logo-website
Kamis, 23 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
KPPBC Timika Soroti Peredaran Minuman dan Rokok Ilegal di Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Timika, Yudi Amrullah, menyoroti maraknya peredaran minuman beralkohol dan rokok ilegal di Kabupaten Mimika saat diwawancarai pada Rabu (13/05/2026).Yudi menjelaskan, untuk minuman beralkohol, sebagian besar kasus yang ditemukan berkaitan dengan penjualan oleh pihak yang tidak memiliki izin resmi, meskipun produk yang dijual sebenarnya telah dilengkapi pita cukai resmi.“Kalau untuk minuman beralkohol, umumnya yang kami temukan adalah penjual yang tidak memiliki izin edar atau izin penjualan, sementara barangnya sendiri memiliki pita cukai resmi,” ujarnya.Sementara itu, untuk peredaran rokok ilegal, Yudi menyebut terdapat beberapa kategori pelanggaran yang sering ditemukan di lapangan.Kategori tersebut meliputi rokok polos tanpa pita cukai, penggunaan pita cukai palsu, penggunaan pita cukai bekas, hingga penyalahgunaan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya.“Ada juga salah peruntukan pita cukai, misalnya pita cukai untuk rokok linting digunakan pada rokok mesin. Selain itu ada salah personalisasi, di mana pita cukai milik perusahaan kecil digunakan pada produk perusahaan besar untuk menghindari pajak,” jelasnya.Menurutnya, peredaran rokok ilegal di Mimika saat ini cukup banyak ditemukan, meskipun skalanya belum sebesar daerah lain seperti Kalimantan, Sumatera, maupun Sulawesi.Ia mengungkapkan, sebagian besar rokok ilegal yang beredar di Mimika berasal dari Pulau Jawa dan masuk melalui jalur distribusi tertentu.KPPBC Timika, lanjut Yudi, terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal guna melindungi penerimaan negara sekaligus menjaga persaingan usaha yang sehat. Penulis: Bim Editor: GF 13 Mei 2026, 18:22 WIT
UMKM Mimika Tembus Pasar Global, Ekspor Perdana 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Daerah Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika bersama instansi vertikal menggelar kegiatan “Pelepasan Ekspor Perdana UMKM Berorientasi Ekspor Kabupaten Mimika Tahun 2026”, Rabu (13/5/2026), sebagai langkah nyata mendorong UMKM lokal menembus pasar internasional.Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Timika Yudi Amrullah menegaskan, ekspor perdana ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol bahwa produk unggulan Mimika mampu bersaing di pasar global, khususnya sektor perikanan dan hasil laut.Ia menyampaikan, Bea Cukai tidak hanya bertugas mengumpulkan penerimaan negara, tetapi juga berperan sebagai trade facilitator dan industrial assistance untuk mendukung pertumbuhan industri dan UMKM daerah.“Potensi Mimika sangat besar. Kami berharap seluruh pihak dapat bergerak bersama untuk mendorong produk-produk Mimika menembus pasar internasional,” ujarnya.Bea Cukai mencatat, devisa ekspor sumber daya alam melalui Mimika pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp1,29 miliar dengan volume ekspor 21,5 ton. Sementara hingga Mei 2026, nilai ekspor telah mencapai sekitar Rp1,59 miliar dengan volume sekitar 24 ton.Komoditas utama ekspor tahun ini adalah kepiting bakau hidup dengan negara tujuan Malaysia dan Singapura. Hingga saat ini tercatat sebanyak 30 dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) telah diajukan.Keberhasilan ekspor perdana ini merupakan hasil kolaborasi antara Bea Cukai, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Papua Tengah, serta pihak Bandara Mozes Kilangin bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya.Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, mengatakan pihaknya akan terus mendorong pelaku usaha agar terdaftar dalam sistem GACC sehingga pasar ekspor dapat diperluas dan tidak hanya bergantung pada Singapura.Menurutnya, ekspor kepiting bakau menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat Mimika di mata dunia.“Kita harus menjaga kualitas, kontinuitas produk, serta kepatuhan terhadap standar karantina dan regulasi internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal,” katanya.Sementara itu, Kepala UPBU Mozes Kilangin yang diwakili Eddy Siswanto menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ekspor daerah sebagai upaya memperkenalkan produk unggulan Mimika ke pasar internasional.Pihak bandara, kata dia, siap mendukung kelancaran ekspor baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana.Bupati Mimika, Johanes Rettob, menegaskan bahwa UMKM Mimika harus terus dibina agar tidak hanya bertahan sebagai usaha kecil, tetapi mampu naik kelas menjadi pelaku ekspor internasional.Ia berharap ke depan Surat Keterangan Asal (SKA) produk ekspor dapat diterbitkan langsung dari Mimika sehingga proses distribusi menjadi lebih efisien tanpa harus melalui daerah lain.Menurutnya, sektor UMKM menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Mimika, sehingga pemerintah akan terus mendorong pengembangan produk pertanian, perikanan, perkebunan, dan produk olahan lokal agar memiliki nilai tambah.Namun demikian, Bupati juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan produksi, khususnya komoditas kepiting bakau yang saat ini memiliki permintaan tinggi di pasar internasional.“Kalau hanya terus diambil tanpa dibudidayakan, lama-kelamaan akan habis. Karena itu masyarakat harus mulai didorong untuk melakukan budidaya dan menjaga kualitas produksi,” ujarnya.Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, juga terus membuka akses promosi dan pemasaran UMKM melalui marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Bahkan produk kerajinan seperti noken telah dipasarkan hingga ke luar negeri, termasuk Eropa.Melalui momentum ekspor perdana ini, Pemkab Mimika menegaskan komitmennya untuk terus mendukung UMKM melalui pembinaan, pelatihan, kemudahan perizinan, penguatan promosi, hingga pendampingan sertifikasi produk agar semakin banyak UMKM Mimika mampu bersaing di pasar global. Penulis: Bim Editor: GF 13 Mei 2026, 18:19 WIT
Dankorbrimob Tutup Latrapaops Amole I-2026, 415 Personel Siap Amankan Freeport Papuanewsonline.com, Bogor – Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat resmi menutup Latihan Pra Operasi Pasukan Korps Brimob Polri BKO Polda Papua Tengah dalam rangka Operasi Amole I Tahun 2026.Upacara penutupan berlangsung Senin, 11 Mei 2026, di Lapangan Nagara Janottama Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor. Latihan ini disiapkan untuk pengamanan PT Freeport Indonesia di wilayah hukum Polda Papua Tengah.Komandan Resimen II Pasukan Pelopor Kombes Pol. Bambang Yudho Martono bertindak sebagai Komandan Upacara. Sementara Teknisi Jibom Madya TK. III Korbrimob Polri Kombes Pol. Siswara Hadi Chandra bertugas sebagai Perwira Upacara.Sejumlah pejabat tinggi Korbrimob hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Teknisi KBRN Utama Tk. I Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, dan Teknisi Jibom Utama Tk. I Irjen Pol. Suhendri.Turut hadir pula Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono, Danpas Pelopor Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jumantara, serta Danpas Gegana Brigjen Pol. Mulyadi. Hadir juga para Pati, Teknisi Utama Tk. II, Pejabat Utama, dan Teknisi Madya jajaran Korbrimob Polri.Latpraops dilaksanakan selama 28 hari, mulai 12 April hingga 9 Mei 2026. Lokasi latihan tersebar di Satlat Brimob Cikeas, PT Antam Pongkor, dan kawasan Gunung Halimun Salak, Bogor, Jawa Barat.Sebanyak 415 personel dari Korbrimob dan Satbrimob Polda mengikuti seluruh rangkaian latihan. Fokus pelatihan diarahkan pada kesiapan mental, fisik, kemampuan, dan naluri tempur personel.Materi yang diberikan mencakup teknik pengamanan wilayah, penindakan massa anarkis, pengamanan objek vital nasional, hingga pengejaran terbatas terhadap kelompok bersenjata. Tujuannya memperkuat soliditas, loyalitas, dan profesionalisme personel dalam operasi.“Dengan memohon rahmat Tuhan yang maha esa pada hari ini, Senin 11 Mei 2026 di Satuan Latihan Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Latpraops Pasukan Korps Brimob Polri BKO Polda Tengah dalam rangka Operasi Amole I tahun 2026 pengamanan PT Freeport Indonesia di wilayah hukum Polda Papua Tengah secara resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Komjen Ramdani.Penutupan latihan menjadi simbol kesiapan penuh Korps Brimob Polri dalam mendukung stabilitas keamanan PT Freeport Indonesia. Diharapkan personel mampu menerapkan materi latihan di lapangan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan sinergitas antarunsur. Penulis: Hendrik Editor: GF 13 Mei 2026, 12:56 WIT
Bapenda Mimika Penuhi Lokasi Strategis dengan Poster Gebyar Pajak, Ajak Warga Taat Bayar Pajak Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika kembali menggelar Gebyar Sadar Pajak Daerah 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat yang taat membayar kewajiban perpajakan. Sosialisasi gencar dilakukan lewat pemasangan pduk dan poster di berbagai tempat umum seperti rumah makan, kafe, hingga hotel agar program ini dikenal luas dan mendorong partisipasi warga dalam pembangunan daerah.Kepala Bidang Pajak Bapenda Mimika, Melianus Selitubun, menjelaskan hadiah utama yang disiapkan berupa empat unit sepeda motor, dibagi dalam dua kategori: dua unit untuk pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta dua unit lagi untuk wajib pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Selain itu, tersedia juga beragam hadiah menarik lainnya mulai dari kulkas, mesin cuci, televisi, hingga handphone bagi peserta yang beruntung.Ia mengingatkan, bukti pembayaran yang sah untuk diunggah adalah struk resmi dari mesin M-POS, bukan bukti tulisan tangan. Khusus pembayaran PBB, periode berlangsung dari Januari hingga 31 Agustus 2026, dan pengundian hadiah dijadwalkan pada 6 Oktober mendatang. Caranya sangat mudah: cukup simpan struk pembayaran saat bertransaksi, lalu unggah ke laman pajak.mimikakab.go.id untuk masuk ke dalam daftar peserta undian.“Mari menjadi warga bijak dan taat pajak, karena apa yang kita bayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan daerah. Terima kasih atas partisipasi dan kontribusi Bapak/Ibu selama ini. Semoga Gebyar ini semakin meningkatkan kesadaran kita bersama, dan keberuntungan berpihak kepada seluruh warga Mimika yang sudah patuh dan tertib membayar pajak daerah,” ujar Melianus. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 11:48 WIT
Menaker Dorong Sertifikasi Ahli Komunikasi untuk Pekerja Media Sosial dan Digital Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyoroti pentingnya peningkatan kualitas komunikasi publik di era digital, khususnya bagi para pekerja yang bergerak di bidang komunikasi dan media sosial. Melalui kerja sama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA FIKOM Unpad), pemerintah mendorong lahirnya program sertifikasi ahli komunikasi untuk para pekerja di sektor tersebut.Dorongan itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Ketenagakerjaan dan IKA FIKOM Unpad yang berlangsung di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (11/5/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal IKA FIKOM Unpad Ivan Garda dan Sekretaris Jenderal Kemenaker Cris Kuntadi, serta disaksikan langsung Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.Dalam keterangannya, Kemenaker menyebut jumlah peserta program magang nasional kini terus meningkat hingga mencapai 150 ribu pekerja, dengan mayoritas bergerak di bidang komunikasi. Kondisi itu dinilai perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan pemahaman etika komunikasi digital yang baik.Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan profesi di bidang komunikasi kini menjadi salah satu sektor yang paling diminati perusahaan karena memiliki peran penting dalam proses bisnis dan kebijakan publik.“Saya kira perlu ada pembekalan komunikasi dari para ahli komunikasi, bagaimana menggunakan media sosial saat ini,” ungkap dia, dalam pendantanganan MoU Kementerian Ketenagakerjaan dengan Ikatan Alumni Fikom Universitas Padjadjaran, Senin (11/5).Yassierli menilai perkembangan media sosial dan algoritma digital saat ini sangat memengaruhi pola konsumsi informasi masyarakat. Karena itu, pekerja komunikasi perlu memiliki kemampuan khusus agar mampu menciptakan ruang digital yang sehat dan tidak memperkeruh suasana publik.”Saat baru tahu kalau sosial media diatur oleh algoritma. Sekali kita meninton satu tiopik. Kita akan disuguhkan dengan konten sejenis. Saya setuju Menkomdigi mengatur itu. Saya juga mendorong IKA Fikom dan Fikom Unpad membekali para pekerja itu dengan kemampuan dan keahlian komunikasi yang baik dengan sertifikasi ahli komunikasi,” ujar dia.Ketua IKA FIKOM Unpad, Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa, mengatakan kerja sama tersebut membawa semangat perubahan positif melalui penguatan kualitas komunikasi publik di Indonesia."Tujuannya adalah supaya Indonesia lebih baik lagi, tapi kami bungkus kerja sama ini dengan tagline 'komunikatif, produktif, dan kompeten'," ujar Hensa.Menurut Hensa, komunikasi saat ini bukan lagi sekadar kemampuan berbicara, tetapi telah menjadi kompetensi strategis yang menentukan produktivitas dan kualitas hubungan antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan masyarakat luas."Kita perlu pesan-pesan komunikasi yang menyejukkan," ujar Hensa.Ia juga menyoroti perubahan lanskap media yang kini memasuki era “homeless media”, di mana informasi tidak hanya hadir melalui media arus utama, tetapi juga menyebar cepat lewat algoritma media sosial, potongan video, hingga berbagai platform digital lainnya.“Kita sekarang hidup di era homeless media, ketika informasi hadir juga melalui algoritma, media massa, sampai potongan-potongan konten sehingga tantangan komunikasi saat ini tentu semakin kompleks”, jelasnya.Menurut Hensa, kondisi tersebut turut memengaruhi nasib pekerja media dan jurnalis yang kini harus bersaing dengan influencer, buzzer, hingga arus konten digital yang bergerak sangat cepat.“Yang juga harus kita pikirkan adalah nasib pekerja media. Di era homeless media, jurnalis tidak hanya bersaing dengan sesama media, tetapi juga dengan algoritma, buzzer, influencer, dan potongan konten yang sering kali lebih cepat menyebar dibandingkan berita yang terverifikasi,” kata Hensa.Kerja sama antara Kemenaker dan IKA FIKOM Unpad ini mencakup dukungan komunikasi publik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana Kemenaker untuk mendukung kegiatan organisasi alumni tersebut.Sementara itu, Wakil Dekan FIKOM Unpad, Centurion Chandratama Priyatna, menegaskan pihak kampus siap menyelenggarakan sertifikasi pekerja di bidang komunikasi guna meningkatkan standar profesionalisme dan kualitas komunikasi publik di Indonesia.“Kami siap menyelenggarakan sertifikasi pekerja bekerjasama derngan IKA Fikom Unpad,” terang dia. (GF) 13 Mei 2026, 11:18 WIT
Sopir Truk Ditemukan Tewas di Bawah Kendaraan, Polisi Belum Pastikan Penyebab Kematian Papuanewsonline.com, Timika – Seorang sopir truk berinisial MA (36) ditemukan meninggal dunia di bawah kendaraannya di Jalan Irigasi Ujung, dekat lapangan Goldstone Mini Soccer, Distrik Mimika Baru, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIT. Korban yang merupakan warga asal Makassar, Sulawesi Selatan, terlihat mengalami luka cukup serius di bagian pelipis kanan saat ditemukan oleh warga sekitar.Berita duka ini langsung dikonfirmasi Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, yang membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan jenazah korban telah dibawa ke RSUD Mimika untuk proses visum et repertum.Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Ibnu Rudihartono, menjelaskan timnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna menelusuri jejak dan fakta di lokasi. “Tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian tersebut. Korban ditemukan tergeletak tepat di bawah truk roda sepuluh yang dikemudikannya,” ungkapnya. Pihak kepolisian juga telah mengarahkan keluarga korban untuk segera membuat laporan resmi di SPKT guna melengkapi berkas penyelidikan, sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit.Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih menjadi misteri dan belum dapat dipastikan apakah akibat kecelakaan lalu lintas, kelalaian, atau tindak kekerasan.“Kami belum bisa memastikan apakah ini kasus penganiayaan atau kecelakaan. Masih banyak hal yang harus kami dalami, termasuk menunggu hasil visum untuk mengetahui jenis luka dan penyebab kematian yang sesungguhnya,” tegas AKP Ibnu. Polisi terus menggali informasi dan meminta masyarakat yang mengetahui hal terkait untuk berani bersaksi.  Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 11:16 WIT
Kemenhub Ancam Cabut Izin PO Bus yang Tidak Masuk Terminal Papuanewsonline.com, Jakarta — Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan otobus (PO) yang tidak mematuhi kewajiban masuk terminal. Penegasan itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (11/5/2026).Menurut Aan, langkah tersebut dilakukan demi memastikan keselamatan operasional angkutan umum serta meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan dan pengemudi yang beroperasi di jalan raya.“Sanksi yang diberikan dapat berupa sanksi administratif hingga pembekuan izin trayek dan pencabutan izin penyelenggaraan angkutan orang. Hal ini tercantum dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 15 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek,” ungkap Dirjen Aan.Ia menjelaskan, kewajiban masuk terminal bagi setiap bus bertujuan memastikan kendaraan yang dioperasikan benar-benar laik jalan, pengemudi dalam kondisi sehat, serta data penumpang tercatat dengan baik. Selain itu, petugas terminal juga melakukan pemeriksaan administrasi dan kelengkapan kendaraan.Kementerian Perhubungan, kata Aan, tidak akan segan menghentikan perjalanan kendaraan apabila ditemukan tidak memenuhi persyaratan keselamatan maupun administrasi yang berlaku.“Sebagai perpanjangan tangan Ditjen Perhubungan Darat, Balai Pengelola Transportasi Darat di seluruh wilayah kerjanya melalui satuan pelayanan di Terminal Tipe A wajib memperkuat pengawasan kelaikan operasional angkutan jalan melalui inspeksi keselamatan atau rampcheck,” jelasnya.Aan menambahkan, pengawasan tersebut mencakup evaluasi menyeluruh terhadap perizinan, dokumen uji KIR, kepatuhan perusahaan otobus terhadap standar keselamatan angkutan jalan, hingga pengawasan terhadap kompetensi serta kesehatan pengemudi bus.Selain pengawasan operasional, Ditjen Perhubungan Darat juga akan melakukan audit terhadap pemenuhan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2018.Sistem tersebut mencakup 10 elemen penting, di antaranya komitmen dan kebijakan perusahaan, pengorganisasian, manajemen risiko, fasilitas pemeliharaan kendaraan, dokumentasi dan data, peningkatan kompetensi pengemudi, tanggap darurat, pelaporan kecelakaan internal, monitoring dan evaluasi, hingga pengukuran kinerja keselamatan perusahaan.Menurut Aan, langkah penguatan pengawasan ini dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan sekaligus menurunkan risiko kecelakaan fatal pada angkutan umum yang kerap menimbulkan korban jiwa. “Ke depan, koordinasi petugas di lapangan dengan Ditlantas, Dinas Perhubungan dan operator jalan perlu ditingkatkan untuk penanganan titik - titik rawan kecelakaan. Selain itu, kita perlu memperkuat sosialisasi budaya keselamatan transportasi kepada seluruh pihak baik pengemudi, perusahaan otobus serta masyarakat,” pungkasnya. (GF) 13 Mei 2026, 11:11 WIT
Maxim Gelar English Brain Game Perdana di Papua, Pelajar Sorong Antusias Adu Kemampuan Papuanewsonline.com, Sorong — Perusahaan layanan transportasi online Maxim bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sukses menggelar kompetisi cerdas cermat berbahasa Inggris bertajuk “Maxim Quiz: English Brain Game” di Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi ajang perdana Maxim di Tanah Papua setelah sebelumnya diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, dan Ambon.Kompetisi yang berlangsung di Auditorium Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong tersebut diikuti lebih dari 80 siswa-siswi dari berbagai SMA dan SMK sederajat di Kota Sorong. Para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan yang dirancang untuk mengasah kemampuan akademik, berpikir kritis, serta keterampilan berbahasa Inggris.Head of Subdivision Maxim Sorong, Fandi Usman, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Maxim terhadap dunia pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda di Papua Barat Daya.“Melalui kompetisi ini, Maxim berupaya menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para siswa melalui konsep perlombaan yang interaktif dan menyenangkan. Maxim percaya bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang dapat berkembang apabila diberikan kesempatan untuk belajar dan berekspresi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung generasi muda meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Fandi.Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda di Papua Barat Daya.“Papua Barat Daya memiliki potensi besar dari masyarakat hingga keindahan alamnya. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa-siswi di bidang akademik terutama dalam keterampilan bahasa inggris, sangat terhormat Sorong bisa menjadi kota pertama di tanah papua yang berhasil menyelenggarakan Maxim Quiz ini,” ujar Ahmad Nausrau.Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan pendidik. Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Sorong, Ester Maji, mengaku bangga melihat antusiasme dan kemampuan para peserta selama kompetisi berlangsung.“Kami sangat senang karena ini untuk pertama kalinya digelar di Kota Sorong dan melihat antusias peserta yang luar biasa. Saya sangat berharap kedepannya anak-anak di sini bisa terus berkembang dan bisa go international untuk menunjukan potensi mereka,” ucap Ester.Ajang “Maxim Quiz: English Brain Game” juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Dinas Perhubungan Kota Sorong, serta Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang positif bagi pengembangan pendidikan dan kreativitas generasi muda Papua.Selama kompetisi berlangsung, para peserta beradu cepat menjawab pertanyaan pengetahuan umum dan bahasa Inggris dengan penuh semangat. Selain menguji kemampuan akademik, perlombaan ini juga melatih peserta untuk berkomunikasi secara kritis dan terstruktur menggunakan bahasa Inggris.Dalam kompetisi tersebut, Tim A SMA Averos Kota Sorong berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Tim A SMK Negeri 1 Sorong, sementara Tim B SMK Negeri 1 Sorong menempati posisi ketiga. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa saldo Maxim jutaan rupiah serta berbagai bingkisan menarik dari pihak penyelenggara. Ke depan, Maxim berencana terus menghadirkan berbagai kompetisi dan kegiatan edukatif serupa di lebih banyak wilayah Indonesia, termasuk kota-kota lain di Papua. Melalui program tersebut, Maxim berharap semakin banyak pelajar yang mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, dan membangun semangat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (GF) 13 Mei 2026, 11:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT