Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Indonesia–Australia Perkuat Keselamatan Transportasi Lewat Forum Strategis di Canberra dan Sydney
Papuanewsonline.com, Australia — Pemerintah Republik
Indonesia dan Pemerintah Australia kembali menegaskan komitmen bersama dalam
memperkuat kerja sama keselamatan transportasi melalui penyelenggaraan
Indonesia-Australia Transport Safety Forum yang berlangsung di Canberra dan
Sydney, Australia, pada 4–8 Mei 2026.Forum tersebut menjadi agenda strategis tingkat pejabat
tinggi di sektor transportasi dalam kerangka kerja sama Indonesian Transport
Safety Assistance Package (ITSAP) antara Indonesia dan Australia. Pertemuan ini
menjadi wadah penting memperkuat kolaborasi bilateral demi mendukung sistem
transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan.Delegasi Republik Indonesia dipimpin Sekretaris Jenderal
Kementerian Perhubungan, Arif Toha. Ia didampingi Kepala Pusat Fasilitasi
Kemitraan dan Kelembagaan Internasional (PFKKI) Amiruddin, Pelaksana Tugas
Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Triono, serta perwakilan
dari Basarnas, KNKT, AIRNAV, dan sejumlah unit kerja terkait lainnya.Sementara itu, delegasi Australia dipimpin Secretary of the
Department of Infrastructure, Transport, Regional Development, Communications,
Sport and the Arts, Jimm Betts. Forum tersebut juga dihadiri perwakilan
otoritas keselamatan transportasi, regulator maritim, serta para pemangku
kepentingan dari kedua negara.Dalam forum itu, kedua negara membahas evaluasi kerja sama
keselamatan transportasi yang telah berjalan sekaligus menyusun action plan
kerja sama periode 2026–2027. Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan,
mulai dari keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, koordinasi
pencarian dan pertolongan (SAR), hingga investigasi insiden transportasi.Selain itu, penguatan kebijakan dan regulasi keselamatan
transportasi serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di
sektor transportasi juga menjadi agenda utama yang dibahas secara mendalam.Pelaksana Tugas Direktur KPLP, Triono, mengungkapkan bahwa
dalam rangkaian forum tersebut juga dilaksanakan Subworking Group Meeting
antara Direktorat KPLP dan Australian Maritime Safety Authority (AMSA).“Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas
sejumlah program tindak lanjut di bidang perlindungan lingkungan maritim yang
akan dilaksanakan secara kolaboratif,” ujar Triono.Adapun sejumlah program kerja sama yang akan ditindaklanjuti
meliputi Basic Equipment Operation (BEO Training), OILMAP Training, SPILL ASIA,
National Plan Exercise Australia, Regional MARPOL Exercise, hingga Oil Sampling
Training. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas
penanganan keselamatan dan pencemaran laut di kawasan regional.Menurut Triono, kerja sama ini menjadi langkah penting untuk
memperkuat sinergi kedua negara dalam menghadapi tantangan sektor transportasi
modern yang semakin kompleks, terutama di kawasan maritim Indo-Pasifik.“Melalui forum ini, Indonesia dan Australia menegaskan
komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dan kerja sama di sektor
transportasi, khususnya dalam mewujudkan sistem transportasi yang selamat,
aman, dan berkelanjutan demi mendukung konektivitas regional dan pertumbuhan
ekonomi kedua negara,” tutup Triono.
Forum Indonesia-Australia Transport Safety Forum sendiri
menjadi bagian penting dalam hubungan bilateral kedua negara yang selama ini
aktif menjalin kerja sama di bidang transportasi laut, udara, dan keselamatan
publik. Selain memperkuat koordinasi antarotoritas, forum ini juga diharapkan
mampu mendorong transfer pengetahuan dan teknologi keselamatan transportasi
yang lebih modern dan terintegrasi. (GF)
13 Mei 2026, 11:03 WIT
Kloter UPG-29 Papua Tiba Selamat di Makkah, Siap Laksanakan Ibadah Haji 2026
Papuanewsonline.com, Timika – Rombongan jamaah haji yang
tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) UPG-29 asal Papua, termasuk calon
haji dari Kabupaten Mimika, tiba dengan selamat di Kota Makkah, Arab Saudi,
Selasa (12/5/2026) malam. Berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
pukul 07.30 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA
1129, rombongan mendarat di Bandara King Abdul Aziz tepat pukul 22.05 WIT atau
16.05 waktu setempat dalam keadaan aman dan lancar tanpa kendala berarti.Pembimbing ibadah, H. Muhammad Hatta, membenarkan seluruh
392 orang yang terdiri dari 386 jamaah dan 6 petugas pendamping tiba dalam
kondisi sehat. Jamaah berasal dari Mimika, Biak, Mappi, Kabupaten Jayapura,
Asmat, hingga Merauke. Komposisinya didominasi perempuan sebanyak 231 orang dan
laki-laki 161 orang. Sebagian besar masuk kategori risiko tinggi, yakni 342
orang, dengan rentang usia termuda 18 tahun hingga tertua 90 tahun.Selama di Tanah Suci, rombongan akan bermukim di Hotel
Safwat Alsharooq sektor 5, dan nantinya akan pindah ke Hotel Dar Al Eiman Al
Haram sektor 1 saat berada di Madinah. Pihak penyelenggara mengimbau seluruh jamaah agar senantiasa
menjaga kesehatan, mengatur pola istirahat, serta taat mengikuti setiap arahan
petugas pendamping demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini.“Alhamdulillah, selamat bertiba di Tanah Suci. Kami ucapkan
selamat menunaikan ibadah haji bagi seluruh jamaah Kloter UPG-29. Semoga setiap
langkah, doa, dan ibadah Bapak/Ibu diterima Allah SWT, menjadi haji yang
mabrur, kembali ke tanah air dengan hati bersih, serta membawa kenangan indah
dan pahala yang berlimpah. Tetap sehat dan semangat menjalani semua rangkaian
ibadah,” ujar H. Muhammad Hatta mengucapkan doa dan harapan. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:56 WIT
Aksi Bakar Lilin Di Timika, Tuntut Kebenaran Dan Keadilan Atas Meninggalnya Nalince Wamang
Papuanewsonline.com, Timika – Solidaritas Pemuda Muslim
bersama sejumlah warga dan keluarga almarhum menggelar aksi doa bersama dan
penyalaan lilin di Bundaran Timika Indah, Selasa sore. Kegiatan ini digelar
sebagai bentuk belasungkawa sekaligus protes keras atas meninggalnya Nalince
Wamang yang diduga menjadi korban penembakan di lokasi pendulangan emas Wini
Kalikuluk, Mile 69, Tembagapura, pada 7 Mei lalu. (12/05/26)Ketua Solidaritas Pemuda Muslim Mimika, Arifin Letsoin,
dalam orasinya mengutuk peristiwa tersebut yang merenggut nyawa generasi muda
yang sedang berjuang menata masa depan. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk
terus memperjuangkan keadilan. Dalam aksi damai ini, peserta menyampaikan 12 poin tuntutan
penting, di antaranya mendesak Panglima TNI dan Kapolri mengusut tuntas kasus
tersebut, membentuk tim investigasi independen yang melibatkan Komnas HAM dan
tokoh masyarakat, serta menuntut aparat yang terlibat diproses hukum tanpa
perlindungan. Selain itu, mereka juga menuntut evaluasi menyeluruh
terhadap Operasi Damai Cartenz, pemberian santunan, permintaan maaf resmi,
serta jaminan keamanan bagi warga sipil di wilayah Tembagapura.Massa aksi juga menyerukan agar penggunaan kekuatan
berlebihan dihentikan dan meminta perhatian para wakil rakyat untuk turun
langsung melihat fakta di lapangan. Suara lantang bergema: “Nyawa rakyat bukan target operasi!
Darah anak Papua bukan tumbal konflik! Tangkap pelaku, adili penembak, tegakkan
keadilan!”. Kegiatan ini menjadi seruan bagi seluruh elemen bangsa untuk
bersatu mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar terwujud. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:50 WIT
Kesabaran Habis, Perempuan Pengusaha Papua Gelar Aksi Bakar Ban di Kantor Disperkimtan Mimika
Papuanewsonline.com, Timika — Situasi di depan Kantor Dinas
Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Mimika
memanas pada Senin pagi, 12 Mei 2026. Sejumlah perempuan yang tergabung dalam
kelompok Perempuan Pengusaha Papua menggelar aksi bakar ban tepat di pintu
masuk kantor dinas.Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sikap
Kepala Dinas yang dinilai sengaja menghindar dari aspirasi mereka. Hal itu
disampaikan Dianu Omaleng, salah satu pengusaha perempuan yang tergabung dalam
kelompok Perempuan Pengusaha Papua sekaligus menjadi narasumber dalam aksi
tersebut.Menurut Dianu Omaleng, para pengusaha perempuan asli Papua
telah beberapa kali mengajukan permohonan audiensi secara resmi, namun upaya
tersebut tidak pernah membuahkan hasil. “Setiap kali kami datang, jawaban yang
kami terima dari staf selalu sama, yaitu Kepala Dinas sedang tidak berada di
tempat atau sedang menjalankan tugas dinas luar,” ujarnya. Dalam rilis yang
diterima media papuanewsonline,com via Whatsapp.Kondisi itu, lanjut Dianu, telah menimbulkan kekecewaan yang
mendalam. "Kami sudah sekian kali datang dengan cara baik-baik untuk
menghadap, tetapi alasannya selalu sama, sedang keluar. Hal ini benar-benar
memancing amarah kami. Kepala Dinas seharusnya melayani semua pihak, bukan
menghindar dari tanggung jawab," tegasnya di sela-sela aksi.Dianu Omaleng menjelaskan, tuntutan utama dari kelompok
Perempuan Pengusaha Papua adalah adanya transparansi dan kejelasan mengenai
distribusi proyek perumahan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus.
Menurutnya, mekanisme pembagian proyek saat ini dinilai masih jauh dari prinsip
keadilan bagi pengusaha lokal Orang Asli Papua.“Sebelumnya, dugaan adanya praktik monopoli dan berbagai
skandal terkait proyek di dinas ini memang sempat menjadi sorotan lembaga
legislatif dan organisasi mahasiswa di Mimika,” tambah Dianu.Pantauan di lokasi, asap hitam pekat dari ban yang terbakar
membubung tinggi di area kantor. Dianu Omaleng menyebut aksi bakar ban ini
merupakan simbol perlawanan terhadap sistem birokrasi yang dianggap tidak
transparan. Ia menegaskan bahwa para peserta aksi tidak akan membubarkan diri
sebelum Kepala Dinas bersedia menemui mereka secara langsung untuk memberikan
jawaban yang pasti.Hingga berita ini rilis pada Senin, 13 Mei 2026, belum
terdapat pernyataan resmi dari pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan
Pertanahan Kabupaten Mimika terkait aksi unjuk rasa tersebut.Sementara itu, situasi di lokasi aksi masih berada dalam
pemantauan aparat keamanan setempat. Langkah ini dilakukan guna memastikan aksi
demonstrasi berlangsung tertib dan tidak menimbulkan kerusakan terhadap
fasilitas umum yang lebih luas. Penulis: Hendrik
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:43 WIT
27 Tim Pelajar Meriahkan Kapolda Papua Tengah Cup II, Evan Soumilena Hadir Beri Motivasi
Papuanewsonline.com, Timika – Sebanyak 27 tim dari SMA dan
SMK se-Kabupaten Mimika ikut meramaikan Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua
Tengah Cup II di Goldstone Arena Timika, Selasa (12/5/2026). Ajang ini resmi
dibuka oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jeremias Rontini, dengan
penyerahan bola kepada wasit sebagai tanda dimulainya pertandingan. Momen
pembukaan semakin istimewa dengan kehadiran bintang futsal Timnas Indonesia
sekaligus anggota Polri, Evan Soumilena, yang diharapkan menjadi teladan nyata
bagi generasi muda daerah.Dalam sambutannya, Kapolda menyebut kehadiran Evan adalah
bukti bahwa anak Papua bisa berprestasi hingga tingkat tertinggi. “Evan dulunya juga pemula, ia berhasil karena disiplin,
tekun, dan kerja keras. Saya ingin adik-adik meneladaninya, jangan malas,
rajinlah berlatih, karena potensi kalian sama besarnya,” pesan Brigjen
Jeremias. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung agar
turnamen ini berlangsung rutin setiap tahun, menjadi wadah pembibitan atlet
sejak dini.Ketua Panitia sekaligus Kapolres Mimika, AKBP Billyandha
Hildiario Budiman, menjelaskan kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan
antar pelajar sekaligus menyalurkan bakat olahraga. “Selain hiburan sehat, turnamen ini kami gelar untuk
mengurangi kegiatan negatif dan menjaring bibit unggul yang nantinya bisa
mengharumkan nama daerah,” ujarnya. Kompetisi ini menjadi sarana strategis menggali potensi
sekaligus memperkokoh persatuan di kalangan pelajar Mimika. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:37 WIT
Gugus Tugas Reforma Agraria Dibentuk Kembali, Pastikan Tanah Bermanfaat Dan Sejahterakan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika
kembali membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai langkah strategis
nasional dalam menata penguasaan dan kepemilikan tanah, yang pelaksanaannya
berjenjang mulai dari pusat hingga ke daerah. Berdasarkan Keputusan Presiden
Nomor 62 Tahun 2023, di tingkat kabupaten tim ini dipimpin langsung oleh
Bupati, sementara Kantor Pertanahan berperan aktif memfasilitasi dan
mengoordinasikan seluruh program yang dijalankan.Pembentukan ini merupakan kelanjutan kegiatan yang sempat
berjalan pada tahun 2022 dan kemudian terhenti, kini diaktifkan kembali demi
mengakselerasi manfaat tanah bagi warga. (12/05/26) Kepala Kantor Pertanahan Mimika, Yosep Simon Done,
menjelaskan bahwa reforma agraria tidak hanya sekadar memberikan kepastian
hukum lewat penerbitan sertifikat tanah, baik melalui program redistribusi
maupun Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Lebih dari itu, tujuan utamanya adalah memastikan tanah yang
sudah bersertifikat dapat dikelola secara produktif. Ia menegaskan peran masing-masing lembaga: BPN berfokus pada
aspek hukum dan administrasi, sedangkan pemerintah daerah melalui Organisasi
Perangkat Daerah wajib menghadirkan program ekonomi seperti pertanian,
peternakan, hingga pengembangan koperasi agar lahan bernilai guna.Langkah ini juga bertujuan mencegah terjadinya tanah
terlantar yang kerap menjadi pemicu konflik sosial di masyarakat. Yosep mengingatkan agar tanah yang sudah diserahkan kepada
warga di wilayah seperti Kadun Jaya, Mandiri Jaya, Mimika Barat, dan Nambuwa
tidak dibiarkan begitu saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar lahan
tersebut segera dimanfaatkan untuk kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomi.Ke depannya, seluruh pembangunan yang berkaitan dengan
penggunaan tanah akan dikoordinasikan lebih erat antara pemerintah daerah dan
BPN agar selaras dan tepat sasaran.“Kami berharap Gugus Tugas ini dapat bekerja dengan baik,
penuh tanggung jawab, dan mampu menjembatani berbagai kepentingan. Semoga
keberadaan tim ini membawa perubahan nyata, menjamin hak masyarakat atas tanah,
sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi seluruh warga
Kabupaten Mimika,” harap Yosep Simon Done. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:33 WIT
PT Freeport Indonesia: 10 Tahun Berkontribusi, Serap Tenaga Kerja dan Dorong Ekonomi Lokal Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Selama lima hingga sepuluh
tahun terakhir, kehadiran PT Freeport Indonesia (PTFI) membawa perubahan nyata
bagi masyarakat sekitar wilayah operasi, meliputi Distrik Mimika Timur, Kuala
Kencana, hingga Tembagapura. Kemajuan ini terlihat dari bertambahnya lapangan
kerja serta kemudahan akses layanan pendidikan dan kesehatan.Data perusahaan menunjukkan persentase tenaga kerja asal
Papua kini mencapai 40,9 persen, terus bertambah setiap tahunnya dan menduduki
berbagai posisi mulai dari teknis hingga manajerial.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyebut angka ini
sebagai hasil membanggakan dari komitmen investasi jangka panjang di bidang
pendidikan dan pelatihan. Dampak ekonomi juga dirasakan pelaku usaha lokal; dalam satu
dekade lebih dari 400 pengusaha telah bermitra dan berkembang di sektor jasa,
perdagangan, pertanian, hingga perbengkelan. Grasella Kunong, salah satu pengusaha, mengaku usahanya
tumbuh pesat lewat program pemberdayaan, bahkan kini mampu merekrut tenaga
kerja dari lingkungan sekitar.Tak hanya ekonomi, dukungan besar disalurkan ke sektor
sosial. PTFI membangun dan merenovasi fasilitas pendidikan dari PAUD hingga
SMA, serta menyediakan beasiswa bagi pelajar berprestasi. Di bidang kesehatan, berjalan program pencegahan penyakit
dan perbaikan fasilitas kampung, disertai pembangunan infrastruktur jalan yang
membuka akses wilayah terisolir. “Kesehatan dan pendidikan adalah fondasi masa depan; kami
bangun program ini secara berkelanjutan,” tegas Tony.Segala langkah ini ditempuh agar manfaat keberadaan
perusahaan dirasakan langsung masyarakat dan melahirkan kemandirian ekonomi
daerah. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:28 WIT
Kloter UPG-29 Papua Berangkat Ke Tanah Suci, 342 Jamaah Termasuk Kategori Risiko Tinggi
Papuanewsonline.com, Makassar – Kelompok Terbang UPG-29 yang
membawa calon jamaah haji dari berbagai wilayah di Papua resmi diberangkatkan
ke Tanah Suci melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Kloter ini
beranggotakan 392 orang, terdiri dari 386 jamaah dan 6 petugas pendamping, dengan
komposisi 231 jamaah perempuan dan 161 laki-laki. Mayoritas berusia antara 40
hingga 59 tahun, dengan usia tertua 90 tahun dan termuda 18 tahun, serta
berasal dari daerah Mimika, Biak, Mappi, Kabupaten Jayapura, Asmat, hingga
Merauke.Dipimpin Mihraeni Karim, tim pendamping juga meliputi
pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan petugas pelayanan haji. Perhatian utama tertuju pada kondisi kesehatan, di mana
sebanyak 342 jamaah masuk kategori risiko tinggi, meliputi risiko berat,
sedang, dan ringan. Penyakit yang paling umum diderita adalah hipertensi,
kolesterol tinggi, dan diabetes. Sebanyak 13 jamaah membawa kursi roda pribadi,
sementara 7 lainnya memerlukan bantuan alat bantu gerak dan pengawasan khusus.Dalam keberangkatan ini, satu jamaah asal Mimika bernama Eka
Yeni Rahayu tertunda karena mengalami penurunan kadar oksigen, dan kini dirujuk
ke RS Tajuddin Chalid Makassar untuk perawatan intensif. Tidak ada laporan kematian maupun perpindahan jamaah hingga
saat ini. Nantinya, rombongan akan menginap di Hotel Safwat Alsharooq sektor 5
saat di Makkah, serta Hotel Dar Al Eiman Al Haram sektor 1 selama berada di
Madinah.Penerbangan dilakukan menggunakan pesawat Garuda Indonesia
nomor GIA 1129, lepas landas pukul 07.30 WITA dan dijadwalkan tiba di Arab
Saudi pukul 16.15 WAS. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji mengimbau seluruh jamaah
untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, dan menaati
arahan petugas demi kelancaran ibadah haji tahun 2026. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:10 WIT
Kapolda Papua Tengah Kunjungi Korban Penembakan Insiden Tembagapura di RSMM
Papuanewsonline.com, Timika – Kapolda Papua Tengah, Brigjen
Pol Jeremias Rontini, melakukan kunjungan langsung ke Rumah Sakit Mitra
Masyarakat (RSMM) Timika, Selasa (12/5/2026), guna menjenguk korban penembakan
yang masih menjalani perawatan intensif. Di bangsal perawatan Lukas, ia
memastikan bahwa saat ini hanya tersisa satu pasien yang masih dirawat, bernama
Femina Elas Murib.Kedatangan ini merupakan wujud nyata kepedulian aparat
kepolisian terhadap masyarakat yang menjadi korban insiden keamanan di wilayah
Tembagapura beberapa waktu lalu.Usai menengok kondisi korban, Brigjen Jeremias menyampaikan
rasa keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menekankan perlunya
penyusunan langkah mitigasi dan edukasi khusus bagi masyarakat setempat, yang
mayoritas berprofesi sebagai pendulang. “Ke depannya kami akan gencarkan sosialisasi, agar warga
paham tindakan apa yang harus diambil saat menghadapi situasi darurat atau
ancaman bahaya di lokasi kerja. Hal ini sangat penting demi keselamatan jiwa
mereka sendiri,” jelasnya.Menurut Kapolda, upaya pencegahan dan pemahaman kedaruratan
nantinya akan dikoordinasikan dengan koordinator kamp maupun pihak terkait,
termasuk manajemen PT Freeport Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalkan risiko dan
mempercepat penanganan jika ada kejadian serupa. Selain memberikan semangat,
pihaknya juga menyerahkan bantuan santunan sebagai bentuk kepedulian
kemanusiaan. “Ini sumbangan tulus dari rezeki kami, nilainya mungkin
tidak besar, tapi semoga bisa memotivasi dan meringankan beban keluarga,”
ujarnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru