logo-website
Sabtu, 04 Apr 2026,  WIT
BERITA Hukum & Kriminal Homepage
Polsek Kawasan Bandara Mimika Gelar Razia Sajam, Amankan 1 Busur Dan 28 Anak Panah Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kawasan Bandara melaksanakan razia khusus terhadap senjata tajam (sajam) berupa busur dan panah dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca konflik sosial di Distrik Kwamki Narama.Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda Yusran Jaya Milu (Kapolsek Kawasan Bandara Mimika) bekerja sama dengan tim pengamanan Bandara Mozes Kilangin Timika digelar pada Selasa (31/3/26) di area Bandara Mozes Kilangin dan Terminal Perintis Avco.Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE menjelaskan bahwa razia dilakukan secara menyeluruh di Terminal Perintis Bandara Avco maupun area kedatangan dan keberangkatan Bandara UPBU Mozes Kilangin Timika. Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan calon penumpang serta penumpang yang baru tiba, guna mendeteksi adanya benda berbahaya yang dapat mengganggu ketertiban."Kegiatan ini bertujuan mencegah masuknya atau penyebaran senjata alami yang berpotensi memicu konflik kembali," ujarnya.Dalam pelaksanaan razia, personel berhasil mengamankan 1 buah busur dan 28 anak panah yang dibawa oleh salah seorang penumpang pesawat Reven Global Transport yang berasal dari Lapter Noema Distrik Jila. Pemilik barang berinisial T.D (37 tahun) beralamat di Jalan Baru, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Setelah ditemukan, barang bukti tersebut langsung diamankan di Polsek Kawasan Bandara untuk proses lebih lanjut.Hempy menambahkan bahwa setelah menyelesaikan proses pemeriksaan awal, barang bukti akan disimpan sementara di Polsek Kawasan Bandara sebelum dilakukan pemusnahan sesuai prosedur hukum. "Kegiatan razia sajam pasca konflik sosial di Kwamki Narama merupakan tindakan preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mimika," jelasnya. Razia ini juga menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan bandara yang aman bagi seluruh penumpang dan masyarakat sekitar.  Penulis: Jid Editor: GF 31 Mar 2026, 22:59 WIT
Polsek Kawasan Bandara Mimika Gelar Razia Sajam, Amankan 1 Busur Dan 28 Anak Panah Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kawasan Bandara melaksanakan razia khusus terhadap senjata tajam (sajam) berupa busur dan panah dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca konflik sosial di Distrik Kwamki Narama. Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda Yusran Jaya Milu (Kapolsek Kawasan Bandara Mimika) bekerja sama dengan tim pengamanan Bandara Mozes Kilangin Timika digelar pada Selasa (31/3/2026) di area Bandara Mozes Kilangin dan Terminal Perintis Avco.Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, S.E., menjelaskan bahwa razia dilakukan secara menyeluruh di Terminal Perintis Bandara Avco maupun area kedatangan dan keberangkatan Bandara UPBU Mozes Kilangin Timika. Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan calon penumpang serta penumpang yang baru tiba, guna mendeteksi adanya benda berbahaya yang dapat mengganggu ketertiban."Kegiatan ini bertujuan mencegah masuknya atau penyebaran senjata alami yang berpotensi memicu konflik kembali," ujarnya.Dalam pelaksanaan razia, personel berhasil mengamankan 1 buah busur dan 28 anak panah yang dibawa oleh salah seorang penumpang pesawat Reven Global Transport yang berasal dari Lapter Noema Distrik Jila. Pemilik barang berinisial T.D (37 tahun) beralamat di Jalan Baru, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Setelah ditemukan, barang bukti tersebut langsung diamankan di Polsek Kawasan Bandara untuk proses lebih lanjut.Hempy menambahkan bahwa setelah menyelesaikan proses pemeriksaan awal, barang bukti akan disimpan sementara di Polsek Kawasan Bandara sebelum dilakukan pemusnahan sesuai prosedur hukum. "Kegiatan razia sajam pasca konflik sosial di Kwamki Narama merupakan tindakan preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mimika," jelasnya. Razia ini juga menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan bandara yang aman bagi seluruh penumpang dan masyarakat sekitar.  Penulis: Jid Editor: GF 31 Mar 2026, 22:39 WIT
Polres Mimika Kawal Keberangkatan Tiga Bus Warga, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Tembagapura bersama petugas pengamanan melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap keberangkatan tiga unit bus yang mengangkut warga masyarakat menuju Kota Timika pada Selasa pagi (31/3/2026). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menghadiri acara kedukaan almarhum Balau Newegalen serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan.Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menjelaskan bahwa pihak kepolisian melakukan pengamanan sejak pukul 06.30 WIT hingga seluruh penumpang selesai melakukan boarding. Personel gabungan Polsek Tembagapura dan Brimob melakukan pengaturan lalu lintas serta pengawasan terhadap barang bawaan penumpang guna mencegah masuknya senjata atau barang berbahaya ke dalam bus."Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas, agar situasi kamtibmas tetap terkendali," ujarnya.Diketahui, keberangkatan bus tersebut merupakan bagian dari dukungan masyarakat terhadap proses penyidikan kasus pembunuhan yang menimpa Balau Newegalen di Kwamki Narama. Setiap penumpang yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat dari Kampung Damai, Kwamki Narama, hingga Mimika Baru, menunjukkan sikap kooperatif selama proses pemeriksaan barang bawaan. Tidak ditemukan barang berbahaya maupun indikasi yang mengganggu keamanan selama proses keberangkatan.Polres Mimika mengimbau seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada aparat keamanan dalam menangani setiap kasus yang terjadi."Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan guna menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Mimika. Semoga proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan memberikan keadilan yang layak bagi semua pihak," pungkas Hempy Ona. Seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dengan kondisi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif.  Penulis: Jid Editor: GF 31 Mar 2026, 22:34 WIT
Anggota Polisi di Dogiyai Tewas Dibunuh OTK, Aparat Tingkatkan Kewaspadaan Papuanewsonline.com, Dogiyai – Suasana duka menyelimuti jajaran kepolisian di Kabupaten Dogiyai, Papua, setelah seorang anggota polisi dilaporkan tewas dibunuh oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (31/3/2026). Peristiwa ini langsung memicu peningkatan kewaspadaan di kalangan personel kepolisian setempat.Informasi yang diterima menyebutkan, korban merupakan anggota Polres Dogiyai bernama Yupentus Edowai. Insiden tersebut sontak mengejutkan rekan-rekan sesama aparat, mengingat situasi keamanan di wilayah tersebut memang kerap menjadi perhatian.Dalam pesan yang beredar melalui grup komunikasi internal dan diterima media ini melalui WhatsApp, salah satu rekan korban menyampaikan imbauan agar seluruh personel meningkatkan kewaspadaan."Selamat siang komandan, Senior dan Rekans... Hari ini rekan kita Polres Dogiyai di Bunuh oleh OTK untuk itu Rekan-Rekan jangan ada yang bepergian sendiri-sendiri," demikian pernyataan dari salah satu rekan polisi yang diterima media papuanewsonline,com. via WhatsApp.Korban diketahui bernama Yupentus Edowai yang disebut tinggal di wilayah Barang Barat. Hingga kini, motif di balik pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.Menyusul kejadian ini, seluruh personel di wilayah Dogiyai diminta untuk tidak bepergian seorang diri, terutama saat bertugas di lapangan maupun di luar jam dinas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terulang.Selain itu, pengamanan di sejumlah titik rawan juga dikabarkan telah diperketat. Aparat melakukan patroli dan meningkatkan kesiapsiagaan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang menimpa aparat keamanan di wilayah pegunungan Papua, yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian berbagai pihak.Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait kronologi lengkap, identitas pelaku, maupun langkah lanjutan yang sedang dilakukan.Media ini akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan penyelidikan dan keterangan resmi dari pihak berwenang. Penulis: HendEditor: GF 31 Mar 2026, 18:39 WIT
Pimpin Apel Gabungan Polda Maluku, Dir Intelkam: Tingkatkan Monitoring Lapangan Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku memperkuat peran deteksi dini keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui apel pagi gabungan yang dipimpin Direktur Intelijen Keamanan (Dir Intelkam), Senin (30/3/2026), di Ambon.Apel pagi gabungan personel dan aparatur sipil negara (ASN) Polda Maluku digelar di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta perwira menengah sebagai bagian dari konsolidasi internal pasca pelaksanaan tugas pengamanan wilayah.Dalam arahannya, Dir Intelkam Polda Maluku menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh personel yang merayakan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan ASN yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Maluku tetap kondusif,” ujarnya.Lebih lanjut, Dir Intelkam menegaskan pentingnya penguatan fungsi intelijen melalui peningkatan monitoring situasi di lapangan. Seluruh personel diminta aktif melakukan pemantauan perkembangan kamtibmas di wilayah tugas masing-masing.Ia juga menekankan agar setiap informasi yang diperoleh segera dilaporkan secara berjenjang sebagai bagian dari sistem deteksi dini dan peringatan cepat kepada pimpinan, sesuai dengan Instruksi Kapolri Nomor 1 Tahun 1997.“Monitoring situasi kamtibmas harus dilakukan secara intensif dan dilaporkan secara berjenjang. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan pimpinan,” tegasnya.Apel pagi ini menjadi wujud komitmen Polri, khususnya Polda Maluku, dalam memperkuat fungsi intelijen sebagai garda terdepan menjaga stabilitas keamanan. Langkah ini sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali melalui sistem pelaporan yang cepat, akurat, dan terintegrasi. PNO-12 30 Mar 2026, 14:48 WIT
Polisi Kerahkan 637 Personel Gabungan Amankan Tradisi Pukul Sapu Papuanewsonline.com, Leihitu – Sebanyak 637 personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan tradisi adat Pukul Sapu di Desa Mamala dan Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).Pengamanan dilakukan melalui razia kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang menuju lokasi kegiatan. Aparat menyasar minuman keras, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Ambon, Kompol Androyuan Elim, S.I.K., bersama jajaran, serta melibatkan personel Polsek Leihitu.Selain razia, ratusan personel juga disiagakan di lokasi acara dan sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengingat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi tahunan tersebut.Tradisi Pukul Sapu sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Mamala dan Morella yang sarat nilai historis dan filosofis. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, tradisi ini juga dimaknai sebagai simbol keberanian, solidaritas, serta sarana mempererat tali persaudaraan antar warga.Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.“Polda Maluku bersama jajaran berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat, termasuk tradisi adat seperti Pukul Sapu. Upaya preventif melalui razia dan pengawasan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan sejak dini, sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dalam pelaksanaan tradisi tersebut.Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan razia berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. PNO-12 30 Mar 2026, 14:34 WIT
Tokoh Pemuda Suku Kamoro Kecam Kekerasan KKB, Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Papua Papuanewsonline.com, Mimika – Tokoh pemuda Suku Kamoro Papua Tengah, Edison Manikiuta, menyatakan dukungan penuh terhadap penindakan dan penegakan hukum yang dilakukan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata yang mengganggu keamanan masyarakat di Papua. Pernyataan tersebut disampaikan di Nawaripi, Kabupaten Mimika, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIT, sebagai respons atas situasi keamanan yang dipicu oleh aksi kelompok kejahatan bersenjata.Dalam keterangannya, Edison mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kejahatan bersenjata yang dinilai telah menimbulkan korban serta mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan harapan masyarakat Papua yang menginginkan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.Edison juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan secara tegas, profesional, dan berkeadilan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz. Menurutnya, langkah tersebut sangat penting dalam melindungi masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.Selain itu, ia mengapresiasi kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis. Pendekatan tersebut dianggap mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan rasa aman di tengah situasi yang berkembang.Lebih lanjut, Edison mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya di Mimika, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum tentu benar. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai fondasi utama dalam menciptakan kedamaian di tanah Papua.“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga persatuan serta kesatuan demi terciptanya Papua yang aman dan damai,” ujarnya.Dengan adanya dukungan dari tokoh pemuda dan masyarakat, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan warga dapat terus terjalin dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di Papua tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. PNO-12 30 Mar 2026, 14:07 WIT
Seorang Pria Tewas di Kwamki Narama Dengan 19 Anak Panah di Badan, Polisi Tetap Siaga Papuanewsonline.com, Mimika – Seorang pria muda berinisial BN (23) ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Freeport Lama, sekitar pangkalan ojek tembus Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, pada Minggu (29/3/26) dini hari.Laporan diterima oleh Polsek Kwamki Narama sekitar pukul 00.52 WIT. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Kwamki Narama dan Brimob Yon B Mimika segera merespons, tiba di lokasi pada pukul 01.33 WIT untuk melakukan pengamanan dan olah TKP bersama tim Inafis Polres Mimika. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut.Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan memiliki luka serius akibat 19 anak panah yang tertancap di seluruh tubuhnya, serta luka tambahan akibat senjata tajam di bagian leher dan punggung. Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, membenarkan bahwa korban diduga menjadi korban penyerangan sekelompok orang."Informasi sementara menunjukkan pelaku masih dalam tahap penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan motif yang menjadi dasar peristiwa ini," ujarnya.Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, juga menambahkan bahwa sementara diduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang, namun identitas dan motif masih didalami.Dalam penyelidikan lanjutan, ditemukan indikasi kuat bahwa peristiwa ini berkaitan dengan riwayat konflik antar kelompok. Pelaku diduga berjumlah tiga orang dan berasal dari kelompok Dang, sementara korban adalah bagian dari kelompok Newegalen. Kedua kelompok ini pernah terlibat konflik berkepanjangan selama tiga bulan pada tahun 2025, yang kemudian disepakati damai melalui proses adat pada 12 Januari 2026 lalu. Namun, kejadian tragis ini membuat situasi kembali memanas. "Personel kepolisian saat ini telah bersiaga penuh untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan dari kedua pihak," jelas Yusak.Pihak kepolisian telah meningkatkan patroli dan pengamanan di seluruh wilayah Kwamki Narama guna menjaga ketertiban dan mencegah eskalasi konflik. Polres Mimika juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. "Aparat keamanan akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun aksi dari pihak-pihak tertentu," tegas Hempy Ona.Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara tuntas dan mendorong kedua pihak untuk kembali menjaga perdamaian.  Penulis: Jid Editor: GF 29 Mar 2026, 21:41 WIT
Terjadi Kasus Pembunuhan di Jalan Wr Supratman Timika, Korban Di Temukan Bersimbah Darah Papuanewsonline.com, Timika – Seorang pria ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di salah satu ruko kawasan Jalan WR Supratman Petrosea, Timika, pada Minggu (29/3/26). Penemuan korban yang dalam kondisi tergeletak tidak bernyawa ini membuat masyarakat khawatir, terutama setelah video kejadian tersebut viral di berbagai platform media sosial.Dalam rekaman yang beredar, terlihat korban terkurap di lantai dengan luka tajam pada bagian belakang leher hingga punggung, disertai dengan banyaknya darah yang membasahi area sekitar.Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat dikonfirmasi secara resmi membenarkan kejadian tragis tersebut. "Informasi yang beredar benar adanya. Saat ini tim Inafis sedang melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengumpulkan bukti dan memastikan detail kasus," Katanya. Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, juga menambahkan bahwa pihak keamanan telah segera merespons kejadian dan melakukan penanganan di lokasi."Kami telah mengerahkan personel untuk mendatangi lokasi dan menangani kasus ini dengan serius," katanya secara singkat.Di lokasi kejadian, Tokoh Pemuda sekaligus Ketua KNPI Mimika, Awen Magai, menyampaikan bahwa korban yang menjadi korban pembunuhan ini adalah kakak kandungnya."Betul, korban yang ditemukan adalah kakak kandung saya yang telah menjadi korban pembunuhan. Saat ini pelaku telah melarikan diri dari lokasi kejadian," ungkapnya dengan penuh emosi. Dengan tegas, Awen mengajukan permintaan kepada pihak kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan dan menemukan pelaku yang telah melakukan tindakan keji tersebut."Saya meminta kepada pihak keamanan untuk melakukan pencarian pelaku dengan penuh semangat dalam waktu 24 jam. Sebelum keluarga kami terpaksa mengambil langkah yang lebih tegas, harap segera proses kasus ini," pintanya.Diketahui, kejadian ini bukan satu-satunya kasus pembunuhan yang terjadi pada hari yang sama di Kabupaten Mimika. Sebelumnya, juga ditemukan kasus serupa di Distrik Kwamki Narama. Pihak kepolisian saat ini tengah fokus menangani kedua kasus tersebut secara paralel, dengan melakukan koordinasi antar unit untuk memastikan proses penyelidikan berjalan dengan cepat dan akurat. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan dukungan penuh dalam proses penyidikan agar pelaku dapat segera ditemukan dan diadili sesuai hukum.  Penulis: Jid Editor: GF 29 Mar 2026, 20:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT