO-11
24 Jul 2024, 21:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru